Anda di halaman 1dari 4

9/17/2017 Asal Usul dan Pengertian Agama Hindu | BookletKu.

com

Beranda Facebook Twitter Google+ Download This Template! Search... GO

BookletKu.com www.onefashion01.com
Info Seputar Dunia "Pendidikan" Terlengkap
GROSIR FASHION ONLINE MURAH DAN TERBESAR DI INDONESIA

HOME PENDIDIKAN KEGURUAN MEDIA PEMBELAJARAN PSIKOLOGI HUKUM SOSIAL LINKS

Home Perbandingan Agama Asal Usul dan Pengertian Agama Hindu


1 Macam-Macam Media Audio Visual

Asal Usul dan Pengertian Agama Hindu 2 Pengertian dan Wujud Kebudayaan
Posted by SiMamad

3 Pengertian, Fungsi dan Tujuan Pusat


Sumber Belajar

4 Fungsi, Kelebihan dan kekurangan Media


Grafis

5 Klasifikasi Media Pembelajaran Menurut


Para Ahli

Pengertian, Kelebihan, Kelemahan Media


6
PowerPoint

7 Jenis-Jenis Media Audio

Tanggung Jawab Profesi Guru


8

Macam-Macam Media Grafis


9
Sobat Bookletku - Agama Hindu ialah agama yang dianuti oleh sebagaian besar penduduk-
penduduk negeri India sekarang. Agama ini timbul dari bekas-bekas keruntuhan ajaran-ajaran Standar Kualifikasi Guru Profesional
Veda dengan mengambil buah fikirannya dari bentuk-bentuk rupa India purbakala dan berbagai-
10
bagai kisah dongeng yang bersifat rohani yang telah tumbuh di semananjung itu sebelum
kedatangan bangsa Arya. Agama Hindu merupakan agama ketiga terbesar didunia setelah About Me
Kristen dengan jumlah umat sebanyak hampir 1 milyar jiwa. Penganut agama ini sebagin besar
Ahmad #
terdapat di anak benua India. Di sini terdapat sekitar 90 % penganut Agama Hindu. Ikuti 7
Dimulai dari zaman perkembangan kebudayaan-kebudayaan besar di Mesopotamia dan Mesir.
Karena rupanya antara tahun 3000 dan 2000 SM di lembah sungai Sindhu (Indus) sudah ada View my complete profile
bangsa-bangsa yang peradabannya menyerupai kebudayaan bangsa Sumeria di daerah sungai
Powered by Blogger.
Eufrat dan Tigris, maka terdapat peradaban yang sama di sepanjang pantai dari laut Tengah
sampai ke Teluk Benggala.
Bukti-bukti arkeologis menunjukkan bahwa di Punjab dan di sebelah utara Karachi, ditemukan
puing-puing kota yang sangat tua yang berasal dari masa 2500-2000 SM, yang memberikan
gambaran tentang suatu masyarakat yang teratur baik.
Penduduk India pada zaman itu terkenal sebagai bangsa Dravida. Mula-mula mereka tinggal
tersebar di seluruh negeri, tetapi lama-kelamaan hanya tinggal di sebelah selatan dan
memerintah negerinya sendiri, karena mereka di sebelah utara hidup sebagai orang taklukan
dan bekerja pada bangsa-bangsa yang merebut negeri itu. Bangsa Dravida adalah bangsa yang
berkulit hitam dan berhidung pipih, berperawakan kecil dan berambut keriting. Antara tahun
2000 dan 1000 SM dari sebelah utara masuk ke India kaum Arya, yang memisahkan diri dari
kaum sebangsanya di Iran yang memasuki India melalui jurang-jurang di pegunungan Hindu
Kush. Bangsa Arya itu serumpun dengan bangsa Jerman, Yunani, Romawi dan bangsa-bangsa
lain di Eropa dan Asia. Mereka tergolong dalam apa yang kita sebut rumpun bangsa Indo
Jerman. Mereka berkulit putih dan berbadan tegap, bentuk hidungngya melengkung sedikit.
Namun peradabannya lebih rendah dari bangsa Dravida. Setelah bangsa pendatang tadi
menetap di dataran sungai Sindhu yang subur, bercampurlah mereka lama-kelamaan dengan
penduudk asli bangsa Dravida.
Semula orang beranggapan bahwa kebudayaan India itu seluruhnya merupakan kebudayaan
yang dibawa oleh bangsa Arya, tetapi setelah penggalian-penggalian di Mohenjo Daro dan
Harappa, berubah pandangan orang. Ternyata kebudayaan bangsa Arya lebih rendah daripada

http://www.bookletku.com/2016/12/asal-usul-agama-hindu.html 1/4
9/17/2017 Asal Usul dan Pengertian Agama Hindu | BookletKu.com
bangsa Dravida. Umpamanya saja, bangsa Arya belum mempunyai patung-patung dewa, bangsa
Dravida sudah. Pengakuan adanya dewa-dewa induk, merupakan sebuah gejala yang khas di
dalam Agama Hindu Pra-Arya
Jadi dapatlah dikonstatasi dengan jelas, bahwa agama Hindu tumbuh dari dua sumber yang
berlainan, tumbuh dari perasaan dan pikiran keagamaan dua bangsa yang berlainan, tetapi
kemudian lebur menjadi satu. Walaupun dalam tulisan-tulisan Hinduistis yang tertua, unsure-
unsur Arya lebih dominan, namun tulisan-tulisan Hinduistis yang kemudian justru unsure pra-
Arya yang lebih menonjol.
untuk melengkapi penjelasan di atas perlu sedikit diceritakan versi lain asal usul agama Hindu
tersebut. dalam pujangga jawa, R. Ng. Ronggowarsito (1802-1873) dalam serat Paramayoga yang
isinya banyak dikutip dari Kitab Jitapsara, Menerangkan bahwa asal usul agama Hindu
merupakan akumulasi dari berbagai cara ritual dan pemujaan para raja maupun rakyat
Hindustan dan sekitarnya di pegunungan Himalaya yang menyembah kepada Sang Hyang
Jagadnata, yang merupakan raja di raja para dewa byang mengaku sebagai Tuhan penguasa
alam. Agar memiliki pedoman yang pasti dalam melakukan peribadatan dan pemujaan kepada
Sang Hyang Jagadnata , maka Raja Dewa tersebut memerintahkan kepada salah seorang dewa
yang ahli dalam menyusun peraturan penyembahan yaitu Sang Hyang Kanekaputra atau Sang
Hyang Bathara Narada (dalam dunia pewayangan sering disebut Dewa Narada) untuk
memberikan wejangan kepada para raja dan pemuka agama dalam awal tahun musim
pemujaan di pegunungan Himalaya. Pada saat itu Sang Hyang Bathara Narada turun dari
Kahyangan Jungglengsalaka yang berada di atas puncak Himalaya menuju ke tempat
persembahan para raja dengan mengajarkan 6 macam cara penyembahan/ agama.
Diceritakan bahwa tepat pada awal tahun 735 Hindu dan hitungan tahun Adam 5119 matahari
serta 5272 bulan, sementara tahun masehi baru menginjak angka 36, beberapa tahun setelah
Nabi Isa as. Wafat di Yerusalem, para raja dan pembesar di wilayah negeri Persia, Hindi, Cina
dan sekitarnya, sedang berkumpul di lereng Gunung Tenguru/ Himalaya. Enam agama Hindu
yang di ajarkan Dewa Narada tersebut Yaitu : agama Sambo, agama Brahma, agama Indra,
agama Wisnu, agama Bayu, agama kal. Setiap raja dan rakyatnya dipersilahkan untuk memilih
salah satu dari enam macam agama tersebut. yang kemudian dari keenam agama yang di
ajarkan Dewa Narada ini semuanya berakumulasi menjadi agama Hindu dan cabang-cabangnya.
Agar keenam agama itu menjadi satu ajaran/agama maka sesuai dengan wejangan Dewa
Narada, masing-masing agama harus memiliki 12 karakteristik, yaitu: pertama, setiap agama
harus ada Pangulune artinya pemuka atau pemimpin agamanya; kedua harus ada tetengere
atau memiliki tanda atau cirinya; ketiga, panembahe atau yang disembahnya; keempat, lakune
atau tata caranya; kelima tapane atau cara pelaksaaan bertapanya; keenam adalah ari-rayane
atau hari rayanya, ketujuh, adalah larangane atau larangannya; kedelapan adalah wewenange
atau yang diperbolehnya; kesembilan, papaline atau suatu yang wajib diperhatikan dan diingat-
ingat; kesepuluh adalah panglayone atau upacara setelah mereka meninggal; kesebelas adalah
palisayane atau upacara setelah mereka meninggal; kedua belas, adalah pamulyane atau supaya
bisa sempurnanya atau mulianya masing-masing orang beragama tersebut.
Kata Hindu berasal dari kata sanskerta Sindhu. Dalam bahasa Persia abad pertengahan. Hindo
merujuk kepada kata Avestan kuno Hendava (sanskerta: saindhava), yang berarti penghuni
sungai sindhu. Penggunaan kata Hindu untuk Sindhu, merujuk kepada orang-orang yang
tinggal dekat dengan sungai Sindhu atau sepanjang sungai tersebut. Daratan di aliran sungai
tersebut kemudian dikenal sebagai Hindostan (Persia modern: Hindustan). Agama bangsa India
(disalah ucapakan sebagai Hindu) kemudian dikenal sebagai agama Hindu oleh bangsa lain,
karena bangsa India tidak memiliki sebuah istilah untuk praktik keagamaan mereka yang
berbeda-beda. Mungkin juga kata Hindu berasal dari istilah yang biasa digunakan di antara
umat Hindu sendiri, dan diserap oleh bahasa Yunani sebagai Indos dan Indikos (bangsa India),
ke dalam bahasa latin sebagai Indianus.
Lalu apa sebenarnya agama Hindu itu? Adjiddan Noor menjelaskan adalah suatu hal yang sangat
sulit, bahkan boleh dikatakan hampir tidak mungkin bagi kita memberikan batasan apa
sebenarnya agama Hindu itu.
Menurut kepercayaan orang Hindu sendiri, agama mereka sudah ada sejak ribuan tahun
sebelum masehi. Sebagian ahli sejarah berpendapat, bahwa agama India kuno tidak terlepas
dari kutipan yang diambil dari agama-agama yang dianut oleh bangsa Babilonia, mesir, dan
Asuria. Pendapat itu mereka hubungkan dengan tempat tinggal atau asal mula orang-orang Aria
pertama yang memasuki India hidup dan berada di sekitar bangsa-bangsa tersebut.
Dr. A. G. Honig menegaskan, Agama Hindu bukanlah merupakan suatu agama, tetapi kumpulan
sejumlah agama-agama yang meliputi segi etika dan kemasyarakatan, dari keseluruhan ini
disebut dengan agama Hindu. Jadi dengan demikian Honig berkesimpulan, agama Hindu adalah
agama orang India dan juga seluruh kebudayaan yang bersangkutan dengan itu.
Menurut Abu Ahmadi dalam bukunya menyebutkan, agama Hindu adalah pencampuran antara

http://www.bookletku.com/2016/12/asal-usul-agama-hindu.html 2/4
9/17/2017 Asal Usul dan Pengertian Agama Hindu | BookletKu.com
kebudayaan kedua bangsa (Aria dan Dravida) kemudian tercipta kebudayaan Hindu dan
peleburan antara kepercayaan kedua bangsa itu kemudian timbul Agama Hindu.
Selanjutnya menurut Ahmad Shalaby dalam bukunya, yang dikutip dari Berry agama Hindu
adalah suatu agama yang berevolusi dan merupakan sekumpulan adat istiadat dan kedudukan
yang timbul hasil dari penyusunan bangsa Arya terhadap kehidupan mereka yang berlaku dari
satu generasi ke generasi sesudah mereka datang berpindah ke India dan menundukkan
penduduk-penduduk aslinya serta membentuk suatu masyarakat sendiri di luar pengaruh
penduduk-penduduk asli itu.

Tweet Like 0 Share

Related Posts:
Sekte-sekte dalam Agama Hindu
Sejarah Perkembangan Agama Hindu

FOLLOW and JOIN to Get Update!

BookletKu.com at 17:18

0 comments:
Post a Comment

Enter your comment...

Comment as: Select profile...

Publish Preview

Links to this post


Create a Link
http://www.bookletku.com/2016/12/asal-usul-agama-hindu.html 3/4
9/17/2017 Asal Usul dan Pengertian Agama Hindu | BookletKu.com
Create a Link

TENTANG BOOKLETKU.COM BOOKLETKU.COM

BOOKLETKU Merupakan salah satu Media untuk Fiqih


berbagi berbagai jenis Informasi kepada seluruh Media Pembelajaran
pemirsa yang ada di Indonesia. Pemikiran Islam
Artikel yang tersedia dalam blog ini merupakan
Pendidikan
kumpulan makalah mata kuliah yang dimiliki selama
Profesi Keguruan
melakukan studi Institut Agama Islam Negeri Palangka
Raya. Sosiologi
Teknologi Pembelajaran

Copyright 2016 BookletKu.com. All Rights Reserved. Johny Wuss Template by CB Blogger - Original Theme by Creating Website
Blogging Tools: - Feedburner - Alexa

http://www.bookletku.com/2016/12/asal-usul-agama-hindu.html 4/4