Anda di halaman 1dari 22

IDENTITAS USAHA

NAMA USAHA ES KRIM SKETSA

BENTUK BADAN USAHA CV

PEMILIK/PIMPINAN MUHARDIKA

JENIS USAHA PERDAGANGAN

ALAMAT USAHA JL MUSI NO 10

TELEPON 081363377137

LOKASI WORKSHOP PLAZA ANDALAS

NO SIUP 0455/SIUP/KP2T

NO. SITU 1211/SITU/KP2T

NO. TDP 6778.08.009

MODAL DIMILIKI Rp. 7.000.000

PINJAMAN YANG DIBUTUHKAN RP.41.243.000

1. Sertifikat Tanah
JAMINAN
2. BKPB Kendaraan Roda Empat
I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok bagi manusia.


Makanan merupakan bahan yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang
guna kelangsungan hidupnya. Untuk itu sangat penting bagi manusia untuk
memperhatikan makanan dan minuman sehat yang sebaiknya dikonsumsi
agar tidak mengganggu kesehatan dan keyakinan masyarakat. Salah satu
makanan dan minuman yang digemari masyarakat adalah makanan siap
saji. Makanan dan minuman siap saji memiliki prospek pasar yang semakin
luas karena adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat yang diiringi
dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk


Indonesia pada tahun 2010 sebanyak 255.587.718 (BPS 2012). Jumlah
tersebut merupakan peluang yang besar dan potensi pasar yang baik bagi
produsen makanan dan minuman siap saji untuk meningkatkan produksinya.
Di Indonesia bisnis makanan dan minuman telah mengalami pertumbuhan
yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir, berikut merupakan
tabel volume penjualan dan pertumbuhan industri makanan dan minuman
di Indonesia beberapa tahun terakhir.
Tabel 1. Volume Penjualan dan Pertumbuhan Industri Makanan dan
Minuman di Indonesia tahun 2008 2011

Tahun Volume Penjualan (Rp Triliun) Pertumbuhan (%)


2009 505 -
2010 555 4,71
2011 605 4,31
2012 650 3,58
2013 657,9 12,75
Sumber : Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia 2013

Dari Tabel diatas dapat dilihat bahwa volume penjualan makanan


dan minuman megalami peningkatan dari tahun ke tahunnya, dan tingkat
pertumbuhan industri makanan dan minuman meningkat drastis.

Salah satu industri dibidang makanan dan minuman yang memiliki


potensi untuk berkembang adalah industri es krim, hal ini dapat dilihat
dengan tingkat konsumsi konsumen terhadap produk es krim. Rata rata
setiap orang di Indonesia mengkonsumsi 0,2 liter es krim per tahun, sekitar 250
mililiter per orang per tahunnya1. Kecenderungan bertambahnya tingkat
konsumsi konsumen terhadap produk es krim dapat disebabkan oleh
meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat Indonesia, hal ini juga
sangat dipengaruhi oleh selera dan gaya hidup yang mulai berubah. Berikut
merupakan tingkat konsumsi masyarakat terhadap produk es krim di daerah
perkotaan di Indonesia.

Tabel 2. Tingkat Konsumsi Masyarakat terhadap Es Krim dari tahun 2007 2010

Tahun Jumlah (satuan mangkuk kecil)


2010 3,50
2011 3,07
2012 3,20
2013 3,36
Sumber : Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Indonesia 2010 2013 Badan Pusat
Statistik Indonesia
Pada tabel 2 di atas dapat dilihat bahwa dari tahun 2010 ke 2011
konsumsi es krim menurun sedangkan pada tahun 2012 konsumsi es krim
mulai mengalami peningkatan dan pada tahun 2013 kembali terjadi
peningkatan konsumsi dengan jumlah 3,36 mangkuk kecil. Dari tabel di atas
maka dapat disimpulkan bahwa konsumsi es krim di Indonesia mengalami
fluktuasi setiap tahunnya, namun dengan tingkat konsumsi tersebut
merupakan peluang bagi produsen es krim untuk terus meningkatkan
produksinya. Hal ini terbukti dengan perkembangan industri es krim di
Indonesia yang semakin meningkat dalam lima tahun terakhir, tingkat
pertumbuhan pasar eskrim di Indonesia meningkat sedikitnya 20 % setiap
tahunnya. Pada tahun 2012 total pasar es krim sudah mendekati angka 100
juta liter dengan nilai absolut di atas 2 triliun (Majalah SWA, 2008)

Es krim adalah sebuah makanan beku dibuat dari produk dairi seperti
krim (atau sejenisnya), digabungkan dengan perasa dan pemanis,
campuran ini didinginkan dengan megaduk sambil mengurangi suhunya
untuk mencegah pembentukan kristal es besar. Menurut BBC, asal-usul es
krim dimulai sejak 200 SM, saat campuran beku antara susu dan beras telah
dikenal di Cina. Pada abad ke-4 SM, tercatat Kaisar Rowami, Nero (37-68),
memerintahkan agar es diambil dari gunung lalu dikombinasikan dengan
buah yang diletakkan di atasnya. Selain itu, Raja Tang (618-697) dari Shang,
Cina, juga memperkenalkan metode membuat es krim dengan campuran
es dan susu. Es krim dibawa dari Cina ke Eropa.
Menurut Maguelonne Toussaint-Samat, dalam karyanya berjudul
History of Food, orang Cinalah yang pertama kali menciptakan alat
pembuat es krim. Mereka menuangkan campuran salju dan asam sendawa
atau kalium nitrat (sejenis garam tambang) di bagian luar wadah yang berisi
sirup. Garam tersebut berfungsi menurunkan titik beku air. Cara ini masih
digunakan di Indonesia oleh penjaja es krim jalanan di Jakarta dan kota-kota
lain hingga 90-an yang dikenal sebagai es nong-nong.
II. POTENSI BISNIS ES KRIM RUMAHAN

Peluang usaha Es Krim tingkat rumahan lumayan marak saat ini seiring
dengan semakin banyaknya penggemar es krim maka pelaku bisnis ini juga
semakin bermunculan . Jika dulu Es Krim hanya dikuasai produksi pabrikan
sekarang Es Krim bisa dijadikan industri rumah tangga yang cukup
berpotensi. Keunggulan Es Krim Rumahan dibanding produk pabrikan adalah
penggunaan bahan bakunya . Es Krim Rumahan bisa dibuat dengan bahan
baku berkualitas seperti buah buahan asli bukan essence sehinga rasanya
lebih natural . Kelebihan lain Es Krim Rumahan rasanya lebih beragam
dibandingkan Es Krim Pabrikan .

Biasanya Es Krim Pabrikan cenderung macam rasanya lebih baku misal


coklat , strawbery , vanilla . Namun Es Krim Rumahan bisa macam - macam
rasa misal Green Tea , Pistacho , kacang hijau , berbagai macam buah
.Intinya untuk bisnis Es Krim Rumahan harus banyak inovasi rasa es krimnya .
Es Krim Rumahan biasanya mempunyai daya tahan yang tidak lama ,
didalam freezzer hanya bisa bertahan sampai 3 bulan dan disuhu ruang
hanya bisa bertahan 15 menit. Hal ini karena biasanya Es Krim rumahan
tidak memakai pengawet .

Berikut ini beberapa faktor yang mendukung bisnis Es Krim :

1. Iklim Tropis Indonesia


Secara alami, letak negara kita di khatulistiwa ini sangat mendukung
perkembangan bisnis es krim. Apalagi suhu udara kenyataannya juga
semakin bertambah.
2. Konsumennya Berasal dari Berbagai Kalangan Siapa yang tidak kenal es
krim ?
Mulai anak-anak hingga orang dewasa kenal dan akrab dengan yang
namanya es krim. Produk ini sangat tidak asing bagi siapapun. Itu berarti
peluang memasarkannya jauh lebih mudah daripada produk yang asing
atau baru ditawarkan.

3. Pasar Bisnis Es Krim Mudah Dicari.


Cukup dengan mencari tempat yang ramai dan strategis misal mall,
kampus, sekolah, futsal, pasar, kolam renang dll, maka kami yakin bisnis
Anda akan segera menuai kesuksesan.

4. Mudah Dimulai, Dijalankan dan Pengawasan


Untuk memulainya cukup memiliki Mesin Pembuat Es Krim (Ice Cream
Maker) baik yang model Es Puter/Skop atau model Kran (Soft Ice Cream).
Karena setiap pembelian mesin selalu diadakan pelatihan sampai bisa
berproduksi dan perawatan mesin. Tidak perlu tenaga dengan keahlian
khusus dan berpendidikan. Pengawasan gampang karena setiap mesin
menghasilkan produk yang sudah pasti sehingga penyelewengan dari
karyawan hampir tidak ada.

5. Tidak Perlu Banyak Karyawan


Anda cukup mempekerjakan minimal 1 (satu) orang karyawan saja
sebagai operator mesin merangkap kasir dan pelayan sehingga 1 mesin
perlu 1 karyawan

6. Tidak Butuh Keterampilan Tinggi


Prinsipnya semua orang bisa melakukannya, hanya butuh pengalaman
saja. Bisa dipelajari dengan mudah sambil menjalankan bisnisnya (learning
by doing).
7. Proses Pembuatan Cepat dan Bisa Diatur
Membuat es krim tidak perlu waktu terlalu lama, dan jumlah produksi dan
variasi produk pun bisa diatur sendiri.

8. Peluang Bisnis Es Krim tidak ada matinya


Peluang bisnis es krim tak akan pernah tua, dari zaman dulu sampai
sekarang bisnis es krim tetap ada. peluang bisnis es krim juga akan tetap
ada dan berkembang seiring kemajuan zaman dan kreatifitas manusia.
III. METODA PELAKSANAAN

Usaha es krim rumahan memakai konsep fast food dan delivery service.
Konsumen bisa datang langsung ke workshop es krim (toko) atau memesan
langsung ke workshop untuk mendapatkan es krim sesuai keinginannya.

Selain es krim sebagai menu utama, workshop / toko juga menyediakan


aneka roti dan jus sebagai menu pendamping untuk memuaskan selera
konsumen.

Aneka Jus dan Roti sebagai Menu Pendamping Menu Utama Es Krim
untuk memuaskan selera konsumen

Bagi konsumen yang menikmati langsung di lokasi workshop / toko,


disediakan unit bangku dan meja dengan kapasitas 20 orang dan fasilitas
internet gratis dengan kecepatan hingga 100 Mbps
III. 1 Konsep Bangunan Workshop/Toko Es Krim

Berikut ini berbagai konsep disain interior dan eksterior bangunan yang akan
dijadikan Workshop Es Krim

Disain toko dengan Disain toko dengan


banyak unit bangku yang freezer panjang dan
dapat menampung etalase. Konsumen dapat
hingga 40 konsumen. memilih langsung es krim
kesukaannya dari etalase.

Toko es krim dengan disain interior minimalis yang ceria dan


mengundang, konsep penjualan sistem take away (beli dan bawa
pulang) dan delivery (pengiriman langsung ke rumah).
III. 2 SKEMA USAHA

WORKSHOP/
TOKO ESKRIM

Makan
Take Away Delivery Langsung di
Toko

KONSUMEN KONSUMEN KONSUMEN KONSUMEN

Dari skema di atas dapat dijelaskan bahwa workshop / toko es krim memakai
3 konsep penjualan yaitu :

1. Take Away. Konsumen langsung datang ke lokasi workshop / toko


untuk membeli es krim kesukaannya, dibungkus lalu di bawa pulang
2. Delivery. Konsumen yang ingin memesan langsung via telepon, dapat
menghubungi nomor telepon workshop / toko untuk memesan es krim
kesukaannya. Lalu akan diantarkan langsung ke alamat sesuai
pesanan konsumen
3. Makan langsung di toko. Pihak workshop / toko menyediakan unit unit
bangku dan meja untuk konsumen yang ingin menikmati langsung es
krim kesukaannya di lokasi.
III.3 BERBAGAI RESEP VARIAN ES KRIM

1. RICH CHOCOLATE ICE CREAM

Bahan bahan :

300 ml susu cair full cream


1/2 sdt esens vanili
30 gram coklat bubuk
6 kuning telur
175 gram gula pasir
600 ml krim kental
250 gram dark cooking chocolate

Cara Membuat :

Jerang susu cair dan esense vanili dalam panci dengan api kecil.
Ambil sekitar 50 ml susu untuk dicampur dengan coklat bubuk, aduk sampai
coklat bubuknya larut, lalu tuangkan ke dalam panci susu. Masak sambil
diaduk hingga mendidi perlahan, angkat.

Kocok kuning telur bersama gula pasir dengan mikser kecepatan


sedang selama 3 menit (tergantung mikser masing-masing ya) sampai
mengental dan berwarna pucat.

Tuang larutan susu-coklat ke dalam kocokan kuning telur yang telah


mengental, adu dengan spatula/whisk hingga rata. masukkan kembali
campuran ini kedalam panci bekas merebus susu, jerang di atas api kecil
selama 3-4 menit hingga adonan mengental (jangan sampai mendidih).
Masak krim kental di panci dengan api kecil. Ketika sudah timbul
gelembung-gelembung kecil, masukkan dcc cincang. Angkat pancinya lalu
aduk hingga seluruh coklat meleleh dan adonan terlihat licin.
Masukkan adonan susu-telur ke dalam adonan krim-coklat, aduk rata.
Biarkan hingga dingin.

Masukkan adonan ke ice cream maker dan diaduk-aduk sampai 1


jam sebelum akhirnya menjadi es krim.

2. BROWNIES CUP ICE CREAM

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

Bahan Cake:
100 gram mentega tawar suhu ruang
1/4 sendok teh garam
150 gram gula pasir halus
3 butir telur utuh
80 gram tepung terigu protein sedang
25 gram cokelat bubuk
1/4 sendok teh baking powder
75 gram dark cooking chocolate, lelehkan

Bahan Toping:
1 bungkus es krim bubuk instan, rasa kapucino
150 ml air es

Cara membuat:

Toping: kocok es krim bubuk instan dengan air es sampai mengembang.


Bekukan dalam lemari es.
Cake: aduk mentega, garam, dan gula pasir sampai tercampur rata.
Masukkan telur. Aduk rata.
Tambahkan tepung terigu, cokelat bubuk, dan baking powder sambil diayak
dan diaduk rata.
Masukkan dark cooking chocolate leleh. Aduk rata.
Tuang penuh ke dalam cetakan muffin pendek lebar yang dialas cup kertas
emas.
Oven 25 menit dengan api bawah suhu 180 derajat Celcius sampai matang.
Dinginkan.
Skupkan es krim di atas brownies. Segera sajikan.
3. SOFT ICE CREAM

Bahan Bahan :

4 Kaleng Susu Cair


2 Kaleng Susu kental manis putih
2 butir Putih Telur
2 Sendok Makan Tepung maizena
1 Sendok Teh Vanili
2 Sendok Makan Gula Pasir
Bahan campuran. Bisa berupa tape, buah-buahan, cokelat, kismis,
kacang, dll sesuai selera Anda

Cara Membuat :

1. Campurkan dan kocok gula, telur, dan vanili sampai putih


2. Panaskan kedua bahan susu dan air sambil diaduk.
3. Cairkan maizena kemudian ikut campurkan dengan adonan susu.
4. Sambil tetap diaduk angkat adonan dari atas api, masukkan campuran
gula, telur, dan vanili.
5. Rebus adonan sambil tetap diaduk hingga mendidih
6. Angkat dari atas api, sambil terus di aduk sampai agak dingin agar susu
tidak menggumpal
7. Setelah dingin, masukkan adonan tersebut ke dalam freezer
8. Bahan campuran yang sudah disiapkan tadi bisa turut disertakan agar es
krim terlihat cantik dan menggugah selera
4. ICE CREAM UBI UNGU

Bahan Bahan :

ubi ungu 400 gram , besihkan, potong-potong


santan kental 150 ml
susu fullcream cair 150 ml
gula pasir 100 gram
250 ml whipping cream
1 batang daun pandan, potong-potong
manisan ceri merah, iris tipis (Taburan es krim)

Cara Membuat :

1. Pertama-tama kukus ubi sampai matang dan empuk. Kemudian angkat


lalu kupas.
2. Haluskan ubi selagi masih panas. Sisihkan.
3. Masak santan, susu, gula dan daun pandan hingga mendidih. Angkat.
Sisihkan daun pandan.
4. Campurkan santan dengan ubi halus sambil diaduk sampai rata.
5. Saring dengan saringan kawat hingga halus.
6. Simpan dalam lemari es hingga dingin.
7. Kocok whipping cream hingga kaku.
8. Masukkan ubi halus dan kocok hingga rata.
9. Tuang ke dalam wadah lalu simpan dalam freezer hingga agak keras
pinggirnya.
10. Aduk-aduk hingga menyatu dan bekukan kembali.
11. Sajikan dengan taburan ceri merah.
5. STRAWBERRY ICE CREAM

Bahan Bahan :

500 ml susu cair


5 butir kuning telur
150 gram gula pasir
300 gram strawberry segar, diblender halus
100 gram whipping cream bubuk
1/4 sdt garam halus
Bahan Cokelat:
30 gram mentega
150 gram dark chocolate

Cara Membuat :

1. Masak susu dan gula sampai mendidih, angkat, dinginkan. Kocok kuning
telur sampai lembut, masukkan whipped cream bubuk, garam sambil
dikocok terus. Tuang adonan susu ke dalam telur, masukkan
strawberryyang sudah diblender, beri sedikit warna merah, tuang ke
dalam mangkuk/cetakan es krim.
2. Dinginkan dalam freezer selama 2-3 jam sampai membeku sebagian,
keluarkan es krim, tuang ke dalam mangkuk besar, kocok dengan mixer
sampai halus, masukkan lagi dalam freezer, bekukan sampai seluruhnya
beku. Lakukan proses pengocokan dan pembekuan ini sampai 2-3 kali.
3. Hidangkan es krim strawberry dengan brownies, buah strawberry segar
atau buah kaleng lainnya, serta siram dengan cokelat fudge.
4. Cara membuat cokelat fudge: panaskan air dalam panci sampai
mendidih. Masukkan mentega dan dark chocolate batangan yang
sudah dipotong-potong ke dalam mangkuk aluminium, letakkan
mangkuk aluminium ini di atas panci yang airnya mendidih tadi, masak
sampai cokelat mencair dan tercampur rata dengan mentega.
IV. ANALISA KEUANGAN

IV. 1 KEBUTUHAN MODAL


JUMLAH HARGA
NO ITEM JUMLAH SATUAN
(Rp)
A BARANG MODAL
1 Mesin Pembuat Es Krim (15 1 unit 12.000.000
liter/jam)
2 Baskom berbagai ukuran 7 unit 60.000
3 Blender (penghalus buah segar) 1 unit 400.000
4 Freezer 1 unit 2.000.000
5 Kemasan 1 paket 650.000
6 Meja 10 unit 5.000.000
7 Kursi 20 unit 4.000.000
8 Kompor Gas 1 unit 165.000
9 Tabung gas 1 unit 450.000
10 Timbangan dapur 1 unit 50.000
11 Sendok 10 lusin 120.000
12 Gelas 10 lusin 450.000
13 Banner 2 unit 150.000
14 Reklame dan Plank Nama 1 unit 500.000
15 Disain Interior Workshop/Toko 1 Paket 8.100.000
Sub Total A 34.095.000

B BIAYA OPERASIONAL
1 Sewa Bangunan 1 tahun 12.000.000
2 Biaya Listrik dan air 1 bulan 400.000
3 Biaya Internet 1 bulan 200.000
4 Gaji Karyawan 2 orang 1 bulan 1.000.000
5 Bahan Baku Awal Es Krim (dapat
menghasilkan 100 liter es krim)
1 liter = 13 cup
a Susu Sapi Murni 25.5 liter 178.500
b Santan 4.25 liter 34.000
c Susu full cream 4.25 kg 12.000
d Gula 8.5 kg 85.000
e Whipped cream 6 liter 178.500
f Stabilizer (cmc) 50 gram 10.000
g Bahan Pendukung (Buah, Coklat) 1 Kg 50.000
Sub Total B 14.098.000

Grand Total (A + B) 48.243.000


IV. 2 SUMBER DANA DARI MODAL YANG DIBUTUHKAN

JUMLAH
NO SUMBER DANA
(Rp)
1 Modal Sendiri 2.000.000
2 Pinjaman Keluarga 5.000.000
3 Kredit Bank 41.243.000
Total 48.243.000

IV. 3 PROYEKSI HASIL PENJUALAN

HARI KE JUMLAH SATUAN HARGA (RP)


1 53 265,000
2 55 275,000
3 57 285,000
4 66 330,000
5 67 335,000
6 70 350,000
7 71 355,000
8 71 355,000
9 74 370,000
10 76 380,000
11 77 385,000
12 77 385,000
13 78 390,000
14 79 395,000
15 79 395,000
16 79 395,000
17 80 400,000
18 81 405,000
19 88 440,000
20 90 450,000
21 91 455,000
22 93 465,000
23 94 470,000
24 95 475,000
25 96 480,000
26 96 480,000
27 96 480,000
28 97 485,000
29 98 490,000
30 100 500,000
IV. 5 BREAK EVENT POINT (BEP)

TOTAL BIAYA INVESTASI Rp. 48. 243.000


PENJUALAN SELAMA 4 Bulan Rp. . 71,292,000

PROFIT Rp. 23.049.000

BEP : 4 Bulan

IV. 6 RETURN OF INVESTMENT

Dari analisa keuangan diatas, dalam 4 bulan usaha akan mengalami return
of investment, dengan rincian sebagai berikut :

TOTAL BIAYA INVESTASI Rp. 48. 243.000


PENJUALAN SELAMA 4 Bulan Rp. . 71,292,000

PROFIT Rp. 23.049.000

Selama 4 bulan usaha ini akan menghasilkan keuntungan sebesar Rp.


23.049.000 dan telah mengalami Return of Investment.

IV. 7 BENEFIT COST RATIO (B/C RATIO)

TOTAL INFLOW 4 MONTHS Rp. 114.000.000


= = 2.6
TOTAL OUTFLOW 4 MONTHS Rp. 42.708.000

2.6 = Investment is Feasible


IV. 8 NET PRESENT VALUE (NPV)

NPV = (-42.708.000) + {(71.292.000 / (1+0,07)}


= (-42.708.000) + 66.628.000
= Rp. 23.920.000

IV. 9 INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)

IRR = + 25 % (23.920.000/42.708.000)
= 25,6 %

IRR Lebih Besar dari Biaya Modal maka usaha layak dijalankan
IV. 10 DAFTAR ASUMSI USAHA ES KRIM

NO URAIAN NILAI

1 Penjualan Es Krim 100 cup per hari


2 Penjualan Jus 50 gelas per hari
3 Penjualan Snack 30 porsi per hari
4 Harga Penjualan Es Krim Rp. 5.000/cup
5 Harga Penjualan Jus Rp. 6.000/gelas
6 Harga Penjualan Snack Rp. 5.000/porsi
7 Pembelian Bahan Baku Es Krim Per 3 hari = 10 kali sebulan
8 Penyusutan Peralatan 3 tahun
9 Sewa Bangunan Rp. 12.000.000 per bulan
10 Biaya Disain Interior Rp. 300.000 per m2
V. KESIMPULAN

Dari Analisa Keuangan yang telah kami sajikan maka usaha Es Krim
Sketsa ini layak untuk dimodali.