Anda di halaman 1dari 3

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT KURNIA SERANG

NOMOR : 018/SK-DIR/RSKS/XII/2016
TENTANG
PELAYANAN RADIOLOGI DAN DIAGNOSTIK IMAJING
DIREKTUR RUMAH SAKIT KURNIA SERANG

Menimbang : a. Bahwa pelayanan radiologi dan diagnostic imajing diadakan


untuk memenuhi atau melengkapi hasil pemeriksaan pasien,
sehingga kontinuitas pelayanan pasien dapat terjaga dengan
baik.
b. Bahwa pelayanan radiologi dan diagnostic imajing harus
memperhatikan prinsip-prinsip keselamatan baik untuk petugas
radiologi, petugas lainnya dan pasien yang berada di unit
radiologi.
c. Bahwa sehubungan dengan butir a. Dan b. di atas maka
dipandang perlu untuk menetapkan pelayanan radiologi dan
diagnostic imajing di Rumah Sakit Kurnia Serang sebagaimana
ditetapkan dalam Surat Keputusan ini.

Mengingat :1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 44 Tahun 2009 Tentang


Rumah Sakit.
2. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 29 Tahun 2004 tentang
Praktik kedokteran.
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1014 /
Menkes / SK / XI / 2008 tentang Standar Pelayanan radiologi
Diagnostik Di Sarana Pelayanan Kesehatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan republik Indonesia nomor 1691
/Menkes/Per/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
5. Keputusan Direktur Jendral Bina Upaya Kesehatan Nomor
HK.02.04/I/2790/11 Tentang Standar Akreditasi Rumah sakit
6. Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir nomor 8 tahun 2011
Tentang Keselamatan Radiasi Dalam penggunaan Pesawat Sinar X
Radiologi Diagnostik dan Intervensional
MENETAPKAN
Menetapkan ; KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT KURNIA SERANG
TENTANG PELAYANAN RADIOLOGI DAN DIAGNOSTIK
IMAJING DI RUMAH SAKIT KURNIA SERANG

Pertama : Pelayanan radiologi dan diagnostik imajing dapat dilakukan di


Rumah Sakit Kurnia Serang maupun di luar Rumah Sakit
Kurnia Serang dengan melalui sistem rujukan.

Kedua : Pelayanan radiologi dibuka 24 jam. Pelayanan radiologi di luar


jam kerja dengan system on call.

Ketiga : Pelayanan radiologi harus memperhatikan prinsip-prinsip


keselamatan pasien dan keamanan petugas termasuk
penanganan dan pembuangan bahan-bahan infeksius dan
berbahaya.

Keempat : Pelayanan radiologi harus dapat menjaga mutu layanan, baik


dari waktu pelayanan, keakuratan hasil pemeriksaan, kesiapan
peralatan yang digunakan, ketersediaan film X ray dan
perbekalan lainnya, penyampaian hasil pemeriksaan yang cito
atau spesifik, serta ada program evaluasi mutu yang dilakukan
secara terus menerus untuk menjaga mutu layanan.

Kelima : Pelayanan radiologi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan


yang kompeten sesuai dengan profesi dan / atau yang
bersertifikasi, dan mempunyai ijin sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Keenam : Setiap hasil pelayanan radiologi harus didokumentasikan


secara baik dan benar sehingga mudah untuk dilakukan
penelusuran dokumen.

Kedelapan : Pasien baru dapat dilakukan pemeriksaan


penunjang radiologi apa bila kondisi sudah stabil
(setelah dilakukan penanganan kegawatdaruratan
jantung dan paru)
DITETAPKAN DI : SERANG
PADA TANGGAL : 10 NOVEMBER 2016
RUMAH SAKIT KURNIA SERANG

dr. Wahyu Hapsari, MARS


Direktur