Anda di halaman 1dari 32

PANDUAN PELATIHAN SOFTWARE

PETREL

Disusun Oleh:
Nama : Jusfarida, S.Si.,MT
NIP/NIDN : 133005/ 0709057906

JURUSAN TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL DAN KELAUTAN
INSTITUT TEKNOLOGI ADHI TAMA SURABAYA
2015
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas berkat limpahan Rahmat dan Hidayah-
Nyalah sehingga saya dapat menyelesaikan Buku Petunjuk Pengenalan Software Petrel.
Buku ini disusun sebagai pedoman penunjang dan Pengenalan Software Petrel. Adapun
materi berupa Pendahuluan (Pengenalan Menu Petrel), Analisis Data Log, Analisis
Seismik, Geology and Property Modeling , Volumetric & Calculation.
Meskipun demikian buku ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak
terdapat kekurangan-kekurangan, oleh karena itu upaya melengkapi serta memperbaiki
buku ini secara terus-menerus akan tetap dilakukan dan saran maupun kritikan dari
pembaca sangat diharapkan. Akhir kata, semoga buku ini dapat bermanfaat bagi
mahasiswa dan yang membutuhkan.

Surabaya, 12 Juli 2013

Jusfarida, S.Si, MT
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
TATA TERTIB
DAFTAR ISI
1. PENDAHULUAN PENGENALAN PETREL
2. ANALISIS DATA LOG
3. ANALISIS DATA SEISMIK
4. ANALISIS (FAULT MODELING, PILLAR GRIDDING, MAKE HORIZON,
LAYERING, MAKE CONTACT).
5. VELOCITY MODELING
6. DEPTH CONVERT 3D GRID.
7. GEOLOGY & PROPERTY MODELING (FACIES, PERM., NTG, POR, SW).
8. PERHITUNGAN CADANGAN (METODE VOLUMETRIC
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Overview Petrel Workflow Tools


Petrel is a PC-based workflow application for subsurface interpretation and
modeling allowing you to build and update reliable subsurface models.
Geophysicists, geologists and reservoir engineers can move across domains, rather
than applications, through the Petrel integrated toolkit.

Introduction
Petrel is a Windows based software for 3D visualization, 3D mapping and 3D
reservoir modeling. The user interface is based on Microsoft Windows standards on
buttons, dialogs and help systems. This makes Petrel familiar to the majority of
geoscientists today and ensures efficient usage of the application.

Petrel is a system for


Seismic visualization and interpretation by using SEG-Y data cubes.
Outstanding 3D visualization of the interpretation and seismic.
Seismic Volume Rendering, which allows the SEGY volume to be more or
less transparent. For example, if you have an inversion volume and you know
what frequencies represent you reservoir, you can make the nonreservoir
transparent. Sub-volumes of the SEGY volume can be generated with
transparency and freely be moved inside the larger SEGY volume. Seismic
Volume Extraction allows extraction of seismic features using isosurfaces, to
visualize connected bodies and to track channels.
Building faulted 3D grids for reservoir modeling and flow simulation. A new
approach for building faulted 3D grids is introduced making the grid
generation process significantly faster, and producing high quality results.
There are few restrictions to the complexity of the fault pattern or fault types
in Petrel.
Gridding of 2D structural surfaces honoring inter-surface relationships
(erosion, onlap, etc) and the generated 3D fault model. This method of
gridding structural surfaces (3D mapping) is a true 3D approach and is unique
to Petrel.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

3D visualization of geophysical, geological, petrophysical and production


data. Petrel has an option to use 3D glasses for obtaining a true 3D effect.
Flattening of the 3D grid using a horizon as datum.
The 3D grid can be depth converted node by node by using different velocity
models.
Making an improved zonation of the reservoir by using the Well Correlation
facility.
Analysis of well data, upscaled wells and properties, including data
transformations and a comprehensive variogram analysis package.
3D property modeling based on well logs and trend data (stochastic,
deterministic). This includes a calculator for solving complex mathematical
equations involving one or several 3D property models; i.e. Sw transforms
based on porosity and permeability 3D models.
Facies Modeling using stochastic and deterministic methods.
Volume calculations, data analysis and plotting.
Upscaling of geometric grids and properties.
Post-processing of simulation result data.
Well design in 3D. Digitizing, editing and visualizing of well trajectories
based on the generated geological model. Output spread sheets with detailed
well report and synthetic well logs.
Improved documentation and reporting of the project work through tight
integration with desktop tools like PowerPoint, Word and Excel.

Petrel Workflow
Petrel is a software package that allows the user to build a reservoir model all
the way from the SEG-Y cube to the upscaled grid with properties to export to a
simulator. The Process Diagram shown in the lower left corner of the user interface
gives the user an overview of the suggested workflow in Petrel. Export and plotting
are not a part of the workflow since that can be done at any stage of the modeling
process.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

PENGENALAN SOFTWARE PETREL

1. Pengenalan Menu Bar Pada Petrel


a. Penganalan menu bar atas yang horisontal
Pada menu bar yang horisontal terdapat beberapa pilihan seperti
- File - Project
- Edit - Tools
- View -Window
- Insert Help

b. Menu bar File


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

c. Menu bar Edit

d. Menu bar View


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

e. Menu bar Insert


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

f. Menu bar Window


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Input Data
Input - imported data such as line, point, gridded surface and SEG-Y data is sorted
here. Output data of the same kind is put here as well, e.g. if a set of internally
modeled faults are converted to polygons, the generated polygons will automatically
be put here.

Model Data
Model internally created data connected with a 3D model (such as faults, trends
and 3D grids) is sorted here. Improrted grids (3D models or parts of models) and
properties will also be put here. Velocity models and Discrete fracture network
models are also stored here.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Results
Results the numerical results of volume calculations and simulations are in this
pane, such that they can be browsed and any reports made.

Templetes
Templetes color tables and all the different templates are stored under this pane.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

ANALISA DATA SUMUR

Analisa Data Sumur - ImportWell data


Terdapat beberapa data yang penting yang harus diimportkan sebelum melakukan analisa
sumur dengan menggunakan software petrel. Jenis data yang diimportkan :
Import well head
Well parts/deviation/trace
Import well log

Analisa Data Sumur - Import well data Well heads

Merupakan data yang berisi informasi posisi koordinat sumur. Gambar dibawah ini
merupakan format data yang akan diimportkan sebagai data well heads.

Gambar 1. Model Format Data Well Header


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Cara melakukan import data sumur :


Klik insert pada menu bar kemudian piilih New well folder.
Klik file pada menu bar kemudian pilih import well, untuk file name pilih well
header dan untuk file of type pilih well heads.
Setelah itu muncul penyesuaian format sesuai dengan format data.

Gambar 2. Cara Import Well Header


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Analisa Data Sumur - Import well data Well parts/deviation/trace


Merupakan data yang menginformasikan lintasan sumur sesuai dengan kedalaman pada tiap
perubahan arah kemiringan sumur, data tersebut sangat penting jika sumur tersebut merupakan
sumur non vertikal, jika sumur tersebut merupakan sumur vertikal maka koordinat lintasan
sumur akan sesuai dengan koordinat wellhead.
Gambar dibawah ini merupakan format data yang akan diimportkan sebagai data
well part/deviation.

Gambar Model Format Data Well Part/Deviation

Cara melakukan import data sumur :


Klik file pada menu bar kemudian pilih import well, untuk file name pilih
nama sumur dengan tipe .dev dan untuk file of type pilih well
part/deviation.
Setelah itu muncul penyesuaian format sesuai dengan format data.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Cara Import Well Part/Deviation

Gambar Lintasan Sumur

Analisa Data Sumur - Import well data Well logs


Merupakan data yang menginformasikan tipe-tipe log yang tersedia (misal :depth, gama-ray,
resistivity, dll) dan juga menginformasikan kedalaman log tersebut mulai merekam dan berhenti
merekam, serta informasi dari KB (Kelly Bushing). Gambar dibawah ini merupakan format data
yang akan diimportkan sebagai data well logs.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Model Format Data well logs

Cara melakukan import data sumur :


Klik file pada menu bar kemudian pilih import well, untuk file name pilih
nama sumur dengan tipe .las dan untuk file of type pilih welllogs (ASCI).
Setelah itu muncul penyesuaian format sesuai dengan format data yang
Tersedia.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Cara Import Well Logs


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Membuat Well Top

Analisa Data Sumur - Pembuatan Marker Pada Log Sumur (Well Tops)
Penentuan marker dilakukan pada semua sumur yang akan dilakukan analisa.
Marker pada setiap sumur menggambarkan konfigurasi lapisan tertentu. Penentuan
marker sangat penting karena sebagai pengontrol sewaktu membuat peta struktur.
Cara memasang marker pada sumur :
Klik windows pada menu bar pilih new well section
Klik sumur dan jenis log sebagai dasar analisa
Klik file pada insert kemudian pilih New Well Tops
Open folderWell Tops
Klik kanan pada sub folder Stratigraph pilih insert zone
Klik pada process, pilih stratigraphic modeling
Posisi create well tops pada bar sbelah kanan harus aktif kemudian klik posisi
marker pada log.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Cara Melakukan Insert Horizon

Gambar Memasang Marker Pada Sumur


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Report Marker Sumur

Analisa Data Sumur - Pembuatan Peta Berdasarkan Data Marker Sumur


Pembuatan peta bawah permukaan bisa dilakukan dengan cara analisa seismik, analisa sumur,
atau kedua-duanya. Pada latihan kali ini kita akan mencoba membuat peta berdasarkan data
marker sumur. Didalam membatasi interpolasi saat pembuatan peta terlebih dahulu dilakukan
pembuatan polygon atau boundary. Boundary/polygon bisa dibuat sendiri dengan batasan
sumur terluar atau dengan mengimportkan langsung karena polygon/boundary sudah
ditentukan. Kelemahan dari pembuatan peta dengan data sumur yaitu pada konfigurasi kontur
kurang maksimal.
Cara pembuatan peta berdasarkan data sumur :
Klik windows pada menu bar, lalu pilih 3DWindow
Klik utilities pada menu processes
Klik make/edit surface
Masukan parameter data (yang akan dibuat peta) seperti well top,
boundary/polygon, memilih geometry, serta method pada algorithm
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Cara Memasukan Data Boundary/Polygon


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Boundary/Polygon

Gambar Input Parameter Data


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2015
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Hasil Pemetaan Berdasarkan Data Marker Sumur

Gambar Tampilan Peta (Map Window)


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

ANALISA DATA SEISMIK


Analisa Data Seismik
Import Data Seismik
Seismik secara umum dibagi menjadi dua jenis yaitu seismik 2D dan seismik 3D. Didalam
software petrel cara memasukan sesimik baik itu 2D maupun 3D adalah sama. Pada latihan kali
ini seismik yang kita pakai adalah seismik jenis 2D. Format dari data seismik baik itu 2D atau
3D biasanya berformat SEG-Y.

Gambar Infromasi Data Seismik

Cara melakukan import data seismik


a. Window dalam kondisi 3D Window
b. Klik file pilih import file kemudian untuk file name pilih data seismic dan untuk file
of type pilih SEG-Y seismic data
c. Penyesuaian format data seismik.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Cara Import Data Seismik

Gambar Tampilan Seismik 3D


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Analisa Data Seismik Interpretasi Sesar (fault)


Didalam melakukan analisa seismik, terlebih dahulu dilakukan adalah analisa sesar
sebelum melakukan interpretasi horison. Interpretasi sesar sangat penting dilakukan
karena dapat mendukung didalam interpretasi seismik.
Cara melakukan interpretasi sesar dalam seismik
KlikWindow pilih New interpretation window
Klik insert pada menu bar pilih New interpretation window
Klik kanan New interpretation window pada kolom input pilih insert
fault.
Icon new fault pada menu bar kanan harus aktif.
Memulai interpretasi sesar.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Membuat Horizon


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Insert Fault Interpretation

Gambar Hasil Interpretasi horizon dan sesar Sesar


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Analisa Data Seismik Interpretasi Horison


Setelah melakukan interpretasi sesar langkah selanjutnya adalah melakukan interpretasi
horison. Interpretasi horison dilakukan karena dapat melihat pelamparan lapisan/horison yang
kita peaking. Didalam interpretasi horizon dilakukan pada weagle baik itu di peak (fill positif)
dan trough (fill negatif) tergantung marker sumur sewaktu dilakukan analisa well seismik tie.

Gambar Well Seismik Tie

Cara melakukan interpretasi horison dalam seismik


KlikWindow pilih New interpretation window
Klik insert pada menu bar pilih New interpretation window
Klik kanan New interpretation window pada kolom input pilih insert
seismic horizon.
Icon new horizon pada menu bar kanan harus aktif.
Memulai interpretasi horison.
Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Analisa Data Seismik Pembuatan Peta Berdasarkan Data Interpretasi Seismik


Setelah melakukan interpretasi seismik baik itu interpretasi sesar dan interpretasi horison,
langkah selanjutnya adalah membuat peta berdasarkan data seismik. Peta yang dihasilkan
dalam kondisi time. Peta yang telah jadi harus dikoreksi dengan sumur dengan bantuan
checkshots pada sumur. Setelah pengkoreksian selesai bisa dilakukan analisa time to depth
converter, hal tersebut berguna karena untuk menyamakan satuan peta time menjadi depth.
Cara pembuatan peta berdasarkan data seismik :
KlikWindow pada menu bar pilih 3DWindow
Klik utilities pada menu processes
Klik make/edit surface
Masukan parameter data (yang akan dibuat peta) seperti hasil picking horison,
boundary/polygon, memilih geometry, serta method pada algorithm.

Gambar Input Parameter Data


Pelatihan Petrel, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2013
By:
Jusfarida, S.Si, MT

Gambar Peta Hasil Interpretasi Seismik

Gambar Tampilan Peta (Map Window)