Anda di halaman 1dari 4

Student Project (Gelombang Berdiri)

Melany Putri Razita (140310130029 )


Program Studi Fisika, FMIPA Universitas Padjadjaran
16 Oktober 2015
Dosen Pembimbing : Dr. Annisa Aprilia M.Si

Abstrak

Dalam ranah fisika tentunya kita tidak bisa terlepas dalam teori tentang
gelombang. Gelombang Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak
sinusoide. Gelombang berdiri merupakan termasuk ke dalam gelombang mekanik,
dimana penjalaran gelombangnya memerlukan medium elastis dalam
perambatannya salah satu contohnya yaitu gelombang bunyi, gelombang tali,
gelombang pada permukaan air. Pada praktikum ini kita menggunakan medium
tali dimana kita memvariasikan panjang tali dan frekuensi yang digunakan
sehingga nanti kita dapat mengetahui perbandingan besar amplitudo.

Kata kunci : Gelombang Statisioner, gelombang ujung terikat, gelombang


ujung bebas, gelombang mekanik, amplitudo,

I. Pendahuluan gelombang dibedakan menjadi


Gelombang adalah getaran dua yaitu gelombang mekanik
yang merambat dengan membawa dan gelombang elektromagnetik.
energi. Ada berbagai cara untuk
B. Gelombang Mekanik
mengetahui perambatan gelombang
Gelombag didalam medium yang
salah satu caranya yaitu dengan
dapat mengalami deformasi atau
melihat penjalaran gelombangnya.
medium elastik. Gelombang ini
Tali merupakan salah satu media
berasal dari pergeseran suatu
yang dapat kita amati penjalarannya
bagian medium elastik dari
secara langsung dengan
kedudukan normalnya dan
menggunakan vibrasi generator. Oleh
ditransmisikan dari satu lapis
karena itu dalam student project ini
kelapis yang lainnya. Contohnya
kita perlu memahami benar tentang
gelombang bunyi, tali dan
vibrasi dengan penjalaran
gelombang air. Ada bermacam-
gelombang.
macam gelombang mekanis
II. Teori dasar
yaitu:
A. Gelombang
Gelombang adalah getaran yang Gelombang transversal
merambat dengan membawa Terjadi bila gerak partikel
energi. Berdasarkan sifatnya yang mengangkut gelombang
tegak lurus terhadap arah nantinya kita bisa mendapatkan
penjalaran gelombang. nilai amplitudo, kecepatan
Misalnya gelombang tali. gelombang, dan juga panjang
gelombang.
Gelombang longitudinal
Terjadi bila gerak partikel IV. Data dan Analisa
yang mengangkut gelombang Dengan menggunakan tali
sejajar terhadap arah 77cm
penjalaran gelombang.
Misalnya gelombang pada
pegas

C. Gelombang stationer
Gelombang stationer disebut
juga gelombang berdiri.
Gelombang stationer
terbentuk akibat gerak
medium yang berlawanan
arah dengan gelombang atau
akibat pertemuan dua buah
gelombang yang arahnya Dengan menggunakan tali
berlawanan.. 50cm

III. Percobaan
Alat dan bahan yang kita
gunakan adalah Vibration
Generator ( sumber getaran), tali
(sebagai medium perambatan
gelombang), Statif ( sebagai
pengikat tali), kabel
(penghubung antara vibrator
generator), mistar (mengukur
amplitudo) Praktikum kali ini Analisa :
kita melakukan dua percobaan Pada praktikum student
yaitu dengan memvariasikan tali project ini kita mendapatkan
dengan panjang 77cm dan 50 gelombang mekanik yaitu
cm. Dengan menggunakan tali gelombang berdiri. Dimana pada
tersebut kita memvariasikan praktikum ini kita menggunakan
frekuensi dengan menggunakan vibration generator sebagai sumber
vibration generator. Sehingga frekuensi dengan medium tali
dengan salah satu ujung tali kita mahir dalam penggunaan alat
ikatkan pada sebuah statif. Dari sehingga saat frekuensi dinaikkan
percobaan kita menggunakan maka nilai N pun akan naik dan
dengan panjang yang berbeda yaitu mengalikan frekuensi f0.
dengan menggunakan panjang
77cm dan 50cm. Kemudian kita Kesimpulan
memvariasikan frekuensinya Merancang bangun alat
sebesar 15,20,25 pada percobaan praktium sederhana dengan
pertama dan menggunanakan menggunakan vibrator
tegangan 5 volt. Sedangkan untuk generator yang dihubungkan
percobaan kedua kita menggunakan dengan sebuah tali yang salah
frekuensi 15,30,60,20,40,80, 25,50, satu ujung tali di ikatkan pada
100. sebuah statif.
Apabila kita bandingkan Mempersiapkan praktikum
kedua data percobaan ternyata jarak untuk melanjutkan praktikum
tali mempengaruhi nilai lamda yang dengan merangkai alat untuk
dihasilkan. Pada tabel 1 nilai f0 =15 mendapatkan data yang
menghasilkan lamda 0,6 nantinya akan diolah untuk
sedangkang pada tabel 2 nilai f0=15 data gelombang berdiri
menghasilkan lamda 0,5. Begitu Membuktikan beberapa
pula dengan amplitudo yang konsep fisika yaitu
dihasilkan semakin pendek jarak gelombang stationer, semakn
antar tali maka amplitudo yang panjang tali yang digunakan
dihasilkan pun akan semakin besar maka amplitudo yang
sedangkan untuk semakin panjang dihasilkan akan semakin
tali maka amplitudonya akan kecil, dan semakin panjang
semakin kecil. Terlihat pada tabel 1 tali maka kecepatannya
amplitudo yang dihasilkan adalah perambatannya akan semakin
1,1; 0,9; 0,8 dengan rata-rata besar.
amplitudo 0,933 sedangkan pada
tabel 2 besar amplitud nya 3,5; 3,5; Daftar Pustaka
3,4 dengan rata-rata amplitudo Griffith, David. 1999.
3,466. Elektronika. Erlangga.
Pada percobaan 2 kita Jakarta.
menggunakan frekuensi (f) yang Young, & Freedman. 2003.
merupakan hasil perkalian antara f0 Fisika Universitas.
dengan nilai N sehingga frekuensi Erlangga. Jakarta
yang digunakan adalah 15, 30, 60,
20,40, 80, 25, 50, 100. Hal ini
terjadi dikarenakan praktian kurang
Dewi. Gelombang stationer
http://dewi-s-
fstQq.web.unair.ac.id/artikel_
detail_38161.html. Diakses
pada hari kamis 15 oktober
2015 pukul 20.00 WIB.
Standing wave Demo
dikutif dari
www.youtube.com.video
Diakses pada 14 oktober
2015 pukul 16.43 WIB
Standing wave explenation
dikutif dari
www.youtube.com.video
Diakses pada 14 oktober
2015 pukul 17.25 WIB