Anda di halaman 1dari 18

FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA

PRODI NERS. STIKES YARSI PONTIANAK

Nama Mahasiswa : Wirayudha


NIM :

A. PENGKAJIAN

1. Data Umum

Nama Kepala Keluarga : Tn. E


Umur : 35 th
Pendidikan : SLTP
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Rt.06/RW.03
Komposisi Keluarga :

No Nama Jk Hub dg KK Umur Pendidikan Pekerjaan


1. Ny. K P Istri 30 th SMA IRT

2. Tn. A L Anak 18 th SMA Pelajar

3. An. C L Anak 7 th SD Pelajar

Genogram :

Keterangan Genogram :

: Laki-laki

: Perempuan

: Klien

: Tinggal Satu Rumah

a. Tipe Keluarga
Keluarga Tn.E adalah Nuclear Family (keluarga inti). Dimanana komposisi keluarga
Tn.E adalah hanya orang tua dan anak.
b. Suku Bangsa
Keluarga Tn. E bersuku melayu
c. Agama
Keluarga Tn.E beragama islam
d. Status sosial ekonomi keluarga
Dalam keluarga Tn.E yang menjadi tulang punggung keluarga. Penghasilan keluarga
Tn.E sekitar kurang lebih Rp 2.000.000,- per bulan dan pengelolaannya diatur oleh
Istrinya Ny.K, yang juga membuka usaha kecil-kecilan di rumah.
Penghasilan keluarga dipergunakan untuk keperluan makan sehari-hari, pendidikan anak
dan lain-lain. Keluarga merasa cukup dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dengan
menggunakan pendapatan yang didapatkan perbulan.
e. Aktivitas rekreasi keluarga
Keluarga tidak pernah berekreasi secara khusus atau rutin. Biasanya keluarga hanya
menonton televisi sambil bercerita. Dan setiap tahun pada saat idul fitri keluarga Tn.E
selalu pulang kampung.

2. Riwayat dan Tahapan Perkembangan Keluarga

a. Tahap perkembangan keluarga saat ini


Tahap perkembangan keluarga Tn. E adalah keluarga dengan anak remaja.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Secara umum tahap perkembangan keluraga sudah terpenuhi.
c. Riwayat keluarga inti
Tn. E menderita Hipertensi
d. Riwayat keluarga sebelumnya
Menurut keterangan keluarga, Tn. E sudah menderita hipertensi sejak 3 tahun yang
lalu.

3. Lingkungan

a. Karakteristik rumah

DAPUR WC

Kamar

10 M
Kamar
R.Kelga

R.Tamu

6M

b. Karakateristik tetangga dan komunitas RW


RT 06 RW 03 berpenduduk tidak padat khususnya di kediaman Tn.E, kehidupan
antar tetangga terjalin akrab dan saling mengunjungi. Mayoritas di lingkungan tempat
tinggal Tn. E baik laki-laki dan perempuan adalah sebagai pekerja. Rata-rata laki-laki
sebagai pekerja swasta dan yang perempuan tani.
c. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn. E tinggal di pinggir jalan, akses dekat dengan masjid 30 m, jarak
dengan sekolah 10 m, dan pelayanan kesehatan 1 km.
d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Tn.E selalu berpartisipasi dalam kegiatan yang ada di masyarakat.
e. Sistem pendukung keluarga
Tn. E tinggal serumah bersama istri dan anaknya dan di lingkungan sekitar rumah Tn.
E adalah keluarga semua. Menurut Tn. E tinggal bersama dan dekat dengan keluarga
sangat membantu jika terjadi sesuatu hal.

4. Struktur Keluarga

a. Pola komunikasi keluarga

Keluarga saling terbuka satu sama lain. Dalam kegiatan Tn. E apabila ada masalah
didiskusikan bersama Ny. K. Pengambilan keputusan didahului dengan cara diskusi.
b. Struktur kekuatan keluarga

Keluarga Tn. E saling menghargai satu sama lain saling membantu serta saling

mendukung. Jika dari salah satu keluarga ada yang sakit mereka saling menolong.

c. Struktur peran

Dalam keluarga Tn. E adalah sebagai kepala keluarga dan tulang punggung keluarga.

d. Nilai atau norma budaya

Keluarga dari Tn. E menerapkan aturan-aturan yang sesuai dengan ajaran agama

islam dan mengharapkan anaknya menjadi anak yang taat. Sehubungan keluarga Tn.

E bersuku melayu mereka mempunyai adat yang dianut. Akan tetapi tidak ada aturan

yang bertentangan dengan tindakan asuhan keperawatan.

5. Fungsi Keluarga

a. Fungsi afektif
Semua anggota keluarga Tn. E saling berkomunikasi dengan baik. Jika salah satu dari
keluarga Tn.E ada yang sakit mereka saling membantu ( jasa dan pinjaman dana).
b. Fungsi sosialisasi :
a) Kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan :
Keluarga Tn. E hanya mengenal masalah-masalah kesehatan yang lazim, seperti
demam batuk dan pilek. Jika ada anggota keluarga yang sakit paling membeli obat
di warung. Untuk penyakit yang diderita Tn. E keluarga hanya menganggap
hipertensi adalah penyakit yang lumrah dan tidak dilakukan apa-apa.

b) Kemampuan keluarga mengambil keputusan


Sebagai kepala keluarga Tn. E juga sebagai pengambil keputusan yang
berdasarkan hasil meusawarah keluarga dan dalam beberapa kondisi tertentu
keputusan hanya diambil oleh Tn. E.
c) Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga Tn. E mau merawat keluarga yang sakit, tapi yang jadi permasalahan
adalah keluarga tidak tau cara merawat keluarga yang sakit hipertensi, salah
satunya makanan yang dianjurkan dan yang tidak dianjurkan.
d) Kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan
Keluarga Tn. E masih belum mengerti cara memodifikasi lingkungan, agar Tn. E
bisa tidur yang berkualitas.
e) Kemampuan keluarga memanfaatkaan fasilitas kesehatan yang ada
Keluarga Tn. E jika ada yang sakit yang susah sembuh, keluarga Tn. E pergi
berobat ke Pak mantri atau ke RS AURI.
c. Fungsi Reproduksi
Kelauraga Tn.E sudah tidak ada rencana untuk menambah anak, mengingat usia Ny.
K sudah 30 tahun. Untuk saat ini Ny.K menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan.
d. Fungsi Ekonomi
Untuk kebutuhan sehari-hari penghasilan Tn. E dan Ny. K sudah mencukupi
kebutuhan sehari-hari dan untuk tabungan.

6. Stres dan Koping Keluarga

a. Stressor jangka panjang dan jangka pendek


Tn. E hanya mengeluhkan kondisi kesehatannya mengingat Tn. E sebagai kepala
keluarga.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah
Jika terdapat maslah keluarga Tn. E selalu musyawarah keluarga terlebih dahulu
sebelum mengambil keputusan.
c. Strategi koping
Musywarah bersama keluarga
d. Strategi adaptasi disfungsional
Tidak terdapat maslah dalam menyelesaikan masalah

7. Harapan Keluarga

Keluarga mengatakan sangat senang dengan kedatangan perawat dan berharap sangat

membantu keluarga mencegah penyakit dan komplikasi penyakit yang ada dalam

keluarga.

8. Data Tambahan

a. Nutrisi
Keluarga mengkonsumsi makanan 3 x sehari dengan menu makanan yang bervariasi
seperti nasi, tempe, tahu, telor, sayur dan terkadang ikan, ayam dan daging. Minuman
yang dikonsumsi keluarga air putih, terkadang juga teh dan kopi.
b. Eliminasi :
Keluarga Tn. E tidak ada masalah dalam eleminasi
c. Istirahat tidur :
Hanya Tn. E yang Mengalami gangguan tidur
d. Aktivitas sehari-hari :
Aktivitas sehari-hari keluarga Tn. E adalah Tn.E bekerja swasta, Ny. K menjaga
warung, dan anak-anak Tn. E sebagai pelajar.
e. Gaya hidup tidak sehat (merokok, minum-minuman keras, dll) :
Di keluarga Tn. E hanya Tn. E saja yang merokok.

9. Pemeriksaan Fisik Head to Toe

Pemeriksaan Tn. E Ny. K Tn.A An. C

Kepala Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada Bersih, tidak Bersih, tidak ada
ketombe, tidak ketombe, tidak ada ketombe, tidak
rontok, bentuk rontok, bentuk ketombe, tidak rontok, bentuk
simetris, rambut rontok, bentuk
simetris, rambut simetris, rambut
pendek, hitam.
simetris, rambut
panjang, hitam. pendek, hitam.
pendek, hitam.

Tanda-tanda TD : 160/90 TD : 120/90 TD : 120/80 N : 80 S : 36,9


Mmhg Mmhg Mmhg R : 20 x/menit
vital
N : 85 S : 36,7 N : 78 S : 36,7 N : 85 S : 36,5
R : 20 x/menit R : 20 x/menit R : 20 x/menit

BB, TB BB : 79 kg BB : 58 kg BB : 60 kg BB : 45 kg

TB : 170 cm TB : 160 cm TB : 170 cm TB : 150 cm

Mata Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

sklere unikterik, sklere unikterik, sklere unikterik, sklere unikterik,

pupil isokor, pupil isokor, pupil isokor, pupil isokor,

konjungtiva konjungtiva konjungtiva konjungtiva merah

merah muda. merah muda. merah muda. muda.

Terdap lingkaran

hitam di sekitar

kantung mata.

Hidung Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat

benjolan/polip. benjolan/polip. benjolan/polip. benjolan/polip.

Mulut Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

mukosa lembab, mukosa lembab, mukosa lembab, mukosa lembab,

gigi lengkap, dan gigi lengkap, dan gigi lengkap, gigi tidak lengkap,

tidak terdapat tidak terdapat dan tidak dan tidak terdapat


stomatitis. stomatitis. terdapat stomatitis.

stomatitis.

Leher Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat

benjolan, dan benjolan, dan benjolan, dan benjolan, dan tidak

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat terdapat nyeri

nyeri tekan. nyeri tekan. nyeri tekan. tekan.

Dada Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat

retraksi otot retraksi otot bantu retraksi otot retraksi otot bantu

bantu nafas, nafas, tidak bantu nafas, nafas, tidak

tidak terdapat terdapat nyeri tidak terdapat terdapat nyeri

nyeri tekan. tekan. nyeri tekan. tekan.

Abdomen Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat

benjolan atau benjolan atau benjolan atau benjolan atau

jejas, tidak jejas, tidak jejas, tidak jejas, tidak

terdapat nyeri terdapat nyeri terdapat nyeri terdapat nyeri

tekan. tekan. tekan. tekan

Tangan Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat

edema, edema, edema, edema, pergerakan

pergerakan baik. pergerakan baik. pergerakan baik. baik.

Kaki Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris, Bentuk simetris,

tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat tidak terdapat

edema, edema, edema, edema, pergerakan

pergerakan baik. pergerakan baik. pergerakan baik. baik.


B. DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA

1. Analisa Data

Data ( sign, symptom) Penyebab (E) Masalah (P)

Data Subjektif : Ketidakmampuan keluarga Kurang Pengetahuan

- Tn. E saat di kaji mengenal masalah


menanyakan mengapa kesehatan
sering pusing
- Tn. E mengatakan tidak
mengetahui apa yang
menyebabkan hipertensi

Data Objektif :

- Tn. E tampak sering


menanyakan tentang
penyakitnya.
- TD : 160 / 90 mmHg
Data Subjek : Ketidakmampuan keluarga Nyeri Akut Pada Tn. E

- Tn. E mengeluh sering merawat keluarga yang


sakit kepala dan sakit
tengkuk terasa berat
dengan karakteristik :

P : Saat duduk atau


berdiri.

Q : tertusuk

R : Kepala sampai
tengkuk

S:6

T : Intermiten

Data Objektif :

- Tn. E tampak sering


memegang tengkuk.

- TD : 160 / 90 mmHg

Data Subjektif : Ketidakmampuan keluarga Pola tidur tidak efektif pada

- Tn. E mengeluh susah memodifikasi lingkungan. Tn.E


tidur dan mudah
terbangun pada saat
tidur.

Data Objektif:

- Tampak lingkaran
hitam pada sekitar mata
Tn.E

- Mata Tn. E tampak


merah.

- TD : 160 / 110 mmHg

2. Diagnosa Keperawatan

a. Kurang pengetahuan b.d ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

b. Nyeri Akut pada b.d ketidakmampuan keluarga merawat keluarga yang sakit.

c. Pola tidur tidak efektif b.d ketidakmampua keluarga memodifikasi lingkungan.

3. Skala prioritas masalah / scoring

Diagnosa :

Kurang pengetahuan b.d ketidakmampua keluarga mengenal maslah

Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


Sifat Masalah
a. Aktual 3 3/3 x 1 1
b. Resiko Tinggi 2 1
c. Potensial 1
Kemungkinan
masalah untuk
dirubah
a. Mudah 2 2/2 x 2 2
b. Sebagian 1 2
c. Tidak dapat 0
Potensial masalah
untuk dicegah
a. Tinggi 1 3/3 x 1 1
b. Cukup 3
c. Rendah 2
1
Menonjolnya
Masalah 1
a. Segera diatasi 2
b. Ada masalah 1 2/2 x 1 1
tetapi tidak seger
diatasi
c. Masalahtidak 0
dirasakan
Jumlah 5
Diagnosa :

Nyeri Akut b.d ketidakmampuan keluarga merawat keluarga yang sakit

Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


Sifat Masalah
d. Aktual 3 3/3 x 1 1
e. Resiko Tinggi 2 1
f. Potensial 1
Kemungkinan
masalah untuk
dirubah
d. Mudah 2 2 1/2 x 2 1
e. Sebagian 1
f. Tidak dapat 0
Potensial masalah
untuk dicegah
d. Tinggi 1 3/3 x 1 1
e. Cukup 3
f. Rendah 2
1
Menonjolnya
Masalah 1
d. Segera diatasi 2
e. Ada masalah 1 2/2 x 1 1
tetapi tidak seger
diatasi
f. Masalahtidak 0
dirasakan
Jumlah 4

Diagnosa :

Pola tidur tidak efektif b.d ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan

Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


Sifat Masalah
a. Aktual 3 3/3 x 1 1
b. Resiko Tinggi 2 1
c. Potensial 1
Kemungkinan
masalah untuk
dirubah
a. Mudah 2 2 1/2 x 2 1
b. Sebagian 1
c. Tidak dapat 0
Potensial masalah
untuk dicegah
a. Tinggi 1 3/3 x 1 1
b. Cukup 3
c. Rendah 2
1
Menonjolnya
Masalah 1
a. Segera diatasi 2
b. Ada masalah 1 1/2 x 1 1/2
tetapi tidak seger
diatasi
c. Masalahtidak 0
dirasakan
Jumlah 3 1/2

4. DIAGNOSA KEPERAWATAN SESUAI PRIORITAS :

1. Kurang pengetahuan b.d ketidakmampuan keluarga mengenal masalah

2. Nyeri akut b.d ketidakmampuan keluarga merawat keluarga yang sakit.

3. Pola tidur tidak efektif b.d ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan


C. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Keperawatan Tujuan Evaluasi


Rencana Tindakan
TUM TUK Kriteria Standar
Kurang pengetahuan Keluarga Tn. E mengerti Setelah dilakukan penyuluhan, Respon Verbal 1. Kelaurga mampu 1. Kaji pengetahuan keluarga
tentang hipertensi
b.d ketidakmampuan perawatan keluarga Keluarga Tn.E mampu menyebutkan pengertian
2. Jelaskan dan diskusikan
keluarga mengenal dengan Hipertensi menyebutkan : hipertensi.
dengan keluarga pengertian
masalah 1. Pengertian Hipertensi 2. Keluarga mampu hipertensi dengan
menggunakan buku gambar
2. Penyebab dan factor menyebutkan penyebab
dan liflet
resiko hipertensi. dan factor resiko
3. Jelaskan dan diskusikan pada
3. Tanda dan gejala hipertensi. keluarga pennyebab
hipertensi dg menggunakan
hipertensi. 3. Keluarga mampu
buku gambar dan laflet
4. Penatalaksanaan keluarga menyebutkan tanda dan
4. Motivasi keluarga untuk
dengan hipertensi. gejala hipertensi. mengidentifikasi pennyebab
yang terjadi pada Tn E
5. Komplikasi atau efek 4. Keluarga mampu
5. Jelaskan dan diskusikan
lanjutan dari hipertensi. menyebutkan
tanda dan gejala hipertensi
penatalaksanaan keluarga 6. Jelaskan pada keluarga akibat
apabila hipertensi tidak di
dengan hipertensi.
rawat dengan baik
5. Keluarga mampu
7. Motivasi dan berikan
menyebutkan efek
kesempatan pada keluarga
lanjutan dari hipertensi.
untuk mengambil keputusan
yang tepat.
8. Berikan reinforcemen pada
keluarga
9. Jelaskan dan diskusikan pada
keluarga tentang cara
merawat dan mencegah
terjadinya peningkatan
tekanan darah pd Tn. E
10. Jelaskan pada keluarga
tentang hal-hal yg harus di
lakukan
11. Berikan kesempatan pada
keluarga untuk menanyakan
hal-hal yang belum di
mengerti
Nyeri akut b.d Keluarga Tn. E mengerti Setelah dilakukan penyuluhan Respon Verbal 1. Keluarga Tn. E mampu 1. Kaji pengetahuan keluarga
tentang nyeri.
ketidakmampuan dan mampu mengenal keluarga Tn. E mampu : menyebutkan karakteritik
2. Diskusikan dengan keluarga
keluarga merawat dan mengatasi nyeri pada 1. Menyebutkan karakteristik Nyeri.
cara yang biasa dilkukan Tn.
keluarga yang sakit. keluarga dengan nyeri. 2. Keluarga Tn. E mampu E jika nyeri.
3. Ajarkan keluarga tehnik non
hipertensi. 2. Penatalaksanaan terhadap membantu mengurangi
farmakologis : relaksasi dan
nyeri. neyri yang di alami Tn.E
distraksi.
4. Jika nyeri tidak teratasi,
anjurkan untuk ke pelayanan
kesehatan untuk
mendapatkan analgetik.
5. Berikan kesempatan kepada
keluarga untuk berdiskusi.
Pola tidur tidak efektif Keluarga Tn. E mengerti Setelah dilakukan penyuluhan Respon Verbal 1. Keluarga Tn. E bisa 1. Diskusikan dengan pasien
dan keluarga tentang manfaat
b.d ketidakmampuan cara memodifikasi keluarga Tn. E mampu : menyebutkan manfaat
tidur.
keluarga memodifikasi lingkungan. 1. Manfaat tidur yang tidur berkualitas pagi
2. Jelaskan pentingnya tidur
lingkungan berkualitas bagi penderita penderita hipertensi. terhadap kesehatan klien.
3. Ciptakan lingkungan yang
hipertensi. 2. Keluarga Tn. E bisa
tenang.
2. Memodifikasi lingkungan menyebutkan cara
4. Anjurkan membaca sebelum
tidur yang nyaman bagi memodifikasi lingkungan. tidur.

klien.
D. CATATAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Tanggal dan
Diagnosa Implementasi Evaluasi
waktu
1,2,3 - Mengkaji keadaan umum S :

kesehatan keluarga. - Keluarga mengatakan

- Megukur TTV klien. bisa untuk melakukan

- Mengkaji keadaan tehnik relaksasi dan

lingkungan tempat tinggal. distraksi.

- Mendiskusikan dengan - Keluarga mengatakan

keluarga tentang akan ke puskesmas

karaktersitik nyeri klien. jika nyeri berlanjut.

- Mengajarkan klien dan O:

keluarga tehnik non - Keluarga dan klien

farmakologis : relaksasi dan tampak bisa

distraksi. memperagakan

- Menganjurkan klien untuk ulang tehnik

ke pelayanan kesehatan jika relaksasi dan

nyeri masih berlanjut. distraksi.

A:

- Masalah teratasi

sebagian

P:

Lanjutkan tindakan :

- Observasi nyeri dan

TTV klien.

- Kolaborasi pemberian
analgetik jika nyeri

tidak teratasi.

- Megukur TTV klien S:

- Mendiskusikan degan - Keluarga mengatkan

keluarga tentang penyakit paham tentang

hipertensi. penyakit hipertensi

- Menjelaskan kepada dan apa yang harus

keluarga tentang pengertian, dilakukan, serta

penyebab dan factor resiko makaanan yang di

tanda dan gejala, anjurkan.

penatalaksanaan, dan efek - Keluarga mengatakan

lanjutan dari hipertensi. masih mengingat cara

- Mengevaluasi nyeri serta tehnik relaksasi dan

tehnik relaksasi dan distraksi.

distraksi. - Tn.E mengatakan

- Mengevaluasi tidur klien masih sulit untuk

tidur.

O:

- Keluarga tampak bisa


menjawab pertanyaan

dari perawat.

- Kleuarga tampak bisa

melakukan tehnik

relaksasi.

- Mata Tn, E tampak

merah dan terdapat

lingkaran hitam di

sekitar cavum orbita.

A:

Masalah teratasi sebagian

P:

Lanjutkan tindakan

- Megukur TTV klien S:

- Melakukan pemeriksaan - Keluarga mengatkan

kolesterol dan gula darah paham tentang

klien. penyakit hipertensi

- Meberikan informasi terkait dan apa yang harus

diet pasien. dilakukan, serta

- Memberikan pendkes makaanan yang di

pentingnya tidur dalam anjurkan.

mengontrol tekanan darah. - Keluarga mengatakan

- Menganjurkan keluarga akan mencoba

menciptakan lingkungan memodifikasi

yang tenang dan lingkungan.


memberikan susu sebelum O:

tidur. - Mata Tn, E tampak

merah dan terdapat

lingkaran hitam di

sekitar cavum orbita.

A:

Masalah teratasi sebagian

P:

Lanjutkan tindakan