6 Oktober 2014
Abstrak
Dalam kehidupan sehari-hari pastilah kita memerlukan gelombang cahaya untuk berbagai alat
di rumah kita. Cahaya tersebut dapat mempunyai beberapa sifat yang nantinya sifat-sifat
tersebut dapat kita aplikasikan untuk kegiatan sehari-hari. Gelombang cahaya didefinisikan
sebagai energi berbentuk gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 380-
750 mm. Berdasarkan alasan tersebut diatas maka praktikum pembiasan dan pemantulan
gelombang perlu kita lakukan agar kita sebagai mahasiswa fisika lebih memahami dan dapat
mengaplikasikannya di masyarakat. Dalam percobaan kami juga menggunakan alat-alat yang
sudah memenuhi standar uji coba pembiasan dan pemantulan gelombang, alat utama ang
kami gunakan adalah Stroboscope dengan alat bantu kaca cermin dan meja air beserta alat-
alat lainnya. Praktikum ini kita menggunakan 5 metode yaitu : metode perencanaan (
penulisan materi pada buku jurnal ), persentasi materi, pengambilan data praktikum,
pengolahan data praktikum serta penulisan laporan akhir. Pada praktikum ini kita
menggunakan Hukum Snellius karena tingkat kerapatan suatu medium kita perhitungkan.
Saat gelombang melewati celah sempit maka gelombang akan mengalami difraksi dan akan
membentuk pola interferensi yang intensitasnya tergantung pada celah sempit yang
dilaluinya. Intensitas cahaya cenderung kuat pada pusat dan semakin jauh orde maka
intensitasnya pun akan semakin melemah dan akan menghilang atau tidak terlihat. Sifat sifat
cahaya yang lebih ditekankan pada pemcobaan kali ini adalah pembiasan dan pemantulan
cahaya. Dalam pengambilan data kami menggunakan panjang gelombang 1 dan 5 dengan
variasi pengetuk single, double, dan datar masing-masing sebanyak 5 kali percobaan
kemudian kita akan mencari cepat rambat gelombang dengan menggunakan rumus
setiap percobaanya.
I. Pendahuluan.
Pada saat kita melempar sebuah katu kecil ke permukaan air kolam yang tenang, maka akan
muncul sebuah gelombang yang berbentuk lingkaran-lingkarang kearah luar batu tersebut.
Sebenarnya yang tampak kita lihat adalah partikel-partikel air yang sedang berisolasi (
bergerak naik dan turun permukaan air ) terhadap titik kesetimbangannya. Hal ini berarti
bahwa gelombang tidak memindahkan air tersebut. Dalam hal ini air merupakan suatu
medium tempat merambatnya suatu gelombang. Pernyataan di atas adalah hal-hal yang sering
kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari namun sebab dan akibatnya kita tidak
mengetahuinya, oleh karena itu praktikum fisika eksperimen tentang pemantulan dan
pembiasan gelombang perlu kita lakukan. Dalam perambatannya gelombang memerlukan
medium, baik berupa air maupun dinding. Dalam praktikum kali ini media yang kita gunakan
adalah air. Karena kita akan mencari panjang gelombang yang dihasilkan oleh pemantulan
dan pembiasan gelombang. Panjang gelombang yang kita cari adalah ukuran jarak antara
pengulangan dari cirinya seperti bentuk puncak, lembah, atau nol penyeberangan, bukan
ukuran seberapa jauh setiap gerakan dari gelombang tersebut. Satu lembah dan satu bukit kita
anggap bahwa satu gelombang penuh Banyaknya gelombang dalam satu detik biasa kita
sebut sebagai frekuensi. Satuan dari frekuensi adalah 1/sekon atau s-1 atau kita sebut juga
sebagai hertz (Hz). Pada umumnya cepat rambat gelombang dalam suatu medium adalah
tetap, oleh karena itu frekuensi frekuensi gelombang selalu tetap.
III. Percobaan
Alat dan bahan yang kita gunakan adalah stroboscope (sumber cahaya), Pembangkit
gelombang (menghasilkan gelombang), meja air (tempat untuk menyimpan air), kaca cermin
(untuk memantulkan gelombang), besi pengetuk ( menghasilkan gelombang pada air), plat
acrylic ( menggerakan air ), tombol remote control (menggerakan pengetuk), power supply
12V DC ( menghasilakan arus listris ), air ( media yang diuji), penggaris dan busur derajat (
mengukur besarnya gelombang yang dihasilkan), kertas (memberi tanda pada panjang
gelombang).
Persiapan, merupakan sesuatu yang sangatlah penting dalam praktikum kali ini
karena matangnya suatu persiapan dapat menentukan tingkat keberhasilannya
suatu percobaan.
Percobaan 1 Menghitung 1
Frekuensi Single Double Datar Vsingle Vdouble Vdatar
1,6 1,5 2 24 22,5 30
1,8 1,7 2,3 27 25,5 34,5
15 Hz 2 1,7 2,4 30 25,5 36
1,5 1,6 2,3, 22,5 24 34,5
1,6 1,5 2,2 24 22,5 33
1,5 1,3 1,9 30 26 38
1,3 1,1 2 26 22 40
20 Hz 1,4 1,3 1,8 28 26 36
1,4 1,4 2 28 28 40
1,5 1,5 1,7 30 30 34
1,6 1,9 1,5 40 47,5 37,5
1,5 1,6 1,7 37,5 40 42,5
25 Hz 1,7, 1,8 1,8 42,5 45 45
1,8 1,7 1,7 45 42,5 42,5
1,5 2 1,5 37,5 50 37,5
Grafik Kecepatan gelombang dengan frekuensi 15 Hz
40
pengetuk single, grafik pada awalnya
30 naik perlahan kemudian turun setelah itu
20 Single
grafik naik kembali seperti gambar
10 disamping
0
1 2 3 4 5
38
kecepatan dengan frekuensi 15Hz dan
36 pengetuk datar, grafik pada awalnya
34
32
naik perlahan sampai dititik puncak
Datar
30 kemudian turun perlahan-lahan seperti
28
26
gambar disamping.
1 2 3 4 5
V. Kesimpulan
Keterangan
Daftar Pustaka