Anda di halaman 1dari 30

LAPORAN

PERTANGGUNGJAWABAN

AKHIR MASA JABATAN

KEPALA DESA MANUSAK

PERIODE TAHUN

2011 2017

PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG

KECAMATAN KUPANG TIMUR

DESA MANUSAK

2016
KATA SAMBUTAN

Syalom,

Yth. Saudara Ketua BPD beserta Anggota BPD Manusak

Yth. Saudara Ketua PKK Desa Manusak

Yth. Saudara Pemuka Agama Desa Manusak

Yth. Tokoh Masyarakat Desa Manusak

Yth. Perwakilan Perempuan, Perwakilan Pemuda dan

Yth. Hadirin yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu pangkat dan jabatannya.

Salam Sejahtera untuk kita semua.

Yth. Bapak Ketua, Wakil Ketua dan anggota BPD Manusak.

Puji dan Syukur Kehadirat Tuhan atas segala rahmat dan karunia Nya, karena
telah dapat menyampaikan Laporan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Tahun
Anggaran 2011 2017 Kepada Badan Permusyawaratan Desa Manusak. Semoga
apa yang telah kita perbuat dari tahun 2011 sampai tahun 2017 dicatat oleh Tuhan.

Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ini merupakan perwujudan


dari amanat Undang Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, bahwa Kepala Desa
mempunyai kewajiban untuk memberikan Laporan penyelenggaraan pemerintahan
Desa kepada Bupati, memberikan Laporan Akhir Masa Jabatan kepada BPD serta
menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa kepada
masyarakat.

Terselenggaranya pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa ( Clean and


Good Goverment ), terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan
pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam pembangunan desa
menjadi harapan kita semua, harapan seluuh masyarakat. Akan tetapi untuk menuju
ke arah itu semua, bukan merupakan hal yang mudah seperti kita membalik telapak
tangan, namun diperlukan adanya dukuungan moril, material maupun finansial
serta kebersamaan dari seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, pada kesempatan yang bernahagia ini, saya
menyampaikan hormat dan penghargaan yang setinggi tingginya serta ucapan
terima kasih yang setulus tulusnya kepada BPD Manusak yang merupakan mitra
pemerintah desa sebagai representasi dari masyarakat, tokoh masyarakat Desa
Manusak yang secara bersama sama telah ikut serta dalam mewujudkan Desa
Manusak yang lebih baik dan maju dalam segala bidang dan kegiatan.

Mengakhiri sambutan ini, kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota
BPD Manusak yang telah bermusyawarah dan bekerja sama selama ini, semoga apa
yang telah kita buat bersama akan membawa desa kita ke arah kemajuan yang lebih
baik di masa yang akan datang dan memberikan manfaat kepada seluruh lapisan
masyarakat Desa Manusak.

Terima Kasih

Manusak, , , 2017

Kepala Desa Manusak

Arthur Ximenes, SH
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan atas Rahmat dan Karunia Nya,
sehingga kami dapat menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Akhir Masa
Jabatan Kepala Desa Manusak, Keamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Laporan ini kami susun dengan maksud sebagai laporan kepala desa kepada BPD
dan masyarakat di bidang pemerintahan, pembangunan maupun di bidang
pembinaan dan pemberdayaan kemasyarakatan yang diselenggarakan selama mulai
Desember 2011 sampai dengan Desember 2017.

Disamping itu, laporan ini diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagi yang
membutuhkan informasi serta sebagai sarana evaluasi dimasa jabatan kepala desa
untuk pelaksanaan tugas kepala desa di masa mendatang.

Kami menyadari sepenuhnya, bahwa kami tidak mungkin mampu berbuat apa
apa tanpa dukungan dan bantuan dari segenap komponen yang ada di Desa
Manusak, begitupun laporan akhir masa jabatan (LAMJ) kepala Desa Manusak ini
juga tidak mungkin dapat berjalan dan terlaksana tanpa peran serta dari semua
pihak.

Oleh karena itu, ucapan terima kasih serta penghargaan setinggi tingginya kami
haturkan kepada semua pihak, baik langsung maupun tidak langsung, sehingga
proses pembuatan dan pelaksanaan Laporan Akhir Masa Jabatan (LAMJ) Kepala
Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ini dapat kami
selesaikan tepat pada waktunya.

Akhirnya, semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan petunjuk dan
bimbingan Nya kepada kita semua dalam mewujudkan rencana, harapan dan
keinginanan untuk meraih kemajuan yang lebih baik di hari hari selanjutnya.

Amin.....

Manusak, , , 2017

Kepala Desa Manusak

Arthur Ximenes, SH
PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG

KECAMATAN KUPANG TIMUR

DESA MANUSAK

Alamat: Jl. Jurusan Raknamo Km. I, Kode Pos 85362

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

AKHIR MASA JABATAN KEPALA DESA MANUSAK

PERIODE TAHUN 2011 2017

BAB I

PENDAHULUAN

Berdasarkan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diganti


dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang
dimaksud Desa adalah Kesatuan Masyarakat Hukum yang memiliki batas wilayah
yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan
masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, Hak Asal Usul, dan atau
Hak Tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur berusaha melaksanakan


pemerintahan dengan semangat otonomi desa dengan berupaya mengatur dan
mengurus rumah tangga desa atas dasar musyawarah dan muwakat serta inisiatif
dan prakarsa dari masyarakat dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan
di Desa Manusak.

Dengan terbentuknya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), secara definitif


pada tahun 2006 merupakan langkah awal dalam mewujudkan demokrasi dalam
pelaksanaan kegiatan pemerintahan desa di bidang pemerintahan, pembangunan,
pembinaan, dan pemberdayaan kemasyarakatan dimana BPD berfungsi sebagai
Lembaga yang berfungsi mengayomi adat istiadat, membuat peraturan Desa,
menampung aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap
penyelenggaraan pemerintahan desa.

Penyampaian laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan kepala desa


ini merupakan upaya kami dalam memberikan laporan pelaksanaan kegiatan
pemerintah Desa kepada Masyarakat melalui BPD, dan guna memenuhi ketentuan
peraturan perundang undangan yang berlaku.

A. Dasar Hukum

Adapun dasar hukum dari laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan


kepala desa adalah sebagai berikut:

1. Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa (Lembaran Negara


Republik Indonesia tahun 2014 Nomor 7. Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5495);
2. Undang Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang pembentukan daerah
daerah Tingkat II dalam wilayah daerah daerah tingkat I Bali, Nusa
Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 1655);
3. Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Primbangan Keuangan
antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Lembaran Negara
Indonesia Tahun 2004 Nomor : 126, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4438);
4. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224, Tambahan
Lembaran Negara Indonesia Tahun 2014 Nomor 5587); sebagaimana telah
diubah dengan Undang Undang Nomor 2 Tahun 2015 tentang penetapan
peraturan pemerintah pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun 2014
tentang pemerintahan Daerah menjadi Undang Undang (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5587);
5. Peraturan pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah.
6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2006 Tentang pembinaan dan
Pengawasan Atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan
Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan
Pemerintahan Daerah Kabupaten / Kota (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4737);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Uang
Negara / Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor
87, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4738);
9. Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2006 Tentang Pedoman
Administrasi Desa;
10. Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2007 Tentang Pedoman
Umum Tata Cara Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan
Pemerintah Desa;
11. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksana
Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa;
12. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang
bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
13. Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang
Pengelolaan Keuangan Desa.

B. Gambaran Umum Desa


1. Kondisi Geografi
Keseharian masyarakat Desa Manusak adalah mayoritas bercocok
tanam, petani, buruh tani, buruh bangunan, berdagang dan lain lain.
Masyarakat umumnya sudah aktif mengolah lahan pertanian, palawija,
dan padi dengan menggunakan cara yang sederhana serta konvesional
dan hasil panen belum seutuhnya menemukan ksehjateraan yang
sebanding dengan kondisi kehidupan sosial saat ini.
Desa Manusak merupakan I (satu) dari 13 (tiga belas) wilayah desa dan
kelurahan merupakan desa pemekaran dari desa Pukdale yang mulai
dimekarkan sejak tahun 2005 dan secara definitif pada tahun 2006. Desa
Manusak dari kota Kecamatan berjarak 7 km. Sedangkan dengan Pusat
Pemerintahan Kabupaten Kupang berjarak 5 km.

2. Gambaran Umum Demografis


a. Luas
Desa Manusak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang
memiliki luas wilayah 2500 ha, yang kondisi desanya sebagian
besar kontur tanahnya adalah dataran rendah. Dimana tanah-tanah
tersebut sebagian besar adalah tanah sawah tadah hujan.
b. Data Penduduk tahun 2017
Data kependudukan Desa Manusak berdasarkan profil desa
tahun 2017 adalah sabagai berikut :
1. Jumlah Penduduk :
- Laki-laki :
- Perempuan :

2. Jumlah K K :
- Laki-laki :
- Perempuan :

c. Batas Administrasi Desa dan Wilayah


Adapun batas-batas Desa Manusak yaitu :
- Sebelah Utara :Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang
Timur dan Desa Naunu Kecamatan Fatuleu.
- Sebelah Timur : Desa Raknamo Kecamatan Amabi
Oefeto dan Desa Naunu Kecamatan Fatuleu.
- Sebelah Selatan : Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur, Desa
Fatuteta, Desa Kuanheum dan Desa Oefeto Kecamatan Amabi
Oefeto.
- Sebelah Barat: Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang Timur.

Wilayah Desa Manusak dibgi menjadi 4 (empat) Dusun, yaitu

Dusun I Talikimak
Dusun II Tetelek
Dusun III Oebaboa
Dusun IV Kampung Baru
3. Kondisi Ekonomi
a. Potensi Unggulan desa
Kegiatan dan perekonomian desa selama ini masih didominasi oleh sektor
pertanian mengingat wilayah Desa Manusak adalah persawahan yang merupakan
lahan mata pencaharian masyarakat setempat. Namun dari pesatnya pertanian desa
belum seutuhnya membuahkan hasil optimal, ini disebabkan karena masih
rendahnya membuahkan hasil optimal, ini disebabkan karena masih rendahnya
pengetahuan dan kurangnya dana penunjang. Tingkat pendapatan masyarakat
belum seutuhnya mencukupi kebutuhan hidup karena harga tidak sebanding dengan
penghasilan yang di dapat mereka serta masih minimnya bekal ketrampilan,upah
buruh yang masih kecil serta masih mahalnya barang-barang kebutuhan sembako.
b. Pertumbuhan Ekonomi Desa Manusak
Pertumbuhan perekonomian desa masih didominasi oleh sektor
pertanian,selain mengolah pertanian, masyrakat ada juga yang menjalankan
peternakan; lele, ayam, kambing, sapi, babi walaupun masih sebatas bijian ekor
dalam peternakan tersebut.
BAB II
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa

A. VISI dan MISI


1. VISI
Tercapainya Masyarakat Yang Aman Dan Sejahtera Melalui Pertanian Dan
Optimalisasi Pelayanan Publik

2. MISI
a. Menciptakan pelayanan yang merata, berkeadilan, tepat waktu dan tept guna;
b. Mewujudkan penyelenggaraan pertanian yang bermutu dengan penyesuaian
topografi desa dan memaksimalkan potensi yang ada.
c. Memberi pembinaan dan pengembangan kreatifitas masyarakat dibidang
ketrampilan untuk menciptakan lapangan kerja.

B. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Desa


Dalam rangka mewujudkan Visi Dan Misi desa, Maka dirumuskan tujun
pembangunan desa dalam karun waktu 6 (enam ) Tahun (2016-2022) adalah
mewujudkan dmasyarakat Desa Manusak dengan daya saing yang tinngi;
pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan serta terciptanya masyarakat
yang aman dan sejahtera.
Pembangunan desa dilaksanakan berdasrkan strategi pertumbuhan melalui
pemerataan yang bertumbu pada TIGA PILAR PEMERATAAN yang sekaligus
merupakan PRIORITAS PEMBANGUNAN DESA yaitu Ekonomi, Sumber Daya
Manusia Dan Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang digerakkan oleh tiga faktor
dinamis yaitu transformasi birokrasi, aksesibilitas, dan penumpukan modal sosial.
Arah kebijakan pembangunan desa difokuskan pada:
a. Bidang Pemerintahan
b. Bidang Pelaksanaan Pembangunan
c. Bidang Pembinaan Kemasyraakatan
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat
1. Arah Kebijakan Keuagan Desa
Sesuai undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa disebutkan
sebagi berikut :
Penyelenggara urusan Pemerintah Desa yang menjadi
kewenangan desa didanai dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Desa (APB Desa), Bantuan Pemerintah dan Pemerintah
Kabupaten
Penyelenggaraan urusan pemerintah Daerah yang
diselenggarakan oleh pemerintah desa didanai darianggaran
pendapatan dan belanja daerah
Penyelenggaraan urusan pemerintah pusat yang diselenggarakan
oleh pemerintah desa didanai dari anggaran pendapatan belanja
negara
Keuangan desa merupakan semua hak dan kewajiban desa dalam rangka
penyelenggaraan pemerintahan desa yang dapat dinilai dengan uang. Kemudian
keuangan desa merupakan bagian dari proses Musrembangdes. Kebijakan
pemerintah Desa Manusak dilakukan dengan memepertimbangkan keuangan desa
yang ada denganpendapatan asli desa (PAD). Selain itu dalam pembangunana fisik
yaitu infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat menggunakan dana desa yang
merupakan bantuan dari pemerintah pusat dalam bentuk APBN, agar desa dapat
berkembang dengan pesat sehingga tujuan pembangunan nasional dapat terwujud
dan tingkat kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan baik.

2. Pengelolaan Belanja Desa


Belanja Desa Manusak terdiri dari sumber pendapatan asli desa (PAD) dan
alokasi dana desa (ADD), yang sumber dananya dari pemerintah daerah, PPIP,
APBD Propinsi, dan dana desa yang sumber dananya dari pemerintah pusat. Dana
dana tersebut kemudian digunakan belanja langsung dan belanja tidak langsung
selama periode tahun 2011 2017. Khusus dana desa yang sumber dananya dari
pemerintah pusat, baru dimulai pada tahun 2015 sampai dengan 2017. Adapun
komosisinya adalah sebagai berikut:
a. Pendapatan
Tahun 2011
Tahun 2012
Tahun 2013
Tahun 2014
Tahun 2015
Tahun 2016
Tahun 2017

b. Pengeluaran
1. Belanja Langsung
Tahun 2011
Tahun 2012
Tahun 2013
Tahun 2014
Tahun 2015
Tahun 2016
Tahun 2017

2. Belanja Tidak Langsung


Tahun 2011
Tahun 2012
Tahun 2013
Tahun 2014
Tahun 2015
Tahun 2016
Tahun 2017
3. Pembiayaan
Tahun 2011
Tahun 2012
Tahun 2013
Tahun 2014
Tahun 2015
Tahun 2016
Tahun 2017

3. Pengelolaan Pembiayaan
Semua sumber pembiayaan pemerintah Desa Manusak didanai sepenuhnya
dengan dana sebagai berikut:
Pendapatan Asli Desa (PAD)
Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah Kabupaten Kupang
Bantuan lain yang tidak mengikat dan sah menurut Undang
Undang
Dana dari pemerintah pusat
Swadaya masyarakat dan gotong royong
Pengelolaan pembiayaan belanja desa dituangkan dalam APB Desa yang
disusun secara bersama sama lembaga lembaga desa yang terdiri dari unsur
pemerintah desa, BPD, PKK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh
Perempuan, serta unsur lainnya yang telah mendapatkan persetujuan peserta
Musrenbangdesa yang ditetapkan dalam berita acara Musrenbangdes.
Pembiayaan semua pelaksanaan pembangunan dikelolah oleh bendahara
desa dan tim teknis yaitu:
Tim Pelaksana kegiatan pemerintah;
Tim pelaksana kegiatan pemberdayaan Masyarakat.
Kebijakan umum anggaran, baik langsung maupun tidak langsung,
sepenuhnya mengacu pada kemampuan keuangan Desa Manusak yang tertuang
dalam APB Desa yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa
serta memeperhatikan hasil Musrenbangdes dan skala prioritas.
Kegiatan kegiatan ini dilakukan dengan melihat indes anggaran kegiatan
yang dikelurkan pemerintah daerah dan pemerintah pua dan tidak boleh
bertentangan dengan kebijakan pemerintah baik daerah maupun pemerintah pusat.
Mengingat dana yang ada dialokasi desa (ADD) merupakan dana stimulan yang
harus didukung dengan pendapatan asli desa (PAD) dan dana desa, serta partisipasi
masyarakat sepenuhnya karena prinsip pembangunan desa adalah dari masyarakat
oleh masyarakat dan semata mata untuk kesejahteraan masyarakat Desa Manusak.
Program program pembangunan desa dilakukan dengan memperhatikan serta
mnampung ususlan ususlan musyawarah dari tingkat RT dan segenapa aspirasi
lapisan warga masyarakat Desa Manusak.

C. PRIORITAS DESA
Pelaksanaan pembangunan dalam desa selama periode periode tahun
2011sampai tahun 2017 cukup banyak yang dilaksanakan bersumber dari dana
pemerintah yaitu ADD dan Dana desa, prioritas desa selalu dimusywarahkan
dalam Musrenbangdes disetiap tahun dan mengacu pada RPJMDes. Semua
pelksaan pembanguna di desa menggunakan ketentuan skala prioritas, dan hasil
musywarah pembangunan di tingkat desa.

D. STRATEGI PENCAPIAN
Strategi srategi yang dilakukan untuk pencapaian visi dan misis yang
sesuai dengan program pembangunan Desa Manusak, terdiri dari empat unsur
yang menjadi kewenangan desa.
Dengan demikian untuk mewujudkan program pembangunan di Desa
Manusak, maka hal hal penting yang perlu diimplementasikan adalah sebagai
berikut:
1. Swadaya berupa potensi potensi lokal maupun tenaga kerja yang ada di
desa untuk mendukung program pembangunan Desa Manusak sesuai
dengan visi dan misi.
2. Kerja sama desa dengan lembaga lokal dan lembaga pemerintah;
3. Pemenfaatan alokasi dana desa (ADD) sesuai dengan prioritas dan arah
pembangunan desa;
4. Pembuatan peraturan perundangan di desa yang mengatur dan melindungi
segala potensi dan aset lainnya yang ada di desa.
BAB III
KEWENANGAN DESA

A. URUSAN HAK ASAL USUL DESA


Dalam kontes penyelenggaraan pemerintah desa, dalam
melaksanakan tugas pelayanan, pembangunan desa, pembinaan
kemasyrakatan, serta pemberdayaan masyarakat desa selain memiliki
sumber pendapatan asli desa (PAD) sesuai undang undang Noor 23 Tahun
2014 tentang pemerintah daerah, desa juga berhak untuk mendapatkan
alokasi dana umum yang diterima oleh daerah.

1. Pelaksanaan Kegiatan
Program program pembangunan desa dilakukan dengan usulan
usulan hasil musyawarah dari tingkat RT dan sitampung pada kegiatan
dusun yang kemudian dibawa dalam Musrenbangdes.

2. Tingkat Pencapaian
Keberhasilan suatu pembangunan di desa tidak lepas dari peran serta
masyarakat, namun jika hanya mengandalkan dukungan swadaya juga
belum mampu berhasil maksimal. Di Desa Manusak, tingkat pencapaian
pembangunan infrastruktur mencapai ..... %, baik pembangunan yang
bersumber dari APBD Desa, ADD, APBD Kabupaten, APBD Provinsi
Dana Desa Dari Pemerintah Pusat, dan didukung partisipasi serta gotong
royong masyarakat desa baik berupa materil maupun non materil, baik
berupa jasa maupun barang.
3. Satuan Pelaksanaan Kegiatan Desa
Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Aparatur Pemerintah Desa, BPD,
RW dan RT, LINMAS, PKK berjalan dengan baik dan sudah sesuai
Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Mentri, Peraturan
Bupati, Peraturan Daerah.
4. Data Perangkat Desa
Desa Manusak dibagi menjadi 4 Wilayah Dusun yang terdiri dari 9
RW dan dibagi menjadi 22 RT, berikut data perangkat Desa Manusak,
Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang :
a. Kepala Desa : Artur Ximenes, SH
b. Sekretaris Desa : Praxedis Akulina
c. Kadus I Tuakalimak : Jacobis Talomak
d. Kadus II Tatelek : Mariana Leowallu- Pellondou
e. Kadus III Oebaboa : Yoksan Ndaumanu
f. Kadus IV Kampung Baru : Edio. C. Gonsalves
g. Kadus Pemerintahan : Kristanto R.S Bengkiuk
h. Kaur Keuangan/Umum : Janti D. Hambur
i. Kaur Pembangunan : Emelinda D. Jesus, SH
j. Staf/ Operator Komputer : Milda W. Seubelan

5. Data Lembaga Desa


BPD Desa Manusak
Ketua : Yulius W. Pellondou
Wakil Ketua : R. Albert Ingunau
Sekertaris : Ricardus Rasa Watu
Anggota :
Ricardus Tpoy
Hermenia V. Do Rego
Foris Sajuna
Dikson Ullu
Max Derek Suidale
Adilina Martin
Rosa Gaio
Trianus Benu
6. Alokasi Dan Realisasi Anggaran
Anggaran yang telah dituangkan dalam APB Desa bisa sesui
rencana walaupun ada kalanya defisit anggaran. Semua itu dikarenakan
pendapatan lebih kecil dari belanja baik langsung maupun tidak
langsung. Pada umumnya terjadi di PADes dan untuk ADD tepat dan
tidak ada masalah. Semua pelaksanaan di Desa Manusak lebih di
fokuskan pada skla prioritas yang di anggap urgent dan darurat. Jenis
pekerjaan yang pelakasanaanya menggunakan dana yang besar
diajukan ke pemerintah daerah baik tingkat I maupun II dan
pemerintah pusat.

7. Proses Perencanaan Pembangunan


Dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Manusak, sistem gotong
royong masih berjalan dan akan terus dipertahankan dan
dilestarikan, karena gotong royong masih menjadi sarana kerja sama
antara warga dalam menjalin kerukunana serta kebersamaan dalam
pelaksanaan pembangunan. Prose perencanaan pembangunan desa,
dalam menentukan lokasi rencana pembangunan dlakukan bertahap
dari musyawarah di tingkat RT, lalu hasil dari musyawarah tersebut
dilaporkan ke tingkat desa dan kemudian dalam Musrenbangds
dimasukkan dalam agenda pembangunan dan didata menjadi rencana
kerja tahunan desa. Selanjutnya dimasukkan didalam rencana
pemnbangunana jangka menengah dengan usulan dari masyarakat dan
diprioritaskan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan kemampuan desa.

8. Saran dan Prasarana


Dalam rangka pemerataan pembangunan desa menuju kemndirian
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Manusak diperlukan
partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat melalui pembangunan skala
desa. Sumber utama dalam pelaksanaan pembangunan di Desa
Manusak masih mengandalkan alokasi dana desa (ADD) ditambah
dengan dana desa yang baru dimulai pada tahun 2015, menghasilkan
kegiatan yang bermanfaat, antara lain:
Pemerintahan desa lebih optimal dalam melayani warga
masyarakat
Lembaga lembaga kemasyarakatan di desa dapat
meningkatkan kemampuan dalam hal perencanaan,
pelaksanaan dan pengendalian pembangunan sarana dan
prasarana desa
Partisipasi swadaya masyarakat dan gotong royong tenaga
lebih optimal
Berikut ini data sarana dan prasarana yang ada di Desa Manusak
adalah sebagai berikut:
No. Nama Jumlah
1. Kantor Desa 1 unit
2. Balai Pertemuan Desa 1 unit
3. Rumah Jabatan Kepala Desa 1 unit
4. Poskesdes 1 unit
5. Rumah Dinas Dokter/Bidan/Perawat 1 unit
6. Lumbung Desa 1 unit
7. Koperasi Desa 1 unit
8. POSYANDU 3 unit
9. PAUD 2 unit
10. TK Yayasan 1 unit
11. SD Negeri 3 unit
12. SMP Negeri Satap 1 unit
13. Pasar Desa 1 unit
14. Gereja GMIT 2 unit
15. Gereja GBI 1 unit
16. Gereja Katolik 1 unit
17. Kapela 1 unit
18. Pos Pelayanan GMIT 1 unit
19. Aula Gereja 1 unit
20. Rumah Jabatan Pendeta 2 unit
21. Rumah Jabatan Pastor 1 unit
22. Panti Asuhan 1 unit
23. Mushola 1 unit
24. Perpipaan dan Meterisasi Air Tingkat Desa 1 unit
25. Pos Pengaduan Masyarakat 1 unit
26. MCK Umum 1 unit
27. TPU 8 Ha
28. Lapangan Volley 1 unit
29. Tenda Jadi 6 unit
30. Kursi Plastik 250 Buah

9. Permasalahan dan Penyelesaian


Setiap pelaksanaan pasti ada kendala, baik kendala teknis maupun
non teknis, guna mengantisipasi dan menyelesaikan masalah tersebut,
diadakan musyawarah agar dapat dukungan sekaligus partisipasi dari
masyarakat, kemudian seluruh warga masyarakat merasa ikut memiliki
terhadap pekerjaan tersebut dan nantinya kegiatan dapat berjalan
sesuai rencana.

B. URUSAN PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN KABUPATEN


1. Pelaksanaan Kegiatan
Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah
daerah kabupaten / kota terdiri dari urusan wajib dan urusan pilihan.
Urusan pemerintahan yang wajib diselenggarakan oleh pemerintah
daerah kabupaten / kota yang terkait dalam pelayanan dasar. Keadaan
geografis Desa Manusak yang berjarak 7 Km, apabila ditempuh
menggunakan kendaraan menbuuhkan waktu 20 sampai 30 menit ke
ibukota Kecamatan Kupang Timur yang relatif jauh dan tidak
menemui kendala dalam pelaporan data bisa tepat waktu.
Terkait perencanaan kegiatan yang berskala besar, maka
diserahkan kepada pemerintah kabupaten melalui RPJMDesa, dengan
harapan semua perencanaan pembangunan yang tertuang dalam
RPJMDes dapat terlaksana dan didukung oleh pemerintah Kabupaten
Kupang dan Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur, sedangkan
kegiatan yang berskala kecil pelaksanaannya dilakukan oleh desa
sendiri.

2. Tingkat Pencapaian
Keberhasilan pelaksanaan program desa tidak lepas dari peran serta
segenap pertisipasi dukunganbaik berup jasa maupun tenaga, dalam
mensukseskan pembangunan desa, dalam hal pelaksanaan
pembangunan fisik maupun non fisik sudah dirasakan berhasil maupun
ada kekurangan disana sini.

3. Realisasi Program Kegiatan


Dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten maupun
propinsi, segenap jajaran pemerintah desa beserta lembaga desa
senantiasa mendukung dan melaksanakan pogram tersebut, namun
pelaksanaannya tidak seluruhnya mulus sesuai rencana, tetap saja ada
kendala teknis maupun non teknis. Berikut kami sampaikan data data
pembangunan Desa Manusak periode tahun 2011 sampai 2017 adalah
sebagai berikut:
No. Jenis Pembangunan Sumber Dana Tahun
4. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Dalam pelaksanaan setiap kegiatan desa dari jajaran pemerintah
Desa Manusak melaksanaan ketentuan yang ada serta melaksanakan
tugas pook dan fungsi masing masing dengan ketentuan yang ada
baik dari jajaran aparatur pemerintah desa, BPD, Ketua RW, dan Ketua
RT, PKK dan LINMAS serta didukung oleh segenap tokoh agama dan
tokoh masyarakat.

5. Alokasi dan Realisasi Anggaran


Semua pelaksanaan proyek proyek fisik maupun non fisik, dana
yang dianggarkan baik dari kabupaten maupun propinsi didata secara
detail dan benar. APB Desa menganggarkan kegiatan fisik dan nn fisik
yang skala kecil dan tertuang dalam RPJMDes. Realisasi pelaksanaan
program pemerintah desa tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah
kabupaten selaku pembina dan pembimbing dalam pelayanan pada
masyarakat.

6. Permasalahan dan Penyesaian


Bagi pemerintah Desa Manusak, terhadap semua masalah yang
terjadi dan timbul merupakan suatu pembelajaran untuk menuju suatu
kemajuan kedewasaan. Pada prinsipnya, tidak ada suatu masalah yang
tidak bisa dicarikan penyelesaian atau jalan keluarnya.
BAB IV
TUGAS PEMBANTUAN

A. Tugas Pembantuan yang Diterima


Pelaksanaan pogram pemerintah baik pusat maupun daerah
dikoordinasikan dengan pemerintah desa, karena salah satu fungsi
pemerintah desa adalah pelayanan dan perlindungan terhadap warga
masyarakat.
1. Dasar Hukum
Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa
Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diganti
dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
pemerintah daerah
Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan
keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah
Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2005 tentang pedoman
pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan dan pemerintah
daerah

2. Instansi Pemberi Tugas Pembantuan


Penyelenggara Pemerintah Desa merupakan perpenjangan tangan
sekaligus pembinaan dari kecamatan dan pemerintah kabupaten, sesuai
dengan kedudukannya, pemerintah desa merupakan pelaksana
penyelenggara pemerintahan. Dalam melaksanakan kegiatannya, tugas
tugas pembantuan dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsinya.
Penyelenggara pemerintah desa dilaksanakan sesuai kewenangannya,
karena desa merupakan bagian dari pemerintah kabupaten yang
melaksanakan penyelenggaraan tugas umum, diantaranya pelaksanaan
pembangunan, pemberdayaan masyarakat, penyelanggara ketentraman
dan ketertiban umum, pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas
pelayanan umum dan pelaksanaan tugas pembantuan yang diberikan
oleh instansi terkait.

3. Pelaksana Kegiatan
Dengan memperhatikan dampak yang timbul sebagai akibat dari
pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, apabila dampak yang
ditimbulakn bersifat lokal maka urusan pemerintahan tersebut menjadi
kewenangan pemerintah daerah kabupaten, karena pemerintah desa
melaksanakan kegiatannya mengacu pada peraturan perundangan
kabupaten, sedangkan dalma desa, pelaksanaannya mengacu pada
peraturan desa.

4. Realisasi Pelaksanaan Program Kegiatan


Dalam melaksanakan suatu peratura, permasalahan pasti timbul.
Dampak yang timbul dalam pelaksanaan peraturan desa biasanya
selama ini tidak pernah menjadi suatu permasalahan dalam
masyarakat, dalam pelaksanaannya program dan kegiatan desa,
kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan dalam melaksanakan semua
kegiatan.

5. Sumber dan Jumlah Anggaran yang Digunakan


Dalam rangka pemerataan pembangunan desa menuju kemandirian
serta meningkakan kesejahteraan mesyarakat desa perlu adanya
partisipasi dari seluruh lapisan warga masyarakat guna mendukung
pelaksanaan pembangunan desa dan kegiatan lainnya perlu dana
sebagai penyangga utama pelaksanaan pembangunan dan
pemberdayaan masyarakat desa, namun semua pelaksanaan kegiatan
pemerintah desa sumber pendanaannya ditopang oleh pemerintah
kabupaten serta sumber pemndapatan desa yang sah lainnya.

B. Tugas Pembantuan Yang Diberikan


Dalam kontes penyelenggara pemerintahan desa segala pekerjaan
yang telah tertuang dalam APBDEsa maupun RPJMDEs dalam
pelaksanaannya banyak membutuhkan bantuan informasi dai instansi
terkait karna dalam pelaksanaannya seringkali informasi tersebut
dibutuhkan karena menyangkut bidang pelayanan masyarakat, bahkan
dana dana yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan anggaran dan
yang lainnya.
1. Dasar Hukum
Undang Undang Noor 32 Tahun 2004 tantang
Pemerintahan Daerah;
Undang - Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang
perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan
pemerintah daerah;
Peraturan pemerintah nomor 79 Tahun 2005 Tentang
pedoman pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan dan
pemerintahan daerah

2. Urusan Pemerintahan Yang Ditugas Pembantuan


Pelaksanaan anggaran desa menjadi dasara untuk melaksanakan
pendapatan dan belanja paa tahun yang bersangkutan dalam
perencanaan mengandung arti bahwa anggaran desa menjadi pedoman
bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang
bersangkutan, dalam pelaksanaannya, pengawasn diartikan bahwa
anggaran desa menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan
penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai dengan ketentuan yang
telah ditetapkan. Guna mengantisipasi semua pelaksanaan perencanaan
yang tidak berhasil, maka pemerintah Desa Manusak mengadakan
koordinasi dengan instansi pemerintah daerah kabupaten yang
berkepentingan untuk mendukung kegiatan desa tersebut.

3. Sumber dan Jumlah Anggaran


Keuangan desa dikelolah secara tertib, taat pada peraturan
perundang undangan, efisien, ekonomis, efektik, transparan, dan
akuntabel dengan memperhatika asas keadilan, kepatutan dan manfaat
bagi masyarakat Desa Manusak yang kemudian dilaksanakan melalui
sistem yang terintegrasi dan diwujudkan dalam APBDesa yang setiap
tahun ditetapkan dengan peraturan desa. Kepala desa selaku kepala
pemerintah di Desa Manusak adalah pemegang kekuasaan pengelolaan
keuangan desa dan mewakili pemerintah desa dalam kepemilikan
kekayaan desa. Selam pemerintah Desa Manusak periode tahun 2011
sampai 2017, sumber dan pendapatan desa dalam anggaran
perhitungan tercatar sebesar ....................................................................
yang bersumber dari ADD, APBD I, dan APBD II, PAD, dan dana
desa.
BAB V
URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA

A. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana


1. Bencana yang terjadi dan penanggulangannya
Untuk penanggulangan bencana alam yang terjadi, pemerintah desa
berkoordinasi dengan instansi terkait dan sebelumnya mengambil
tindakan penanganan pertama yang bersifat sementara bersama warga
masyarakat sesuai kemampuan yang ada.

2. Status Bencana
Penanganan bencana dengan melihat status bencana serta bahaya dan
penaggulangannya dalam keadaan demikian, koordinasi dengan instasi
terkait sangat diperlkan.

3. Sumber dan Jumlah Anggaran


Dalam penanggulangan bencana alam, tentu memerlukan biaya. Di
Desa Manusak, untuk anggaran bencana alam, belum dianggarkan
dalam APBDes namun apabila terjadi bencana alam maka pemerintah
desa mencarikan solusi gun mendapatkan dan darurat, bantuan
swadaya masyarakat ditampung dan didistribusikan melalui posko
desa.

4. Antisipasi Desa
Dalam mengantisipasi segala bentuk bencana alam, pemerintah Desa
Manusak serta lembaga lembaga desa bersama sering mengadakan
sosialisasi pencegahan akan pentingnya antisipasi penaggulangan
bencana di lingkungan RT masing masing.

5. Satuan Pelaksaan Kegiatan Desa


Pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana alam, petugas yang
melaksanakan kegiatan tersebut terdiri dari unsur aparatur pemerintah
desa, lembaga lembaga desa dan segenap lapisan masyarakat Desa
Manusak seluruhnya.

6. Kelembagaan Yang Dibentuk


Kepanitian penanggulangan bencana di Desa Manusak dlam
kaitannya dengan tugas penanganan bencana alam ditangani secara
langsung oleh pemerintah Desa Manusak dengan melibatkan ketua
ketua, lembaga kemasyarakatan dan unsur pendukung lainnya.

B. Penyelenggara Ketentraman dan Ketertiban Umum


1. Gangguan yang terjadi
Dalam melaksanakan ketertiban umum di Desa Manusak, telah
diadakan kegiatan kewaspadaan dini disetiap wilayah dusun, dan
lingkungan RT masing masing dan untuk lingkungan di kantor
kepala desa, dikontrol oleh BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS
yang terintegrasi dengan kantor polisi sektor Kupang Timur dan
Koramil Camplong dan Anggota LINMAS Desa.

2. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa


Dalam melaksanakan ketertiban umum, pemerintah Desa Manusak
dibantu oleh BHABIKAMTIBMAS Kepolisisan Sektor Kupang Timur
dan BABINSA Koramil 1604 05 Camplong yang bertugas
menyeleaikan permasalahan dan ketertiban umum bik perselisihan
warga maupun kejadian lainnya dengan forum kemitraan polisi
masyarakat (FKPM) Harapan Baru Desa Manusak.

3. Penanggulangan dan Kendalanya


Penanggulangan ketertiban umum jarang mendapatkan hambatan,
keadaan umumnya kondusif dan apabila ada gejolak gejolak kecil di
lapangan cepat diatasi dengan cara kekeluargaan.

4. Keikutsertaan Aparat Keamanan Dalam Penaggulangan


Dalam menyelenggarakan dan penaggulangan ketertiban umum,
pihak pemerintah Desa Manusak selalu berkoordinasi dengan
BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS.

5. Sumber dan Jumlah Anggaran


Pelaksanaan penyelenggaraan ketertiban umum dalam APBDesa
sampai saat ini belum dianggarkan, mengingat sumber dan besarnya
anggaran yang masih belum mampu untuk mendanai kegiatan tersebut.
BAB VI
PENUTUP

Demikianlah laporan pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LPJ


AMJ) Pemerintah Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang
dibuat dengan sebenar benarnya dan sangat sederhana, sehingga jauh dari
kesempurnaan, untuk itu kami mohon saran dan kritik yang bersifat membangun
guna menuju arah perbaikan.

Manusak, , , 2016
Kepala Desa Manusak

ArthurXimenes