Anda di halaman 1dari 2

APLIKASI ANTOSIANIN KULIT BUAH NAGA

Kulit buah naga merupakan limbah hasil pertanian yang mengandung zat warna alami
antosianin cukup tinggi. Antosianin merupakan zat warna yang berperan memberikan
warna merah yang berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan dan dapat
dijadikan alternatif pengganti pewarna sintetis yang lebih aman bagi kesehatan.
Hylocereus polyrhizus juga kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid, yang
dapat digunakan sebagai bahan dasar pembatan kosmetik untuk mencegah
kehilangan kelembapan pada kulit (sinaga, 2012)
Antosianin diyakini mempunyai efek antioksidan yang sangat baik. Sebuah penelitian
yang dilakukan di Universitas Michigan Amerika menunjukkan bahwa antosianin dapat
menghancurkan radikal bebas, lebih efektif daripada vitamin E yang selama ini telah
dikenal sebagai antioksidan kuat (Winarno,1997)
Selain itu kulit buah naga juga memiliki kapasitas antioksidan, efek antiproliferatif (Wu
et al., 2006; Stintzing et al., 2002), sebagai sumber potensi pewarna alami dan
thickening agent (Harivaindaram et al., 2008; Phebe et al., 2009) serta sebagai
pelembab dalam produk-produk kosmetik (Stintzing et al., 2002)
Wahyuni (2011) telah melakukan penelitian pemanfaatan kulit buah naga super merah
(Hylocereus costarisensis) sebagai sumber antioksidan dan pewarna alami pada
pembuatan jelly, dari penelitian tersebut dapat diketahui zat warna yang terdapat pada
kulit buah naga dapat digunakan sebagai pewarna alami pada makanan.
Oktiarni (2012) melakukan penelitian tentang pemanfaatan ekstrak kulit buah naga merah
(Hylocereus polyrhizus sp.) sebagai pewarna dan pengawet mie basah, dan diperoleh
kesimpulan bahwa ekstrak kulit buah naga dapat dijadikan sebagai pewarna dan
pengawet pada mie basah, yang dibuktikan dengan mie basah yang ditambahkan
ekstrak kulit buah naga tahan lebih lama daripada mie basah tanpa ekstrak kulit buah
naga.
Penelitian tentang pemanfaatan ekstrak kulit buah naga sebagai bahan tambahan
pembuatan es krim telah dilakukan oleh Waladi (2015), ekstrak kulit buah naga dapat
dijadikan bahan tambahan pembuatan es krim karena penambahan kulit buah naga
merah (Hylocereus polyrhizus) memberikan pengaruh nyata terhadap overrun, waktu
leleh es krim, kadar serat dan organoleptik atribut tekstur, warna dan penerimaan
keseluruhan secara hedonik serta atribut tekstur, warna dan aroma secara deskriptif.
Wahyuningsih (2013) melakukan penelitian tentang pembuatan dan uji stabilitas warna
sediaan larutan pewarna rambut alami ekstrak kulit buah naga super merah
(Hylocereus costaricensis)
Hanzen (2016) melakukan penelitian tentang pembuatan yoghurt dari kulit buah naga