Anda di halaman 1dari 14

Suprapto

Tim Teknis SCI

Shrimp Club Indonesia

Disampaikan pada DAA10


Bali, 29 Agustus 2017
Pendahuluan

Budidaya Udang Vaname kian menarik dikarenakan harganya yang


cukup mahal. Hal ini membuat para petambak semakin bersemangat
dan berusaha untuk memperluas usahanya.
Namun di lain pihak justru membuat para petambak ingin terus
meningkatkan padat tebarnya sehingga berbagai permasalahan pun
dihadapi.
Keterbatasan benur yang berkualitas. Kondisi cuaca yang sulit
diprediksi hingga munculnya kasus penyakit dimana-mana.
Untuk itu, aplikasi teknologi yang tepat disesuaikan dengan lokasi
masing masing sangat diperlukan.
Disisi lain, harus didukung oleh SDM yang berkualitas. Apapun
teknologi yang diterapkan.
Sisa Pakan
Bahan Organik Kotoran
Plankton mati
O2

Pigmen

pH
ENZYME

CO2 + 6 H2O CO2


RACUN
NH3 DAN
Mineral
H+ + HCO3- H2S
(senyawa anorganik)
Perombakan Limbah Organik

PRODUK AKHIR YANG MEWAKILI


SUBSTRAT ENZYM
KEADAAN ANAEROB KEADAAN AEROB
As.aminoNH4+NO2-NO3-
Protein dan As.Amino, NH 3 , N2 , H2 S,
persenyawaan Protease CH4, CO2, H2, Asam H2S H2SO4 H+ + SO4=
N-organik Organik, Alkohol, Indol
Alkohol, As.Org H2O + CO2
Karbohidrat Alkohol, As.Lemak, CO2,
Amilase, Alkohol, As.Lemak CO2 +
(amilum, H2, Persenyawaan
dll H2O
selulose,dll) Netral
As.lemak, Gliserol, H2, As.Lemak, Gliserol, Alkohol
Lemak dsb. Lipase Alkohol, Asam. Lemak
CO2 + H2O
rendah

Pelczar, M.J dan E.C.S. Chan (1988)


Karbohidrat

1 2

Heterotrophic bacteria
( C/N ratio > 12 )

BIOFLOC

4
Macam-macam jenis produk

Jenis-jenis produk bahan pembantu yang biasa digunakan di


tambak dikelompokkan menjadi:
Desinfectan
Mineral
C-organik
Probiotik
Feed additive
Desinfectan

Kaporite
Ca(OCl)2 + H2O 2 HOCl + Ca(OH)2
TCCA / TriChlor
TCCA + H2O HOCl + Cyanuric acid
Peroxy Acetic Acid
CH3COOOH + H2O CH3COOH + H2O2
Kalium Mono Persulfat triple salt
KHSO5 + NaCl HOCl + Na2SO4 + KCl
Hydrogen peroxida
H2O2 H2O + O2
Mineral
Mineral mix
Merupakan mineral campuran yang terdiri dari garam elektrolit
: Na+, K+, Mg+2, Ca+2, Cl-, SO4-2, dan HCO3-.
Dengan / tanpa trace element (Fe, Mn, Zn, Cu, Mo, Co, I, Cr, Se, V)

Dolomite / Kaptan
Mineral yang terjandung dalam Dolomite adalah Ca dan Mg
sedangkan dalam Kaptan adalah CaCO3.

Zeolite
Senyawa Mormorilonit yang memiliki banyak pori biasa dipakai
untuk filter. Menyerap amonia pada air tawar (bersalinitas
rendah)

CaCO3 cair new generation


Kandungan senyawa CaCO3 dengan ukuran < 2 mikron dalam
bentuk cair.
Mineral..

Urea, ZA
Pupuk anorganik yang mengandung N. Urea 46%N dan ZA
mengandung 20,8%N, 23,8%S.
NH4+ 1 ppm dapat menghambat perkembangan dinoflagellata

TSP / SP-36
Pupuk SP 36 mengandung 36% P2O5.
Kelebihan orthofosfat dapat diikat dengan tawas KAl(SO4)2,
Al2(SO4)3, Fe(OH)2 atau bentonit. Pengikatan dengan Ca bersifat
sementara

NPK
Pupuk NPK mengandung NH4+, P2O5 dan K2O. Ada yang 15:15:15 ,
16:16:16, dengan tambahan unsur mikro
Formula pupuk N:P = 20:1

Pemberian NH4+ > 1 ppm


ZA mengandung 20,8%N (ZA > 3 ppm) dapat
1 kg pupuk ZA mengandung 208 gr N mengendalikan
dinoflagellata (red tide)
SP-36 mengandung 36% P2O5
1 kg SP 36 mengandung 360 gr P2O5 (= 78,6gr P)

N:P = 20:1 PO43- = ppm


PO43- = ppm (P = 0,16 ppm) SP 36 = 0,4 ppm Green Algae
N = 20 x 0,16 = 3,2 ppm N/P = 20 : 30
ZA = (100/20,8) x 3,2 = 15,4 ppm

ZA : SP 36 = 15,4 : 0,4 N : P = 20 : 1
Pupuk

C-organik Pakan

MINERAL

Sistem Budidaya dengan:


- Sedikit / tanpa ganti air
- Air sumur bor Tebar padat
- Salinitas rendah
Kebutuhan mineral selain diperoleh dari pakan, udang juga
dapat menyerap mineral dari lingkungannya (air) melalui
insang dan permukaan kulit.

Lapisan kulit udang

Sumber: Mathias Corteel, 2013 Sumber: Lightner, 2010


Foto:
Wayan Agus Edy

Mengatur penyerapan mineral Na+, K+, Cl-


Dan tukar ion H+, NH4+, HCO3-, serta
Insang osmoregulasi

Sumber:
Mathias Corteel, 2013

Mengatur mineral
Ca+2, Mg+2, SO4= , Antenal gland /
kelenjar hijau
serta osmoregulasi
Sumber: Mathias Corteel, 2013
Molase ( C-organik )
Molase
Kandungan campuran mono-, di-
dan polysaccharida, dan mineral
Gula
Kandungan disaccharida (C12H22O11)
Tepung terigu 1,4 kg/L
Kandungan polysaccharida /
amilum

Tepung tapioka FUNGSI :


Meningkatkan C/N ratio
Kandungan polysaccharida / hingga 12 atau lebih
amilum Untuk menurunkan kadar
amonia dalam air
Tepung cassava Sebagai sumber energi bagi
Kandungan polysaccharida mikroba (bakteri)