Anda di halaman 1dari 11

BAB IV

SPESIFIKASI ALAT DAN MATERIAL BALANCE

4.1 Spesifikasi Alat


4.1.1 Grizzly Bar

Gambar 1
Grizzly Bar GZD 850 x 3000
Cara Kerja
Grizzly bar adalah Suatu alat screening yang dalam penggolongannya
termasuk dalam dalam jenis Stationer Screening. Grizzly, merupakan
jenis ayakan statis, dimana material yang akan diayak mengikuti aliran
pada posisi kemiringan tertentu. Permukaannya sangat keras dan terbuat
dari batangan baja yang dirangkai sejajar dipasang miring disesuaikan
dengan angle of repose material (sudut barang) agar material yang kecil
lolos dan yang besar menggelinding. Alat ini berfungsi memisahkan fraksi
material berukuran +400 mm dengan 400 mm. Lubang bukaan
(opening) grizzly berukuran 400 mm x 400 mm. Undersize grizzly 400
mm masuk ke ROM bin. Sedangkan fraksi +400 mm di kembalikan ke
tumpukan untuk direduksi ulang menggunakan rock breaker. Hasil
reduksi ulang dikembalikan lagi ke grizzly untuk pemisahan atau
pengayakan ulang.
Spesifikasi
Model : GZD 850 x 3000
Max. Feed size : 400 mm
Capacity : 80 120 ton/hour
Power : 7,5 Kw
Weight : 3895 Kg
4.1.2 Rock Breaker

Gambar 2
Rock Breaker

Cara Kerja
Tenaga yang dihasilkan oleh hydraulic breaker tergantung kemapuan
mesin alat berat, karena adanya kebutuhan tenaga yang dihasilkan oleh
alat berat berupa aliran oil hydraulic dan kapsitas pompa yang
menghasilkan volume aliran dan pressue oil yang dialirkan ke hydraulic
breaker. Untuk installasi hydraulic breaker pada alat berat dibutuhkan
mounting kit yang dapat mengalirkan hydraulic oil dari pompa alat berat
ke dalah breaker. agar sistem ini tidak begitu sulit dan memudahkan
operational hendaknya menggunakan quick coupler, dan pin grabbing
yang dapat memudahkan pemindahan posisi dari breaker.
Spesifikasi

Model JTHB20
Working weight
1 pc top type 110
2 pc top type kg 140
Box type 165
Overall Length with bracket A mm (1308 - 1338)
Overall Length w/o bracket B mm 1079 - 1109
Overall Height C mm 300
Overall Width D mm 290
Tool length mm 495
Tool diameter mm 50
Oil flow lit/min 20 - 35
Mpa 8 - 15
Operating pressure
kgf/cm2 85 - 150
Impact rate bpm 600 - 1150
Impact energy J 230.4
Hose size inch 1/2
Gas pressure Mpa 0.8
Base machine
Model range PC20MR
Weight range t 1.5 - 2.5

4.1.3 Jaw Crusher

Gambar 3
Jaw Crusher Single Toggle

Cara Kerja
Suatu eksentrik menggerakkan batang yang dihubungkan dengan dua
toggle, togel yang satu dipakukan pada kerangka dan satu lagi ke rahang
ayun. Titik pivat terletak pada bagian atas rahang gerak atau diatas kedua
rahang pada garis tengah bukan rahang. Pada sistem ini, umpan
dimasukkan kedalam rahang berbentuk V yang terbuka ke atas. Satu
rahang tetap dan tidak bergerak, sedangkan rahang yang satu lagi
membuat sudut 20 derajat 30 derajat dan dapat bergerak maju mundur
yang digerakkan oleh sumbu eksentrik, sehingga memberikan kompresi
yang besar terhadap umpan yang terjepit diantara dua rahang. Muka
rahang ini mempunyai alur dangkal yang horizontal. Umpan besar yang
terjepit antara bagian atas rahang dipecah dan jatuh keruang bawahnya
yang lebih sempit dan dipecah. Pada mesin ini baut pecah yang berfungsi
sebagai penahan apabila terdapat material solid dengan ukuran yang
lebih besar dan keras maka dia akan pecah dengan sendirinya tetapi
tidak akan merusak keseluruhan dari pada alat jaw crusher.
Spesifikasi
Model : Jaw Crusher Single Toggle
Capacity : 35 60 ton/hour
Feed : 400 mm
Output : 80 mm
Motor Power : 30 kw
Dimensi : 182018101710

4.1.4 Screening

Gambar 4
Symon Screen

Cara Kerja
Vibrating Screen pada prinsipnya terdiri dari screen surface yang dibuat
bergetar dengan amplitude kecil dan frekuensi tinggi. Adanya getaran
tinggi membantu material terangkat dan bergerak diatas permukaan
saringan dengan kemiringan dan kecepatan getaran yang disesuaikan.
Ukuran screen yang digunakan sebesar 80mm. Untuk material berukuran
+80 mm akan tertahan diatas screen dan yang berukuran 80 mm akan
lolos dan lanjut pada tahap selanjutnya.
Spesifikasi
Model : Symon Screen 3YA1860
Capacity : 50 - 350 ton/hour
Max. Feed : 400 mm
Lubang saringan : 80 mm
Dimensi : 1800 x 6000 mm
Layers :3
Power : 22 Kw

4.1.5 SAG Mill

Gambar 5
SAG Mill

Cara Kerja
Proses penggerusan di dalam sag mill dilakukan dengan mekanisme
rotasi sag mill. Bagian dalam ball mill dilapisi dengan material karet
(rubber liner) berstruktur plate dan lifter untuk dapat mendorong dan
sedikit mengangkat muatan mengikuti rotasi ball mill. Media
penggerusnya adalah grinding ball dari material baja dengan kekerasan
55-65 HRC. Grinding ball ini akan mengalam keausan, sehingga
diperlukan penambahan secara periodik. Ukuran grinding ball adalah 120
mm dan 90 mm.
Spesifikasi
Model : Single Stage SAG Mill Morgardshammar
Capacity : 75 ton/hour
Feed : 80 mm
Output : 12,5 10 mm
Dimensi : 4200 dia X 6300 mm long
Motor Power : 1400 kW

4.1.6 Screening

Gambar 6
Screening
Cara Kerja
Slurry yang keluar dari sag mill akan diayak di trommol screen, yaitu
ayakan yang mengikuti putaran sag mill, dengan lubang bukaan 12,5 mm,
untuk memisahkan bijih yang tidak tergerus sempurna, atau disebut
dengan scats. Scats akan dikumpulkan hingga jumlahnya cukup banyak
untuk kemudian dimasukkan lagi ke proses penggerusan. . Sedangkan,
slurry yang lolos dari trommol screen dipompakan ke hydrocyclones untuk
proses klasifikasi.
Spesifikasi
Model : Trommol Screen
Capacity : 75 ton/hour
Output : 12,5 10 mm
Dimensi : 4300 mm dia X 6300 mm long

4.1.7 Hydrocyclone
Gambar 7
Hydrocyclone

Cara Kerja
Hydrocyclone adalah clasifier yang memanfaatkan gaya sentripugal yang
berfungsi untuk mempercepat terjadinya pengendapan. Bagian-bagian
atau konfigurasi hydrocyclone terdiri dari bagian silinder yang
dihubungkan dengan bagian kerucut dan pada ujungnya terbuka (Apex).
Bagian atas silinder ditertutup dengan plat yang ada pada pipa untuk
keluarnya overflow. Perpanjangan pipa overflow kebagian dalam silinder
disebut Fortex Finder.

Umpan masuk dengan tekanan secara tangensial, menimbulkan


gerakan berputar (spiral) kearah bawah pada bagian diding cyclon dan
gerakan spiral kearah atas pada bagian tengah cyclon. Gerakan spiral
mengarah keatas melingkari suatu daerah kosong disebut inti udara.

Adanya gerakan spiral yang mengarah keatas dibagian tengah


dan gerakan spiral mengarah kebawah dibagian dinding hydrocyclon
memungkinkan terbentuknya tempat-tempat dimana kecepatan vertikal
sama dengan nol diantara kedua pola aliran ini. Setiap partikel yang
berada didalam hydrocyclone akan mengalami dua gaya yang saling
berlawanan, yaitu gaya sentripugal yang mengarah keluar dan gaya drag
yang mengarah keatas. Partikel besar akan mengalami gaya sentripugal
lebih besar dibandingkan dengan gaya drag, terlempar kearah dinding
mengikuti arus spiral mengarah kebawah dan keluar melalui lubang Apex
sebagai underflow. Sebaliknya partikel kecil mengalami gaya sentripugal
tidak cukup untuk mendorongnya kearah luar bergerak dispiral dalam
yang bergerak keatas dan keluar sebagai overflow.

Spesifikasi
Model : Cyclone FX610
Tube inner diameter : 660 mm
Cone angle : 20
Overflow pipe diameter : 170 220 mm
Bottom orifice diameter : 75 120
Max. feed size : 13 mm
Feed pressure : 0,03 0,2 Mpa
Processing capacity : 200 300 m/hour
Classification granularity : 74 220 m

4.2 Material Balance


Tabel 4.1
Proses pengolahan

%
ALAT INPUT OUTPUT KETERANGAN
KEHILANGAN
Grizzly Bar Ore masuk ke
537.343 531.969 1
(3 unit) grizzly bar

Untuk feed
yang berukuran
Rock Breaker +400mm akan
5.37343 5.105 5
(1 unit) dikecilkan lagi
oleh rock
breaker
ROM Ore terkumpul
537.074 520.962 3
(1 unit) di rom
ore yang

Crushing berukuran -400


mm masuk ke
Jaw Crusher 520.962 510.543 2
alat ini sampai
(2 unit) berukuran
-80mm
Memisahkan
feed yg
berukuran
Sreening
510.543 505.438 1 +80mm akan
(1 unit)
dikembalikan
lagi ke jaw
crusher
Feed
SAG Mill berukuran
505.438 490.275 3
(1 unit) -80mm masuk
ke alat ini
lubang bukaan
12,5 mm, untuk
Screening memisahkan
490.275 485.373 1
(1 unit) bijih yang tidak
tergerus
sempurna
Bijih dengan
ukuran -12,5
Concentration Konsentrat : 46 kg dipisahkan

(Hydrocyclone) 485.373 antara


konsentrat dan
(1 unit) Tailing : 485,371 ton
tailing di alat ini

Target produksi 537,343 ton per hari


Perhitungan konsentrat dan tailing :
Konsentrat :
Emas = 9,14 ppm x 485,373 = 4,4363 kg/hari
Fe = 0,2 ppm x 485,373 = 97 gr/hari
Zn = 0,5 ppm x 485,373 = 242,6 gr/hari
Cu = 0,8 ppm x 485,373 = 388,3 gr/hari
Pb = 1 ppm x 485,373 = 485,373 gr/hari
Total konsentrat = 46 kg/hari
Tailing = 485,327 ton/hari
Material balance (F) = C+T
= 46 kg + 485,327 ton
= 485,373 ton