Anda di halaman 1dari 6

LABORATORIUM SISTEM TRANSMISI

JUDUL PERCOBAAN : PENGUKURAN RESISTANSI SALURAN


KOAKSIAL

KELAS / GROUP : TT5C / KELOMPOK 06


NAMA KELOMPOK : 1. Adinda Mutiara Putri (
2. Luthfiyah Wulandari (
3. Muhamad Faisal Ihsan (1315030062)
4. Shereen Chistianty (
5. Tiara Delima (
TANGGAL PERCOBAAN : 1209-2017
TGL. PENYERAHAN LAP. : 1909-2017
NILAI :
DOSEN : Yenniwarti Rafsyam, SST, MT.

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2016
PERCOBAAN -1

PENGUKURAN RESISTANSI SALURAN KOAKSIAL

1. Tujuan Percobaan

Tujuan percobaan ini adalah:

1.1 Mengenal jembatan Wheatstone dan mengerti fungsinya.

1.2 Mengukur resistansi kabel .

1.3 Mengukur resistansi konduktor dalam (inner) dan menghitung


resistansi luar (outer).

1.4 Mengukur resistansi kabel pada frekuensi yang berbeda.

1.5 Menentukan frekuensi maksimum untuk jembatan Wheatstone.

2. Diagram Rangkaian
2.1 Jembatan Wheatstone
2.2 Rangkaian Pengukuran Inner Conductor

3. Alat-alat dan Komponen yang Digunakan

Jumlah Nama Alat Nomor Alat


1 Generator Fungsi
1 Oscilloscope Dual Trace
Frequency Counter*
2 Test probe , 10:1/1:1,switchable
2 Probe Adapter
1 Resistor 100 ; 1 % ; 0,5 Watt
1 Potensiometer 1k ohm, 10 putaran
2 Saluran Koaksial
1 Jembatan Universal
1 Kabel BNC / 4mm Banana
10 Set kabel penghubung dan plug
1 Tee Connector BNC*
4. Pendahuluan

Pengukuran resistansi kabel tidak kritis dan dapat dilakukan dengan sembarang
jembatan DC atau penunjukkan ohm meter secara langsung. Bila pengukuran
dilakukan dengan menggunakan jembatan wheatstone, pada frekuensi tertentu
komponen reaktansi muncul dan mempengaruhi keseimbangan jembatan.
Makin tinggi frekuensi makin keseimbangan jembatan makin sulit diperoleh.

Oleh karena itu, adalah lebih praktis mengembangkan rangkaian jembatan,


sehingga besaran karakteristik lain dari kabel dapat diukur. Bagian 2
memperlihatkan, tegangan diagonal U Y1 sama dengan nol ketika harga
resistansi berbanding sebagai berikut :

R3/RX = R4/R2

Dengan menggunakan helical potensiometer 10 putaran dan R3 = 1 kW, 1


bagian pada skala potensiometer sama dengan 1 ohm. Skala tersebut d apat
dibaca langsung dalam ohm. Impedansi karakteristik saluran R', diberikan oleh
persamaan,

R' = Rx/l

dengan, l = panjang saluran (meter)

Pengembangan batasan pengukuran untuk UY1 = 0 Volt, juga diberikan oleh


persamaan,

R3/R4 = Rx /R2

untuk R3 = R4 = 1 Rx = R2

untuk R3 = R4 = 10 Rx = 10.R2

untuk R3 = R4 = 0,1 Rx = 0,1.R2

5. Prosedur Percobaan
5.1 Rangkaian Peralatan untuk Diagram 2.1.

a) Menyambung saluran dengan plug connector sehingga menjadi 100


meter.

b) Menghubung singkat ujung saluran dengan menggunakan kabel


banana banana pendek.

c) Mengukur resistansi saluran dengan menggunakan ohm meter dan


membaca hasil pengukuran yang di tampilkan pada ohm meter.
d) Menyambung saluran ke jembatan.

e) Memasang resistor sesuai dengan diagram dengan sebelumnya


memastikan resistor dalam kondisi baik menggunakan ohm meter.

f) Memasang generator fungsi dengan kondisi, U1 sebesar 4 Vpp; 100


Hz pada jembatan.

g) Memasang oscilloscope dan menghubungkan : Y1 (0,2 V/div; 1:1;


DC) ke U1, TB (time base) disesuaikan dengann pengukuran.

h) Menyeimbangkan jembatan dengan mengatur potensiometer.

i) Mengukur nilai resistansinya dengan ohm meter.

j) Menghitung Rx (R konduktor luar dan dalam).

5.2 Kabel di hubungkan seperti diperlihatkan pada diagram 2.2, tegangan


dan pengaturan Oscilloscope seperti langkah 5.1 ( h s/d j) . ( R
konduktor dalam )
5.3 Menghitung resistansi konduktor luar (screen), dari hasil pengukuran
5.1 dan 5.2.
5.4 Menaikkan frekuensi menjadi 1 kHz, kemudian menyeimbangkan
rangkaian seperti langkah 5 dan mengamati tegangan minimal yang
masih bisa dibaca.
5.5 Mengulangi langkah 5.4 tetapi frekuensi dinaikkan menjadi 10 kHz.
5.6 Mengulangi langkah 5.5 tetapi frekuensi dinaikan menjadi 100 kHz.

6. Hasil Percobaan

Untuk 5.1

- Hasil pengukuran dengan ohm meter menu menunjukkan nilai resistansi

- Hasil pengukuran dengan jembatan: Rx dihitung dari persamaan :

3 4
=
2
2 3
= =
4
Jika kedua hasil pengukuran dibandingkan, apa yang dapat saudara jelaskan !

Jawab :
Untuk 5.2

Ri =

Untuk 5.3

Resistansi konduktor luar (screen),

a = =

Untuk 5.4

Keseimbangan tidak dapat dilakukan. Tegangan minimal yang dapat dibaca 6


mVpp.

Alasan dapat dihasilkan keseimbangan adalah :

Karena pada saat tegangn minimum, arus dan tegangan yang terukur pada
titik Rx tidak nol.

Untuk 5.5

Keseimbangan . Tegangan minimal yang dapat dibaca

Alasan :

Untuk 5.6

Keseimbangan .Tegangan minimal yang dapat dibaca


menjadi 240 mVpp.

Alasan :