Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK


Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Program Keahlian : Akuntansi
Mata Pelajaran : Pengantar Akuntansi dan Keuangan
Kelas/Semester : X / Genap
Materi Pokok : Laporan Keuangan
Alokasi Waktu : 1 X 20 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidangkerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung

B. Kompetensi Dasar
1.1 Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, atas keteraturan yang salah satunya
melalui pengembangan berbagai keterampilan dalam akuntansi.
1.2 Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi
untuk menghasilkan informasi keuangan yang mudah dipahami, relevan, andal, dan
dapat diperbandingkan
2.1. Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan
dan memahami pengetahuan dasar tentang keuangan dan akuntansi
2.2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, responsif dan pro-
aktif dalam berinteraksi secara efektif dalam lingkungan sosial sesuai dengan
prinsip etika profesi bidang keuangan dan akuntansi
2.3 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam pembelajaran sehari-hari sebagai
wujud implementasi sikap proaktif dalam melakukan kegiatan akuntansi.
3.12 Menjelaskan laporan keuangan atas dasar akun buku besar yang disusun.
4.7 Menyusun laporan keuangan atas dasar akun buku besar yang disusun.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Menunjukkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas pemberian amanah dalam
memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengelola administrasi
keuangan entitas.
2. Menunjukkan perilaku ilmiah dalam kegiatan pembelajaran pengantar akuntansi
keuangan.
3. Terlibat aktif dalam pembelajaran pengantar akuntansi keuangan mengenai laporan
keuangan.
4. Toleran dan kreatif dalam pemecahan masalah yang berbeda.
5. Memahami pengertian laporan keuangan perusahaan.
6. Memahami fungsi dari laporan keuangan perusahaan.
7. Memahami jenis-jenis laporan keuangan perusahaan.
8. Memahami bentuk laporan keuangan perusahaan.
9. Menyusun laporan keuangan atas dasar akun buku besar yang disusun.

D. Tujuan Pembelajaran
1. Selama dan setelah proses pembelajaran siswa dapat menunjukkan keimanan kepada
Tuhan Yang Maha Esa dengan baik.
2. Selama dan setelah proses pembelajaran siswa dapat menunjukkan perilaku ilmiah
tentang pengantar akuntansi keuangan dengan baik.
3. Selama proses pembelajaran pengantar akuntansi keuangan mengenai laporan
keuangan siswa diharapkan dapat terlibat secara aktif.
4. Selama proses belajar siswa dapat bersikap toleran dan kreatif dalam memecahkan
masalah yang berbeda.
5. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat memahami pengertian
laporan keuangan perusahaan dengan baik.
6. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat memahami fungsi dari
laporan keuangan perusahaan dengan baik.
7. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat memahami jenis-jenis
laporan keuangan perusahaan dengan baik.
8. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat memahami bentuk laporan
keuangan perusahaan dengan baik.
9. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru dan bekerja secara berkelompok, siswa
dapat menyusun laporan keuangan atas dasar akun buku besar yang disusun dengan
baik.

E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat
digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas suatu
perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, sebagai bahan pertimbangan
dalam pengambilan keputusan ekonomi. Karena laporan keuangan disajikan untuk
eksternal, maka laporan keuangan wajib disusun dan disajikan berdasarkan prinsip-
prinsip akuntansi yang berlaku umum. Di dunia internasional dikenal International
Financial Reporting Standards (IFRS) yang menjadi acuan penyusunan laporan
keuangan di negara-negara Eropa, Afrika, dan Asia Pasifik. Acuan tersebut disusun
oleh The International Accounting StandardsCommittee (IASC). Di Indonesia acuan
penyusunan laporan keuangan adalah Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang
dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

2. Fungsi Laporan Keuangan


Sebagai informasi akuntansi, laporan keuangan memiliki fungsi sebagai berikut :
a. Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan (aset, liabilitas, dan
ekuitas).
b. Menyediakan informasi mengenai kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu
perusahaan yang bermanfaat bagi pemakain informasi akuntansi dalam
pengambilan keputusan.
c. Sebagai penyusunan perencanaan kegiatan perusahaan. Laporan keuangan yang
menghasilkan suatu informasi keuangan pada waktu tertentu dapat dijadikan
perencanaan kegiatan perusahaan di periode selanjutnya.
d. Mengendalikan perusahaan. Informasi dalam laporan keuangan pada tahun ini
digunakan untuk mengendalikan perusahaan melalui keputusan-keputusan yang
rasional pada periode berikutnya.
e. Menjadi dasar pengambilan keputusan, sebagaimana tujuan utama pembuatan
laporan keuangan yaitu pengambilan suatu keputusan oleh pihak-pihak yang
berkepentingan.
f. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pihak-pihak yang berkepentingan,
khususnya pihak eksternal. Laporan keuangan merupakan produk akhir dari siklus
akuntansi yang merupakan bentuk pertanggungjawaban bagian akuntansi terhadap
pihak internal dan eksternal, seperti manajer, investor, karyawan, pemerintah dan
masyarakat luas.

3. Jenis Laporan Keuangan


Laporan keuangan yang harus disusun untuk memperlihatkan aktivitas perusahaan
meliputi :
a. Laporan Laba/Rugi
Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan yang
diterima dan beban yang dikorbankan suatu perusahaan selama satu periode
tertentu. Komponen laporan laba rugi adalah pendapatan dan beban.
b. Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan perubahan ekuitas adalah laporan keuangan yang menunjukkan perubahan
modal suatu perusahaan dalam satu periode tertentu. Komponen laporan perubahan
ekuitas adalah modal, laba atau rugi bersih, dan prive.
c. Neraca
Neraca (balance sheet) adalah laporan keuangan yang menunjukkan posisi aset,
liabilitas dan ekuitas suatu perusahaan pada saat tertentu. Komponen neraca adalah
aktiva, kewajiban, dan modal.

4. Bentuk Laporan Keuangan


a. Laporan Laba/Rugi
Terdapat dua jenis bentuk laporan laba/rugi, yaitu single step dan multiple step.
Laporan laba/rugi berbentuk single step sangat sederhana dengan cara
mengumpulkan seluruh pendapatan pada satu sisi dan mengunpulkan beban di sisi
yang lain. Selanjutnya, tentukan laba atau rugi dengan cara mencari selisih antara
jumlah pendapatan dengan jumlah beban. Jika pendapatan lebih besar daripada
beban, maka diperoleh laba dan jika sebaliknya berarti rugi. Berikut ini merupakan
contoh laporan laba/rugi dengan bentuk single step :
PT. XYZ
LAPORAN LABA RUGI
Untuk periode yang berakhir 31 Januari 2013
(dalam rupiah)
Pendapatan
Pendapatan bengkel xxx
Pendapatan lain-lain xxx
Jumlah Pendapatan xxx
Beban
Beban xxx
Beban xxx
Jumlah Beban (xxx)
Laba Bersih xxx

Adapun bentuk laporan yang kedua yaitu laporan laba/rugi dengan bentuk multiple
step sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan bentuk singlet step. Namun
bentuk laporan ini lebih rinci karena memisahkan pendapatan dan beban
operasional dengan pendapatan dan beban nonoperasional. Pendapatan operasional
adalah pendapatan dari kegiatan utama perusahaan, dan beban operasional adalah
beban yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan utama perusahaan.
Sedangkan pendapatan nonoperasional (pendapatan lain-lain) adalah pendapatan
yang diperoleh bukan dari kegiatan utama perusahaan, dan beban nonoperasional
adalah beban yang dikeluarkan bukan untuk menjalankan kegiatan lain perusahaan.
Berikut ini merupakan contoh laporan laba/rugi dengan bentuk multiple step :
PT. XYZ
LAPORAN LABA RUGI
Untuk periode yang berakhir 31 Januari 2013
(dalam rupiah)
Pendapatan Operasional
Pendapatan Jasa Xxx

Beban operasional :
Beban sewa xxx
Beban lain-lain xxx
Jumlah Beban Operasional (xxx)
Laba Bersih Operasional xxx

Pendapatan dan Beban


Nonoperasional
Pendapatan komisi xxx
Beban bunga (xxx)
Laba Bersih Nonoperasinal xxx
Laba Bersih Xxx

b. Laporan Perubahan Ekuitas


PT. XYZ
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk periode yang berakhir 31 Januari 2013
(dalam rupiah)
Ekuitas 1 Januari 2013 xxx
Menambah/Mengurang :
Laba bersih xxx
Pengambilan pribadi (xxx)
Menambah Ekuitas xxx
Modal 31 Januari 2013 xxx

c. Laporan Neraca
Bentuk laporan neraca terdapat dua macam, yaitu bentuk laporan (stafel) dan
skontro (bentuk T), namun yang lazim digunakan dalam pembelajaran adalah
neraca bentuk skontro. Bentuk skontro adalah bentuk neraca dengan posisi
bersisian sehingga aset atau aktiva berada pada sisi kiri, sedangkan liabilitas dan
ekuitas berada pada sisi kanan. Berikut merupakan contoh laporan neraca dengan
bentuk skontro :
PT. XYZ
NERACA
Per 31 Januari 2013
(dalam rupiah)
ASET LIABILITAS DAN EKUITAS

Aset Lancar : Liabilitas :


xxx xxx
Aset Tetap : Ekuitas :
xxx xxx
Jumlah Akiva xxx Jumlah Liabilitas + Ekuitas xxx

5. Cara Menyusun Laporan Keuangan


a. Laporan Laba Rugi
Untuk menyusun laporan laba rugi perhatikan kolom laba rugi pada kertas kerja,
sisi kredit memuat data pendapatan dan sisi debet memuat data beban sehingga
data-data tersebut tinggal pindahkan ke dalam format laporan laba rugi sesuai
dengan bentuk yang diinginkan. Terdapat dua jenis bentuk laporan laba rugi, yaitu
single step dan multiple step. Laporan laba rugi berbentuk single step sangat
sederhana dengan cara mengumpulkan seluruh pendapatan pada satu sisi dan
mengumpulkan beban di sisi yang lain. Selanjutnya, tentukan laba atau rugi dengan
cara mencari selisih antara jumlah pendapatan dengan jumlah beban. Jika
pendapatan lebih besar daripada beban, maka diperoleh laba dan jika sebaliknya
berarti rugi.
b. Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk menyusun laporan perubahan ekuitas, maka perlu diperhatikan akun yang
harus disusun meliputi modal awal, laba/rugi perusahaan, dan prive.
c. Neraca
Bentuk neraca terdapat dua macam, yaitu bentuk laporan dan skontro. Untuk
menyusun laporan keuangan, maka perlu diperhatikan akun-akun yang termasuk
dalam kelompok aset, liabilitas dan ekuitas.

6. Menyusun Laporan Keuangan


Misal, diketahui data neraca saldo milik Bengkel XYZ per 31 Januari 2013 sebagai
berikut :
No. Akun Nama Akun Debet Kredit
101 Kas 11.400.000,00 -
102 Piutang Usaha 500.000,00 -
103 Perlengkapan Bengkel 3.500.000,00 -
104 Premi Asuransi 1.200.000,00 -
111 Peralatan Bengkel 8.000.000,00 -
201 Utang Usaha - 3.500.000,00
202 Utang Bank BJB - 5.000.000,00
301 Modal - 10.000.000,00
302 Prive 600.000,00 -
401 Pendapatan Bengkel - 7.000.000,00
409 Pendapatan Lain-lain - 250.000,00
501 Beban Sewa 300.000,00 -
502 Beban Gaji 200.000,00 -
503 Beban Bunga 50.000,00 -
Jumlah 25.750.000,00 25.750.000,00

Maka langkah selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan dari neraca saldo
yang sudah tersedia. Laporan keuangan yang dibuat meliputi Laporan Laba/Rugi,
Laporan Perubahan Ekuitas, dan Neraca. Maka penyusunan ke dalam laporan
keuangan yang benar adalah sebagai berikut :
BENGKEL XYZ
LAPORAN LABA RUGI
Untuk periode yang berakhir 31 Januari 2013
(dalam rupiah)
Pendapatan
Pendapatan bengkel 7.000.000
Pendapatan lain-lain 250.000
Jumlah Pendapatan 7.250.000
Beban
Beban Sewa 300.000
Beban Gaji 200.000
Beban Bunga 50.000
Jumlah Beban (550.000)
Laba Bersih 6.700.000

BENGKEL XYZ
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk periode yang berakhir 31 Januari 2013
(dalam rupiah)
Modal 1 Januari 2013 10.000.000
Menambah/Mengurang :
Laba bersih 6.700.000
Pengambilan pribadi (Prive) (600.000)
Menambah Modal 6.100.000
Modal 31 Januari 2013 16.100.000

BENGKEL XYZ
NERACA
Per 31 Januari 2013
(dalam ribuan rupiah)
ASET LIABILITAS DAN EKUITAS

Aset Lancar : Liabilitas :


Kas 11.400 Utang Usaha 3.500
Piutang Usaha 500 Utang Bank BJB 5.000
Perlengkapan 3.500
Premi Asuransi 1.200 Ekuitas :
Modal 31 Januari 2013 16.100
Aset Tetap :
Peralatan 8.000

Jumlah Akiva 24.600 Jumlah Liabilitas + Ekuitas 24.600

F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Pembelajaran scientific
2. Metode : Ceramah, Diskusi, Demonstrasi, Tanya Jawab dan Penugasan.
3. Model : Cooperative Learning tipe Snowball Throwing

G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media : Power Point, Lembar Penilaian, Lembar Soal dan Lembar Kerja
2. Alat : Proyektor/LCD, Laptop/PC, White Board dan Spidol
3. Sumber Pembelajaran : Buku Teks Siswa, Buku Pengantar Akuntansi dan
Keuangan untuk SMK kelas X : Sucipto, T. (2014). Pengantar Akuntansi dan
Keuangan. Jakarta : Yudhistira. 99-104

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Alokasi Waktu : 1 x 20 menit

Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
a. Pendahuluan
(Orientasi, Apersepsi, Motivasi dan Pemberian Acuan)
1. Orientasi :
Memulai pembelajaran dengan salam dan berdoa, dan
menyiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran
2. Apersepsi :
Mengaitkan materi sebelumnya dengan cara tanya jawab
tentang pengetahuan sebelumnya mengenai akun buku
besar dan neraca saldo dengan materi yang akan
dipelajari, yaitu laporan keuangan
3. Motivasi :
Memberikan gambaran tentang manfaat dan aplikasi
materi ajar laporan keuangan yang dapat diterapkan 3 menit
dalam kehidupan sehari-hari bahwa laporan keuangan
memuat informasi keuangan yang berguna sebagai dasar
pengambilan keputusan
4. Pemberian Acuan :
Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar
yang akan dicapai dan menyampaikan cakupan materi
secara garis besar.

b. Kegiatan inti
Mengamati
5. Siswa mengamati penjelasan guru dan mempelajari
melalui buku teks dan bahan tayang maupun sumber lain
tentang pengertian, fungsi, jenis, bentuk dan cara
menyusun laporan keuangan.

Menanya
6. Siswa membuat pertanyaan dari hasil mengamati
penjelasan guru dan hasil membaca buku tentang
pengertian, fungsi, jenis, bentuk dan cara menyusun
laporan keuangan.

Mengasosiasi
7. Siswa mengumpulkan data dan informasi tentang
pengertian, fungsi, jenis, bentuk dan cara menyusun
laporan keuangan.
8. Siswa menganalisis informasi tentang pengertian, fungsi,
jenis, bentuk dan cara menyusun laporan keuangan.
9. Guru membentuk kelompok sebanyak 2 kelompok secara
heterogen, masing-masing kelompok berjumlah 5-6
orang, dan memanggil masing-masing ketua kelompok
untuk memberikan penjelasan tentang materi
Menalar
10. Masing-masing ketua kelompok kembali ke
kelompoknya, kemudian menjelaskan materi yang
disampaikan oleh guru kepada temannya serta setiap
kelompok membuat 2 pertanyaan pada lembar kerja yg 10 menit
sudah diberikan guru.
11. Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan
dilempar dari satu peserta didik ke peserta didik yang lain
selama 3 menit
12. Setelah peserta didik dapat satu bola/satu pertanyaan
diberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas
berbentuk bola tersebut secara bergantian
Mengomunikasi
13. Siswa menyampaikan jawaban dari tiap-tiap bola kertas
tentang pertanyaan mengenai pengertian, fungsi, jenis,
bentuk dan cara menyusun laporan keuangan dan
mempresentasikannya dalam bentuk lisan.
14. Setiap kelompok yang dapat menjawab dengan benar 1
pertanyaan bola kertas diberi poin sebanyak 50
15. Kelompok yang mendapatkan poin terbanyak dinobatkan
sebagai pemenang.

c. Penutup
16. Guru memberikan apresiasi berupa penghargaan atau
saran terhadap seluruh kelompok yang telah selesai
melakukan Tanya jawab memakai bola kertas
17. Siswa dan guru melakukan refleksi tentang kegiatan
pembelajaran mengenai konsep laporan keuangan.
18. Siswa diberikan kesempatan untuk membuat kesimpulan
materi pelajaran tentang pengertian, fungsi, jenis, bentuk 7 menit
dan cara menyusun laporan keuangan.
19. Guru mengecek kemampuan dan pemahaman siswa
tentang materi laporan keuangan dengan melakukan post-
test berupa tanya-jawab.
20. Guru mengakhiri pembelajaran dengan membaca doa dan
mengucapkan salam.

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Penilaian Sikap
Dilakukan secara terpadu selama proses pembelajaran menggunakan lembar penilaian
sikap dengan berpatokan pada rubrik penilaian sikap siswa.
Lembar Penilaian Sikap Siswa

Tanggung

Keaktifan
Disiplin

Jawab

Tekun

Total

Ket
No NIS Nama Siswa

Rubrik Penilaian Sikap Siswa

Aspek yang
Skor Kriteria
Dinilai
4 Selalu mentaati pertaturan yang berlaku dan peduli
terhadap peraturan yang ada
3 Kurang mentaati peraturan yang berlaku namun peduli
terhadap peraturan yang ada
Disiplin
2 Tidak mentaati peraturan namun peduli dan tahu
adanya peraturan yang ada
1 Tidak mentaati serta tidak peduli terhadap peraturan
yang berlaku
4 Mengerjakan tugas tepat waktu
Tanggung 3 Aktif dalam mengerjakan tugas
Jawab 2 Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan
1 Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
4 Cepat tanggap menjawab pertanyaan dengan tepat atau
bertanya sesuai topic
3 Lambat menjawab atau menanggapi pertanyaan dan
suka bertanya diluar topic
Keaktifan
2 Jarang menjawab atau menanggapi pertanyaan dan
jarang bertanya
1 Tidak pernah menjawab atau menanggapi pertanyaan
ataupun bertanya
4 Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh dan teliti
3 Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh namun
kurang teliti
Tekun 2 Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh namun
tidak teliti
1 Mengerjakan tugas dengan tidak sungguh-sungguh dan
tidak hati-hati
Interval Nilai Akhir Ranah Sikap

Interval Nilai Akhir Predikat

13-16 A ( Sangat Baik)


9-12 B (Baik)
5-8 C (Cukup)
0-4 D (Kurang)

2. Penilaian Pengetahuan
Tes pengetahuan diberikan setelah menyelesaikan satu materi pokok.
Kisi-kisi dan Soal
Kompetensi Indikator Indikator Soal Jenis Soal Soal
Dasar
3.12 Menjelaskan 1. Memahami 1. Siswa dapat Uraian 1. Apa yang
laporan pengertian menjelaskan dimaksud
keuangan laporan pengertian laporan dengan
atas dasar keuangan keuangan laporan
akun buku perusahaan 2. Siswa dapat keuangan?
besar yang 2. Memahami menjelaskan fungsi 2. Jelaskan
disusun. fungsi dari pembuatan laporan fungsi
laporan keuangan pembuatan
keuangan 3. Siswa dapat laporan
perusahaan menyebutkan jenis keuangan
3. Memahami dan bentuk laporan (kemukakan
jenis-jenis keuangan minimal
laporan 4. Siswa dapat tiga fungsi
keuangan menyebutkan laporan
perusahaan komponen keuangan)!
4. Memahami pembentuk masing- 3. Sebutkan
bentuk laporan masing laporan jenis-jenis
keuangan keuangan laporan
perusahaan 5. Siswa dapat keuangan!
mengidentifikasi Sebutkan
keadaan perusahaan pula bentuk
dalam kondisi dari tiap-
laba/rugi tiap laporan
keuangan!
4. Sebutkan
komponen
pembentuk
masing-
masing
laporan
keuangan!
Soal :
1. Apa yang dimaksud dengan laporan keuangan?
2. Jelaskan fungsi pembuatan laporan keuangan (kemukakan minimal tiga fungsi
laporan keuangan)!
3. Sebutkan jenis-jenis laporan keuangan! Sebutkan pula bentuk dari tiap-tiap laporan
keuangan!
4. Sebutkan komponen pembentuk masing-masing laporan keuangan!

Pedoman Penilaian Pengetahuan


No. Jawaban Skor
1. Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari 20
proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat
untuk mengkomunikasikan data keuangan atau
aktivitas suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang
berkepentingan, sebagai bahan pertimbangan dalam
pengambilan keputusan ekonomi. Laporan
keuangan merupakan informasi keuangan yang
menggambarkan kinerja suatu perusahaan dalam
satu periode akuntansi yang berguna bagi
pengambilan Keputusan.
2. a. Menyusun perencanaan kegiatan perusahaan. 30
Informasi dari laporan keuangan tahun ini
dijadikan sebagai dasar perencanaan keuangan
pada periode berikutnya.
b. Mengendalikan perusahaan. Informasi keuangan
pada tahun ini digunakan untuk mengendalikan
perusahaan di tahun berikutnya melalui
pengelolaan kinerja perusahaan yang lebih baik.
c. Sebagai dasar pembuatan keputusan,
sebagaimana tujuan utama pembuatan laporan
keuangan sebagai acuan dalam mengambil
Keputusan.
d. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada
pihak esternal, seperti investor, pemerintah dan
masyarakat.
3. Laporan keuangan terdiri dari : 30
a. Laporan laba/rugi, terbagi menjadi 2 bentuk yaitu
singlet step dan multiple step
b. Laporan perubahan ekuitas
c. Laporan neraca, terbagi menjadi 2 bentuk yaitu
bentuk stafel dan skontro (bentuk T)
4. a. Laporan laba/rugi : pendapatan dan beban 20
b. Laporan perubahan ekuitas : modal awal,
laba/rugi bersih, dan prive
c. Laporan neraca : harta, utang dan modal
Total 100
No Rubrik Penilaian Skor Total Catatan
1. Laporan keuangan pada dasarnya adalah 20 20 Skor 20, apabila siswa
hasil dari proses akuntansi yang dapat dapat menjelaskan
digunakan sebagai alat untuk dengan lengkap
mengkomunikasikan data keuangan atau pengertian laporan
aktivitas suatu perusahaan kepada pihak- keuangan
pihak yang berkepentingan, sebagai bahan Skor 10, apabila siswa
pertimbangan dalam pengambilan dapat menjelaskan
keputusan ekonomi. Laporan keuangan pengertian laporan
merupakan informasi keuangan yang keuangan namun tidak
menggambarkan kinerja suatu perusahaan lengkap
dalam satu periode akuntansi yang Skor 5, apabila siswa
berguna bagi pengambilan Keputusan. dapat menjelaskan
pengertian laporan
keuangan namun tidak
menjelaskannya
2. a. Menyusun perencanaan kegiatan 30 30 Skor 30, apabila siswa
perusahaan. Informasi dari laporan dapat menjelaskan
keuangan tahun ini dijadikan sebagai fungsi laporan keuangan
dasar perencanaan keuangan pada dengan mencakup 3
periode berikutnya. unsur
b. Mengendalikan perusahaan. Informasi Skor 20, apabila siswa
keuangan pada tahun ini digunakan dapat menjelaskan
untuk mengendalikan perusahaan di fungsi laporan keuangan
tahun berikutnya melalui pengelolaan dengan mencakup 2
kinerja perusahaan yang lebih baik. unsur
c. Sebagai dasar pembuatan keputusan, Skor 10, apabila siswa
sebagaimana tujuan utama pembuatan dapat menjelaskan
laporan keuangan sebagai acuan dalam fungsi laporan keuangan
mengambil Keputusan. dengan mencakup 1
d. Sebagai bentuk pertanggungjawaban unsur
kepada pihak esternal, seperti investor,
pemerintah dan masyarakat.
3. Laporan keuangan terdiri dari : 30 30 Skor 30, apabila siswa
a. Laporan laba/rugi, terbagi menjadi 2 dapat menyebutkan jenis
bentuk yaitu singlet step dan multiple step dan bentuk laporan
b. Laporan perubahan ekuitas keuangan dengan
c. Laporan neraca, terbagi menjadi 2 lengkap dan mencakup
bentuk yaitu bentuk stafel dan skontro 3 unsur
(bentuk T) Skor 20, apabila siswa
menyebutkan jenis dan
bentuk laporan
keuangan dengan 2
unsur
Skor 10, apabila siswa
menyebutkan jenis dan
bentuk laporan
keuangan dengan 1
unsur
4. a. Laporan laba/rugi : pendapatan dan 20 20 Skor 20, apabila siswa
beban dapat menyebutkan
b. Laporan perubahan ekuitas : modal komponen laporan
awal, laba/rugi bersih, dan prive keuangan dengan
c. Laporan neraca : harta, utang dan lengkap
modal Skor 10, apabila siswa
dapat menyebutkan
komponen laporan
keuangan pada minimal
2 laporan keuangan
Skor 5, apabila siswa
hanya menyebutkan
komponen laporan
keuangan pada 1
laporan keuangan

Nama Peserta Skor setiap nomor soal


No. Nilai
didik/kelompok 1 2 3 4

Interval Nilai Hasil Konversi Predikat


96 100 4.00 A
91 95 3.67 A-
86 90 3.33 B+
81 85 3.00 B
75 80 2.67 B-
70 74 2.33 C+
65 69 2.00 C
60 64 1.67 C-
55 59 1.33 D+
<54 1.00 D

3. Penilaian Keterampilan
a. Kisi-kisi Soal
Kompetensi Jenis
IPK Indikator Soal
Dasar Soal
4.7 Menyusun 1. Menyusun 1. Siswa dapat menyelesaikan Kasus
laporan keuangan laporan keuangan perhitungan laporan laba/rugi
atas dasar akun atas dasar akun 2. Siswa dapat menyelesaikan
buku besar yang
buku besar yang perhitungan laporan perubahan ekuitas
disusun.
disusun. 3. Siswa dapat menyelesaikan
perhitungan laporan neraca
4. Siswa dapat menyelesaikan soal
pemecahan masalah dalam menyusun
ketiga laporan keuangan perusahaan
jasa

Soal :
1) Jika diketahui jumlah pendapatan suatu perusahaan adalah sebesar Rp 7.500.000,
beban gaji Rp 1.200.000, beban sewa Rp 2.400.000, beban iklan Rp 500.000, dan
beban listrik, air dan telepon Rp 250.000, maka berapakah laba/rugi yang
didapatkan oleh perusahaan tersebut?
2) Jika diketahui modal awal perusahaan sebesar Rp 5.000.000 dan prive perusahaan
Rp 700.000. Perusahaan mengalami kerugian bersih sejumlah Rp 2.200.000, maka
berapakah modal akhir perusahaan tersebut?
3) Jika diketahui jumlah harta suatu perusahaan sebesar Rp 55.000.000, sedangkan
jumlah kewajibannya sebesar Rp 27.750.000, maka berapakah jumlah modal
perusahaan tersebut?
4) Perusahaan angkutan Bembem pada tanggal 31 Desember 2016 mempunyai data
sebagai berikut :
Kas Rp 2.400.000
Mobil Rp 51.625.000
Akumulasi penyusutan mobil Rp 5.000.000
Gedung Rp 15.000.000
Akumulasi penyusutan gedung Rp 2.000.000
Utang usaha Rp 4.500.000
Utang bank Rp 2.500.000
Modal Rafli Rp 55.400.000
Prive Rafli Rp 750.000
Pendapatan taksi Rp 1.200.000
Beban gaji sopir Rp 500.000
Beban listrik Rp 200.000
Beban bunga Rp 125.000
Berdasarkan data di atas, susunlah laporan keuangan yang terdiri dari tiga jenis
laporan keuangan perusahaan jasa!
b. Indikator Penilaian Keterampilan Siswa
No. IPK Keterampilan Indikator
1. Siswa dapat menyelesaikan perhitungan laporan laba/rugi
Menyusun laporan 2. Siswa dapat menyelesaikan perhitungan laporan perubahan
keuangan atas dasar ekuitas
1
akun buku besar 3. Siswa dapat menyelesaikan perhitungan laporan neraca
yang disusun. 4. Siswa dapat menyelesaikan soal pemecahan masalah dalam
menyusun ketiga laporan keuangan perusahaan jasa

c. Jawaban Soal
1) Jumlah laba/rugi yang didapatkan oleh perusahaan tersebut yaitu :
Pendapatan Rp 7.500.000
Beban gaji Rp 1.200.000
Beban sewa Rp 2.400.000
Beban iklan Rp 500.000
Beban air, listrik, telepon Rp 250.000
Total Beban (Rp 4.350.000)
Laba Bersih Rp 3.150.000
2) Modal akhir perusahaan tersebut adalah :
Modal awal Rp 5.000.000
Rugi bersih (Rp 2.200.000)
Prive (Rp 700.000)
Pengurangan modal (Rp 2.900.000)
Modal akhir Rp 2.100.000
3) Jumlah modal perusahaan adalah sebesar Rp 27.250.000 yang didapat dari hasil
perhitungan :
Harta = Utang + Modal, maka :
Modal = Harta Utang
Modal = Rp 55.000.000 Rp 27.750.000
Modal = Rp 27.250.000
4) a) Laporan R/L
PERUSAHAAN ANGKUTAN BEMBEM
LAPORAN LABA RUGI
Untuk periode yang berakhir 31 Desember 2016
(dalam rupiah)
Pendapatan
Pendapatan taksi 1.200.000
Jumlah Pendapatan 1.200.000
Beban
Beban Gaji Sopir 500.000
Beban Listrik 200.000
Beban Bunga 125.000
Jumlah Beban (825.000)
Laba Bersih 375.000
b) Laporan Perubahan Ekuitas
PERUSAHAAN ANGKUTAN BEMBEM
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk periode yang berakhir 31 Desember 2016
(dalam rupiah)
Ekuitas 1 Desember 2015 55.400.000
Menambah/Mengurang :
Laba bersih 375.000
Pengambilan pribadi (Prive) (750.000)
Mengurangi Ekuitas (375.000)
Modal 31 Desember 2015 55.025.000
c) Neraca
PERUSAHAAN ANGKUTAN BEMBEM
NERACA
Per 31 Desember 2016
(dalam ribuan rupiah)
ASET LIABILITAS DAN EKUITAS

Aset Lancar : Liabilitas :


Kas 2.400 Utang Usaha 4.500
Utang Bank 2.500
Aset Tetap :
Mobil 51.625 Ekuitas :
Akm.peny.mobil (5.000) Modal 31 Desember 2015 55.025
Gedung 15.000
Akm.peny.gedung (2.000)

Jumlah Akiva 62.025 Jumlah Liabilitas + Ekuitas 62.025

d. Lembar Penilaian Keterampilan Siswa


Menyelesaikan kasus laporan keuangan
No. Nama Siswa Total Skor
1 2 3 4
1.
2.
Keterangan :
Interval Nilai Hasil Konversi Predikat
96 100 4.00 A
91 95 3.67 A-
86 90 3.33 B+
81 85 3.00 B
75 80 2.67 B-
70 74 2.33 C+
65 69 2.00 C
60 64 1.67 C-
55 59 1.33 D+
<54 1.00 D