Anda di halaman 1dari 2

TUGAS I FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI

Nama : Azhar Ritonga

NPM : 210110150228

Kelas : A Ilmu Komunikasi

Apa makna hidup Anda?

Saya memaknai hidup sebagai sebuah tantangan. Sejak kecil, saya sudah terbiasa dengan kompetisi dan
merasakan atmosfer persaingan. Tak tahu mengapa, saya sangat senang mendengar kata lomba,
pertandingan, dan sejenisnya. Bagi saya hidup sebagai tantangan menjadi tempat seseorang untuk
menunjukkan eksistensinya. Inilah ajang seseorang untuk mengaktualisasi dirinya sendiri.

Adanya tantangan ini, memaksa saya untuk biasa berjuang dan memberanikan diri. Begitu juga dengan
hidup, harus berani mengambil resiko atas apa yang diperbuat. Melalui tantangan ini juga saya berlatih
ikhlas dan sabar dalam menerima hasil yang telah diperjuangkan. Siapa yang lebih siap, tentu akan dapat
imbalan yang lebih. Bagi saya tidak apa-apa hidup bersusah-susah dahulu kalau memang sesudahnya
dapat merasakan kesenangan. Veryly, with every difficulty, there is relief.

Mungkin inilah jawaban atas pertanyaan mengapa saya menjadi orang yang ambisius, kompetitif, dan fair
terhadap apapun.

Apa tujuan hidup Anda?

Ada tantangan, tentu ada tujuan dan hasil yang harus digapai. Tujuan hidup saya adalah menjadi
seseorang berguna bagi orang banyak. Untuk merealisasikan tujuan tersebut, di masa depan saya ingin
menjadi pengusaha media yang memiliki stasiun televisi, lengkap dengan program-program yang menarik,
menghibur, dan informatif. Tidak lupa, karena saya orang yang suka kompetisi, saya ingin membuat
banyak program kuis atau game show. Kesukaan terhadap olahraga juga akan saya realisasikan dengan
adanya program khusus olahraga.

Disamping itu, kecintaan saya terhadap dunia pendidikan menimbulkan keinginan untuk memiliki satu
yayasan pendidikan yang memiliki sekolah berbasis asrama (boarding school) berikut dengan program
beasiswa di dalamnya. Keinginan ini muncul karena saya rasa buat apa memiliki ilmu kalau tidak dibagikan
kepada orang lain. Level tertinggi dari menuntut ilmu bukanlah menjadi orang yang pintar melainkan
berbagi ilmu tersebut kepada orang lain. Sejatinya ilmu itu tidak terbatas pada level tertentu. Pemikiran
manusialah yang terbatas, itu lah mengapa manusia selalu dituntut untuk terus belajar agar vmenjadi
lebih tahu.

Jika dilihat dari persfektif agama, tujuan ini telah sejalan dengan apa yang telah diperintahkan oleh-Nya.
Manusia memiliki tujuan untuk beribadah kepada-Nya. Dalam hal ini ibadah yang dilakukan adalah
menyampaikan kebaikan dan menjadi orang yang bermafaat bagi orang lain.

Mengapa Anda memilih tujuan tersebut?

Alasan memilih tujuan tersebut adalah ingin membahagiakan orang-orang yang saya sayangi. Dengan
menjadi orang yang berguna, tentu akan menyenangkan orang di sekitar kita. Kesimpulannya orang yang
senang dengan kita akan ikut bahagia.

Jika dilihat-lihat, tujuan hidup tersebut relevan dengan apa yang saya sukai. Kata orang, pekerjaan yang
menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Jika seperti itu saya akan melakukannya dengan tulus dan tidak
merasa terbebani. Yakinlah, sesuatu yang dilakukan dengan sepenuh hati tanpa paksaan akan disenangi
oleh banyak orang dan dari segi ekonomi akan menghasilkan untung yang banyak.

Alasan mengapa ingin mendirikan boarding school? Kebetulan juga semasa SMA, saya sempat merasakan
bagaimana tinggal di asrama. Alhamdulillah manfaatnya masih terasa hingga sekarang. Anak yang
diasramakan akan terlatih mandiri, disiplin, peduli terhadap teman, dan masih banyak manfaat lain.

Bagaimana Anda mencapainya?

Salah satu hal yang saya takuti dalam hidup adalah mengecewakan orang yang saya sayangi. Jadi sebisa
mungkin saya tidak akan mengecewakan mereka. Agar dapat membanggakan orang lain, saya harus
berusaha dengan sungguh-sungguh. Saya ingin mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri demi
tercapainya tujuan yang sudah saya tentukan. Penting untuk mengaktualisasi diri dan mejalin jaringan
komunikasi dengan banyak orang. Saya sudah harus menentukan langkah-langkah untuk mencapai tujuan
tersebut. Dalam kata lain, saya sudah harus menentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta
menentukan skala prioritas atas tujuan tersebut.