Anda di halaman 1dari 6

BALL MILL

Kel. 6, anggota:
1. 008 mj
2. 016 afif
3. 301 amal
4. 307 asrafil
5. 310 Yamsyar
A. Definisi Alat
Ball mill adalah satu jenis mesin penggiling atau mesin grinding yang berfungsi untuk
menggiling suatu bahan material yang sifatnya keras dan mengubahnya menjadi ukuran
bubuk yang sangat halus.
Bentuk dari mesin ball mill pada umumnya berupa tabung dengan poros horizontal.

Gambar A.1 Mesin Ball mill

Tabung ini memiliki beberapa butir besar bola keras yang berasal dari bahan baja, besi
karet, atau jenis logam keras lain. Keberadaan bolabola inilah yang membuatnya
memiliki nama ball mill (ball = bola, mill = gilingan).

Gambar A.2 Bagian dalam Ball mill

Ball mill ini menggunakan teknologi Balls (bola bol ) yang di rancang sedemikian rupa
sehingga memiliki luas permukaan per unit lebih dari rod untuk menghasilkan bahan baku
material yang lebih halus.

B. Bagian-bagian alat
Ball mill adalah peralatan berbentuk silinder yang di dalamnya terdapat steel ball sebagai
media grinding/penggilingan. Tube mill terdiri atas dua ruang (chamber), Chamber 1 untuk
pengeringan dan coarse grinding atau penggilingan kasar dan Chamber 2 untuk penggilingan
halus. Proses penggilingan raw material menggunakan grinding media yang berupa steel ball
yang memiliki ukuran diameter yang bervariasi, steel ball berbentuk bola yang terbuat dari
material yang tersususun atas unsure C (karbon ), Cr ( Kromiun ) dan Mo (Molibdenum),
dengan komposisi yang berbeda beda sesuai dengan ukuran diameter steel ballnya.

Gambar B.1 Bagian-bagian Ball mill

Selain itu didalam Tube mill juga terdapat Liner yang berfungsi untuk melindungi
permukaan bagian dalam mill dari grinding media/ steel ball, liner juga berfungsi untuk
mengangkat stell ball untuk menghasilkan efek tumbukan/impact dan efek penggerusan pada
material, sehingga dihasilkan material yang halus.
Ada beberapa jenis Liner, antara lain :
1. Lifting liner yaitu liner yang berada pada chumber 1, yang mengangkat steel ball untuk
menghasilkan efek tumbukan pada material.
2. Classifying liner yaitu liner yang berada pada chumber 2, yang mengangkat steel ball
untuk menghasilkan efek penggerusan pada material.
3. Mill head Liner yaitu liner yang berada pada bagian input tube mill untuk melindungi
dinding bagian dalam tube mill dari tumbukan steel ball.
4. Slot plate dan Blind plate liner yaitu liner yang berada pada intermediate diafragma dan
output tube mill, yang berfungsi untuk memisahkan material yang kasar dan material
halus yang dibawa oleh aliran gas panas.

C. Jenis atau tipe alat


Ukuran umpan yang dapat diterima oleh kebanyakan peralatan pengerusan adalah kurang
daripada 20 mm. Ukuran ini merupakan ukuran yang paling umum yang biasa digunakan
sebagai ukuran umpan Ball mill. TipeModel Ball mill ditentukan oleh kapasitas bijih yang
akan digerus dan ukuran output-nya. Tabel di bawah menunjukkan tipe/model dari ballmill
yang banyak beredar atau dijual di pasar bebas. Tabel tersebut mencakup spesi kasi teknis
yang dibutuhkan untuk dapat memilih atau menentukan ukuran dari ballmill yang kita
butuhkan.

Gambar C.1 Tabel Tipe Ball mill

Perhatikan Pada kolom model, pada baris pertama terdapat/tertulis 900 x 1800, ini
merepresentasikan ukuran dari ballmill, yaitu diameter 900 mm dan panjang 1800 mm.
Kolom kedua tertulis 38, ini merepresentasikan kecepatan putar dari ballmill yaitu 38 putaran
per menit.
Aspek penting yang berkaitan dengan pemilihan bahan dan ukuran dari ball mill
diantaranya adalah :
1. Ukuran Material
Semakin besar ukuran bongkahan material yang akan dihaluskan dan semakin kecil
partikel pasir yang ingin dibentuk, maka ukuran ball mill juga perlu lebih besar .
Ini disebabkan karena efek penghancuran dari mesin ball mill besar jelas lebih
signifikan daripada mesin ball mill kecil.
2. Kepadatan dan Kekerasan Material
Semakin keras dan padat materinya membuat proses penghancuran juga akan lebih
sulit . Diperlukan bahan mesin ball mill dengan tingkat kepadatan dan kekerasan
yang melebihi kondisi materi supaya mampu mengalahkan materi ketika di dalam
tabung.
3. Komposisi Material
Pada beberapa kasus, material tertentu akan mengalami reaksi kimia terhadap
material lain atau menimbulkan reaksi tertentu seperti ledakan, berkorosi,
pembentukan residu dan sebagainya. Jadi perhatikan efek kimia dan efek fisika
antara perpaduan material dengan bahan ball mill.

D. Mekanisme penggunaan alat


Prinsip kerja Ball mill adalah memutarkan tabung berisi dengan peluru besi seperti bola
-bola yang sudah diisikan di dalam mesin grinding tersebut terbuat dari baja. Proses
penghaluskan terjadi karena mesin grinding yang berputar sehingga ball di dalamnya ikut
menggelinding, menggerus dan menggiling seluruh material di dalam grinding sampai halus.
Jika kecepatan putaran terlalu cepat maka bola - bola yang ada di dalam mesin grinding akan
menempel pada tabung dan hasil yang dihasilkan tidak akan bagus jadi pengaturan harus
disesuaikan untuk hasil yang maksimum.

Rotasi biasanya antara 4 sampai 20


putaran per menit, Gambar D.1 Prinsip Kerja Ball mill tergantung pada
diameter ball mill. Semakin besar
diameter, semakin lambat rotasi. Jika kecepatan keliling alat terlalu besar, maka akan
bertindak seperti mesin pemisah dan bola tidak jatuh kembali, tapi menempel di sekeliling
mesin. Mesin Ball mill standar biasanya bekerja dengan kecepatan yang sudah disetting
secara default 70 sampai 80% dari kecepatan rata - rata kritis.

Gambar D.2 Prinsip Kerja Ball mill

Partikel yang berukuran


besar pada dasarnya adalah
gabungan dari partikel partikel kecil yang terikat oleh adanya energi molekuler. Jadi pada
hakikatnya proses penggilingan adalah menimbulkan suatu energi untuk melawan energi
molekuler tersebut, sehingga partikel-partikel kecil dapat dipisahkan. Energi ini dihasilkan
oleh gerakan grinding media di dalam tube mill akibat energi yang diberikan oleh motor
kepada tube mill. Tapi tidak semua energi yang diberikan oleh motor digunakan untuk
penggilingan. Yang dipakai untuk penggilingan hanya berkisar 20 % sedangkan yang lainnya
hilang sebagai friksi antar partikel dan elemen -elemen tube mill ,suara, panas dan
getaran/vibrasi serta kehilangan pada efesiensi mekanis dari motor mill.
Proses proses penggilingan yang terjadi di dalam tube mill antara lain :
1. Crushing, dilakukan oleh energi tumbukan terhadap partikel partikel yang besat.
2. Coarse Grinding, dilakukan oleh sebagian energi gesekan terhadap partikel partikel
yang agak kasar.
3. Fine grinding, dilakukan oleh energi gesekan terhadap partikel partikel yang kecil
menjadi partikel partikel yang lebih halus.

E. Manfaat dan kegunaan alat


Pada umumnya penggunaan dari mesin ball mill ini adalah untuk material keras
seperti bongkahan bijih besi, bongkahan bijih emas, bahan batu keramik dan lain
sebagainya. Proses penggerusan dengan mesin ball mill ini akan membantu memisahkan
kandungan elemen asing dari bongkahan sekaligus memasarkan material dengan lebih
efektif .
Dalam prakteknya mesin ball mill biasa digunakan untuk industri yang tergolong besar
dengan produksi bahan seperti semen, besi, galangan batu, kaca, pupuk, porselen, bahan
tahan api dan bahan kimia lainnya yang memiliki tingkat kekerasan tinggi yang hanya cocok
jika dihancurkan atau digrinding menggunakan alat Ball mill.
Dalam industri skala kecil terkadang alat ini juga digunakan, sekalipun dalam bentuknya
yang lebih kecil atau mini. Khusus untuk jenis yang kecil disebut Planetary Ball mill.
Biasanya digunakan untuk produksi bahan yang sedikit atau untuk uji coba tertentu.
Misalnya di laboratoium untuk menguji suatu material.

F. Kelebihan penggunaan alat


Adapun keuntungan memakai mesin ball mill dalam proses produksi antara lain :
1. Biaya instalasi rendah
2. Energi listrik yang diperlukan relatif rendah
3. Sangat cocok digunakan untuk produksi yang beroperasi secara terus menerus
4. Bisa digunakan untuk segala jenis material dengan kepadatan tinggi
5. Cocok digunakan sebagai mesin penggiling di daerah terbuka

Sumber:
http://www.dokterbisnis.net/2013/09/27/info-lengkap-mesin-ball-mill-prinsip-kerja-ball-mill-
dan-ukurannya/
https://ardra.biz/sain-teknologi/mineral/rancangan-pengolahan-bijih/tipe-model-dan-spesifikasi-
ball-mill/