Anda di halaman 1dari 6

Deni Ahmad (14-2013-040)

AQIDAH

Tarbiyyah Islamiyah

Marifatullah
AQIDAH
Marifaturasul

Marifatul Islam

Marifatul Quran

1. Tarbiyyah Islamiyah /Aku Pembelajar Sejati

Tarbiyyah: Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap


sempurna (Al-Asmahadi)

Jadi Tarbiyyah Islamiyah merupakan proses pembelajaran dalam pendidikan islam

Karakteristik Tarbiyyah Islamiyah


a Rabbaniyyah
Islam datang dari Allah. Manusia hanya menjalankannya berdasarkan
perintah Allah semata

b Wasilah
Islam menghendaki agar proses pendidikan berjalan sesuai norma dan
akhlak islam

c Syumuliyah
Ajaran Islam lengkap dan luas
2. Marifatullah/ Allah SWT., Izinkan Aku Mengenalmu

Ma;rifatullah: mengetahui dan mengenal Allah swt. Melalui tanda-tanda kebesaran-


Nya

Begitu pentingnya mengenal Allah swt. bagi manusia agar tahu tujuan hidupnya,
mengapa ia diciptakan dan tidak tertipu oleh dunia (QS. 2:56)

Marifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika dipahami akan memberikan
keyakinan mendalam

Jalan untuk mengenal Allah swt.


a Lewat akal
I. Ayat Kauniyah
Ialah ayat atau tanda yang berada disekeliling manusia dan
merupakan ciptaan Allah swt.
Contoh: Q.S. Fushilat:53

II. Ayat Qauliyah


Ialah firman Allah swt. di dalam Al-Quran
Contoh: Q.S. At-Tin:1-5

b Dengan memahami Asmaul Husna


c Hal-hal yang menghalangi Marifatullah
Fasik ( melanggar janji kepada Allah swt.)
Kesombongan
Zalim
Dusta
Membatalkan janji dengan Allah swt.
Lalai
Banyak berbuat maksiat
Ragu-ragu

3. Marifaturasul/ My Idol

Pentingnya iman kepada Rasul adalah karena merupakan salah satu rukun iman.
Seorang muslim harus beriman bahwa Allah telah mengutus para Rasul-Nya

Tugas para Rasul


I. Menyampaikan (tabligh)
yang disampaikan beruba Marifatullah, Tauhidullah dan Kabar
gembira serta peringatan
II. Mendidik dan membimbing
Memperbaiki jiwa dan membersihkan dari hawa nafsu dan sifat
tercela, meluruskan aqidah serta fiqrah yang menyimpang dari
Islam, Memimpin umat

Sifat-sifat Rasul
o Mereka adalah manusia
o Mashum (terjaga dari kesalahan)
o Sebagai suri tauladan

4. Marifatul Islam / I am Proud to be A Muslim

Ad-Dien Menurut Al-Quran:


Dienul Islam, yaitu diin yg dibawa oleh semua rasul dan nabi untuk keselamatan
manusia

Dienul ghoiru dienullah, bukan dari Allah swt., yaitu diin hasil rekayasa pikiran
manusia

Ciri-ciri Dienullah / Dienul Samawi


- Bukan tumbuh dari masyarakat, tapi untuk masyarakat
- Disampaikan oleh manusia pilihan Allah swt.
- Memiliki kitab suci yang bersih tanpa campur tangan manusia
- Konsep tentang tuhan yaitu Tauhid
- Pokok-pokok ajaran tidak akan berubah seiring berkembangnya
masyarakat penganut
- Kebenarannya universal dan sesuai fitrah manusia

Ciri-ciri Dienul Ardh


- Tumbuh dalam masyarakat
- Tidak disampaikan oleh Rasul Allah swt.
- Umumnya tdk memiliki kitab suci
- Konsep tuhannya yaitu dinamis, animis, dan politheis
- Ajarannya dapat berubah seiring berkembangnya zaman
- Kebenarannya tidak universal, hanya berlaku untuk sebagian manusia dan
untuk satu zaman saja

Pengertian Islam secara Etimologi:


Tundak patuh, berserah diri
Damai (As-Sulim)
Bersih (As-Salim)
Selamat (As-Salam)

Pengertian Islam secara Terminologi:


Aturan ilahi yg diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk
kebahagiaan hidupnya di dunia dan akhirat
Sesuai fitrah manusia. Kepentingan seluruh manusia (Q.S. 34:28)
Rahmat seluruh alam (Q.S. 21:107)
Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia (Q.S. 2:179)
Sangat sempurna (Q.S. 5:3)

Islam merupakan agama yang sempurna. Kesempurnaan Islam ini ditandai dengan:
1) Islam sebagai syumuliyatuz zaman (sepanjang masa) dibuktikan dengan
risalah nabi Muhammad saw. Sebagai kesatuan risalah dan nabi akhir
zaman. Islam yang disampaikan oleh Muhammad saw. Dari Allah swt.
dilaksanakan hingga hari kiamat

2) Islam sebagai syumuliyatul makan (semua tempat) karena Allah swt.


menciptakan manusia dan alam ini sebagai satu kesatuan. Karena semua
berasal dari satu pencipta maka semua dikenakan aturan kepada-Nya

3) Islam sebagai yumuliyatul minhaj (mencakup semuanya) meliputi


beberapa aspek lengkap yang terdapat dalam islam itu sendiri, misalnya
dakwah (sebagai penyokong islam)

5. Marifatul Quran / Al-Quran pedoman hidupku

Al-Quran secara bahasa Bacaan. Secara istilah Kalam Allah swt. yang
diwahyukan kepada nabi Muhammad saw. dan membacanya merupakan ibadah

Karakteristik Al-Quran:
Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia (Q.S. 20:2)
Bacaan yg teramat mulia dan terpelihara (Q.S. 56:77-78)
Tidak seorang pun dapat menandingi keindahan dan keagungan Al-Quran
(Q.S. 2:23 dan Q.S. 17:88)
Tersusun rinci dan rapi (Q.S. 11:1)
Mudah dipahami dan diambil pelajarannya (Q.S. 54:17)

Fungsi Al-Quran:
Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya
Tuntunan serta hukum untuk menjalani kehidupan
Menjelaskan masalah umat terdahulu
Mukjizat Rasullah saw.

Akhlak terpuji terhadap Al-Quran:


Membaca taawudz sebelum membaca Al-Quran (Q.S. 16:98)
Membaca Al-Quran secara tartil (Q.S. 73:4)
Menerima Al-Quran dengan lapang dada (Q.S. 7:2)
Mendengarkan baik-baik bacaan Al-Quran (Q.S. 7:204)
Bergetar hatinya dan bertambah iman (Q.S. 8:2-4)

Akhlak tercela terhadap Al-Quran:


Sombong dan berpaling (Q.S. 31:7)
Menertawakan peringatan ini (Q.S. 53:59-62)
Tidak memperhatikan Al-Quran (Q.S. 47:24)

Keunggulan-keunggulan Al-Quran, diantaranya:


Al-Quran adalah mukjizat yang abadi
Al-Quran unggul secara ilmiah
Jaminan kemurnian Al-Quran Q.S. 6:115 dan Q.S. 15:9
Al-Quran bersifat umum dan universal

Al-Quran merupakan pedoman hidup (minhaj al hayaah) manusia, Al-Quran


turun pada masa jahiliyah. Untuk menampung kebodohan-kebodohan umat saat itu
untuk menjadi hamba sejati-Nya. Allah mengutus para rasul untuk menyampaikan
wahyunya sebagai ajaran-ajaran serta peringatan kepada umatnya. Al-Quran
memandu manusia kejalan yang dikehendaki Allah swt. dalam segala aspeknya. Tidak
ada panduan hidup lain yang lebih sempurna dan lengkap dari apa yang ada dalam Al-
Quran.