Anda di halaman 1dari 2

PENGUMPULAN SPESIMEN

DALAM SUEVEILANS AFP


No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 02-01-2016

Halaman : 1/2

UPT PUSKESMAS Santoso


HARAPAN NIP. 19621010 198501 1 003

1. Pengertian Merupakan tata cara pengambilan, pemantauan, specimen sebelum


sampai laboratorium yang dituju.
2. Tujuan Agar spesimen yang diperoleh dalam keadaan baik dan memenuhi
syarat mulai dari lapangan samapai sebelum dikirim kelaboratorium
yang dituju.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Harapan Nomor : 1678 /
PKM.T / TU-01/12.2015 Tentang Jenis Pelayanan Yang Ada di
Puskesmas Harapan
4. Referensi Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas, Depkes RI, 2007
5. Alat dan Bahan 1. Pot Transparan Bertutup Ulir Minimal 2 Pot Tinja Setiap Kasus AFP
2. Kantong Plastik Untuk Pot Tinja (Dapat Memuat 1 Pot Dan 2 Pot)
3. Kertas Label
4. Pena tahan air
5. Cellotape
6. Form Pengiriman Spesimen
7. Specimen Carier Dengan 5 Cold Pack
a. Suhu Anatar 00-80 C
b. Harus Diberi Label Khusus Spesimen Polio
c. Tidak Boleh Digunakan Untuk Transportasi Vaksin Atau
Keperluan Lainnya
6. Prosedur PENATALAKSAAN :
1. Ambil tinja sebanyak 8 gram (kira-kira sebesar ruas ibu jari orang
dewasa), bila diare ambil 1 sendok makan
2. Masukan spesimen ke pot tinja yang sudah disiapka, tutup rapat,
kemudian rekatkan cellotape pada batas tutup dan badan pot tinja
3. Beri label dengan tinta tahan air dengan mencantumkan
a. nomor epid
b. nama penderita
c. tanggal pengambiilan spesimen
4. Lapisi label dengan cellotope agar tidak mudah lepas tapi tetap
terbaca
5. setiap pot-tinja dimasukan dalam kantong plastik kecil, kemudian
bungkus seluruhnya menjadi satu kantong plastik besar
6. selanjutnya masukan specimen carier yang diberi cold packs
sehingga suhu dapat dipertahankan antara 00-80 C sampai
kelabortoriumyang dituju
Catatan :
# setiap kasus AFP diberi nomor identitas yang terdiri dari 9 digit
dengan rincian sebagai berikut :
digit I-II : kode propinsi
digit I-II : kode kabupaten/kota
digit I-II : tahun kelumpuhan
digit I-II : kode penderita (dimulai dengan nomor 001 pada
setiap tahun kalender)
# bila tidak didapatkan spesimen saat kunjungan lapangan :
1. Mintalah bantuan kepada orang tua penderita untuk
mengumpulkan spesimen
2. buat perjanjian untuk waktu pengambilan spesimen
3. titipkan pot tinja dan specimen carier kepada orang tua penderita
4. jelaskan kepada penderita orang tua cara :
a. mengumpulkan spesimen (banyaknya, dan penyimpanan
dalam pot).
b. Menyimpan spesimen dalam spesimen carier

c. Mengelola spesimen carier : hanya boleh dibuka saat akan


memasukan spesimen dan segera ditutup rapat

7. Unit Terkait Poli umum (Dokter Puskesmas)


P2M Dinas Kesehatan

8. Rekaman historis perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai diberlakukan