Anda di halaman 1dari 3

Melakukan Praktik Simulasi Seleksi Alam

A. TUJUAN
1. Membuktikan bahwa evolusi dapat terjadi akibat proses seleksi alam dan adaptasi.
2. Mengetahui dan memahami hubungan antara seleksi dan proses adaptasi.

B. ALAT DAN BAHAN


1. Tali rapia panjang 4 cm
2. Kertas warna (kuning, hijau dan cokelat)
3. Pelubang kertas
4. Stopwatch

C. CARA KERJA
Siapkan kertas warna kuning, merah, dan hijau. Lubangilah kertas menggunakan
pelubang kertas warna kuning sebanyak 300 buah. Lubangilah kertas warna cokelat sebanyak
300 buah. Lubangilah kertas warna hijau sebanyak 300 buah. Masukkan potongan kertas
masing-masing warna sebanyak 100 buah kedalam sebuah kantong, kemudian kocoklah
hingga bercampur rata. Sebarkan semua potongan kertas itu pada lapangan berumput.
Mintalah kepada salah satu teman Anda untuk mengambil potongan kertas itu dalam waktu 1
menit. Catatlah hasil pengamatan Anda dalam tabel berikut.
TABEL PENGAMATAN
NO NAMA TEMPAT DALAM SELANG WAKTU 2 MENIT
WARNA PERCOBAAN I PERCOBAAN PERCOBAAN
II III
Hijau 7 7 16
1 Rumput hijau Kuning 16 12 19
Coklat 12 16 17
Hijau 20 21 17
2 Rumput kuning Kuning 7 5 3
Coklat 11 7 20
Hijau 27 29 23
3 Rumput coklat Kuning 26 24 26
Coklat 4 6 6

D. PEMBAHASAN
Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk
hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah.
Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan
sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya. Atau dapat
juga di artikan proses di mana mutasi genetika yang meningkatkan keberlangsungan dan
reproduksi suatu organisme menjadi (dan tetap) lebih umum dari generasi yang satu ke
genarasi yang lain pada sebuah populasi. Ia sering disebut sebagai mekanisme yang "terbukti
sendiri" karena:
1. Variasi terwariskan terdapat dalam populasi organisme.
2. Organisme menghasilkan keturunan lebih dari yang dapat bertahan hidup.
3. Keturunan-keturunan ini bervariasi dalam kemampuannya bertahan hidup dan
bereproduksi.
Kondisi-kondisi ini menghasilkan kompetisi antar organisme untuk bertahan hidup
dan bereproduksi. Oleh sebab itu, organisme dengan sifat-sifat yang lebih
menguntungkan akan lebih berkemungkinan mewariskan sifatnya, sedangkan yang tidak
menguntungkan cenderung tidak akan diwariskan ke generasi selanjutnya. Faktor yang
mempengaruhi warna kertas paling banyak atau paling sedikit terambil adalah
1. Faktor adaptasi lingkungan, warna kertas yang mirip dengan lingkungannnya
tidak mudah untuk ditemukan oleh predator dan sebaliknya. Pada percobaan ini warna
biru banyak terambil karena warna biru adalah warna yang mencolok akan paling jelas
terlihat pada daerah persebarannya, sedangkan warna hijau hampir sama dengan warna
orange yaitu warnanya sewarna dengan rumput atau lingkungannya.
2. Faktor persebaran, potongan kertas yang persebarannya tidak merata dapat
memudahkan predator untuk menemukannya dan sebaliknya.
3. Faktor predator, kejelian predator saat mencari mengambil potongan kertas juga
dapat mempengaruhi.

Pertanyaan
1. Warna kertas apa yang paling sedikit terambil?
2. Apakah yang mempengaruhi kertas tersebut paling sedikit terambil, karena bentuknya
ataukah warnanya? Jelaskan!
3. Warna kertas apakah yang paling banyak terambil?
4. Apakah yang mempengaruhi kertas tersebut paling banyak terambil? Jelaskan!

Jawaban:
1. Dari data yang saya peroleh, warna kertas yang paling sedikit terambil tergantung pada
warna lingkungannya. Pada tempat percobaan di rumput hijau, warna kertas hijau yang
mempunyai kemungkinan terkecil dalam pengambilan melalui simulasi seleksi alam. Pada
rumput kuning, warna kertas kuning yang mempunyai kemungkinan terkecil dalam
pengambilan melalui simulasi seleksi alam. Sedangkan pada rumput cokelat, warna kertas
cokelatlah yang mempunyai kemungkinan terkecil dalam pengambilan melalui simulasi
seleksi alam.
2. Untuk kemungkinan penyeleksian biji terendah itu bersifat relatif, karena warna
cokelat, kuning dan hijau akan beradaptasi pada bidang yang ditempatinya atau dapat
dikatakan ekosistem yang ditempati oleh individu makhluk hidup tersebut. Jadi, warnanya
mempengaruhi kertas tersebut dalam menunjukkan sifatnya untuk dapat bertahan hidup
dengan beradaptasi pada lingkungannya.
Pada hasil pengamatan dan grafik penelitian mempunyai perbedaan hasil untuk masing-
masing bidang :
Pada bidang populasi rumput hijau menunjukkan bahwa biji warna hijau adalah biji
dengan kemungkinan terendah karena mereka berada pada lingkungan ekosistem mereka,
sehingga akan sulit untuk terseleksi dan sangat mudah untuk beradaptasi.
Pada bidang populasi rumput cokelat didapatkan warna cokelat adalah warna yang
paling sedikit terambil, karena mereka bisa menyesuaikan diri pada ekosistem mereka.
Pada bidang populasi rumput kuning didapatkan warna kuning adalah warna yang
paling sedikit terambil, karena mereka bisa menyesuaikan diri pada ekosistem mereka.
3. Dari data yang saya peroleh, warna kertas yang paling banyak terambil tergantung pada
warna lingkungannya. Pada tempat percobaan di rumput hijau, warna kertas cokelat dan
kuning yang mempunyai kemungkinan terbesar dalam pengambilan melalui simulasi seleksi
alam. Pada rumput kuning, warna kertas hijau dan cokelat yang mempunyai kemungkinan
terbesar dalam pengambilan melalui simulasi seleksi alam. Sedangkan pada rumput cokelat,
warna kertas hijau dan kuning lah yang mempunyai kemungkinan terbesar dalam
pengambilan melalui simulasi seleksi alam.
4. Untuk kemungkinan penyeleksian biji terbanyak itu bersifat relatif, karena warna
cokelat, kuning dan hijau tidak dapat beradaptasi pada bidang yang ditempatinya atau dapat
dikatakan ekosistem yang ditempati oleh individu makhluk hidup tersebut. Jadi, warnanya
mempengaruhi kertas tersebut dalam menunjukkan sifatnya untuk dapat bertahan hidup
dengan beradaptasi pada lingkungannya. Contohnya pada lingkungan rumput hijau, yang
paling banyak terambil adalah warna kuning dan cokelat karena kedua warna tersebut terlihat
paling mencolok dibandingkan warna hijau yang dapat beradaptasi dengan warna
lingkungannya sehingga warna kuning dan cokelat terambil lebih banyak oleh pemangsanya.

E. KESIMPULAN
Dari hasil pengamatan di atas dapat kami simpulkan bahwa pada populasi rumput
hijau, kertas yang paling sedikit terambil adalah kertas berwarna hijau dan yang paling
banyak terambil adalah kuning dan cokelat. Pada populasi rumput kuning, kertas yang paling
sedikit terambil adalah kertas berwarna kuning dan yang paling banyak adalah hijau dan
cokelat. Sedangkan pada populasi rumput cokelat, yang paling sedikit terambil adalah cokelat
dan yang paling banyak adalah hijau dan kuning.
Seleksi alam yang terjadi pada setiap individu berbeda. Seperti halnya kertas, semakin
mencolok warna kertas maka lebih dominan dan akan mudah terseleksi oleh alam, dan
semakin sama warna kertas dengan lingkungannya maka akan mudah lolos dari seleksi
alam. Makhluk hidup yang dapat berkamuflase dan beradaptasi adalah makhluk hidup yang
dapat lolos dari seleksi alam. Bahwa proses terjadinya seleksi alam dapat di pengaruhi dari
beberapa hal, seperti warna spesies, tempat melakukan percobaan, dan faktor lingkungan
yang lain. Spesies yang lolos dari proses seleksi alam dapat melangsungkan hidup setelah
adanya seleksi alam, sedangkan spesies yang tidak lolos oleh seleksi alam akan mati atau
punah.