Anda di halaman 1dari 4

MODUL 8 SISTEM DISTRIBUSI

Study Penyediaan Energi Listrik


Dimisalkan Untuk Mensuplay Desa A ke Desa Terdekat Yaitu Desa B Dengan
Jarak 5 KM Tegangan Yang Diambil Adalah 20 KV
1. Besarnya Beban
Bila PLN hendak memasukkan jaringan di suatu daerah tentunyua data-data
mengena beban sekarang dan beban masa datang sangat dibutuhkan.
Adapun data-data yang dibutuhkan adalah :
a. Perkembangan jumlah penduduk dari tahun ke tahun, sesuai dengan hasil
survai, sampai ramalan tahun 2000
b. Jumlah rata-rata anggota rumah tangga
c. Elektrifikasi ratio
d. Kebutuhan beban terpasang per-pelanggan
e. Kehilangan energi listrik
f. Faktor beban, factor daya, faktor kebvutuhan.
Jumlah penduduk desa dari tahun 1980 samapai tahun 1984 dapat dilihat pada Bab
II, tabel 2-6.
Bila dicari rata-rata untuk pertambahan penduduk dengan rumus : 47
Pn
r= n - 1 ...........
Po

dimana :
r = rata-rata pertumbuhan penuduk
Po = banyaknya penduduk tahun awal
Pn = banyaknya tahun

Maka didapat :
5112
r= 5 -1
4878

= 0,0094 atau r = 0,94 %


Perkiraan penduduk tahun 2000 (perkembangan tahun ke tahun)dapat dihitung
48
dengan rumus

Pn = Po (1 + r) n .................
Maka untuk tahun 2000 sebesar (n = 20)
Pn = 4878 (1 + 0,0094) 20
= 5881,76 orang
dibulatkan 4,7 orang.
Bila rata-rata anggota keluarga diketahui maka jumlah kepala keluarga dari tahun
ke tahun , untuk tahun 2000
Jumlah penduduk tahun tahun 2000
Jumlah rata-rata anggota keluarga
5881,76
4,7
= 1251,43 orang

Berdasarkan data wawancara dengan kantor desa, diperkirakan 200 orang yang
mampu berlangganan 200 VA
Perkiraan besar beban atas dasar permintaan untuk rumah tangga, maka jumlah
kebutuhan tenaga listrik untuk perumahan
= Jumlah pelanggan x permintaan rata-rata maximum satu rumah.
Untuk tahun 1984, jumlah tenaga listrik yang dibutuhkan sebesar
P = 200 x 200 VA = 40 KVA
Berdasarkan rumus 49
Jumlah pelanggan = jumlah perumahan x elektrifikasi rasio, atau

Elektrasifikasi ratio =
Jumlah pelanggan
Jumlah perumahan

Besarnya elektrifikasi ratio tahun 1984


200/1092 = 0,183
Dengan asumsi , jumlah perumahan sama dengan jumlah kepala keluarga , maka
jumlah pelanggan = jumlah kepala keluarga x elektrifikasi ratio Untuk tahun 2010
banyaknya calon pelanggan = 0,183 x 1251,43 = 229 pelanggan
Maka kebutuhan tenaga listik tahun 2010 = 229 x 200 VA = 45,8 KVA

MWH = MVA Tersambung .f1.fp.fd.H....


Dimana :
Fd = faktor kebutuhan
F1 = faktor beban
Fp = faktor daya
H = jumlah jam setahun = 8760 jam
Untuk daerah baru mencari load faktor sangat sulit berdasarkan pengalaman di ambil
sekitar 50 : 20 -50 %
Sedangkan fp dan fd ,diambil masing-masing sebesar 0,85 dan 0,8
Faktor faktor tersebut di atas berdasarkan seperti berikut :
TABEL 13-2
FAKTOR DAYA DAN KEBUTUHAN
Residental Komersial Industri Publik
0,8 0,9 0,8 0,9
0,85 0,85 0,85 0,85

Sumber : PLN PIJ SURABAYA, Penyediaan tenaga listrik kota malang, dalam
rangka penggantian tegangan dari 6 KV menjadi 20 KV.
Maka besarnya energi listrik yang dibutuhkan
Tahun 1984 : MWH = 0,04 x 0,4 x 0,85 x 0,8 x 8760
= 95,30 MWH
Tahun 2000 : MWH = 0,0458 x 0,4 x 0,85 x 0,8 x 8760
= 109,13 MWH
Grafik berikut menunjukkan kebutuhan tenaga listrik ..........

Besarnya energi yang dibangkitkan =


Energi + Energi yang hilang atau

MWH = MWHbeban + MWH hilang

Besarnya MWH hilang adalah 51 = 20% energi beban


Sehingga energi yang disediakan tahun1984
MWH = 95,30 + 0,20 x 95,30 =114,36 MWH untuk tahun 2000
MWH = 109,13 + 0,20 x 109,13 = 130,956 MWH
Gambar berikut .........
Bsarnya beban puncak yang terjadi pada tahun tertentu dapat dihitung dengan
menggunakan rumus seperti 52

MWH yang disediakan


Beban Puncak =
8760 . Faktor beban
Karena faktor beban diambil 0,4 maka besar puncak tahun 1984

= 114,36 = 0,0326 MW
8760.0,4

= 32,6 KW
Bsarnya beban puncak tahun 2000

130,956
= = 0,0373 MW
8760.0,4
= 37,3 KW

Jika diketahui power factor 0,85 maka


KW
KVA =
Power Factor

Sehingga besarnya beban puncak

Tahun 1984 = 32,6 KVA = 38,35 KVA


0,85

37,3
Tahun 2000 = 0,85 KVA = 43,88 KVA