Anda di halaman 1dari 37

SURVEY PHBS TATANAN

INSTITUSI TEMPAT KERJA


No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Upaya membudayakan PHBS masyarakat di tempat-


tempat kerja untuk mengenali masalah dan tingkat
kesehatannya serta mampu mengatasi, memelihara,
meningkatkan dan melindungi kesehatannya sendiri.
2.Tujuan Untuk mengingkatkan pengetahuan, perubahan sikap
dan perilaku karyawan/pekerja di tatanan tempat-
tempat kerja.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. / tentang
Survey PHBS Tatanan Institusi Tempat Kerja
4.Referensi Buku Pedoman Survey PHBS
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Daftar Sasaran
2. Daftar Pertanyaan
3. Alat Tulis
4. Media Penyuluhan

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Petugas menyusun jadwal pendataan dan persiapan
Kerja pendataan (blangko).
2. Petugas mengadakan pendataan sesuai jadwal.
3. Petugas melakukan pencatatan hasil wawancara
dan observasi dalam kuesioner/blangko yang
dibawa secara cermat.
4. Hasil pendataan di rekap dan diurutkan
permasalahan yang ada.
7.Unit Terkait Semua unit kerja.

1
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
3
SURVEY PHBS TATANAN
INSTITUSI KESEHATAN
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Upaya membudayakan PHBS petugas kesehatan di


institusi kesehatanagar mampu melakukan
pembinaan PHBS dan mengenali masalah kesehatan
serta mampu mengatasi, memlihara, meningkatkan
dan melindungi kesehatan wilayah kerjanya.
2.Tujuan Untuk meningkatkan pengetahuan, perubahan sikap
dan perilaku petugas kesehatan di tatanan institusi
kesehatan.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. / tentang
Survey PHBS Tatanan Institusi kesehatan
4.Referensi Buku Pedoman Survey PHBS.
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Daftar Sasaran
2. Daftar Pertanyaan
3. Alat Tulis
4. Media Penyuluhan

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Petugas menyusun jadwal pendataan dan persiapan
Kerja pendataan (blangko).
2. Petugas mengadakan pendataan sesuai jadwal.
3. Petugas melakukan pencatatan hasil wawancara
dan observasi dalam kuesioner/blangko yang
dibawa secara cermat.
4. Hasil pendataan di rekap dan diurutkan
permasalahan yang ada.
7.Unit Terkait Semua institusi kesehatan yang ada di wilayah kerja
Puskesmas.

1
Daftar Tilik Perubahan

TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
FORUM KESEHATAN
DESA/KELURAHAN
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Forum Kesehatan Desa/Kelurahan merupakan wadah


partisipasi bagi masyarakat dalam mengembangkan
pembangunan kesehatan di tingkatdesa/keluarahan
dengan merencanakan, menetapkan, koordinasi, dan
penggerak kegiatan serta monitoring evaluasi
pembangunan di tingkat desa/kelurahan.
2.Tujuan 1. Mengembangkan sistem Kesehatan Masyarakat
Desa/Kelurahan yang meliputi kegiatan gotong
royong, upaya kesehatan, pengamatan dan
pemantauan kesehatan (surveilling) dan pembiayaan
kesehatan.
2. FKD juga merupakan wadah perumusan dan
pemecahan masalah kesehatan desa/kelurahan.
3.Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Bener No.
tentang Forum Kesehatan Desa/Kelurahan.
4.Referensi Buku paket Pelatihan Kader Kesehatan dan Tokoh
Masyarakat Dalam Pengembangan Desa/Kelurahan
Siaga.
5.Prosedur 1. Petugas melakukan koordinasi dengan bidan
desa/wilayah dan kepala desa/lurah yang bertujuan
untuk melaksanakan pertemuan guna pembentukan
FKD.
2. Petugas kesehatan, kepala desa/lurah, tokoh
masyarakat, tokoh agama dan kader melakukan
pertemuan.
3. Pembentukan FKD.
4. Menyusun Pengurus FKD.
5. Menyusun program kerja FKD.
6. Membuat SK dan dokumentasi.
6.Unit Terkait 1. Bidang Kesehatan Lingkungan, KIA dan Gizi.
2.Tim Kendali Mutu.
3. Pokja Yanmed.
4. Pokja Admen.

1
Daftar Tilik Perubahan

TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
PELAKSANAAN SURVEI MAWAS
DIRI (SMD)
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian SMD adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan dan


pengkajian data dan masalah kesehatan oleh
sekelompok masyarakat setempat dibawah bimbingan
petugas kesehatan atau bidan desa.
2.Tujuan 1. Sebagai pedoman dalam pelaksanaan MMD.
2. Masyarakat mengenal, mengumpulkan data, dan
mengkaji masalah kesehatan yang ada di
desa/kelurahan dalam rangka menyiapkan
desa/kelurahan siaga.
3. Timbulnya kesadaran masyarakat untuk
mengetahui masalah kesehatan dan potensi yang ada
di desa/kelurahan yang dapat digunakan untuk
mengatasi masalah kesehatan desa/kelurahan.
4. Hasil SMD dapat digunakan sebagai dasar untuk
menyusun pemecahan masalah yang dihadapi.
3.Kebijakan 1.Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Bener
No Tentang Jenis-Jenis Pelayanan di
Puskesmas Bener.
2. Depmenkes No 564/Menkes/SK/VIII/2006 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga.
4.Referensi Buku paket Pelatihan Kader Kesehatan dan Tokoh
Masyarakat Dalam Pengembangan Desa/Keluarahan
Siaga.
5.Prosedur 1.Pengenalan dan pemahaman wilayah untuk
merencanakan kegiatan.
2. Menentukan sasaran SMD yaitu kepala desa/lurah,
tokoh masyarakat, kader, ketua FKD dan anggotanya,
beberapa anggota masyarakat terpilih.
3. Menyiapkan instrument SMD/blangko-blangko
untuk survey.
4. Menentukan tempat dan waktu pelaksanaan.
5. Membuat undangan dan koordinasi dengan Kepala
Puskesmas, Kepala Desa/Lurah, Bidan desa dan
pihak terkait lainnya.
6. Melaksanakan SMD : kader dibantu petugas
melaksanakan surveilans tentang potensi dan
masalah kesehatan yang ada di desa/kelurahan,
mendata rumah/lingkungan yang beresiko yang akan
dipaparkan pada waktu SMD
7. Dokumentasi dengan menyusun laporan hasil

1
survei dan RTL.
6.Bagan Alir

7. Unit Terkait1. Bidang Kesehatan Lingkungan, KIA, dan Gizi.


2. Tim Kendali Mutu.
3. Pokja Yanmed.
4. Pokja Admen.
8. Dokumentasi 1. Undangan.
Terkait 2. Daftar Hadir.
3. Instrumen Survey.
4. Peta Gambaran Desa.

2
Daftar Tilik Perubahan

TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

3
SURVEY PHBS TATANAN RUMAH
TANGGA
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga


agar tahu, mau dan mampu melaksanakan PHBS
serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di
masyarakat.
2.Tujuan Untuk mencapai rumah tangga yang sehat.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /
tentangPenyuluhan Dalam Gedung.
4.Referensi Buku Pedoman Survey PHBS.
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Daftar Sasaran
2. Daftar Pertanyaan
3. Alat Tulis
4. Media Penyuluhan

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Petugas promkes berkoordinasi dengan kader
Kerja Posyandu tentang rencana pendataan dan surat
pemeriksaan.
2. Kader posyandu melaksanakan pengumpulan data
dengan cara mengunjungi rumah tangga di tiap
wilayah sesuai dengan pembagian wilayah
posyandu.
3. Kader melakukan wawancara pada kepala
keluarga/istri dan obeservasi kondisi
lingkungan/rumah.
4. Kader melakukan pencatatan hasil
wawancara/observasi dalam kuesioner yang dibawa
secara cermat.
5. Data hasil pendataan dipegang oleh kader pendata,
hasil pendataan diserahkan oleh kader posyandu
kepada petugas promkes.
6. Petugas promkes mengelola data untuk mengetahui
urutan permasalahan.
7.Unit Terkait 1. Lintas sektor.
2. Pemegang program promkes.
3. Kader Kesehatan.

1
Daftar Tilik Perubahan

TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
PEMBINAAN DAN
PENGEMBANGAN POSYANDU
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Kegiatan keterpaduan di tingkat desa atau RW


diwujudkan dalam bentuk Pos Pelayanan Terpadu
atau lebih dikenal dengan nama Posyandu.
2.Tujuan 1. Memepercepat penurunan AKB, anak balita dan
angka kelahiran.
2. Peningkatan pelayanan kesehatan ibu untuk
menurunkan IMR.
3. Mempercepat penerimaan NKKBS.
4. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk
mengembangkan kegiatan kesehatan dan kegiatan-
kegiatan lain yang menunjang kemampuan hidup
sehat.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /
tentangPembinaan dan Pengembangan Posyandu.
4.Referensi Buku Pedoman Pembinaan dan Pengembangan
Posyandu.
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Buku Register
2. Buku bantu Posyandu
3. Media penyuluhan
4. Tensimeter, Stetoskop, Metilen dan pengukur LILA

BAHAN :
1. Vaksin
2. Oralit
3. Vitamin A
4. Tablet FE
5. KB
6.Prosedur 1. Petugas promkes mempersiapkan tanggal
Kerja pelaksanaan kegiatan sebagaimana yang telah
terjadwal
2. Kader melakukan koordinasi dengan Bidan Desa
apabila ada perubahan jadwal.
3. Kader memepersiapkan pelaksanaan Posyandu.
4. Petugas Pembina Posyandu ( Bidan Desa )
mempersiapkan pelaksanaan.
5. Sasaran dating langsung ke pendaftaran ( Meja I )
6. Oleh Kader Posyandu, sasaran dicatat nama, umur
dan nama orang tuanya.
7. Dibagian penimbangan ( Meja II ).

1
8. Oleh kader sasaran ditimbang dan hasil
penimbangannya ditulis di kertas (kitir).
9. Dibagian pencatatan (Meja III).
10. Sasaran menyerahkan KMS dan kertas (kitir) yang
berisi hasil penimbangan kepada kader.
11. Dibagian penyuluhan (Meja IV).
12. Kader memberikan penyuluhan sesuai masalah.
13. Dibagian pelayanan (Meja V).
14. Petugas Pembina Posyandu memberikan
pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan
balita/bumil/buteki.
15.Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian PMT
penyuluhan dan penyuluhan kelompok oleh kader
posyandu dan atau petugas kesehatan.
16. Selesai pelaksanaan posyandu, diadakan
pertemuan pasca posyandu.
17. Bidan desa mencatat hasil kegiatan program
posyandu dalam buku bantu posyandu.
18. Kader posyandu merekap hasil kegiatan posyandu
dimasukkan padablangko F1, dan dikirim ke petugas
Gizi Puskesmas, untuk di rekap dan dianalisa paling
lambat waktu pertemuan kader posyandu tingkat
kecamatan tiap akhir bulan.
7.Unit Terkait 1. Bidan desa.
2. Kader kesehatan
3. Lintas program
4. Lintas sektor

2
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

3
PEMBINAAN DAN
PENGEMBANGAN DESA SIAGA
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber


daya dan kemauan untuk mencegah dan mengatasi
masalah-masalah kesehatan, bencana dan
kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri.
2.Tujuan Terwujudnya masyarakat desa yang sehat serta peduli
dan tanggap terhadap pemasalah kesehatan di
wilayahnya.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /
tentangPembinaan dan Pengembangan Desa Siaga.
4.Referensi Buku Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Desa
Siaga
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Buku panduan
2. Buku pegangan kader
3. Media Penyuluhan

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Petugas program promkes mensosialisasikan Desa
Kerja siaga kepada lintas program yang ada di Puskesmas.
2. Petugas program promkes bersama Kepala
Puskesmas dan petugas lainnya mensosialisasikan
Desa Siaga kepada lintas sektor.
3. Petugas program promkes dengan Tim mengadakan
pelatihan Kader Desa Siaga ( Pembantu Petugas ).
4. Petugas program promkes bersama Kepala Desa
membentuk Forum Kesehatan Desa (FKD).
5. Petugas program Promkes bersama tim Pembina
desa siaga mengadakan Pelatihan seksi-seksi dengan
materi :
- Seksi Kesehatan Ibu Anak
a. Tabulin
b. Ambulance Desa
c. Donor Darah
d. Notofikasi ( Pendataan Bumil )
- Seksi Surveilance
a. Penanganan dan Pencegahan Penyakit Menular
- Seksi Kesling
a. Penyehatan Air
b. Penyehatan Makanan Minuman

1
c. Penyehatan Perumahan
d. Penyehatan Pembuangan Limbah
e. Penyehatan Pembuangan Sampah
- Seksi Gizi
a. Kadarzi
- Seksi Tanggap Bencana
a. Kesiagaan Sebelum Bencana
b. Kesiagaan Pada Waktu Terjadi Bencana
c. Kesiagaan Pasca Bencana
6. Tim Pembina dari Puskesmas bersama FKD
mengadakan SMD.
7. FKD bersama tim Pembina menganalisa hasil SMD,
mengadakan MMD untuk membahas temuan pada
waktu SMD serta membahas tindak lanjut untuk
mengatasi permasalahan yang ditemukan.
8. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengadakan
SMD guna melihat perkembangan dari intervensi yang
dilakukan.
7.Unit Terkait 1. Lintas program
2. Lintas sektor

2
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

3
PEMBINAAN POSYANDU BALITA
OLEH PETUGAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Pembinaan adalah pemberian arahan dan dukungan


bagi kader Posyandu dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawab kegiatan Posyandu.
2.Tujuan Sebagai acuan petugas dalam melakukan pembinaan
Posyandu Balita.
3.Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Bener No.
tentangPemberdayaan Masyarakat.
4.Referensi Buku Panduan Kader Posyandu Menuju Keluarga
Sadar Gizi, Dirjen Bina Gizi dan KIA Kementerian
Kesehatan Tahun 2013
5.Prosedur 1. Petugas puskesmas mengkonfirmasikan jadwal
Kerja Posyandu dengan kader dan membuat kesepakatan
dengan kader bahwa akan berkunjung ke Posyandu.
2. Petugas membimbing kader dalam
menyelenggarakan Posyandu, dengan mengecek
kelengkapan administrasi pada masing-masing meja
dengan sistem 5 meja dan memantau kegiatan
pengukuran berat badan dan tinggi badan badan
balita seta LILA pada ibu hamil dan balita.
3. Petugas menyelenggarakan penyuluhan dan
konseling kesehatan, KIA/KB dan gizi kepada
pengunjung Posyandu dan atau masyarakat luas.
4. Petugas membantu deteksi dini tanda bahaya
umum terhadap ibu hamil, bayi dan anak balita serta
melakukan ruukan ke Puskesmas apabila
dibutuhkan,
5. Petugas membantu kader dalam pelaksanaan
stimulasi deteksi dini tumbuh kembang balita.
6. Petugas menganalisis hasil kegiatan Posyandu,
menuliskan hasil pada buku kunjungan, serta
menyusun rencana dan melaksanakan upaya
perbaikan sesuai dengan kebutuhan Posyandu.
7. Petugas menuliskan prensensi kesan kegiatan
posyandu pada hari tersebut di buku tamu.
7.Unit Terkait Semua Unit

1
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
SURVEY PHBS TATANAN
INSTITUSI PENDIDIKAN
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Upaya membudayakan PHBS bagi siswa dan guru di


institusi pendidikan untuk mengenali masalah dan
tingkat kesehatannya serta mampu untuk mengatasi,
memelihara, meningkatkan dan melindungi
kesehatannya sendiri.
2.Tujuan Untuk meningkatkan pengetahuan, perubahan sikap
dan perilaku siswa dan guru di tatanan institusi
pendidikan.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. / tentang
Survey PHBS Tatanan Institusi Pendidikan
4.Referensi Buku Pedoman Survey PHBS.
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Daftar Sasaran
2. Daftar Pertanyaan
3. Alat Tulis
4. Media Penyuluhan

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Petugas menyusun jadwal pendataan dan persiapan
Kerja pendataan (blangko).
2. Petugas mengadakan pendataan sesuai jadwal.
3. Petugas melakukan pencatatan hasil wawancara
dan observasi dalam kuesioner/blangko yang
dibawa secara cermat.
4. Hasil pendataan di rekap dan diurutkan
permasalahan yang ada.
7.Unit Terkait Semua institusi kesehatan yang ada di wilayah kerja
Puskesmas.

1
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
PEMETAAN PHBS
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Pemetaan PHBS adalah sekumpulan perilaku yang


dipraktekan atas dasar kesadaran sebagai hasil
pembelajaran yang menjadikan seseorang atau
keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang
kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan
kesehatan masyarakat.
2.Tujuan 1. Mengetahui strata PHBS tatanan rumah tangga
yang ada diwilayah Puskesmas Bener.
2. Mengetahui perilaku sehat dengan 16 indikator.
3.Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Bener No.
tentang Pemetaan PHBS.
4.Referensi 1. Buku Pedoman PHBS.
2.Juknis Pemetaan PHBS Tatanan Rumah Tangga
Kab.Purworejo Th.2008.
5.Prosedur 1. Mengunjungi rumah tangga sasaran.
2. Menjelaskan maksud dan tujuan.
3. Mengajukan pertanyaan pada sasaran sesuai
dengan indikator PHBS tatanan rumahtangga.
4. Mengisi skor dengan ketentuan 0 bila tidak sesuai
dan 1 bila sesuai.
5. Merekap jumlah skor.
6. Menentukan strata RT.
7. Menentukan strata wilayah.
8. Membuat peta wilayah.
6.Unit Terkait -

1
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
PENYULUHAN KESEHATAN
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan


penambahan pengetahuan yang diperuntukkan bagi
masyarakat melalui penyebaran pesan.
2.Tujuan Mencapai tujuan hidup sehat dengan cara
mempengaruhi perilaku masyarakat baik secara
individu maupun kelompok dengan menyampaikan
pesan.
3.Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Bener No.
tentang Penyuluhan.
4.Referensi -
5.Prosedur 1. Pelaksana program membuat rencana kerja dengan
menentukan jadwal, sasaran, instrumen
penyuluhan/SAP, metode dan alat untuk penyuluhan.
2. Pelaksana program mengkoordinasikan dengan
lintas program/lintas sektor.
3. Pelaksana program menyiapkan sarana dan
prasarana kegiatan termasuk undangan.
4. Pelaksana program melaksanakan penyuluhan
pada kelompok/sasaran.
5. Pelaksana program melakukan pencatatan dan
pelaporan.
6.Unit Terkait Lintas Sektor

1
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

2
PELAKSANAAN MUSYAWARAH
MASYARAKAT DESA (MMD)
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian MMD adalah pertemuan perwakilan warga beserta tokoh


masyarakat dan petugas kesehatan untuk membahas
hasil survei mawas diri (SMD) dan merencanakan
penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari
SMD.
2.Tujuan 1. Masyarakat mengenal masalah kesehatan di
wilayahnya.
2. Masyarakat bersepakat untuk menanggulangi masalah
kesehatan melalui pelaksanaan desa/kelurahan siaga
dan Poskesdes.
3. Masyarakat menyusun rencana kerja untuk
menanggulangi masalah kesehatan dengan
melaksanakan desa/kelurahan siaga aktif dan
poskesdes.
3.Kebijakan 1. Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Bener
Notentang Jenis-Jenis Pelayanan di Puskesmas
Bener.
2. Depmenkes No 564/Menkes/SK/VIII/2006 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga
4.Referensi Buku paket Pelatihan Kader Kesehatan dan Tokoh
Masyarakat Dalam Pengembangan Desa/Kelurahan
Siaga.

1
5.Prosedur 1. Petugas melakukan pemahaman wilayah/pengenalan
masalah dengan datang ke lokasi atau melalui bidan
wilayah.
2. Petugas menentukan sasaran MMD yaitu dari unsur
apparat desa, FKD, tokoh masyarakat, tokoh agama,
kader, dan beberapa masyarakat terpilih.
3. Petugas menyiapkan blangko-blangko/ATK.
4. Petugas menentukan tempat dan waktu pelaksanaan
MMD (koordinasi dengan pihak desa/kelurahan).
5. Petugas membuat undangan untuk kepala desa/lurah
yang intinya akan diadakan MMD dan unsur apa saja
yang akan diundang, menyampaikan undangan kepada
kelurahan dan koordinasi pelaksanaan MMD.
6. Petugas melaksanakan MMD dengan susunan acara :
a. Pembukaan
b. Sambutan Kepala Desa/Lurah
c. Sambutan Kepala Puskesmas
d. Materi MMD
e. Musyawarah masyarakat untuk memecahkan
masalah yang ada sesuai potensi yang ada
f. Tanya jawab dan kesimpulan
g. Penutup
7. Petugas mendokumentasi dan menyusun laporan hasil
MMD dan RTL.
6.Bagan Alir

7. Unit Terkait 1. Bagian Kesehatan Lingkungan, KIA, dan Gizi.


2. Tim Kendali Mutu.
3. Pokja Yanmed.
4. Pokja Admen.
8. Dokumentasi 1. Undangan.
Terkait 2. Daftar Hadir.
3. Instrumen MMD.
4. Peta gambaran desa beserta peta data resiko.

2
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

3
PENYULUHAN KELOMPOK
DIDALAM GEDUNG
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Kegiatan penyuluhan yang ditampilkan di Institusi


bersangkutan seperti Puskesmas ataupun Puskesmas
pembantu.
2.Tujuan Tercapainya perubahan pengetahuan, sikap dan
tindakan positif dari individu/masyarakat dalam
bidang kesehatan.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /
tentangPenyuluhan Dalam Gedung.
4.Referensi Buku Pedoman Penyuluhan
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Leaflet
2. Poster
3. Lembar balik
4. Komputer
5. LCD Proyektor

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Persiapan
Kerja a. Menentukan maksud dan tujuan penyuluhan
b. Menentukan sasaran pendengar
c. Mempersiapkan materi
d. Topik yang dikemukakan hanya satu masalah
sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran
e. Mempersiapkan alat peraga
f. Absensi peserta
g. Mempersiapkan tempat dan waktu penyuluhan
h. Mempersiapkan bahan bacaan (bila perlu)

2. Pelaksanaan
a. Perkenalan diri
b. Penyampaian maksud dan tujuan penyuluhan
c.Menjelaskan point-point isi penyuluhan dengan
kriteria cara penyampaian :
Suara jelas dan irama tidak membosankan
Tujukan tatapan mata pada setiap pendengar
dan tidak duduk ditempat
Selingan humor
Menggunakan Bahasa yang sederhana
Menciptakan suasana rileks dan memancing
1
pendengar turut berpartisipasi
Menjawab setiap pertanyaan dengan jujur
dan meyakinkan
Menyediakan waktu tanya jawab
Penyuluhan diakhiri dengan kesimpulan

7.Unit Terkait 1. Lintas sektor.


2. Lintas program.

2
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

3
PENYULUHAN KELOMPOK
DILUAR GEDUNG
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan diluar


lingkungan Puskesmas.
2.Tujuan Tercapainya perubahan pengetahuan, sikap dan
tindakan positif dari individu/masyarakat dalam
bidang kesehatan.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /
tentangPenyuluhan Dalam Gedung.
4.Referensi Buku Pedoman Penyuluhan
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Leaflet
2. Poster
3. Lembar balik
4. Komputer
5. LCD Proyektor

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 1. Persiapan
Kerja a. Petugas promkes berkoordinasi dengan Kepala
Desa dan Bidan Desa tentang penyuluhan yang
akan dilaksanakan.
b. Menentukan maksud dan tujuan penyuluhan.
c. Menentukan sasaran pendengar.
d. Memepersiapkan materi yang akan diberikan
sesuai tren masalah.
e. Mempersiapkan alat peraga dan penyuluhan
f. Mempersiapkan Absensi peserta
g. Bidan desa melakukan penyuluhan

2. Pelaksanaan
a. Perkenalan diri
b. Penyampaian maksud dan tujuan penyuluhan
c.Menjelaskan point-point isi penyuluhan dengan
kriteria cara penyampaian :
Suara jelas dan irama tidak membosankan
Tujukan tatapan mata pada setiap pendengar
dan tidak duduk ditempat
Selingan humor
Menggunakan Bahasa yang sederhana
Menciptakan suasana rileks dan memancing
1
pendengar turut berpartisipasi
Menjawab setiap pertanyaan dengan jujur
dan meyakinkan
Menyediakan waktu tanya jawab
Penyuluhan diakhiri dengan kesimpulan

7.Unit Terkait 1. Lintas sektor.


2. Lintas program.

2
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU

3
SURVEY PHBS TATANAN
INSTITUSI TEMPAT UMUM
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :
Halaman :

UPT Puskesmas Disetujui dr. Sudarmi M.M


Bener Kepala UPT Puskesmas Bener NIP.1969022020021

1.Pengertian Upaya membudayakan PHBS masyarakat di tempat-


tempat umum untuk mengenali masalah dan tingkat
kesehatannya serta mampu mengatasi, memelihara,
meningkatkan dan melindungi kesehatannya sendiri.
2.Tujuan Untuk meningkatkan pengetahuan, perubahan sikap
dan perilaku masyarakat/pengelola di tatanan tempat-
tempat umum.
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. / tentang
Survey PHBS Tatanan Institusi Tempat Umum.
4.Referensi Buku Pedoman Survey PHBS
5.Alat & Bahan ALAT :
1. Daftar Sasaran
2. Daftar Pertanyaan
3. Alat Tulis
4. Media Penyuluhan

BAHAN :
- ATK
6.Prosedur 5. Petugas menyusun jadwal pendataan dan persiapan
Kerja pendataan (blangko).
6. Petugas mengadakan pendataan sesuai jadwal.
7. Petugas melakukan pencatatan hasil wawancara
dan observasi dalam kuesioner/blangko yang
dibawa secara cermat.
8. Hasil pendataan di rekap dan diurutkan
permasalahan yang ada.
7.Unit Terkait Semua unit kerja dan instansi tempat umum.

1
Daftar Tilik Perubahan
TANGGAL
TANDA
NO TANGGAL ISI PERUBAHAN MULAI
TANGAN
BERLAKU