Anda di halaman 1dari 1

Pemindahan tidak sengaja gigi molar ketiga rahang atas yang miring

kasus tidak biasa dari gigi molar ketiga rahang atas kanan miring yang dipindahkan secara tidak
sengaja ke sinus rahang atas selama pencabutan gigi dan di dapat kembali dengan operasi hampir 2
tahun setelahnya itu dideskripsikan. Gigi dicabut menggunakan anasthesi umum, setelah sinus rahang
atas terbuka menggunakan pendekatan caldwel-luc. Pemulihan setelah pembedahan tidak diperlukan. 6
bulan setelah operasi pengembalian sinus graham atas telah sepenuhnya sembuh dan pasien tidak ada
protes dari pasien.

PENDAHULUAN
pencabutan gigi ketiga rahang atas yang miring adalah prosedur operasi umum yang dilakukan oleh
ahli bedah mulut dan dokter gigi. sesuai yang diharapkan melalui intervensi pembedahan apapun,
kecelekaan mungkin muncul selama pencabutan gigi, seperti perpindahan gigi ke sinus rahang atas.
walaupun kecelakaan semacam ini sudah banyak disebutkan dibuku bedah mulut, masih sedikit kasus
yang suidah dilaporkan dibuku tersebut. Keberadaan gigi didalam sinus bsa menyebabkan komplikasi
seperti infeksi, sehingga operasi pencabutan sangatlah disarankan. Laporan ini menjelaskan sebuah
kasus gigi molar ketiga rahang atas miring yang dipindhkan secara tidak sengaja kesinus rahang atas
selama pencabutan dan bertahan ditempat tersebut selama hampir 2 tahun.
LAPORAN KASUS
Seorang anak pasien wanita berkulit putih berumur 8 tahun di bawa ke klinik mulut dan bedah wajah
bagian atas fakultas gigi Ribeirao Preto, Sao Paulo, dengan keluhan sakit diarea sekitar mata kanan dan
berasa tidak enak saat menelah selama 2 bulan terakhir. Pasien melaporkan bahwa ia telah melakukan
operasi pencabutan gigi molar ketiga rahang atas kanan oleh dokter gigi umum sekitar 2 tahun yang
lalu. prosedur yang dijelaskan dengan rumit namun dokter tidak menginformasikan pasien tentang
kemungkinan kecelakaan pada saat operasi. Pemeriksaan klinis bagian dalam mulut diungkapkan jika
gigi molar ketiga tidak ada. foto paoramik memberitahukan keberadaan gigi dengan jelas didalam sinus
rahang atas kanan. foto radiograpi panoramik yang dilakukan sebelum pencabutan gigi molar ketiga
diminta kepasien dan dibantu untuk memperkuat diagnosis perpindahan gigi. CT scan dilakukan
untuk menentukan posisi gigi yang tepat dalam bentuk 3 dimensi. Gambaran ini menunjukan bahwa
gigi terletak kira kira ditengah siinus rahang atas. Selanjutnya, pengeluaran cairan diamati dirahang
atas kanan, sinus frontal dan etmoidhalis. dibawah anasthesi umum, sinus rahang atas dibuka melalui
pendekatan cadwell-luc yang menunjukan cairan purulen dalam jumlah banyak. gigi dicabut hanya
oleh tekanan negatif penghisap. sinus dibersihan menggunakan irigasi intensif dengan larutan garam
dan meatotomy dilakukan untuk memperbesar meatal ostium. luka tersebut ditutup dengan polyglatin
910, dipyron (3g/hari), ketoprofen( 200 mg/hari) dan clindamicin (1800 mg/hari) di resepkan.
pemulihan pasca pembedahan tidak diperlukan. setelah 6 bulan ct scan menunjukan pemulihan yang
baik dari sinus rahang atas, terlepas dari pembesaran kedua mukosa dan pasien tidak mengeluhkan
apapun.