Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
1.1.1 Proyek
Kawasan Jakarta selatan telah lama menjadi salah satu kawasan padat penduduk di DKI
Jakarta. Banyaknya kawasan perkantoran serta pusat-pusat bisnis di Jakarta Selatan
menjadikan kawasan ini sebagai sumber mata pencaharian bagi kawasan sekitarnya. Oleh
karena itu banyak kendaraan yang berlalu-lalang di daerah Jakarta selatan yang berasal dari
Depok,Bogor,Tangerang,dan Bekasi.

Angka jumlah kendaraan di kawasan DKI Jakarta sudah amat besar, setiap tahun nya
mengalami kenaikan sebesar 12%(Data, th 2015) yang mungkin akan terus menerus naik
secara signifikan. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor baru di Jakarta ini lah yang
menyebabkan kepadatan, sehingga menimbulkan beberapa kerugian diantarannya adalah
waktu dan uang. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, dibangun lah suatu sarana guna untuk
memperlancar arus lalu-lintas seperti titik persimpangan Mampang Prapatan dan Kuningan .
dengan adanya Underpass Mampang-Kuningan kemacetan dijakarta tersebut akan terurai
sehingga dampak dari kerugian ini diharapkan bisa berkurang.

Persimpangan Mampang-Kuningan merupakan jalan penghubung antara kawasan penduduk


dengan kawasan perkantoran yang sering menimbulkan kemacetan. Selain itu, dengan
keberadaan pusat pemerintahan dan pusat perbelanjaan yang lokasinya tidak jauh dari simpang
Mampang-Kuningan membuat kawasan ini berpotensi akan semakin ramai. Sehingga Dinas
Bina Marga pemerintahan provinsi DKI Jakarta selaku owner,berkerja sama dengan PT.ADHI
KARYA (Persero), saat ini sedang melakukan pembangunan Underpass Mampang-Kuningan

1.1.2 Kerja Praktek


Magang, Pratik Kerja atau intership (selanjutnya disebut Magang) adalah salah satu persyarat
untuk melengkapi tugas sarjana, sebagai pelengkap kebutuhan kurikulum tersebut yang ada di
Universitas Bakrie ,Fakultas Teknik dan ilmu computer, program studi Teknik Sipil yang
mewajibkan mahasiswanya agar mengikuti Kerja. Praktik.Program Magang merupakan suatu
tugas mahasiswa untuk bekerja di perusahaan atau lembaga atau instansi selama 2 bulan, Juga
untuk menerapkan mata kuliah yang telah dipelajari selama duduk di bangku kuliah dan dapat
mengaplikasikan nya kedalam dunia kerja sebagai pengalaman kerja. Mahasiswa(i) juga
mendapatkan gambaran tentang bagaimana kondisi lapangan kerja sehingga dapat mengatasi
permasalahan-permasalahan yang terjadi selain itu dengan program ini Mahasiswa dapat lebih
berinovasi sehingga dunia pendidikan akan semakin maju.

Dalam melaksanakan Kerja Praktik ini mengamati dan menganalisa pembangunan


Underpass Mampang-Kuningan di Jakarta Selatan. Pembangunan jalan underpass ini terdiri
dari elemen struktural dan non structural, seperti dari desain perkerasan jalan,pondasi,dan
dinding penahan tanah., dimana dalam mendirikan bangunan ini diperlukan kontruksi yang
aman,kuat dan ekonomis. Hampir setiap proyek kontruksi menggunakan teknologi pondasi
dalam atau disebut juga BorePile. Metode ini dengan system bor dimana kedalaman dan
diameternya dari tiang dapat bervariasi sesuai dengan desain, Pondasi tiang ini (borepile) selain
sebagai pondasi, dalam pembangunan proyek underpass ini juga sebagai dinding penahan
tanah sehingga kegunaanya sangat efektif dan ekonomis.

1.2.Ruang Lingkup Magang


Fakultas Teknik dan ilmu computer Universitas Bakrie, Memutuskan untuk melaksanakan
Kerja Praktik yang dilaksanakan selama 14 minggu terhitung mulai tanggal 25 Juli 2017.
Sehubung dengan terbatasnya waktu pelaksanaan kerja praktik maka laporan ini diberikan
batasan yaitu pada bagian-bagian pekerjaan yang dipelajari selama proses Kerja Praktik,antara
lain :

1. Tinjauan Umum
Mengenai gambaran umum Proyek jalan Underpass Mampang Kuningan,di Jakarta
selatan
2. Tinjauan Khusus
Dalam hal ini pekerjaan yang dapat diamati selama proses kerja praktik berlangsung
yaitu tentang quality control

1.3.Maksud dan Tujuan


1.3.1. Proyek
1.3.1.1. Maksud
Maksud dari pelaksanaan proyek ini adalah membangun sebuah Underpass yang
menghubungkan wilayah Mampang-Kuningan, sebagai salah satu pemecah kepadatan lalu
lintas DKI Jakarta serta dapat mengurangi dampak dari kerugian kemacetan jakarta
1.3.1.2.Tujuan
Pembangunan Underpass Mampang-Kuningan ini mempunyai tujuan sebagai berikut :
1) Menyediakan sarana berupa jalan baru yang cepat dan aman untuk masyarakat
sehingga dapat terhindar dari kemacetan
2) Meningkatkan efektifitas waktu perjalanan untuk masyarakat dengan tingkat
mobilitas yang tinggi.
3) Menurunkan tingkat kepadatan arus lalu-lintas dan dampak dari kemacetan di
wilayah Mampang-kuningan Provinsi DKI Jakarta
4) Menciptakan lapangan pekerjaan selama pelaksanaan proyek berlangsung

1.3.2. Kerja Praktik


1.3.2.1. Maksud
Maksud dari pelaksanaan Kerja Praktek ini adalah membantu kegiatan yang berhubungan
dengan pelaksanaan proyek Underpass Mampang-Kuningan seperti menjadi Quality
Control pelaksanaan pengecoran Secant Pile,Capping Beam,dan Deck Underpass, menjadi
Quality Control pelaksanaan pembesian dan bekisting, menghitung jumlah pekerja,
mencatat kondisi cuaca setiap harinya, membantu monitoring Capping Beam serta
berbagai kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan kontruksi proyek
tersebut. Melakukan pengamatan langsung dilapangan mengenai pelaksanaan dan
manajemen proyek pembangunan underpass serta membuat laporan kerja praktik
1.3.2.2.Tujuan
Tujuan perencanaan yang ingin dicapai dari laporan Magang ini adalah mahasiswa diharapkan
mampu mengetahui dan memahami mengenai metode pelaksanaan dalam pembuatan
Underpass Mampang-Kuningan. Serta dapat membandingkan antara materi yang saya
dapatkan selama dibangku kuliah dengan lapangan.
Adapun Tujuan yang yang diharapkan dapat memiliki berbagai kecakapan/kompetensi
seperti :
1. Menguasai keterampilan dalam penerapan ilmu teknik sipil secara komprehensif
2. Mampu mengambil peran teknis dalam suatu penyelesaian masalah maupun tugas
pekerjaan yang ditangani secara kerja kelompomk/tim
3. Mampu menguasai pengaturan waktu dan menyusun prosedur penyelesaian pekerjaan
4. Mampu menerapkan teori kedalam praktek, baik dalam aspek survey,investigasi,
perencanaan, perancangan,pelaksanaan,maupun pemberdayaan prasarana
5. Mampu mengevaluasi, membahas, melakukan kajian serta memberikan
pandangan/pendapat.komentar terhadap suatu pekerjaan
6. Mampu menyusun laporan perkerjaan secara terstruktur

1.4. Lokasi Magang

Proyek Underpass Mampang-Kuningan, dimana yang akan menghubungkan JL. Mampang


Prapatan ke HR Rasuna Said, Jakarta Selatan

1.5. Nama dan Lokasi Proyek

1. Nama Proyek : Kegiatan pembangunan underpass Mampang


Kuningan
2. Lokasi Proyek : DKI Jakarta
3. Pemilik Proyek : Dinas Binamarga DKI Jakarta
4. Konsultan Perencana : PT. ADHI KARYA (Persero) Tbk (T1501)
5. Konsultan Manajemen Kontruksi : PT. Perentiana Djaja
6. Kontraktor Utama : PT. ADHI KARYA (Persero) Tbk
7. Sub Kontraktor Secant Pile : P.T Pondasi Struktur Indonesia (PSI)
8. Sub Kontraktor Halte TJ : P.T Burdha Contracto
9. Sub Kontraktor Penyedia Baja : PT. Wisisco Baja Putra
10. Nilai Kontrak : Rp. 183,828,800,000.00 (Excl. PPn)
11. Waktu Pelaksanaan : 392 Hari
12. Masa pemeliharaan : 730 Hari
1.6. Metode Pengumpulan Data
Dalam penulisan laporan kerja praktik ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
beberapa metode, yaitu :
1. Pengamatan lapangan
Kegiatan pengamatan lapangan dilakukan melalui pengamatan objek-objek yang berada
dilapangan serta mengamati progress objek yang sedang berjalan. Dari kegiatan
pengamatan lapangan ini didapatkan data-data primer khususnya mengenai kondisi proyek
berupa foto dokumentasi
2. Wawancara
Kegiatan wawancara dilakukan untuk membicarakan berbagai pertanyaan dan
permasalahan yang ada pada setiap pertemuan dari hasil studi di lapangan. Kegiatan ini
dilakukan baik dalam team pelaksana lapangan, team engineering,pembimbing
proyek,maupun dosen pembimbing di kampus. Data-data hasil wawancara ini kemudian
dituliskan dalam catatan yang nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi bersama
dengan hasil studi lapangan.
3. Pengumpulan Data
Kegiatan pengumpulan data ini dilakukan pengumpulan teori-teori yang terkait, yang
diperoleh dari berbagai buku referensi,data publikasi internet, jurnal pendidikan dan
laporan-laporan dari tahun-tahun sebelumnya. Dari data-data yang telah terkumpul,
selanjutnya dilakukan analisis untuk mengetahui korelasi dan kesesuaian antara aplikasi di
lapangan dengan teori yang didapat dari perkuliahan untuk selanjutnya diambil kesimpulan
dan sejumlah alternative solusi atas permasalahan-permasalahan yang muncul.

1.7.Sistematik Penulisan Laporan


Sistematik penulisan dalam laporan kerja praktek ini terdiri dari tujuh bab,dimana setiap bab
menguraikan beberapa hal yang terkait dengan kerja praktik yaitu :
1. Bab I : Pendahuluan
Bab ini berisi uraian umum, latar belakang, ruang lingkup magang, maksud dan
tujuan,lokasi magang, metode pengumpulan
2. Bab II : Organisasi Proyek
Bab ini membahas mengenai organisasi proyek yang berisi struktur organisasi proyek,serta
job description
3. Bab III : Bahan dan Peralatan Proyek
Bab ini membahas tentang tinjauan umum, bahan dan peralatan yang digunakan saat
proyek berlangsung
4. Bab IV : Pelaksanaan Pekerjaan
Berisi tentang metode-metode yang digunakan selama di proyek berserta membahas
permasalahan yang terjadi dilapangan
5. Bab V : Pengendalian mutu Quality Control
Bab ini membahs tentang system kordinasi dan metode dalam pengendalian suatu proyek
yaitu pengendalian mutu,pengendalian waktu,pengendalian biaya
6. Bab VI : Kesimpulan
Berisi tentang hal-hal yang penting dalam pelaksanaan kerja praktek Underpass Mampang-
Kuningan sehingga pada bab ini didapatkan kesimpulan dan saran.