Anda di halaman 1dari 25

RENCANA KERJA

SMP Negeri 1
SEKOLAH
Cugenang
(RKS )

PAMS BERWAWASAN
INTERNASIONAL

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KABUPATEN CIANJUR

TAHUN 2016
RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)
(Rencana Jangka Menengah 4 Tahun) Tahun 2016 - 2019

A. PENDAHULUAN

1. Analisis Lingkungan Strategis

Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Cugenang Kabupaten Cianjur ini


berdiri pada tanggal 01 April Tahun 1979, berlokasi di Jalan Perkebunan Gedeh
Kp. Cariu, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang kabupaten Cianjur. Pada
awalnya sekolah yang berdiri di atas lahan seluas + 10.000 m2 ini merupakan
Sekolah Teknik.
SMP Negeri 1 Cugenang, memiliki bangunan kelas yang berjumlah 27
ruang, dengan 9 rombongan belajar kelas VII (tujuh), 9 rombongan belajar kelas
VIII (delapan), serta 9 rombongan belajar kelas IX (sembilan). Memiliki 1 Ruang
Kantor Tata Usaha, 1 Ruang Kepala Sekolah, Laboratorium IPA, Perpustakaan,
Laboratorium Komputer, Ruang Pertemuan, Ruang Kesenian, Ruang Studio
Music, Ruang Olah Raga, Ruang OSIS, Ruang UKS, Koperasi Sekolah,
Musholla, Ruang BP, Kantin, WC Siswa, WC Guru. Serta Lapangan Serbaguna
(Basket, Volly Bol, Putsal).
Jumlah Tenaga Pendidik yang ada di SMP Negeri 1 Cugenang yaitu
sebanyak 49 Orang dan jumlah Tenaga Kependidikan sebanyak 19 orang.
Adapun jumlah siswa yang menuntut ilmu di sekolah ini pada tahun pelajaran
2012/2013 yaitu sebanyak 1420 orang.
SMP Negeri 1 Cugenang juga memiliki kelas jauh yang berlokasi di Desa
Talaga dengan nama Kelas Jauh Talaga, peserta didiknya merupakan bagian
dari SMP induk. Selain itu SMP Negeri 1 Cugenang memiliki 5 TKB (Tempat
Kegiatan Belajar) yaitu kelas binaan SMP Terbuka yang berlokasi di Kp. Gunung
Lanjung, Kp. Cijedil, Kp. Mangun, Kp. Sukawarna, dan Kp. Pasir Ipis
Sejalan dengan perkembangan pendidikan di Indonesia kualitatif maupun
kuantitatif mengalami perkembangan secara cepat. Oleh karena itu,
perkembangan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan
yang sepadan, Pendidikan sistem persekolahan saat ini kebanyakan hanya
mentransfer kepada peserta didik apa yang disebut the dead knowledge, yakni

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 2


pengetahuan yang terlalu bersifat text-bookish. Oleh karena itu SMP Negeri 1
Cugenang merintis untuk mengembangkan mutu pendidikan, sehingga dapat
meluluskan siswa yang berkualitas, perkembangan pendidikan yang
dilaksanakan mengacu pada perkembangan teknologi informasi yaitu proses
pembelajaran yang akan menghasilkan tenaga pengajar dan peserta didik yang
berkualitas. Guru bukan merupakan satu-satunya sumber pengetahuan, guru
hanya sebagai fasilitator dalam mengajar, guru tidak terpancang pada materi
yang termaktub dalam kurikulum, melainkan guru akan aktif untuk mengkaitkan
kurikulum dengan lingkungan yang dihadapi siswa, baik lingkungan fisik maupun
lingkungan sosial, dan untuk mendukung hal tersebut diperlukan prasarana
pembelajaran yang mendukung, yaitu dengan disediakannya fasilitas teknologi
informasi untuk mengikuti perkembangan jaman, khususnya pada masalah
pendidikan dan pengajaran.
Pendidikan saat ini belum semuanya terwujud dalam upaya peningkatan
mutu, di segala bidang, karena terhambat pada akses pemerataan pendidikan
untuk Wajar dikdas 9 tahun dan kesiapan fisik sekolah, seperti ruang kelas,
ruang laboratorium (IPA, TIK, dan Bahasa) ruang praktik (Keterampilan,
Penjaskes, Kesenian, dan mata pelajaran lainnya), ruang guru, ruang
perpustakaan, ruang pertemuan dan ruangan lain yang kurang memadai atau
bahkan belum ada. Untuk sarana pembelajaran seperti media dan sumber
pembelajaran, buku, alat-alat praktik mata pelajaran (penjaskes, TIK, Seni
Budaya, Keterampilan, IPA, Bahasa Inggris) belum semuanya memadai bahkan
ada yang belum ada, akibatnya berdampak pada rendahnya mutu layanan
pendidikan.
Sekolah gratis, berdampak pada upaya sekolah untuk peningkatan mutu
pendidikan, terutama dalam mendukung pembiayaan pendidikan. Walaupun
pemerintah telah menyalurkan berbagai dana untuk menunjang proses
pendidikan, seperti BOS, BSM. Semua itu belum memenuhi standar ideal
pembiayaan pendidikan di sekolah. Agar peningkatan mutu sekolah dapat
terwujud selain didukung oleh kesiapan Guru, Tenaga Kependidikan, sarana-
prasarana, juga harus didukung kesiapan pembiayaan yang memadai. Untuk
menjembatani kesenjangan ini diperlukan kerjasama dengan semua pihak,
terutama peranan dan fungsi Komite Sekolah.
Untuk mewujudkan akses pendidikan, relevansi dan mutu, diperlukan
manajemen sekolah yang sehat, efisien, transparan dan akuntabel harus

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 3


mendapat dukungan oleh semua warga sekolah dengan berperan aktif dan
dinamis dalam semua kegiatan sekolah, sehingga terwujud sekolah yang
kondusif dan bermutu tinggi yang berstandar nasional. Masih rendahnya standar
kelulusan siswa, terutama dalam penentuan standar ketuntasan belajar setiap
kompetensi dasar dari tiap mata pelajaran merupakanhal yang problematik.
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan sasaran sentral yang harus
dibenahi adalah kualitas pendidikan guru berbagai usaha telah dilaksanakan
dengan pembaharuan pendidikan dan saat ini SMP Negeri 1 Cugenang akan
menambahkan dengan Teknologi Informasi, karena proses globalisasi
merupakan keharusan sejarah yang tidak mungkin dihindari dengan segala
berkah dan mudhoratnya. Bangsa dan negara akan dapat memasuki era
globalisasi dengan tegar apabila memiliki pendidikan yang berkualitas. Kualitas
pendidikan sebagian besar ditentukan oleh proses belajar mengajar di kelas,
dalam hal ini guru sangat memegang peranan penting yang mana guru adalah
kreator proses belajar mengajar.
Tugas utama guru adalah mengembangkan potensi siswa secara maksimal
lewat penyajian materi mata pelajaran yang jelas, memiliki nilai dan karakteristik
yang mendasarinya. Guru harus dilatih dengan berbagai metode dan perilaku
mengajar yang dianggap canggihdan inovatif, karena dengan perkembangan
ilmu pengetauan yang berkaitan dengan kemajuan teknologi proses mengajar
menjadi sesuatu kegiatan yang semakin bervariasi, kompleks, dan rumit. Hal
terpenting adalah memperbaiki dan meningkatkan kualitas guru serta
memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi dalam melaksanakan
proses belajar mengajar yang akan berimbas dengan sendirinya pada kualitas
siswa.

2. Analisis Pendidikan Saat Ini


Dalam upaya pemerataan kesempatan belajar yang bermutu pemerintah
menyalurkan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) namun demikian
siswa tidak mampu masih terdapat yang tidak mau sekolah meskipun jumlahnya
relatif kecil, kesadaran melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi belum
mencapai tuntas paripurna, sehingga perlu adanya tindakan dan motivasi untuk
mengatasi tersebut yang diharapkan angka melanjutkan sekolah ke jenjang yang
lebih tinggi menjadi meningkat.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 4


SMP Negeri 1 Cugenang sebagai lembaga penyelenggara pendidikan
terus-menerus mengikuti perubahan dan perkembangan yang terjadi di dunia
pendidikan, SMP Negeri 1 Cugenang merupakan salah satu sekolah yang
menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Kurikulum 13 dengan
pemenuhan delapan standar nasional pendidikan yang telah dikembangkan
untuk meningkatkan penjaminan mutu sekolah. Hal tersebut tertuang dalam
uraian analisis keadaan sekolah pada saat ini yang meliputi :

1) Standar Kompetensi Lulusan


Bidang Akademik rata-rata pencapaian KKM semua mata pelajaran 70,
rata-rata pencapaian NUN 65,98, Lomba Matematika Tingkat Kabupaten
belum juara, Lomba IPA Tingkat Kabupaten belum Juara, Lomba Bahasa.
Inggris Tingkat Kabupaten belum juara. Bidang non Akademik Perolehan
jumlah kejuaraan: jenis/bidang pada tingkat Provinsi meliputi Lomba lukis
juara ke-2, Tingkat Wilayah 2 Bogor Lomba Lukis juara ke-1, Perolehan
kejuaraan Tingkat Kabupaten MTQ, Dongeng Putri, dan Lomba melukis
memperoleh juara ke-1, Volly Ball, Vokal Gruop memperoleh juara ke-2.
Kelulusan Jumlah kelulusan mencapai 100%. Melanjutkan Studi Jumlah
lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi mencapai 70%.

2) Standar Isi
Buku KTSP (Dokumen1) Tersusunnya Kurikulum SMP Negeri 1
Cugenang, Silabus: Tersusun silabus 12 mata pelajaran, Tersusun silabus
semua mata pelajaran kelas VII,VIII, dan IX. Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP): Tersusun RPP 75% dari semua mata pelajaran,
tersusun RPP semua mata pelajaran kelas VII, VIII, dan IX.

3) Standar Proses
Persiapan Pembelajaran: Kepemilikan silabus oleh guru:100% memiliki,
Kepemilikan RPP oleh guru: 80% memiliki, Kepemilikan sumber belajar/bahan
ajar: 60%, Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru
terhadap karakteristik siswa: 50%. Persyaratan Pembelajaran: Jumlah siswa
per rombel: 36 anak, Beban mengajar guru: 24 jam/minggu, Ratio antara
jumlah siswa dengan buku teks mapel 1:1, Pengelolaan kelas: 75%.
Pelaksanaan Pembelajaran: Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh
guru di kelas: 75%, Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang:

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 5


eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 75%, Penerapan CTL: 60%,
Penerapan pembelajaran tuntas: 80%, Penerapan PAIKEM/PAKEM: 70%,
Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah: 50%, Variasi pengelolaan
kelas: 70%. Pelaksanaan Penilaian: Pengembangan instrumen penilaian hasil
belajar: 80%, Variasi model penilaian: 2 model, Pengolahan/analisis hasil
penilaian: 2 jenis model, Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 3 manfaat
Pengawasan Proses Pembelajaran: Cakupan kegiatan pemantauan
pembelajaran: 80%, Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 80%,
Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 80%, Dokumen pelaporan hasil
evaluasi pembelajaran: 80%, Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi
pembelajaran: 80%.

4) Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan


Kepala Sekolah : Belum pelatihan bahasa Inggris atau TOEFL, telah ikut
pelatihan TIK, telah pelatihan kepemimpinan, telah mengikuti pelatihan
manajerial sekolah (MBS), pernah pelatihan kewirausahaan, telah mengikuti
pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah, telah pelatihan
administrasi persekolahan, telah pelatihan KTSP. Guru: yang pelatihan CTL:
80%, Pelatihan pembelajaran tuntas: 80%, Pelatihan penilaian dan evaluasi
pembelajaran: 80%, Pelatihan bahasa Inggris: 20%, Pelatihan TIK: 75%,
Pelatihan KTSP: 80%, Pelatihan penelitian pendidikan: 50%, Pelatihan
kepribadian: 75%, Pengabdian masyarakat: 70%, Pelatihan PAIKEM/PAKEM:
75%. Tenaga TU, Laboran, Pustakawan: Pelatihan TIK: 75%, Pelatihan
bahasa Inggris: 10%, Pelatihan bidangnya: 80%, Pelatihan manajemen sesuai
bidangnya: 60%.

5) Standar Sarana dan Prasarana


Sarana dan Prasarana Minimal; Ruang kepala sekolah: 42 m2, Ruang
kelas: standar sebanyak 27 ruang, Ruang perpustakaan: standar, Ruang Lab.
IPA: 1 ruang, Ruang guru: standar, Gudang: ada, Ruang UKS: ada standar.
Sarana dan Prasarana Lainnya; Ruang Lab. Bahasa: ada, Ruang Lab.
Komputer ada, Ruang multi media: ada, Ruang akademik dan pengembangan
SIM: tidak ada, Ruang kantin: tidak standar. Fasilitas Pembelajaran dan
Penilaian: Daya listrik 9.050 W, Komputer Guru: tidak ada, Komputer Tata

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 6


Usaha: 3 unit, Komputer perpustakaan:2 unit, Komputer Lab IPA: tidak ada,
Jaringan internet ada, sarana olah raga: 50%. terpenuhi

5) Standar Pengelolaan
Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/kegiatan:
Dokumen RKS dan RKAS: 60%, Dokumen PPDB: 90%, Dokumen Pedoman
pembinaan kesiswaan: 90%, Dokumen tata tertib sekolah: 90%, Dokumen
kode etik sekolah: 90%, Dokumen penugasan guru: 100%. Struktur organisasi
dan mekanisme kerja: Struktur organisasi: 80% lengkap, Dokumen pembagian
tugas/kewenangan/tupoksi: 80%. Supervisi, monitoring, evaluasi, dan
akreditasi sekolah: Tidak ada tim khusus, Tidak ada instrumen, Tidak ada
pelaporan, Pendokumentasian: 60%, Tindak lanjut: 75%. Kemitraan dan
peranserta masyarakat: Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 90%,
Dokumen program kerja komite sekolah: 60%, Kepengurusan komite sekolah:
75% lengkap, Perolehan kerjasama dengan pihak lain: 3 instansi,SIM
sekolah: Tidak terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah), Tidak terpasang
jaringan SIM.

7) Standar Keuangan dan Pembiayaan


Sumber dana: 1 sumber, Pengalokasian dana: 8 SNP, Penggunaan dana:
90% benar, Pelaporan penggunaan dana: 90%, Dokumen pendukung
pelaporan: 90%.

8) Standar Penilaian Pendidikan


Frekuensi ulangan harian oleh guru: 80%, Ulangan tengah semester yang
dilakukan oleh guru: 80%, Cakupan materi ulangan akhir semester yang
dilakukan sekolah: 90%, Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru
dalam pembelajaran: 75%, Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan
harian: 80%, Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan
akhir semester: 80%, Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk
ulangan kenikan kelas: 80%, Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan
oleh guru: 80% terpenuhi, Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh
sekolah: 90% terpenuhi.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 7


9) Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah
Pengembangan budaya bersih: 80% tercipta, Penciptaan lingkungan sehat,
asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi): 85%, Pemenuhan sistem
sanitasi/drainasi: 50%, Penciptaan budaya tata krama in action: 80%,
Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan: 3 lembaga,
Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan: 2 lomba.keunggulan
lain SMP Negeri 1 Cugenang letak sekolah yang nyaman tenang jauh dari
keramaian.

3. Analisis Pendidikan 4 Tahun Mendatang


Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 mengamanatkan bahwa Standar
Nasional Pendidikan dijadikan landasan pengembangan satuan pendidikan. Untuk
itu, pendidikan masa yang akan datang harus berupaya mengacu pada standar
nasional pendidikan yaitu:

(1) Pengembangan Standar Kompetensi Kelulusan

Kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan


keterampilan. Bidang Akademik: rata-rata pencapaian KKM semua mata
pelajaran 72, rata-rata pencapaian NUN 67,80. Pada bidang non-akademik:
Perolehan prestasi tingkat kabupaten meliputi lomba melukis dan MTQ meraih
juara ke-1. Perolehan prestasi tingkat provinsi Jawa Barat pada lomba melukis
meraih juara ke-2. Pada tahun 2015/2016 perolehan prestasi tingkat kabupaten
pada kegiatan FLS2N meliputi ajang vokal grup meraih juara ke-3 dan MTQ
meraih juara ke-1. Pada tingkat Propinsi Jawa Barat lomba MTQ meraih juara
harapan 1. Kelulusan: Jumlah kelulusan siswa 100%. Melanjutkan: Jumlah
lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 100%.

(2) Pengembangan Standar Isi


Mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi yang berstandar untuk
mencapai kompetensi kelulusan yang meliputi: Buku KTSP (Dokumen-1),
Penyempurnaan Kurikulum SMP Negeri 1 Cugenang, Silabus : tersusun silabus
11 mata pelajaran, tersusun silabus semua mata pelajaran kelas VII, VIII, dan
IX, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), tersusun 100% dari semua
mata pelajaran, tersusun RPP semua mata pelajaran kelas VII, VIII, dan IX.

(3) Pengembangan Standar Proses Pendidikan

Standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan


pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 8


lulusan yang meliputi persiapan pembelajaran dan kepemilikan silabus oleh
guru 100%, kepemilikan RPP oleh guru 100% memiliki, kepemilikan sumber
belajar/bahan ajar 100%, pengembangan perangkat instrumen untuk
pemahaman guru terhadap karakteristik siswa 100%. Persyaratan
Pembelajaran: Jumlah siswa per rombel 32 anak, Beban mengajar guru: 24
jam/minggu, Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 1:1,
Pengelolaan kelas 100% teradministrasikan dengan baik. Pelaksanaan
Pembelajaran: Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas:
100%, Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratir,
dan konformatif: 100%, Penerapan CTL: 100%, Penerapan pembelajaran
tuntas: 100%, Penerapan PAIKEM/PAKEM: 100%, Penerapan pembelajaran di
luar kelas/sekolah: 100%, Variasi pengelolaan kelas: 100%. Pelaksaan
Penilaian: Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar: 100%, variasi
model penilaian: 5 model, Pengolahan/analisis hasil penilaian: 2 jenis,
Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 3 manfaat. Pengawasan Proses
Pembelajaran: Cakupan kegiatan pemantauanpembelajaran: 100%, Cakupan
kegiatan supervisi pembelajaran: 100%, Cakupan kegiatan evaluasi
pembelajaran: 100%, Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 100%,
Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 100%.

(4) Pengembangan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental serta


pelatihan pada Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah
(LP2KS) pendidikan dalam jabatan. Kepala Sekolah: Sudah memiliki sertifikat,
pelatihan kepemimpinan min. 5 kali, pelatihan manajerial sekolah (MBS) min. 3
kali, pelatihan kewirausahaan min. 3 kali, pelatihan supervisi, monitoring, dan
evaluasi sekolah min. 3 kali, pelatihan administrasi persekolahan min. 3 kali,
pelatihan K-13 min 2 kali. Guru: Pelatihan CTL: 90% telah mengikuti, pelatihan
pembelajaran tuntas: 90% telah mengikuti, pelatihan penilaian dan evaluasi
pembelajaran: 90% telah mengikuti, pelatihan bahasa Inggris: 75% sudah
kursus, pelatihan TIK: 100% telah melaksanakan, pelatihan K-13: 100% telah
mengikuti, pelatihan penelitian pendidikan 60% telah mengikuti, Pelatihan
kepribadian 90% telah mengikuti, Pengabdian masyarakat: 100%
melaksanakan, Pelatihan PAIKEM/PAKEM: 90% telah mengikuti. Tenaga TU,
Laboran, Pustakawan: pelatihan TIK: 100%, pelatihan bahasa Inggris: 75%,
pelatihan bidangnya: 90%, pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 90%.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 9


(5) Pengembangan Sarana dan Prasarana

Meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan


sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang
diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan
berkelanjutan. Sarana dan Prasana Minimal: Ruang kepala sekolah: 42 m2,
Ruang wakil KS dan para PKS ada, Ruang kelas: standar sesuai dengan jumlah
rombel, Ruang perpustakaan: standar, Ruang Lab. IPA: 1 ruang, Ruang guru:
standar (sama dengan atau lebih 4m2 / guru), Gudang: ada, Ruang UKS ada.
Sarana dan Prasarana Lainnya: Ruang Lab. Bahasa: ada, Ruang Lab.
Komputer ada, Ruang multi media: ada, Ruang akademik dan pengembangan
SIM: ada, Ruang kantin: standar (<10m2). Fasilitas Pembelajaran dan
Penilaian: Daya listrik 9.050 Watt, Komputer Guru: 5 unit, Komputer TU: 5 unit,
Komputer perpustakaan: 5 unit, Komputer Lab IPA: 1 buah, Jaringan internet
wlan, Sarana olah raga: 100%.

(6) Pengembangan Standar Pengelolaan Pendidikan

Standar nasional pendidikan yang berkaiatan dengan perencanaan,


pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan agar tercapai efisiensi dan
efektivitas penyelenggaraan pendidikan., pengelolaan sarana dan prasarana
pendidikan, penilaian hasil belajar, dan pengawasan. Perangkat dokumen
pedoman pelaksanaan rencana kerja/kegiatan: Dokumen (RKS dan RKAS):
100%, Dokumen PPDB: 100%, Dokumen Pedoman pembinaan
kesiswaan:100%, Dokumen tata tertib sekolah: 100%, Dokumen kode etik
sekolah: 100%, Dokumen penugasan guru: 100%. Struktur organisasi dan
mekanisme kerja: Struktur organisasi: 100% lengkap, Dokumen pembagian
tugas/kewenangan/tupoksi: 100%. Supervisi, monitoring, evaluasi, dan
akreditasi sekolah: ada tim khusus: 100%, ada instrumen: 100%, ada pelaporan:
100%, Pendokumentasian: 100%, Tindak lanjut: 100%. Kemitraan dan
peranserta masyarakat: Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 100%,
Dokumen program kerja komite sekolah: 100%, Kepengurusan komite sekolah:
100% lengkap, Perolehan kerjasama dengan pihak lain: 5 instansi, Bantuan
biaya pendidikan dari orang tua siswa: 150.000 rupiah/bulan. SIM sekolah:
Terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah): 100%, Terpasang jaringan SIM: 100%.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 10


(7) Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan

Standar biaya investasi, biaya operasional dan standar biaya personal.


Sumber dana: minimal 5 buah, Pengaloikasian dana: 8 SNP, Penggunaan
dana: 100% benar, Pelaporan penggunaan dana: 100%, Dokumen pendukung
pelaporan: 100%.

(8) Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan

Standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur,


dan instrumen penilaian prestasi belajar peserta didik. Penilaian hasil belajar
peserta didik dilakukan pendidik secara berkesinambungan untuk memantau
proses, kemampuan, dan kemajuan hasil belajar.Frekuensi ulangan harian oleh
guru: 100% terlaksana, Ulangan tengah semester yang dilakukan oleh guru:
100% terlaksana, Cakupan materi ulangan akhir semester yang dilakukan
sekolah: 100% terlaksana, Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru
dalam pembelajaran: 100% benar, Instrumen yang dikembangkan guru untuk
ulangan harian 100% dikembangkan dan dilaksanakan, Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 100% melaksanakan,
Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenikan kelas:
100%, Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh guru: 100%
terpenuhi, mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh sekolah100%
terpenuhi.

(9) Standar Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah


Pengembangan budaya bersih: 85% dapat dilaksanakan, Penciptaan
lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi): 90% terpenuhi,
Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi: 90% terpenuhi, Penciptaan budaya tata
krama in action: 90% dapat dilaksanakan, Peningkatan kerjasama dengan
lembaga lain yang relevan: dengan 5 lembaga, Pengembangan lomba-lomba
kebersihan, kesehatan, dll: 5 lomba kegiatan.

Seiring dengan peningkatan kepercayaan dari masyarakat, maka mulai


tahun 2015 SMP Negeri 1 Cugenang terus melakukan penyempurnaan
berbagai aspek dalam upaya meningkatkan mutu sesuai dengan visi dan
misi sekolah yaitu menghasilkan lulusan siswa berprestasi. Peningkatan
kepercayaan ini menjadi tantangan bagi sekolah terutama guru untuk terus
meningkatkan kinerja dan profesionalismenya. Diharapkan pada tahun ini,
kualifikasi guru 100% telah berijazah S-1, dan 10% berijazah S-2.
Pembagian tugas mengajar dan pengelola sekolah didasarkan kepada
pendidikan dan pengalaman kerja serta sumber daya yang dimilki.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 11


B. Visi SMP Negeri 1 Cugenang
Unggul Dalam Prestasi, Berakhlakul karimah, dan Berwawasan Lingkungan
Yang Berbudaya
Dengan indikator sebagai berikut:
1. Terwujudnya peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha
Esa.
2. Terwujudnya peningkatan kualitas lulusan dalam bidang akademik dan non-
akademik.
3. Meningkatnya pengembangan kurikulum, sumber daya manusia, dan proses
pembelajaran.
4. Terwujudnya lingkungan bersih, indah, hijau, dan serasi.

C. Misi SMP Negeri 1 Cugenang

1. Melaksanakan pengembangan kurikulum yang berbasis iman dan


taqwa.
2. Mengikuti kegiatan lomba akademik dan non-akademik.
3. Menata lingkungan belajar yang kondusif.
4. Mendayagunakan potensi lingkungan sebagai sumber belajar.

D. Tujuan Tujuan Sekolah 4 (empat) tahun mendatang


Pada tahun pelajaran 2016/2017 diharapkan :
1. Memiliki lulusan yang unggul dalam prestasi akademik dan non kademik
2. Terlaksananya proses pembelajaran yang variatif dan inovatif
3. Memiliki administrasi kurikulum yang lengkap, berstandar nasional dan
internasional.
4. Terwujudnya komitmen dan kompetensi tenaga penddik dan kependidikan yang
profesional.
5. Terwujudnya pengelolaan pendidikan partisipatif, transparan, dan
akuntabel. .
6. Memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang memadai dan relevan dalam
mendukung PBM
7. Memiliki sumber dana yang memadai, memenuhi kegiatan sekolah yang
berstandar nasional dan internasional.
8. Memiliki sistem penilaian beragam (multiaspek) untuk semua mata pelajaran dan
semua jenjang kelas.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 12


9. Memiliki lingkungan sekolah yang kondusif, tertib, bersih, indah, dan
ramah.

E. Identifikasi Tantangan Nyata (Kesenjangan Kondisi) Antara Kondisi


Pendidikan Saat Ini Terhadap Kondisi Pendidikan 4 Tahun Mendatang

Untuk mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam pendidikan, diupayakan


pengelolaan sekolah yang strategis dan sistematis, baik dalam perencanaan,
proses/pelaksanaan, pembiayaan, maupun hasil. Oleh karena itu diperlukan
pengelolaan sekolah yang mengarah pada pencapaian standar nasional
pendidikan. Dalam mewujudkan mutu yang tinggi dan relevansi pendidikan,
sekolah perlu penataandan pengelolaan sumber daya yang ada melalui
peningkatan standar isi/kurikulum, standar tenaga pendidik dan kependidikan,
peningkatan standar proses, standar sarana-prasarana pendidikan, peningkatan
standar kelulusan, peningkatan standar mutu kelembagaan dan manajemen,
standar pembiayaan dan standar penilaian.

Upaya mewujudkan sekolah yang berkualitas, selain perlu dukungan internal


sekolah juga keterlibatan orang tua, komite sekolah, masyarakat dan pemerintah
sebagai dukungan eksternal, secara bersama-sama, bahu membahu, mendorong,
dan mendukung, serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan sekolah yang
berkualitas.Oleh karena itu untuk mengetahui program kegiatan serta seberapa
besar kegiatan yang harus dilakukan, maka perlu diindentifikasi tentang aspek-
aspek yang dapat menunjang keterwujudan kualitas pendidikan sesuai dengan
delapan standar nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai berikut:

Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata
1. Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan

A. Bidang Akademik A. Bidang Akademik


1) Rata-rata pencapaian KKM 1) Rata-rata pencapaian 8
semua mapel 70 KKM semua mapel 78
2) Rata-rata pencapaian NUN 2) Rata-rata pencapaian 4,17
65,98 NUN 70,15
3) Lomba Matematika Tingkat 3) Memperoleh 3 juara 3 Kejuaraan
Kabupaten belum juara (juara ke-1) tingkat
kabuapten lomba
matematika
4) Lomba IPA Tingkat 4) Memperoleh 3 juara 3 Kejuaraan
Kabupaten belum juara (juara ke-1) tingkat
Kabupaten bidang IPA

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 13


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata
5) Lomba Bahasa Inggris 5) Lomba Bahasa Inggris 3 Kejuaraan
Tingkat Kabupaten belum Memperoleh juara ke-1 tk
juara kabupaten

B. Bidang non Akademik


B. Bidang non Akademik
1) Perolehan jumlah
1) Perolehan kejuaraan:
kejuaraan: 6 jenis/bidang
2 jenis/bidang meraih juara 4 bidang
pada tingkat kabupaten
ke-1 tingkat kabupaten

2) Perolehan jumlah
2) Perolehan jumlah kejuaraan 1
kejuaraan: 3 jenis/bidang
jenis/bidang pada tk provinsi 2 bidang
pada tk provinsi

3) Memperoleh juara ke-1


3) Belum memperoleh kejuaraan
tingkat Provinsi Bidang
tingkat propinsi bidang 2 bidang
Seni/Musikalisasi Puisi
Seni/Musikalisasi puisi

C. Kelulusan
C. Kelulusan
1) Jumlah kelulusan 100%
1) Jumlah kelulusan 100% 0%
D. Melanjutkan Studi
D. Melanjutkan Studi
1) Jumlah lulusan yang
1) Jumlah lulusan yang 30%
melanjutkan studi ke
melanjutkan studi ke jenjang
jenjang lebih tinggi 100%
lebih tinggi 70%
2) Jumlah lulusan yang
2) Jumlah lulusan yang 20%
melanjutkan ke SMA yang
melanjutkan ke SMA yang
dipavoritkan masyarakat
dipavoritkan masyarakat 10%
30%

2. Standar Isi Standar Isi

A. Buku KTSP (Dokumen-1) A. Buku KTSP (Dokumen-1)


1) Tersusunnya Kurikulum SMP 1) Penyempurnaan
Negeri 1 Cugenang Kurikulum SMP Negeri 1
Cugenang

B. Silabus : B. Silabus :
1) Tersusun silabus 10 mapel 1) Tersusun silabus 10
mapel
2) Tersusun silabus semua 2) Tersusun silabus semua
mapel kelas VII,VIII, dan IX mapel kelas VII, VIII, dan
IX

C. Rencana Pelaksanaan C. Rencana Pelaksanaan


Pembelajaran ( RPP ) : Pembelajaran ( RPP )
1) Tersusun RPP 80 % dari 1) Tersusun RPP 100% dari 20%
semua mapel semua mapel
2) Tersusun RPP semua mapel 2) Tersusun RPP semua
kelas VII, VIII, dan IX mapel kelas VII, VIII, dan
IX
3. Standar Proses Standar Proses
A. Persiapan Pembelajaran : A. Persiapan Pembelajaran

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 14


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata
1) Kepemilikan silabus oleh 1) Kepemilikan silabus oleh 0%
guru: 100 % memiliki guru: 100% memiliki
2) Kepemilikan RPP oleh guru: 2) Kepemilikan RPP oleh 20%
80% memiliki guru: 100% memiliki
3) Kepemilikan sumber 3) Kepemilikan sumber 30%
belajar/bahan ajar: 70% belajar/bahan ajar: 100%
4) Pengembangan perangkat 4) Pengembangan 25%
instrumen untuk pemahaman perangkat instrumen
guru terhadap karakteristik untuk pemahaman guru
siswa: 75% terhadap karakteristik
siswa: 100%
B. Persaratan Pembelajaran : B. Persyaratan Pembelajaran :
1) Jumlah siswa per rombel: 36 1) Jumlah siswa per rombel: Pengurangan
anak 32 anak 4 siswa/rombel
2) Beban mengajar guru: 24 2) Beban mengajar guru:
jam/minggu 24 jam/minggu

3) Ratio antara jumlah siswa 3) Ratio antara jumlah siswa


dengan buku teks mapel 1:1 dengan buku teks mapel
20%
1:1
4) Pengelolaan kelas: 80 % 4) Pengelolaan kelas: 100%

C. Pelaksanaan Pembelajaran : C. Pelaksanaan Pembelajaran : 25%


1) Cakupan pendahuluan dalam 1) Cakupan pendahuluan
pembelajaran oleh guru di dalam pembelajaran oleh
kelas: 75% guru di kelas: 100%
25%
2) Cakupan penerapan prinsip 2) Cakupan penerapan
pembelajaran yang: prinsip pembelajaran yang:
eksploratif, elaboratir, dan eksploratif, elaboratir, dan 30%
konformatif: 75% konformatif: 100% 20%
3) Penerapan CTL: 70% 3) Penerapan CTL: 100%
4) Penerapan pembelajaran 4) Penerapan pembelajaran 30%
tuntas: 80% tuntas: 100%
5) Penerapan PAIKEM/PAKEM: 5) Penerapan 50%
70% PAIKEM/PAKEM: 100%
6) Penerapan pembelajaran di 6) Penerapan pembelajaran
luar kelas/sekolah: 50% di luar kelas/sekolah:
30%
100%
7) Variasi pengelolaan kelas: 7) Variasi pengelolaan kelas:
70% 100%
30%
D. Pelaksanaan Penilaian : D. Pelaksaan Penilaian :
1) Pengembangan instrumen 1) Pengembangan instrumen
penilaian hasil belajar: 70% penilaian hasil 3 model
belajar:100%
2) Variasi model penilaian: 2 2) Variasi model penilaian: 5 2 jenis
model model
3) Pengolahan/analisis hasil 3) Pengolahan/analisis hasil
penilaian: 1 jenis manual penilaian: 3 jenis manual

4) Pemanfaatan/tindak lanjut 4) Pemanfaatan/tindak lanjut


hasil penilaian: 3 manfaat hasil penilaian: 3 manfaat

E. Pengawasan Proses E. Pengawasan Proses 25%


Pembelajaran : Pembelajaran :
1) Cakupan kegiatan 1) Cakupan kegiatan

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 15


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata
pemantauan pembelajaran: pemantauanpembelajaran: 25%
75% 100%
2) Cakupan kegiatan supervisi 2) Cakupan kegiatan
pembelajaran: 75% supervisi pembelajaran: 25%
100%
3) Cakupan kegiatan evaluasi 3) Cakupan kegiatan evaluasi 25%
pembelajaran: 75% pembelajaran: 100%
4) Dokumen pelaporan hasil 4) Dokumen pelaporan hasil 25%
evaluasi pembelajaran: 75% evaluasi pembelajaran:
100%
5) Cakupan tindak lanjut hasil 5) Cakupan tindak lanjut hasil
evaluasi pembelajaran: 75% evaluasi pembelajaran:
100%
4. StandarTenaga Pendidik dan StandarTenaga Pendidik dan
Tenaga Kependidikan: Tenaga Kependidikan:

A. Kepala Sekolah : A. Kepala Sekolah :


1) Belum pelatihan Lembaga 1) Sudah Pelatihan Lembaga
Pengembangan dan Pengembangan dan
Pemberdayaan Kepala Pemberdayaan Kepala
Sekolah (LPPKS) Sekolah (LPPKS)

B. Guru : B. Guru :
1) Pelatihan CTL: 75% 1) Pelatihan CTL: 100% 25%
2) Pelatihan pembelajaran 2) Pelatihan pembelajaran 25%
tuntas: 75% tuntas: 100%
3) Pelatihan penilaian dan 3) Pelatihan penilaian dan 25%
evaluasi pembelajaran: 75% evaluasi
pembelajaran:100%
4) Pelatihan bahasa Inggris: 25% 4) Pelatihan bahasa Inggris: 50%
75%
5) Pelatihan TIK: 75% 5) Pelatihan TIK: 100% 25%
6) Pelatihan KTSP: 80% 6) Pelatihan KTSP: 100% 20%
7) Pelatihan penelitian 7) Pelatihan penelitian 75%
pendidikan: 25% pendidikan: 100%

8) Pelatihan kepribadian: 20% 8) Pelatihan kepribadian: 80%


100%
9) Pengabdian masyarakat: 60% 9) Pengabdian masyarakat: 40%
100%
10) Pelatihan PAIKEM/PAKEM: 10) Pelatihan PAIKEM/PAKEM: 25%
75% 100%

C. Tenaga TU, Laboran, Pustakawan C. Tenaga TU, Laboran,


: Pustakawan :
1) Pelatihan TIK: 75% 1) Pelatihan TIK: 100% 25%
2) Pelatihan bahasa Inggris: 10% 2) Pelatihan bahasa Inggris: 40%
50%
3) Pelatihan bidangnya: 50% 3) Pelatihan bidangnya: 50%
100%
4) Pelatihan manajemen sesuai 4) Pelatihan manajemen 50%
bidangnya: 50% sesuai bidangnya: 100%

5. Standar Sarana dan Prasarana Standar Sarana dan Prasarana


A. Sarana dan Prasarana Minimal ; A. Sarana dan Prasana Minimal
1) Ruang kepala sekolah belum 1) Ruang kepala sekolah Terbangun

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 16


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata
standar standar ruang KS
standar
2) Ruang wakil KS tidak ada 2) Ruang wakil KS ada Terbangun
ruang WK
3) Ruang kelas: standar 3) Ruang kelas : standar
4) Ruang perpustakaan: tidak 4) Ruang perpustakaan: Terbangun
standar standar ruang perpust
standar

5) Ruang Lab. IPA: 1 buah 5) Ruang Lab. IPA: 1 buah

6) Ruang guru: tidak standar 6) Ruang guru: standar Terbangun


ruang guru
yang standar
Terbangun 1
ruang gudang
7) Gudang: tidak ada 7) Gudang: ada

8) Ruang UKS : ada 8) Ruang UKS : ada

B. Sarana dan Prasarana Lainnya ; B. Sarana dan Prasarana


Lainnya
1) Ruang Lab. Bahasa: tidak ada 1) Ruang Lab. Bahasa: ada Terbangun Lab
Bahasa

2) Ruang Lab. Komputer ada 2) Ruang Lab. Komputer


ada
3) Ruang multi media: belum 3) Ruang multi media: Terbangun
standar standar ruang
mutimedia
standar
4) Ruang akademik dan 4) Ruang akademik dan Terbangun
pengembangan SIM: tidak pengembangan SIM: ada ruang SIM
ada standar

5) Ruang kantin: tidak standar 5) Ruang kantin: standar Terbangun


ruang kantin
standar

C. Fasilitas Pembelajaran dan C. Fasilitas Pembelajaran dan


Penilaian Penilaian
1) Daya listrik <9.050 Watt 1) Daya listrik 10.000Watt Tambah 950
watt
2) Komputer Guru: Tidak Ada 2) Komputer Guru: tersedia 2 2 Unit
Unit Komputer

3) Komputer TU: 5 unit 3) Komputer TU: 5 unit Perbaikan

4) Komputer perpustakaan:1 unit 4) Komputer perpustakaan: 5 4 Unit


unit Komputer
5) Komputer Lab IPA: 1 Unit 5) Komputer Lab IPA: 2 buah 1 Unit
(Notebook) Komputer
6) Jaringan internet ada 6) Jaringan internet lan ada
7) Sarana olah raga: 70% 7) Sarana olah raga: 100% 30%

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 17


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata

6. Standar Pengelolaan Standar Pengelolaan


A. Perangkat dokumen pedoman A. Perangkat dokumen
pelaksanaan rencana pedoman pelaksanaan
kerja/kegiatan: rencana kerja/kegiatan:
1) Dokumen RKS dan RKA): 1) Dokumen RKS dan 10%
90% RKAS: 100%
2) Dokumen PPDB: 90% 2) Dokumen PPDB: 100% 10%
3) Dokumen Pedoman 3) Dokumen Pedoman 10%
pembinaan kesiswaan: 90% pembinaan
kesiswaan:100%
4) Dokumen tata tertib sekolah: 4) Dokumen tata tertib 10%
90% sekolah: 100%
5) Dokumen kode etik sekolah: 5) Dokumen kode etik 10%
90% sekolah: 100%
6) Dokumen penugasan guru: 6) Dokumen penugasan 10%
90% guru: 100%

B. Struktur organisasi dan B. Struktur organisasi dan


mekanisme kerja: mekanisme kerja:
1) Struktur organisasi: 90% 1) Struktur organisasi: 100% 10%
lengkap lengkap
2) Dokumen pembagian 2) Dokumen pembagian 10%
tugas/kewenangan/tupoksi: tugas/kewenangan atau
90% tupoksi: 100%

B. Supervisi, monitoring, evaluasi, B. Supervisi, monitoring,


dan akreditasi sekolah: evaluasi, dan akreditasi
sekolah:
1) Tidak ada tim khusus 1) Ada tim khusus
2) Tidak ada instrumen 2) Ada instrumen
3) Tidak ada pelaporan 3) Ada pelaporan
4) Pendokumentasian : 80% 4) Pendokumentasian : 20%
100%
5) Tindak lanjut: 80% 5) Tindak lanjut: 100% 20%

D. Kemitraan dan peranserta A. Kemitraan dan peranserta


masyarakat: masyarakat:

1) Dokumen keberadaan Komite 1) Dokumen keberadaan 20%


Sekolah: 80% Komite Sekolah: 100%
2) Dokumen program kerja 2) Dokumen program kerja 20%
komite sekolah: 80% komite sekolah: 100%
3) Kepengurusan komite 3) Kepengurusan komite 25%
sekolah: 75% lengkap sekolah: 100% lengkap
4) Perolehan kerjasama dengan 4) Perolehan kerjasama 2 Instansi
pihak lain: 3 instansi dengan pihak lain: 5
instansi
5) Bantuan biaya pendidikan 5) Bantuan biaya pendidikan
dari orang tua siswa tidak ada dari orang tua siswa:
diharapkan ada bantuan

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 18


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata
biaya pendidikan dari
orang tua

E. SIM sekolah: E. SIM sekolah:


1) Tidak terpasang PAS (Paket 1) Terpasang PAS (Paket Terpasang
Aplikasi Sekolah) Aplikasi Sekolah)
2) Tidak terpasang jaringan SIM 2) Terpasang jaringan SIM: Terpasang

7. Standar Keuangan dan Standar Keuangan dan


Pembiayaan Pembiayaan

1) Sumber dana: 1 sumber 1) Sumber dana: minimal 3 buah Minimal 2


2) Pengalokasian dana: 8 SNP 2) Pengalikasian dana: 8 SNP
3) Penggunaan dana: 90% benar 3) Penggunaan dana: 100% 10%
benar
4) Pelaporan penggunaan dana: 4) Pelaporan penggunaan dana: 10%
90% 100%
5) Dokumen pendukung pelaporan: 5) Dokumen pendukung 10%
90% pelaporan: 100%

8. Standar Penilaian Pendidikan: Standar Penilaian Pendidikan:

1) Frekuensi ulangan harian oleh 1) Frekuensi ulangan harian 10%


guru: 90% oleh guru: 100%
2) Ulangan tengah semester yang 2) Ulangan tengah semester 10%
dilakukan oleh guru: 90% yang dilakukan oleh guru:
100%
3) Cakupan materi ulangan akhir 3) Cakupan materi ulangan akhir 10%
semester yang dilakukan sekolah: semester yang dilakukan
90% sekolah: 100%
4) Teknik-teknik penilaian yang 4) Teknik-teknik penilaian yang 25%
dipergunakan guru dalam dipergunakan guru dalam
pembelajaran: 75% pembelajaran: 100%
5) Instrumen yang dikembangkan 5) Instrumen yang 20%
guru untuk ulangan harian: 80% dikembangkan guru untuk
ulangan harian100%
6) Variasi instrumen yang 6) Variasi instrumen yang 20%
dikembangkan sekolah untuk dikembangkan sekolah untuk
ulangan akhir semester: 80% ulangan akhir semester:
100%
7) Variasi instrumen yang 7) Variasi instrumen yang 20%
dikembangkan sekolah untuk dikembangkan sekolah untuk
ulangan kenikan kelas: 80% ulangan kenikan kelas: 100%

8) Mekanisme dan prosedur 20%


8) Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh
penilaian pendidikan oleh guru: guru: 100%
80% 9) Mekanisme dan prosedur 10%
9) Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh
penilaian pendidikan oleh sekolah100% terpenuhi
sekolah: 90% terpenuhi

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 19


Besarnya
Kondisi Pendidikan 4 Tahun
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini tantangan
Mendatang
nyata

9. Pengembangan Budaya dan Pengembangan Budaya dan


Lingkungan Sekolah: Lingkungan Sekolah:

1) Pengembangan budaya bersih: 1) Pengembangan budaya bersih: 20%


80% 100%
2) Penciptaan lingkungan sehat, 2) Penciptaan lingkungan sehat, 20%
asri, indah, rindang, sejuk, dll asri, indah, rindang, sejuk, dll
(tamanisasi): 80% (tamanisasi): 100%
3) Pemenuhan sistem 3) Pemenuhan sistem 40%
sanitasi/drainasi: 60% sanitasi/drainasi: 100%
4) Penciptaan budaya tata krama in 4) Penciptaan budaya tata krama 20%
action: 80% in action: 100%
5) Peningkatan kerjasama dengan 5) Peningkatan kerjasama 2 lembaga
lembaga lain relevan: 3 lembaga dengan lembaga lain relevan: 5
lembaga
6) Pengembangan lomba-lomba 6) Pengembangan lomba-lomba 1
kebersihan, kesehatan, dll: 2 kebersihan, kesehatan, dll: 3
lomba lomba

F. Program Strategis

Dalam rangka mewujudkan SMP Negeri 1 Cugenang dengan kualifikasi


sekolah berstandar Nasional dan berwawasan Internasional, maka program
strategis yang dicanangkan diarahkan pada delapan standar nasional pendidikan
yang terkandung di dalam PP No. 19 Tahun 2005 dan sekolah-sekolah
internasional.Adapun program strategis yang dicanangkan adalah sebagai berikut:
1. Pengembangan kompetensi lulusan di sekolah SMP Negeri 1 Cugenang sesuai
dengan SNP dan Sekolah Berwawasan Internasional.
2. Pengembangan kurikulum yang merupakan penjabaran dari standar isi.
3. Pengembangan proses pembelajaran secara aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan.
4. Pengembangan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan sesuai SNP dan
tuntutan global.
5. Pengembangan sarana dan prasarana atau fasilitas sekolah sesuai dengan
kebutuhan.
6. Pengembangan dan implementasi pengelolaan/manajemen sekolah sesuai
dengan SNP
7. Pengembangan dan penggalian sumber dana pendidikan dan implementasinya

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 20


8. Pengembangan dan implementasi sistem penilaian untuk semua mata pelajaran
dan jenjang kelas.
9. Pengembangan lingkungan sekolah yang kondusif, bersih, indah, dan ramah.

G. Strategi Pelaksanaan/Pencapaian

1. Peningkatan Standar Kompetensi Kelulusan;


Peningkatan mutu lulusan.Strateginya: menetapkan standar kelulusan (SKL)
dan kriteria ketuntasan minimal (KKM) setiap mata pelajaran, mengembangkan
jam tambahan untuk 4 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,
Matematika, dan IPA) bagi siswa kelas IX, mengendalikan ketercapaian KKM
setiap mata pelajaran, melaksanakan Uji Coba (Try Out), Ujian Sekolah, dan
Ujian Nasional, mengikutsertakan dalam berbagai perlombaan baik akademik
maupun non akademik.
2. Pengembangan Standar Isi
Untuk mewujudkan standar isi kurikulum antara lain melakukan pengembangan
kurikulum yang dinamis dan inovatif, dengan strategi: kunjungan ke sekolah
internasional, pengadaan dokumen-dokumen kurikulum yang diperlukan guru,
pelatihan guru-guru dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten,
lokakarya dan workshop untuk menghasilkan program tahuan, program
semester, silabus, dan RPP.
3. Peningkatan Standar Proses
Untuk pengembangan proses pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk
semua mata pelajaran, strateginya: pengadaan referensi, workshop
pengembangan model pembelajaran, Lesson study berbasis sekolah, studi
banding ke sekolah-sekolah bermutu, pendampingan untuk mata pelajaran
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam untuk kelas berwawasan internasional,
menjalin kerja sama dengan LPMP Propinsi Jawa Barat.
4. Peningkatan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dengan
strateginya sebagai berikut: Mengikutsertakan dalam program penigkatan
kualifikasi bagi yang belum S-1, Ijin belajar, Mengadakan pelatihan/In house
training teknologi informasi dan bahasa Inggris, mengirimkan guru MIPA untuk
mengikuti kursus bahasa Inggris intensif, memberikan pengahrgaan sesuai
dengan prestasi guru dan karyawan, mengadakan kegiatan untuk menumbuhkan

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 21


kebersamaan dan motif berprestasi seperti outbond, Achievement Motivation
Training, dan peningkatan kesejahteraan guru dan karyawan.
5. Peningkatan Standar Sarana Prasarana Pendidikan
Peningkatan sarana pembelajaran yang memadai dan relevan dalam
mendukung PBM, strateginya: (1) Pengadaan: (a) alat bantu pembelajaran yang
teridiri dari: buku sumber, alat peraga/media, lcd/infocus, laptop, komputer, alat-
alat olahraga, alat-alat kesenian, peta-peta, carta, penambahan alat/bahan
praktikum, pemasangan laboratorium bahasa, alat-alat UKS, alat-alat/bahan
kegiatan ekstrakurikuler, (b) alat-alat kebersihan sekolah, (c) perbaikan dan
pemeliharaan gedung sekolah, WC, Mushola, Ruang Laboratorium, Ruang
Keterampilan, Ruang Tata Usaha, Ruang kelas, perpustakaan, instalasi listrik,
alat-alat elektronik, mesin penggandaan, mesin tik, komputer, laptop, LCD, tape
recorder, TV, DVD/VCD player, sound system, taman sekolah, meubelair, ruang
UKS.
6. Peningkatan Mutu Kelembagaan dan Manajemen
Peningkatan manajemen sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipatif,
strateginya: menyusun perencanaan sekolah dengan melibatkan berbagai pihak,
pembagian tugas, melaksanakan rapat-rapat, koordinasi dengan pihak-pihak
terkait, mengembangkan system informasi manajemen berbasis IT, pengendalian
kegiatan-kegiatan, dan pelaporan.
7. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan
Peningkatan pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan
adil, strateginya: meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pembiayaan
sekolah, menjalin kerjasama dengan orang tua melalui Komite Sekolah, menjalin
kerjasama dengan pihak terkait dalam peningkatan pembiayaan (pemberian
beasiswa), menetapkan biaya sekolah dengan model subsidi silang dan
evaluasi.
1) Peningkatan kerjasama dengan penyandang dana
(sponsor, alumni dan lain-lain) dalam meningkatkan pengembangan
pembiayaan pendidikan, strateginya: menjalin kerjasama dengan pihak
swasta, mencari informasi dan pendataan keberadaan alumni, membentuk
wadah alumni, mengaktifkan organisasi alumni dan evaluasi.
2) Pengembangan usaha-usaha sekolah melalui unit produksi
(Kopsis), strateginya memperkenalkan/mensosialisasikan keberadaan
koperasi sekolah, tersusunnya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 22


KOPSIS, menyiapkan macam kebutuhan yang diperlukan warga sekolah,
penjadwalan tenaga KOPSIS, pelatihan tenaga KOPSIS, dan evaluasi.
8. Pengembangan Standar Penilaian
1. Pengembangan sistem penilaian beragam untuk semua
mata pelajaran dan semua jenjang kelas, strateginya:melakukan identifikasi
kemampuan guru dalam melakukan penilaian, melakukan analisis
kecenderungan guru dalam melakukan penilaian, membentuk kelompok guru
sesuai dengan kelompok bidang studi dalam penilaian, melakukan
workshop/pelatihan, melakukan evaluasi proses dan hasil penilaian dalam
pembelajaran, dan menindaklanjuti hasil kegiatan penilaian.
2. Peningkatan sistem penilaian (PAN/PAP) oleh guru, dan
sekolah dalam pembelajaran atau akhir kegiatan pembelajaran, strateginya:
melakukan koordinasi (guru, kurikulum, orang tua dan pihak terkait) dalam
menetapkan kreteria penilaian, menetapkan aspek-aspek penialian (kognitif,
afektif dan psikomotorik) untuk semua mata pelajaran, menetapkan aspek-
aspek pendukung dalam penilaian, mengadakan koordinasi dengan tim
MGMP Sekolah untuk menentukan standar penilaian, dan mengembangkan
model-model penilaian sesuai dengan kemahiran guru.
9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah:
1) Pemanfaatan Lingkungan sekolah sebagai sumber belajar
2) Pemanfaatan lingkungan sekolah untuk dapat mengahasilkan atau
pemanfaatan

H. Hasil Yang Diharapkan

1. Pengembangan Standar Isi


1) Terealisasinya perangkat kurikulum yang dinamis dan inovatif.
2) Terwujudnya administrasi kurikulum yang berstandar kompetensi untuk
semua mata pelajaran.
3) Terwujudnya pemetaan pengelompokan materi pelajaran yang serumpun.
4) Terwujudnya silabus, RPP (prota, promes) dan evaluasi pembelajaran yang
berstandar kompetensi
5) Terwujudnya instrumen penilaian yang berstandar kompetensi
2. Peningkatan/Pengembangan Tenaga Kependidikan
1) Terwujudnya tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional.
2) Terwujudnya tenaga pendidik dan kependidikan yang berkualifikasi

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 23


3) Terwujudnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan
kependidikan sesuai SNP.
4) Terwujudnya monev dari Kepala Sekolah terhadap kinerja pendidik
dan tenaga kependidikan
5) Terealisasinya guru dalam melaksanakan PTK untuk peningkatan
proses pembelajaran.
3. Peningkatan Standar Proses
1) Terealisasinya proses pembelajaran utamanya CTL yang efektif dan
efisien untuk semua mapel
2) Terealisasinya model-model pembelajaran yang variatif dan inovatif
dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
4. Peningkatan/Pengembangan Fasilitas Pendidikan
1) Terwujudnya sarana pembelajaran yang memadai dan relevan dalam
mendukung PBM
2) Terwujudnya prasarana pendidikan yang memadai dalam mendukung
PBM
5. Peningkatan Standar Kelulusan
1) Terwujudnya peningkatan mutu lulusan, dari 65,98 menjadi 70,15 dan
ketuntasan pembelajaran (dari 80 % menjadi 100 %)
2) Terwujudnya prestasi akademik dalam lomba rata-rata 1 besar tingkat
kabupaten
3) Terwujudnya prestasi non-akademik dalam lomba, rata-rata 1 besar
tingkat kabupaten
6. Peningkatan Standar Pengelolaan Pendidikan
1) Terwujudnya manajemen sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipatif
2) Terwujudnya sekolah yang kondusif dalam mendukung peningkatan mutu
pendidikan.
3) Terdapat dokumen rencana pengembangan sekolah tiap tahun baik jangka
pendek maupun panjang.
4) Terdapat dokumen pengembangan pendayagunaan SDM sekolah.
5) Terdapatnya struktur dan keorganisasian sekolah sesuai dengan kebutuhan
sekolah sesuai dengan tupoksi dan pedoman kerjanya.
7. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan
1) Terealisasinya pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar,
dan adil.

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 24


2) Terwujudnya kerjasama dengan penyandang dana (sponsor, alumni dan lain-
lain) dalam meningkatkan pengembangan pembiayaan pendidikan.
3) Terwujudnya usaha-usaha sekolah melalui unit produksi ( Kopsis ).
8. Pengembangan Standar Penilaian
1) Terdapatnya perangkat penilaian berbagai ragam untuk semua mata
pelajaran dan semua jenjang kelas.
2) Terselenggaranya berbagai model evaluasi ( ulangan harian, ulangan
tengah semester, ulangan semester, dsb.)
3) Terdapat dokumen pengembangan bank soal.
9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah
1) Terwujudnya Lingkungan sebagai sumber belajar
2) Terwujudnya lingkungan yang kondusif

I. Jadwal Supervisi Monitoring dan Evaluasi

Bulan
No. Kegiatan
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

1 Monitoring X X X X X X

2 Evaluasi X X

J. Pembiayaan
Pembiyaan terlampir

Rencana Kerja Sekolah Tahun 2016 Page 25