Anda di halaman 1dari 4

KISI-KISI PERTANYAAN

TES WAWANCARA

1. Kesesuaian data : Identitas Asli, Ijazah Asli, & CV


2. Kesesuaian Cerita pengalaman kerja yang disesuaikan dengan CV
3. Kesesuaian cerita pengalaman nonformal/Kegiatan dengan CV
Kapan ?
Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Pesisir, Petani berbasis Lingkungan
Pada Maret 2006 April 2008 di Desa Tiowor Kec. Kao Teluk. Kabupaten Halut (kelompok
sasaran Program adalah petani yang sering menjadi sasaran exploitasi baik oleh perusahaan
maupun pemerintah yang menyebabkan posisi mereka lemah secara hukum.. Mereke di
organisir kedalam kelompok kecil /Organisasi Rakyat dan ada yang disiapkan khusus untuk
menjadi tenaga Paralegal.. Tujuan program adalah membangun kesadaran dibidang
lingkungan dan hukum)
Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Berbasis Perdamaian Juni 2009
Desember 2011di Desa Tokaka Kec. Gane Barat Utara Halmahera Selatan (Kelompok Sasaran
adalah nelayan yang sering berebut wilayah tangkapan sehingga ada klaim kepemilikan
wilayah yang berakibat pada konflik.. Para nelayan di organisir untuk disatukan dalam
kelompok desa, antara desa dan selanjutnya bisa menjadi organisasi nelayan skala besar,
mereka/nelayan dibantu modal dan peralatan nelayan/ropong dan katinting agar mereka
berdaya)
Program Pemberdayaan Peningkatan Kesejahteraan Petani Kecil (PKPK) / Program
Smallholder Livelihod Development In Eastern Indonesian (SOLID), eLSiL Kie Raha dan
IFAD Pada Juni 2014 Juni 2015 di Desa Ngofabobawa Kec. Malifut. Kab. Halut (Sasaran
program adalah petani yang belum berdaya, namun sudah menjadi bagian dari kelompok
binaan dinas pertaniaan melalui PPL.. Petani di organisir untuk menjadi petani produksi dan
petani olahan)
Program Pendampingan Masyarakat (PPM-P2B) Pada Agustus 2016 Desember 2016 di
Desa Kupa-Kupa, Kec. Tobsel, Desa Bukit Tinggi dan Matsa Kab. Halmahera Utara.
(Kelompok sasaran perempuan, Kariawan yg diPHK, penganggur dst, mereka diorganisir
untuk membuat usaha produktif dibidang perikanan, pertanian & kewirausahaan)
Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Pada Desember 2016
Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Pada Januari 2017
Desember 2017
Apa materinya ?
Sertifikat Pelatihan TA pada Desember 2015 materinya tentang Desa, teknik fasilitasi dst
Sertifikat Seminar tentang CSR September 2008
Setifikat Pelatihan Pra Tugas Pendamping Pemberdayaan Masyarakat-Pengembangan
Penghidupan Berkelanjutan (PPM-P2B) Juli 2016
Sertifikat Pelatihan Pratugas PD P3MD pada November 2016
Apa manfat yang diperoleh dari kegiatan ?
Apa pengaruhnya terhadap keahlian yang dimiliki ?
4. Keahlian di bidang Komputer
5. Sikap dan kepribadian
Cara berpakaian
Cara duduk
Cara menjawab
6. Kemampuan penalaran (penguasaan materi)
7. Kesanggupan menyediakan waktu secara penuh
Kegiatan apa saja yang kini sedang dilakukan dan menjadi tanggung jawab ?
Menjadi PDP di Kecamatan Malifut
Berapa waktu yang digunakan dalam kegiatan tersebut ?
Penuh waktu
8. Komitmen dan Motivasi kerja
Kenapa anda tertarik dengan posisi ini ?
Sangat Tertarik
Berapa gaji yang nanti anda terima ?
Belum tau
Cocok kah gaji dengan pekerjaan anda ?
Apa yang menarik dari pendampingan sehingga anda ingin bergabung ?
Kerja pendampingan menarik karena kita bisa belajar bersama2 masyarakat, hidup di tengah2
masyarakat dst
9. Sanksi (siap menerima sanksi)
10. Wawasan tentang UU Desa serta peraturan turunan lainnya
Apa itu UU Desa ?
Jawab. Undang-Undang Desa adalah seperangkat aturan mengenai penyelenggaran pemerintah
desa dengan pertimbangan bahwa desa telah berkembang dalam berbagai bentuk sehingga perlu
dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat
menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju
masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Bagaimana kedudukan desa dalam sistem ketatanegaraan RI ?


Jawab : desa diakui keberadaannya oleh negara sebagai satuan pemerintahan yang paling kecil

Apa yang dimaksud dengan asas rekognisi dan subsidiaritas ?


Jawab : rekognisi adalah pengakuan hak asal usul, sedangkan subsidiaritas adalah kewenangan
lokal bersakala Desa

Ruang lingkup wewenang berdasarkan hak asal usul dan kewenangan local skala desa ?
Jawab : utamakan pelayanan dan pmbrdayaan masyarakat
Kegiatan yang di jalankan berdasarkan prakarsa desa

Apa dan bagaimana kedudukan Kades menurut UU Desa ?


Jawab. Sebagai kepala pemerintahan dalam struktur pemerintahan terkecil.

Apa yang anda ketahui tentang Musdes (siapa yang terlibat, tata cara pelaksanaannya)
Jawab: Musyawara antara BPD, Pemerintah desa dan unsure masyarakat yang di selengarakan
oleh BPD

Apa yang anda ketahui tentang dana desa dan kegunaannya


Jawab: adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi Desa dan ditransfer
melalui APBD Kabupaten/Kota setiap tahun, untuk membiayai penyelenggaraan kewenangan
Desaberdasarkan hak asal usul, dan kewenangan lokal skala Desa

Perbedaan desa membangun dan membangun desa ?


Jawab: Perbedaannya, kalau "Desa Membangun" menempatkan desa sebagai subjek
pembangunan, dimana Desa dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan
memberdayakan sendiri masyarakatnya. Sedangkan, pemerintah yang lebih tinggi bertugas
memperkuat, memonitor, dan mengawasi.

Apa itu BUMDes dan perbedaannya dengan Koperasi ?


Jawab: BUM Desa dibentuk/didirikan oleh pemerintah desa dan warga desa, yang meletakkan
kekuasaan tertinggi pada musyawarah desa. Sedangkan koperasi adalah kelembagaan ekonomi
yang didirikan oleh beberapa orang yang mempunyai tujuan sama, kekuasaan tertinggi pada rapat
anggota.

Bagaimana tata cara pendirian BUMDes ?


Jawab:
Sosialisasi BUMDES kepada masyarakat
Pembentukan Tim Persiapan Pembentukan BUMDES
Rapat / Workshop Pemetaan Potensi dan Pemilihan Usaha
Sosialisasi Pemetaan Potensi dan Pemilihan Usaha pada Masyarakat
Penyusunan AD/ ART dan Raperdes
Sosialisasi Drat AD/ART dan Raperdes
Persiapan Pelaksanaan MUSDES
MUSDES pembentukan BUMDES

Apa yang anda ketahui dengan tentang PMD ? Apakah anda terlibat aktif ? kapan ? di mana ?
Jawab: Upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahtraan dengan meningkatkan pengetahuan,
kesadara serta pemanfaatan sumberdaya melalui penetapan kebijakan, program,kegiatan sesuai
dengan esensi masalah dan kebutuhan masyarakat desa

Siapakah sosok konsultan nasional menurut UU Desa ?


Jawaban: Pendamping provisional

Siapa yang terlibat dalam pendampingan desa ?


Jawaban: Pemeritah daerah pendamping provesional dan LSM yang berkompoten di bidang PM
Apa yang membedakan pendamping professional dan KPMD ?
Jawaban: KPMD merupakan kader pendampingan desa yang berkeberlanjutan sebagai penggerak
prakarsa masyarakat desa, sedangkan pendamping desa mendampingi dan mengarakan dan tidak
memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan sesui dngan permendes no 3

11. Kapasitas manajerial untuk TA


Aspek Manejerial
Bagaimana Penanganannya ?
Contoh menyelesaikan konflik
Aspek Kordinasi
Apa Pendapat Anda Tentang Intervensi Dan Fasilitasi ?
Bagaimana Mengenali Intervensi ?
Langkah-Langkah Untuk Mengatasi Intervensi ?
Kapasitas Pengelolahan Pendampingan
Pernakah Melakukan Pendampingan Selama Anda hidup ?
Apakah Anda Pernah Menemukan Konflik Baik Pribadi Maupun Pekerjaan ?
Bagaimana Langkah-Langkah Penyelesaian ?
Kemampuan Leadership
Organisasi Apa Yang Pernah Anda Pimpin ?
Bagamana Kemampuan Anda Dalam Memimpin Sebuah Tim ?
Bagaimana Mengoptimalkan Kekuatan Semua Anggota Tim ?
Kemampuan Menyelesaikan Masalah ?
Pendapat Tentang Penyelewengan ?
Bagaiman Bila Kesempatan Itu Menghampiri anda ?
Bersikap Natural Atau Kumuflase ?
Bagaimana cara anda mengidentifikasi penyelewengannya ( sebab akibat dan yang cendrung
merugikan ?
Bagaimana memastikan suatu penyelewengannya ( tolak ukur mengacu pada roses dan prosedur )
?
Bagaimana menindaklanjuti sebuah penyelewengan, tidakan dan langkah-langkah berikutnya ?

a. Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA-PSD)


Tupoksi utama adalah melakukan fasilitasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas
pendamping dalam hal :
No Tugas Pokok Output Kerja Indikator
1) Meningkatkan kapasitas Terwujudnya a) Tersedianya kurikulum dan
PD dan PLD dalam peningkatan kapasitas modul pelatihan terkait
mendampingi Desa/ PD dan PLD terkait pelayanan sosial dasar;
antardesa terkait pelayanan sosial dasar. b) Terselenggaranya
pelayanan sosial dasar. peningkatan kapasitas PD
dan PLD dengan
menggunakan modul
pelatihan.
2) Memfasilitasi Ditetapkannya regulasi a) Terfasilitasinya penyusunan
pemerintah tentang pelayanan sosial regulasi tentang standar
Kabupaten/Kota dalam dasar. pelayanan minimum;
penyusunan regulasi b) Terfasilitasinya pelayanan
tentang pelayanan sosial dasar dalam
sosial dasar. RPJMDes, RKPDes, dan
APBDes.
3) Fasilitasi SKPD dan SKPD dan pihak lain Terfasilitasinya SKPD
pihak lain yang dapat mendampingi Kabupaten/Kota dan pihak lain
bermaksud untuk Desa dalam untuk mendampingi desa dalam
mendampingi desa meningkatkan pelayanan rangka meningkatkan pelayanan
dalam meningkatkan sosial dasar. sosial dasar.
pelayanan sosial dasar.
4) Membantu PD dan PLD Meningkatnya pelayanan a) Adanya pembiayaan
dalam fasilitasi pendidikan dan kegiatan-kegiatan pelayanan
pelayanan pendidikan kesehatan bagi pendidikan dan kesehatan
dan kesehatan bagi masyarakat desa. dalam APBDesa;
masyarakat desa secara b) Terfasilitasinya kegiatan
terpadu. pelayanan pendidikan dan
kesehatan di desa.
5) Membantu PD dan PLD Meningkatnya akses dan a) Adanya pembiayaan
dalam fasilitasi pelayanan sosial dasar kegiatan-kegiatan
pemberdayaan bagi perempuan, anak, pemberdayaan perempuan,
perempuan, anak, kaum kaum anak, kaum
difabel/berkebutuhan difabel/berkebutuhan difabel/berkebutuhan khusus,
khusus, kelompok khusus, kelompok miskin kelompok miskin dan
miskin dan masyarakat dan masyarakat masyarakat marginal dalam
marginal. marginal. APBDesa;
b) Terfasilitasinya kegiatan
pemberdayaan perempuan,
anak, kaum
difabel/berkebutuhan khusus,
kelompok miskin dan
masyarakat marginal di
Desa.
c) Tersedianya data kaum
difabel/berkebutuhan khusus,
kelompok miskin dan
masyarakat marginal.
6) Membantu PD dan PLD Adat, kearifan lokal, seni a) Kegiatan pembangunan dan
dalam fasilitasi dan budaya desa terjaga pemberdayaan masyarakat
pelestarian dan dengan baik. desa, tidak merusak tatanan
pengembangan adat, adat, kearifan lokal, seni dan
kearifan lokal, seni dan budaya di desa;
budaya desa. b) Adanya kegiatan-kegiatan
pelestarian dan
pengembangan adat,
kearifan lokal, seni dan
budaya di desa.
7) Membantu pemerintah Terjadinya koordinasi Tersedianya data dan informasi
daerah dan pemerintah dalam hal peningkatan terkait peningkatan pelayanan
desa dalam koordinasi pelayanan sosial dasar sosial dasar.
peningkatan pelayanan
sosial dasar.

Kegiatan Prioritas Bidang Pembangunan Desa untuk Pemenuhan Pelayanan Dasar Kegiatan-kegiatan
pembangunan Desa yang dapat dibiayai Dana Desa bagi Peningkatan Kualitas dan Akses terhadap Pelayanan
Sosial Dasar adalah sbb :
1) Pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana kesehatan, a.l.: a) air bersih
berskala Desa; b) sanitasi lingkungan; c) jambanisasi; d) mandi, cuci, kakus (MCK); e)mobil/ kapal motor untuk
ambulance Desa; f) alat bantu penyandang disabilitas; g) panti rehabilitasi penyandang disabilitas; h) balai
pengobatan; i) posyandu; dan j) sarana prasarana kesehatan lainnya sesuai dengan analisis kebutuhan dan
kondisi Desa yang diputuskan dalam musyawarah Desa.
2) Pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana pendidikan dan kebudayaan
antara lain: a) taman bacaan masyarakat; b) bangunan PAUD; c) buku dan peralatan belajar PAUD lainnya; d)
wahana permainan anak di PAUD; e) taman belajar keagamaan; f) bangunan perpustakaan Desa; g) buku/bahan
bacaan; h) balai pelatihan/kegiatan belajar masyarakat; i) sanggar seni; j) film dokumenter; k) peralatan
kesenian; dan l) sarana prasarana pendidikan dan kebudayaan lainnya sesuai dengan analisis kebutuhan dan
kondisi Desa yang diputuskan dalam musyawarah Desa.
Kegiatan Prioritas Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk Pemenuhan Pelayanan Dasar Kegiatan-kegiatan
pemberdayaan masyarakat yang dapat dibiayai Dana Desa bagi Peningkatan Kualitas dan Akses terhadap
Pelayanan Sosial Dasar
1) pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, antara lain: a) pelayanan penyediaan air bersih; b)
pelayanan kesehatan lingkungan; c) penyediaan makanan sehat untuk peningkatan gizi bagi balita dan anak
sekolah; d) pengelolaan balai pengobatan Desa; e) perawatan kesehatan untuk ibu hamil dan menyusui; f)
pengobatan untuk lansia; g) fasilitasi keluarga berencana; h) pengelolaan kegiatan rehabilitasi bagi penyandang
disabilitas; dan i) kegiatan pengelolaan pelayanan kesehatan masyarakat Desa lainnya sesuai dengan analisis
kebutuhan dan kondisi Desa yang diputuskan dalam musyawarah Desa.
2) pengelolaan kegiatan pelayanan pendidikan dan kebudayaan antara lain: a) bantuan insentif guru PAUD; b)
bantuan insentif guru taman belajar keagamaan; c) penyelenggaraan pelatihan kerja; d) penyelengaraan kursus
seni budaya; e) bantuan pemberdayaan bidang olahraga; f) pelatihan pembuatan film dokumenter; dan g)
kegiatan pengelolaan pendidikan dan kebudayaan lainnya sesuai dengan analisis kebutuhan dan kondisi Desa
yang diputuskan dalam musyawarah Desa.