Anda di halaman 1dari 13

22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

IKHWANNUL KHOLIS

Melihat Lebih Dekat untuk Menjadi Lebih Bijaksana

ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT

November 12, 2013 by loveluy in Science and Technology.

i
2 Votes

1. PENDAHULUAN

Tenaga Listrik disalurkan ke konsumen melalui Sistem Tenaga Listrik. Sistem Tenaga Listrik terdiri
dari beberapa subsistem, yaitu Pembangkitan, Transmisi, dan Distribusi. Tenaga listrik disalurkan
ke masyarakat melalui jaringan distribusi. Oleh karena itu, jaringan distribusi merupakan bagian
jaringan listrik yang paling dekat dengan masyarakat.

Jaringan distribusi dikelompokkan menjadi dua, yaitu jaringan distribusi primer dan jaringan
distribusi sekunder. Tegangan distribusi primer yang dipakai PLN adalah 20 kV, 12 kV, 6 KV. Pada
saat ini, tegangan distribusi primer yang cenderung dikembangkan oleh PLN adalah 20 kV.
Tegangan pada jaringan distribusi primer, diturunkan oleh gardu distribusi menjadi tegangan
rendah yang besarnya adalah 380/220 V, dan disalurkan kembali melalui jaringan tegangan rendah
kepada konsumen.

Dalam operasi sistem tenaga listrik sering terjadi gangguan gangguan yang dapat
mengakibatkan terganggunya penyaluran tenaga listrik ke konsumen. Gangguan adalah
penghalang dari suatu sistem yang sedang beroperasi atau suatu keadaan dari sistem penyaluran
tenaga listrik yang menyimpang dari kondisi normal. Suatu gangguan di dalam peralatan listrik
didenisikan sebagai terjadinya suatu kerusakan di dalam jaringan listrik yang menyebabkan
aliran arus listrik keluar dari saluran yang seharusnya.

Berdasarkan ANSI/IEEE Std. 100-1992 gangguan didenisikan


https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ sebagai suatu kondisi sis yang
1/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Berdasarkan ANSI/IEEE Std. 100-1992 gangguan didenisikan sebagai suatu kondisi sis yang
disebabkan kegagalan suatu perangkat, komponen, atau suatu elemen untuk bekerja sesuai
dengan fungsinya. Gangguan hampir selalu ditimbulkan oleh hubung singkat antar fase atau
hubung singkat fase ke tanah. Suatu gangguan hampir selalu berupa hubung langsung atau
melalui impedansi. Istilah gangguan identik dengan hubung singkat, sesuai standart ANSI/IEEE
Std. 100-1992.

Hubung singkat merupakan suatu hubungan abnormal (termasuk busur api) pada impedansi yang
relatif rendah terjadi secara kebetulan atau disengaja antara dua titik yang mempunyai potensial
yang berbeda. Istilah gangguan atau gangguan hubung singkat digunakan untuk menjelaskan
suatu hubungan singkat. Untuk mengatasi gangguan tersebut, perlu dilakukan analisis hubung
singkat sehingga sistem Proteksi yang tepat pada Sistem Tenaga Listrik dapat ditentukan. Analisis
hubung singkat adalah analisis yang mempelajari kontribusi arus gangguan hubung singkat yang
mungkin mengalir pada setiap cabang didalam sistem (di jaringan distribusi, transmisi, trafo
tenaga atau dari pembangkit) sewaktu gangguan hubung singkat yang mungkin terjadi di dalam
sistem tenaga listrik.

Analisis Hubung Singkat memiliki tujuan, yaitu sebagai berikut.

1. Untuk menentukan arus maksimum dan minimum hubung singkat.


2. Untuk menentukan arus gangguan tak simetris bagi gangguan satu dan dua line ke tanah,
gangguan line ke line, dan rangkaian terbuka
3. Penyelidikan operasi rele-rele proteksi
4. Untuk menentukan kapasitas pemutus dari circuit breaker
5. Untuk menentukan distribusi arus gangguan dan tingkat tegangan busbar selama gangguan.

Hubung singkat terjadi akibat dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dari
gangguan adalah rusaknya peralatan listrik. Faktor eksternal adalah antara lain cuaca buruk,
seperti badai, hujan, dingin; bencana, seperti gempa bumi, angin ribut, kecelakaan kendaraan;
runtuhnya pohon; petir; aktivitas konstruksi, ulah manusia, dan lain-lain. Sebagian besar
gangguan terjadi karena cuaca buruk, yaitu hujan atau badai, dan pohon.

Gangguan hubung singkat menyebabkan terjadinya interupsi kontinuitas pelayanan daya kepada
para konsumen apabi1a gangguan itu sampai menyebabkan terputusnya suatu rangkaian (sircuit)
atau menyebabkan keluarnya satu unit pembangkit, penurunan tegangan yang cukup besar
menyebabkan rendahnya kualitas tenaga listrik dan merintangi kerja normal pada peralatan
konsumen, pengurangan stabilitas sistem dan menyebabkan jatuhnya generator, dan merusak
peralatan pada daerah terjadinya gangguan tersebut.

Gangguan dapat terdiri dari gangguan temporer atau permanent. Kebanyakan gangguan temporer
di amankan dengan circuit breaker (CB) atau pengaman lainnya. Gangguan permanent adalah
gangguan yang menyebabkan kerusakan permanent pada sistem. Seperti kegagalan isolator,
kerusakan penghantar, kerusakan pada peralatan seperti transformator atau kapasitor. Pada
saluran bawah tanah hampir semua gangguan adalah gangguan permanen. Kebanyakan gangguan
peralatan akan menyebabkan hubung singkat. Gangguan permanen hampir semuanya
menyebabkan pemutusan/gangguan pada konsumen. Untuk melindungi jaringan dari gangguan
digunakan fuse, recloser atau CB.

Namun, berdasarkan kesimetrisannya, gangguan terdiri dari gangguan simetris dan asimetris.
Gangguan simetris adalah gangguan yang terjadi pada semua fasanya sehingga arus dan tegangan
pada masing-masing fasa bernilai sama, yaitu di antaranya Hubung Singkat 3 fasa dan Hubung
singkat 3 fasa ke tanah. Sedangkan gangguan simetris adalah gangguan yang mengakibatkan arus

yang mengalir pada setiap fasa tidak seimbang, yaitu


https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ di antaranya hubung singkat 1 fasa ke tanah,
2/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

yang mengalir pada setiap fasa tidak seimbang, yaitu di antaranya hubung singkat 1 fasa ke tanah,
hubung singkat fasa ke fasa, dan hubung singkat 2 fasa ke tanah. Analisis Hubung Singkat secara
umum menggunakan persamaan hubung singkat sebagai berikut.

1. ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT

Analaisis Gangguan Hubung Singkat dilakukan dengan berdasarkan kesimetrisan gangguan yang
terjadi. Analisis gangguan Hubung Singkat dapat dilakukan pada keadaan simetris. Pada
gangguan asimetris perlu dilakukan metode komponen simetris untuk melakukan analisis hubung
singkat.

1. Komponen Simetris

Komponen simetris digunakan untuk menganalisis terutama sistem yang tidak seimbang,
misalnya saat terjadi hubung singkat tiga phasa, dua phasa dan satu phasa ke tanah. Dimana
sebuah sistem tak seimbang diubah menjadi tiga rangkaian persamaan yaitu rangkaian urutan
positif, urutan negatif, dan urutan nol. Menurut teorema Fortescue, tiga fasor tak seimbang dari
sistem tiga phasa dapat diuraikan menjadi tiga sistem fasor yang seimbang. Himpunan seimbang
komponen itu adalah (Stevenson, 1982: 260):

1. Komponen urutan positif, yang terdiri dari tiga fasor yang sama besarnya, terpisah satu dengan
yang lainnya dalam phasa sebesar 120o, dan mempunyai urutan phasa yang sama seperti fasor
aslinya.
2. Komponen urutan negatif, yang terdiri dari tiga fasor yang sama besarnya, terpisah satu
dengan yang lainnya dalam phasa sebesar 120o, dan mempunyai urutan phasa yang
berlawanan dengan fasor aslinya.
3. Komponen urutan nol, yang terdiri dari tiga fasor yang sama besarnya dan dengan pergeseran
phasa nol antara fasor yang satu dengan yang lain.

Tujuan lain adalah untuk memperlihatkan bahwa setiap phasa dari sistem tiga phasa tak seimbang
dapat di pecah menjadi tiga set komponen.

Gambar Vektor Diagram untuk


https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ Komponen Simetris 3/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Gambar Vektor Diagram untuk Komponen Simetris

Komponen simetris berpengaruh terhadap besarnya impedansi saluran. Impedansi saluran suatu
sistem tenaga listrik tergantung dari jenis konduktornya yaitu dari bahan apa konduktor itu dibuat
yang juga tentunya pula dari besar kecilnya penampang konduktor dan panjang saluran yang
digunakan jenis konduktor ini. Komponen Simetris menyebabkan tegangan jatuh sesuai dengan
urutan arusnya dan tidak mempengaruhi urutan arus lainnya, berarti tiap urutan yang seimbang
akan terdiri dari suatu jaringan. Ketidakseimbangan arus atau tegangan ini akan menimbulkan
pula impedansi urutan positif, urutan negatif, dan urutan nol. Impedansi urutan dapat
didenisikan sebagai suatu impedansi yang dirasakan arus urutan bila tegangan urutannya
dipasang pada peralatan atau pada sistem tersebut. Seperti juga tegangan dan arus didalam
metode komponen simetris dikenal tiga macam impedansi urutan yaitu sebagai berikut.

1. Impedansi urutan positif (Z1), adalah impedansi tiga phasa simetris yang terukur bila dialiri
oleh arus urutan positif.
2. Impedansi urutan negatif (Z2), adalah impedansi tiga phasa simetris yang terukur bila dialiri
oleh arus urutan negatif.
3. Impedansi urutan nol (Z0), adalah impedansi tiga phasa simetris yang terukur bila dialiri arus
urutan nol.

IA = I1A + I2A + I0.

IB = a2 I1A + a I2A + I0.

IC = a I1A + a2 I2A + I0.

Dari persamaan tersebut, diperoleh persamaan berikut.

I1A = 1/3(IA + aIB + a2IC)

2
https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 4/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

I2A = 1/3(IA + a2IB + aIC)

I0 = 1/3(IA + IB + IC)

Persamaan di atas, terdapat operator a yang merupakan unit vektor yang membentuk sudut 120
derajat berlawanan jarum jam.

1. Hubung Singkat Satu Fasa ke Tanah

Diperoleh persamaan berikut.

1. Hubung Singkat 3 fasa

Pada hubung singkat 3 fasa, gangguan termasuk gangguan


https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ simetris sehingga tidak perlu 5/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Pada hubung singkat 3 fasa, gangguan termasuk gangguan simetris sehingga tidak perlu
menggunakan komponen simetris. Persamaan hubung singkat diperoleh sebagai berikut.

Va = Vf Ia1Za1 = 0

1. Hubung Singkat 2 fasa

Dengan menggunakan komponen simetris, diperoleh persamaan berikut.

Ia0 = 0;

Sehingga diperoleh persamaan berikut.

1. Analisis Hubung Singkat dengan Menggunakan ETAP

Pada tugas besar praktikum STL ini, digunakan ETAP


https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ untuk mensimulasikan suatu STL tertentu
6/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Pada tugas besar praktikum STL ini, digunakan ETAP untuk mensimulasikan suatu STL tertentu
dengan sistem arbitrary sesuai dengan rancangan praktikan. Sistem yang dirancang oleh praktikan
adalah sebagai berikut.

Gambar Sistem Single Line Diagram secara keseluruhan

Gambar Sistem Single Line Diagram pada Network4

https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 7/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Gambar Sistem Single Line Diagram pada Network5

Gambar Sistem Single Line Diagram pada Network6

Pada sistem tersebut, dilakukan analisis Hubung Singkat untuk mengetahui arus kontribusi
gangguan yang mungkin terjadi saat terjadinya gangguan hubung singkat. Pada Single Line
Diagram ini, dilakukan analisis Gangguan hubung Singkat 3 fasa dengan menambahkan fault pada
busbar utama. Karena analisis gangguan hubung singkat yang digunakan adalah gangguan 3 fasa,
persamaan yang digunakan tidak menggunakan komponen simetris untuk menganalisis sistem
tersebut. Penambahan fault dilakukan pada busbar 19 dan 20. Berikut penambahan fault dilakukan
dengan menekan klik kanan pada bus kemudian memilih fault. Busbar yang terdapat fault akan
berwarna merah. Seperti yang terlihat pada gambar berikut.

https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 8/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Kemudian, dilakukan short circuit analysis pada ETAP. Short-Circuit analysis yang dilakukan
adalah hubung singkat 3 fasa.

Dari gambar tersebut, terlihat adanya arus gangguan Hubung Singkat pada busbar. Arus
gangguan hubung singkat tersebut memenuhi persamaan hubung singkat 3 fasa.

Dengan menggunakan ETAP, analisis hubung singkat cukup mudah dilakukan. Terlihat bahwa
arus gangguan yang diperoleh bernilai cukup kecil. Hal ini kemungkinan terjadi karena sistem
yang dirancang tidak terlalu kompleks sehingga beban yang ada tidak terlalu banyak. Selain itu,
pada cable, terlihat bahwa panjang kabel masih bernilai ratusan meter. Hal ini akan berbeda jika
panjan cable bernilai hingga km. Berikut adalah hasil percobaan yang telah dilakukan.

https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 9/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Pada sistem tersebut, panjang cable9 diubah menjadi 30 km dan cable8 diubah menjadi 10 km. Dari
gambar tersebut, terlihat nilai arus gangguan lebih kecil dari sebelumnya. Hal ini membuktikan
bahwa besarnya arus gangguan tergantung pada panjang saluran. Hal ini karena besarnya
impedansi saluran bergantung pada panjang kabel, jenis kabel, dan diameter kabel yang
digunakan. Hal ini sesuai dengan persamaan.

; dengan persamaan arus

Dengan mengubah besarnya diameter kabel dan jenis kabel, diperoleh hasil sebagai berikut.

Gambar Sistem dengan perubahan luas cable8 dan cable9

https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 10/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

Gambar sistem dengan perubahan jenis cable8 dan cable9

Luas penampang cable8 diubah menjadi 120 mm2 dan Luas penampang cable9 diubah menjadi
120 mm2. Terlihat tidak ada perubahan pada arus gangguan. Hal ini karena perubahan luas
penampang dari kabel hanya berada pada kisaran mm2 sehingga sangat kecil untuk berubah. Oleh
karena itu, tidak ada perubahan yang signikan pada analisis hubung singkat.

Kemudian, dilakukan perubahan jenis kabel pada cable8 dan cable9 menjadi aluminium. Terlihat
tidak ada perubahan pada arus gangguan yang diperoleh. Hal ini karena nilai hambatan jenis tidak
terlalu besar perubahannya. Oleh karena itu, tidak terdapat perubahan yang signikan pada
analisis hubung singkat.

Dari percobaan yang telah dilakukan, terlihat bahwa arus gangguan akan semakin besar ketika
panjang saluran semakin kecil. Dan sebaliknya, arus gangguan akan semakin kecil ketika panjang
saluran semakin besar. Arus gangguan terlihat tidak terpengaruh secara signikan ketika ada
perubahan jenis konduktor dan besarnya luas penampang konduktor. Hal ini karena perubahan
jenis konduktor dan besarnya luas penampang hanya berpengaruh sangat kecil pada persamaan
impedansi saluran.

Dari percobaan tersebut, dapat diperoleh arus gangguan yang mungkin terjadi pada Sistem Tenaga
Listrik sehingga dapat dilakukan perancangan proteksi yang tepat bagi sistem. Dengan
perancangan proteksi yang tepat pada sistem, risiko akan rusaknya sistem dan komponen sistem
dapat diminimalisasi. Oleh karena itu, Analisis Hubung Singkat sangat penting dalam
menentukan sistem proteksi yang tepat pada Sistem Tenaga Listrik untuk melindungi peralatan
dari kerusakan akibat arus gangguan yang dihasilkan pada saat terjadi gangguan hubung singkat.

Dari percobaan yang telah dilakukan, arus gangguan pada Sistem Tenaga Listrik dapat diperoleh
besarnya dengan menggunakan Short-Circuit Analysis pada software ETAP. ETAP memudahkan
engineer dalam melakukan Analisis Hubung Singkat. Dengan demikian, ETAP dapat digunakan
untuk melakukan Analisis Hubung Singkat untuk menentukan sistem proteksi yang tepat pada
Sistem Tenaga Listrik.

KESIMPULAN

1. Persamaan umum Hubung Singkat adalah sebagai berikut.


https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 11/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

2. Besarnya arus gangguan hubung singkat bergantung pada impedansi saluran yang bergantung
pada panjang saluran, jenis konduktor, dan luas penampang konduktor. Semakin panjang
saluran, semakin kecil arus gangguan. Semakin besar hambatan jenis konduktor, semakin kecil
arus gangguan. Dan semakin besar luas penampang konduktor, semakin besar arus gangguan.
3. Perubahan jenis konduktor dan luas penampang konduktor tidak terlalu berpengaruh terhadap
besarnya arus gangguan karena nilai yang sangat kecil.
4. Analisis hubung singkat dapat digunakan untuk memperoleh besarnya arus gangguan hubung
singkat sehingga dapat ditentukan proteksi yang tepat pada Sistem Tenaga Listrik.

ETAP dapat digunakan untuk melakukan Analisis Aliran Daya, Analisis Hubung Singkat, dan
Analisis Starting Motor pada Sistem Tenaga Listrik.

Advertisements

Tags: ETAP, Gangguan, Hubung Singkat, Short Circuit

6 responses to ANALISIS GANGGUAN HUBUNG


SINGKAT

1. Ari Amrinal Putra December 14, 2013 at 7:51 PM Reply


Thanks atas postingan nya ya mas, kebetulan saya lagi menganalisis gangguan hubung singkat
simetris di semen padang menggunakan ETAP, kalau mas gak keberatan saya minta contoh
perhitungannya
Ari (Teknik Elektro UNAND)

2. Ariq Rahmatullah December 8, 2014 at 1:15 AM Reply


nice article..
mau numpang tanya, itu etap versi 7.0 atau 7.5 ya? 32bit atau 64bit?
kalau misal punya dan boleh, saya mau minta crack etap untuk 64 bit. Udah nyoba nyari di
google tp gak nemu2
makasi
Ariq Rahmatullah (Sistem Kelistirikan-Politeknik Negeri Malang)
loveluy December 31, 2014 at 2:48 PM Reply
https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 12/13
22/8/2017 ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT | IKHWANNUL KHOLIS

loveluy December 31, 2014 at 2:48 PM Reply


ETAP 7.0 64bit..
oh boleh.. coba kirim email ke nichols_27@yahoo.com spaya sy tau email kamu..

3. Alif Ramdan February 9, 2015 at 6:16 PM Reply


mas boleh minta crack etap 7.5 64 bit

4. Endah Aria Cahya May 26, 2015 at 9:04 AM Reply


kalo analisa hubung singkat pada belitan trfao 3 fasa sma aja yah mas ??

5. rahmansyah December 10, 2015 at 7:37 AM Reply


terima kasih

Create a free website or blog at WordPress.com.

https://ikkholis27.wordpress.com/2013/11/12/analisis-gangguan-hubung-singkat/ 13/13