Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

IDE dan KONSEP USAHA

DOSEN PENGAMPU :

Drs. I Gusti Salit Ketut Netra, M. M.

DISUSUN OLEH KELOMPOK 13 :

Pita Qurnia Amir 1515351143 / 33

Ayu Alit Cita Dewi 1515351155 / 41

I Made Yoga Darma Putra 1515351157 / 43

Ni Wayan Yusy Marthadiani 1515351180 / 48

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA

TAHUN 2017

1
BABI

PENDAHULUAN

1.1LatarBelakang

Wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam
menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Ia bebas merancang, menentukan
mengelola, mengendalikan semua usahanya. Sedangkan kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan
kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan
orang lain.
Kewirausahaan meruapakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif, berdaya, dan
bercipta dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegaitan usahanya atau
kiprahnya. Seorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah
dicapainya. Ia selalu berkreasi dan berinovasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi dan berinovasi
lah semua peluang dapat diperolehnya. Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan
peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya.

Berwirausaha tentunya sangat penting bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk orang lain tentunya
mereka akan dapat memperoleh pekerjaan dari lapangan kerja yang telah kita buka. Kaarena sebagai
wirausahawan kita juga dapat membantu membuka lapangan pekerjaan buat orang lain yang
tentunya sangat membutuhkan pekerjaan apalagi di tengah banyaknya pengangguran yg ada di
indonesia saat ini. Bisa jadi dengan semakin banyaknya wirausaha yg ada di indonesia tentunya dapat
mengurangi angka pengangguran yang ada di negara kita ini yang tentunya disebabkan oleh banyak
faktor, yang salah satunya adalah minimnya lapangan pekerjaan di negara kita ini.
Selain itu, kita juga dapat meningkatkan skill pra pekerja kita dengan adanya pelatihan-pelatihan
kerja yang akan kita berikan kepada karyawan kita apabila kita dapat membuka lapangan pekerjaan
buat orang lain. Tentunya ini menjadi kebanggaan buat diri kita sendiri karena kita dapat berperan
serta untunk membuka lapangan pekerjaan dan meingkatkan skill para pekerja di nergara kita.

Kemampuanyangdihasilkanolehkreativitasmerupakankemampuandalammembuatsesuatumenjadibarudalam
keberadaannyadanmerupakanpembentukanideidebaruyangoriginaldantidakbiasaatauunik.Polapikirdari
orangkreatifadalahberpikiroutofthebox,sertamemilikipikiranyangterbukadanbebasuntukmendekatisesuatu
dengancara baru. Sedangkan, inovasi adalah mengimplementasikan kreativitas terhadap sesuatumenjadi satu
kombinasibaruyangdapatmenghasilkan.Definisibarudisinitidakselaluberartioriginal,melainkankebaruanatau
diperbaharui, yang berarti juga adalahimprovement, karena inovasi tidak harus selalu barang atau jasa baru,
melainkanperbaikanataupengembangandaribarangataujasayangtelahada.

Pengembanganusahamembutuhkankemampuaninovasidankreativitasuntukmenghadapitantangandalamusaha,
khususnyauntukmenemukanprodukdanlayananyangunggul.Banyakprodukdanlayananyangdihasilkanoleh
pebisnis sukses merupakanhasil inovasi dan kreativitas yang dikembangkan dalam usaha. Oleh karena itu,
untukmenjadiwirausahayangungguldiperlukankemampuanmelakukaninovasidankreativitas.

PerananInovasidanKreativitasdalamPengembanganProdukdanJasaInovasimemegangperananpentingdalam
mengembangkanprodukdanjasadalambisnis.Berbagaikesuksesanwirausahadiduniadisebabkanolehkreativitas
dalammengembangkanproduk.Persainganyangketatdalamberwirausahamendorongwirausahauntukmemiliki
kreativitasyangtinggi.Dayakreativitastersebutharusdilandasicaraberpikiryangmaju,gagasangagasanbaru
yangberbedadibandingkanprodukprodukyangtelahada.Berbagaigagasangagasanyangkreatifumumnyatidak
dapat dibatasi olehruang,bentuk ataupunwaktu danmemberikan terobosanterobosan baru dalam dunia usaha
yangpadaawalnyakelihatanmustahil.

2
1.2RumusanMasalah

Adapunrumusanmasalahyangdapatkitatemukandalamlatarbelakangdiatasadalah:

1. Apaituideusaha?
2. Apayangdimaksudkonsepusaha?

1.3TujuanPenulisan:

Adapuntujuandaripenulisanlaporaniniadalah:

1. Agarmahasiswadapatmenjelaskanapamaknadanpengertiandariidedankonsepsuatu
usaha
2. Agarmahasiswadapatmemahamibagaimanaketerkaitanantaraidedankonsepusaha

1.4ManfaatPenulisan:

1. Menambahwawasanpembacatentang maknadanpengertiandariidedankonsepsuatu
usaha
2. Menjelaskanbahwapentingnyaidedankonsepusahadalamperencanaansuatubisnis

BAB II
PEMBAHASAN
IDE DAN KONSEP USAHA

1. PENGERTIAN IDE USAHA

3
Ide adalah sesuatu yang dapat mendatangkan inspirasi bagi pelaku yang mendorong
munculnya suatu gagasan dan menduga lebih awal apakah ide yang muncul ini akan dapat
menghasilkan suatu nilai tambahan atau tidak. Untuk mengubah ide menjadi karya cipta
dilakukan serangkaian proses berpikir yang logis dan seringkali realisasinya memerlukan usaha
yang terus menerus sehingga antara ide awal yang muncul di pikiran dan karya cipta satu sama
lain saling bersesuaian sebagai kenyataan. Jika sudah ada ide, hal pertama yang harus dilakukan
adalah bergerak. Karena tanpa itu, ide hanyalah menjadi sebuah pemikiran saja.
Sedangkan pengertian usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga pikiran atau
badan untuk mencapai suatu maksud atau tujuan. Dalam ruang lingkup tertentu, pengertian usaha
dapat disamakan dengan pekerjaan.
Jadi, ide usaha merupakan suatu gagasan untuk mewujudkan suatu pemikiran yang baru
dan diterapkan dengan suatu tindakan. Mencari ide usaha berarti berusaha untuk menemukan
suatu ide yang nantinya ide tersebut dapat menjadi suatu langkah awal dalam menentukan bisnis
apa yang akan dibangun. Dalam menentukan ide tentunya banyak hal yang harus diperhatikan.
Seseorang menginginkan memiliki suatu bisnis berarti orang tersebut yakin bahwa suatu saat
bisnis yang mereka bangun akan menguntungkan dan akan sukses.

2. METODE DALAM MENCARI IDE USAHA


Sebelum mengetahui metode dalam mencari ide usaha, terlebih dahulu kita mengetahui
metode mengenali ide usaha, yaitu dengan cara :
1) Inovasi Teknologi
Metode ini adalah suatu cara untuk mengenali ide dengan cara melakukan pencarian
terobosan atau temuan, perbaikan dari teknologi yang ada sehingga semakin hari semakin
banyak ragamnya. Inovasi bertujuan untuk memperluas pasar, melindungi dari
kemungkinan masuknya saingan baru dan memperluaskan pasar.
2) Pencarian Langsung
Penjaringan ide usaha dapat dilakukan dengan cara mencari langsung melalui suatu riset
yang telah dirancang secara teliti, dengan tujuan untuk menemukan produk atau usaha
baru. Cara seperti ini umumnya dapat dikelompokan kedalam kategori yaitu :
a. Riset Aplikasi, artinya pelaku secara aktif mencari produk. Produk baru yang telah di
komersialkan dipasar kemudian diambil dan diteliti untuk dicari cara-cara melakukan

4
adopsi dengan mengadakan berbagai modifikasi sehingga terlihat sebuah produk yang
lain atau berbeda dari produk yang sudah ada sebelumnya.
b. Riset Dasar, adalah riset yang bertujuan untuk menemukan produk baru dan belum
pernah ada di pasaran saat ini.
3) Analisis Pemakaian Akhir
Metode penjaringan ide ini dilakukan dengan cara mengamati pemakaian pemakai akhir
dari suatu produk. Semua keluhan dan kelemahan dicari penyebabnya. Adanya analisis
pemakai akhir akan mendorong munculnya ide penyempurnaan atau pembuatan produk
baru sebagai pengganti.
4) Metode Kreatif
Metode ini dilakukan dengan mengenali segala sesuatu dari pelaku, kreatifitas yang
sangat menentukan ide usaha yang akan muncul. Keterampilan seseorang, atau hobi yang
dikembangkan menjadi suatu usaha yang kreatif.
5) Metode Aliansi, Akuisisi, dan Lisensi
Metode ini umumnya muncul karena ada beberapa keterbatasan, misalnya keterbatasan
pasar, keterbatasan sumber daya manusia, ada pemikiran tidak perlu terlalu lama untuk
memajukan suatu usaha, dan ada pemikiran tidak perlu terlalu lama untuk menunjukan
suatu usaha. Jika dengan melakukan aliansi, akuisisi, ataupun melalui lisensi masalah ide
usaha ini tidak perlu harus mulai dari tahap awal, tetapi mungkin saja sudah berada tahap
pertumbuhan.

Adapun metode-metode dalam mencari ide usaha adalah sebagai berikut:


1. Metode ATM (Amati, Tiru & Modifikasi)
Dalam mencari ide khususnya ide untuk mendirikan atau memulai suatu usaha ada
salah satu metode yang cukup tepat dan dapat diterapkan. Metode ini bernama ATM yang
merupakan singkatan dari amati, tiru dan modifikasi. Jika dijelaskan secara ringkas
metode ini berisi perintah untuk mengamati usaha yang sudah ada sebelumnya, meniru
usaha tersebut dan memodifikasinya.
Metode ini tidak sama dengan meniru atau sering disebut dengan plagiat karena di
dalamnya terdapat kegiatan modifikasi yang dengan jelas mencari kelemahan atau
kekurangan yang ada di usaha sebelumnya dan kemudian mengganti atau menambahkan
sesuatu sehingga terbentuklah suatu usaha yang baru. Tahapan- tahapan dalam metode ini
yaitu sebagai berikut:
a. Mempelajari usaha yang sudah ada
b. Mengkaji input dan output suatu usaha

5
c. Menganalisa trend populasi dan data demografi
d. Mengkaji trend ekonomi
e. Meniru dan memodifikasi 4P (place, price, product & promotion)
Metode ATM ini telah banyak dilakukan oleh para pengusaha yang tidak perlu terlalu
memaksakan untuk menggagas ide baru yang belum tentu sukses dijalankan nantinya.
Sebagai seorang pengusaha tidak perlu repot harus melakukan riset pasar atau
menciptakan sebuah bisnis baru. Cukup tinggal melihat bisnis apa yang paling laris di
pasar lalu membuat bisnis serupa, atau lebih konkret lagi, mereka hanya melihat produk
apa yang sukses di pasar lalu tinggal diamati dan ditiru dengan sedikit modifikasi.
Sebagai pengusaha atau misalkan pemilik produk yang market leader, tentunya tidak
membiarkan hal ini terjadi. Anda akan berpikir keras untuk tetap eksis dan tetap sebagai
pemimpin pasar. Anda harus memiliki strategi atau jurus tertentu untuk menghadapinya.
Metode ini tidak hanya dilakukan oleh perorangan atau kelompok dan dalam bidang
usaha saja. Jepang yang kita kenal sekarang sebagai negara maju juga menerapkan
metode ATM ini. Negara tersebut maju bukan karena menemukan segala sesuatu yang
menjadi produk unggulannya sekarang, namun karena meniru ide, produk dan jasa dari
negara lain dan menjadikannya lebih bagus, ringan, menarik, hemat, modis dan lain-lain.
2. Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan
mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal
(dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats.
Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi
yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan
sebagai pemecah masalah.
Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
Strengths (kekuatan), merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi,
proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang
terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
Weakness (kelemahan), merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi,
proyek atau konsep bisnis yang ada. Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang
terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

6
Opportunities (peluang), merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang
terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep
bisnis itu sendiri, misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
Threats (ancaman), merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat
mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. Grid di atas merangkum
beberapa bidang subjek yang perlu mempertimbangkan baik faktor internal maupun
faktor eksternal. Grid ini dapat digunakan sebagai judul topik bila kita bekerja dalam
kelompok-kelompok kecil (ide yang baik bila kelompokmu lebih besar dari delapan
orang).

3. TEKNIS PENJARINGAN IDE USAHA


Guna mendapatkan pilihan ide usaha yang baik dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi
maka perlu dilakukan teknik penjaringan berikut :
a. Daftar alternatif ide yang muncul.
b. Tentukan rangking dan bobotnya.
c. Hitung total skor, yaitu rangking bobot.
d. Pilihan adalah didasarkan pada total skor yang tertinggi.

4. SUMBER IDE USAHA


Penemuan ide atau ide yang baik, diperlukan banyak informasi yang berhubungan dengan
ide atau gagasan. Maka perlu dilakukan kegiatan berikut yaitu :
1) Mengetahui sumber informasi.
2) Melakukan seleksi informasi dari sumber-sumber.
Menurut Zimmerer, kreativitas sering muncul dalam bentuk ide untuk menghasilkan
barang atau jasa. Ide bukanlah peluang dan tidak akan muncul bila wirausaha tidak mengadakan
evaluasi dan pengamatan secara terus-menerus. Banyak ide-ide yang benar-benar asli, tetapi
sebagian besar peluang tercipta ketika wirausaha memiliki cara pandang baru terhadap ide yang
lama.
Sumber Ide Usaha Bagi Produk dan Jasa Baru :
1) Kebutuhan akan sumber penemuan
2) Membuat inovasi baru sesuai keahlian
3) Hobi atau kesenangan pribadi
4) Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar
5) Memanfaatkan koneksi dan relasi
6) Mengamati kecenderungan-kecenderungan
7) Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada

7
Sumber ide yang disebutkan diatas, dapat dicari dengan melakukan hal-hal sebagai berikut :
a Survei
Survei dapat diartikan seseorang mencari ide usaha dengan cara terjun langsung
kelapangan guna mengamati, melihat secara langsung dari dekat mengenai objek yang
dianggap menarik ataupun dilakukan secara sistematik dengan dibuat suatu rancangan
khusus, perlakuan khusus, dengan tahap-tahap yang harus dilalui guna menemukan suatu
ide usaha. Ide yang muncul sebagai temuan dari suatu survei akan lebih baik adanya
karena dapat dirasakan, dilihat, didengar, dan didiskusikan secara langsung sehingga
langkah-langkah untuk merealisasikan akan jauh lebih mudah ketimbang ide atau ide
yang ditemukan berdasarkan sumber bacaan.
b Pengalaman
Pengalaman adalah guru terbaik. Banyak contoh lahirnya para pendiri perusahaan yang
muncul dari pengalaman, seperti pengusaha atau pendiri perusahaan pasta gigi pepsodent.
Awalnya dia bekerja sebagai tenaga pemasar (salesman) keliling yang menjajakan barang
dagangan keseluruh wilayah pemasaran di Amerika Serikat. Dari pengalaman dan hasil
pengamatannya bertahun-tahun ternyata membuat dan menjual pasta gigi akan
menguntungkan, disamping itu jika produk tersebut dapat diterima oleh konsumen maka
kebutuhannya tidak akan pernah habis dari generasi ke generasi.
c Teknologi
Teknologi muncul disekitar kita juga dapat menjadi sumber ide usaha misalnya, adanya
teknologi komputer secara tidak langsung melahirkan sebagai ide usaha baru, seperti :
usaha jasa internet, usaha jasa rental computer, usaha jasa pengolahan data, usaha jasa
pemasangan jaringan, usaha servis computer, dan lain sebagainya.
d Kebutuhan Pasar
Kebutuhan pasar yang muncul maka akan mendorong berbagai ide usaha yang akan
muncul juga. Dengan kata lain, sumber ide didapat dari banyaknya permintaan di pasaran
atau sesuai kebutuhan pasar.
e Pesaing
Kegiatan pesaing untuk melakukan inovasi produknya, kadang-kadang muncul dari
adanya usaha baru, baik berupa produksi barang subtitusi ataupun meniru produk. Yang
sudah ada sedikit modifikasi. Contoh air Mineral Aqua yang telah melahirkan beratus-
ratus ide usaha lain untuk menghasilkan air mineral sejenis aqua tersebut dengan merek
dagang yang berbeda-beda.
f Saluran Distribusi

8
Banyak produk yang beredar dan relatif dikenal luas oleh masyarakat namun terkadang
perusahaan kesulitan untuk mendistribusikan produknya.
g Pemasok
Kebutuhan pasar yang sedemikian besar yang menyebabkan banyak yang dibutuhkan
pemasok, baik untuk kebutuhan pabrik ataupun kebutuhan kantor-kantor pemerintah atau
swasta.
h Perubahan Lingkungan
Ide juga dapat muncul dengan adanya perubahan lingkungan. Misalnya ada perubahan
lingkungan sebagai akibat pendirian suatu perguruan tinggi atau sekolah, maka
lingkungan disekitar perguruan tinggi atau sekolah tersebut yang tadinya merupakan
lingkungan tempat tinggal sekarang telah berubah menjadi lingkungan bisnis yang
menunjang kebutuhan tambahan dari adanya perguruan tinggi atau sekolah tersebut,
seperti kebutuhan warung atau restoran, dan lain-lain.
5. ANALISIS LINGKUNGAN DALAM IDE USAHA
Lingkungan ide usaha merupakan suatu langkah yang penting dilakukan dengan tujuan
untuk menemukan apakah lingkungan dimana usaha itu akan berdiri nantinya dan tidak akan
menimbulkan ancaman atau justru dapat memberikan peluang diluar dari usaha yang utama.
Guna menghindari segala kemungkinan pengaruh negatif ini, sebaiknya dari awal setiap akan
mendirikan usaha perlu membuat kajian lingkungan dimasukan kedalam unsur penilaian dari
kelayakan usaha.
a. Dampak Lingkungan ide usaha
Dampak lingkungan yang akan muncul sehubungan dengan adanya pendirian setiap
usaha, yaitu adanya perubahan pola tingkah laku masyarakat disekitar tempat usaha, dan
tidak jarang perubahan itu akan membawa dampak negatif.
Kegiatan usaha juga tidak saja akan berdampak negatif, tetapi juga akan membawa
dampak ekonomi atau akan mendatangakan kontribusi positif kearah pertumbuhan ekonomi.
Kegiatan untuk melakukan studi dan membuat prediksi pengaruh dari lingkungan dan
segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah lingkungan dimana usaha itu akan
didirikan. Beberapa dampak yang ditimbulkan :
1) Dampak Sosial Usaha
Dampak sosial yang sering muncul adalah adanya ketidakpuasan dari masyarakat
disekitar lokasi, baik yang mengenai kompetensi yang mereka terima ataupun
adanya kecemburuan kepada tenaga kerja asing yang datang. Sementara mereka

9
yang memang beranak-pinak disekitar lokasi justru tidak mendapatkan kesempatan
untuk berkerja pada usaha tersebut.
2) Dampak Ekonomi Usaha
Dampak suatu usaha kecil akan selalu menimbulkan dampak ekonomi. Dampak
ekonomi itu antara lain dapat dirinci sebagai berikut:
a. Besarnya tenaga kerja yang yang terserap untuk usaha yang akan didirikan.
b. Apakah ada usaha ikutan yang muncul akibat usaha ini. Jika ada berapa
banyak, dalam bentuk apa, apakah dapat menunjang usaha usaha atau dapat
bermitra dan lain-lain.
c. Besarnya penerimaan pemerintah dengan adanya usaha, baik yang barasal dari
retribusi, pajak pertambahan nilai, dan pajak penghasilan.
d. Besarnya kontribusi usaha terhadap penambahan pendapatan masyarakat
disekitar lokasi usaha.
e. Besarnya kerugian akibat dari peralihan fungsi lahan ke lokasi usaha.
Penilaian kelayakan usaha dari aspek ekonomi ini dapat dijadikan dasar
pertimbangan untuk menerima ide pendirian usaha ini, selain itu jika diperlukan
mengeluarkan dana untuk mengatasi masalah lingkungan hendaknya dapat
diketahui lebih awal sehingga dapat dimasukkan sebagai biaya proyek.
3) Dampak Fisik
Dampak fisik ini untuk mengetahui ada tidaknya kemungkinan bahwa akibat dari
pendirian dan proses produksi dari usaha baru itu akan menimbulkan pencemaran
udara, pencemaran air, sangat bising dan perusakan penglihatan, baik bagi
karyawan usaha ataupun bagi masyarakat disekitar lokasi usaha.

b. Kaitan Antara Ide dan Alternatif Usaha


Langkah selanjutnya setelah alternatif ide usaha yang ditemukan adalah perlu
dipertimbangkan alternatif jenis usaha, apakah merupakan suatu usaha yang
menghasilkan produk/jasa yang lazim disebut sebagai usaha manufaktur, usaha
perdagangan atau usaha pengembangan produk guna memudahkan pilihan. Sehingga
antara ide dan alternatif usaha dapat berjalan dengan baik, dimana realisasi ide-ide
dibantu oleh alternatif-alternatif usaha yang sudah ditetapkan. Setiap kemungkinan ini
harus dianalisis secara cermat agar didapat hasil yang tepat.

c. Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dalam ide usaha

10
Seperti sudah dikemukakan sebelumnya, bahwa sekalipun sudah dilakukan penelitian
melalui studi yang sungguh-sungguh, setiap bisnis atau usaha yang dijalankan tidaklah
menjamin 100% bahwa bisnis atau usaha tersebut akan berhasil. Ada banyak hal yang
menyebabkan usaha tersebut mengalami kegagalan. Pada akhirnya kegagalan ini akan
menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Hal-hal tersebut, yaitu :
Data dan informasi tidak lengkap
Pada saat melakukan penelitian data dan informasi yang disajikan kurang lengkap,
sehingga hal-hal yang seharusnya menjadi penilaian tidak ada. Kemudian dapat pula
data yang disediakan tidak dapat dipercaya atau palsu. Oleh karena itu sebelum
melakukan studi sebaiknya kumpulkan data dan informasi selengkap mungkin,
melalui berbagai sumber yang ada yang tentunya dapat dipercaya kebenaran datanya.
Tidak teliti
Kegagalan dapat pula disebabkan karena kurang dalam meneliti dokumen-dokumen
yang ada. Oleh karena itu, dalam melatih atau mencari tenaga yang benar- benar
ahli dalam bidangnya, sehingga faktor ketelitian ini menjadi jaminan. Kecerobohan
sekecil apapun akan sangat berpengaruh terhadap hasil penelitian.
Salah perhitungan
Kesalahan dapat pula diakibatkan karena salah dalam melakukan perhitungan.
Misalnya dalam hal penggunaan rumus atau cara menghitung, sehingga hasil yang
dikeluarkan tidak akurat.
Pelaksanaan pekerjaan salah
Para pelaksana bisnis dilapangan sangat memegang peranan penting dalam
keberhasilan menjalankan bisnis tersebut. Jika para pelaksana dilapangan tidak
mengerjakan proyek secara benar atau tidak sesuai dengan pedoman yang telah
ditetapkan, maka kemungkinan bisnis tersebut gagal sangat besar.
Kondisi lingkungan
Pada saat melakukan penelitian dan pengukuran semuanya sudah selesai dengan
tepat dan benar, namun dalam perjalanan akibat terjadinya perubahan lingkungan
pada akhirnya berimbas kepada hasil penelitian bisnis.
Unsur sengaja
Peneliti sengaja membuat kesalahan yang tidak sesuai dengan kondisi yang
sebenarnya dengan berbagai sebab.

6. KONSEP USAHA

11
Konsep usaha adalah tata-aturan yang diciptakan bagi beberapa bagian usaha agar semua
bagian-bagian tersebut bekerja untuk satu tujuan yang sama, membangun usaha yang baik.
Konsep akan menentukan sukses tidaknya usaha yang kita jalankan untuk memenangkan
persaingan dan pembentukan brand usaha kita di mata masyarakat dan konsumen. Untuk
menentukan sebuah konsep usaha, dibutuhkan cukup wawasan, informasi dan daya kreatif-
inovatif dari diri kita masing-masing.
Pada dasarnya konsep usaha sangat berkaitan erat dengan ide. Sedangkan untuk
mendapatkan ide, tidak hanya membutuhkan informasi dan pengetahuan yang cukup, tetapi juga
diperlukan pemikiran yang mampu keluar dari informasi dan wawasan pada keadaan yang telah
ada. Artinya ide akan memunculkan yang tadinya tidak ada dan tidak tercantum pada informasi-
informasi yang telah kita dapat. Ide akan menimbulkan sebuah inovasi. Inovasi akan berjalan
sukses bila terkonsep dengan baik. Dan konsep akan berjalan lancar bila ada integrasi yang baik.
Untuk membentuk integrasi yang baik, dibutuhkan daya kreasi dan inovasi.
Contoh-contoh bagian dari konsep usaha adalah sebagai berikut :
Jenis produk yang dijual dan kemasan yang digunakan
Strategi penjualan
Konsep interior dan exterior ruangan toko
Konsep pengaturan keuangan, karyawan, penanganan produk dan lain sebagainya

12
CONTOH IDE DAN KONSEP USAHA
TERANG BULAN PELANGI

Sumber ide usaha ini adalah :


1. Membuat inovasi baru sesuai keahlian hobi atau kesenangan pribadi
Dimana pemilik usaha ini memiliki hobi memasak, dengan keahlian yang
dimilikinya maka pemilik usaha ini mulai mengembangkan keahliannya dengan
membuka bisnis di bidang kuliner.
2. Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar
Pemilik usaha melihat bahwa banyak masyarakat yang menyukai terang bulan.
Hal ini terbukti dengan banyaknya orang yang membuka usaha terang bulan.
3. Mengamati kekurangan produk yang sudah ada
Pemilik usaha ini melihat bahwa kecenderungan tiap pedagang terang bulan
menawarkan variasi rasa yang sangat sedikit. Selain itu, terang bulan hanya bisa
didapatkan pada malam hari.

Oleh karena itu, pemilik usaha ini mencoba membuat konsep usaha terang bulan yang
berbeda dari pesaingnya, yaitu:
1. Untuk packaging
Pemilik usaha ini menggunakan kotak yang berbeda dari pesaingnya. Dimana
biasanya pedagang terang bulan menggunakan kotak berwarna putih polos. Disini
pemilik usaha menambahkan diferensiasi dengan kotak warna-warni sehingga diharapkan
mampu menciptakan branding tersendiri bagi produknya.
2. Cara menjual
Pemilik usaha ini menciptakan pelayanan berbeda dari pesaingnya. Dimana
pembelian terang bulan dapat dilakukan secara delivery.
3. Produk yang ditawarkan
Flavor/kulit terang bulan, pemilik usaha membuat varian rasa untuk kulit terang
bulan, seperti original, coklat, pandan, blackforest, red velvet, green tea, tiramisu, taro
dan blueberry.

13
Varian rasa/topping, pemilik usaha ini menyediakan varian rasa lebih banyak dari
pesaingnya, seperti kismis, choco chip, nutela, ovomaltine, skippy, silver queen, oreo,
kit kat, mozzarella, dan lain-lain yang kebanyakan disukai oleh remaja.
Ukuran terang bulan, pemilik usaha menyediakan dua ukuran terang bulan, kecil dan
besar.
Jadi, dengan konsep usaha yang baru diharapkan dapat menunjang ide bisnis yang dibuat.

BAB III

14
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Ide merupakan sesuatu atau gagasan yang dipikirkan dan diharapkan mampu
mewujudkan sesuatu yang kita harapkan melalui sebuah tindakan. Ide tidak datang begitu saja,
namun ide diciptakan melalui kinerja otak dan ide datang apabila kita berusaha mencarinya dengan
menggali informasi dan pandai membaca peluang yang memungkinkan untuk membuat suatu usaha
baru. Dalam mencari ide juga diperlukan metode-metode tertentu, teknis penjaringan ide, sumber-
sumber ide usaha, dan analisis terhadap lingkungan ide usaha. Setelah ide-ide tersebut terbentuk, maka
diperlukan alternatif-alternatif usaha untuk merealisasikan ide tersebut. Konsep merupakan kerangka
aturan yang diciptakan agar semua bagian-bagian dalam usaha dapat bekerja untuk satu tujuan
yang sama dalam membangun usaha yang baik. Ide akan menimbulkan sebuah inovasi. Inovasi
akan berjalan sukses bila terkonsep dengan baik. Dan konsep akan berjalan lancar bila ada
integrasi yang baik. Untuk membentuk integrasi yang baik, dibutuhkan daya kreasi dan inovasi
yang baik pula.

3.2 Saran
Sebagai generasi muda, ada baiknya untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini sebab
kewirausahaan mengajarkan kita untuk belajar mandiri, berinovasi, dan melatih kretivitas
sehingga kita mempunyai pola pikir out of the box dalam menyikapi minimnya lapangan
pekerjaan dan mengubah pola pikir paradigma job seeker menjadi job creator. Menjadi
wirausaha selalu dihadapkan pada tantangan-tantangan baru dan hal tersebut mendorong kita
sebagai calon seorang entrepreneur untuk selalu berusaha memanfaatkan kerja otak dengan selalu
melatih kemampuan berfikir cepatnya dalam menghadapi segala kondisi dan resiko yang akan timbul
pada bisnis yang sedang dijalankan.

15
REFERENSI

Alma, Buchari. 2000. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.


Dr. Suryana, M.Si. 2009. Kewirausahaan Pedoman Praktis : Kiat dan Proses Menuju Sukses.
Edisi 3. Jakarta: Salemba Empat.
Thomas W. Zimmerer. 2008. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Edisi 5. Jakarta:
Salemba Empat.
http://bisnis-banyuwangi.blogspot.co.id/2012/10/bisnis-banyuwangi-ide-bisnis-dan-konsep.html?
m=1 diakses tanggal 20 Februari 2017.
http://niswiulfini.blogspot.co.id/2014/03/makalah-kewirausahaan-mencari-ide.html diakses
tanggal 21 Februari 2017.

16