Anda di halaman 1dari 18

LIMBAH PADAT

TAMBANG EMAS

Oleh:
Charissa Dini Sofih (140405022)
Dan
Budi Pratama Tarigan (140405052)
LATAR BELAKANG

SDA yang dimiliki Indonesia sangatlah


melimpah baik sumber daya alam hayati maupun
sumber daya alam non hayati. Sumber daya alam
non hayati yang dimiliki Indonesia salah satunya
adalah sumber daya mineral yang tidak dapat
diperbaharui yaitu emas.
Pertambangan emas yang dilakukan pasti
mempunyai dampak positif dan negatif.

Dampak positif = kenaikan pendapatan


Dampak negatif = pencemaran lingkungan
PROSES PENGOLAHAN EMAS
.PROSES PENGOLAHAN EMAS
Comminution / Kominusi
Kominusi adalah proses reduksi ukuran dari ore agar
mineral berharga yang mengandung emas dengan
tujuan untuk membebaskan (meliberasi) mineral emas
dari mineral-mineral lain yang terkandung dalam
batuan induk.
Refractory ore processing
Crushing
Milling
Concentration / separation
Setelah ukuran bijih diperkecil, proses selanjutnya
dilakukan proses konsentrasi dengan memisahkan
mineral emas dari mineral pengotornya. Pada endapan
emas aluvial, bijih hasil penggalian langsung memasuki
tahap ini tanpa tahap kominusi terlebih dahulu.
Gravity separation
Froth Flotation
.PROSES PENGOLAHAN EMAS
Ekstraksi
Ekstraksi adalah proses pemisahan emas dari logam atau
mineral pengotor lain untuk mendapatkan konsentrasi
emas yang tinggi.
a. Liquation Separation / pencairan
Pemisahan pencairan ( liquation separation ), adalah
proses pemisahan yang dilakukan dengan cara
memanaskan mineral di atas titik leleh logam, sehingga
cairan logam akan terpisahkan dari pengotor. Yang
menjadi dasar untuk proses pemisahan metode ini, yaitu
Density ( berat jenis ) dan Melting point ( titik cair ).
b. Amalgamasi
Amalgamasi merupakan proses ekstraksi emas dengan
cara mencampur bijih emas dengan merkuri.
.PROSES PENGOLAHAN EMAS
Refinning / Pemurnian
Refining, yaitu melakukan pengolahan logam kotor
melalui proses kimia agar diperoleh tingkat kemurnian
tinggi.
a. Parting
Parting yaitu proses untuk memisahkan emas dengan
perak dan logam dasar dari dore bullion ( Au-Ag alloy )
dengan larutan asam nitrat ( HNO3 ).

b. Melting
Untuk mendapatkan logam emas, endapan bullion emas
(High Au Bullion) selanjutnya dilebur dengan
penambahan borax ( Na2B4O710H2O ). Tujuan pemakaian
borax di sini adalah selain untuk mengikat kotoran yang
masih ada, juga untuk menahan bullion agar tidak
beterbangan saat terkena hembusan dari blander
nantinya.
JENIS- JENIS LIMBAH UTAMA DARI
PERTAMBANGAN EMAS
Overburden (Batuan Limbah)
Overburden adalah batuan permukaan atas yang
dikupas untuk mendapatkan batuan bijih atau batuan
yang mengandung emas.
Tailing
Proses kimia pengolahan emas dimana bijih emas
diambil emasnya menggunakan bahan kimia yang
diantaranya Merkuri atau Sianida. Tailing mengandung
logam berat.
Air Limbah Tambang Emas
Air limbah tambang emas yang dihasilkan berupa air
yang bersifat asam yang dapat menyebabkan kondisi
keasaman tanah, yang berpotensi melarutkan unsur
mikro berbahaya dalam tanah sehingga berpotensi
meracuni mahluk hidup sekitarnya.
CARA PENGOLAHAN LIMBAH TAMBANG EMAS
PROSES TAILING
Pengeringan dan pengentalan tailing
Keuntungan menggunakan tailing kental atau pasta
mencakup: kualitas air ditingkatkan dan proses
pemulihan bahan kimiawi di pabrik pengolahan,
berpotensi mengurangi volume penyimpanan tailing,
meskipun volume tailing lumpur dapat dikurangi
secara dramatis oleh pengeringan, mengurangi
rembesan, bentuk lahan yang lebih stabil dan juga
agar lebih mudah diangkut dan dikelola lebih lanjut.
..CARA PENGOLAHAN

Metode pengeringan dan pengentalan tailing


adalah fungsi tingkat pra-pembuangan yang
diterapkan pada tailing (apakah di pabrik
pengolahan atau di TSF sebelum pembuangan),
dan mencakup pembuangan lumpur, pembuangan
pengentalan dan pasta, susun kering dan
pembuangan gabungan dengan limbah butiran
kasar.
..CARA PENGOLAHAN
Keuntungan menggunakan tailing kental atau
pasta mencakup:

kualitas air ditingkatkan dan proses pemulihan


bahan kimiawi di pabrik pengolahan

berpotensi mengurangi volume penyimpanan


tailing, meskipun volume tailing lumpur dapat
dikurangi secara dramatis oleh pengeringan

mengurangi rembesan

bentuk lahan yang lebih stabil.


..CARA PENGOLAHAN
Metode Pembuangan Tailing
Pemilihan ini juga dipengaruhi oleh kondisi iklim
lokasi, topografi, jarak dan elevasi lokasi TSF yang dipilih
relatif terhadap tanaman, dan ketentuan yang
diberlakukan oleh regulator.
Pembuangan tailing kental di pabrik pengolahan
sebelum dibuang memungkinkan air hasil pengolahan
untuk didaur ulang langsung kembali ke pabrik. Tailing
kental mengurangi jumlah air yang dikirim ke TSF. Hal
ini pada gilirannya akan mengurangi risiko luberan dan
mengurangi kehilangan rembesan dan penguapan.
..CARA PENGOLAHAN
Susun kering yang benar membutuhkan
penyaringan tailing flokulasi, biasanya di bawah
tekanan atau mungkin di bawah vakum, untuk
menghasilkan produk yang diangkut dan dapat disusun
menggunakan teknik transportasi bahan kering dan
pembuangan.
KONSISTENSI TAILING: (KIRI) DIPUTAR (CENTRIFUGED); (KANAN)
DISARING
Pemanfaatan Limbah Tailing
Bagian halus dari fly-ash (abu terbang/serbuk abu)
digunakan sebagai komposisi campuran dalam
pembuatan semen
Bottom ash (limbah abu) pembangkit listrik
digunakan sebagai urukan lembam bangunan
Lumpur merah dari industri alumina digunakan
untuk membersihkan aliran air tercemar
Tailing batubara digunakan sebagai bahan bakar
kelas rendah
Beberapa tailing digunakan sebagai bahan bangunan
(misalnya, untuk peninggian hulu TFS).
Baku Mutu Air Limbah Pertambangan
Emas
Menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 202
Tahun 2004 adalah sebagai berikut:
KESIMPULAN
Proses pengolahan emas dimulai dari tahap Kominusi
Concentration Extraction Refinning.

Limbah yang dapat dihasilkan dari pertambangan emas


adalah overburden, tailing dan air limbah pertambangan.

Cara pengolahan limbah tailing adalah dimulai dengan


proses pengeringan dan pengentalan tailing yang
berfungsi untuk mengurangi volume tailing dalam proses
penyimpanan, lalu penyimpanan tailing untuk proses
stabilisasi zat kimia lalu tailing baru dapat dibuang ke
lingkungan.
Limbah tailing dapat dimanfaatkan sebagai sebagai
pozzolan dalam pembuatan semen, urukan lembam
bangunan, kondisioner tanah dan untuk
membersihkan aliran air tercemar, untuk mengisi
rongga pertambangan batubara, bahan bakar kelas
rendah, dll.

Baku mutu air limbah pertambangan emas dan atau


tembaga adalah menurut Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup Nomor 202 Tahun 2004.