Anda di halaman 1dari 8

Kualitas Pelaporan Keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance

Quality of Financial Report kualitas informasi dalam laporan keuangan,termasuk


pengungkapannya di catatan atas laporan keuangan.

Karakteristik pelaporan keuangan yang berkualitas tinggi:

1. Informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan (decision-useful)


2. Representasi sebenarnya atas realitas ekonomi
3. Kepatuhan terhadap standar

Quality of reported results (Earnings quality) sebuah atribut terpisah namun terkait satu
sama lain terhadap pendapatan dan kas yang dihasilkan aktivitas aktual dan kondisi keuangan
yang dihasilkan sebuah perusahaan.

Earning quality terpenuhi jika memenuhi beberapa aspek :

1. Aktivitas yang berkesinambungan (sustainable activity)


2. Adequate return
3. Meningkatkan nilai perusahaan
Karakteristik pelaporan keuangan yang berkualitas tinggi:

1. Informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan (decision-useful)


Laporan keuangan dan laporan tahunan PT Adira Dinamika Multi Finance dibuat dan
dipublikasikan dalam website perusahaan. Selain itu sebagai wujud kepatuhan
regulasi OJK, perusahaan harus mempublikasikan laporan keuangan yang telah
diaudit dan laporan tahunan yang juga dapat diakses dalam web idx. Kewajiban ini
dilatarbelakangi oleh kebutuhan stakeholders akan informasi perusahaan. Sehingga
degan mempublikasikan laporan keuangan yang telah diaudit dan laporan tahunan
mengindikasikan informasi tersebut berguna bagi pengambilan keputusan para
stakeholders.
2. Representasi sebenarnya atas realitas ekonomi
Jika dilihat dari kondisi ekonomi, terjadi peningkatan pertumbuhan PDB. Namun,
daya beli konsumen masih dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti penjualan
kendaraan bermotor dalam negeri yang mencerminkan kondisi pasar ritel domestik.
Penjualan sepeda motor baru secara nasional di 2016 mengalami penurunan sebesar
8% menjadi 5,9 juta unit. Konsumen di segmen pendapatan menengah ke bawah
masih bergulat dengan perlambatan kondisi usaha danpemenuhan kebutuhan primer
sehingga terjadi penundaan pembelian barang-barang seperti halnya sepeda motor.
Lebih lanjut, perlambatan pertumbuhan industri otomotif juga tercermin pada
penurunan penjualan mobil baru disegmen komersial sebesar 28%.
Namun, penjualan mobil baru nasional mengalami pertumbuhan sebesar 5% menjadi
1,06 juta unit di tahun 2016 dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa
konsumen di segmen menengah mampu mempertahankan daya belinya di tengah
kondisi yang penuh tantangan ini. Rendahnya pertumbuhan penjualan mobil baru di
tahun 2016 didukung oleh peningkatan di segmen mobil penumpang sebesar 18%.
Seiring adanya tantangan dan perlambatan di industri otomotif, persaingan di industri
pembiayaan terus meningkat.
Namun demikian, Adira Finance mampu memberikan nilai tambah bagi para
konsumen. Perusahaan mampu dengan cepat beradaptasi dan merespon penurunan
penjualan di pasar sepeda motor baru dengan menggeser fokus padapembiayaan
mobil baru,terutamasegmen mobil penumpang, dimana sebelumnya Perusahaan fokus
pada segmen mobil komersial. Pada akhir 2016, pembiayaan mobil baru Adira
Finance untuk segmen mobil penumpang menyumbang 44% daritotal pembiayaan
mobil baru,di mana di tahun 2015 hanya sebesar 28%. Selain itu, Perusahaan juga
mempertahankan segmen kendaraan bekas melalui kontribusi sebesar 36% dari total
pembiayaan baru. Selain itu, Perusahaan juga mempercepat pertumbuhan portofolio
barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga yangsaat ini telah mencapai Rp705
miliar atau 2% dari pembiayaan baru Perusahaan. Hasilnya, pembiayaan baru
Perusahaan tumbuh 1% menjadi Rp30,9 triliun di tahun 2016 dari Rp30,5 triliun di
tahun sebelumnya. Dalam mempertahankan penyaluran pembiayaan baru, Direksi
juga melakukan pemantauan yang ketat terhadap kualitas aset dan mengelola risiko
secara berhati-hati, sehingga Perusahaan berhasil memperbaiki tingkat NPL menjadi
1,56% di 2016 dari sebelumnya 1,72% di tahun 2015.
Pendapatan operasional bersih Perusahaan di 2016 meningkat 12% menjadi Rp5,9
triliun dibandingkan 2015. Laba Bersih Perusahaan Setelah Pajak (NPAT) tumbuh
secara substansial sebesar 52% di 2016 mencapai Rp1,0 triliun dari sebelumnya
sebesar Rp665 miliar. Pertumbuhan yang mencakup penurunanbiaya pendanaan,
penurunan biaya kredit, dan pendapatan bunga yang dapat dipertahankan. Akibatnya,
Perusahaan mampu membukukan peningkatan ROAA dan ROAE sebesar masing-
masing 3,7% dan 21,6%di tahun 2016.
Dari pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa pendapatan bersih yang naik
meskipun sacara makro penjualan motor menurun yang berdampak pada penurunan
kredit motor. Jadi dapat disimpulkan bahwa earning quality PT Adira Dinamika Multi
Finance termasuk rendah. Meskipun ada penjelasan dari manajemen mengenai
pencapaian kenaikan penadapatan perusahaan. Penurunan penjualan motor dalam
negeri dapat mengancam keberlansungan pendapatan PT Adira Dinamika Multi
Finance yang didominasi dari pendanaan pembelian kendaraan bermotor.
3. Kepatuhan terhadap standar
Dalam catatan atas laporan keuangan, manajemen menyatakan bahwa penyusunan
laporan keuangan didasarkan pada PSAK yang berlaku. Jadi untuk aspek kepatuhan
terhadap standar akuntansi dipenuhi oleh PT Adira Dinamika Multi Finance. Laporan
audit menunjukkan bahwa penyajian semua hal yang material dalam laporan
keuangan dilakukan secara wajar tanpa pengecualian dan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Auditor PT Adira Dinamika Multi Finance dari
salah satu Big Four yang tidak diragukan lagi kredibilitasnya yaitu Ernst & Young
atau EY.

Dapat disimpulkan bahwa kualitas pelaporan keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance
jika dipetakan dalam Quality Spectrum masuk dalam kategori GAAP, decision useful ,but
sustainable? Low earning quality. Meskipun tidak dalam puncak spektrum, namun kualitas
pelaporan keuangan tergolong tinggi.

Motivasi yang secara potensial mempengaruhi pelaporan keuangan berkualitas rendah


Manajer termotivasi untuk membuat laporan keuangan berkualitas rendah untuk menutupi
kinerja yang buruk (mask poor performance) ,seperti turunnya market share atau profitabilitas
yang rendah dibanding kompetitor.
Pada saat kinerja yang tidak buruk pun manajer memiliki insentif untuk mengalahkan
ekspektasi pasar yang tercermin dalam forecast para analis. Alasan itu adalah untuk:
1. Meningkatkan harga saham
2. Meningkatkan kompensasi bagi manajemen
3. Memebentuk kredibilitas di mata pelaku pasar
4. Meningkatkan reputasi di mata supplier dan konsumen
5. Menghindari perjanjian utang

Jika dilihat dari analisis diatas, Laporan keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance tidak
berkualitas rendah, sehingga teori diatas tidak relevan karena kinerja manajemen baik jadi
tidak ada motivasi manajemen untuk menutupi kinerja yang buruk.

Kondisi yang membuat pelaporan keuangan berkualitas rendah menjadi kondusif


1. Opportunity : kendali internal yang rendah,komisaris direktur yang tidak efektif
,kondisi eksternal (standar akuntansi yang memiliki pilihan divergensi dan
konsekuensi minimal atas pilihan yang tidak tepat)
2. Motivation : tekanan untuk memenuhi kriteria personal (bonus), alasan korporasi
(pendanaan atau perjanjian hutang)
3. Rationalization ; membuat seolah perlakuannya rasional karena asumsi pribadi yang
subjektif

Aspek Opportunity Pengendalian Internal PT Adira Dinamika Multi Finance meliputi


lingkungan pengendalian, pengukuran resiko, aktivitas pengendalian, teknologi informasi
dan komunikasi serta Pemantauan. Hal ini sesuai dengan kerangka pengendalian internal.
Pengendalian Internal dilakukan dengan baik terbukti dari opini laporan audit yang wajar
tanpa pengecualian. PT Adira Dinamika Multi Finance menerapkan good corporate
governance yang memperkecil opportunity.
Aspek Motivation motivasi manajemen untuk melakukan pelaporan berkualitas rendah
juga sangat rendah karena kinerja manajemen yang baik sepanjang tahun.
Aspek Rationalization, aspek ini sulit untuk dianalisis karena keterbatasan data, untuk
mengetahui harus melakukan wawancara maupun survei pada manajemen.
Mekanisme yang mendisiplinkan pelaporan keuangan

1. Regulatory authority :
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29 /Pojk.04/2016 Tentang Laporan Tahunan
Emiten Atau Perusahaan Publik mewajibkan perusahaan publik untuk membuat dan
mempublikasikan laporan tahunan dan mewajibkan membuat laporan keuangan yang
diaudit oleh auditor ekternal dan mempublikasikannya kepada publik.
2. Auditors : Perusahaan Publik harus melaporkan laporan keuangan yang sudah diaudit
oleh auditor independen dan diberi opini yang wajar .Opini yang wajar didapat
dengan asesmen yang rinci atas resiko dengan tes substantif. Seperti yang telah
dibahas sebelumnya bahwa laporan keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance telah
diaudit oleh auditor independen EY yaitu Arif Sumantri dengan opini wajar tanpa
mengecualian.
3. Private contracting : kontrak didalamnya mencakup perjanjian pinjaman ataupun
investasi, ini membuat investor dan kreditor memonitor laporan keuangan perusahaan
tersebut untuk memastikan kualitasnya. Data terkait private contracting PT Adira
Dinamika Multi Finance tidak ditemukan.

Pilihan Akuntansi
Pilihan bisa muncul diantara metode dan estimasi akuntansi yaitu :
1. Pengakuan Pendapatan meliputi timing dan jumlah pengakuan pendapatan
Pada PT Adira Dinamika Multi Finance, Pengakuan Pendapatan pembiayaan
konsumen, pendapatan sewa pembiayaan, pendapatan bunga dan beban bunga diakui
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Perseroan mendapatkan komisi dari
asuransi kendaraan bermotor yang dibayar oleh konsumen. Perlakuan akuntansi untuk
pendapatan komisi asuransi tersebut sama seperti perlakuan akuntansi untuk biaya
transaksi yang teratribusi langsung. Pendapatan marjin pembiayaan murabahah diakui
berdasarkan metode anuitas selama jangka waktu kontrak .
2. Pengakuan Beban meliputi arus biaya persediaan, kapitalisasi vs beban, metode
depresiasi dan estimasinya, allowances for realization of assets
Pada PT Adira Dinamika Multi Finance, Pengakuan beban provisi yang dibayar
dimuka sehubungan dengan pinjaman yang diterima dan beban emisi efek utang yang
diterbitkan ditangguhkan dan diamortisasi selama jangka waktu pinjaman yang
diterima dan efek utang yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari beban bunga dan keuangan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran dan penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Perhitungan suku bunga efektif dengan mengestimasi arus kas di masa datang dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,
tetapi tidak mempertimbangkan kerugian di masa mendatang. Perhitungan suku bunga
efektif mencakup seluruh fees dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima yang
merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, termasuk biaya transaksi.

Arus Biaya Persediaan


Tidak relevan dengan PT Adira Dinamika Multi Finance karena perusahaan tersebut bergerak
dibidang jasa keuangan yang tidak memiliki persediaan

Kapitalisasi VS Beban
Beberapa Beban pada PT Adira Dinamika Multi Finance yang dikapitalisasi
1. Beban untuk menambah manfaat perangkat lunak
2. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan
tambahan manfaat ekonomis aset tetap
3. Akumulasi beban konstruksi aset tetap dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian

Metode Depresiasi dan Estimasinya


Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan.
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk
mengalokasikan harga perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa
manfaatnya sebagai berikut: