Anda di halaman 1dari 35

REMASTERING

LINUX
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

BAB Ke
1 Remastering Linux

1.1 Tujuan Prakyikum


a) Praktikan dapat memahami remastering linux
b) Praktikan dapat melakukan remastering linux dengan
menggunakan uck

1.2 Dasar Teori


Remastering adalah sebuah proses untuk membuat linux
baru dengan cara mengubah, menambahkan, mengurangi paket
dari sebuah sistem operasi yang sudah ada. Remastering tidak
hanya dapat dilakukan pada sistem operasi yang open source saja
tetapi dapat dilakukan pada sistem operasi close source seperti
windows.

1.3 Metode Pembuatan Distro pada Linux


a. LFS (Linux From Scratch)
LFS merupakan cara pembuatan distro secara
mandiri, dimana semua aplikasi dikompilasi dari kode
sumber murni (pristine code).
Kelemahan dari metode ini adalah distro yang
dihasilkan tidak bisa dibuat satu ISO yang installable dan
portabilitas yang kurang, dan sulit untuk didistribusikan
kembali.
Metode ini biasanya digunakan oleh pengembang
untuk membuat distro tanpa bisa untuk dikembangkan
lagi dalam hal ini distro dipakai untuk diri sendiri atau
tujuan khusus.
Berikut proses pembuatannya secara singkat:

2 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

1. Kumpulkan semua paket yang dibutuhkan,


mulai dari kernel, file sistem hingga paket
yang ingin diikut sertakan ke dalam sistem.
2. Buat folder yang digunakan sebagai tempat
pembuatan LFS, kemudian lakukan kompilasi
paket sistem LFS dengan bantuan dari paket
sistem yang lama.
3. Setelah proses kompilasi dan instalasi selesai,
LFS dijalankan dengan virtual environment
untuk menyelesaikan proses pembuatan LFS.
Pada tahap ini terjadi pemindahan library
program sehingga sistem dapat berdiri sendiri.
b. Turunan (Remaster)
Turunan merupakan suatu metode untuk membuat
distro linux yang sudah ada sebagai dasar atau pondasi
sistem tersebut, pada distro turunan ini terdapat aplikasi
yang khas yang tetap digunakan pada distro turunan
tersebut. distro yang sudah biasa digunakan adalah distro
yang besar seperti Ubuntu maupun Fedora.
Turunan disini bukan diartikan sebagai
memodifikasi distro induk yang sudah ada lalu
memberinya nama baru begitu saja, namun bisa juga
diartikan mengambil sebagian teknologi yang ada pada
Distro induk, seperti Ubuntu yang mengimplementasikan
manageman paket .deb dari debian, Fedora yang
menggunakan paket .rpm milik RedHat, dan banyak
contoh lainnya.
Hampir 80% distro linux yang beredar saat ini di
buat menggunakan konsep ini.

Laboratorium Informatika Terpadu 3


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

1.4 Software Remastering

Berikut adalah beberapa software yang dapat digunakan


untuk melakukan remastering

Name Supported operating system

Mylivecd PCLinuxOS dan turunannya

Remastersys Debian dan turunannya

Reconstructor Debian dan turunannya


Ubuntu and dan turunannya (Bahasa
Garfio
Spanyol)
Mklivecd All Linux distributions

kwheezy-livecd KWheezy
Puppy Remastering
Puppy Linux
Tool
Ubuntu Customization
Ubuntu family
Kit
MySLAX Creator Slax

Draklive Mageia

JLIVECD Ubuntu family & Linux Mint

nLite Windows Family


Pada percobaan praktikum akan digunakan Ubuntu
Customization Kit atau sering disebut UCK.
UCK memiliki beberapa kelebihan yaitu user dapat
mengubah isi dari LiveCD linux seperti saat user menggunakan
Ubuntu.
User dapat menambahkan program, bahasa, mengubah
tampilan bahkan melakukan konfigurasi sistem. Kelebihan
4 Praktikum Sistem Operasi
Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

lainnya adalah UCK memiliki GUI sehingga, pengguna yang


masih awam pun bisa melakukan remaster dengan mudah.

1.5 Desktop Environment


Proses remastering tentunya tidak lepas dari tampilan user
atau GUI. Pada Linux, tampilan sistem disebut dengan Desktop
Environment. Ada beberapa jenis Desktop Environment yang
dapat digunakan pada Ubuntu yaitu:
a. UNITY
INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/
a/a8/Ubuntu_13.04_Desktop.png/300px-
Ubuntu_13.04_Desktop.png" \* MERGEFORMATINET
INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/
a/a8/Ubuntu_13.04_Desktop.png/300px-

Laboratorium Informatika Terpadu 5


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Ubuntu_13.04_Desktop.png" \* MERGEFORMATINET

Gambar 6.1 Tampilan Unity

Unity adalah desktop environment berbasis GNOME


yang dibuat oleh Canonical untuk sistem operasi Ubuntu.
Unity pertama kali tampil dalam Ubuntu 10.10 dengan
tujuan awal untuk lebih menghemat penggunaan ruang
layar yang ada. Unity merupakan tampilan yang terinstall
secara default.

Unity dapat diinstall dengan perintah:


apt-get -y install ubuntu-desktop

b. KDE
INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5

6 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

/54/KDE_4.png/250px-KDE_4.png" \* MERGEFORMATINET
INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5
/54/KDE_4.png/250px-KDE_4.png" \* MERGEFORMATINET

Gambar 6.2 Tampilan KDE


KDE adalah desktop environment yang dibuat dengan
toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai
sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. KDE juga
tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan
untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.

KDE dapat diinstall dengan perintah:

apt-get -y install kubuntu-desktop

apt-get -y install kubuntu-desktop

apt-cache pkgnames (namafile)

Laboratorium Informatika Terpadu 7


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

c. LXDE
INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4
/4c/LXDE_desktop_full.png/250px-LXDE_desktop_full.png"
\* MERGEFORMATINET INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4
/4c/LXDE_desktop_full.png/250px-LXDE_desktop_full.png"
\* MERGEFORMATINET

Gambar 6.3 Tampilan LXDE


LXDE adalah sebuah desktop environment yang
ringan dan cepat. LXDE dirancang agar ramah bagi
pengguna dan desainnya ramping, ini untuk menjaga agar
penggunaan sumber daya tetap rendah. LXDE
menggunakan RAM dan CPU rendah namun tetap memiliiki
banyak fitur. Karena penggunaan sumber daya yang
rendah inilah yang membuat LXDE hemat energi.

8 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

LXDE dapat diinstall dengan perintah:


apt-get -y install lubuntu-desktop

d. XFCE
INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/
7/71/Xfce-4.4.png/250px-Xfce-4.4.png" \*
MERGEFORMATINET INCLUDEPICTURE
"http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/
7/71/Xfce-4.4.png/250px-Xfce-4.4.png" \*

Laboratorium Informatika Terpadu 9


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MERGEFORMATINET

Gambar 6.4 Tampilan XFCE


XFCE merupakan perangkat lunak bebas desktop
untuk Unix dan platform mirip Unix lainnya, seperti Linux,
Solaris dan BSD. Tujuannya adalah membuat desktop
environment yang cepat, ringan, menarik secara visual
dan mudah digunakan. XFCE berbasis perangkat bantu
GTK+ 2 sama seperti GNOME dan menggunakan window
manager Xfwm.

XFCE dapat diinstall dengan perintah:


apt-get -y install xubuntu-desktop

10 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

1.6 Kebutuhan Sistem


Pada praktikum ini akan dilakukan remastering dengan
kebutuhan:
a. Ubuntu 14.04
b. UCK (Ubuntu Customization Kit)
c. Minimum free space 5 -10 GB
d. Ram 1 GB, 1 GB SWAP (recommended)

1.7 Langkah Praktikum

a. Masuk sebagai root


root@ubuntu:/home/sistemoperasi# sudo su

b. Pada praktikum ini akan digunakan UCK untuk melakukan


remaster. Install UCK dengan cara:
root@ubuntu:/home/sistemoperasi#
apt-get y install uck

c. Aktifkan modul SquashFS dengan perintah modprobe. Jika


berhasil perintah ini tidak menghasilkan output apapun.
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# modprobe
squashfs

Modprobe adalah aplikasi bawaan linux yang digunakan untuk


menambahkan modul ke kernel sedangkan Squash adalah
jenis sistem file yang digunakan pada LiveCD linux.

d. Pastikan file ISO ubuntu ada di dalam direktori yang aktif.

Unpack file ISO Ubuntu dengan cara

root@ubuntu:/home/sistemoperasi# uck-

Laboratorium Informatika Terpadu 11


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

remaster-unpack-iso ubuntu-14.04.1-desktop-
i386.iso

ubuntu-14.04.1-desktop-i386.iso adalah nama dari file ISO


Ubuntu. Jika file tidak terdapat di dalam direktori yang sedang
aktif. Masukkan path secara lengkap, misal
/home/sisjarkom/namafolder/namafile.iso

e. Unpack initrd.
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# uck-
remaster-unpack-initrd

Initrd (initial ramdisk) adalah file image berisi file yang


dijalankan ketika sistem melakukan proses booting.

f. Unpack rootfs.
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# uck-
remaster-unpack-rootfs

Rootfs adalah struktur direktori standar dari linux dimana di


dalamnya terdapat direktori seperti /mnt, /var, /usr dll.

g. Ubah direktori root ke file yang sudah di unpack

root@LabJarkom:/home/sisjarkom# uck-remaster-
chroot-rootfs

h. Install aplikasi yang diinginkan atau lakukan konfigurasi pada


sistem yang akan diremaster. Instalasi maupun konfigurasi
dilakukan seperti pada bab yang telah diajarkan
sebelumnya. Contoh berikut adalah instalasi pidgin.

12 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

root@ubuntu:/home/sistemoperasi# apt-get
update
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# apt-get y
install pidgin

Aplikasi yang sudah diinstall nantinya akan ikut ke dalam


ISO yang akan dibuat.
Setelah selesai, Keluar dari chroot dengan perintah exit
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# exit

i. Pack kembali initrd dengan perintah dibawah


root@ubuntu:/home/sistemoperasi# uck-
remaster-pack-initrd

j. Pack rootfs. Proses ini akan memakan waktu yang cukup


lama
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# uck-
remaster-pack-rootfs

k. Simpan semua perubahan yang dilakukan ke dalam file

ISO
root@ubuntu:/home/sistemoperasi# uck-
remaster-pack-iso ubuntu-remaster.iso

ubuntu-remaster.iso adalah nama file yang dibuat.


Penamaan dari file hasil remaster bebas. File ISO yang dibuat
akan tersimpan di direktori /root/tmp/remaster-new-file/.
File ini bisa langsung digunakan untuk instalasi ubuntu namun
dengan program yang sudah kita install.

Laboratorium Informatika Terpadu 13


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

l. File tersebut dapat dikopi ke direktori home dengan cara

root@ubuntu:/home/sistemoperasi# cp
root/tmp/remaster-new-file/ubuntu-
remaster.iso /home/sistemoperasi/

Dimana sisjarkom adalah nama user yang digunakan

Ketika file ISO hasil remaster dijalankan akan muncul


menu seperti biasanya. Lakukan instalasi seperti biasa.

Gambar 6.5 Menu Instalasi

Ketika Ubuntu diinstall, aplikasi pidgin sudah termasuk di


dalamnya.

14 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

Gambar 6.6 Setelah Instalasi

Laboratorium Informatika Terpadu 15


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

16 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

Proses
Input/Output

Laboratorium Informatika Terpadu 17


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

BAB Ke
2 Proses Input/Output

2.1 Tujuan Praktikum


a) Praktikan memahami konsep proses I/O ,file descriptor
dan redirection
b) Praktikan memahami standar input , standar output dan
standar error
c) Praktikan memahami konsep filter dan PIPE

2.2 DasarTeori

2.2.1 Pengertian

Sebuah sistem operasi tentunya banyak proses yang


bekerja didalamnya yang berkaitan dengan 2 hal yaitu INPUT dan
OUTPUT. Input, output dan proses dapat digambarkan seperti
dibawah ini :

Gambar 7.1 Proses I/O

Sebuah data akan di masukkan kedalam sistem dan dibaca


sebagai INPUT dan akan diproses sesuai command yang diberikan

18 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

pada system operasi unix sebagai eksekusi yang biasa disebut


proses. Setiap command diberikan sistem kernel linux akan
menciptakan sebuah proses dengan memberikan PID (Proses
Identity). Setelah sebuah data di proses maka akan menghasilkan
informasi keluaran atau biasa disebut dengan OUTPUT.

Dalam konteks Linux input/output adalah :


Keyboard (input)
Layar (output)
Files
Struktur data kernel
Peralatan I/O lainnya (misalnya Network)

2.2.2 File Descriptor

File Descriptor adalah sebuah abstraksi yang digunakan untuk


mendiskripsikan standar input, standar output dan proses. Pada
UNIX file descriptor dilambangkan dengan sebuah interger. Contoh
standar input adalah keyboard, dan untuk standar output adalah
monitor. File Descriptor dapat di lihat pada gambar di bawah ini :

Gambar 7.2 File descriptor

Laboratorium Informatika Terpadu 19


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Linux berkomunikasi dengan file melalui file descriptor


yang direpresentasikan melalui angka yang dimulai dari 0, 1, 2
dan seterusnya.
Tiga buah file descriptor standar yang lalu diciptakan oleh
proses adalah :
0 = keyboard (standar input)
1 = layar (standar output)
2 = layar (standar error)

Linux tidak membedakan antara peralatan hardware dan


file, Linux memanipulasi peralatan hardware sama dengan file.

2.2.3 Redirection

Redirection dalam sistem unix dan Linux merupakan salah


satu cara untuk melewatkan output dari suatu program ke
program lain. Fasilitas redirection memungkinkan kita untuk dapat
menyimpan output dari sebuah proses untuk disimpan ke file lain
(Output Redirection) atau sebaliknya menggunakan isi dari file
sebagai input dalam suatu proses (Input redirection).

SIMBOL SINTAKS KETERANGAN


Perintah < Pengganti standar
0< atau <
Fileinput input

Perintah > Pengganti standar


1> atau > Fileouput output

>> Perintah Pengganti standar


>> output dan akan
Fileoutput ditambahkan pada
20 Praktikum Sistem Operasi
Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

bagia terakhir file

Perintah Pengganti standar


2> 2> file error
error

1. Standar Input (Stdin)


Isi dari suatu file akan kita gunakan sebagai input dari
suatu proses yang akan kita jalankan.
Sintaks:

#perintah
2. Standar Output < {nama file}
(Stdout)
Secara default output rederection adalah output sebuah
perintah yang muncul dilayar dan dimasukan kedalam
sebuah file. Symbol dari output rederection adalah >.
Berikut contoh penulisannya :
Sintaks:

[[[
3.#perintah {nama file input} > {nama file
Standar Error
Standar Error adalahoutput}
error output dari program. Output ini
juga dikirim ke layar dan biasanya akan terlihat bercampur
dengan output standar. Perbedaan antara standar output
dan standar error adalah bahwa kesalahan standar tanpa
buffer (muncul langsung di layar) dan standar error hanya
dicetak ketika sesuatu berjalan salah (itu akan
memberikan rincian apa yang salah).
Sintaks:

#perintah error 2> {nama file output}

Laboratorium Informatika Terpadu 21


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

2.2.4 Filter

Filter adalah utilitas yang dapat memproses standar input


dan menampilkan hasilnya ke standar ouput sesuai dengan
keperluan yang kita inginkan.

2.2.4.1 Grep
Perintah grep (globally search a regular expression and
print) adalah utilitas untuk mencari string atau kata pada
setiap baris data. Perintah ini menampilkan setiap baris kata
sesuai dengan keyword yang cocok (match). Mode pencarian
perintah grep adalah case-sensitive, jika ingin non case-sensitive
maka kita hanya perlu menambahkan opsi -i setelah perintah
grep tersebut.
Sintaks :

#grep opsi kata yang dicari [Nama File]


Opsi yang dapat digunakan :
-i digunakan jika ingin non case-sensitive
-w digunakan mencari kata yang sesuai dengan
hurufnya.
-x mencari kata yang sesuai dalam satu baris

Contoh :

2.2.4.2 Sort
Sort adalah suatu perintah yang digunakan untuk
mengurutkan masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari
karakter berdasarkan ascending atau descending.
Sintaks :

#sort [option] [nama_file]


22 Praktikum Sistem Operasi
Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

- Option:
- -r : menurutkan dari besar ke terkecil
- -n : mengurutkan data numeric
- -R : mengurutkan secara random
- -u : mengurutkan secara uniq
dengan menghapus baris yang sama
- Contoh :

2.2.4.3 Wc
Perintah WC adalah utilitas untuk menghitung jumlah byte,
baris, karakter dan jumlah kata pada sebuah file.
Sintaks :
-
#wc opsi [nama file]
- Option:
- -c digunakan untuk menghitung byte
- -m untuk menghitung jumlah karakter
- -l untuk menghitung jumlah baris
- -w untuk menghitung jumlah kata
Contoh :

2.2.4.4 Cut
Digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-
baris masukannya, yang ditentukan pada option.
Sintaks :

Laboratorium Informatika Terpadu 23


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

#cut [option] file

- Option :
- -b : digunakan untuk mengambil kolom
berdasarkan byte pada sebuah file.
- -c : menampilkan data dari nomor katakter
dalam setiap baris.
- -d : mendefinisikan tanda pemisah antar
kolom.
- -f : menampilkan berdasarkan nomor field
(kolom).

Contoh :

2.2.4.5 More
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file satu layar
penuh.
Sintaks :

# more +[angka] [nama_file]

Contoh :

24 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

2.2.4.6 Uniq
Digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan
yang mengalami duplikasi, biasanya digabungkan dalam pipeline
dengan sort.
Sintaks :

#uniq option [nama file]

Option :
- -c untuk mengelompokan dan menghitung
jumlah yang sama.
- -d untuk mencetak line yang terduplikat.
- -u untuk mencetak baris yang berbeda atau
unik.
Contoh :

2.2.4.7 Tail
Perintah tail mendefinisikan sebuah data pada file menurut
barisnya. Pada tail secara default ditampilkan 10 baris terakhir dari
isi file. Namun jika kita ingin beberapa baris terakhir kita bisa
menggunakan option [baris] .
Sintaks :

#tail -[angka] [nama file]

Laboratorium Informatika Terpadu 25


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Contoh :

2.2.4.8 Head
Hampir sama dengan perintah tail diatas, bedanya pada
head secara default ditampilkan 10 baris pertama dari isi file.
Sintaks :

#head [angka] [namafile]


-
Contoh :

2.2.4.9 Pipeline
Pipeline adalah utilitas linux yang digunakan untuk
membuat beberapa proses dalam satu baris perintah. Pipeline
dapat perisikan beberapa perintah yang diinginkan. Inputan akan
di proses dan menghasilkan output. Output pertama akan menjadi
inputan untuk proses selanjutnya di dalam sebuah pipeline.

26 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

Gambar 7.3 Proses pipeline

Pada gambar diatas dijelaskan bawah pertama kita lakukan


proses ls -1, lalu output (stdout) dari ls akan dijadikan input
(stdin) untuk proses kedua yaitu wc l, lalu jadilah output akhir.
Sintaks :

#proses 1 |proses 2 | proses x

Contoh :

2.3 Langkah Praktikum


Standar Input
Perintah dibawah merupakan contoh standar input.
Perintah cat diberikan input file dengan nama latihan
dengan symbol <.

Standar output
Lakukan percobaan standar output seperti dibawah ini :

Perintah diatas digunakan untuk menampilkan file


sisjarkom dan hasil atau output dari perintah tersebut
dimasukan kedalam file dengan nama output.

Laboratorium Informatika Terpadu 27


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Standar Error
Pertama buatlah error dengan mengetikkan perintah
latihan:

Pada dasarnya tidak ada perintah latihan pada sistem


linux, jadi akan keluar error latihan: command not
found. Lalu pindahkan peran error tersebut dengan
standar error lalukan perintah seperti dibawah ini :

Pesan error sisjarkom tadi dimasukan kedalam file


dengan nama error. Lalu tampilkan file tersebut.

Filtering
Sebelum mencoba praktikum mengenai filtering, terlebih
dahulu buatlah sebuah file dengan nama sisjarkom :

Isilah seperti pada gambar dibawah ini :

28 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

GREP
1. Non_sensitive

Perintah pada gambar diatas digunakan untuk


mencari sebuah kata pada baris yang terdapat
pada suatu file. Opsi I digunakan untuk mencari
sebuah kata dengan non_sensitive. Jadi besar kecil
sebuah huruf tidak diliat.

2. Sensitive

Beda halnya dengan contoh sebelumnya, opsi w


digunakan untuk mencari sebuah kata didalam
baris dengan sensitive. Jadi besar kecilnya huruf
harus sesuai dengan kata yang dicari.

3. Kalimat

Perintah diatas digunakan untuk mencari sebuah


baris pada sebuah file. Jadi sintaks diatas

Laboratorium Informatika Terpadu 29


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

dimaksudkan untuk mencari kata Lab Informatika


dulu

SORT
Lakukanlah percobaan pada perintah Sort seperti
pada gambar dibawah ini :

Perintah pada gambar diatas menjelaskan untuk


mengurutkan berdasarkan alphabet dari yang
besar ke terkecil atau Z A pada file latihan.

Perintah pada gambar diatas menjelaskan untuk


mengurutkan secara random pada file latihan.

WC
Lakukanlah beberapa percobaan menggunakan
perintah WC seperti pada gambar dibawah ini :

Perintah diatas digunakan untuk menghitung


jumlah karakter pada file latihan.

30 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

Pada perintah diatas terdapat option l yang


digunakan untuk menghitung jumlah baris pada
file latihan.

Option w pada perintah wc digunakan untuk


menampilkan jumlah kata yang terdapat pada file
latihan.

More

Maksud dari perintah diatas adalah untuk


menampilkan baris dari nomor 4 samapai terakhir
dari file latihan.

Cut
Lakukan percobaan perintah cut seperti dibawah ini
:

Perintah diatas akan menampilkan kolom


berdasarkan nomor karakter karena terdapat opsi
c, nomor karakter yang ditampilkan dari nomor 3
sampai nomor 8 dari file latihan.

Laboratorium Informatika Terpadu 31


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Perintah cut pada gambar diatas digunakan untuk


menampilkan kolom field. Secara default
penomoran kolom berdasarkan pemisah TAB. Jadi
perintah di atas akan menampilkan kolom 2
setelah pemisah TAB pertama.

Uniq
Buat lah file dengan nama coba dengan isi
seperti di bawah ini :

Setelah file coba dibuat lakukanlah perintah seperti


dibawah ini:

Pada gambar diatas menjelaskan bahwa secara


default perintah uniq digunakan untuk
menampilkan baris yang berbeda.

32 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

Option d akan menampilkan baris yang


mempunyai duplikat. Seperti pada gambar diatas
bahwa baris sisjarkom dan sistem operasi
mempunyari baris yang sama, sedangkan jaringan
komputer hanya punya satu baris.

Option u digunakan untuk menampilkan baris


yang uniq, atau tidak memiliki duplikat. Pada
gambar diatas akan menampilkan jaringan
komputer karena baris tersebut tidak memiliki
duplikat

Tail
Buat lah file dengan nama matakuliah yang isinya
seperti dibawah ini :

Laboratorium Informatika Terpadu 33


Universitas Islam Indonesia
2015 - 2016 PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Lalu lakukan percobaan perintah Tail seperti pada


gambar di bawah ini:

Perintah diatas digunakan untuk mengambil 4 baris


terakhir dari file matakuliah dan di tampilkan.

Head
Tulislah perintah pada gambar dibawah ini :

Perintah di atas digunakan untuk menampilkan 5 baris


pertama pada sebuah isi file.

Pipeline
Tuliskan perintah dibawah ini :

Perintah diatas berfungsi pertama file matakuliah


pertama akan di filter dengan perintah head -6
yang artinya dari file tersebut akan diambil 6 baris

34 Praktikum Sistem Operasi


Universitas Islam Indonesia
PRATIKUM SISTEM OPERASI 2015 2016

teratas, lalu hasil dari perintah head -6 akan


dijadikan input untuk perintah selanjutnya yaitu
cut d f2 yang maksudnya adalah
menampilkan kolom nomor 2 dengan definisi
pemisah yaitu (Spasi), setelah itu masuk ke
perintah ke tiga, dengan hasil output dari perintah
sebelumnya dijadikan sebuah input pada perintah
sort r >> pipeline yang artinya inputan akan di
sorting dari besar ke kecil lalu output akan di
masukan pada file dengan nama pipeline.

Setelah itu check apakah file pipeline sudah


terdapat isi dari hasil 3 proses menggunakan
pipeline.

Laboratorium Informatika Terpadu 35


Universitas Islam Indonesia