Anda di halaman 1dari 51

DAF T AR I SI

DAFTAR ISI .................................................................................................................................1

DAFTAR TABEL ........................................................................................................................2

PENDAHULUAN .........................................................................................................................3

LATAR BELAKANG ....................................................................................................................3

PROFIL ......................................................................................................................................5

VISI DAN MISI ............................................................................................................................6

VISI ......................................................................................................................................6

MISI ......................................................................................................................................6

STANDAR MUTU, KEBIJAKAN MUTU, DAN PASAR KERJA ..............................................6

STANDAR MUTU .......................................................................................................................6

KEBIJAKAN MUTU .....................................................................................................................6

PASAR KERJA .............................................................................................................................7

STRUKTUR KURIKULUM ..........................................................................................................9

PENGERTIAN DAN KOMPONEN KURIKULUM ......................................................................9

KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

PENGELOMPOKKAN MATA KULIAH DAN BEBAN STUDI ............................................... 12

JABARAN MATA KULIAH PERSEMESTER .......................................................................... 17

DESKRIPSI MATA KULIAH .................................................................................................... 20

SUMBER DAYA PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA ........ 48

1
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
DAF T AR T AB EL

TABEL 1. MATA KULIAH WAJIB MATRIKULASI ............................................................... 12

TABEL 2. MATA KULIAH WAJIB UMUM ............................................................................. 13

TABEL 3. MATA KULIAH WAJIB PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH


PESISIR/PEGUNUNGAN (URBAN REGIONAL PLANNING) ............................... 14

TABEL 4. MATA KULIAH WAJIB PENGELOLAAN PERENCANAAN KOTA (URBAN


PLANNING MANAGEMENT) .................................................................................. 14

TABEL 5. MATA KULIAH PILIHAN PENUNJANG KEAHLIAN.......................................... 15

TABEL 6. REKAPITULASI SKS MATA KULIAH PROGRAM MPWK ................................. 16

TABEL 7. DAFTAR MATA KULIAH PROGRAM MPWK ..................................................... 17

TABEL 8. DISTRIBUSI BIDANG KEAHLIAN DOSEN TETAP ............................................. 49

TABEL 9. TENAGA DOSEN TIDAK TETAP PROGRAM MPWK ........................................ 50

2
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
P E NDA H UL UA N

LATAR BELAKANG

Proses desentralisasi yang semakin mewarnai rangkaian pembangunan


daerah di Indonesia menyebabkan besarnya otoritas daerah dalam menentukan
arah kebijakan pembangunannya masing-masing. Lebih dari 33 provinsi, yang
setiap daerahnya akan merencanakan pembangunan berdasarkan pertimbangan
potensi dan comparative advantages-nya.

Papua merupakan provinsi yang terletak paling timur di Indonesia,


memiliki radius yang jauh dari pusat pemerintahan, serta memiliki luas wilayah
terbesar dengan luas 414.800 kilometer persegi. Hutan Papua memiliki luas 42
juta hektar dan dihuni oleh 2.567.897 penduduk yang mendiami wilayah pantai,
dataran rendah, dataran tinggi seperti wilayah pegunungan, sampai ke wilayah
terpencil di pedalaman, dengan kondisi wilayah yang sulit dijangkau, karena
sarana transportasi yang minim.

Isolasi wilayah ini menjadi kendala percepatan pembangunan, terutama


pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Universitas Cenderawasih
merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tertua di Papua yang
didirikan pada tanggal 10 November 1962. Sebagai PTN tertua mempunyai tugas
dan tanggung jawab yang besar dalam mempersiapkan, membentuk,
menyediakan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menuju
Papua Baru. SDM Papua Baru membutuhkan masyarakat yang cerdas, mandiri,
handal dan matang secara intelektual, spiritual, emosional pada era otonomi
daerah.

Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota adalah salah satu
program studi yang mendukung visi dan misi Universitas Cenderawasih (UNCEN)
terutama misi UNCEN dalam menyiapkan dan membentuk sumber daya manusia
yang berkemampuan akademik, yang mempunyai keunggulan kompetitif dan
komparatif di tingkat daerah, regional dan nasional maupun internasional, demi
meningkatkan kesejahteraan di Papua.

3
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
Universitas Cenderawasih bertekat untuk senantiasa mendidik dan
menyiapkan manusia terdidik dan berkualitas sebagai tenaga ahli dan/atau
profesional yang handal, bermoral dan mempunyai integritas kepribadian yang
tinggi, yang mampu menggali mengembangkan teknologi.

Perkembangan pesat pemekaran kabupaten dan kota di Papua dan


Indonesia umumnya telah banyak menimbulkan permasalahan dan
ketidakseimbangan di segala bidangn diantaranya: permasalahan kemiskinan,
ketidak cukupan sarana dan prasarana (sarpras) kebutuhan dasar, kemerosotan
lingkungan kota dan tidak efisiennya sistem manajemen Pemerintah Kota. maka
kemudian dibutuhkan sarjana-sarjana yang mampu menguasai ilmu perencanaan
wilayah dan kota. Jurusan Perencanaan Wilayah Kota Universitas Cenderawasih
melahirkan ahli-ahli perencanaan wilayah dan kota yang berkualitas dan berdaya
saing, dengan basis keunggulan pada kemampuan analisis terhadap
permasalahan empirik yang berkembang dalam proses perencanaan fisik
perkotaan di Papua.

Untuk mengakomodasikan idealisme pembangunan daerah tersebut, maka


kemudian dibutuhkan sarjana-sarjana yang mampu menguasai ilmu perencanaan
wilayah dan kota. Jurusan Perencanaan Wilayah Kota Universitas Cenderawasih
melahirkan ahli-ahli perencanaan wilayahdan kota yang berkualitas dan berdaya
saing, dengan basiskeunggulan pada kemampuan analisis terhadap permasalahan
empirik yang berkembang dalam proses perencanaan fisik perkotaan di Papua.

4
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
PROFIL:

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota diselenggarakan untuk


memenuhi kebutuhan SDM yang unggul, profesional, berkualitas dalam
perencanaan wilayah dan kota dengan mengembangkan IPTEK dan menciptakan
inovasi yang dinamis. Dengan melihat adanya tuntutan kebutuhan masyarakat
akan pentingnya Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota. Kebutuhan ini
terlihat dari makin meningkatnya minat dan jumlah sarjana bukan hanya dari
Ilmu Teknik bahkan dari bidang ilmu lain yang berkeinginan untuk melanjutkan
pendidikan di dalam maupun di luar negeri, karena belum tersedianya Program
Magister Perencanaan Wilayah dan Kota di Papua.

Secara institusi, kehadiran Program Magister Perencanaan Wilayah dan


Kota Universitas Cenderawasih memainkan peran terkemuka dalam membentuk
kapasitas dan kapabilitas SDM yang memiliki kemampuan mengadaptasi
pendekatan pembangunan secara harmonis antara tuntutan kebutuhan lokal dan
kepentingan nasional. Secara juridis, kehadiran Program Magister Perencanaan
Wilayah dan Kota didukung oleh keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi
nomor 108/DIKTI/2001 tentang Pembukaan Program Studi. Program Studi
Magister Perencanaan Wilayah dan Kota memiliki SDM meliputi tenaga dosen
berkualifikasi S2, S3, guru besar dan laboran serta fasilitas laboratorium yang
memadai.

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota memiliki profil


eksploratif, inovatif (innovation), inventif (invention), dan berkemampuan
menjadi insan pembangun, pengelola, dengan menerapkan ilmu perencanaan
wilayah dan kota secara profesional serta mampu mengembangkannya, berperan
aktif dalam kegiatan pengembangan ilmu melalui penelitian mandiri maupun
kerjasama dalam penelitian terpadu interdisiplin, memanfaatkan perkembangan
ilmu dengan cara-cara penalaran ilmiah berperspektif kearifan masyarakat.

5
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
VISI DAN MISI :

VISI :

Menjadi Program Studi Unggul dalam Perencanaan Wilayah dan kota, berbasis
budaya dan lingkungan secara berkelanjutan pada tahun 2019

MISI :

1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada


masyarakat yang berfokus pada sumber daya alam dan lingkungan.
2. Memberikan sumbangsih keilmuan melalui penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat pada bidang perencanaan wilayah dan kota.
3. Memperluas jejaring kerjasama baik pemerintah, swasta dan pihak lainnya

S TA N DA R M UTU, K E B IJA KA N M UTU DA N PA SA R K E RJA

STANDAR MUTU :

Standar mutu Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota mengacu


pada Kurikulum Nasional dan silabus berkualitas tinggi secara nasional seperti
halnya pada universitas yang telah lebih dahulu maju.

KEBIJAKAN MUTU :

Kebijakan mutu Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kotameliputi :

1. Jumlah SKS = 69 SKS

2. Tenaga pengajar yang profesional dan berkualitas, dan secara terus


menerus dapat ditingkatkan dan dikembangkan jumlah tenaga pengajar
yang berkualifikasi doktor dan guru besar.
3. Materi perkuliahan yang up to date, aplikatif, dan menjawab kebutuhan
masyarakat.

6
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
4. Transparansi manajemen program berazaskan musyawarah mufakat
tetap menjadi landasan program.

5. Pelayanan akademik yang cepat, tepat dan ditangani secara profesional.

PASAR KERJA

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kotadiadakan dalam


pemenuhan kebutuhan permintaan dari orang-orang yang telah bekerja di
instansi pemerintah, swasta, BUMN serta LSM, baik yang bekerja sebagai staf atau
praktisi, yang kini tersebar di wilayah di Tanah Papua, seperti Papua dan Papua
Barat antara lain :

Universitas Cenderawasih

Universitas Papua (UNIPA);

Perguruan Tinggi Swasta (USTP, UNIYAP, STIPER, USTJ,dll);

Guru SLTP dan SLTA Kabupaten dan Kota Provinsi Papua dan Papua
Barat;

Bank-Bank yang ada di Papua (MANDIRI, BRI, BNI, Bank Papua, Danamon,
Bank Sinar Mas, dll);

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Papua dan Papua Barat,
Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua dan Papua Barat;

DinasPekerjaan Umum Provinsi Papua dan Papua Barat, Kabupaten dan


Kota di Provinsi Papua dan Papua Barat;

Dinas Perhubungan;

Dinas Tata Kota;

Dinas Kebersihan dan Pertamanan;

Dinas Pertambangan;

Perusahaan Kontraktor;

Perusahaan Konsultan;

Dll.

7
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
Lulusan Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota sangat
dibutuhkan untuk menjawab kekurangan tenaga yang profesional di lembaga-
lembaga tempat mereka bekerja baik di kota maupun di wilayah-wilayah
pemekaran baik di tingkat distrik, kabupaten, maupun provinsi di Papua.
Permintaan kebutuhan lulusan Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
tersebut sangat tinggi dan cukup mendesak. Dalam konteks politik
pembangunan SDA yang berkelanjutan secara nasional, layanan peningkatan
kualitas tenaga yang profesional dan mandiri dan siap menjadi aktor dan
manajer dalam pembangunan di daerah, nasional, maupun regional. Disisi lain
adalah untuk pengembangan SDA dalam rangka menyambut dan mengisi
Otonomi Khusus Papua menuju Papua Baru.

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas


Cenderawasih memberikan kontribusi sebagai berikut:

(1) Mengembangkan dan meningkatkan kualifikasi jenjang pendidikan


Sarjana S1, khususnya peningkatan kualitas staf pada pemerintah
maupun swasta dalam bidang yang linear dengan perencanaan wilayah
dan kota menjadi jenjang Magister (S2);
(2) Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian dibidang IPTEKS,
PURE SIENCE dan APPLIED SIENCE ;
(3) Mengembangkan kelembagaan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota;
(4) Menyelengarakan pengabdian kepada masyarakat tentang APPLIED
SIENCE dalam pengembangan Perencanaan Wilayah dan Kota;
(5) Menyelenggarakan kerjasama dengan Program Magister perguruan tinggi
lain yang telah memiliki pengalaman yang dapat diandalkan dalam
bidang perencanaan wilayah dan kota baik di dalam maupun luar negeri,
instansi pemerintah maupun swasta, dan lembaga lainnya.

8
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
S TR UK TUR K UR IK UL UM :

PENGERTIAN DAN KOMPO NEN KURIKULUM

Yang dimaksud dengan kurikulum disini adalah segala pengalaman


belajar (kuliah, praktikum, seminar, penulisan tesis, dan sebagainya) yang
dirancang untuk mencapai tujuan setiap program belajar pada setiap program
studi. Kurikulum Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas
Cenderawasih disusun berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Ada
dua Keputusan Menteri Pendidikan Nasional :

1. Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan


Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa;

2. Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.

3. Peraturan Menteri No. 49 tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Nasional

4. SE Dirjen Dikti No 526/E.E3/MI/2014 tentang Penjelasan Standar


Pendidikan Nasional

Penjelasan mengenai struktur kurikulum oleh kedua keputusan Menteri


Pendidikan tersebut, maka disusunlah kurikulum Program Magister Perencanaan
Wilayah dan Kota UNCEN sebagai berikut:

1. Beban studi mahasiswa Program Magister Perencanaan Wilayah dan


Kota UNCEN ditetapkan 69 SKS, jabarannya pada Tabel 8;

2. Lamanya studi mahasiswa adalah 3 8 semester dan maksimal 10


semester;

3. Mata kuliah wajib kurikulum terdiri atas empat komponen meliputi


mata kuliah wajib, mata kuliah kekhususan, dan mata kuliah pilihan
sesuai minat dengan beban studi minimal 72SKS termasuk tugas akhir:

o Mata Kuliah Wajib (MKW) : 57 SKS


o Mata Kuliah Kekhususan (MKH) : 9 SKS
o Mata Kuliah Pilihan (MKP) : 3 SKS
o Mata Kuliah Matrikulasi (MKM) : 0 SKS

9
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Matriks Kompetensi Lulusan


Program Magister Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
Universitas Cenderawasih
Sesuai dengan Permen No. 49 Tahun 2014

NO KOMPETENSI MAGISTER
1 Menghasilkan Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota yang mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis,
sistematis, dan kreatif dan mampu mengembangkan diri melalui penelitian ilmiah,dan menyusun konsepsi ilmiah
dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah kaidah keilmuan yang berlaku.
2 Terbentuk Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota yang mampu menganalisis dalam kajian sesuai bidang
keahliannya dalam menyelesaikan masalah di masyarakat.
3 Dihasilkannya lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota yang mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan
argument saintifik secara bertanggungjawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui
media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.
4 Terciptanya Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota yang mampu mengidentifikasi keanekaragaman hayati
dan keberlanjutannya serta pemanfaatannya secara umum dan lokal oleh masyarakat.
5 Tercipata Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota yang mampu mengambil keputusan dan membuat
kebijakan yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan.

PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014 10


6 Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja
dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas di dalam dan luar negeri.
7 Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota mampu meningkatkan kapasitas diri melalui pengembangan
penelitian.
8 Lulusan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan
memetakan perencanaan wilayah dan kota yang ada di Papua serta merancang kebijakan kebijakan dalam rangka
sustainability

PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014 11


PENGELOMPOKAN MATA K ULIAH DAN BEBAN STUDI PADA KURIKULUM
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN

MATA KULIAH WAJIB UNTUK MATRIKULASI

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas


Cenderawasih menyediakan mata kuliah matrikulasi yang diharapkan dapat
menunjang kelancaran studi mahasiswa. Program Magister Perencanaan Wilayah
dan Kota mewajibkan mahasiswa mengikuti matrikulasi dalam rangka
memberikan persamaan persepsi dan konsep dasar Perencanaan Wilayah dan
Kota dalam memperlancar proses pembelajaran, mengingat peserta didik berasal
dari latar belakang ilmu yang berbeda dan perguruan tinggi yang berbeda, disisi
lain dalam rangka memberikan penyegaran ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota.
Mata kuliah yang dimaksud terlampir dalam tabel 1.

TABEL 1. MATA KULIAH WAJIB UNTUK MATRIKULASI

No Mata Kuliah SKS Keterangan


1 Teori perencanaan dan Isu-Isu 0 Wajib
pembangunan
2 Teknik penulisan ilmiah dan bahasa 0 Wajib
Indonesia
3 Aplikasi Komputer 0 Wajib

MATA KULIAH WAJIB UMUM BERSAMA : (51 SKS)

Fungsi komponen mata kuliah wajib umum bersama bagi Program


Magister Perencanaan Wilayah dan Kota adalah untuk membekali para
mahasiswa agar memperoleh wawasan profesional yang lebih luas melalui
pengembangan kemampuan dasar oleh ilmu yang berkaitan dengan bidang
profesi masing-masing.

12
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
TABEL 2. MATA KULIAH WAJIB UMUM

No Mata Kuliah Kode MK SKS Keterangan


1 Filsafat Ilmu B3510151102 2 Wajib
2 Metodologi Penelitian B3510151101 3 Wajib
3 Sistem Infrastruktur dan B3510152120 3 Wajib
Transportasi
4 Aspek Sosial Budaya B3510151104 3 Wajib
5 Statistika Terapan B3510151105 3 Wajib
6 Mitigasi Bencana dan Adaptasi B3510151106 3 Wajib
Perubahan Iklim
7 Seminar B3510151280 5 Wajib
8 Pra Tesis B3510151190 5 Wajib
9 Penelitian dan Penulisan Ilmiah B3510151091 20 Wajib
10 Karya Ilmiah B3510151092 10 Wajib
Jumlah 57

MATA KULIAH KEKHUSUSAN (PENDUKUNG)

Fungsi Komponen Mata Kuliah Dasar Keahlian dalam kurikulum Program


Magister adalah untuk membentuk dan memperkuat kemampuan dan keahlian
sesuai dengan peminatan yang telah dipilih dalam mempersiapkan penataan diri
di bidang keahlian, disisi lain meningkatkan pemahaman serta ketrampilan
dalam mengembangkan pengetahuan serta pengembangannya.

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas


Cenderawasih diarahkan pada prioritas konsentrasi bidang keahlian, dengan 2
bidang konsentrasi yaitu:

1. Perencanaan Kota dan Daerah Pesisir/Pegunungan (URBAN REGIONAL


PLANNING)
2. Pengelolaan Perencanaan Kota (URBAN PLANNING MANAGEMENT)

13
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
TABEL 3. MATA KULIAH WAJIB PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH
PESISIR/PEGUNUNGAN (URBAN REGIONAL PLANNING)

No Mata Kuliah Wajib Kode SKS Keterangan


1 Ekonomi Kelembagaan B3510152221 3 Wajib

2 Perencanaan Berbasis GIS B3510152270 3 Wajib

3 Perencanaan Daerah wilayah B3510152271 3 Wajib


Pesisir dan Pegunungan (Teori
dan Studio/deskripsi)

4 M.K. Pilihan 3 Wajib

Jumlah 12

TABEL 4. MATA KULIAH WAJIB PENGELOLAAN PERENCANAAN KOTA


(URBAN PLANNING MANAGEMENT)

No Mata Kuliah Wajib Kode SKS Keterangan


1 Perencanaan Pembangunan B3510152272 3 Wajib
Kota (Teori dan Studio)

2 Manajemen Lahan Perkotaan B3510152222 3 Wajib


dan Perumahan

3 Pembiayaan Perkotaan B3510152260 3 Wajib

4 M.K Pilihan* 3 Wajib

Jumlah 12

14
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATAKULIAH PILIHAN PENUNJANG KEAHLIAN

Fungsi Komponen Mata Kuliah Pilihan dalam kurikulum Program Magister


Perencanaan Wilayah dan Kota adalah untuk mengembangkan kompetensi dalam
bidang studi yang dipilih mahasiswa sebagai spesialisasi atau keahliannya.
Keahlian ini meliputi:

1) Pemahaman terhadap materi bidang studi pokok;


2) Materi bidang studi kekhususan;
3) Pemahaman dan ketrampilan dalam menerapkan konsep-konsep serta
prinsip-prinsip didalam bidang studinya dalam praktik profesi; dan
4) Pemahaman serta ketrampilan dalam mengembangkan pengetahuan
dalam bidang studinya melalui penelitian dan pengembangan. Tersedia
27 mata kuliah penunjang keahlian dari Program Magister Perencanaan
Wilayah dan Kota Uncen yang dapat dipilih, yaitu 3 sks.

TABEL 5. MATA KULIAH PILIHAN PENUNJANG KEAHLIAN

NO KODE MK NAMA MATA KULIAH SKS

1 B3510154250 Pengembangan Wilayah 3

2 B3510154240 Sumber Daya dan Lingkungan 3

3 B3510154273 Pembangunan Pedesaan Daerah 3


Pesisir/Pegunungan
4 B3510154274 Pengembangan Lahan dan Perumahan 3

5 B3510154275 Pemodelan Perencanaan Wilayah dan Kota 3

6 B3510154276 Perencanaan Infrastruktur Daerah 3


Pesisir/Pegunungan

7 B3510154230 Studio Pengembangan Wilayah 3

8 B3510154231 Studio Perencanaan Sistem Infrastruktur 3


dan Transportasi

9 B3510154232 Studio Tata Kelola Wilayah Kabupaten dan 3

15
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
Kota

10 B3510154233 Studio Mitigasi Bencana dan Adaptasi 3


Perubahan Iklim

11 B3510154234 Topik-topik Kontemporer dalam 3


Pembangunan Daerah Pesisir/Pegunungan

12 B3510154261 Kelembagaan dan Pembiayaan 3


Pembangunan

13 B3510154223 Ekonomi Kota dan Daerah 3

Jumlah 39

TABEL 6. REKAPITULASI SKS MATA KULIAH PROGRAM


MAGISTERPERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

No Kelompok Mata Kuliah Jumlah SKS

1 Mata Kuliah Wajib 57


2 Mata Kuliah Kekhususan 9
3 Mata Kuliah Pilihan 3
Jumlah 69
Keterangan: Rincian nama mata kuliah dan pengelompokannya, terlampir.

16
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
JABARAN MATAKULIAH PERSEMESTER

Kurikulum pada Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota dibagi


dalam 4 semester, diuraikan dalam 4 satuan waktu belajar persemester. Berikut
diuraikan dalam tabel 7.

TABEL 7. DAFTAR MATA KULIAH PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN


WILAYAH DAN KOTA

NO KODE MK NAMA MATA KULIAH SKS SEMESTER PRASYARAT


1 2 3 4
I. Mata Kuliah Wajib
1 B3510151101 Metodologi Penelitian 3 X
2 B3510151102 Filsafat Ilmu 2 X
3 B3510152120 Sistim Infrastruktur dan 3 X
Transportasi
4 B3510151104 Aspek Sosial Budaya 3 X
5 B3510151105 Statistic Terapan 3 X
6 B3510151106 Pengantar Mitigasi 3 X
Bencana dan Adaptasi
Perubahan Iklim
7 B3510151280 Seminar 5 X
8 B3510151190 Pra Tesis 5 X
9 B3510151091 Penelitian dan Penulisan 20 X
Ilmiah
10 B3510151092 Karya Ilmiah (Jurnal) 10 X
Jumlah 57

II. Mata Kuliah Kekhususan (MKH)


M.K. Kekhususan
Perencanaan Kota dan
Daerah
Pesisir/Pegunungan
(Urban Regional
Planning)
11 B3510152221 Ekonomi Kelembagaan 3 X

17
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
12 B3510152270 Perencanaan Berbasis GIS 3 X
13 B3510152271 Perencanaan Daerah 3 X
wilayah Pesisir dan
Pegunungan (Teori dan
Studio/deskripsi)
14 M.K Pilihan* 3 X
M.K. Kekhususan
Pengelolaan
Perencanaan Kota
(Urban Planning
Management)
15 B3510152272 Perencanaan 3 X
Pembangunan Kota
(Teori dan Studio)
16 B3510152222 Manajemen Lahan 3 X
Perkotaan dan
Perumahan
17 B3510152260 Pembiayaan Perkotaan 3 X
18 M.K Pilihan* 3 X
Jumlah 12
III. Mata Kuliah Pilihan (MKP)
19 B3510154250 Pengembangan Wilayah 3 X
20 B3510154240 Sumber Daya dan 3 X
Lingkungan
21 B3510154273 Pembangunan Pedesaan 3 X
Daerah
Pesisir/Pegunungan
22 B3510154274 Pengembangan Lahan 3 X
dan Perumahan
23 B3510154275 Pemodelan Perencanaan 3 X
Wilayah dan Kota
24 B3510154276 Perencanaan 3 X
Infrastruktur Daerah
Pesisir/Pegunungan
25 B3510154230 Studio Pengembangan 3 X
Wilayah

18
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
26 B3510154231 Studio Perencanaan 3 X
Sistem Infrastruktur dan
Transportasi
27 B3510154232 Studio Tata Kelola 3 X
Wilayah Kabupaten dan
Kota
28 B3510154233 Studio Mitigasi Bencana 3 X
dan Adaptasi Perubahan
Iklim
29 B3510154234 Topik-topik 3 X
Kontemporer dalam
Pembangunan Daerah
Pesisir/Pegunungan
30 B3510154261 Kelembagaan dan 3 X
Pembiayaan
Pembangunan
31 B3510154223 Ekonomi Kota dan 3 X
Daerah
Jumlah 39

Jumlah SKS seluruhnya yang di tetapkan adalah 69 SKS

RUJUKAN KURIKULUM PROGRAM MAGISTER

Rujukan kurikulum Program magister Perencanaan Wilayah dan Kota


Universitas Cenderawasih pada beberapa Universitas yang ada di Indonesia,
seperti: Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, Universitas Padjadjaran (UNPAD) di
Bandung, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) di
Jogjakarta. Rujukan tersebut untuk memastikan kesamaan dalam pemberian
bobot pada mata kuliah wajib, khusus dan mata kuliah pilihan lainnya.

19
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
DESKRIPSI MATA KULIAH

Deskripsi singkat mata kuliah Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota :

MATA KULIAH : FILSAFAT ILMU

Kode/SKS/Prasyarat : B3510151102/ 2 SKS / -

Tujuan :

1. Mahasiswa memahami kedudukan Filsafat Ilmu dalam filsafat sebagai


disiplin berpikir untuk menemukan kebenaran yang sesuai dengan common
sense (akal sehat) manusia
2. Mahasiswa memahami Filsafat Ilmu dari sudut Ontologi (Metafisika dalam
Ilmu), Epistimologi (Teori Pengetahuan), dan Axiologi (nilai nilai atau
manfaat ilmu) dan dapat mengimplementasikannya dalam mengembangkan
ilmu pengetahuan sebagai kebenaran.
3. Mahasiswa memahami Filsafat Ilmu Masa Yunani Kuno, Pasca Yunani Kuno
(Abad Permulaan dan Abad Pertengahan), sampai Periode Positivisme
(Filsafat Modern) dan memetik manfaatnya dalam mengembangkan ilmu.

Pokok Bahasan :

Pengenalan filsafat, pengertian filsafat, cabang cabang filsafat,


perkembangan ilmu pengetahuan, kebenaran ilmu pengetahuan, pengertian dan
jenis ilmu pengetahuan, hakekat dan sumber ilmu pengetahuan, ukuran
kebenaran ilmu pengetahuan, kebenaran ontologi, kebenaran epistemologi,
kebenaran axiologi/semantic, teori kebenaran, serta penulisan dan publikasi
karya ilmiah hasil penelitian.

Bahan Pustaka :

1. Aji, M. 2008. Dasar Dasar Ilmu Filsafat. Universitas Padjajaran Jatinangor.


31p.
2. Anonim. 2011. Pengantar Filsafat Ilmu, Universitas Airlangga. 21p.
3. Day, R.A. 1988. How to Write Publish & A Scientific Paper. 3rd Edition. Oryx
Press, New York. 211p.

20
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
4. Hegel, G.W.F. 2001.Philosophy of History. Batoche Books 52Eby Street Sounth
Kitchener, Ontario Kanada.
5. Nawawi, H. 2010. Filsafat Ilmu S3. Universitas Tanjungpura Pontianak. 177p.
6. Slamet, Ibrahim. 2008. Filsafat Ilmu Pengetahuan Sekolah Farmasi ITB.
7. Syamsiyatun, S. & N. Wafiroh. 2013. Filsafat, Etika, dan Kearifan Lokal untuk
Konstruksi Moral Kebangsaan (Philosophy, Ethics, and Local Wisdom in the
Moral Construction of the Nation). Globethics.net International ISBN 978-2-
940428-44-1 (online version) ISBN 978-2-940428-45-8.

MATA KULIAH : METODOLOGI PENELITIAN ILMIAH

Kode/SKS/Prasyarat : B3510151101 / 3 SKS / -

Tujuan :

Pengenalan dan pembahasan dasar-dasar Metodologi Penelitian sehingga


dapat menyusun rencana, melaksanakan, menganalisa dan membuat laporan
penelitian.

Pokok Bahasan :

Metode Penelitian Ilmiah membahas dasar-dasar ilmu pengetahuan,


metode ilmiah, dan jenis-jenis penelitian. Penyusunan proposal menyangkut cara
membuat proposal, jenis, tahapan dan pendekatan penelitian. Mengumpulkan
data dikaitkan dengan penentuan subjek, alat/instrumen pengumpul data
reabilitas dan validitas. Pengolahan data dikaitkan dengan cara penyajian data
statistik deskriptif dan inferensi, pengolahan data dengan aplikasi komputer,
cara menganalisa pembeda dan analisis hubungan. Dasar-dasar menggunakan
SPSS mulai dari mempersiapkan data hingga penggunaannya dalam uji T.
Analisis data dengan variasi satu arah dan analisis variasi faktorial serta korelasi
dengan regresi. Laporan penelitian serta teknik dan etika dalam laporan
penelitian disesuaikan dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah.

21
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : EKONOMI KELEMBAGAAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510152221 / 3 SKS / -

Tujuan :

1. Mengasah pengertian dan pemahaman mahasiswa atas teori-teori dasar


ekonomi kelembagaan.
2. Memperlengkapi mahasiswa dengan kerangka konseptual dan teoretikal dari
ekonomi kelembagaan yang akan dapat diaplikasikan secara luas.
3. Membahas aplikasi dari teori-teori ekonomi kelembagaan, khususnya
ekonomi kelembagaan baru, dalam menganalisa isu-isu kebijakan publik.

Pokok Bahasan :

Interaksi antar manusia hingga derajat tertentu memerlukan kepastian.


Tindakan individu menjadi lebih mudah diperkirakan ketika masyarakat terikat
oleh aturan atau institusi. Institusi juga diperlukan untuk memfasilitasi kegiatan
ekonomi: transaksi ekonomi tidak mungkin terjadi dalam kevakuman. Tentu
saja, jenis dan kualitas institusi berpengaruh besar terhadap kemampuan
anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi mereka, dan secara
makro terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemahaman atas sifat,
perilaku dan evolusi institusi merupakan faktor penting proses transformasi,
termasuk transformasi ekonomi.

Pendekatan baru dalam ilmu ekonomi yang membahas bagaimana institusi


mempengaruhi perilaku dan kinerja ekonomi adalah Ekonomi Kelembagaan
(Institutional Economics). Pada mata kuliah ini akan diberikan dasar-dasar
pemikiran Ekonomi Kelembagaan sebagai salah satu alat bantu analisa masalah
kebijakan publik yang ada saat ini.

Bahan Pustaka :

1. Rachbini, Didiek. J. 2002. Ekonomi Politik: Paradigma dan Teori Pilihan


Publik Edisi 2, Jakarta, PT. Ghalia Indonesia.

2. Arifin, B dan Rachbini D.J. 2001b. Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik,
Jakarta, PT. Grasindo.

22
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
3. Rachbini, Didiek. J. 2003. Ekonomi Politik: Strategi dan Kebijakan
Pembangunan, Jakarta, PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia.

4. Rachbini, Didiek. J. Forthcomming. Ekonomi Politik: Mahzab Ekonomi


Kelembagaan Baru.

5. Kasper, Wolfgang dan Manfred E. Streit. 1998. Institutional Economics: Social


Order and Public Policy, Cheltenham, UK: Edward Elgar. (KS)

6. Williamson, Oliver E. 1975. Market and Hierarchies: Analysis and Antitrust


Implications, New York: The Free Press

7. Willamson, Oliver E. 1985. The Economic of Institutions of Capitalism, New


York: The Free Press.

8. Maki, Uskali. 1993. Economics with Institutions: Agenda for Methodological


Enquiry, pp. 3-42, in Maki, U., Gustafsson, B. and Knudsen, C. (eds),
Rationality, Institutions and Economic Methodology, London, Routledge

9. North, Douglas C. 1990. Institutions, Institutional Change and Economic


Performance, Cambridge, Cambridge University Press.

MATA KULIAH : ASPEK SOSIAL BUDAYA

Kode / SKS / Prasyarat : B3510151104 / 3 SKS/ -

Tujuan :

1. Mampu menjelaskan berbagai konsep nilai sosial dan budaya dan aspek-
aspek sistem sosial dan kekuatan kelemahan teori Sistem Sosial.
2. Mampu menjelaskan hubungan sistem sosial dengan masyarakat.
3. Mampu menyebutkan dan memahami berbagai faktor yang berhubungan
dengan masalah integrasi dan disintegrasi bangsa.

Pokok Bahasan :

Mata kuliah ini membahas definisi sistem sosial dan budaya menurut
beberapa ahli, masalah-masalah pokok sistem sosial dan budaya, pendekatan
teoritis untuk studi sistem sosial, struktur dan sistem sosial dan budaya

23
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
masyarakat Indonesia, masalah integrasi nasional serta aspek-aspek nilai budaya
dan historis yang mempengaruhinya.

Bahan Pustaka :

1. Amirin, Tatang, Pokok-Pokok Teori Sistem, Jakarta, CV, Rajawali, 1986.


2. Bustami Rahman dan Hari Yuswadi, Sistem Sosial Budaya Indonesia,
Jember,Kelompok Peduli Budaya dan Wisata Daerah Jawa Timur, 2005
3. Doyle, P. Johnson, Teori Sosiologi Klasik dan Modern, Jakarta, PT. Gramedia,
1986.
4. Hisyan ,Muhammad, Indonesia Menapak Abad 21, dalam Kajian Sosial
Budaya, Jakarta, Peradaban, 2001.
5. Koentjaraningrat, Persepsi Tentang Kebudayaan Nasional, Jakarta, LPKN-LIPI,
1982.
6. Nasikun, Sistem Sosial Indonesia, Jakarta, PT, Rajawali. Press, 1985
7. Poloma, Margaret, Sosiologi Kontemporer, Jakarta, PT. Rajawali Press, 1984.
8. Ranjabar, Jacobus, Sistem Sosial Budaya Indonesia, Bogor, Ghalia Indonesia,
2006.
9. Soekanto, Soerjono, Sosiologi: Suatu Pengantar, Jakarta, PT. Rajawali Press,
1984.
10. Soelaiman, M. Munandar, Ilmu Budaya Dasar : Suatu Pengantar, Bandung,
PT. Eresco,1992
11. Sosrodihardjo, Soedjito, Perubahan Struktur Masyarakat di Jawa,
Yogyakarta, FISIPOL UGM, 1967.
12. Susanto, Astrid S, Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial, Jakarta, Bina
Cipta, 1977
13. Suparlan, Parsudi, Revitalisasi Sosial Budaya Dalam Kehidupan Berbangsa
Dan Bermasyarakat. Makalah disampaikian pada Seminar Nasional Ikatan
Sosiologi Indonesia di Bogor, 28-29 Agustus 2002

24
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : STATISTIKA TERAPAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510151105 / 3 SKS / -

Tujuan :

Agar Mahasiswa dapat mengklasifikasikan data dan pemilihan analisis


yang sesuai makna, tujuan, dan prosedur analisis regresi berganda, teknik dan
prosedur analisis, faktor, kluster, dan diskriminan, dan prosedur analisis
statistik non-parametrik

Pokok Bahasan :

Mempelajari klasifikasi data dan pemilihan analisis yang sesuai makna,


tujuan, dan prosedur analisis regresi berganda, teknik dan prosedur analisis,
faktor, kluster, dan diskriminan, dan prosedur analisis statistik non-parametrik

Bahan Pustaka :
1. Assmann, E. 1970. The Principle of Forest Yield Study. Pergamon Press.
Oxford-New York-Toronto-Sydney-Braunschweig.
2. Pandy,D. 1983. Growth and Yield of Plantantion Species in The Tropics. FAO,
Rome

MATA KULIAH : MITIGASI BENCANA DAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM

Kode/SKS/Prasyarat : B3510151106 / 3 SKS / -

Tujuan :

Agar Mahasiswa dapat mengklasifikasikan dasar-dasar konsep, teori dan


praktik terkait mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim dalam keilmuan
perencanaan wilayah dan kota.

Pokok Bahasan :

Kuliah ini memberikan pengantar dan dasar-dasar konsep, teori dan


praktik terkait mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim dalam keilmuan
perencanaan wilayah dan kota. Kuliah ini akan membahas tentang bencana

25
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
secara komprehensif disertai dengan berbagai contoh-contoh kasus bencana
yang terjadi di Indonesia dan negara-negara di Asia.

Bahan Pustaka :

1. Abler, Ronald, John S. Adams dan Peter Gould, 1977, Spatial Organisation,
The Geographers View of The World, London: Prentice Hall International Inc.
2. Coburn, AW, R.J.S. Spence dan A. Pomonis, 1994, Mitigasi Bencana,
Cambridge Architectural Research Limited, The Oast House, Malting Lane,
Cambridge, United Kingdom
3. Gustavo Wilches, 1995, Bencana dan Lingkungan, Program Pelatihan
Manajemen Bencana, UNDP.
4. Grave, Norman, J, 1977, Geography in Education, London: Heinneman
Educational Book.
5. Moltke Helmuth Von, 2002, Mitigation and Prepareness, In The Long Run
Luck Is Given Only To The Efficient.
6. Reed, Shelia, 1995, Pengantar Tentang Bahaya, Program Pelatihan Manajemen
Bencana UNDP.
7. UNISCO, 2007, Tsunami warning teacher Resources.
8. Walmsley and Lewis, 1994 Human Geography, Behavioral Approaches, New
York: Longman.
9. Buku Sumber Lain Yang Relevan.

MATA KULIAH : SEMINAR

Kode/SKS/Prasyarat : B3510151280 / 5 SKS / -

Tujuan :

Mahasiswa memahami permasalahan penelitian yang akan dilakukan,


dapat mengemukakan alternatif penyelesaian permasalahan dan dapat
menentukan prioritas penyelesaian masalah. Selain itu, mahasiswa dapat
menuangkannya dalam bentuk usulan penelitian yang dilengkapi dengan
landasan teori dan cara kerja. Memperdalam materi subjek untuk pembuatan
proposal penelitian yang langsung dibimbing oleh pengajar selama satu

26
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
semester. Mata kuliah ini dapat diambil jika seluruh mata kuliah wajib,
kekhususan, dan pilihan sudah terpenuhi.

Pokok Bahasan :

Sains sebagai suatu pertanyaan: Observasi, Analisis exploratoris,


menyusun hipotesis; Asal pertanyaan ilmiah, Menyusun pertanyaan ilmiah,
Kerangka berpikir ilmiah; Menjawab pertanyaan ilmiah; Sintesis landasan teori
dan menyusun landasan teori; Menyusun Usulan Penelitian.

Bahan Pustaka :

1. Barnard, C., F. Gilbert & P. McGregor. Prentice Hall. 2001.

2. Leedy, P.D. & J.E. Ormrod. Practical research, planning and design. 7th ed.
Merril Prentice Hall. New Jersey. 1985.

MATA KULIAH : PERENCANAAN BERBASIS GIS

Kode/SKS/Prasyarat : B3510152270/ 3 SKS / -

Tujuan :

Mahasiswa dapat memahami Konsep, pengenalan, dan pemodelan GIS


dalam konteks perencanaan wilayah dan kota

Pokok Bahasan :

Matakuliah ini membahas tentang Konsep, pengenalan, dan pemodelan


perencanaan berbasis GIS dalam konteks perencanaan wilayah dan kota

Bahan Pustaka :

1. Prahasta, Eddy. 2002. Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis. Bandung:


CV. Informatika.
2. Brimicombe, Alain. 2003. Enviromental Modeling Using GIS. London Press.
3. Danoedoro, Projo. 2012. Pengantar Penginderaan Jauh. Yogyakarta :
Penerbit Andi
4. Prahasta, Eddy. 2010. Tutorial ArcGIS. Bandung : CV. Informatika.

27
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
5. Davis, G. B. 1974. Management Information System : Conseptual Foundation,
Structure, and Development. New York : MC Graw Hill.
6. Fischer, M. M. 1994. From conventional to knowledge-based geographic
information. Environmental system Research institute Inc. Redland, CA, USA

MATA KULIAH : PERENCANAAN DAERAH WILAYAH PESISIR


DANPEGUNUNGAN (TEORI DAN STUDIO/DESKRIPSI)

Kode/SKS/Prasyarat : B3510152271/ 3 SKS / -

Tujuan :

Menjadikan mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan pengertian,


serta kriteria kawasan pesisir dan pegunungan ; mampu mengevaluasi kebijakan
dan perencanaan kawasan pesisir dan pegunungan di Indonesia, mampu
merencanakan kawasan pesisir dan pegunungan yang berkelanjutan.

Pokok Bahasan :

Konsep dan Pengertian Umum Kawasan Pesisir dan pegunungan; Kriteria


dan Jenis-jenis Kawasan Pesisir dan pegunungan; Proses Perencanaan Kawasan
Pesisir Terpadu; Isu dan Perpektif Kawasan Pesisir dan pegunungan; Perencanaan
sektoral kawasan Pesisir dan pegunungan; Management Kawasan Pesisir dan
pegunungan; Perencanaan dan Pengembangan Kawasan Pesisir dan pegunungan
di Indonesia.

Bahan Pustaka :

1. Global Coastal Change, Ivan Valiela, 2005, Boston University, Blackwell


Publishing
2. An Evolution Perpective, M.C. Gambi & L. Levin, JournalsMarine Ecology
Volume 26, 2005, Blackwell Publishing
3. The Nature of The Environment, Andrew Goudie, 2001,Blackwell Publishing
4. Coastal Zone Management Handbook, John R. Clark. 1996,Lewis Publishers

28
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : SISTIM INFRASTRUKTUR DAN TRANSPORTASI

Kode/SKS/Prasyarat : B3510152120/ 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan mahasiswa mampuMemahami teori substantif dan teori


prosedural

Pokok Bahasan :

Mata Kuliah ini diberikan kepada peserta didik agar dapat memahami dan
menguasai elemen-elemen yang terdapat dalam sistem infrastruktur dan
transportasi wilayah dan kota. Infrastruktur yang ditekankan dalam kuliah ini
terdiri dari infrastruktur air bersih, air limbah, air hujan, persampahan, energi
dan kelistrikan, telekomunikasi, transportasi, irigasi, dan fasilitas umum dan
sosial. Pada kuliah ini peserta didik akan melakukan proses pemahaman
terhadap komponen permintaan (demand) terhadap infrastruktur dan
transportasi, komponen-komponen fisik yang terdapat dalam sistem
infrastruktur yang telah disebutkan atau komponen supply, serta isu-isu sosial,
ekonomi, finansial, serta lingkungan dalam perencanaan infrastruktur dan
transportasi.

Bahan Pustaka :

1. George Rainer, Understanding Infrastructure: A Guide for Architects and


Planners, John Wiley & Sons, New York, 1990
2. Michael R. Penn dan Philip J.Parker, Introduction to Infrastructure: An
Introduction to Civil and Environmental Engineering, 2011
3. Papacostas, CS, and Prevedorus, PD.(1993); Transportation Engineering and
Planning, Prentice Hall,2nd edition.
4. Vuchic, VR.(1969); Urban Public Transportation Systems and Technology,
Prentice Hall
5. Wrigt, PH. and Ashford N (1989); Transportation Engineering Planning and
Design, John Wiley and Son, 3nd edition.

29
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA (TEORI
DAN STUDIO)

Kode / SKS / Prasyarat SKS : B3510152272/ 3 SKS /-

Tujuan :

Mahasiswa akan diarahkan untuk dapat memiliki kemampuan


mengenali permasalahan yang menyangkut suatu kota dan memikirkan upaya
pemecahannya, mahasiswa juga mempelajari Fenomena dan karakteristik kota
dan perkembangnya kota.

Pokok Bahasan :

Mata kuliah ini akan mempelajari Fenomena dan karakteristik kota dan
perkembangnya kota ; Esensi dan pertimbangan usaha Peremajaan Kota melalui
suatu Perencanaan Pembangunan Kota .

Bahan Pustaka :
1. Djoko Sujarto, Perencanaan Pembangunan Kota, Mimeograf Departemen
Teknik Planologi, FTSP ITB, 2000
2. Lewis D.Hopkins, Urban Development The Logic of Making Plans, Islands
Press, Washington, Covelo, London, 2001
3. Djoko Sujarto, Peremajaan Kota, Mimeograf Departemen Teknik Planologi,
FTSP ITB, 2000
4. Susan S.Fainstein; Norman I.Fainstein; Richard C.Hill; Dennis R.Judd; Michael
P.Smith, Restructuring The City The Political Economy of Urban
Redevelopment, Longman, New York-London, 1998
5. Susan S.Fainstein; Norman I.Fainstein Neighbourhood Enfranchisement and
Urban Redevelopment, Journal of of Planning Education and Research,
Summer 1989
6. Dennis McGarth, Who Must Leave ? Alternative Images of Urban
Revitalization, Journal of American Planning Association, Spring 1998
7. Djoko Sujarto, Perkembangan Kotabaru, Mimeograph Jurusan Teknik
Planologi FTSP-ITB, 1990
8. Djoko Sujarto , Strategi Pengembangan Kotabaru di Indonesia, Mimeograph
Jurusan Teknik Planologi FTSP-ITB, 1992

30
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
9. Djoko Sujarto, Towards the Development of Metropolitan New Towns in
Indonesia, in P.J.M.Nas (ed), The Indonesian Town Reconsidered, The
Institute of Cultural and Social Studies, Leiden University, Netherlands, 2001
10. Gideon Golany, New Town Planning-Principles and Practice, John Wiley &
Sons, New York 1978. Prioritas 1.
11. F.Osborn; A.Whittick, New Towns : Their Origin, Achievements and Progress,
Leonard Hill, London, 1980
12. __________, Ebenezer Howard, Garden City of To-Morrow, MIT Press, 1965.
13. D.P.Phillips, A.G.O.Yeh, New Towns in South and Southeast Asia Planning
and Development, Oxford University Press, Hong Kong, Oxford, 1987.
14. Erwin Galanty, Definition and Typology of New Towns : Goals, Policies and
Strategies dalam IFHP-FIHUAT-IVWSR Working Party New Townss - New
Towns In National Development, United Kingdom, 1980

MATA KULIAH : MANAJEMEN LAHAN PERKOTAAN DAN PERUMAHAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510152222/ 3 SKS / -

Tujuan :

Mahasiswa 1) mampu menganalisis guna lahan dan pengembangan lahan


perkotaan dan perumahan, 2) menganalisis aspek kebijakan lahan perkotaan dan
perumahan dan 3) menganalisis aspek pengelolaan lahan, memahami,
mengidentifikasi, dan melakukan penelitian mengenai pertumbuhan,
perkembangan, dan kemungkinan pengembangan guna lahan perkotaan yang
sesuai dengan perencanaannya.

Pokok Bahasan :

Matakuliah ini membahas konsep pengelolaanmanajemen lahan


perkotaan dan perumahan, konsep penyusunan kebijakan perkotaan,
merencanakan kebijakan pengelolaan lahan kota dan perumahan.

Bahan Pustaka :

1. Mochtarram Karyoedi,Manajemen Lahan PerkotaanMunicipal Finance


Project, Departemen Keuangan- USAID

31
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
2. Janis D. Berstein, 1994, Land Use Considerations inUrban Environmental
Management, the World Bank,Washington, D.C.
3. , 2000-2001, Land and Real EstateManagement Masters
Programe on Urban Management,IHS.
4. Edward J. Kaiser, David R. Godschalk, F.Stuart Chapin, Jr.,1995,Urban Land
Use Planning Fourt Edition, Universityof Illinois Press, Urbana and Chicago.
5. Djoko Sujarto,Pengembangan Lahan, Jurusan TeknikPlanologi, FTSP, ITB

MATA KULIAH : PEMBIAYAAN PERKOTAAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510152260/ 3 SKS / -

Tujuan :

Mahasiswa diharapkan mampu:


1. Mengidentifikasi permasalahan (issue) dan persoalan (problems) pembiayaan
dalam praktek pembangunan perkotaan di Indonesia, khususnya dalam
aspek penataan ruang
2. Mengidentifikasi berbagai potensi pembiayaan yang dapat digunakanuntuk
pembangunan perkotaan
3. Menganalisis dan merumuskan alternatif pemecahan persoalan-persoalan
pembangunan perkotaan dan menentukan bentuk pembiayaan yang paling
efektif dari berbagai potensi pembiayaan pembangunan perkotaan yang ada
sesuai dengan karakteristik wilayah dan masyarakat.

Pokok Bahasan :

Mata kuliah ini mempelajari konsekuensi suatu kebijakan


pemerintah/pemerintah subnasional dan dinamika kebijakan fiskal antar
pemerintah subnasional terhadap ekonomi subnasional dan
kesejahteraan/kepentingan masyarakatnya. Lebih spesifik lagi, analisis keuangan
perkotaan menaruh perhatian lebih pada konsekuensi kebijakan
pemerintah/pemerintah subnasional pada issue efisiensi dan keadilan dalam
ekonomi yang terbuka dan dinamis secara spasial. Materi perkuliahan ini terdiri
dari dua bagian utama yaitu analisis keuangan pemerintah subnasional dan

32
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
analisis keuangan perkotaan antar pemerintah subnasional di wilayah
metropolitan.

Bahan Pustaka :

1. Bahl, Roy W; Johannes F. Linn. Urban Public Finance in Developing Countrie


Washington, D.C: The World Bank Oxford University Press. 1992.
2. Browning, E.K. dan Browning, J.M. Public Finance and Price System 4th
Edition. New York: MacMillan Publisher Company/ 1994.
3. Cornes, Richard; Todd Sandler. The Theory of Externalities, Public Goods and
Club Goods, 2nd Edition. Cambridge: Cambridge University Press/ 1996.
1. Cullis, John G. dan Philip R. Jones. Public Finance and Public Choice. McGraw-
Hill Book Company
2. Fisher, Ronald C. State and Local Public Finance: Institution, Theory, Policy,
2nd edition.
3. Richard D. Irwin, Incorporated. 1996.
4. Rosen, Harvey S. Public Finance, 7th Edition. New York: McGraw-Hill. 2005.

MATA KULIAH : PENGEMBANGAN WILAYAH

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154250 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan mahasiswa mampu :


1. Menggunakan pengetahuan tentang perencanaan wilayah,
2. Menggunakan teori-teori pengembangan wilayah,
3. Membuat strategi pembangunan dan pengembangan wilayah.

Pokok Bahasan :

Mata kuliah ini membahas tentang :


1. Masalah-masalah pengembangan dan pembangunan wilayah,
2. Pengertian tentang wilayah dan perencanaan pengembangan wilayah,
3. Teori-teori perencanaan pengembangan wilayah,

33
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
4. Strategi pengembangan wilayah dan kasus-kasus studi perencanaan
pengembangan wilayah.

Bahan Pustaka :

1. Hill, Hal, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic Development in


Indonesia Since 1970, Oxford UniversityPress.

2. Stohr, W.B. & DRF Taylor, (1981); Development from Above or Below, John
Wiley & Sons.

3. Glasson, J. (1974); An Introduction to Regional Planning, Hutchinson,


London.

4. Gore, C. (1984), Region in Recession & Resurgence, London, Methuen.

5. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for Trainning in Rural


Development Planning,Bangkok,HSD-AIT.

6. Hansen, G.E. (Ed) (1981); Agricultural and Rural Development in Indonesia,


Boulder, Westview Press.

7. Sitohang, Paul; (1977), Pangantar Perencanaan Regional, Lembaga Penerbit


Fakultas Ekonomi Indonesia.

8. Sukanto Reksodiprodjo & A.R. Karseno; (1994); Ekonomi Perkotaan, BPFE-


Yogyakarta.

9. Santosa Happy, 2000, Permukiman dan Lingkungan dalam Pengembangan


Wilayah, Institut Teknologi SepuluhNopember Surabaya.

34
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : SUMBER DAYA DAN LINGKUNGAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154240/ 3 SKS / -

Tujuan :

Memahami aspek lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam, dan


memahami pemanfaatannya dalam konteks perencanaan wilayah dan kota.

Pokok Bahasan :

Mengajarkan berbagai perspektif lingkungan hidup, metode analisis


sumber daya alam dan instrumen pengelolaan lingkungan hidup, etika
lingkungan, serta kebijakan dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan
dalam konteks perencanaan wilayah dan kota.

Bahan Pustaka :

1. Al Gore. Our Choice: Plan to Solve the Cimate Crisis, 2009.


2. Bailey, R.G. Ecoregion-Based Design for Sustainability. Springer, 2002.
3. Djajadiningrat, S.T., et al. Ekonomi Hijau (Green Economy). Rekayasa Sains,
2011
4. Enger, E.D., B.F., Environmental Science: A Study of Interrelationships., Mc.
GrawHill, Boston, 2004
5. Esparza, A.X., G.. McPherson (eds), The Planners Guide to Natural
ResourcesConservation: The Science of land Development Beyond the
Metropolitan Fringe,Springer, 2009.
6. Fauzi, A, Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan: Teori dan
Aplikasi.Gramedia, Jakarta, 2010
7. Iskandar, J. Ekologi Manusia dan Pembangunan Berkelanjutan. Program
StudiMagister Ilmu Lingkungan Unpad, 2009
8. Jones, C. et al. Strategic Environmental Assessment and Land Use Planning:
AnInternational Evaluation. Erathscan, 2005
9. Kupchella, C.E.& M.C.Hyland. Environmental Science: living within the system
ofnature. Prentice-Hall International, 1993.
10. Keraf, S, Etika Lingkungan Hidup, Kompas, 2010
11. Miller,G.Tyler, JR. Living in the environment, 17 Edition Brooks/Cole
PublishingCompany, 2012.
12. Popper, D, Modern Environmentalism: An Introduction, Routledge, 1996

35
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
13. Robert, P., J. Ravetz, C. George. Environment and the city. Routledge, London,
2009
14. Suparmoko, Panduan dan Analisis Valuasi Ekonomi SDA dan Lingkungan.
BPFEUGM, Yogyakarta, 2006

MATA KULIAH : PENGEMBANGAN LAHAN DAN PERUMAHAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154277/ 3 SKS /-

Tujuan :

Mahasiswa terampil dalam mengembangkan lahan secara kreatif sebagai


perangkat pemanfaatan ruang sesuai dengan rencana tata ruang dan tata guna
lahan sebagai perangkat perencanaan tata ruang yang telah disusun sebelumnya.
Mahasiswa memahami teori perumahan, mengerti konsep dan praktek
pembangunan perumahan di negara berkembang pada umumnya dan konsep
dan praktek pembangunan perumahan di Indonesia khususnya penyediaan
perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah, mampu menghitung
kebutuhan rumah secara aritmatik, menyusun cashflow sederhana pembangunan
rumah, dan dapat memberikan saran kebijakan pembangunan perumahan bagai
mayarakat miskin.

Pokok Bahasan :

1. Kuliah ini berupaya memberikan pemahaman terhadap aktivitas


pemanfaatan ruang, khususnya pemanfaatan lahan dalam hal teori dan
mekanisme proses pengembangan lahan, masalah serta aktor-aktor yang
terkait di dalamnya. Kuliah ini merupakan tindak lanjut dari kuliah tata guna
lahan yang pada dasarnya merupakan perangkat perencanaan pada siklus
perencanaan tata ruang. Oleh sebab itu, mata kuliah ini dengan mata kuliah
tata guna lahan merupakan suatu kuliah menerus yang tidak terpisahkan.
2. Kuliah menekankan pada pengalaman pembangunan perumahan di negara
berkembang, terutama penyediaan perumahan untuk masyarakat
berpendapatan rendah. Dalam perkuliahan akan diberikan pemahaman
tentang, kebijakan pembangunan perumahan di negara sedang berkembang

36
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya. Juga diberikan proses
pembangunan perumahan secara formal dan informal

Bahan Pustaka :

1. Drewberry and Davis. Land Development Handbook: Planning, Engineering


and Surveying third edition. New York McGraw-Hill. 2004.
2. Adams, D .Urban Planning and the Development Process. UCL Press. 2001.
3. Philip R. Berke (et.al). Urban Land Use Planning 5th edition. Urbana-Chicago:
UIUC Press, the board of University of Illinois Press. 2006.
4. Brueggemen W.B. and Fisher. Real Estate Finance and Investment. McGraw-
Hill and Irwin, 2001
5. Davidson, N., R.P. Malloy. Affordable Housing and Public-Private Partnerships.
Ashgate, 2001
6. Jenkins, P. et al. Planning and Housing in Rapidiply Urbanizing. Routledge,
2007
7. Koto, Z.S. Politik Pembangunan Perumahan Rakyar di Era Reformasi: Siapa
Mendapat Apa? HUD Institute, 2011
8. Mumtaz, B. Meeting the Demand for Housing: A Model for Establishing
Affordability Parameters. Working Paper No 73, DPU, Bartlett Schools of
Architecture and Planning, University Collge London, London. 1996
9. Sastra, S, E. Marlina. Perencanaan dan Pengembangan Perumahan. Penerbit
Andi. Yogyakarta, 2005

MATA KULIAH : PEMODELAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154275 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan mahasiswa mampu menerapan teori dan metoda


perencanaan wilayah dan kota ke dalam kasus nyata untuk memberikan
pengalaman dalam proses dan prosedur perencanaan wilayah dan kota, sehingga
diperoleh kemampuan untuk menyusun strategi dan rencana panataan ruang
secara terpadu.

37
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
Pokok Bahasan :

Perencanaan Wilayah dan Kota akan mencakup; Rencana Struktur Tata


Ruang kawasan Perkotaan Metropolitan, Rencana Tata Ruang Wilayah kota/RUTR
Kawasan Perkotaan, Rencana Detail Tata Ruang kawasan Perkotaan, Rencana
Teknik Ruang Kawasan Perkotaan/Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan
(RTBL).

Bahan Pustaka :

1. Hill, Hal, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic Development in


Indonesia Since 1970, Oxford University Press.

2. Stohr, W.B. & DRF Taylor, (1981); Development from Above or Below, John
Wiley & Sons.

3. Glasson, J. (1974); An Introduction to Regional Planning, Hutchinson,


London.

4. Gore, C. (1984), Region in Recession & Resurgence, London,

5. Methuen. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for Trainning in


Rural Development Planning, Bangkok, HSDAIT.

6. Hansen, G.E. )Ed) (1981; Agricultural and Rural Development in Indonesia,


Boulder, Westview Press.

7. Keputusan Menteri Kimpraswil No. 327/KPTS/M/2002 tanggal 12 Agustus


2002 tentang Pedoman Penyusuan Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan.

MATA KULIAH : PERENCANAAN INFRASTRUKTUR DAERAH


PESISIR/PEGUNUNGAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154276 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan mahasiswa mampu


1. Memahami konsep sustainable development dan keterkaitannya dengan
perencanaan wilayah dan kota khususnya perencanaan infrastruktur daerah
pesisir/pegunungan,

38
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
2. Mempelajari pencapaian manusia dalam pengembangan infrastruktur di
daerah pesisir/pegunungan hingga saat ini dan kedepan menuju
infrastruktur berkelanjutan,
3. Mempelajari bagaimana infrastruktur yang efisisien, ramah lingkungan dan
sesuai kaidah kesehatan melalui metode, material, teknologi, penerapan, dan
operasional infrastruktur,
4. Mengerti keterkaitan dengan kebijakan dibutuhkan untuk infrastruktur di
daerah pesisir/pegunungan.

Pokok Bahasan :

1. Pendahuluan dan perspektif histotis infrastruktur khususnya di daerah


pesisir/pegunungan
2. Bentuk-bentuk infrastruktur dari infrastruktur tradisional, infrastruktur
inovatif, infrastruktur hijau, digital infrastruktur
3. Dampak dan resorces dari infrastruktur di daerah pesisir/pegunungan
4. Infrastruktur dan energy
5. Infrastruktur dan planet bumi
6. Kebijakan infrastruktur di daerah pesisir/pegunungan
7. Sustainability dan tantangan kedepan.

Bahan Pustaka :

1. Benedict, Mark A and Edward T. McMahon, Green Infrastructure: Linking


Landscapes and Communities, Island Press, 2006.
2. National Research Council, Sustainable Critical Infrastructure Systems: A
Framework for Meeting 21st Century Imperatives, National Academies
Press, 2009
3. Howes, Rodney and Herbert Robinson, Infrastructure for the Built
Environment: Global Procurement Strategies, Butterworth-Heinemann, 2005.

39
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : STUDIO PENGEMBANGAN WILAYAH

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154230 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan Mahasiswa mampu menerapkan :


1. Pengelolaan kawasan pertanian, perkebunan, pertambangan, pegunungan,
dan pesisir terhadap kawasan pemukiman.
2. Strategi pengembangan wilayah untuk berbagai kawasan.
3. Strategi menyusun NSPM berbagai kawasan dalam melakukan Perencanaan
Pengembangan Wilayah.

Pokok Bahasan :

Mata kuliah ini membahas tentang cara pengelolaan, pengembangan dan


pembangunan wilayah.

Bahan Pustaka :

1. Hill, Hal, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic Development in


Indonesia Since 1970, Oxford UniversityPress.

2. Stohr, W.B. & DRF Taylor, (1981); Development from Above or Below, John
Wiley & Sons.

3. Glasson, J. (1974); An Introduction to Regional Planning, Hutchinson,


London.

4. Gore, C. (1984), Region in Recession & Resurgence, London, Methuen.

5. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for Trainning in Rural


Development Planning,Bangkok,HSD-AIT.

6. Hansen, G.E. (Ed) (1981); Agricultural and Rural Development in Indonesia,


Boulder, Westview Press.

7. Sitohang, Paul; (1977), Pangantar Perencanaan Regional, Lembaga Penerbit


Fakultas Ekonomi Indonesia.

8. Sukanto Reksodiprodjo & A.R. Karseno; (1994); Ekonomi Perkotaan, BPFE-


Yogyakarta.

40
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
9. Santosa Happy, 2000, Permukiman dan Lingkungan dalam Pengembangan
Wilayah, Institut Teknologi SepuluhNopember Surabaya.

MATA KULIAH : STUDIO PERENCANAAN SISTEM INFRASTRUKTUR DAN


TRANSPORTASI

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154231 / 3 SKS /-

Tujuan :
Menjadikan Mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan teori dan
metoda-metoda analisis perencanaan sistem infrastruktur dan transportasi di
dalam kasus nyata untuk memberikan pengalaman dalam proses dan prosedur
perencanaan sistem infrastruktur dan transportasi.

Pokok Bahasan :

Definisi, Sejarah dan Permasalahan Tranportasi; Peranan dan Fungsi


Transportasi dalam kehidupan manusia, Komponen Transportasi, Moda
Transportasi; Proses Perencanaan Transportasi: Lingkup dan Konteks; Kebijakan
Transportasi: Sustainable Transport; Transportasi & Tata Guna Lahan: Model
Tata Guna lahan yang berpengaruh terhadap Transportasi; Transportasi dan Tata
Guna Lahan: Model Transportasi yang Berpengaruh terhadap Tata Guna Lahan;
Transportasi dan Tata Guna Lahan: Model interaksi Transportasi dan Tata Guna
Lahan, Public Transport, Kajian Data Transportasi: Identifikasi Tipe dan Jenis
Data, serta Metodologi Survey Transportasi.

Bahan Pustaka :

1. -, 1997. IHCM; Indonesian Highway Capacity Manual, Direktorat BINKOT,


Ditjen Bina Marga

2. -, Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 274/


HK.105/DRJD/96 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan
Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur. Departemen
Perhubngan Darat. Jakarta

3. Hilling, David. 1996. Transport and Developing Countries. Routledge.


London.

41
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
4. Morlok, Edward K. 1978. Introduction to Transportation Engineering and
Planning. McGraw-Hill, Koga Khusa. Ltd.

5. Simpson, Barry. 1994. Urban Public Transport Today. E&FN Spon. London.

6. Tamin, O.Z., 1997. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Penerbit ITB


Bandung.

7. Tolley, R. Turton, Brian. 1995. Transport Systems, Policy and Planning: A


Geographical Approach. Longman Scientific & Technical. London.

8. White, Peter. 1995. Public Transport: Its planning, management and


operation. UCL Press. London.

MATA KULIAH : STUDIO TATA KELOLA WILAYAH KABUPATEN DAN KOTA

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154232 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan Mahasiswa mampu menerapkan dan menganalisis:


1. Dasar teoritis, peraturan dan aspek kebijakan pengelolaan wilayah
kabupaten dan kota, ide kebijakan pengelolaan wilayah kabupaten dan kota
dan evolusinya,
2. Peran institusi, mekanisme dan pendanaan.
3. Masalah-masalah kontemporer dari kebijakan pembangunan daerah di
indonesia
4. Perbedaan dan prioritas pembangunan daerah
5. Proses manajemen pengelolaan wilayah kabupaten dan kota.

Pokok Bahasan :

Pembahasan matakuliah ini yaitu penerapkan dasar teoritis, peraturan


dan aspek kebijakan pengelolaan wilayah kabupaten dan kota, ide kebijakan
pengelolaan wilayah kabupaten dan kota dan evolusinya, institusi, mekanisme
dan pendanaan. Bagian penting dari perkuliahan ini akan berfokus pada
masalah-masalah kontemporer dari kebijakan pengelolaan wilayah kabupaten
dan kota di Indonesia, perbedaan dan prioritas pengelolaan wilayah kabupaten

42
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
dan kota, serta memahami analisis proses manajemen pengelolaan wilayah
kabupaten dan kota

Bahan Pustaka :

1. Glasson, J. & Marshall T., (Chapter 1), Routledge, 2007


2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 16/PRT/M/2009 tentang
Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten, Menteri
Pekerjaan Umum Republik Indonesia, 2009
3. Wang, X. & Hofe, R., Research Methods in Urban and Regional Planning,
Tsinghua University Press, 2007

MATA KULIAH : STUDIO MITIGASI BENCANA DAN ADAPTASI PERUBAHAN


IKLIM

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154233 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan Mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan dasar-dasar


konsep, teori dan praktik terkait mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim
dalam keilmuan perencanaan wilayah dan kota.

Pokok Bahasan :

Kuliah menekankan pada praktik yang terkait dengan mitigasi bencana


dan adaptasi perubahan iklim dalam keilmuan perencanaan wilayah dan kota.
Kuliah ini akan membahas pengalaman tentang bencana secara komprehensif
disertai dengan berbagai contoh-contoh kasus bencana yang terjadi di Indonesia
dan negara-negara di Asia.

Bahan Pustaka :

1. Abler, Ronald, John S. Adams dan Peter Gould, 1977, Spatial Organisation,
The Geographers View of The World, London: Prentice Hall International Inc.
2. Coburn, AW, R.J.S. Spence dan A. Pomonis, 1994, Mitigasi Bencana,
Cambridge Architectural Research Limited, The Oast House, Malting Lane,
Cambridge, United Kingdom

43
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
3. Gustavo Wilches, 1995, Bencana dan Lingkungan, Program Pelatihan
Manajemen Bencana, UNDP.
4. Grave, Norman, J, 1977, Geography in Education, London: Heinneman
Educational Book.
5. Moltke Helmuth Von, 2002, Mitigation and Prepareness, In The Long Run
Luck Is Given Only To The Efficient.
6. Reed, Shelia, 1995, Pengantar Tentang Bahaya, Program Pelatihan Manajemen
Bencana UNDP.
7. UNISCO, 2007, Tsunami warning teacher Resources.
8. Walmsley and Lewis, 1994 Human Geography, Behavioral Approaches, New
York: Longman.

MATA KULIAH : TOPIK-TOPIK KONTEMPORER DALAM PEMBANGUNAN


DAERAH PESISIR/PEGUNUNGAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154234 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan mahasiswa mampu memahami dan menganalisis serta


mengemukakan relasi antara topik-topik kontemporer dalam pembangunan
daerah pesisir/pegunungan.

Pokok Bahasan :

Kuliah ini pada dasarnya membahas topik-topik yang kontemporer dan


relasinya antar topik yang lainnya dalam pembangungan daerah
pesisir/pegunungan

Bahan Pustaka :

1. The Nature of The Environment, Andrew Goudie, 2001, Blackwell Publishing


2. Global Coastal Change, Ivan Valiela, 2005, Boston University, Blackwell
Publishing
3. Coastal Zone Management Handbook, John R. Clark. 1996, Lewis Publishers

44
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
4. An Evolution Perpective, M.C. Gambi & L. Levin, Journals Marine Ecology
Volume 26, 2005, Blackwell Publishing

MATA KULIAH : KELEMBAGAAN DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154261 / 3 SKS /-

Tujuan :

Menjadikan Mahasiswa mampu Memahami fungsi pemerintah dalam


pengendalian kota, kaitan antara politik dan ekonomi. Memahami barang publik,
keuangan dan anggaran pemerintah/daerah, memahami pendapatan pemerintah
baik berbentuk pajak, retribusi maupun sumber lain, Memahami public choice.

Pokok Bahasan :

Mata kuliah ini membahas tentang :


1. Fungsi Pemerintah: Alokasi, Distribusi dan Stabilisasi,
2. Kegagalan Pasar dan Campur Tangan Pemerintah,
3. Teori Barang Publik,
4. Keuangan, Anggaran Negara dan Anggaran Daerah,
5. Pajak dan Retribusi, Pendapatan Lain, Hubungan Keuangan Pusat dan
Daerah,
6. sumber-sumber Pembiayaan Non Konvensional,
7. Public Choice,
8. Corporate Plan,
9. Investasi Partisipatif.

Bahan Pustaka :

1. Davey. KJ., Pembiayaan Pemerintah Daerah. Jakarta :UI.Press


2. Mangkusubroto, Guritno. Ekonomi Publik. Yogyakarta : BPFEUniversitas
Gadjahmada
3. Due. John F., Keuangan Negara: Perekonomian Sektor Publik.Jakarta: Penerbit
Erlangga.

45
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
MATA KULIAH : EKONOMI KOTA DAN DAERAH

Kode/SKS/Prasyarat : B3510154223 / 3 SKS /-

Tujuan :

Mahasiswa mampu menjelaskan ragam persoalan ekonomi kota dan


daerah, kaitan antara proses urbanisasi terhadap permasalahan dan
pengembangan ekonomi kota, aplikasi teori ekonomi dalam pembangunan kota
dan daerah, serta mampu menjelaskan konsep-konsep terkini dalam
pengembangan ekonomi kota terkait dengan pelayanan perkotaan dan
implikasinya terhadap daya saing kota.

Pokok Bahasan :

1. Dasar-dasar ekonomi untuk mengkaji masalah ekonomi kota, konsep-konsep


dasar ekonomi kota, urbanization economic, agglomeration economic,
localization economic.
2. Teori pasar lahan perkotaan dan pengembangan lahan, pola guna lahan dan
nilai lahan, penyediaan perumahan (properti), eksternalitas ekonomi, urban
sprawl and squatter
3. permasalahan transportasi, penyediaan angkutan perkotaan, biaya
kemacetan, konsep ekonomi dalam mengatasi masalah transportasi kota
4. Teori pasar tenaga kerja, pengangguran, sektor informal, kemiskinan dan
kriminalitas

Bahan Pustaka :

1. Arnott, Richard J. and McMellan, Daniel P. eds [2006], a Companion to Urban


Economics, Blackwell Publishing, Malden, USA

2. Kim, Yeong-Hyun and Short, John Rennie [2008], Cities and Economies,
Taylor and Francis Group, New York

3. Leautier, Frannie E. ed [2008], Cities in a Globalizing World, World Bank


Institute Learning Resources Series, The World Bank, Washington DC

4. Mills, Edwin S. And Hamilton, Bruce W. [1994], Urban Economics, Fifth


Edition, Harper Collins College Publisher, New York, USA

46
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
5. Muth, Richard F. [1975], Urban Economic Problems, Harper & Row, Publisher,
New York, USA

6. O Sullivan, Arthur [2003], Urban Economics, McGraw-Hill International


Edition, New York, USA

7. John F. McDonald, Daniel P. McMillen [2010], Urban Economics and Real


Estate: Theory and Policy, John Wiley & Sons, New York.

8. Cheshire, Paul and Mills, Edwin S. ed [1999], Handbook of Regional and


Urban Economics, Vol 3 (Handbook in Economics), Elsevier Science B.V.

9. Hirsch, Werner Z. [1975], Urban Economic Analysis, Tata McGraw-Hill


Publishing Company Ltd., New Delhi

MATA KULIAH : TESIS DAN SIDANG MAGISTER

Kode/SKS/Prasyarat : B3510151091 / 20 SKS / -

Tujuan :

Konsultasi mengenai persoalan-persoalan yang timbul dilapangan,


monitoring maupun dalam menganalisis data . Persyaratan untuk melakukan
penelitian jika telah lulus seminar usulan penelitian dalam mata kuliah
permasalahan.

Pokok Bahasan :

Pengelolaan dan analisis data serta penulisan hasil penelitian.

47
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
SUMBER DAYA PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN
KOTA

Sumberdaya yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Program Magister


Perencanaan Wilayah dan Kota UNCEN yaitu staf pengajar, sarana dan prasarana,
serta tenaga administrasi dalam penunjang kelancaran akademis, pembiayaan,
dan sumber biaya.

Dosen dan pembimbing yang tersedia untuk pelaksanaan Program


Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas
Cenderawasih berjumlah 13 orang (terlampir), 1 kualifikasi profesor, 5
kualifikasi doktor (S3), sementara itu 7 dosen sedang studi (S3) di dalam dan luar
negeri (kandidat), jadi dalam waktu dekat akan berjumlah 12 doktor.

Dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama dan pengembangan


wawasan keilmuan maka perlu memanfaatkan tenaga dosen dari luar yang
berasal dari perguruan tinggi lainnya (UI, ITB, UNPAD, UGM), instansi terkait
(Balai Penelitian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, BPSDALH, BP-DAS)
dan lembaga penelitian yang relevan.

Seluruh staf pengajar yang menunjang program berhak mengajar mata


kuliah wajib dan/atau mata kuliah pilihan sesuai dengan keahlian masing-
masing, serta berhak menjadi pembimbing penelitian magister sesuai dengan
jalur pilihan atau bidang kajian yang diminati mahasiswa. Staf pengajar berasal
dari Fakultas Teknik UNCEN, dibantu oleh tenaga pengajar fakultas lain di
lingkungan UNCEN. Tenaga pengajar utama adalah yang berasal dari Teknik
dengan predikat senior, pengalaman mengajar 15 tahun keatas.

48
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
TENAGA PENGAJAR

Profil tenaga akademik dengan bidang keahliannya yang ada di Magister


Perencanaan Wilayah dan Kota program Pascasarjana, Universitas Cenderawasih
Jayapura secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut ini.

TABEL 8. DISTRIBUSI BIDANG KEAHLIAN DOSEN-DOSEN

No. Nama Dosen Tetap Bidang Keahlian Instansi


1 Prof. Dr. Agustinus Fatem, MT Perencanaan Pembangunan UNCEN
2 Dr. Suwandi, SE., M.Si Ekonomi Pembangunan UNCEN
3 Dr. Nuralam, SE., M.Si Perencanaan Pembangunan UNCEN
4 Dr. Herbert Innah, ST., MT., M.Eng Teknik Elektro UNCEN
5 Dr. Janviter Manalu, M.Si Teknik Sipil UNCEN
6 Dr. Elizabeth V. Wambrauw, ST., Teknik Planologi UNCEN
MT
7 Dr. (Cand.) Irja T. Simbiak, ST., Teknik Planologi UNCEN
MT., M.Sc
8 Dr. (Cand.) Dewi Ana Rusim, ST., Teknik Sipil UNCEN
MT
9 Dr. (Cand.) Apolo Safanpo, ST., MT Teknik Sipil UNCEN
10 Dr. (Cand.) Bahtiar, ST. MT Teknik Sipil UNCEN
11 Dr. (Cand.) Harmonis Rante, ST., Teknik Sipil UNCEN
MT
12 Dr. (Cand.) Duha Awaluddin K, ST., Teknik Sipil UNCEN
MT
13 Dr. (Cand.) David, ST., MT Teknik Sipil UNCEN

49
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014
TABEL 9. TENAGA DOSEN TIDAK TETAP MAGISTER PERENCANAAN
WILAYAH DAN KOTA PROGRAM PASCASARJANA

No Nama Bidang Keahlian Bekerja di


Instansi/PT

1 Prof. Dr. H. Lumbantobing, MS Statistik UNCEN


2 Prof. Ir. H. Sarwidi, MSCE., Ph.D., Teknik Sipil UII
IP-U
3 Prof. Dr. Arung Lamba, SE., M.Si Perencanaan Wilayah UNCEN
dan Kota
4 Prof. Dr. H. Hasan Basri Umar, Keuangan Daerah UNCEN
M.Si
5 Dr. Eng. Isran Ramli., ST., M.Eng Teknik Sipil UNHAS
6 Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, MS Administrasi Publik UNCEN
7 Dr. Mesak Ick, SE., M.Si Ekonomi Transpotasi UNCEN
8 Dr. Hans Z. Kaiwai, M.Sc., Agr Pembangunan Daerah UNCEN
9 Dr. Eng. Turniningtyas Ayu Teknik Planologi UNIBRA
Rachmawati, ST., MT

50
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNCEN 2014