Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Satuan Pendidikan : SMP N 41 Semarang


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )
Kelas / Semester : VII / gasal
Topik : Perubahan Benda Benda Di Sekitar Kita
Sub Topik : Sistem Organisasi Kehidupan
Perubahan Fisika
Perubahan Kimia
Pemisahan Campuran: Filtrasi, Sentrifugasi, dan
Kromatografi
Pemisahan Campuran : Destilasi, dan Sublimasi
Alokasi Waktu :3 40 menit ( 3 kali tatap muka )

A. Kompetensi Inti
K1 : Menghargai dan mengahyati ajaran agam yang dianutnya.

K2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur,disiplin,tanggung jawab,peduli


(toleransi,gotong royong ),santun,percaya diri,dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.

K3 : Memahami pengetahuan ( faktual,konseptual, dan prosedural ) berasaran rasa


ingin tahnya tentang ilmu pengetahuan,teknologi,seni,budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.

K4 : Mencoba,mengolah dan menyajikan dalam ranah konkret


(menggunakan,mengurai,memodifikasi, dan membuat ) dan ranah abstrak
(menulis,membaca,menghitung, menggambar, dan mengarang ) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudt
pandang/teori.

B. Kompetensi dasar dan indikator

Kompetensi Kompetensi dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


inti
K1 1.1 Mengagumi keteraturan dan 1.1.1 Mengenal dan memahami
kompleksitas ciptaan Tuhan berbagai macam jenis-jenis
tentang aspek fisik dan makhluk hidup yang beraneka
kimiawi, kehidupan dalam ragam sebagai suatu
ekosistem, dan peranan bentukpengamalan ajaran
manusia dalam lingkungan agama terhadap keteraturan
serta mewujudkannya dalam dan kompleksitas ciptaan
pengamalan ajaran agama yang Tuhan.
dianutnya.
K2 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah 2.1.1 Memiliki rasa ingin tahu
(memiliki rasa ingin tahu; terhadap perubaha pada
objektif; jujur; teliti; cermat; benda-benda yang terdapat
tekun; hati-hati, bertanggung pada lingkungan sekitar.
jawab; terbuka; kritis; kreatif; 2.1.2 Memiliki rasa ingin tahu
inovatif dan peduli lingkungan) terhadap perubahan benda-
dalam aktivitas sehari-hari benda apa saja yang terjadi
sebagai wujud implementasi dilingkungan sekitar.
sikap dalam melakukan 2.1.3 Memiliki rasa ingin tahu
pengamatan, percobaan, dan terhadap pengamatan yang
berdiskusi. dilakukan pada lingkungan
sekitar yang berkaitan dengan
perubahan benda-benda yang
terjadi,baik itu perubahan
kimia maupun fisika, maupun
campuran.
2.2 Menghargai kerja individu dan 2.2.1 Memiliki rasa cermat,
kelompok dalam aktivitas bertanggung jawab terbuka,
sehari-hari sebagai wujud dan peduli terhadap
implementasi melaksanakan lingkungan dalam
percobaan dan melaporkan melaksanakan pengamatan
hasil percobaan. dan percobaan serta
melaporkan hasil percobaan
dan pengamatan.
2.2.2 Menunjukkan sikap
ketekunan dan bertanggung
jawab serta peduli terhadap
lingkungan dalam belajar dan
bekerja baik secara individu
maupun berkelompok.
2.2.3 Saling menghargai kerja
individu dan kelompok dalam
melaksanakan setiap
percobaan dan juga dalam
melaporkan setiap hasil
percobaan.
2.3 Menunjukkan perilaku 2.3.1 Menunjukkan perilaku
bijaksana dan bertanggung bijaksana dan bertanggung
jawab dalam aktivitas sehari- jawab dalam aktivitas sehari-
hari sebagai wujud hari sebagai wujud
implementasi sikap dalam implementasi sikap dalam
memilih penggunaan alat dan memilih penggunaan alat dan
bahan untuk menjaga bahan untuk menjaga
kesehatan diri dan lingkungan. kesehatan diri dan
lingkungan.
2.3.2 Menunjukkan prilaku yang
jujur dan kehati-hatian dalam
memilih serta menjaga alat
dan bahan untuk melakukan
percobaan atau pengamatan
2.3.3 Menunjukkan prilaku yang
kreatif, inofatif dan peduli
terhadap lingkungan sebagai
bentuk implementasi dalam
memilih alat dan bahan yang
digunakan

K3 3.1 Mendeskripsikan secara 3.1.1 Mengidentifikasi perubahan


menyeluruh proses perubahan benda-benda di sekitar yang
benda-benda disekitar. terjadi.
3.1.2 Mendeskripsikan konsep
perubahan pada benda yang
terjadi melalui perubahan
kimia.
3.1.3 Mendeskripsikan konsep
perubahan pada benda yang
terjadi melalui perubahan
fisika.
3.1.4 Memahami konsep
pemisahan campuran
sederhana yang di jumpai
pada lingkungan sekitar.
3.1.5 Mengidentifikasi secara
menyeluruh tentang
konsep,struktur dan fungsi
organ dan sistem organ dalam
kehidupan yang terorganisasi
dalam lingkungan sekitar.
3.2 Memahami karakteristik 3.2.1 Memiliki rasa ingin tahu
zat,serta perubahan fisik dan tentang perubahan yang
kimia pada zat yang dapat terjadi pada suatu zat
dimanfaatkan untuk kehidupan disekitar lewat perubahan
sehari-hari. fisika.
3.2.2 Memiiki rasa ingin tahu
tentang perubahan yang
terjadi pada suatu zat di
sekitar lewat perubahan
kimia.
3.2.3 Memahami konsep campuran
suatu zat yang sederhana pada
lingkungan sekitar dan
memanfaatkannya.

K4 4.1 Melakukan pemisahan 4.1.1 Menjelaskan pengamatanya


campuran berdasarkan sifat terhadap pemisahan
fisika dan kimia campuran berdasarkan sifat
fisika dan kimia.
4.1.2 Menjelaskan hasil
pengamatan menggunakan
alat pemisahan campuran
yang sederhana.
4.2 Melakukan penyelidikan untuk 4.2.1 Menjelaskan hasil
menemukan sifat larutan yang pengamatan terhadap sifat
ada dilingkungan sekitar suatu larutan dengan
menggunakan indikator buatan menggunakan indikator
maupun alami. buatan maupun indikator
alami.

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
- Peserta didik dapat melakukan percobaan tentang perubahaan fisika
maupun perubahan kimia..
- Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, mengidentifikasi, dan
mengkominikasikan hasil observasi tentang perubahan fisika maupun
perubahan kimia.
- Peserta didik dapat menjelaskan pengertian perubahan fisika dan
perubahan kimia dan menyebutkan beberapa contoh dalam kehidupan
sehari-hari.
Pertemuan Kedua
- Peserta didik dapat menjelaskan metode pemisahan campuran dengan
cara kromatografi kertas distilasi.
- Peserta didik dapat menjelaskan metode pemisahan campuran dengan
cara sublimasi.
- Peserta didik dapat melakukan percobaan pemisahan campuran dengan
metode distilasi.
-Peserta didik dapat melakukan percobaan pemisahan campuran dengan
cara sublimasi.
Pertemuan ketiga
- Peserta didik dapat melakukan pemisahan campuran dengan cara
distilasi.
- Peserta didik dapat melakukan pemisahan campuran dengan cara
sublimasi.
- Peserta didik dapat melakukan pemisahan campuran dengan cara
ekstraksi.

D. Materi pembelajaran
Benda-benda yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, seringkali
mengalami perubahan. Perubahan tersebut ada yang bersifat langsung dapat diamati,
namun ada juga yang memerlukan waktu lama untuk diamati. Perubahan benda-benda
tersebut dikenal dengan perubahan materi. Contoh perubahan materi yang
berlangsung cepat adalah pembakaran kertas,sedangkan yang memerlukan waktu
lama adalah proses berkaratnya besi.

A B

Gambar 5.1
Perubahan materi dapat berlangsung cepat dan dapat juga dalam waktu yang
lama.
(a) Pembakaran kertas berubah dengan cepat,
(b) besi berkarat berlangsung dalam waktu yang reatif lama.

Perubahan materi dapat terjadi dengan dua cara, yaitu perubahan fisika dan perubahan
kimia.
Perubahan materi ada yang tidak menghasilkan zat baru, ada pula yang
menghasilkan zat baru. Perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat
baru disebut dengan perubahan fisika.
Contoh perubahan fisika lainnya antara lain, menguap, mengembun,
mencair,membeku, serta perubahan bentuk.
Coba kita perhatikan ! apabila kayu dibakar, apakah kayu sebelum dan setelah dibakar
akan menghasilkan zat yang sama? Kayu sebelum dibakar mengandung serat selulosa
tetapi setelah dibakar berubah menjadi aran atau karbon. Dengan demikian dari proses
pembakaran kayu diperoleh zat baru yang memiliki sifat berbeda dengan zat
sebelumnya. Proses pembakaran kayu yang mengakibatkan terbentuknya zat baru
merupakan salah satu contoh perubahan kimia.
Dengan demikian kita dapat mendefenisikan bahwa perubahan kimia adalah
perubahan zat yang dapat menghasilkan zat baru dengan sifat kimia yang berbeda
asalnya. Zat baru yang terbentuk dalam perubahan kimia disebabkan adanya
perubahan komposisi materi. Perubahan tersebut dapat berupa penggabungan
sejumlah zat atau peruraian zat. Berlangsungnya perubahan kimia dapat diketahui
dengan ciri-ciri sebagai berikut.
1. Terbentuknya gas
2. Terbentuknya endapan
3. Terjadinya perubahan warna
4. Terjadinya perubahan suhu
Ciri- Ciri perubahan kimia

Kembang api mengandung magnesium dan zat lainnya,


ketika dibakar akan menghasilkan energi panas, cahaya,
dan bunyi.

1. Pembentukan gas
Reaksi kimia bersifat unik, pada beberapa reaksi kimia tertentu dapat membentuk
gas, contohnya reaksi kimia yang membentuk gas ialah reaksi logam magnesium (
Mg ) dengan asam klorida (HCL). Reaksi tersebut dapat ditulis sebagai berikut :

Magnesium + asam klorida magnesium klorida + asam klorida


Mg(a) + 2HCL(ag) MgCl2 + H2(g)

Gas yang terbentuk dapat dilihat oleh peserta didik dalam wujud gelembung-
gelembung kecil. Gas tersebut adalah gas hidrogen, contoh reaksi pembentukan
gas yang lain adalah reaksi elektrolisis air (H2O) menjadi gas hidrogen (H2) dan
oksigen (O2).
2. Pembentukan endapan
Pada beberapa reaksi kimia tertentu dapat menghasilkan endapan. Mengapa pada
reaksi kimia dapat menghasilkan endapan ? reaksi pengendapan adalah reaksi
yang menghasilkan suatu senyawa yang berbentuk padatan. Padatan tersebut tidak
larut ( tidak tercampur secara homogen ) dengan cairan di sekitarnya, sehingga
disebut sebagai endapan.
Salah satu contoh reaksi yang membentuk endapan adalah barium klorida (BaCl 2)
dengan natrium sulfat ( Na2SO4). Reaksi tersebut berlangsung sebagai berikut :

Barium klorida + Natrium sulfat Barium sulfat + Natrium sulfat


(endapan putih )
BaCl2(ag) + Na2SO4(ag) BaSO4(a) + 2NaCl(ag)

3. Perubahan warna
Mengapa suatu reaksi kimia dapat menghasilkan perubahan warna yang berbeda?
Ketika suatu reaksi kimia berlangsung, maka akan terjadi perubahan komposisi
dan terbentuk zat baru, yang mungkin memiliki warna yang berbeda.
Contoh reaksi kimia yang memberikan warna yang berbeda? Ketika suatu reaksi
berlangsung, maka akan terjadi perubahan komposisi dan terbentuk zat baru, yang
mungkin memiliki warna berbeda.
Contoh reaksi kimia yang memberikan warna yang khas adalah reaksi antara
tembaga sulfat (CuSO4) dengan air (H2O). Warna tembaga sulfat adalah putih,
apabila ditambhkan air maka warnanya akan berubah menjadi biru tersebut adalah
warna senyawa baru yang terbentuk, yaitu CuSO4, 5H2O.
4. Perubahan suhu
Reaksi kimia disertai perubahan energi, salah satu bentuk energi yang sering
terjadi menyerta reaksi kimia adalah energi panas. Dengan demikian, terjadinya
perubahan kimia akan ditandai dengan perubahan energi panas, atau aliran kalor
dari atau kelingkungan. Akibatnya suhu hasil reaksi dapat menjadi lebih tinggi dan
dapat menjadi lebih rendah dari pada suhu pereaksinya.

Perbedaan perubahan fisika dengan perubahan kimia ditubjukkan pada tabel


dibawah ini.

Tabel perubahan energi fisika dan energi kimia

No. Perubahan fisika Perubahan kimia


1. Tidak terbentuk zat baru Terbentuk zat baru
2. Komposisi materi tidak berubah Komposisi materi sebelum dan sesudah
reaksi mengalami perubahan
3. Tidak terjadi perubahan warna, Ditandai dengan terbentuknya gas,
bau, rasa, dan tidak berbentuk endapan, perubahan suhu, perubahan
endapan warna dan perubahan rasa.

Metode pemisahan campuran banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari


seperti untuk penjernihan air, pemisahan garam, analisis logam berat, dan
sebagainya. Beberapa metode pemisahan campuran yang sering digunakan antara
lain penyaringan (filtrasi),sentrifugasi,sublimasi,kromatografi, dan distilasi.
1. Filtrasi (penyaringan)
Salh satu metode pemisahan campuran yang paling sederhana adalah dengan
cara filtrasi (penyaringan).
Penyaringan dilakukan untuk memisahkan zat dari suatu campuran, prinsip
kerja penyaringan didasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat-zat yang
tercampur.
2. Sentrifugasi
Metode jenis ini sering dilakukan sebagai pengganti filtrasi jika partikel
padatan sangat halus dan jumlah campurannya lebih sedikt. Metode
sentrifugasi digunakan secara luas untuk memisahkan sel-sel darah merah dan
sel-sel darah putih dari plasma.
Sentrifugasi adalah metode pemisahan yang digunakan untuk memisahkan
padatan sangatlah dengan jumlah campuran sedikit.
3. Kromatografi
Metode pemisahan dengan cara kromatografi digunakan secra luas dalam
berbagai kegiatan, diantaranya untuk memisahkan berbagai zat warna dan tes
urine untuk seseorang yang dicuriagai menggunakan doping.
Kromotografi merupakan metode pemisahan campuran yang didasarkan pada
perbedaan kecepatan merambat antar partikel-partikel yang tercampur dalam
suatu medium diam ketika dialiri suatu medium gerak.

Pemisahan campuran dengan metode distilasi dan sublimasi


1. Destilasi (penyulingan)
Pemisahan campuran dengan cara destilasi banyak digunakan dalam
kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan industri. Pemisahan
campuran dengan cara penyulingan digunakan untuk memisahkan suatu
zat cair dari campurannya. Prinsip kerja didasarkan pada perbedaan titik
didih dari zat cair yang tercampur sehingga saat menguap masing-masing
akan terpisah.
2. Sublimasi
Prinsip kerja metode pemisahan campuran dengan cara sublimasi adalah
didasarkan pada campuran zat yang memiliki suatu zat yang dapat
menyublim (perubahan wujud padat ke wujud gas), sedangkan zat yang
lainnya tidak dapat menyublim. Contohnya, campuran iodin dengan garam
dapat dipisahkan dengan cara sublimasi.

E. Pendekatan/strategi/metode pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Experimen
3. Model : Discovery Learning

F. Media, alat, dan sumber pembelajaran


1. Alat : Gunting, pembakar spirtus,gelas, dan sendok logam, Gelas kimia, gelas
biasa, corong, kertas saring, penggaris, labu erlenmayer, peralatan percobaan
distilasi dan sublimasi.
2. Bahan : kertas, korek api, gula, dan air, kertas saring, kerikil, alkohol, iodium, dan
garam.
3. Media : film tentang beberapa contoh perubahan fisika dan kimia.

G. Kegiatan pembelajaran
Kegiatan Langkah-langkah Waktu

Pendahuluan Motivasi 5 menit


Guru membawa segelas air, kemudian bertanya pada
siswa :
Apa yang akan terjadi jika gula ini saya masukan ke
dalam gelas berisi air ?Mengapa demikian ?apakah gula
berubah ?

Prasarat Pengetahuan :
Apa yang dimaksud perubahan wujud ?

Tujuan pembelajaran:
Kegiatan Langkah-langkah Waktu

Guru menuliskan topik pembelajaran Perubahan Fisika


dan Kimia dan menyampaikan tujuan pembelajaran serta
manfaat mempelajari perubahan fisika

Kegiatan Inti Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan 5 menit
yaitu melakukan percobaan Perubahan fisika dan kimia secara
kelompok, dilanjutkan diskusi
5 menit
Mengamati
Mengamati berbagai perubahan fisika dalam kehidupan
sehari-hari, misalnya es menjadi air, air dipanaskan,
kertas di bakar, besi karatan. 5 menit
Menanya
Jenis Perubahan apakah yang terjadi pada es menjadi air,
air dipanaskan, kertas di bakar, besi karatan. 30 menit
Mengumpulkan informasi
Melakukan percobaan perubahan fisika
Siswa melakukan percobaan dan mencatat data
pengamatan di lembar yang tersedia pada LKS
Melakukan percobaan perubahan kimia 10 menit
Siswa melakukan percobaan dan mencatat data
pengamatan di lembar yang tersedia pada LKS 10 menit

Mengasosiasi
Mengolah dan menganalisis data dari setiap percobaan
untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pada LKS

Mengkomunikasikan
Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi
mereka di depan kelas
Peserta didik mendapat balikan dari guru dan teman tentang
performa presentasi mereka.

Penutup Simpulan 10 menit


Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan
pembelajaran

Evaluasi
Guru memberikan soal kepada peserta didik untuk
mengecek pemahaman peserta didik terhadap materi yang
telah dipelajari

Penugasan/ rencana tindak lanjut


Kegiatan Langkah-langkah Waktu

Mempelajari campuran untuk pertemuan berikutnya

H. Penilaian
1. Jenis dan Bentuk Instrumen
Jenis Bentuk Instrumen
Sik ap Lembar pengamatan sikap
dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja Tes penilaian kinerja
klasifikasi tumbuhan dan
hewan
Tes Tertulis Tes uraian dan pilihan
ganda HOT

2. Instrumen
a. Lembar pengamatan sikap
1. Pengamatan perilaku ilmiah
No. Aspek yang dinilai 3 2 1 keterangan
1. Rasa ingin tahu ( curiosity )
2. Ketelitian dan kehati-hatian dalam
melakukan kegiatan
3. Ketekunan dan tanggung jawab
dalam belajar dan bekerja baik
secara individu maupun
berkelompok
4. Keterampilan berkomunikasi pada
saat belajar

Rubrik Penilaian Perilaku


No. Aspek yang dinilai Rubrik
1. Menunjukkan rasa 3 : menunjukkan rasa ingin tahu yang
ingin tahu besar,antusias,aktif,dalam kegiatan kelompok.
2 : menunjukkan rasa ingin tahu,namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1 : tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk
terlibat
2. Ketelitian dan hati- 3 : mengamati hasil percobaan sesuai prosedur,
hati hati-hati dalam melakukan percobaan
2 : mengamati hasil percobaan sesuai prosedur,
kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
1 : melakukan kegiatan tidak sesuai
prosedur,kurang teliti dalam melakukan
percobaan.
3. Ketekunan dan 3 : tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil
tanggung jawab terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat
dalam belajar dan waktu
bekerja baik secara 2 : berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
individu maupun tugas, namun belum menunjukkan upaya
berkelompok terbaiknya
1 : tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesikan tugas, dan tugasnya tidak
selesai
4. Berkomunikasi 3 : aktif dalam tanya jawab, dalam
mengemukakan gagasan atau ide, menghargai
pendapat siswa lain
2 : aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukakan gagasan atau ide, menghargai
pendapat sisw lain
1 : aktif dalam tanya jawab, tdak ikut
mengemukakan gagasan atau ide, kurang
menghargai pendapat siswa lain

b. Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum


No. Keterampilan yang skor Rubrik
dinilai
1. Cara 3 - Membandingkan jenis-jenis
mengklasifikasikan tumbuhan dan hewan
makhluk hidup berdasarkan
pengelompokkannya
- Menuliskan ciri-ciri dari tiap
tumbuhan dan hewan
- Mengklasifikasikan tumbuhan
dan hewan

2 - Ada dua aspek yang benar

1 - Ada satu aspek yang benar

c. Rubrik penilaian tertulis

1. Sebutkan dan jelaskan 2 perubahan yang terjadi pada benda-benda


disekitar?

2. Sebutkanlah metode pemisahan campuran?

Penyelesaiannya
1. Perubahan fisika adalah perubahan yang terjadi pada suatu zat tanpa
merubah karakteristik kimiawi zat asalnya. Sedangkan pada perubahan
kimia, suatu zat akan mengalami dekomposisi dan pembentukan yang
menghasilkan zat baru yang secara kimiawi berbeda dengan zat
asalnya.
2. Metode pemisahan komponen
Penguapan
Penyaringan
Sentrifugasi

Semarang, 2016

Mengetahui,

Guru Pamong Praktikan

Dra. Angelin Kencana W Sekar Rachmawati

NIP. 19690520 199403 2 008 NIM 4201413039