Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN MURUNG RAYA

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


Jl. A. Yani No. 497 Telp. (0528) 31300 Fax. (0528) 31300 KodePos 73911
PURUK CAHU

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PURUK


CAHU
NOMOR 188.4/757.a/RSUD

TENTANG
ASESMEN PASIEN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PURUK CAHU

Menimbang: a. Bahwa dalam rangka upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah


Sakit Umum Daerah Puruk Cahu, maka dipandang perlu untuk
membuat kebijakan tentang asesmen pasien Rumah Sakit Umum
Daerah Puruk Cahu.
b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada
huruf a, perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah
Sakit Umum Daerah Puruk Cahu.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan


Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara,
Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten
Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito
Timur di Provinsi Kalimantan Tengah (Lembaran Republik
Indonesia Tahun 2002 Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4180);
2.Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
(Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144;
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
3. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahn 2009 nomor 153,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072).
4. Undang-UndangRI Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek
Kedokteran
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999
tentang Standart Pelayanan Rumah Sakit;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 374/Menkes/SK/V/2009
tentang Sistem Kesehatan Nasional
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/Menkes/SK/II/2008
tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
8. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 269/MENKES/III/2008
tentang Rekam Medis.
9. Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 2 Tahun 2008
tentang Urusan Pemerintah Daerah Yang Menjadi Kewenangan
Daerah Kabupaten Murung Raya (Lembaran Daerah Kabupaten
Murung Raya Tahun 2008 Nomor 58);
10. Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Puruk Cahu (Lembaran
Daerah Kabupaten Murung Raya Tahun 2008 Nomor 63).
11. Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan
Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Murung Raya

MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
BAGIAN KESATU : KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD PURUK CAHU TENTANG
ASESMEN PASIEN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PURUK
CAHU
BAGIAN KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan disampaikan
kepada pihak terkait untuk diketahui dan dilaksanakan dengan
penuh tanggung jawab dengan ketentuan apabila dikemudian hari
terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, maka akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Puruk Cahu


Pada Tanggal 3 September 2017

Direktur RSUD Puruk Cahu,

drg. MARTHIN MAHA, Sp, Ort


NIP. 19760306 200312 1 009
KEBIJAKAN ASESMEN PASIEN RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
PURUK CAHU

Kebijakan Umum :

1. Asesmen pasien terdiri dari tiga proses utama:

Pengumpulan informasi dan data mengenai status fisik, psikologis dan sosial ekonomi
serta riwayat kesehatan pasien.

Analisis data dan informasi, termasuk hasil tes laboratorium dan pencitraan
diagnostik untuk identifikasi kebutuhan perawatan pasien.

Pengembangan rencana perawatan untuk memenuhi kebutuhan pasien yang telah


diindentifikasi.

2. Semua pasien yang dirawat oleh RSUD Puruk Cahu diidentifikasi kebutuhan perawatan
kesehatannya melalui proses asesmen yang ditetapkan dan menghasilkan asesmen awal.
Hal ini berlaku pada pasien rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.

3. Asesmen pasien terdiri dari asesmen awal dan asesmen ulang.

4. Asesmen awal terdiri dari asesmen awal medis dan asesmen awal keperawatan untuk
menentukan kebutuhan medis dan keperawatan medis.

5. Semua pasien harus mendapatkan asesmen awal medis dan keperawatan minimal 24 jam
pertama perawatan.

6. Hasil asesmen awal medis pasien rawat inap, asesmen awal medis yang dilakukan sebelum
pasien rawat inap atau sebelum tindakan rawat jalan, bila lebih dari 30 hari harus
diperbaharui dan pemeriksaan fisik diulang. Bila dilakukan kurang dari 30 hari perubahan
signifikan harus dicatat.

7. Asesmen awal termasuk menentukan kebutuhan rencana pemulangan pasien pada pasien
yang membutuhkan pelayanan medis dan keperawatan berkelanjutan.

8. Isi minimal asesmen pasien rawat inap dan rawat jalan mengacu pada kebutuhan pasien
sesuai dengan masing-masing disiplin klinis (asesmen medis, gizi, dan farmasi).

9. Ahli kesehatan yang melakukan asesmen memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh
RSUD Puruk Cahu dalam melaksanakan asesmen dan asesmen ulang. Yang termasuk ahli
kesehatan adalah dokter dan paramedis (perawat, fisioterapis, ahli gizi, dan ahli farmasi).

10. Semua pasien dilakukan asesmen ulang berdasarkan interval tertentu sesuai kondisi dan
pengobatan yang diterimanya untuk mengetahui respon pasien terhadap pengobatannya.
Interval dapat ditetapkan dalam ukuran hari, minggu, bulan, atau sewaktu waktu (akut)
tergantung kondisi pasien.

11. Semua hasil asesmen (awal dan ulang) harus dianalisis dan diintegrasikan, serta
didokumentasikan dalam rekam medis RSUD Puruk Cahu.

12. Semua hasil asesmen harus diberitahukan kepada pasien dan atau keluarga pasien.
13. Asesmen pasien pada pelayanan penunjang (laboratorium dan pencitaraan diagnostik)
diatur sesuai kebijakan masing masing pelayanan tersebut.

Kebijakan Khusus :

1. Asesmen tambahan :

adalah asesmen yang dibuat setelah ada asesmen utama.

asesmen tambahan meliputi asesmen neonatus, anak, usia lanjut, sakit terminal,
pasien dengan nyeri yang kronis dan intens, kebidanan, pasien dengan kelainan
emosional atau gangguan kejiwaan, pasien diduga ketergantungan obat atau alcohol,
korban kekerasan, pasien yang mendapat kemoterapi.

dilakukan oleh ahli kesehatan yang telah ditetapkan RSUD Puruk Cahu.

harus tertulis dalam rekam medis yang ditetapkan RSUD Puruk Cahu.

2. Asesmen nyeri :

adalah asesmen untuk menilai tingkat nyeri pasien yang dirawat di RSUD Puruk
Cahu.

skala penyusunan nyeri VAS (Visual Analogue Scale).

dilakukan oleh ahli kesehatan yang ditetapkan oleh RSUD Puruk Cahu.

harus tertulis dalam rekam medis yang telah ditetapkan oleh RSUD Puruk Cahu.

3. Asesmen Resiko Jatuh :

adalah penilaian terhadap kondisi pasien yang menyebabkan pasien beresiko jatuh
selama perawatan di rumah sakit.

pengukuran resiko jatuh menggunakan skala yang telah ditetapkan rumah sakit

dilakukan oleh ahli kesehatan yang ditetapkan oleh RSUD Puruk Cahu.

hasil asesmen harus tertulis dalam rekam medis yang telah ditetapkan oleh RSUD
Puruk Cahu.

4. Asesmen Gizi :

adalah pengkajian status gizi penderita awal, pertengahan dan akhir perawatan di
RSUD Puruk Cahu.

pengukuran resiko jatuh menggunakan skala yang telah ditetapkan rumah sakit.

dilakukan oleh ahli kesehatan yang ditetapkan oleh RSUD Puruk Cahu.

hasil asesmen harus tertulis dalam rekam medis yang telah ditetapkan oleh RSUD
Puruk Cahu.