Anda di halaman 1dari 61

PRESERVASI JALAN SECARA LONG SEGMENT

JANUARI 2017

DIREKTORAT PRESERVASI JALAN


DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
Direktorat Preservasi Jalan @2017 1
Outline

DEFINISI LONGSEGMENT dan FILOSOFI LONG


SEGMENT

STANDAR BIDDING DOKUMEN LONGSEGMENT

PEMELIHARAAN KINERJA PADA PAKET PRESERVASI


JALAN DENGAN LONGSEGMENT

Direktorat Preservasi Jalan @2017 22


Definisi Long Segment

Long Segment merupakan penanganan preservasi jalan dalam batasan satu


panjang segmen yang menerus (bisa lebih dari satu ruas) yang dilaksanakan
dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi jalan yang seragam yaitu jalan
mantap dan standar sepanjang segmen.
Lingkup pekerjaan Pemeliharaan Jalan merupakan penanganan yang paling
dominan berdasarkan panjang jalan, sehingga jenis jenis pekerjaan pada
kegiatan pemeliharaan juga merupakan PEKERJAAN UTAMA.
(sumber : SE Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 9/SE/Db Tahun 2015)

JALAN
MANTAP
DAN
STANDAR
*

*) sesuai PERMEN PU
Nomor 19/PRT/M/2011

Direktorat Preservasi Jalan @2017 33


6 Filosofi Long Segment

GOAL : JALAN MANTAP DAN STANDAR SEPANJANG


1 SEGMEN
MELIPUTI 4 (EMPAT) KOMPONEN JALAN : PERKERASAN,
BAHU, BANGUNAN PELENGKAP (KHUSUSNYA DRAINASE)
2
DAN PERLENGKAPAN JALAN
PERSYARATAN INDIKATOR KINERJA
3
INSPEKSI HARIAN
4

PEMBAYARAN BERDASARKAN VOLUME (VOLUME BASED)


5
FLEKSIBILITAS (OPTIMASI PROGRAM DAN DANA
6 TERSEDIA)
Direktorat Preservasi Jalan @2017 44
GOAL : JALAN MANTAP DAN STANDAR SEPANJANG SEGMEN
1

TARGET
NO SASARAN/INDIKATOR KINERJA SATUAN
2015 2016 2017 2018 2019
SASARAN STRATEGIS
1 Tingkat Konektivitas Jalan Nasional % 73 74 75 76 77
2 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional % 86* 91 94 97 98
SASARAN PROGRAM
1 Waktu Tempuh Pada Koridor Utama Jam/100 2,7 2,6 2,5 2,4 2,2
Km
2 Tingkat Penggunaan Jalan Nasional Miliar 101 116 122 127 133
Kendaraan
Km
3 Tingkat Fasilitasi terhadap Jalan % 0 25 50 75 100
daerah untuk mendukung kawasan

Jalan Nasional Non Tol : 47.017 km


Menuju 98% Jalan Mantap Tahun 2019
Direktorat Preservasi Jalan @2017 5
MELIPUTI 4 (EMPAT) KOMPONEN JALAN : PERKERASAN, BAHU,
BANGUNAN PELENGKAP (KHUSUSNYA DRAINASE) DAN
2 PERLENGKAPAN JALAN

BAGIANBAGIAN JALAN
(UU No 38/2004 PSL 11, & PP No 34/2006 PSL 33)
RUMIJA

RUMAJA

5m

Badan Jalan

d b a b d
c c
1,5 m

RUWASJA

Catatan :
a = jalur lalu lintas
= Ruang manfaat jalan (Rumaja) = Ruang pengawasan jalan (Ruwasja)
b = bahu jalan
c = saluran tepi
= Ruang milik jalan (Rumija) = Bangunan d = ambang pengaman
Direktorat Preservasi Jalan @2017 6
PERSYARATAN INDIKATOR KINERJA (TAHUN TUNGGAL)
3

MASA PELAKSANAAN
No RUANG LINGKUP MASA PEMELIHARAAN
(JANGKA WAKTU PELAKSANAAN)

1. Pelebaran Jalan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan

2. Rekonstruksi Jalan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan

3. Rehabilitasi Jalan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan

4. Pemeliharaan Preventif Jalan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan


SSKK Butir H; Pemenuhan
5. Pemeliharaan Rutin Jalan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan
Tingkat Layanan Jalan
6. Pemeliharaan Rutin Jembatan Pemenuhan Tingkat Layanan Jembatan dan Jembatan

Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan dan Jembatan diberlakukan


mulai ..... (................) hari kalender sejak tanggal SPMK,
atau selambat - lambatnya 90 hari sejak tanggal SPMK. FHO
PHO

: Periode Pengembalian Kondisi & Minor (Pekerjaan konstruksi pada perkerasan jalan dibayar dengan volume base)
: Periode Pelaksanaan (Pekerjaan konstruksi pada perkerasan jalan dibayar dengan volume base)
: Periode Setelah Lingkup Pekerjaan Selesai Sampai dengan PHO
: Masa Pemeliharaan (Warranty Period )

Direktorat Preservasi Jalan @2017 7


INSPEKSI HARIAN
4

INSPEKSI
HARIAN
LAP. MINGGUAN

INSPEKSI FORMAL

Tidak
INDIKATOR TINDAKAN
KINERJA PERBAIKAN

Tidak
WAKTU PEMOTONGAN
Ya
TANGGAP PEMBAYARAN

Ya
TAGIHAN
Direktorat Preservasi Jalan @2017 8
PEMBAYARAN BERDASARKAN VOLUME (VOLUME BASE)
5

Pelebaran, Rekonstruksi, Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Preventif Jalan


PHO

PK KONSTRUKSI

DIV. 8 DIVISI 1-7 & 9


Div 10 dan/atau Skh-1.10.a.4.1) & Divisi terkait lainnya

Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan (pemberlakuan pemotongan pembayaran)

Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan


PHO

Div 10 dan/atau Skh-1.10.a.4.1) & Divisi terkait lainnya

Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan dan Jembatan (pemberlakuan pemotongan pembayaran)

Masing - masing lingkup pekerjaan dibayar berdasarkan VOLUME BASE

Direktorat Preservasi Jalan @2017 9


FLEKSIBILITAS (OPTIMASI PROGRAM DAN DANA TERSEDIA)
6

1.Optimasi program
Menyesuaikan lokasi kegiatan efektif sesuai
dengan kondisi lapangan
Holding untuk segmen yang rusak tapi
belum dapat ditangani sesuai kebutuhannya
2.Penurunan umur rencana pada kegiatan
rehabilitasi dan/atau rekonstruksi
3.Pergeseran dana antar output (target tetap)

Direktorat Preservasi Jalan @2017 10


FLEKSIBILITAS (OPTIMASI PROGRAM DAN DANA TERSEDIA)
6

Kondisi
Jalan baik rusak berat baik rusak ringan baik sedang

Program
Penanganan RM RECON RM REHAB RM Preventif
2017
Rekayasa rusak
Lapangan baik rusak berat baik rusak berat baik rusak ringan
ringan
Penanganan
2017 RM RECON RM RECON HL RM HL
Rencana
Penanganan RM WP RM WP RECON RM RECON
2018

RM : Routine Maintenance (pemeliharaan rutin)


WP : Warranty Period (masa pemeliharaan)
RECON : Rekonstruksi
HL/Holding : Menunda rekonstruksi ditangani oleh pemeliharaan rutin

Direktorat Preservasi Jalan @2017 11


STANDAR DOKUMEN PENGADAAN
PEKERJAAN KONSTRUKSI
PRESERVASI JALAN SECARA LONG SEGMENT

Direktorat Preservasi Jalan @2017 12


SE DJBM NOMOR 06/SE/Db/2016

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 13


SE DJBM NOMOR 07/SE/Db/2016

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 14


SE DJBM NOMOR 08/SE/Db/2016

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 15


DAFTAR ISI DOKUMEN PENGADAAN

DOKUMEN PENGADAAN (TAHUN TUNGGAL) DOKUMEN PEMILIHAN (TAHUN JAMAK)


BAB
PASCA KUALIFIKASI PRAKUALIFIKASI

I Umum Umum
II Instruksi Kepada Peserta (IKP) Instruksi Kepada Peserta (IKP)
III Lembar Data Pemilihan (LDP) Lembar Data Pemilihan (LDP)
IV Lembar Data Kualifikasi (LDK) Bentuk Dokumen Penawaran
V Bentuk Dokumen Penawaran Bentuk Rancangan Kontrak
VI Petunjuk Pengisian Formulir Kualifikasi Syarat - Syarat Umum Kontrak (SSUK)
VII Tata Cara Evaluasi Kualifikasi Syarat - Syarat Khusus Kontrak (SSKK)
VIII Bentuk Rancangan Kontrak Spesifikasi Teknis dan Gambar
IX Syarat - Syarat Umum Kontrak (SSUK) Daftar Kuantitas dan Harga
X Syarat - Syarat Khusus Kontrak (SSKK) Bentuk Dokumen Lain
XI Spesifikasi Teknis dan Gambar
XII Daftar Kuantitas dan Harga
XIII Bentuk Dokumen Lain

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 16


LEMBAR DATA PEMILIHAN
( LDP )

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 17


URAIAN SINGKAT LINGKUP PEKERJAAN

Uraian singkat pekerjaan meliputi penanganan ruas


jalan Propinsi
dengan total panjang [jalankm dan/atau jembatanm]
yang meliputi lingkup:
No. Lingkup Pekerjaan Panjang

1. Pelebaran Jalan ..KM


2. Rekonstruksi Jalan ..KM
3. Rehabilitasi Jalan ..KM
4. Pemeliharaan Preventif Jalan ..KM
5. Pemeliharaan Rutin Jalan ..KM
Pemeliharaan Rutin
6. ..M
Jembatan
A. Total Panjang Jalan ..KM
B. Total Panjang Jembatan ..M

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 18


MASA PELAKSANAAN

Masa/jangka waktu keseluruhan pelaksanaan pekerjaan (total) : ......(.)


hari kalender, dihitung sejak Tanggal Mulai Kerja sebagaimana ditetapkan dalam
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan pekerjaan kecuali pekerjaan
pemeliharaan rutin untuk masing-masing lingkup selambat-lambatnya:
1. Pelebaran Jalan ........(.............) hari kalender.
2. Rekonstruksi Jalan ........(.............) hari kalender.
3. Rehabilitasi Jalan ........(.............) hari kalender.
4. Pemeliharaan Preventif Jalan ........(.............) hari kalender.
5. Pemeliharaan Rutin Jalan .......(.............) hari kalender.
6. Pemeliharaan Rutin Jembatan .......(.............) hari kalender.
Setiap lingkup harus dimulai sejak tanggal mulai kerja sebagaimana ditetapkan
dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

[Setiap lingkup diisi waktu untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai yang direncanakan. Untuk
lingkup pemeliharaan rutin jalan dan pemeliharaan rutin jembatan diisi sama dengan
masa/jangka waktu keseluruhan pelaksanaan pekerjaan (total)]

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 19


SUMBER DANA

Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBN Tahun Anggaran


........... dengan Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar
Rp. (..) dengan rincian sebagai berikut :
Dengan besarnya nilai HPS masing-masing lingkup pekerjaan
sebagai berikut:
Nilai HPS
No. Lingkup Pekerjaan
(Rupiah)
1. Pelebaran Jalan ..
2. Rekonstruksi Jalan ..
3. Rehabilitasi Jalan ..
4. Pemeliharaan Preventif Jalan ..
5. Pemeliharaan Rutin Jalan ..
6. Pemeliharaan Rutin Jembatan ..
Total HPS ..

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 20


EVALUASI HARGA

1. Apabila total harga penawaran terkoreksi dan/atau harga


penawaran masing-masing lingkup pekerjaan melebihi total
nilai HPS dan/atau harga HPS masing-masing lingkup
pekerjaan yang ditetapkan, penawaran dinyatakan Gugur.
2. Untuk total harga penawaran dan/atau harga penawaran
setiap lingkup pekerjaan yang nilainya di bawah 80%
(delapan puluh perseratus) total HPS dan/atau HPS setiap
lingkup pekerjaan, maka dilakukan Klarifikasi/Evaluasi
kewajaran harga berdasarkan Analisa Harga Satuan
Pekerjaan sesuai IKP 29.16.b.2).

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 21


SYARAT SYARAT KHUSUS KONTRAK
( SSKK )

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 22


PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JALAN (1)

1. Penyedia harus melaksanakan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan dan


Jembatan sepanjang ruas jalan dalam kontrak berdasarkan Spesifikasi
Khusus Pemeliharaan Kinerja Jalan Seksi Skh-1.10.a.4.1) tentang Indikator
Kinerja Jalan. Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan (kecuali kinerja ketidak-
rataan permukaan perkerasan jalan) dan Jembatan, harus diterapkan terhadap
setiap hasil pekerjaan sesuai dengan jadual pelaksanaan yang telah ditentukan
selambat - lambatnya .... (..................) hari kalender sejak tanggal Surat
Perintah Mulai Kerja (SPMK) hingga serah terima pertama pekerjaan (PHO).
[ditentukan oleh PPK selambat-lambatnya diberlakukan 90 (sembilan puluh)
hari kalender dan diisi sesuai LDP].
2. Untuk lingkup lingkup .[pelebaran/rekonstruksi/
rehabilitasi/dan pemeliharaan preventif jalan] Pemenuhan Indikator
Ketidakrataan Perkerasan Jalan diberlakukan sejak berakhirnya waktu untuk
menyelesaikan pekerjaan masing-masing lingkup berdasarkan jadual yang telah
ditetapkan di atas hingga serah terima pertama pekerjaan (PHO). Pengukuran
ketidakrataan perkerasan jalan sebagai bagian pemenuhan tingkat layanan jalan
segera dilakukan setelah pekerjaan lapis perkerasan permukaan selesai
dilaksanakan.
Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 23
PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JALAN (2)

3. Apabila Penyedia tidak dapat memenuhi tingkat layanan jalan dan


jembatan yang ditetapkan pada no.1 dan 2 di atas berdasarkan waktu tanggap
perbaikan yang ditentukan, dikenakan sanksi finansial berupa pemotongan
pembayaran sesuai ketentuan dalam Spesifikasi Khusus Pemeliharaan Kinerja
Jalan Seksi Skh-1.10.a.4.3) dan Spesifikasi Khusus Pemeliharaan Kinerja
Jembatan Seksi Skh-1.10.b.4.5)
4. Sejak diberlakukan pemenuhan tingkat layanan jalan dan jembatan, Penyedia
harus membuat Laporan Mingguan Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan dan
Laporan Bulanan untuk Pemenuhan Tingkat Layanan Jembatan yang
merupakan hasil inspeksi lapangan, kecuali kinerja ketidakrataan perkerasan
jalan Laporan Mingguan dan Bulanan tersebut akan diverifikasi oleh Direksi
Pekerjaan atau Direksi Teknis, dan hasil verifikasi dapat digunakan sebagai
perhitungan pemotongan pembayaran dari keterlambatan pemenuhan
indikator kinerja jalan (jika ada). Pemotongan pembayaran dilakukan dengan
cara, diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan atau dari sumber
keuangan lain yang menjadi tanggungjawab Penyedia.
Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 24
INSPEKSI DAN PHO PARSIAL

PPK atau Direksi Teknis setiap saat dapat melakukan inspeksi


lapangan untuk menilai pemenuhan tingkat layanan jalan dan
atau jembatan sebagaimana yang disyaratkan. Jika PPK atau
Direksi Teknis, menemukan suatu bagian jalan dan atau jembatan
yang tidak memenuhi kriteria tingkat layanan, hasil inspeksi akan
disampaikan kepada Penyedia. Penyedia wajib melakukan
tindakan perbaikan terhadap temuan berdasarkan ketentuan
teknis. Apabila Penyedia tidak dapat memenuhi kewajiban
sebagaimana disyaratkan maka akan dikenakan sanksi
pemotongan pembayaran.

Dalam kontrak ini tidak diberlakukan serah terima pekerjaan


sebagian atau secara parsial.

Subdit Standar dan Pedoman Direktorat Preservasi Jalan @2017 25


KONTRAK KRITIS

1. Untuk lingkup ..[pelebaran/rekonstruksi, rehabilitasi/dan pemeliharaan


preventif] mekanisme Rapat Pembuktian (Show Cause Meeting/SCM)
diberlakukan sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Bina Marga yang
berlaku .
2. Untuk lingkup pekerjaan pemeliharaan rutin dan jembatan, kontrak
dinyatakan kritis apabila total nilai pemotongan pembayaran akibat
keterlambatan pemenuhan tingkat layanan jalan dan jembatan lebih besar 5%
dari nilai lingkup pekerjaan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. Pada
saat kontrak dinyatakan kritis, Direksi Pekerjaan menerbitkan peringatan kepada
Penyedia. Apabila sesuai batas waktu yang ditentukan dalam surat peringatan,
Penyedia tidak mampu memenuhi tingkat layanan jalan dan jembatan maka
dapat diartikan sebagai cedera janji/wanprestasi, dan penanganannya dapat
diambilalih oleh PPK dengan menunjuk Pihak Lain seluruh biaya aktual
penanganan tersebut harus ditanggung oleh Penyedia.
3. Pembayaran sertifikat bulanan (monthly certificate) selanjutnya dapat
dilakukan apabila Penyedia telah memenuhi kewajiban pembayaran pada
Pasal 2 di atas.
Direktorat Preservasi Jalan @2017 26
PEMBAYARAN MOS

Penentuan dan besaran pembayaran untuk item peralatan dan/atau


bahan yang menjadi permanen dari pekerjaan utama (material on
site), ditetapkan sebagai berikut :
1. .. [diisi item peralatan/bahan] . dibayar ..% dari harga
satuan pekerjaan.
2. .. [diisi item peralatan/bahan] . dibayar ..% dari harga
satuan pekerjaan.
3. . dst
Besaran pembayaran material on site tersebut dapat dibayarkan 50%
s.d 70% dari harga satuan pekerjaannya sesuai kontrak.

[contoh peralatan: eskalator, lift, pompa air stationer, turbin, peralatan


elektromekanik; contoh bahan fabrikasi: sheet pile, geosintetik, konduktor, tower,
insulator; contoh bahan jadi: beton pracetak]

Direktorat Preservasi Jalan @2017 27


DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

Direktorat Preservasi Jalan @2017 28


REKAPITULASI DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

Lingkup Pekerjaan
Pemeliharaan Preventif Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin
Pelebaran Jalan Rekonstruksi Jalan Rehabilitasi
No Divisi Uraian Pekerjaan Jalan Jalan Jembatan
Harga Per Harga Per Harga Per Harga Per Harga Per Harga Per
Divisi Bobot Divisi Bobot Divisi Bobot Divisi Bobot Divisi Bobot Divisi Bobot
1 Umum
2 Pekerjaan Drainase
3 Pekerjaan Tanah
4 Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan
5 Perkerasan Berbutir
6 Perkerasan Aspal
7 Struktur
Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan
8
Minor
9 Pekerjaan Harian
10 Pemeliharaan Rutin
Skh-1.10.a Pemeliharaan Kinerja Jalan
Skh-1.10.b Pemeliharaan Kinerja Jembatan
A Harga Konstruksi A 100 B 100 C 100 D 100 E 100 F 100

Total Harga Konstruksi


B
(T = A + B + C+D+E+F) ...........................
C Bobot Tertimbang (a/b)x100% ........ ........ ....... ....... ...... .......

D Pajak Pertambahan Nilai (PPN) =


10%xT ...........................

Direktorat Preservasi Jalan @2017 29


DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA
Pemeliharaan Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin
Pelebaran Rekonstruksi Rehabilitasi Total
Harga Preventif Jalan Jalan Jembatan
No. Mata Uraian Pekerjaan Satuan Jalan Jalan Jalan Harga
Satuan (Rp.)
Pembayaran Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah (Rp.)
Volume Volume Volume Volume Volume Volume
Harga (Rp.) Harga (Rp.) Harga (Rp.) Harga (Rp.) Harga (Rp.) Harga (Rp.)
a b c d e f g h i j k l m n o p q
I Umum
1.2 Mobilisasi
Manajemen dan
1.8 Keselamatan Lalu
Lintas
......
II Pekerjaan Drainase
2.1
2.2
..
III Pekerjaan Tanah
3.1.(1)
3.2.(1)
3.3
..
IV Pelebaran Perkerasan dan Bahu Jalan
4.2.(1)
4.2.(2)
..
V Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen
5.1.(1)
5.1.(2)

VI Perkerasan Aspal
6.1.(1)
6.2.(1)
.
VII Struktur
7.1.(5)
7.1.(6)

VIII Pengembalian Kondisi & Pek Minor
SKh-1.8.a.1
8.2.(1)

IX Pekerjaan Harian
9.1
9.2
X Pemeliharaan Rutin
10.1
..
SKh-1.10.a Pemeliharaan Kinerja Jalan
SKh-10.a.(1) v j
SKh-10.a.(2) v j
SKh-1.10.b Pemeliharaan Kinerja Jembatan
SKh-10.b.(1) v j
SKh-10.b.(2) v j
CONTOH

Masa/jangka waktu keseluruhan pelaksanaan pekerjaan (total) :330 hari kalender, dihitung sejak Tanggal
Mulai Kerja sebagaimana ditetapkan dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan pekerjaan kecuali pekerjaan pemeliharaan rutin untuk
masing-masing lingkup selambat-lambatnya:
1. Rekonstruksi Jalan 180 hari kalender.
2. Rehabilitasi Jalan 240 hari kalender.
3. Pemeliharaan Rutin Jalan 330 hari kalender.
4. Pemeliharaan Rutin Jembatan 330 hari kalender.
Setiap lingkup harus dimulai sejak tanggal mulai kerja sebagaimana ditetapkan dalam Surat Perintah Mulai
Kerja (SPMK).

Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBN Tahun Anggaran 2017 dengan Total Harga Perkiraan
Sendiri (HPS) sebesar Rp 35.000.000.000 (tiga puluh lima miliar rupiah) dengan rincian sebagai berikut :
Dengan besarnya nilai HPS masing-masing lingkup pekerjaan sebagai berikut:

No. Lingkup Pekerjaan Nilai HPS (Rupiah)


1. Rekonstruksi Jalan 20.000.000.000,-
2. Rehabilitasi Jalan 10.000.000.000,-
3. Pemeliharaan Rutin Jalan 4.500.000.000,-
4. Pemeliharaan Rutin Jembatan 500.000.000,-
Total HPS 35.000.000.000,-

Direktorat Preservasi Jalan @2017 31


JADWAL PELAKSANAAN
Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 330 hari kalender
100 Rekonstruksi Jalan 180 hari kalender
Rehabilitasi Jalan 240 hari kalender
90

80

70

60

50

40

30

20

10

0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Pengembalian Kondisi

Rekonstruksi Rehabilitasi Pemel Rutin TOTAL

Direktorat Preservasi Jalan @2017 32


PEMELIHARAAN KINERJA JALAN
PADA KONTRAK
PRESERVASI LONG SEGMENT

Direktorat Preservasi Jalan @2017 33


KINERJA JALAN
Kinerja Jalan didefinisikan pada tiga tingkatan (meskipun
kontrak yang sederhana tidak menggunakan semua kriteria
di bawah ini):
1. Ketersediaan Lajur Jalan.
2. Daya Tahan (Keawetan) Jalan.
3. Kenyamanan Pengguna Jalan.
Indikator Kinerja Jalan
ukuran yang dipakai untuk menggambarkan mutu bagian
bagian jalan, yang berdampak langsung terhadap
Pengguna Jalan.
Tingkat Layanan Jalan
standar mutu jalan dengan panjang tertentu, yang diukur
berdasarkan Indikator Kinerja Jalan.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 34


PEMELIHARAAN KINERJA
Pekerjaan ini juga untuk mencegah kerusakan yang lebih
besar dengan memelihara atau memperbaiki kerusakan
perkerasan dan bahu jalan seperti
menutup celah/retak permukaan (sealing),
penambalan lubang-lubang (patching),
perataan setempat (spot leveling),
perbaikan tepi perkerasan,
pelaburan aspal,
perbaikan retak,
perbaikan permukaan yang bergelombang atau
keriting (corrugations) dan
meratakan alur (rutting) yang dalam untuk
mempertahankan lereng melintang jalan yang
standar.
Pekerjaan ini, dibayar sesuai Mata Pembayaran pada
SKh-1.10.a.5.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 35


MATA PEMBAYARAN
Pekerjaan yang diukur seperti disyaratkan pada SKh-1.10.a.5.1) harus dibayar menurut
Harga Kontrak per satuan pengukuran untuk Mata Pembayaran yang terdaftar di bawah ini
dan Mata Pembayaran lainnya yang diperuntukkan pada Lingkup Pemeliharaan Rutin
sebagaimana ditunjukkan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.

Nomor Mata Satuan


Pembayaran Uraian Pengukuran

SKh-1.10.a.(1) Galian Tanah untuk saluran air dan lereng Meter Kubik

SKh-1.10.a.(2) Timbunan Pilihan untuk lereng tepi saluran Meter Kubik

SKh-1.10.a.(3) Pasangan Batu dengan mortar Meter Kubik

SKh-1.10.a.(4) Lapis Pondasi Agregat Kelas A Meter Kubik

SKh-1.10.a.(5) Lapis Pondasi Agregat Kelas B Meter Kubik

SKh-1.10.a.(6) Lapis Pondasi Agregat Kelas S Meter Kubik

SKh-1.10.a.(7) Agregat untuk Perkerasan Tanpa Penutup Aspal Meter Kubik

SKh-1.10.a.(8) Lapis Pondasi Agregat Semen Klas A (CTB) Meter Kubik

SKh-1.10.a.(9) Lapis Pondasi Agregat Semen Klas B (CTSB) Meter Kubik

Direktorat Preservasi Jalan @2017 36


MATA PEMBAYARAN
Nomor Mata Satuan
Pembayaran Uraian Pengukuran

SKh-1.10.1.(10) Campuran Aspal Panas Meter Kubik

SKh-1.10.1.(11) Campuran Aspal Dingin Meter Kubik

SKh-1.10.1.(12) Penetrasi Macadam Meter Kubik

SKh-1.10.1.(13) Residu Bitumen Liter

SKh.1.10.1.(14) Perkerasan Beton Semen Meter Kubik

SKh.1.10.1.(15) Lapis Pondasi Beton Kurus Meter Kubik

SKh.1.10.1.(16) Pasangan Batu Meter Kubik

SKh.1.10.1.(17) Bahan Penutup (Sealant) Kg

SKh.1.10.1.(18) Pengendalian Tanaman Lump Sum

Direktorat Preservasi Jalan @2017 37


PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JALAN
(SSKH Huruf H)

Penyedia harus melaksanakan


Pemenuhan Tingkat Layanan Jalan dan Jembatan
sepanjang ruas jalan dalam kontrak,
berdasarkan Skh-1.10.a.4.1)
Pemenuhan Tingkat Layanan (Pemeliharaan Rutin)
Jalan (kecuali IRI) dan Jembatan, diterapkan terhadap
setiap hasil pekerjaan sesuai jadual pelaksanaan yang
telah disetujui,
.... (..................) hari kalender
sejak tanggal SPMK hingga PHO.
[ditentukan oleh PPK selambat-lambatnya diberlakukan
90 (sembilan puluh) hari kalender dan diisi sesuai LDP].
Direktorat Preservasi Jalan @2017 38
PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JALAN
(SSKH Huruf H)

Untuk lingkup
pelebaran, rekonstruksi, rehabilitasi, dan
pemeliharaan preventif jalan;
pemenuhan Tingkat Layanan Jalan diberlakukan
sejak berakhirnya waktu penyelesaian masing-
masing lingkup berdasarkan jadual yang telah
ditetapkan hingga PHO.

Pengukuran IRI
sebagai bagian pemenuhan tingkat layanan jalan
segera setelah pekerjaan lapis atas aspal selesai.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 39


PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JALAN
(SSKH Huruf H)

Jika Penyedia gagal memenuhi tingkat layanan jalan


dan jembatan, berdasarkan waktu tanggap perbaikan,
maka;
dikenakan pemotongan pembayaran.
Jalan : Skh-1.10.a.5.2)b) dan
Jembatan: Skh-1.10.b.5.2)b)
dilakukan dengan cara, diperhitungkan
dalam pembayaran prestasi pekerjaan atau
dari sumber keuangan lain yang menjadi
tanggung jawab Penyedia.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 40


No Waktu Tanggap
Indikator Kinerja Jalan
. Perbaikan
1 Perkerasan Jalan
Lubang: Harus selesai diperbaiki dalam
a Tidak boleh ada lubang dengan diameter lebih dari 10cm dan waktu maksimum 7 (tujuh)
kedalaman lebih dari 4cm pada bagian jalan. hari.

Retakan: harus selesai ditutup dalam


b Tidak boleh ada retakan lebih lebar 3mm dan/atau luas retakan waktu maksimum 14 (empat
lebih besar 5% setiap 100m panjang lajur (lane) jalan. belas) hari.

Amblas: harus selesai diperbaiki dalam


c Tidak boleh ada bagian yang amblas lebih dari 3cm dengan luasan waktu maksimum 7 (tujuh)
permukaan yang amblas lebih besar 5% setiap 100meter jalur jalan. hari.

Patahan (untuk Rigid): harus selesai diperbaiki dalam


d waktu maksimum 14 (empat
Tidak boleh ada bagian jalan yang mengalami patahan(Faulting). belas) hari.
Joint Sealant (untuk Rigid): harus selesai diperbaiki dalam
e Dalam kondisi baik, tidak boleh rusak atau hilang disemua slab waktu maksimum 14 (empat
joint. belas) hari.
Ketidakrataan (untuk perkerasan yang dilaksanakan pelapisan
ulang/overlay): Harus selesai diperbaiki dalam
f waktu maksimum 90 (sembilan
Nilai IRI rata-rata setiap segmen lajur (lane) jalan dalam kondisi puluh) hari.
mantap, maksimum 4mm/m.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 41


No. Indikator Kinerja Jalan Waktu Tanggap Perbaikan

2 Bahu Jalan

Lubang: Harus selesai diperbaiki dalam


a Tidak boleh ada lubang dengan diameter lebih dari 20cm dan waktu maksimum 7 (tujuh)
kedalaman lebih dari 10cm. hari.

Elevasi / Ketinggian: harus selesai diperbaiki dalam


b Tidak boleh ada Beda Tinggi Bahu Jalan dengan tepi perkerasan jalan waktu maksimum 14 (empat
lebih dari 5cm belas) hari.

Amblas: Harus selesai diperbaiki dalam


c Tidak boleh ada bagian yang amblas lebih dari 10cm dengan luasan waktu maksimum 7 (tujuh)
permukaan yang amblas lebih dari 3% setiap 100meter bahu jalan. hari.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 42


No. Indikator Kinerja Jalan Waktu Tanggap Perbaikan

3 Drainase

Kerusakan harus selesai


Semua jenis saluran: diperbaiki dalam waktu
i). Harus bersih dan tidak mengalami kerusakan struktur. maksimum 21 (dua puluh satu)
a
ii). Tidak boleh ada penyumbatan lebih besar 10% dari kapasitas hari untuk kerusakan struktur
saluran. dan 7 (tujuh) hari untuk
penyumbatan.

Lereng Timbunan dan Galian:


Deformasi dan longsoran harus
i). Pada Lereng Timbunan tidak ada deformasi dan erosi serta dapat
selesai diperbaiki dalam waktu
b berfungsi dengan baik.
maksimum 14 (empat belas)
ii). Pada Lereng Galian harus stabil, kuat untuk menahan erosi dan hari.
berfungsi dengan baik.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 43


No. Indikator Kinerja Jalan Waktu Tanggap Perbaikan

4 Perlengkapan Jalan
Kekurangan, Kerusakan dan
Rambu Peringatan dan Rambu Petunjuk: Kecacatan harus selesai
i). Terpasang dengan benar sesuai ketentuan, secara struktur kokoh diperbaiki selambat
dan tiang tidak bengkok. lambatnya 21 (dua puluh satu)
a
ii). Pemasangan rambu sementara untuk pencegahan kecelakaan lalu hari.
lintas yang disebabkan kerusakan jalan yang belum dapat Pemasangan rambu sementara
diperbaiki. paling lambat 24 (dua puluh
empat) jam.
Kekurangan, Kerusakan dan
Pemisah Horizontal pada Median atau Trotoar: Kecacatan harus selesai
b i). Pemisah yang ada harus kokoh dan berfungsi dengan baik. diperbaiki selambat
ii). Permukaannya dapat dilihat dengan jelas pada malam hari. lambatnya 21 (dua puluh satu)
hari.
Kerusakan, kekurangan dan
Guardrails / Rel Pengaman: kecacatan harus selesai
c Secara struktur kokoh, terpasang dengan benar dan tidak terjadi diperbaiki selambat
kerusakan. lambatnya 21 (dua puluh satu)
hari.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 44


No. Indikator Kinerja Jalan Waktu Tanggap Perbaikan

5 Bangunan Pelengkap (jika ada dalam kontrak)


Jalan Pendekat (Oprit): Kecacatan harus selesai
a Tidak terjadi penurunan lebih dari 5cm dari elevasi rencana diperbaiki selambat
permukaan pendekat. lambatnya 14 (empat belas) hari

Dinding Penahan Tanah:


Kecacatan harus selesai
i). Tidak ada kerusakan struktur dan berfungsi baik.
diperbaiki selambat
b ii). Tidak terjadi keretakan pada dinding dan pondasi.
lambatnya 28 (dua puluh
iii). Tidak terjadi patahan struktur bangunan yang mengakibatkan
delapan) hari.
kerusakan struktur bangunan
Kecacatan harus selesai
Expansion Joint (Jembatan pada jalan dalam kontrak):
diperbaiki selambat
c i). Tidak ada kerusakan yang signifikan dan dapat berfungsi baik.
lambatnya 28 (dua puluh
ii). Tidak karatan dan kokoh serta lebar gap sesuai ketentuan.
delapan) hari.
Pagar Jembatan (Span 6.0m): Kecacatan harus selesai
i). Tidak ada kerusakan struktur dan berfungsi baik. diperbaiki selambat
d
ii). Pagar jembatan lengkap, tidak karatan dan kokoh. lambatnya 28 (dua puluh
iii). Dapat dilihat dengan jelas pada saat malam hari. delapan) hari.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 45


No. Indikator Kinerja Jalan Waktu Tanggap Perbaikan

6 Pengendalian Tanaman
Bebas dari tumbuh-tumbuhan di sekitar ujung gorong-gorong, terusan Pengendalian Tumbuh -
gorong-gorong, saluran air yang diperkeras, kerb, sekitar rambu lalu- Tumbuhan harus selesai
a lintas, guardrails, patok pengarah, tiang lampu, bahu jalan, seluruh dirapikan atau dipotong sesuai
permukaan yang dilabur (black top), pulau untuk lalu lintas, ketentuan selambat
bangunan bawah jembatan dan tepi deck jembatan. lambatnya 7 (tujuh) hari.

Tumbuh-tumbuhan yang diijinkan mempunyai tinggi minimal 2,5cm


Pengendalian Tumbuh -
dan maksimum 10cm pada lokasi median jalan yang direndahkan,
Tumbuhan harus selesai
tebing tepi jalan (di luar ruang manfaat jalan), tanaman di tempat
b dirapikan atau dipotong sesuai
istirahat (termasuk taman) di Ruang Milik Jalan) kecuali terhadap
ketentuan selambat
taman yang sudah ada namun tidak mengganggu jarak pandang untuk
lambatnya 7 (tujuh) hari.
keselamatan pengguna jalan.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 46


METODE INSPEKSI KINERJA JALAN

Inspeksi/Inspeksi Harian
Setiap saat PPK dan/atau Direksi Teknis dapat melaksanakan
inspeksi lapangan di sepanjang ruas jalan yang termasuk dalam
kontrak terhadap pemenuhan kinerja.
Sejak diberlakukan pemenuhan indikator kinerja jalan, Penyedia
harus membuat Laporan Mingguan Pemenuhan Indikator Kinerja
Jalan.
Informasi yang harus tersedia dari hasil Inspeksi Harian meliputi
penilaian terhadap pemenuhan indikator kinerja masing masing
komponen jalan untuk setiap segmen penilaian sepanjang 100m
bagian jalan dengan mencantumkan batas waktu tanggap
perbaikannya.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 47


INSPEKSI OLEH DIREKSI TEKNIS
(INSPEKTOR KONSULTAN)
Data Kinerja Awal. *)
Melakukan inspeksi lapangan untuk memperoleh informasi
terkini yang didukung dengan foto dokumentasi tentang
kondisi/kinerja jalan. Hasil inspeksi tersebut harus
mencakup identitas lokasi, penilaian kondisi jalan
berdasarkan indikator kinerja jalan, disampaikan kepada
PPK.

Pemutakhiran Data. *)
Sejak awal layanan harus melakukan inspeksi harian untuk
pemutakhiran data kondisi/kinerja jalan, dan kemajuan
pelaksanaan pekerjaan Kontraktor, termasuk tindak lanjut
terhadap temuan-temuan yang sudah diterbitkan;
didistribusikan melalui Pengendali Dokumen.
*) Dinyatakan di dalam KAK Pengawasan.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 48


METODE INSPEKSI KINERJA JALAN

Inspeksi Formal
Tujuan utama, agar Direksi Teknis dan PPK dapat memverifikasi data
pendukung dalam pengajuan pembayaran dan untuk memberikan
persetujuan atas MC.
Dijadwalkan oleh PPK mengacu pada jadwal inspeksi tingkat layanan
yang disusun oleh Manajer Kendali Mutu (QCM) Penyedia Jasa, dan
dilaksanakan:
Setiap akan melakukan pengajuan tagihan pembayaran; secara
bersama sama oleh Penyedia, PPK, dan Direksi Teknis.
Data pemenuhan tingkat layanan serta kemajuannya untuk
mendukung pengajuan pembayaran harus didasarkan pada Laporan
Mingguan yang sudah terverifikasi.
Akumulasi Laporan Mingguan dalam bulan bersangkutan akan
diverifikasi oleh Direksi Pekerjaan, dan dibuat Berita Acara Hasil
Verifikasi sebagai dasar perhitungan pemotongan pembayaran pada
MC sebagai konsekuensi dari keterlambatan pemenuhan tingkat
layanan jalan.
Direktorat Preservasi Jalan @2017 49
SANKSI KETERLAMBATAN
PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JALAN

Dimana:
D : Besarnya pemotongan pembayaran dalam rupiah.
H : Jumlah hari keterlambatan perbaikan pemenuhan tingkat
layanan jalan, berdasarkan hasil inspeksi lapangan.
Pjc : Panjang jalan yang cacat (tidak memenuhi indikator kinerja)
dalam segmen jalan yang ditetapkan (panjang segmen
penilaian dengan interval 100meter).
Pjl : Panjang jalan dalam kontrak berdasarkan lingkup pekerjaan.
Nlp : Nilai lingkup pekerjaan dalam kontrak.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 50


Direktorat Preservasi Jalan @2017 51
[CONTOH]
SIMULASI PEMOTONGAN PEMBAYARAN PEMENUHAN INDIKATOR KINERJA

Nilai Kontrak Rp. : Rumus : Panjang (Km) :


Pelebaran - Pelebaran -
Rekonstruksi 20,000,000,000.00 Rekonstruksi 4.00
Rehabilitasi 10,000,000,000.00 Rehabilitasi 4.00
Pemeliharaan Rutin 5,000,000,000.00 Pemeliharaan Rutin 52.00
Total Kontrak : 35,000,000,000.00 Total Panjang : 60.00

Jumlah Panjang Yg Tdk Pemotongan Pembayaran Pemenuhan Indikator Kinerja Jalan


(Hari) Memenuhi (m) Kontrak Pelebaran Jumlah (Rp.) Kontrak Rekonstruksi Jumlah (Rp.) Kontrak Rehabilitasi Jumlah (Rp.) Kontrak Pemeliharaan Jumlah (Rp.)

1 100.00 - - 20,000,000,000.00 5,000,000.00 10,000,000,000.00 2,500,000.00 5,000,000,000.00 96,153.85


2 100.00 - - 20,000,000,000.00 10,000,000.00 10,000,000,000.00 5,000,000.00 5,000,000,000.00 192,307.69
3 100.00 - - 20,000,000,000.00 15,000,000.00 10,000,000,000.00 7,500,000.00 5,000,000,000.00 288,461.54
4 100.00 - - 20,000,000,000.00 20,000,000.00 10,000,000,000.00 10,000,000.00 5,000,000,000.00 384,615.38
5 100.00 - - 20,000,000,000.00 25,000,000.00 10,000,000,000.00 12,500,000.00 5,000,000,000.00 480,769.23
6 100.00 - - 20,000,000,000.00 30,000,000.00 10,000,000,000.00 15,000,000.00 5,000,000,000.00 576,923.08
7 100.00 - - 20,000,000,000.00 35,000,000.00 10,000,000,000.00 17,500,000.00 5,000,000,000.00 673,076.92
8 100.00 - - 20,000,000,000.00 40,000,000.00 10,000,000,000.00 20,000,000.00 5,000,000,000.00 769,230.77
9 100.00 - - 20,000,000,000.00 45,000,000.00 10,000,000,000.00 22,500,000.00 5,000,000,000.00 865,384.62
10 100.00 - - 20,000,000,000.00 50,000,000.00 10,000,000,000.00 25,000,000.00 5,000,000,000.00 961,538.46

Direktorat Preservasi Jalan @2017 52


PEMELIHARAAN KINERJA
JEMBATAN
PADA KONTRAK
PRESERVASI LONG SEGMENT

Direktorat Preservasi Jalan @2017 53


PEMELIHARAAN KINERJA JEMBATAN

1.Untuk menjamin agar penurunan kondisi jembatan dapat


dikembalikan pada kondisi kemantapan berdasarkan kinerja
yang disyaratkan.
2.Untuk mencegah penurunan mutu yang terlalu cepat atau
mencegah kerusakan jembatan seperti pembersihan
jembatan, perbaikan retak/kerusakan beton non structural,
pengecatan sederhana, penggantian baut, perbaikan
pasangan batu, pembuatan jalan inspeksi, pengecatan tiang
pancang, perbaikan pipa cucuran dan drainase, perbaikan
sambungan siar muai, perbaikan fender, perbaikan sandaran
sehingga dapat berfungsi kembali seperti semula.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 54


INDIKATOR KINERJA JEMBATAN (1)
No Indikator Kinerja Elemen Jembatan Pengukuran Waktu Tanggap Perbaikan
1 Bangunan Bawah
i) Bangunan bawah harus bersih dari kotoran Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
14 (empat belas) hari.
ii) Tidak boleh ada retakan atau pecah pada Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
beton 28 (dua puluh delapan) hari.
iii) Tidak boleh ada kerusakan pada pasangan Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
batu 14 (empat belas) hari.
iv) Tidak terjadi karat pada pondasi tiang Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
pancang 28 (dua puluh delapan) hari.
2 Bangunan Atas
i) Bangunan atas harus bersih dari kotoran Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
7 (tujuh) hari.
ii) Tidak boleh ada retakan atau pecah pada Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
beton 28 (dua puluh delapan) hari.
iii) Tidak boleh ada korosi pada seluruh struktur Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
baja. 28 (dua puluh delapan) hari.
iv) Tidak boleh ada terkelupasnya lapisan Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
galvanis pada seluruh struktur baja. 28 (dua puluh delapan) hari.
v) Baut, paku keling tidak longgar dan pen tidak Inspeksi dengan Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
aus serta terpelihara dengan baik. torsimeter 28 (dua puluh delapan) hari.

vi) Sambungan siar muai tidak boleh tersumbat Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
7 (tujuh ) hari.
INDIKATOR KINERJA JEMBATAN (2)
No Indikator Kinerja Elemen Jembatan Pengukuran Waktu Tanggap Perbaikan

3 Bangunan Pelengkap Jembatan


i) Bangunan pelengkap harus bersih dari kotoran
Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
14 (empat belas) hari.
ii) Pipa cucuran dan drainase tidak boleh Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum 7
tersumbat (tujuh) hari.

4 Daerah Aliran Sungai

i) DAS harus bersih dari kotoran/debris Inspeksi visual Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum
28 (dua puluh delapan) hari.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 56


METODE INSPEKSI KINERJA JEMBATAN (1)

Inspeksi/Inspeksi Harian
Setiap saat PPK dan/atau Direksi Teknis dapat
melaksanakan inspeksi lapangan terhadap
pemenuhan kinerja jembatan sebagaimana yang
disyaratkan.
Sejak diberlakukan pemenuhan Tingkat Layanan
Jembatan, Penyedia harus membuat Laporan
Bulanan Pemenuhan Indikator Kinerja Jembatan.
Informasi yang harus tersedia dari hasil Inspeksi
Harian meliputi penilaian terhadap pemenuhan
indikator kinerja masing masing komponen
jembatan untuk setiap unit bentang jembatan
dengan mencantumkan batas waktu tanggap
perbaikannya.
Direktorat Preservasi Jalan @2017 57
METODE INSPEKSI KINERJA JEMBATAN (2)
Inspeksi Formal
Tujuan utama, agar Direksi Teknis dan PPK dapat memverifikasi
data pendukung dalam pengajuan pembayaran dan untuk
memberikan persetujuan atas MC.
Dijadwalkan oleh PPK mengacu pada jadwal inspeksi tingkat
layanan yang disusun oleh Manajer Kendali Mutu (QCM)
Penyedia Jasa, dan dilaksanakan:
Setiap akan melakukan pengajuan tagihan pembayaran;
secara bersama sama oleh Penyedia, PPK, dan Direksi
Teknis.
Data pemenuhan tingkat layanan serta kemajuannya untuk
mendukung pengajuan pembayaran harus didasarkan pada
Laporan Bulanan yang sudah terverifikasi.
Kemudian dibuat Berita Acara Hasil Verifikasi yang dapat
digunakan sebagai perhitungan pemotongan pembayaran
prestasi pekerjaan, dari keterlambatan pemenuhan Indikator
Kinerja Jembatan (jika ada)
Direktorat Preservasi Jalan @2017 58
SANKSI KETERLAMBATAN
PEMENUHAN TINGKAT LAYANAN JEMBATAN

Dimana:
D : Besarnya pemotongan pembayaran dalam rupiah.
H : Jumlah hari keterlambatan perbaikan pemenuhan kinerja
jembatan, berdasarkan hasil inspeksi lapangan.
Pjc : Panjang jembatan yang cacat (tidak memenuhi indikator
kinerja) yang ditetapkan (dalam unit bentang/span jembatan).
Pjl : Total panjang jembatan dalam kontrak berdasarkan lingkup
pekerjaan.
Nlp : Nilai lingkup pekerjaan dalam kontrak.

Direktorat Preservasi Jalan @2017 59


MATA PEMBAYARAN

Nomor Mata
Uraian Satuan Pengukuran
Pembayaran
SKh-1.10.b.(1) Pembersihan jembatan Meter Persegi
SKh-1.10.b.(2) Perbaikan retak/kerusakan beton non struktural Meter Persegi
SKh-1.10.b.(3) Pengecatan sederhana Meter Persegi

SKh-1.10.b.(4) Penggantian baut Buah


SKh-1.10.b.(5) Perbaikan pasangan batu Meter Kubik
SKh-1.10.b.(6) Pengecatan tiang pancang Meter Persegi
SKh-1.10.b.(7) Perbaikan pipa cucuran dan drainase Buah
SKh-1.10.b.(8) Perbaikan sambungan siar muai Meter
SKh-1.10. b.(9) Perbaikan fender Meter
SKh-1.10.b.(10) Perbaikan sandaran Meter

Direktorat Preservasi Jalan @2017 60


Terimakasih...

Direktorat Preservasi Jalan @2017 61