Anda di halaman 1dari 63

BAB I

PENDAHULUAN

A. Lata Belakang
Tahun pelajaran yang lalu sudah dilewati dengan hasil yang cukup menggembirakan. Hal
ini dikarenakan SMA Negeri 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi yang tentu saja segala
sesuatunya masih sangat kekurangan baik tenaga pendidik maupun tanaga kependidikan
termasuk sarana dan prasarana lainnya.
Pada tahun pelajaran ini SMA Negeri 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi berupaya
untuk mengatasi segala kekurangan tersebut dengan menyusun rencana kerja / program kerja
tahunan yang penekanannya pada upaya peningkatan mutu pembelajaran dan peningkatan
kedisiplinan siswa.
Sesuai dengan Undang-undang sisdiknas Nomor : 20 Tahun 2003 mengamanatkan
bahwa : Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
proses pembelajaran agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara.
Berdasarkan kepentingan tersebut SMA Negeri 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi
sebagai salah satu intansi yang terkait langsung dengan system pendidikan nasional
memandang perlu untuk melakukan perubahan program pendidikan secara terencana, terarah
dan berkesinambungan sesuai dengan visi dan misi yang disepakati bersama.
Mengingat tanggung jawab pendidikan bukan hanya pada pemerintah dan sekolah
tetapi juga pada orang tua siswa, maka sewajarnyalah pendanaan tersebut harus dipikul
bersama oleh orang tua siswa masyarakat dan pemerintah. Karena dana yang tersedia dari
pemerintah tidak mencukupi, apalagi kita selalu berorientasi pada peningkatan mutu
pendidilkan, yang menjadi masalah berapakah ketentuan dana yang kita perlukan dari
masyarakat, khususnya dari orang tua siswa, agar pendidikan berjalan dengan baik. Disamping
itu perlu juga mempertimbangkan kemampuan orang tua siswa. Oleh karena itu diperlukan
program kerja yang mantap dan operasional didukung oleh RKAS dan disetujui oleh orang tua
siswa dan tidak bertentangan dengan peraturan yang ada.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 1


B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2914 tentang Perubahan Perubahan atas Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

6. Peraturan Mendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan

7. Peraturan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya;

8. Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun
2010 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;

9. Permendiknas RI No. 35 Tahun 2010 Tentang Juknis Jafung Guru dan Angka Kreditnya;

10. Permendikbud RI Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/
Madrasah Aliyah.

11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 103 Tahun 2014 Tentang Pembelajaran
pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

12. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.

13. Model Pengembangan KTSP SMA Tahun 2015 Dit. PSMA Dirjen Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Standar
Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah.

15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi
Pendidikan Dasar dan Menengah.

16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah.

17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Standar
Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 2


18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti
dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

19. Surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 422/16886/Set-disdik pada
Mei 2017 perihal Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018.

C. Maksud dan Tujuan.


Maksud disusunnya program kerja ini adalah :
1. Memberikan gambaran yang jelas tentang hasil-hasil yang telah dicapai, program-
program yang akan dilaksanakan serta masalah-masalah yang dihadapi sekolah untuk
jangka pendek.
2. Sebagai pedoman kerja semua personil sekolah dalam melaksanakan tugas mengajar,
mengelola dan membina kegiatan pembelajaran.
3. Untuk memberikan arahan bagi pelaksanaan seluruh kegiatan sekolah, agar target yang
telah ditetapkan dapat dicapai pada waktu yang telah ditentukan.

Tujuan dari program kerja ini adalah sebagai berikut :


1. Memberikan landasan dan arah yang jelas dalam melaksanakan tugas selama kegiatan
berlangsung.
2. Sebagai alat control pelaksnaan kegiatan sekolah
3. Sebagai sumber data dan informasi bagi penentuan kebijakan dan keputusan pimpinan.

D. Sasaran Program
Yang menjadi sasaran dalam program kerja ini adalah sebagai berikut :
1. Semua tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Warungkiara sesuai
dengan bidang tugas masing-masing.
2. Semua potensi yang dapat mendukung pelaksanaan pendidikan, sehingga sekolah
dapat berkembang mencapai target perluasan pengetahuan dan peningkatan
kemampuan siswa.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 3


BAB II
PENGORGANISASIAN PERSONIL

A. Struktur Organisasi

B. Rincian Pembagian Tugas


1. Kepala Sekolah
Tugas kepala sekolah terdiri dari tugas administrasi dan tugas operatif, secara
keseluruhan tugas tersebut mencakup :
a. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pengelolaan sekolah
menyangkut, kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, dan hubungan
masyarakat, administrasi ketatausahaan, dll.
b. Memimpin dan mengkoordinasikan semua unsur dilingkungan sekolah dan
memberikan bimbingan serta petunjuk dalam pelaksanaan tugas semua personil.
c. Membuat rencana / program kerja
d. Mendelegasikan tugas-tugas tertentu kepada petugas yang ditunjuk

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 4


e. Melaksanakan supervisi akademik dan pengawasan kegiatan belajar mengajar
dan BP/BK
f. Mengadakan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program sekolah
g. Melaksanakan supervisi dan pengawasan terhadap perpustakaandan
laboratorium
h. Melaksanakan supervisi dan pembinaan terhadap bendahara sekolah dan
bendahara komite sekolah.
i. Menyusun Program kerja
2. Kepala Tata Usaha
Kepala Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah dan
bertanggung jawab kepada kepala sekolah meliputi kegiatan-kegiatan berikut :
a. Penyusunan program kerja tata usaha
b. Pengurusan administrasi pegawai, guru, dan siswa
c. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha
d. Menyusun administrasi perlengkapan sekolah
e. Penyusunan data statistik sekolah
f. Mengkoordinasikan dan melaksanakan 6 K
g. Penyusunan laporan pelaksanaan kegitan ketatausahaan secara berkala.
3. Stap Tata Usaha
Membantu Kepala Tata Usaha dalam penyelesaian kegiatan ketatausahaan meliputi :
a. Yang berhubungan dengan administrasi umum
Mencatat surat masuk dan surat keluar
Mendistribusikan surat-surat masuk / unit sesuai disposisi kepala
sekolah
Menghimpun dan mengirim laporan bulanan ke kantor dinas pendidikan
kabupaten Sukabumi
b. Yang berhubungan dengan administrasi perlengkapan
Membuat daftar inventaris perlengkapan sekolah
Koordinasi dengan wakasek bidang sarana prasaran dalam rangka
pengadaan barang serta pendistribusiannya
Membuat laporan inventaris secara berkala berkordinasi dengan wakasek
sarana prasarana
c. Yang berhubungan dengan administrasi kesiswaan
Mengisi buku induk siswa
Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 5
Menyusun dan merekap absen siswa
Memonitor jumlah kegiatan siswa setiap bulan
Mengadminstrasikan mutasi siswa
Membuat dan mengisi buku klaper siswa
d. Yang berhubungan dengan administrasi kepegawaian
Menyusun daftar urut kepangkatan / DUK
Mengusulkan kenaikan gaji berkala
Menyiapkan DP 3 pegawai
Menyelenggarakan daftar hadir guru dan TU
e. Yang berhubungan dengan administrasi keuangan
Membantu kepala sekolah dalam menyusun RKAS
Menerima dan membukukan uang / dana yang dipertanggung jawabkan
sesuai dengan prosedur yang berlaku
Mengeluarkan uang atas perintah kepala sekolah dan membuat SPJ atas
pengeluaran / penggunaan dana tersebut
Membuat laporan secara berkala
Menyusun daftar gaji pegawai
Menyusun laporan pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah
4. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan
a. Merencanakan dan melaksanakan penerimaan peserta didik baru
b. Membina dan melaksanakan pelaksanaan kegiatan 5 K dalam lingkungan
sekolah
c. Menegakan tata tertib peserta didik.
d. Melaksanakan pemilihan peserta didik berprestasi
e. Membina kegiatan ekstrakurikuler bersama pembinanya
f. Pemantapan Wawasan Wiyata Mandala
g. Pembinaan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (PPUKS)
h. Pengelolaan OSIS
i. Pembentukan Pengurus Baru OSIS
j. Pelaksanaan kegiatan Upacara bendera dan hari besar lainnya
k. Kegiatan POPSI dan PORSENI Kabupaten/Propinsi
l. Menyusun program kerja

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 6


5. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum
a. Penyusunan KTSP
b. Mengatur pembagian tugas mengajar
c. Penyusunan Jadwal pelajaran
d. Menyiapkan perangkat kurikulum khususnya tentang juklak kurikulum
e. Mengatur jadwal ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir
semester
f. Mengelola hasil penilaian
g. Menyususn kriteria kenaikan kelas dan kelas-kelas unggulan
h. Melaksanakan / membentuk Kegiatan MGMP sekolah
i. Pemantapan dan pelaksanaan ujian nasional
j. Pengelolaan Nilai UN dan US
6. Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana
a. Pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah
b. Pendayagunaan sarana dan prasarana termasuk mendistribusikan Pengadaan
dan penghapusan barang sekolah
c. Memelihara dan menyimpan barang inventaeis sekolah
d. Mencatat dan membukukan barang inventaris sekolah
e. Menyusun program kerja
7. Wakil Kepala sekolah Urusan Humas
a. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua / wali
peserta didik
b. Membina hubungan antar intansi, dunia usaha, dan lembaga sosial lainya.
c. Melaksanakan tugas pengawasan harian secara berkala
d. Mengadakan kordinasi dalam pelaksanaan tugas dengan semua guru dan wali
kelas
e. Pembentukan / pemilihan pengurus komite baru setiap akhir jabatan setiap dua
tahun.
f. Penyelenggaraan Rapat Komite Sekolah
g. Menyusun program kerja
8. Wali Kelas
a. Menyusun organisasi kelas
b. Melaksanakan dua belas langkah wali kelas
c. Membuat denah tempat duduk peserta didik

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 7


d. Membuat daftar inventaris kelas
e. Mengisi buku laporan hasil pendidikan setiap semester
f. Merekap absen siswa
g. Mengontrol perkembangan kepribadian siswa
h. Membuat catatan khusus terutama siswa yang mengalami kesulitan dan
memerlukan bantuan
i. Koordinasi dengan guru BP/BK berkenaan dengan siswa yang memiliki kasus-
kasus tertentu yang membahayakan
j. Melaporkan setiap permasalahan peserta didik kepada wakasek urusan
kesiswaan
9. Petugas BP/BK
a. Menyusun program dan pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan
b. Koordinasi dengan wali kelas dalam mengatasi masalah siswa tentang
kesulitan belajar.
c. Memberikan layanan bimbingan penyuluhan agar lebih berprestasi dalam
kegiatan belajari siswa.
d. Menyusun statistik hasil penilaian BP/BK
e. Menyusun laporan pelaksanaan BP/BK secara berkala
f. Pemilihan dan pertimbangan penentuan jurusan bagi siswa
g. Memberikan saran dan pertimbangan bagi siswa dalam melanjutkan ke jenjang
yang lebih tinggi.
10. Petugas Pengelola Laboratorium
a. Bertanggung jawab terhadap pengelolaan laboratorium
b. Menginventarisir ulang terhadap alat perlengkapan laboratorium
c. Menyusun jadawal penggunaan laboratorium
d. Menyusun kebutuhan alat-alat laboratorium
11. Piket Harian
a. Bertgas selaku piket pada jam pelajaran berlangsung
b. Mengumpulkan dan menyerahkan absen guru / pegawai kepada kepala sekolah
setiap akhir kegiatan
c. Mencatat dan memberikan tugas kepada siswa yang terlambat datang ke
sekeolah
d. Menggantikan dan / memberikan tugas kepada kelas yang gurunya tidak /
berhalangan hadir

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 8


12. Penjaga Sekolah
a. Membuka dan menutup jendela ruangan setiap hari
b. Membersihkan ruangan termasuk selasar dan halaman sekolah setiap hari
c. Membersihkan WC guru dan siswa
d. Menaikan bendera merah putih setiap hari kecuali hari senin
e. Melaksanakan tugas pengamanan sekolah setelah bubar sekolah
f. Menurunkan bendera setiap sore pada pukul 18.00
g. Melaporkan secara BPMU kepada wakasek sarana keadaan atau kejadian pada
saat bertugas
h. Membersihkan dan merapikan taman / halaman sekolah
i. Mengadakan penanaman / penghijauan halaman dengan tanaman yang
bermanfaat
j. Memelihara kesuburan / kelangsungan hidup tanaman

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 9


BAB III

SITUASI DAN KONDISI SEKOLAH

A. Letak Geografis
Posisi SMA Negeri 1 Warungkiara Kabupaten Sukabumi berada di lingkungan strategy
Melihat dari gejala prospek tersebut, sangat memungkinkan bahwa bidang ekonomi pun
niscaya akan berkembang pula mengiringi dan seirama dengan segala perkembangan
tersebut.
Permukiman penduduk yang baru pun telah dan akan bermunculan sehingga akan
semakin padat penduduk di sekitar sekolah yang akan cepat atau lambat
mengakses SMA Negeri 1 Warungkiara untuk menyekolahkan anak-anaknya.
Dengan demikian keberadaan SMA Negeri 1 Warungkiara makain dibutuhkan oleh
mereka. Di samping itu, beriringan dengan perkembangan semakin bertambahnya hunian
baru tersebut dengan semakin bertambah padatnya penduduk akan berkembang pula
pasar, toko-toko, layanan kesehatan serta lalu-lintas. Yang semua itu menjadi fasilitas
yang sangat dibutuhkan oleh penduduk sekitar dalam menentukan dan mencari
penghasilan atau berinvestasi untuk masa depan demi kelangsungan hidup keluarga
dan kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Dengan kata lain bahwa perubahan dan
perkembangan lingkungan yang dinamis tersebut akan membawa dampak besar
dalam perputaran roda perekonomian.
Perkembangan penduduk di lingkungan SMA Negeri 1 Warungkiara yang semakin
padat akan memunculkan berbagai ragam interaksi antara mereka. Dari hubungan
sosial tersebut secara perlahan-lahan namun pasti akan timbul rasa kompetisi yang
sehat antara mereka sehingga secara dimensi sosial akan makin meningkatkan
geliat kualitas SMA Negeri 1 Warungkiara pada masa mendatang. Dengan kenyataan itu,
maka potensi SMA Negegri 1 Warungkiara yang pada saat ini telah
memiliki akses internet akan diperlukan oleh masyarakat sehingga mereka akan
senang menyekolahkan anak-anaknya. Dan dari para orang tua yang berilmu
pengetahuan dan berteknologi yang cukup akan peduli dan melahirkan anak-anak
sekolah yang melek iptek sehingga terjadi simbiosis mutualisme antara sekolah dan
masyarakat dalam hal iptek. Yang pada akhirnya SMA Negeri 1 Warungkiara memiliki
mobilitas tinggi dalam iptek. Kemajemukan latar belakang budaya penduduk sekitar

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 10


sekolah dan para orang tua serta calon siswa akan berpadu dengan budaya yang
telah terbina di SMA Negegri 1 Warungkiara .
Hal ini tidak mustahil akan melahirkan budaya-budaya baru yang telah teruji
secara proses interaksi antar komponen tersebut sehingga budaya baru yang
terbentuk akan semakin baik karena hasil dari perpaduan yang beraneka ragamtersebut.
Namun demikian, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan budaya negatif
yang memerlukan penyeleksian secara cermat dan hati-hati. Itu semua merupakan
tantangan ke depan SMA Negeri 1 Warungkiara dalam membentuk budaya yang sehat
dalam pembinaan anak-anak bangsa ke depan.
Mengingat hal tersebut SMA Negeri 1 Warungkiara perlu membina diri dengan
memupuk daya tarik terhadap masyarakat yang akan menyekolahkan anak-anaknya
merasakan kebermanfaatan lembaga pendidikan ini sehingga mereka tidak merasa
terkendala antara letak tempat tinggal dengan letak sekolah. Sebagaimana hukum
alam, dimana pun adanya jika butuh akan dihampiri dan dipercayai.
B. Bidang Pendidikan
1. Umum.
Upaya peningakatan pelaksanaan pendidikan pada tahun sebelumnya telah
membuahkan hasil yang menggembirakan, dalam bidang sarana dapat dilihat
bangunan baru selain dari pada itu diikuti pula dengan keberhasilan prestasi siswa
serta minat masyarakat untuk memasukkan putra-putrinya setiap tahun meningkat dan
dapat dibuktikan dengan jumlah calon peserta didik baru.
2. Kurikulum.
a) Intrakurikuler
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) belum dapat dilaksanakan sesuai
aturan, mengingat jumlah ruang belajar yang belum seimbangan dengan
rombongan belajar serta tenaga pendidik yang diperlukan belum memenuhi
kebutuhan. Kegiatan belajar mengajar menggunakan sistem satu shift dengan
kondisi kelas gemuk sebagai konsenkuensi ri kekurangan tersebut.
b) Penyusunan Administrasi KBM.
Dalam menunjang keberhasilan Kegiatan Belajar Mengajar setiap guru menyusun
perangkat administrasi rapan masing-masing mata pelajaran dibawah pembinaan
melalui MGMP tingkat Kabupaten maupun dilingkungan sekolah sendiri.
Pemantauan usunan perangkat administrasi Kegiatan Belajar Mengajar ini
dilakukan pada tiap awal semester dengan membubuhkan tanda tangan kepala

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 11


sekolah pada setiap program yang dikoordinir oleh wakil kepala sekolah urusan
kurikulum.
c) Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Pelaksanaan penilaian Kegiatan Belajar Mengajar telah diupayakan sesuai dengan
petunjuk yang berlaku dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. Prinsip
penilaian yang berencana, berkesinambungan dan bermakna telah diupayakan
seoptimal mungkin untuk itu telah diupayakan pula pengendaliannya dengan
penandatanganan daftar nilai dan program penilaian tiap bulan.
3. Ekstrakurikuler.
Kegiatan Ekstrakurikuler telah memberikan konstribusi terhadap keberhasilan
pendidikan baik bagi sekolah maupun bagi siswa itu sendiri, kondisi ini dapat dicapai
berkat adanya perencaaan dan terkoordinir dari setiap jenis kegiatan. Namun
demikian pengamatan dan pelaporan kegiatan harus merupakan bagian yang perlu
ditingkatkan terutama yang dilaksanakan diluar lingkungan sekolah.
4. Kegiatan Bimbingan dan Konseling (BK)
Pelayanan Kegiatan Bimbingan dan Konseling (BK) telah menunjukkan upaya untuk
meningkatkan hasil yang optimal. Hal ini berdasarkan keragaman pelayan yang
diberikan oleh petugas kepada para siswa. Namun yang harus mendapat perhatian
dan peningkatan yang serius adalah mekanisme kerja dan pengayaan administrasi
serta pengelolaan tata ruang.

C. Data Pendidik dan Kependidikan


1. Tenaga Pendidik
Komposisi guru terdiri dari 1 orang Kepala Sekolah, 18 orang Guru Tetap, 21 orang
Guru Tidak Tetap, dengan komposisi jumlah guru per mata pelajaran sebagai berikut:

NO Nama Guru NIP Pangkat/ Gol Jabatan

19660617 199303 1 Pembina Utama Muda,


1 Drs. Ade Munajat, M.Hum. Kepala Sekolah
007 IV/C
Wakasek
2 Hadi Komara P., M.MPd. 197104251998021000 Pembina, IV/b Urusan
Kurikulum
3 U.Y. Heryanto, M.Si 196701181993011000 Pembina Tk 1, IV/a
Drs. Wawan Nooril Hamsyah,
4
M.MPd. 196405051992121000 Pembina, IV/a
Staf Wakasek
5 Hj. Ika Martika, S.Pd
196204251998022000 Pembina, IV/a Kurikulum
Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 12
Staf Wakasek
6 Drs. Yudi Hendrani
196502031998021000 Pembina, IV/a Sarana
7 Dra. Menny Vidawati S. 196803161998022000 Pembina, IV/a Kepala Lab IPA
8 Indang Dwi R, S.Pd 197704182005012000 Pembina, IV/a
9 Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd. 197512152000122000 Pembina, IV/a
Wakasek
10 Yudi Rahmat M., M.Pd
196704202006041000 Penata Tk 1, III/d Humas
Staf Wakasek
11 Yuyus Hadirusman, S.Pd.
197607312005011000 Penata Tk.1, III/d Kurikulum
Kepala
12 Nia Luciana, S.Pd.
198107212006042000 Penata Tk.1, III/d Perpustakaan
Wakasek
13 Gan Dodi Roskar, S.Pd Sarana &
197407162007011000 Penata Tk.1, III/d Prasarana
14 Yulizeslika, M.Si 197407312009022000 Penata, III/c
Staf Wakasek
15 Tedi Riyandi S.Pd
198401022009021000 Penata, III/c Kurikulum
Wakasek
16 Tri Andani, S.Sos Urusan
198309032010012000 Penata Muda Tk 1, III/b Kesiswaan
17 Yulia Enshanty, S.Pd. 198607132011012000 Penata Muda, III/a
18 Hamdi Hudaya, S.Pd. 196407082014111000 Penata Muda, III/a
19 R. Iman Santosa, S.Ag.
20 Mulyada, S.Pd.
21 Ade Barkah, SE
22 Tatang Somantri, SH
23 Dewisri Sudjia, S.S
24 Ferina Indriani, S.Pd
25 Remi Astuti, S.Pd
26 Hesti Setiawati, S.S.
27 Citra Resmi, S.Pd.
28 Dede Solihah, S.Pd.
Muhammad Hasanudin,
29
S.PdI.
30 Solehudin, S.Pd.
31 Nina Liyana, S.Pd.
32 Dea Ekasary, S.Pd.
33 Bayu Prima Hamdani, S.Pd.
34 Tiara Aprillia S., S.Pd.
35 Harisman, M.Ag.
36 Syaripah Erlin, S.Pd.
37 R. Bangkit Pindakota, S.Pd.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 13


38 Dhian Kamilah, S.Pd.
Panji Rangga Pamungkas,
39
S.Psi.
40 Agam Munandar, S.Pd.

Dengan melihat keadaan dan jumlah guru, jika dibandiingkan dengan kebutuhan setiap
mata pelajaran sangat dirasakan masih kurang. Upaya yang ditempuh selain
mengajukan permohonan penambahan tenaga guru kepada Kantor Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan dengan mengangkat tenaga Honor diupayakan pula pemerataan jam
mengajar berdasarkan rumpun mata pelajaran.
2. Tenaga Kependidikan
Tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Warungkiara terdiri dari 1 orang Kepala Tata
Usaha, 12 orang Tenaga Tata Usaha dengan Uraian tugas sebagai berikut :

STATUS
NO NAMA NIP L/P GOL JABATAN
KEPEGAWAIAN
1 2 3 4 5 6 7
1 DADUNABDUL KOHAR., SE 196202201986031006 L PNS III/d Kaur TU
2 MUH. BUDI KOMARA.,A.Md 197012161998031005 L PNS III/b Bendahara
3 SAEPUL NASIR 197207151998021002 L PNS II/b Perlengkapan
4 DENI NUR HENDRA.,A.Md L NON PNS Kesiswaan
Pembantu
5 RAHMAT SYARIPUDIN L NON PNS
Bendahara
6 TEDI PRIYONO L NON PNS Operator
7 BAYU TRISANDI., A.Md L NON PNS Persuratan
8 PEPEN L NON PNS Caraka
9 SUPARDI L NON PNS Caraka
10 ACIM TARSIM L NON PNS Caraka
11 DAYAT SODAYAT L NON PNS Satpam
12 MAMAN SUPRIATMAN L NON PNS Satpam
13 ABDUL HANIF L NON PNS Satpam

3. Pengelolaan Perpustakaan.
Untuk pengelolaan perpustakaan ditugaskan kepada petugas yang telh ditunjuk
disesuaikan dengan latar belakang pendidikannya. Kepala sekolah menunjuk guru mata
pelajaran B. Indonesia sebagai koodinator, sedangkan untuk pelayanan sehari-hari
diserahkan kepada petugas yang ditunjuk tersebut sebagai tenaga honorer.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 14


D. Sarana dan Prasarana.
1. Tanah dan halaman
Tanah sekolah sepenuhnya milik Negara dengan luas total areal 10.000 m2. Keadaan
tanah sekolah SMA Negeri 1 Warungkiara :
Luas bangunan 800 m2, dan luas halaman 9200 m2.
Tanah yang belum dibangun digunakan untuk sarana olahraga dan lapangan
upacara.
2. Gedung sekolah
Bangunan sekolah pada umumnya dalam kondisi baik .Jumlah ruang kelas untuk
menunjang kegiatan belajar belum memadai.

Jumlah Jumlah Gedung dan Bangunan berdasarkan Kondisi


Gedung dan Bangunan
Ruang Baik R.Ringan R. Berat R. Total
Ruang Kelas ( Asli ) 22 17 5 - 16
Ruang Perpustakaan 1 1 - - 1
Ruang Kepala Sekolah 1 1 - - 1
Ruang Guru 1 1 - - 1
Ruang tata Usaha 1 1 - - 1
Ruang BP/BK 1 1 - - 1
Ruang UKS - - - - -
Mesjid/Mushola 1 1 - - 1
Ruang OSIS - - - - -
Ruang Lab. Biologi 1 1 - - -
Ruang Lab. Fisika - - - - 1
Ruang Lab. Kimia 1 - 1 - -
Ruang Lab. Komputer 1 1 - - 1
Ruang Lab. Bahasa - - - - -

E. Kesiswaan
1. Keadaan jumlah siswa sampai dengan akhir tahun pelajaran 2017/2018 dapat diketahui
pada tabel berikut :

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 15


Jumlah Jumlah Kelas X
Kelas X Kelas XI Kelas XII
Pendaftar s.d XII
Tahun
(Calon
Pelajaran Jml Jml Jml Jml
Siswa Jml Rbl Jml Rbl Jml Rbl Jml Rbl
Siswa Siswa Siswa Siswa
Baru )
2015/2016 242 242 7 226 7 158 5 626 19
2016//2017 326 326 8 221 7 213 7 760 22
2017/2018 343 313 10 324 8 218 7 854 25

2. Data siswa berdasarkan program Studi pada tahun pelajaran 2017/2018 :


Jumlah Jumlah Kelas X
Kelas X Kelas XI Kelas XII
Pendaftar s.d XII
Tahun
(Calon
Pelajaran Jml Jml Jml Jml
Siswa Jml Rbl Jml Rbl Jml Rbl Jml Rbl
Siswa Siswa Siswa Siswa
Baru )

Umum

Bahasa
IPA 177 5 158 4 101 3 12
IPS 136 5 166 4 107 4 13
Jumlah 313 10 324 8 218 7 25

3. Ekstrakurikuler
Kegiatan ektrakurikuler dilakukan diluar jam pelajaran biasa dan pada waktu libur
sekolah, di sekolah atau di luar sekolah, secara berkala atau hanya pada waktu-waktu
tertentu. Kegiatan ekstrakurikuler terdiri dari kegiatan ekstrakurikuler akademik dan
ekstrakurikuler non akademik.
a. Kegiatan Ekstrakurikuler akademik meliputi :
Arabic Club
English Club
b. Kegiatan Ekstrakurikuler non akademik meliputi :
Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Pembinaan kehidupan berbangsa dan bernegara

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 16


Pembinaan pendidikan pendahuluan bela Negara
Pembinaan kepribadian dan budi pekerti luhur
Pembinaan berorganisasi, pendidikan politik dan kepemimpinan
Pembinaan keterampilan kewirausahaan
Pembinaan kesegaran jasmani dan daya kreasi
Pembinaan persepsi, apresiasi dan kreasi seni.
Pembinaan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK)
Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris
Dalam pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler non akademik di SMA Negeri 1
Warungkiara dilaksanakan melalui wadah OSIS, Paskibra, KIR, PMR, Pramuka,
Olah Raga, dan seni budaya.
4. Bidang Pembinaan Kesiswaan adalah :
a. Bidang Organisasi kesiswaan
b. Bidang Bina Prestasi
c. Bidang bina Olah Raga
d. Bidang Bina Seni
e. Bidang Ketertiban siswa (Tatib)

F. Pembiayaan
Pengelolaan keuangan dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan baik
keuangan BPMU maupun dana proyek serta keuangan dari komite sekolah. Khusus
pemasukan keuangan komite tidak mencapai 100% namun tidak menghambat pelaksanaan
kegiatan sekolah. Disamping pembiayaan yang dialokasikan dalam RKAS terdapat pada
pembiayaan kegiatan yang tidak dialokasikan dalam RKAS, misalnya pembangunan
musholla dananya diperoleh dari sumbangan siswa/I infak harian dan sumbangan dari
orang tua.
G. Pengambangan Pegawai
Untuk meningkatkan pengelolaan sekolah pada umumnya diperlukan tenaga yang
handal dan terampil. Upaya yang telah ditempuh adalah dengan mengikutsertakan Guru/TU
dan pegawai mengikuti pelatihan-pelatihan, penataran dan MGMP. Sedangkan untuk
promosi jabatan diajukan bagi guru yang telah memenuhi syarat.
Di lingkungan sekolah untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam pengelolaan
sekolah diadakan rotasi Wakil Kepala Sekolah dan pembantunya.
H. Supervisi dan Evaluasi
Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 17
Pelaksanaan .supervisi ditujukan kepada tenaga guru dan karyawan Tata Usaha.
Pelaksanaan kegiatan supervisi dilakukan oleh Kepala Sekolah juga dibantu oleh para
urusan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Supervisi Tata Usaha meliputi bidang
ketata-usahaan, perkantoran, keuangan dan pelaksanaan 5 K dilaksanakan secara berkala
baik bulanan maupun triwulan serta insidental sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan.
Sedangkan Supervisi kepada Guru yang berupa kunjungan kelas dilaksanakan setiap
awal semester yang meliputi bidang Administrasi KBM dan penyajian KBM di dalam kelas.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 18


BAB IV
PROGRAM KEGIATAN TAHUNAN

A. Umum
Pengelolaan sekolah menurut adanya pengelolaan yang terpadu dan terarah. Terpadu
berarti berorientasi kepada pendayagunaan semua sumber (tenaga dan dana serta sarana)
secara tepat guna dan hasil guna. Terarah berarti berorientasi kepada tujuan yaitu administrasi
sekolah menunjang tercapainya tujuan pendidikan. Maka dari itu mekanisme pengelolaan
sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian dan penilaian baik proses maupun hasil
administrasi sekolah harus dilakukan secara sistematis. Program kegiatan bidang umum
meliputi :
1. Menetapkan struktur organisasi dan komposisi personalianya. Hal ini dimaksudkan untuk
memperjelas mekanisme kerja, sehingga setiap personalia lebih memahami fungsi dan
peranannya dalam melaksanakan tugas masing-masing.
2. Kedua menghimpun dan menertibkan surat-surat keputusan dalam melaksanakan kegiatan
sekolah diperlukan landasan aturan administrative.
Untuk itu diupayakan dapat terhimpun keputusan-keputusan mengenai berbagai
keputusan yang baik yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar berdasarkan
kepada aturan-aturan yang telah ditetapkan, maka diterbitkan surat keputusan mengenai
pembagian tugas tenaga edukatif dan non edukatif.

B. Kurikulum
Program kegiatan bidang kurikulum ini meliputi sub.bidang :
o Pembagian tugas guru
o Penyusunan jadwal pelajaran
o Penyusunan jadwal ekstra-kurikuler
o Penyusunan program kegiatan belajar mengajar
o Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar
o Penyusunan program evaluasi belajar
o Penyusunan hasil belajar siswa
o Penyusunan program bimbingan dan konseling
o Penyusunan program perpustakaan

1. Pembagian Tugas Guru


Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 19
Secara kuantitatif ( ratio dengan jumlah kelas/rombongan belajar ) jumlah guru belum
memadai demikian halnya secara kualitatif ( ratio dengan kelayakan mengajar) belum
mencapai keadaan proporsional. Namun demikian dalam pembagian tugas mengajar
diupayakan pemerataan jumlah jam mengajar setiap guru. Selain dapat tugas mengajar
para guru mendapat tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah sebagai pembantu
urusan, Wali Kelas, BP/BK, Pembina Siswa, Pembina Ekstra Kurikuler.
2. Penyusunan Jadwal Pelajaran.
Sejalan dengan pembagian tugas mengajar yang diberikan kepada guru juga disampaikan
kepada guru Jadwal pelajaran yang disusun paling lambat satu minggu sebelum di mulai
kegiatan belajar dan mengajar.
3. Penyusunan Jadual Ekstra kurikuler
Kegiatan ekstra kurikuler sebagai kegiatan untuk pengembangan wawasan dan penyaluran
minat dan bakat siswa dan dilaksanakan di luar jam pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler
selain rekreatif diupayakan pula sebagai kegiatan yang bersifat prestasi. Adapun jenis
kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan adalah : Volley Ball, Sepak bola, Pramuka,
PMR, Seni budaya, dan PASKIBRA.
4. Penyusunan program kerja Kegiatan Belajar Mengajar
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar akan dipengaruhi oleh pembuatan
perencanaan. Maka dari itu setiap guru dituntut untuk membuat perangkat administrasi
kegiatanbelajar dan mengajar yang terdiri :
Penyusunan Silabus
Program Tahunan
Program Semester
Analisis Materi Pelajaran
Penyusunan RPP
Dalam pembuatan dan pengembangan administrasi pengajaran disesuaikan dengan
hasil kegiatan PKG/MGMP. Untuk mengoptimalisasikan penyusunannya dikoordinir oleh
seorang PJBA untuk setiap mata pelajaran. Para awal Semester setiap guru
menyelesaikan program pengajarannya. Adapun pembuatan satuan pelajaran/persiapan
mengajar dibuat berdasarkan kebutuhan sesuai dengan program pengajarannya.
5. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
Selain keperluan administrasi keberhasilan kegiatan belajar mengajar dipengaruhi pula
oleh penampilan guru di dalam kelas, tertib lonceng. Untuk kelancaran kegiatan belajar
mengajar disusunlah tugas piket yang waktunya disesuaikan dengan hari bebas guru.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 20


Faktor lain yang menunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar adalah pengadaan
buku sumber, baik bagi guru maupun bagi siswa dan pengadaan alat media serta alat
pelajaran lainnya. Upaya lain dalam rangka optimalisasi hasil kegiatan belajar mengajar
dan perluasan wawasan siswa dengan pelaksanaan kegiatan ko-kurikuler sesuai
dengan ketentuan dan kebutuhan.
6. Penyusunan Evaluasi Belajar Siswa.
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan belajar siswa mutlak dilaksanakan kegiatan
evaluasi belajar. Evaluasi belajar siswa dapat dilaksanakan pada saat proses belajar
maupun pada akhir kegiatan belajar. Bentuk evaluasinya bias berupa kegiatan tes atau
non tes..Evaluasi non tes berupa pengamatan terhadap sikap dan perilaku siswa
diliungkungan sekolah maupun di luar sekolah. Sedangkan evaluasi dalam bentuk tes
diselenggarakan secara tertulis pada saat :
Ulangan Harian
Ulangan Tengah Semester
Ulangan Akhir Semester
Ujian Kenaikan Kelas
UN/ US
Analisis Hasil Evaluasi Siswa.
Sebagai upaya tindak lanjut dari pelaksanaan evaluasi siswa, maka hasil evaluasi siswa
perlu dianalisa. Analisa hasil evaluasi ini ditujukan kepada nilai yang diperoleh siswa
maupun perangkat tesnya. Dari Analisa terhadap hasil yang dicapai siswa akan
diperoleh :
Kedudukan siswa dalam kelompok dikelasnya
Tarap serap dan daya serap
Penentuan Proses Pengayaan dan Perbaikan
Sedangkan dari analisis terhadap perangkat tes (butir soal) dimaksudkan untuk
menentukan klasifikasi soal yakni : Tingkat kesukaran, Validitas soal : diterima,
diperbaiki, ditolak.Fungsionalisasi distructur ( pengecoh ). Dengan pelaksanaan analisis
terhadap hasil evaluasi belajar ini diharapkan professional dalam mengajar belajar
tuntas ( mastery learning )
7. Penyusunan Program Bimbingan dan Konseling
Kegiatan Bimbingan dan Konseling merupaskan bagian integral dari system pendidikan
di sekolah. Kegiatan Bimbingan dan Konseling ini ditujukan kepada siswa untuk
menentukan potensi yang ada pada dirinya serta mengarahkannya supaya menjadi
Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 21
teman infestasi dalam keberhasilan belajar. Untuk menunjang kelancaran pelayanan
Bimbingan dan Konseling diperlukan data yang memadai, sumber pengolahan data
diperoleh dari buku catatan pribadi, buku laporan pendidikan dan hasil wawancara.
Untuuk mendapatkan informasi yang optimal dilaksanakan layanan home visit dan
pertemuan dengan orang tua siswa perkelas. Mekanisme pelayanan Bimbingan dan
Konseling dilaksanakan oleh koordinator dengan stafnya yang terdiri dari guru, wwali
kelas. Untuk terciptanya pelayanan yang tepat guna dan hasil guna, maka setiap
p[ersonal BK diberikan sasaran pelayanan berdasarkan jumlah siswa perkelas.Faktor
lain yang perlu diupayakan adalah penyediaan fasilitas ruangan yang refresentatif dan
visualisasi data.
8. Penyusunan Program Perpustakaan
Perpustakaan sebagai sarana untuk menambah dan memperluas keilmuan dan
pengetahuan siswaperlu ditingkatkan fungsi dan peranannya.
Kegiatan yang menunjang antara lain :
Penetapan personalia yang terdiri dari dari koordinator, pengelola dan pembantu
pelaksana.
Penataan administrasi
Pengelompokan pustaka sesuai dengan ketentuan
Penambahan buku-buku
Pemeliharaan sarana dan prasarana
C. Ketenagaan
Bidang Ketenagaan ini meliputi sub bidang :
o Tenaga guru
o Tenaga Non Guru/Tata Usaha
o Tenaga Pembantu Pelaksana
o Tenaga Pengelola Perpustakaan
o Petugas Bimbingan dan Konseling
o Pembina/Pelatih kegiatan Ekstrakurikuler
1. Tenaga Guru
Berdasarkan keadaan jumlah guru masih dirasakan kurang jumlahnya, upaya yang
ditempuh adalah dengan mengusulkan penambahan atau dengan pemerataan.
Disamping itu diupayakan pula dengan mengangkat guru sukwan/honorer (GTT) sesuai
dengan kebutuhan dan kemampuan.Upaya peningkatan kemampuan guru dilaksanakan
dengan mengikutsertakan dalam kegiatan PKG/MGMP maupu penyetaraan D3.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 22


2. Tenaga Tata Usaha
Kegiatan ketatausahaan merupakan sentral administrasi di sekolah, baik administrasi
pengajaran maupun administrasi perkantoran. Guna memperlancar pengelolaannya
diperlukan tenaga yang memadai dan kualifid. Pembinaan dan pengarahan terhadap
kemampuan kerja diupayakan melalui penataran maupun bimbingan langsung
berdasarkan peraturan dan petunjuk pelaksanaan yang berlaku.
3. Tenaga Pembantu Pelaksana
Kebutuhan akan pembantu pelaksana masih dipenuhi sebagian besar oleh tenaga
honorer. Efektivitas pendayagunaan tenaga pembantu pelaksana diarahkan kepada
pelayanan kebutuhan pelayanan pengajaran, administrasi perkantoran dan
pemeliharaan serta pengamanan sarana dan prasarana sekolah. Mengingat tingkat
pendidikan yang dimiliki oleh tenaga pembantu pelaksana relatif rendah (rata-rata
lulusan SD), maka dalam pembinaan dan pengarahan.
4. Tenaga pengelola Perpustakaan
Untuk meningkatkan fungsi perpustakaan terhadap keberhasilan pendidikan disekolah
diperlukan upaya pengelolaan yang mencukupi dan berkemampuan yang professional.
Sehubungan dengan belum mempunyai tenaga pustakawan yang berkelayakan, maka
pengelola perpustakaan diserahkan kepada guru yang erat hubungannya dengan mata
pelajaran terutama Bahasa Indonesia.
5. Tenaga Bimbingan dan Konseling (BK)
Sehubungan dengan pelayanan BK berkaitan dengan masalah perkembangan para
siswa dalam kegiatan belajar mengajar baik siswa yang bermasalah maupun yang
berpotensi. Mengingat tenaga guru BK yang dimiliki sangat kurang, maka untuk
membantu kelancaran pelayanan BK dibantu oleh wali kelas dan guru mata pelajaran.
Untuk meningkatkan kemampuan tenaga BK selain mengupayakan buku-buku pedoman
yang mutahir juga diikutsertakan dalam kegiatan MGBK atau Pelatihan dan Penataran
yang relevan.
6. Tenaga Pembina / Pelatihan Ekstrakurikuler
Upaya peningkatan kegiatan ekstrakurikuler disamping mendapatkan bimbingan dan
pengawasan dari guru pembina juga diupayakan mendatangkan pelatih dari bidang
kegiatan tertentu yang tidak bias ditangani tenaga yang ada.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 23


D. Bidang Sarana dan Prasarana
Bidang sarana dan prasarana ini meliputi sub bidang berikut ini :
o Pemeliharaan Bangunan
o Rehabilitasi Ruang Belajar
o Pemeliharaan dan Penambahan alat pelajaran
o Perbaikan dan penambahan meubelair
o Penataan Lapangan olah raga
o Penataan halaman
1. Pemeliharaan Bangunan
Pemeliharaan bangunan ini diawali dengan menginventarisir hal-hal yang perlu
mendapat perhatian. Inventarisasi ini dilakukan oleh para wali kelas dan penanggung
jawab ruangan yang dikoordinir oleh urusan sarana dan prasarana. Pemeliharaan
bangunan ini meliputi perbaikan instalasi listrik, pelaburan dan rehabilitasi ruang
perpustakaan.
2. Rehabilitasi ruangan belajar
Sesuai dengan master plan pengembangan sekolah, maka dalam tahun pelajaran
2017/2018 diusulkan kepada pemerintah untuk pembangunan ruang belajar. Hal ini
dilakukan karena masih kekurangan ruang belajar.
3. Pemeliharaan dan penambahan alat pelajaran.
Pemeliharaan alat pelajaran ini diawali dengan mengadakan inventarisasi alat pelajaran
untuk setiap mata pelajaran oleh masing-masing guru. Hasil inventarisasi ini diketahui
keadaannya yang masih layak pakai atau yang perlu diperbaiki atau diganti /
dimusnahkan. Selain itu diupayakan pula untuk menambah beberapa alat pelajaran
termasuk buku-buku sumber ,pegangan guru dan relevensi lainnya. Penambahan alat-
alat pelajaran ini diupayakan dengan mengajukan permohonan kepada Kanwil
Depdiknas dan pembelian dari sumber dana yang tersedia sesuai dengan kemampuan
berdasarkan skala prioritas.
4. Perbaikan dan penambahan mebeler.
Mengingat bertambahnya jumlah penerimaan siswa baru, maka konsekwensi yang
harus diantisifasi antara lain penambahan tempat duduk siswa. Untuk itu perlu
dilaksanakan klasifikasi terhadap barang yang layak pakai dan tidak layak pakai. Selain
itu diupayakan pula perbaikan perbaikan atau pengadaan mebeler untuk ruangan guru
antara lain meja, kursi dan almari.
5. Penataan Lapang Olah Raga.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 24


Agar kondisi lapang olah raga dapat menunjang kelancaran proses KBM, maka kondisi
fisiknya perlu ditingkatkan dan di perbaiki.
6. Penataan Halaman.
Dalam rangka meningkatkan program 6K, diupayakan pemamfaatan dan penataan
halaman. Kegiatan ini meliputi penambahan pohon hias dan pembuatan taman,
pengadaan tempat sampah di setiap kelas, pembuatan gerbang ( Gapura ) serta
pendukung lainnya.

E. Bidang Kesiswaan.

Bidang garapan kesiswaan ini terdiri dari sub bidang:

o Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB )


o Peningkatan pengelolaan administrasi kesiswaan
o Pembinaan Kesiswaan ( OSIS )
o Pembinaan Ekstra kurikuler
o Peningkatan pelayanan Bimbingan dan Konseling
1. Penerimaan Siswa Baru
Dalam upaya mengantisipasi meningkatnya jumlah pendaftar dari Sekolah Dasar dalam
upaya mensukseskan Rintisan Wajib Belajar pendidikan 12 tahun, maka dalam tahun
pelajaran 2017/2018 dan sebelumnya telah disesuaikan dengan kapasitas yang ada 16
kelas dengan jumlah siswa perkelas 32 orang. Rangkaian kegiatan penerimaan siswa
baru ini diikuti dengan kegiatan MOPD.
2. Peningkatan Pengelolaan Administrasi Kesiswaan
Pada umumnya pengelolaan administrasi kesiswaan telah dilaksanakan dengan
berpedoman kepada ketentuan yang berlaku. Namun untuk mendapatkan hasil yang
optimal masih diperlukan upaya peningkatan terutama dalam hal akurasi data,
pengarsipan dan pelaporannya secara berkesinambungan.
3. Pembinaan Kegiatan OSIS
Pelaksanaan Kegiatan OSIS didasarkan kepada petunjuk pelaksanaan yang berlaku
berdasarkan Surat Keputusan dari Kanwil Depdikbud Propinsi Jawa Barat. Pelaksanaan
teknis urusan kesiswaan dilaksanakan oleh urusan kesiswaan yang dibantu oleh staf
pembina OSIS, pembinaan kegiatan OSIS meliputi pembinaan keorganisasian
Administrasi dan pelaksanaan program kegiatannya,pembinaan organisasi meliputi
pembentukan pengurus OSIS dan MPK serta penyusunan program kerjanya dalam
Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 25
bidang administrasi meliputi pengadaan sarana dan prasarana penertiban pengelolaan
administrasi dan memberikan arahan-arahan dalam pengelolaannya.Sedangkan dalam
pelaksanaan program pelaksanaan kegiatan meliputi pengarahan dan pengawasan
kegiatan serta evaluasi kegiatannya
4. Pembinaan kegiatan ekstrakurikuler
Pembinaan ekstrakurikuler selain diarahkan kepada mempertahankan hasil yang telah
dicapai pada tahun sebelumnya, diupayakan pula untuk dapoat meningkatkan untuk itu
sebagai penanggungjawab dan kegiatan ekstrakrikuler dituntut untuk memberi rencana
program dengan demikian diharapkan tercapai koordinasi dan integrasi dari seluruh
bidang kegiatan. Selain itu diupayakan pula bimbingan dan pengarahan terhadap
pelaksanaan program kegiatan serta penambahan dan perawatan terhadap alat-alat dan
fasilitas kegiatan ekstrakurikuler.
5. Pelayan Bimbingan dan Konseling
Dapat terarah dan terpadu maka para petugas dalam melaksanakan kegiatannya harus
berdasarkan rencana kegiatan.Untuk itu koordinator Bimbingan dan Konseling diserahi
tugas untuk menyusun program berdasarkan ketentuan yang berlaku. Untuk
meningkatkan kegiatan tersebut meskipun belum dapat memadai diupayakan pula
semaksimal mungkin disediakan bagi yang tersendiri upaya lain dalam meningkatkan
pelayanan ini adalah inventarisasi data dan penambahan sarana dan prasarana antara
lain : Almari Data,Papan Data (Visualisasi Data)

F. Hubungan Masyarakat (Humas)


Bidang Kegiatan Humas antara lain terdiri dari
o Hubungan dengan orantua siswa
o Hubungan dengan pengurus Komite Sekolah
o Hubungan dengan instansi terkait baik instansi Vertikal maupun Horizontal.
o Hubungan dengan masyarakan sekitar
o Hubungan dengan lembaga Pendidikan Luar Sekolah
1. Hubungan dengan orang tua siswa
Hubungan dengan orang tua siswa diupayakan seoptimal mungkin secara timba balik
dengan memanggil orang tua ke sekolah maupun melakukan kunjungan ke rumah
(home visit) secara formal hubungan dengan orang tua siswa dilakukan kunjungan ke
rumah,dilakukan melalui rapat pada wal dan akhir tahun pelajaran serta pada
pembagian Laporan Pendidikan Siswa setiap akhir semester. Untuk lebih meningkatkan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 26


hasil yang optimal proses pertemuan dengan orang tua siswa maka dalam tahun
pelajaran yang akan dating diupayakan pertemuan perkelas melibatkan unsure wali
kelas dan BK, Kurikulum dan Urusan Kesiswaan
2. Hubungan dengan Pengurus Komite Sekolah
Komite Sekolah sebagai institusi yang mewakili masyarakat dalam membantu
kelamcaran kegiatan pendidikan di sekolah memegangh andil yang cukup besar dalam
mencapai keberhasilan pendidikan di sekolah. Peran serta pengurus Komite Sekolah
tidak hanya sebagai pembantu sarana pinansial saja juga dalam masalah lainnya dapat
menunjang sesuai dengan kewenangannya.
Berdasarkan kepada peraturan yang berlaku untuk mencapai tujuan tersebut diatas
diupayakan pula pertemuan dengan orang tua (Pengurus Komite Sekolah) secara
berkala maupun melalui kunjungan insidental pengurus ke sekolah.
3. Hubungan dengan instansi terkait (Instansi Vertikal maupun Horizontal).
Yang dimaksud dengan instansi tersebut diatas adalah Lembaga departemental dan
organisasi profesi dan fungsionalisasi yaitu kantor Disdik Provinsi, Pemerintah terkait,
Kantor Disdik Kabupaten. Hubungan dengan instansi Horizontal adalah lembaga
Departemen sejenis dan organisasi fungsional setingkat. Pola hubungan instansi
horizontal ini dalam upaya meningkatkan hubungan koordinatif dan konsultatif.
4. Hubungan dengan masyarakat sekitar
Peran serta masyarakat sekitar akan membantu terwujudnya ketahanan sekolah dan
wawasan Wiyata Mandala. Maka dari itu perlu ditingkatkan hubungan timbal balik antara
piuhak sekolah dengan masyarakat sekitar.
Upaya ini diupayakan antara lain dengan mengundang para tokoh masyarakat dalam
kegiatan yang diselenggarakan sekolah seperti kegiatan perayaan kegiatan hari besar
keagamaan. Disamping itu pihak sekolah berusaha pula beriintegrasi dengan kegiatan
sosial kemasyarakan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar sekolah seperti perayaan
6K atau perayaan hari besar Nasional dan Agama. Dengan demikian diharapkan bahwa
sekolah merupakan kegiatan bagian yang terintegrasi dari kegiatan kemasyarakatan
khusunya masyarakat sekitar sekolah.
5. Hubungan dengan Lembaga Pendidikan Luar Sekolah
Pola hubungan sekolah dengan lembga pendidikan luar sekolah bersifat komplementer
dan dengan perjanjian yang tidak memberatkan sekolah adapun rencana kerjasama
dengan lembaga pendidikan luar sekolah dengan lembaga pendidikan Komputer.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 27


G. Bidang Ketatausahaan
Bidang Ketata-usahaan ini diupayakan untuk mengadakan pembinaan dan peningkatan
penngelolaan administrasi sekolah yang meliputi sub.bidang :
o Adminstrasi Kurikulum
o Administrasi Kesiswaan
o Administrasi Kepegawaian
o Administrasi Keuangan
o Administrasi Sarana/Prasarana
o Administrasi Persuratan/Kearsipan
o Administrasi Pelaporan/Statistik.
1. Administrasi Kurikulum (KBM)
Guna menunjang kelancaran dan keberhasilan kegiatan belajar mengajar perlu
ditunjang dengan penyediaan dan pelayanan administrasi yang memadai, maka dengan
ini setiap awal tahun pelajaran tiap guru disediakan alat tulis untuk pembuatan
kelengkapan administrasi KBM antara lain Buku untuk membuat Satpel,Program
Tahunan, dan lain sebagainya. Selain itu diupayakan pula peningkatan pengerjaan
Program Urusan Kurikulum yang meliputi : Penyusunan Jadual mengajar, pelaksanaan
tes, pelaksanaan UN/US yang terdiri dari penyusunan program, pelaksanaan kegiatan ,
pelaporan dan pengarsipan.
2. Administrasi kesiswaan
Peningkatan pembinaan dan pengelolaan administrasi kesiswaan ini meliputi :
o Administrasi Penerimaan Siswa Baru
o Administrasi Masa Orientasi Siswa (MOS)
o Pencatatan Buku Induk
o Pencatatan Buku Klapper
o Pencatatan Kumpulan Absen Siswa
o Pengelolaan Adm.Mutasi Siswa
o Penyediaan Absensi Siswa
o Pengelolaan Buku Legger
o Pengadministrasian Legalisir IJAZAH / SKHUN.
o Membantu Ketata-laksanaan OSIS
3. Administrasi Kepegawaian
Dalam upaya peningkatan pengelolaan administrasi kepegawaian diupayakan
penyediaan dan pengerjaan seoptimal mungkin yang berhubungan dengan :

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 28


o Proses kenaikan pangkat / jabatan guru dengan system angka kredit
o Proses kenaikan Pangkat/Tingkat Karyawan
o Proses Kenaikan Gaji Berkala
o Pencatatan Data Kepegawaian
o Pengarsipan salinan SK Kepegawaian dan Surat-surat berharga
o Penyusunan Daftar Urut Kepangkatan
o Pencatatan Buku Induk Pegawai
o Penjenjangan Karier Pegawai
o Penyusunan Daftar R.7/R.8 dan DSO
o Pencatatan Daftar Hadir Guru dan Karyawan
o Pengusulan,pengangkatan Guru dan Karyawan
o Pengelolaan Daftar Mutasi Kepangkatan
o Pembuatan SKP
o Pembuatan Uraian Tugas
o Pencatatan Papan Data

4. Administrasi Keuangan
Pengelolaan Administrasi Keuangan dikerjakan oleh petugas yang ditunjuk baik
bendaharawan maupun pembantunya, meliputi :
o Penyusunan RKAS
o Pengarsipan Daftar Isian Kegiatan (DIK)
o Pengerjaan Buku Pembantu/Buku Harian
o Buku Register SPMU
o Daftar Penerimaan Gaji/Uang Lembur
o Daftar Penerimaan Kesejahteraan
o Daftar Penerimaan Sumbangan
o Buku Setoran ke Bank
o Pengarsipan Buku Pengeluaran dan Pelaporan
o Pengelolaan Buku Kas Umum
o Pencatatan Buku Penerimaan Bea Siswa
o Pelaporan Keuangan
o Buku Setoran Wajib Pajak.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 29


5. Administrasi Sarana / Prasarana
Upaya peningkatan pengelolaan Administrasi Sarana dan Prasarana meliputi :
o Perencanaan (Perencanaan kebutuhan dan biaya )
o Pengadaan Kebutuhan
o Penyimpanan dan Penyaluran
o Pemeliharaan
o Penginventarisasian dan Penghapusan
Maka untuk menunjang kegiatan tersebut di atas diupayakan pengelolaan
administrasinya yang terdiri dari :
o Daftar usulan kegiatan
o Daftar Penerimaan dan Pengeluaran
o Daftar Penerimaan dan Pemeriksaan Barang
o Daftar Penyerahan Barang
o Daftar Persediaan Barang
o Daftar Permintaan /Pengeluaran Barang
o Buku Pemeliharaan Barang
o Buku Penerimaan Barang
o Daftar Pemeliharaan Barang dan Perabot
o Surat Perintah Kerja Perbaikan
o Buku Induk Barang Inventaris
o Buku Golongan Barang Inventaris
o Buku Catatan Barang Non Inventaris
o Daftar Pelaporan Keadaan Sekolah.
6. Administrasi Agenda dan Kearsipan
Pengelolaan Administrasi Agenda dan Kearsipan meliputi kegiatan :
o Pengelolaan surat-surat
o Mengagendakan surat-surat yang masuk
o Mengagendakan surat-surat keluar
o Mengekspedisi surat yang keluar
o Pengelolaan Arsip:
Sistem penataan dan penyimpanan arsip dengan menggunakan dasar
penataan system masalah dan pengabjadan.
o Pemeliharaan arsip in-aktif yang penting dan permanen antara lain :

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 30


Akte tanah, Akte pendirian gedung, Akte status sekolah dan surat-surat
berharga lainnya.
Penyusutan/pemusnahan arsip yang tidak berguna/sudah usai
waktunya
o Penyediaan Buku Notula Rapat Sekolah
o Penyediaan Buku Tamu Dinas dan Tamu Umum
o Penyediaan Buku Catatan Kedinasan Guru dan Karyawan
o Penyediaan Buku Pembinaan.
7. Administrasi Laporan Statistik
Guna meningkatkan pelaksanaan pelayanan administrasi baik yang berhubungan
dengan laporan maupun dengan kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan sekolah
pada umumnya dibuat berdasarkan format yang telah ditentukan dan diselesaikan
sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Data yang dilaporkan berdasarkan
klasifikasi sekolah diantaranya : Denah Sekolah, Grafik Kegiatan Sekolah, Struktur
Organisasi Sekolah, Rencana Kegiatan Tahunan, Daftar Guru dan Pegawai, Daftar
Pelajaran dan Papan Statistik Siswa

H. Pembiayaan
Pembiayaan seluruh kegiatan di sekolah dananya bersumber dari Pemerintah dan
masyarakat (Komite Sekolah). Dana dari pemerintah terdiri dari Dana BPMU. Sedangkan
dana dari masyarakat berupa iuran /sumbangan terdiri dari UDT dan UDB serta dana
insidental lainnya sesuai kebutuhan.
Seluruh dana yang diterima diupayakan dikelola sesuai dengan kebutuhan yang berlaku
dan berdasarkan skala prioritas. Pola pendekatan penyusunan anggaran sekolah
menggunakan Budgetting Oriented Aproach yakni Penyusunan anggaran berdasar
kepada anggaran yang tersedia. Maka dari itu disusunlah skala prioritas anggaran terutama
terhadap mata anggaran kebutuhan harian.
Untuk peningkatan pengelolaan anggaran pembiayaan ini diupayakan intensifikasi
pemasukan dan pengguinaan dana yang meliputi :
o Pembinaan pengelolaan administrasi keuangan dana BPMU proyek dan komite sekolah
o Pembuatan anggaran sekolah berdasarkan skala prioritas kebutuhan
o Peningkatan pengelolaan laporan
o Fungsionalisasi personalia keuangan.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 31


I. Pengawasan dan Evaluasi
Pelaksanaan pengawasan dan evaluasi merupakan kegiatan yang strategis dari fungsi
pengelolaan. Sebab dengan melakukan pengawasan akan dapat diketahui apakah suatu
program kegiatan itu dapat dilaksanakan dengan baik atau tidak. Apakah pelaksanaan itu
sesuai atau tidak. Maka dari itu diupayakan pelaksanaan fungsi pengawasan ini dengan
pendekatan pengawasan fungsional dan pengawasan melekat (Waskat).
Sedangkan pelaksanaan evaluasi dimaksudkan untuk mengetahui apakah hasil suatu program
sesuai dengan rencana atau tidak. Selain itu dengan evaluasi ini dimaksudkan pula untuk
mengetahui sampai sejauh mana tujuan program itu sudah tercapai. Maka untuk mendapatkan
criteria yang pasti terdapat kegiatan pengawasan dan evaluasi ini disusunlah instrumennya. Hal
ini dimaksudkan untuk mendapatkan data yang obyektif,valied dan reliable.
Bidang garapan pengawasan dan evaluasi ini terdiri dari sub.bidang :
o Pengawasan terhadap Ketata-usahaan
o Pengawasan terhadap Pegawai Tata Usaha
o Pengawasan terhadap Pembantu Pelaksana
o Pengawasan terhadap Bendaharawan
o Pengawasan terhadap Wakil Kepala Sekolah
o Pengawasan terhadap Pembantu Urusan-urusan
o Pengawasan terhadap Guru
o Pengawasan terhadap petugas BK
o Pengawsan terhadap Pengelola Perpustakaan
o Pengawasan terhadap Pembina OSIS dan KOPSIS
o Evaluasi terhadap Kegiatan Belajar dan Mengajar
o Evaluasi terhadap Hasil Belajar
o Evaluasi Program Kegiatan Tahunan.

1. Pengawasan terhadap Ketata-usahaan


Kegiatan Tata Usaha merupakan kegiatan yang paling utama dalam administrasi
sekolah, karena itu kegiatan administrasi akan mempengaruhi terhadap kelancaran
kegiatan belajar mengajar (KBM). Untuk itu perlu diciptakan suatu kondisi yang
favoriable antara lain: Pengawasan terhadap kegiatan adfministrasi secara dini. Hal ini
dimaksudkan agar penyimpangan dan klesalahan dapat diperbaiki secara professional.
Pengawasan ini dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Secara

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 32


langsung dengan pemeriksaan terhadap proses dan hasil kegiatan, sedangkan secara
tidak langsung dengan melalui pengamatan visual.
2. Pengawasan terhadap Tata-Usaha
Pengawasan terhadap pegawai Tata Usaha dilakukan secara sektoral dan integral.
Secara sektoral dimaksudkan pengawasan terhadap pegawai berdasarkan tugasnya
masing-masing. Sedangkan secara integral dimaksudkan pengawasan yang dilakukan
secara keseluruhan melalui Kepala Tata Usaha. Pendekatan yang melalui formal dan
instrumen secara tertulis, selain itu dilakukan pula secara informal dimana jika terdapat
penyimpangan terhadap pelaksanaan kegiatan, maka personal yang bersangkutan
diberikan pengarahan secara personal persuasif.
3. Pengawasan terhadap Bendahara
Rendahnya tingkat pendidikan yang dimiliki oleh para pembantu pelaksana akan
mempengaruhi terhadap pola pikir dan pola tindaknya dalam menyelesaikan tugas yang
menjadi tanggungjawabnya. Maka dari itu dalam pemberian tugas demikian jelas dan
terperinci dan pengawasannya lebih diutamakan terhadap proses pelaksanaannya agar
hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.
4. Pengawasan terhadap bendahara
Pengawasan terhadap Bendaharawan dilakukan terhadap aspek administrasi
(pencatatan transaksi) dan pengelolaan uang( penyimpanan dan pembelajaran).
Pengawasan administrasi diupayakan dengan penandatanganan seluruh pembukuan
keuangan setiap akhir bulan dengan penyesuaian terhadap bukti penerimaan dan
pengeluaran. Secara berkala pula 3 (tiga) bulan sekali diupayakan pemeriksaan dengan
menggunakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Untuk terciptanya sirkulasi keuangan
secara terkontrol,maka digunakan buku pengendalian yang harus diserahkan
Bendaharawan setiap hari . Pengawasan terhadap pengelolaan keuangan dimaksud
untuk mengetahui apakah sesuai dengan ketentuan dan program yang telah dibuatkan
atau ada penyimpangan. Jika terdapat penyimpangan maka dapat dilakukan perbaikan
secepatnya baik secara administrative maupun secara operasional.
5. Pengawasan terhadap Wakil Kepala Sekolah
Sehubungan dengan pelaksanaan sekolah menggunakan pola belajar double shief,
maka untuk membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar ditunjuk seorang Wakil
Kepala Sekolah. Mengingat jabatan Wakil Kepala Sekol;ah bukan jabatan structural
organic namun bersipat fungsional operatif, maka kewenangannya merupakan
wewenang dan tugas yang dilimpahkan oleh Kepala Sekolah. Pola pengawasan yang

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 33


diterapkan bersifat konsultatif dan informative. Konsultatif dimaksudkan bahwa setiap
kegiatan yang dilakukan dikonsultasikan terlebih dahulu. Informatif dimaksudkan bahwa
selesai dilaksanakan tugas dilaporkan kepada Kepala Sekolah. Selain Pengawasan
yang bersifat konsultatif dilakukan pula pengawasan secara langsung terhadap kegiatan
yang dilakukan oleh Wakil Kepala Sekolah.
6. Pengawasan terhadap Pembantu Urusan-urusan.
Para pembantu urusan merupakan tenaga pelaksana operasional dari program dari
program sekolah. Maka dari itu untuk pengawasan kegiatannya dimulai dari pembuatan
program kerja masing-masing urusan. Hal ini dimaksud agar kegiatan sekolah dapat
dikoordinasikan secara integritif. Pengawas langsung terhadap pembantu Kepala
Urusan adalah dilakukan dengan mengadakan briffing tiap bulan bersama Wakil Kepala
Sekolah.
7. Pengawasan terhadap Guru
Pengawasan terhadap Guru ditujukan kepada kehadiran di sekolah, dikelas dan
kelengkapan administrasi kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini dapat dilakukan
secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya pemeriksaan terhadap daftar hadir
guru dan pemantauan setiap hari ke kelas secara insidental. Pengawasan kelengkapan
administrasi kegiatan belajar mengajar di mulai pada awal semester setiap guru
diwajibkan untuk memperlihatkan kelengkapan administrasi kegiatan belajar mengajar
sambil ditanda-tangani Kepala Sekolah.
8. Pengawasan terhadap Petugas BK
Pengelolaan terhadap kegiatan BK secara organisasi langsung kepada Kepala Sekolah
dengan dipertanggung-jawabkan oleh seorang Koordinator. Yang hasilnya dilaporkan
kepada Kepala Sekolah. Maka dari itu pengawasan pelaksanaan BK dilaksanakan
dengan pemantauan administrasi personal. Pengawasan administrasi dan personal
dimulai dengan pemantauan pembuatan program dan kelengkapan serta visualisasi
data. Sedangkan pengawasan personal terhadap staf BK didelegirkan kepada
Koordinator sebagai pelaksana harian.
9. Pengawasan terhadap Petugas Perpustakaan
Sebagaimana halnya pelaksanaan Bimbingan dan Konseling pemgawasan terhadap
petugas perpustakaan pengawasan hariannya dilaksanakannya oleh Koordinator
Perpustakaan. Pengawasannya meliputi sarana dan prasarana, misalnya kelengkapan
administrasi,ketertiban dan penataan perpustakaan. Acuan dasar pengawasan
berpedoman kepada program kegiatan yang dibuat , pengawasan langsung dilakukan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 34


melihat langsung kegiatan di Perpustakaan. Sedangkan secara tidak langsung
berdasarkan informasi dan data yang ada dan disampaikan oleh Koordinator.
10. Pengawasan terhadap Pembina OSIS
Secara organisatoris pembinaan kegiatan OSIS langsung dibawah pengawasan Kepala
Sekolah sedangkan pelaksanaan harian dilakukan oleh Urusan Siswa. Sasarannya
pengawasan meliputi pengelolaan administrasi dan pelaksanaan program kegiatan yang
termasuk kegiatan ekstra-kurikuler.
11. Evaluasi terhadap Kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan tersebut diatas merupakan aktivitas di sekolah yang merupakan kegiatan inti
dan perlu mendapat dukungan dari kegiatan lainnya, maka untuk mengetahui
keberhasilan kegiatan Belajar dan Mengajar dilaksanakan evaluasi yang terarah
,terencana dan berkesinambungan. Sasaran evaluasi kegiatan belajar dan mengajar ini
m eliputi aspek normative dan prilaku siswa (intelektual). Aspek normative menyangkut
siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar baik dikelas maupun dalam
kegiatan lainnya diluar sekolah. Sedangkan Aspek intelektual menyangkut tingkat
kemampuan siswa menerima dan mengaplikasikan pengetahuan yang dipelajari. Maka
dari itu setiap guru menyusun program evaluasi KBM meliputi Tes
Semester/Mid.semester sedangkan UN/US dibuat oleh Kurikulum.Untuk mengetahui
perkembangan KBM diupayakan pertemuan secara berkala, baik melalui rapat bulanan
maupun briffing selain itu dilakukan pula pertemuan/rapat menjelang dan sesudah
pelaksanaan tes.
12. Evaluasi terhadap Hasil Belajar
Evaluasi hasil belajar merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan evaluasi KBM.Data
yang diperoleh dari evaluasi KBM diolah untuk menentukan langkah selanjutnya dalam
memperlakukan perangkat tes. Dan memperlakukan perangkat tes. Dan
memperlakukan siswa baik secara individual maupun secara kelompok. Maka dari itu
sasaran evaluasi hasil belajar ini meliputi pengolahan perangkat tes (Analisis butir soal)
dan pengolahan nilai yang diperoleh siswa dalam kegiatan evaluasi belajar diupayakan
mencapai ketuntasan belajar sehingga diperoleh hasil belajar yang optimal.
13. Evaluasi terhadap Program Tahunan Sekolah
Program Kegiatan Tahunan bukanlah merupakan program kegiatan sekolah yang baku
dalam arti tidak memungkinkan adanya perubahan yang disebabkan adanya
kebijaksanaan yang menghendakinya. Maka dari itu Program Tahunan diupayakan
dibuat secara flexible konditional. Guna mencapai maksud tersebut diatas perlu

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 35


diadakan evaluasi terhadap pelaksanaan program tahunan ini. Evaluasi dimaksud untuk
mengetahui sejauh mana kegiatan ini di sekolah sesuai dengan rencana atau tidak.
Dengan demikian akan dapat diketahui apakah factor penghambat dan penunjangnya
bagaimana usaha untuk menanggulangi hambatan dan mengembangkan factor
penunjang yang ada.

Dengan demikian tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaan program kegiatan ini
mengalami perubahan sesuai dengan tuntutan dan tujuan yang diharapkan.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 36


BAB. IV

KEGIATAN KEPALA SEKOLAH

A. Kegiatan Harian
Pada setiap hari Kepala Sekolah melaksanakan kegiatan berikut.
1. Memeriksa absensi guru, karyawan, dan peserta didik.
2. Mengatur dan memeriksa kegiatan 6K.
3. Memeriksa perangkat program pembelajaran dan persiapan lainnya yang menunjang
proses pembelajaran.
4. Menyelesaikan surat-surat dan angka kredit guru.
5. Mengatasi berbagai hambatan terhadap berlangsungnya proses pembelajaran.
6. Mengatasi kasus yang terjadi hari itu.
7. Memeriksa segala sesuatu menjelang proses pembelajaran usai.
8. Melaksanakan supervisi proses pembelajaran.

B. Kegiatan Mingguan
1. Pada setiap pekan, Kepala Sekolah melaksanakan kegiatan berikut.
2. Upacara Bendera dan upacara hari besar lainnya.
3. Melaksanakan senam kesegaran jasmani bersama.
4. Melaksanakan kegiatan peningkatan IMTAQ bersama di masjid sekolah.
5. Memeriksa keuangan sekolah.
6. Mengatur penyediaan keperluan perlengkapan pembelajaran dan kantor.
7. Melaksanakan meeting refleksi melalui rapat dengan seluruh komponen
penyelenggara sekolah sebagai pertimbangan kegiatan pada minggu berikutnya.

C. Kegiatan Bulanan
Pada setiap bulan, Kepala Sekolah melaksanakan tugas berikut.
1. Pada Awal Bulan
o Melaksanakan penyelesaian kegiatan pembayaran gaji guru/UPTD/Teknisi
lainnya, laporan bulanan, rencana keperluan perlengkapan pembelajaran dan
kantor, serta rencana belanja bulanan.
o Melaksanakan pemeriksaan umum, antara lain:

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 37


Buku jurnal kelas.
Daftar hadir guru.
Kumpulan bahan evaluasi serta analisisnya.
Kumpulan perangkat pembelajaran.
Diagram pencapain KKM
Program perbaikan dan pengayaan.
Buku catatan pelakanaan bimbingan dan konseling.
Memberi petunjuk kepada guru-guru tentang siswa yang perlu mendapat
perhatian khusus, kasus yang perlu diketahui dalam upaya pembinan kegitan
siswa.
2. Pada Akhir Bulan

Melakukan peutupan buku kas umum.


Pelaporan pertangungjawaban keuangan.
Evaluasi pelaksanaan program kegiatan bulanan.
Mutasi siswa dan klapper.

D. Kegiatan Semesteran

1. Menyelengarakan perawatan dan perbaikan peralatan sekolah yang diperlukan.


2. Melaksanakan pengisian buku induk siswa.
3. Melaksanakan persiapan ulangan tengah semester dan ulangan semester.
4. Mengevaluasi kegiatan pembiasaan, BK, UKS, Perpustakaan dan ekstrakurikuler.
5. Melaksanakan kegiatan akhir caturwulan yang meliputi:

Daftar kelas.
Kumpulan nilai (legger).
Catatan siswa yang perlu mendapat layanan khusus.
Pengisian nilai semesteran.
Pembagian Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar.
Panggilan orangtua siswa, sejauh diperlukan untuk berkolaborasi.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 38


E. Kegiatan Akhir Tahun Pembelajaran

1. Melaksanakan penutupan buku inventaris dan keuangan


2. Menyelenggarakan ulangan semester dan ujian akhir.
3. Melaksanakan kegiatan kenaikan kelas dan kelulusan, yang meliputi:
a) Persiapan daftar kumpulan nilai (legger).
b) Penyiapan bahan-bahan untuk rapat guru.
c) Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar.
4. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan program sekolah tahun pembelajaran 2017/2018
dan menyusun program tahun pembelajaran 2017/2018.
5. Menyusun RKTS tahun anggaran 2017/2018.
6. Menyusun Rencana Pengembangan sekolah.
7. Menyusun rencana perbaikan dan pemeliharaan sekolah dan alat bantu pendidikan.
8. Pelaporan akhir tahun pembelajaran.
9. Melaksanakan penerimaan siswa baru tahun pembelajaran 2017/2018 yang meliputi:
a) Pembentukan panitia penerimaan siswa baru.
b) Penyusunan syarat-syarat penerimaan dan pendaftaran siswa baru.
c) Penyiapan formulir dan pengumuman penerimaan siswa baru.
d) Pengumuman siswa yang diterima dan daftar ulang.

F. Kegiatan Awal Tahun Pembelajaran


1. Merencanakan kebutuhan guru untuk berlangsungnya proses pembelajaran.
2. Pembagian tugas guru.
3. Menyusun jadwal pembelajaran dan kalender pendidikan.
4. Menyusun kebutuhan buku teks, buku pegangan guru, dan buku penunjang lainnya.
5. Menyusun kelengkapan peralatan pembelajaran dan bahan pembelajaran.
6. Melaksanakan rapat/workshop penyusunan kurikulum dan RKTS.
7. Menyiapkan format-format kebutuhan guru untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 39


BAB V

PENUTUP

Keberhasilan suatu program kegiatan akan lebih banyak ditentukan oleh adanya
dukungan manusianya dalam memahami dan melaksanakan program serta memanfaatkan
sarana dan prasarana yang ada. Maka dari itu diperlukan adanya suatu kerjasama yang
professional dari semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan sekolah.
Upaya ini dapat ditempuh dengan menciptakan kondisi yang favoriable seperti
peningkatan kesejahteraan dan penyediaan sarana dan prasarana yang diperlukan. Untuk
mewujudkannya tidak hanya dapat dilaksanaklan dan dicapai sekaligus tetapi harus bertahap
dan berkesinambungan.
Maka dari itu program kegiatan ini dibuat berdasarkan kepada prinsif skala prioritas terhadap
kebutuhan yang terasa sangat mendesak.
Mengingat system pengelolaan sekolah merupakan system yang terbuka dan dinamis, tidak
menutup kemungkinan dalam pelaksanaannya menga;lami penyesuaian baik terhadap kondisi
yang berkembang di sekolah maupun akibat kebijaksanaan atasan. Namun demikian dengan
adanya program kegiatan ini diharapkan dapat meminimalkan penyimpangan kegiatan dari
tujuan yang diharapkan
Kami menyadari betapapun usaha kami telah optimal dalam menyusun program ini, namun
ketidak-sempurnaan baik penyusun materi maupun redaksionalnya tentu ada.
Mudah-mudahan berdasarkan temuan dalam pelaksanaan program kegiatan ini pada masa
yang akan dating dapat dijadikan bahan perbaikan. Amin.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 40


KATA PENGANTAR

Dalam upaya mencapai tingkat yang optimal terhadap pelaksanaan Proses Belajar
Mengajar dan untuk memperkecil kemungkinan terjadinya penyimpangan terhadap
pelaksanaan diperlukan adanya rencana yang rasional dan oprasional dengan berpedoman
pada peraturan perundang-undangan yang berlaku
Penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang terdiri dari keseluruhan tenaga teknis
pendidikan dan tenaga kependidikan sebagai kegiatan pendudkung yang sangat menentukan
dalam usaha mencapai keberhasilan pendidikan di sekolah. Hal ini dimungkinkan karena
kegiatan teknis pendidikan dan tata usaha sekolah bersifat saling mendukung, maka
keseluruhan komponen tersebut perlu dikelola secara tertib dan efesien.
Penyusunan Program Kegiatan sekolah dibuat dan disusun untuk memenuhi keperluan tersebut
di atas dengan mengacu kepada rencana induk pengembangan sekolah. Untuk keberhasilan
pelaksanaan program kerja ini diperlukan pemahaman yang sama dan partisifasi serta dedikasi
dari seluruh staf teknis pendidikan dan tenaga kependidikan di lingkungan SMA Negeri 1
Warungkiara
Semoga usaha penyusunan program kerja ini dapat bermanfaat bagi upaya peningkatan mutu
pendidikan di SMA Negeri 1 Warungkiara pada khususnya dan pihak lain yang membutuhkan.
Kepada semua pihak yang membantu penyusuan program kerja ini kami mengucapkan terima
kasih.

Kepala Sekolah,

Drs. Ade Munajat, M.Hum


Nip. 196606171993031007

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 41


DAFTAR ISI

KATA i
PENGANTAR
DAFTAR ISI ii
LEMBAR PENGESAHAN iii
BAB I PENDAHULUAN .. 1
A. Latar Belakang .. 1
B. Dasar Hukum .. 1
C. Maksud dan Tujuan .. 2
D. Sasaran .. 2
BAB II PENGORGANISASIAN PERSONIL .. 4
A. Struktur Organisasi .. 4
B. Rincian Pembagian Tugas .. 4
BAB III SITUASI KONDISI SEKOLAH .. 12
A. Letak Geografdi .. 12
B. Bidang Pendidikan .. 13
C. Data Pendidikan dan Kependidik .. 15
D. Sarana dan Prasarana .. 13
.. 17
E. Kesiswaan
19
F. Pembiayaan 19
19
G. Pengembangan Pegawai

H. Supervisin dan Evaluasi

BAB IV PROGRAM KEGIATAN TAHUNA .. 20


A. Umum .. 20
B. Kurikulum .. 20
C. Ketenagaan .. 24
D. Sarana Prasarana .. 25

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 42


E. Bidang Kesiswaan .. 27
F. Hubungan Masyarakat .. 28
G. Bidang Ketatausahaan .. 30
H. Pembiayaan .. 34
I. Pengawasan dan Evaluasi .. 34

BAB V PENUTUP .. 40

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 43


LAMPIRAN
MATRIK PROGRAM TAHUNAN SEKOLAH
SMA NEGERI 1 WARUNGKIARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018

NO. BIDANG DAN INDIKATOR LANGKAH-LANGKAH UNTUK PENAGGUNG WAKTU SUMBER BESAR KET.
STRATEGI KEBERHASILAN MENDAPAT KEBERHASILAN JAWAB PELAKSANAAN DANA DANA
KEGIATAN BIDANG ( Rp ) ( Rp )
1 2 3 4 5 6 7 8 9
A. Bidang Umum : Terselenggaranya 1. Inventarisasi dasar hukum Kepala Sekolah 24 Juni s.d. 4 Juli BOS
1. Melaksanakan kegiatan penerimaan serta ketentuan / pagu dari 2017
program siswa baru sesuai Kabid Dikdas dan Tk.
penerimaaan siswa dengan rencana serta 2. Penyusunan kepanitiaan
baru pagu yang telah 3. Menyusun jadwal kegiatan
ditetapkan sesuai dengan ketentuan
4. menyiapkan perangkat keras
serta perangkat lunaknya
5. Membuat edaran kepada
instansi terkait Kepala Sekolah 30 Juni s.d. 16 Juli BPMU
2. Penyebarluasan Terjabarnya kalender
1. Menyiapkan kalender
kalender pendidikan sampai pendidikan 2017/2018 2017
pendididkan dengan rincian efektif 2. Mengadakan koordinasi
sekolah. dengan urusan urusan serta
koordinator guru mata
pelajaran untuk mendapatkan
data pekan/jumlah hari efektif
sekolah dalam satu tahun
pelajaran.
3. Menyebarkan hasil koordinasi
kepada semua guru mata
3. Peringatan hari pelajaran serta BK. Kepala Sekolah + Insidentil BOS
Terselenggaranya
1. Menginventarisir hari-hari
besar Nasional serta kegiatan/hari besar besar nasional maupun hari Urusan
hari besar Nasional dan hari-hari peringatan keagamaan. Kesiswaan +
Keagamaan besar keagamaan 2. Koordinasi dengan urusan Urusan Humas
dengan lancar kesiswaan dan urusan humas
untuk perencanaan kegiatan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 44


yang terkait.
3. Menyusun rencana kegiatan
serta penjadwalannya.

4. Rapat-rapat Dinas. Terselenggaranya 1. Merencanakan pokok bahasan Kepala Sekolah Setiap hari senin
rapat-rapat pembinaan / hasil masukan rapat dari sehabis upacara
mingguan sesuai Dinas Dikpora Kab.Loteng bendera
dengan rencana untuk 2. Melaksanakan rapat serta
mendapatkan suatu menyampaikan informasi/
keputusan atau mengevaluasi hasil kegiatan/
kesepakatan. keputusan rapat minggu yang
lalu

Terselenggaranya rapat 1. Merencanakan waktu Kepala Sekolah Setiap menjelang BOS


setiap semester pertemuan semester I dan II.
dengan baik. 2. Inventarisasi bahan rapat
masalah pelaksanaan tes
semester sampai kemasalah
penilaiannya.
3. Inventarisasi hasil / kesimpulan
rapat.

Terselenggaranya rapat 1. Merencanakan waktu Kepala Sekolah Menjelang akhir BOS


tahun pelajaran. pertemuan semester.
2. Inventarisasi bahan rapat
misalnya masalah rambu,
penilaian, keberhasilan,
tanggal raport serta waktu
pembagian raport
3. Melaksanakan hasil rapat

Terselenggaranya rapat 1. Merencanakan waktu Kepala Sekolah April Mg I 2018. BPMU


UAS/ UAN dengan baik pertemuan
2. Menentukan personal yang
terkait
3. Menginventarisasi landasan /
dasar hukum pelaksanaan
UAS/UAN
4. Musyawarah tentang kegiatan
UAS dan UAN, menetapkan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 45


kepanitiaan / jadwal.
5. Inventarisasi hasil keputusan
rapat serta menyebarluaskan
kepada personil terkait

Terselengaranya 1. Inventarisasi bahan kajian Kepala Sekolah Waktu liburan BOS


penataran disekolah 2. Menentukan personil sebagai
dengan baik. nara sumber
3. Melaksanakan kegiatan serta
memantau pelaksanaan
kegiatan

B. Kurikulum mengadakan Terlaksanya 1. Mengadakan pendataan guru Kepala Sekolah + 30 Juni s.d. 28 BOS
pembagian tugas pembagian tugas yang ada berdasarkan basis Urusan Desember 2017
mengajar. mengajar bagi guru kelayakan. Kurikulum.
mata pelajaran dan BK. 2. Mengadakan rapat pembagian
tugas mengajar

Menyusun jadwal Tersusunnya jadwal 1. Inventarisasi jumlah jam Kepala Sekolah + 3-13 Juli 2017 BOS ATK
mengajar pelajaran tahun mengajar untuk semua Urusan 2-12 Januari 2018
2017/2018. kegiatan intrakurikuler dealam Kurikulum.
satu minggu.
2. Inventarisasi jumlah jam dari
tiap guru
3. Mempersiapkan ATKnya
4. Pengerjaan jadwal pelajaran
5. Pengesahan jadwal pelajaran
6. Penyebarluasan jadwal
pelajaran baik kepada
guru/TU/Dinas Dikpora dan
Siswa.

Mengadakan blangko Tersedianya blangko 1. Inventarisasi jenis blangko Kepala Sekolah + 3-14 Juli 2017 BOS ATK
sebagai sarana KBM. sebagai perangkat sebagai perangkat kegiatan Urusan 2-12 Januari 2018
kegiatan KBM bagi belajar mengajar. Kurikulum.
guru guru. 2. Inventarisasi jumlah blangko
yang dibutuhkan
3. Mempersiapkan ATKnya
4. Melaksanakan pengetikan
serta penggandaan oleh staf

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 46


Tata Usaha.
5. Pendistribusian kepada guru
sesuai dengan kebutuhan.

Melaksanakan kegiatan Terselenggaranya 1. Inventarisasi jenis kegiatan Kepala Sekolah + Juli 2017 sd. Juni BOS Transportasi
ekstra kurikuler. kegiatan ekstrakurikuler ekstrakurikuler yang akan Urusan 2018. Kelas III sd. Pembina
yang telah terprogram. dilaksanakan Kesiswaan/ guru Februari 2018
2. Inventarisasi guru-guru yang pembimbing
akan membimbing kegiatan ekstrakurikuler,
ekstrakurikuler tersebut. guru mata
3. Mengdakan pendataan siswa pelajaran
peserta masing-masing
kegiatan
4. Membuat jadwal kegiatan
5. Melaksanakan kegiatan les
pemantapan persiapan UNAS.
6. Melaksanakan pemantauan
kegiatan ekstrakurikuler.

Melaksanakan kegiatan Adanya tambahan 1. Inventarisasi waktu untuk Kepala Sekolah + Februari sd. April BOS
bimbingan khusus. bekal intelektual bagi melakssanakan kegiatan Urusan 2017.
siswa kelas III untuk 2. Menyusun jadwal kegiatan Kurikulum,
menghadapi UAS dan 3. Melaksanakan kegiatan Urusan
UAN tahun pelajaran tambahan Kesiswaan, guru
2017/2018. 4. Mengevaluasi hasil kegiatan. mata pelajaran

Terhimpunya siswa 1. Mengiventerisasi siswa-siswi


siswi yang kuat dalam yang memiliki kemampuan
bidang MIPA. lebih dibidang MIPA pada
kelas II dan III
2. Menyususn program kegiatan
bimbingan khusus
3. Menyusun jadwal kegiaan
4. Mengevaluasi hasil kegiatan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 47


Melaksanakan tes serta Terlaksananya evaluasi 1. Inventarisasi waktu untuk Kepala Sekolah , Mg. I 2017 BOS Transportasi
ulangan umum atau hasil kegiatan belajar kegiatan dari kalender Urusan Mg. I Juni 2018 Pengawas,
ulangan harian mengajar setiap akhir pendidikan Kurikulum dan Pemeriksa dan
semester. 2. Mempersiapkan perangkat kisi Staf Tata Usaha penggandaan
kisi soal semester
3. Mengadakan koordinasi
dengan mata pelajaran
4. Mempersispkan master
soalanya
5. Meneliti master soal
6. Pengandaan master soal
7. Menentukan jadwal
pelaksanaan
8. Melaksanakan tes secara
serenak
9. Mengadakan evaluasi hasil tes
10. Pengolahan nilai sesuai
dengan ketentuan serta
penyerahan kepada wali kelas
11. Laporan hasil peniliaian pada
orang tua / wali murid

Melaksanakan Terlaksanya kegiatan 1. Mempersiapkan perangkat Kepala Sekolah , September 2017 BPMU Pengetikan dan
Persiapan UAN Tahun nominasi UAN tahun berupa data otentik siswa yang Wakasek pelaksanaan
pelajaran 2017/2018 pelajaran 2017/2018. akan mengikuti UAS / UAN Urusan Nominasi
tahun 2017/2018 Kurikulum
2. Mengikuti UAN tahun
2017/2018
3. Pengetikan daftar nominasi
da;lam daftar peserta
4. Menyiapkan print out nominasi
siswa dalam rangkap lima
5. Pengesahan print out nominasi
oleh pengawas pendidikan
6. Pengarsipan data nominasi
siswa

Terlaksananya kegiatan 1. Inventarisasi mata pelajaran Kepala Sekolah April 2018 BPMU + BOS ATK
UAN praktek beberapa yang perlu menyelenggarakan
mata pelajaran ujian praktik

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 48


2. Koodinasi dengan guru mata
pelajaran terkait untuk teknis
dan pelaksaannya sesuai
dengan juknis UAN tahun
pelajaran 2017/2018
3. Penyusunan jadwal kegiatan
sesuai juknis
4. Tahap pelaksanaan
5. Pengolahan hasil nilai
6. Penyerahan hasil nilai kepada
panitia UAN

Terlaksananya 1. Menghimpun, menyusun dan Kepala Sekolah 25 sd. 30 April BPMU/ BOS ATK
kegiatan. menyiapkan soal untuk 2017
kegiatan Pra UAN 1 Jan sd. 10 Mei
2. Menyusun jadwal kegiatan 2018
3. Melaksanakan kegiatan
4. Evaluasi kegiatan dan
diumumkan sebagai NEM
bayangan (prestasi siswa)

Melaksanakan UAN Terlaksananya kegiatan 1. Mengadakan rapat koordinasi Kepala Sekolah April sd. Mei 2018 BPMU/ BOS ATK
tulis utama /susulan. UAN tulis utama. 2. Mengiventarisir penyusunan
naskah soal yang di UAN kan
3. Mengamankan naskah soal
4. Menyiapkan jadwal
pelaksanaan, pemeriksaan
5. Pengaturan ruang dan
penomorannya sesuai dengan
nomor peserta UAN
6. Melaksanakan evaluasi
7. Laporan hasil evaluasi kepada
ketua panitia
8. Pengolahan nilai oleh ketua
panitia

Melaksanakan kegiatan Terlaksanya UAN 1. Mengadakan rapat koordinasi Ketua Sub Rayon 3 April sd. 30 Juni Komite Pengadaan
UAN. dengan baik, aman dan dengan sub rayon 2018 Sekolah, ATK,
tertib. 2. Mengusulkan calon pengawas BPMU, BOS Transportasi
ruangan Pengawas dan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 49


3. Mempersiapkan tempat pemeriksa
pelaksanaan, penomoran
ruang dan tempat duduknya
4. Menyiapkan denah tempat
pelaksanaannya untuk sekolah
penyelenggara
5. Menerima naskah soal dari
sub rayon
6. Melaksanakan kegiatan
7. Mengadakan pemeriksaan
dibawah koordinator sub rayon
8. Menerima DACOL NEM
9. Pengolahan nilai sesuai
ketentuan untuk menentukan
kelulusan siswa
10. Pengesahan daftar kumpulan
nilai oleh pengawas
pendidikan
11. Pengumuman kelulusan
12. Pengambilan blangko STL dan
STTB
13. Penulisan STL dan STTB oleh
petugas yang ditunjuk Kepala
Sekolah
14. Penyerahan STL dan STTB
kepada yang berhak
15. Menyusun pelaporan kegiatan
UAS dan UAN ke Dinas
Dikpora Kabupaten Lombok
Tengah.

Kegiatan laboratorium Tersusunnya program 1. Inventarisasi jumlah guru IPA Kepala Sekolah, Juli sd. Agustus BPMU Transportasi
kegiatan & kegiatan yang menggunakan pengelola 2017 Petugas
laboratorium yang baik Laboratorium Laboratorium
2. Inventarisasi peralatan yang
tersedia di laboratorium
3. Menyusun jadwal penggunaan
yang merata
4. Menyusun kegiatan,
pengaturan dan penambahan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 50


peralatan
5. Membuat dan mengerjakan
buku administrasi peralatan
laboratorium
6. Membuat dan mengerjakn
buku Bon peralatan
laboratorium
7. Memantau pemakaian
laboratorium
8. Mengadakan evaluasi
penggunaan laboratorium
secara berkala

Kegiatan perpustakaan. Terselenggaranya 1. Inventarisasi jumlah guru / Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU, BOS Mengangkat
kegiatan perpustakaan petugas perpustakaan yang Petugas 2018. Petugas
dengan baik, benar, ada Perpustakaan perpustakaan,
aman dan tertib. 2. Inventarisasi jumlah atau koleksi buku
koleksi buku yang ada sarana dan
3. Inventarisasi sarana dan prasarana.
prasarana pendukung kegiatan
perpustakaan
4. Meyiapkan kelengkapan
administrasi pendukung
kegiatan perpustakaan
5. Memantau pelaksanaan
kegiatan
6. Evaluasi kendala kendala
yang dihadapi dalam kegiatan
perpustakaan sekolah
7. Koordinasi untuk memecahkan
masalah yang ada
C.
Kesiswaan: Mutasi Terselenggaranya 1. Inventarisasi keadaan siswa Kepala Sekolah, Juli 2009 sd. Juni BPMU ATK
Siswa pengisian buku induk 2. Inventarisasi peraturan / dasar Bagian 2017.
siswa dengan baik hukum kegiatan mutasi siswa Kesiswaan
3. Menyiapkan perangkat untuk
pelayanan mutasi siswa
4. Mengevaluasi kegiatan yang
berkaitan dengan mutasi siswa
keluar masuk

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 51


Buku induk siswa Terselenggaranya 1. Menyiapkan perangkat atau Kepala Sekolah + Juli 2017 sd. Juni BPMU ATK
pengisian buku induk lembar unuk menampung data Urusan 2018.
siswa dengan baik dan siswa kesiswaan
benar. 2. Menyiapkan buku induk siswa
3. Menyusun jadwal pengisisan
buku induk siswa
4. Menentukan petugas yang
mengerjakan buku induk siswa
5. Memantau proses pengisian
buku induk siswa

Pengisian papan data. Tersedianya papan 1. Inventarisasi jumlah papan Kepala Sekolah + Juli 2017 sd. Juli BPMU ATK, Papan,
data yang berisi data data yang tersedia Staf Tata Usaha 2018. Cat, Kuas.
keadaan siswa yang 2. Inventarisasi jumlah siswa per yang ditunjuk
otentik. Jenjang kelas untuk tugas
3. Inventarisasi jumlah siswa tersebut
putra-putri per jenjang kelas
4. Menyiapkan ATK untuk
pengisian data
5. Mengisi keadaan data siswa
setiap akhir bulan berjalan
6. Membuat kohor

Kegiatan administrasi Terwujudnya program 1. Inventarisasi hari evektif Kepala Sekolah + Juli 2017 sd. Juli BOS ATK
siswa kegiatan siswa periode sekolah Pembina 2018.
2017/2018 2. Memeriksa program kegiatan Kesiswaan
osis tahun 2017/2018
3. Menugaskan pembina
kesiswaan agar pengurus osis
segera menyusun program
kerja atas binaan pembina
siswadengan acuan program
kerja tahun lalu dan rencana
kegiatan tahun 2017/2018
4. Memantau / memeriksa
program kegiatan osis dan
memberikan pengesahan.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 52


Terselenggaranya 1. Inventarisasi jenis kegiatan Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli BOS
kegiatan OSIS dengan yang direncanakan dalam Pembina 2018.
aman dan tertib sesuai program kerja Kesiswaan
dengan program 2. Inventarisasi waktu kegiatan
kerjanya dikaitkan dengan hari efektif
sekolah
3. Inventarisasi tentang
pendanaanya
4. Menyiapkan pendanaan sesuai
dengan jadwal kegiatan
5. Memantau kegiatan selama
tahun pelajaran berjalan
6. Evaluasi kegiatan sebagai
acuan kegiatan tahun yang
akan datang

Terselenggaranya 1. Inventarisasi hari efektif Kepala Sekolah, Agustus 2017. Komite ATK
Reorganisasi pengurus sekolah Pembina Sekolah
osis dengan aman, 2. Mengadakan koordinasi Kesiswaan
tertib, sesuai dengan dengan pembina tentang
tata tertib rencana reorganisasi
3. Melaksanakan reorganisasi
dalam pembinaan pembina
kesiswaan
4. Mengadakan koordinasi antar
pengurus osis yang baru
tentang tugas tugas dalam
melanjutkan program kegiatan
osis yang lalu
5. Merencanakan latihan
kepemimpinan.

Karya wisata Terlaksananya 1. Inventarisasi hari efektif Kepala Sekolah, Juni 2018. Komite
karyawisata siswa sekolah Urusan Humas Sekolah
dengan aman tertib 2. Koordinasi dengan orang tua
sesuai dengan program siswa tentang sasaran yang
kerja dituju sesuai dengan besarnya
dana dan dukungan orang tua
siswa

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 53


3. Menentukan sasaran kegiatan
4. Membentuk kepanitiaan
perjalanan karya wisata
5. Koordinasi panitia
untukmenentukan tata tertib
6. melaksanakan kegiatan

Kegiatan Siswa: Terselenggaranya 1. Mengkoordinasikan dengan Kepala Sekolah , Juli 2018. Swadana
Karya wisata karyawisata dengan orang tua / pengurus Osis. Urusan
aman dan lancar 2. Menetukan sasaran serta Kesiswaan
kendaraan yang dipakai sesuai
dengan dana yang ada
3. Membuat program kegiatan
dan menjadwalkannya
4. Memantau pelaksanaannya
5. evaluasi hasil kegiatan

Mading Menggalakkan siswa 1. Koordinasi dengan guru Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli BOS ATK
untuk berkarya dalam pembina dan guru bahasa Guru Pembina, 2018.
bentuk tulisan untuk 2. Menyususn pengurus mading Guru Bahasa
penyelenggaraan 3. Menyusun program
mading 4. Melaksanakan kegiatan

Kegiatan Kepramukaan Terselenggaranya 1. Koordinasi dengan anggota Kepala sekolah, Juli 2017 sd. Juli BOS Tenda
PMR kegiatan pramuka pramuka dan PMR. Pembina 2018.
dengan tertib dan BPMU 2. Menyusun jadwal dan program Pramuka dan
kegiatan PMR
3. Melaksanakan kegiatan
4. Memantau kegiatan dan
pelaksanaannya
5. Membentuk gugus depan

Kegiatan Terselenggaranya 1. Koordinasi dengan guru Kepala Sekolah, Agustus 2017 sd. Komite Transport
Ekstrakurikuler kegiatan ekstrakurikuler pembina Pembina Siswa, April 2018. Sekolah, Pembina
dengan baik 2. Menyusun program kegiatan Guru Penjaskes BOS Ekstrakurukuler
3. Melaksanakan kegiatan
4. Evaluasi hasil kegiatan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 54


Kegiatan 7 K Terselenggaranya 1. Koordinasi dengan guru Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli BPMU Sapulidi, Ijuk,
kegiatan 7 K dengan pembina kegiatan 7 K Dewan Guru dan 2018. Kebut,
baik 2. Menyusun kegiatan Staf Tata Usaha Cangkul, Arit,
3. Melaksanakan kegiatan Parang,
4. Melaksanakan tindak lanjut Gunting Stek.
hasil evaluasi
5. Membuat papan 7 K

Kegiatan Imtaq Terselenggaranya 1. koordinasi dengan pembina Kepala Sekolah Juli 2017 sd. Juli BOS dan Tikar, Al-Quran
kegiatan imtaq dengan 2. Menyusun kegiatan Guru Pembina, 2018. Subsisdi dll. Pakaian
baik dan terus menerus 3. Melaksanakan kegiatan Guru Agama, Seragam untuk
4. Evaluasi hasil kegiatan Dan Urusan Imtaq.
Kesiswaan

Olahraga dan Kesenian Terselenggaranya 1. Koordinasi dengan pembina Kepala Sekolah , Juli 2017 sd. Juli BOS Transport
kegiatan/ training olahraga dan kesenian Pembina Olah 2018. Pembina
olahraga secara 2. Menyusun program kegiatan Raga
kontinyu dan olahraga dan kesenian diluar
berkesinambungan jam pelajaran
3. Melaksanakan kegiatan
4. Evaluasi hasil kegiatan
5. Perbaikan dan pengadaan
kesenian.

Kegiatan Osis Terselenggaranya 1. Koordinasi dengan pembina Kepala sekolah + Juli 2017 sd. Juli BOS Ruang Osis
kegiatan Osis secara Osis Urusan 2018.
teratur dan 2. Menyusun program kegiatan Kesiswaan
berkesinambungan dalam satu tahun pelajaran
3. Melaksakan kegiatan
4. Evaluasi hasil kegiatan
5. Tindak lanjut

Koperasi siswa Terselenggaranya 1. Membentuk koprasi siswa Koordinasi/ Juli 2017 sd. Juni BPMU Ruang Koprasi
kegiatan perkoprasian 2. Koordinasi dengan pembina Laporan hasil 2018.
dengan baik dan koperasi siswa kegiatan
teratur. 3. Menyusun program kegiatan
4. Evaluasi dan tindak lanjut

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 55


D.
Administrasi Tersusunnya analisa 1. Inventarisasi jumlah guru, Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU ATK +
Kepegawaian kebutuhan Tenaga pegawai yang ada Bagian 2018. Transport.
Guru dan Pegawai 2. Mengiventarisasi jumlah Kepegawaian
tahun 2017/2018. rombongan belajar yang ada
tahun 2017/2018
3. Mengkoordinasikan jumlah
guru dengan staf kantor serta
urusan kurikulum
4. Menyusun analisa kebutuhan
guru dan pegawai
5. Membuat laporan tentang
kebutuhan guru dan pegawai
tahun 2017/2018

Pengembangan Memberikan 1. Mengiventarisasi jumlah guru Kepala Sekolah + Juli 2017 sd. Juni BPMU dan Transportasi
Profesional kesempatan guru berdasar tingkat ijazahnya KTU 2018 Komite Kegiatan
untuk dapat 2. Inventarisasi kesempatan Sekolah MGMP/ PKG
mengembangkan peningkatan profesi guru
profesional 3. melalui pendidikan yang
diselenggarakan pemerintah
baik melalui UT atau FKIP
4. Inventarisasi guru-guru yang
mendapat kesempatan untuk
mengikuti penataran/ pelatihan
5. Inventarisasi guru-guru yang
diberi kesempatan untuk
mengikuti melalui jalur lain
seperti MGMP/ PKG yang
diselenggarakan pemerintah,
maupun mandiri

Buku Induk Pegawai Tersusunnya buku 1. Mempersiapkan buku induk Kepala Sekolah , Juli 2017 sd. Juni BPMU Buku induk
induk pegawai pegawai KTU , Bagian 2018. pegawai, ATK
denganbaik dan benar 2. Mengiventarisasi jumlah Kepegawaian
pegawai yang masih aktif
tahun 2017/2018
3. Penambahan /pengurangan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 56


data jika ada mutasi keluar
dan masuk.
4. Melengkapi kekurangan yang
masih ada dalam buku induk
pegawai.

DUK Tersusunya DUK guru 1. Mengumpulkan data setiap Kepala Sekolah , Desember 2017 BPMU Papan data
dan pegawai tahun pegawai Wakasek, Bagian ATK
pelajaran 2017/2018 2. Mengiventarisasi keadaan Kepegawaian
pegawai yang masih aktif
tahun Menyusun sesuai DUK
2017/2018.
3. Mengadakan pengesahan
DUK oleh Kepala Sekolah.
4. Membuat laporan DUK ke
Dinas Dikpora Kabupaten
Lombok tengah.

Data Mutasi Pegawai Terwujudnya buku 1. Menyiapkan buku mutasi Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli BPMU Buku Kuwarto
mutasi pegawai/ guru pegawai/ guru Wakasek , KTU 2018. Folio
dengan baik dan benar 2. Inventarisasi guru/ pegawai
yang mengalami mutasi
masuk / keluar
3. Mengerjakan buku mutasi
sesuai dengan ketentuan yang
berlaku
4. Memeriksa hasil pekerjaan
Papan data,
Daftar Hadir Terciptanya budaya 1. Menyiapkan daftar hadir Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU buku kuwarto,
tertib menandatangi pegawai dan guru Wakasek , KTU 2018 ATK
daftar hadir. 2. Koordinasi dengan pewai dan
guru tentang pentingnya
pengisian absen/ daftar hadir
3. Pengesahan daftar hadir
4. Memantau kegiatan
5. Menyampaikan daftar hadir
pegawai dan guru ke Dinas
Dikpora Kabupaten Lombok
Tengah.

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 57


Kegiatan GDN Terciptanya budaya 1. Menyiapkan buku GDN Kepala Sekolah Juli 2017 sd. Juni BPMU ATK, perangkat
bersih dan tertib disekolah dan Wakasek 2018 pendukung
dilingkungan 2. Mengkoordinasikan guna GDN
guru/pegawai dan memberikan pengertian
siswa diSMP Negeri 5 tentang GDN di SMP Negeri 5
Praya. Praya.
3. Memanatau kegiatan
4. Membuat laporan keDinas
Dikpora Kabupaten Lombok
Tengah.
E.
Administrasi Keuangan Tersusunnya RAPBS 1. Inventarisasi kebutuhan Kepala Sekolah, Juli 2017 BPMU/BOS ATK
Menyusun RAPBS tahun pelajaran sekolah dari guru/pegawai , Urusan
2017/2018. Ur. Kurikulum, Ur. Sarana Perlengkapan
Prasarana, Ur. Kesiswaan, dan
Humas.
2. Inventarisasi rencana
pemasukan keuangan dari
dana BPMU BOS dan lain lain.
3. Inventarisasi perencanaan Kepala Sekolah,
pembangunan sekolah baik Bendahara,
melalui dana BPMU BOS Bagian
4. Koordinasi serta penyusunan Perlengkapan
RAPBS dengan petugas yang
ditunjuk.
5. Evaluasi hasil susunan RAPBS
6. Penjilidan RAPBS
7. Pelaporan ke Dinas Dikpora
Kabupaten Lombok Tengah.

Beasiswa Terwujudnya 1. Inventarisasi siswa siswi Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni APBD + ATK, dari GN-
pemberian bantuan yang tidak mampu tapi Urusan 2018 BOS + BSM OTA, JPS,
santunan bagi anak mempunyai potensi yang baik. Kesiswaan, BK, BKS, BBE, dan
yang berpotensi tapi 2. Koordinasi dengan urusan KTU BRI
kurang mampu Kesiswaan, Humas, KTU, dan
BK untuk menentukan calon
yang akan diajukan untuk
mendapatkan beasiswa
3. Mengumpulkan persyaratan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 58


4. Mengusulkan siswa terpilih
untuk mendapatkan beasiswa.
F.
Administrasi Terwujudnya 1. Tersedianya buku inventaris Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli
Perlengkapan: pengadministrasian pengadaan barang Bagian 2018.
Buku Induk Barang barang dengan baik 2. Inventarisasi jumlah barang Perlengkapan,
dan benar yang ada dan baik Bendahara, KTU
3. Inventarisasi jumlah barang
yang ada tapi kurang baik
4. Inventarisasi barang - barang
yang rusak
5. Mengerjakan buku buku
inventaris sesuai dengan
keadaan barang

Buku Pengadaan Terwujudnya 1. Tersedianya buku inventaris Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU Buku folio
pengadministrasian pengadaan barang Bendahara, 2018.
pengadaan barang 2. Koordinasi dengan staf / tim Bagian
dengan baik dan benar pembelian barang tentang Perlengkapan,
macam barang yang KTU
diperlukan
3. Mengkoordinasi kebutuhan
barang sesuai dengan skala
prioritas
4. Membuat SK pengadaan
barang
5. Membukukan barang barang
pekerjaan yang baru selesai

Buku Golongan Barang Terwujudnya 1. Inventarisai macam dan jumlah Kepala Sekolah, Juli sd. Agustus
pengadministrasian barang menurut Bagian 2017.
barang menurut penggolongannnya Perlengkapan,
golongannya 2. Menyiapkan ATK / KTU
prangkatnya
3. Mengadministrasikan barang
menurut golongannya

Buku Penghapusan Tersedianya buku 1. Menyiapkan perangkatnya Kepala Sekolah, Insidentil


Barang untuk penghapusan 2. Menginventarisisr barang KTU, Bagian
barang yang rusak/ yang rusak / tak dapat dipakai Perlengkapan,

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 59


tidak dapat digunakan lagi Urusan Sarana
lagi 3. Mengkoordinasikan kebutuhan dan Prasarana
barang sesuai skala prioritas
4. Membentuk serta
mengusulkan susunan panitia
penghapusan barang
5. Melaksanakan penghapusan
serta mencatat barang yang
dihapus dalam buku
penghapusan barang.
G.
Administrasi Terwujudnya 1. Mempersiapkan perangkat Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli
Persuratan: pengadministrasian Buku Agenda Masuk dan KTU dan Bagian 2018.
Persuratan surat keluar masuk Keluar Persuratan
dengan baik 2. Menginventarisir surat sesuai
jenisnya.
3. Mendisposisikan surat yang
masuk
4. Menyelesaikan dengan segera
surat yang perlu dibalas
5. Mengarsipkan surat dengan
baik dan teratur sesuai kode
surat
H.
Pengelolaan Sarana Pendayagunaan 1. Menyiapkan perangkat Guru IPA yang Juli 2017 sd. Juli BPMU ATK dan
Prasarana laboratorium IPA pendukung kegiatan ditugaskan 2018 peralatannya
Laboratorium IPA secara maksimal 2. Menyiaspkan perangkat sebagai
3. Mengatur peralatan sesuai pengelola
dengan jenis dan bahannnya Laboratorium
4. Membuat jadwal penggunaan
laboratorium
5. Mengadministrasikan
penggunaan peralatan dengan
baik
6. Pengususlan peralatan bahan
yang masih kurang

Perpustakaan Sekolah Terpenuhinya 1. Menyiapkan perangkat Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli ATK, gunting
kebutuhan siswa guru pendukung kegiatan Pengelola 2018
dalam memanfaatkan 2. Menyiapkan tenaga khusus Perpustakaan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 60


perpustakaan yang menangani kegiatan
perpustakaan sekaligus
kebersihannya
3. Membuat jadwal kunjung
4. Mengiventarisasi buku yang
masih kurang / belum ada
untuk diusulkan
pengadaannnya
5. Mengadministrasikan buku
dengan baik

Ruang Keterampilan Terpeliharanya 1. Inventarisasi keadaan fisik Kepala Sekolah Tahun 2017/2018 BPMU
keadaan fisik dan 2. Membuat data fisik keadaan dan Pengelola
kebersihan ruang /kerusakan ruang keterampilan Ruang
keterampilan. 3. Melaporkan data kerusakan ke Keterampilan
Dinas Dikpora Kabupaten
Lombok Tengah

Ruang UKS Tersedianya ruang 1. Inventarisai peralatan yang Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU/ BOS Obat-obatan
UKS yang siap pakai , ada diruang UKS Petugas UKS 2018
bersih dan rapi 2. Menyusun daftar piket
kebersihan / jaga UKS
3. Memantau kegiatan UKS
4. Perbaikan tempat tidur

Tempat ibadah Tersedianya tempat 1. Pengadaan tikar, karpet dan Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU BOS Sajadah, Tikar,
Musholla Salsabila ibadah yang suci dan almari Guru Agama 2018 Pengeras
bersih serta 2. Pengadaan musholla Islam dan Imtaq suara, Al-
memakmurkannya. Quran

Sarana meubeleir untuk Tersedianya meja kursi 1. Mengadakan pendataan Kepala Sekolah + Juli 2017 sd. Juni BPMU BOS.
siswa siswa yang memadai. keadaan meubeleir yang rusak Urusan sarana 2018
2. Koordinasi dengan BP3 untuk dan prasarana
menambah meubeleir dengan
yang baru.
3. Mengusulkan ke Pemkab
Loteng untuk tambahan
meubeleir yang baru

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 61


4. Mengadakan pemeliharaan
secara BPMU

Gedung dan Penambahan fisik 1. Mengivemtarisasi keadaan Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juni BPMU, Dana
pembangunan gedung dan bangunan gedung dan bangunan yang Urusan Sarana 2018 Insedential
serta perbaikan dan rusak dan Prasarana
perawatan 2. Koordinasi dengan bagian
sarana prasarana
3. Perbaikan WC siswa
4. Mengadakan perawatan
secara BPMU
5. Memantau keadaan gedung /
bangunan setiap saat
6. Pembuatan ruangn Osis
7. Pengaturan dan penataan
taman
8. Pembuatan papan ajakan /
Budaya kita

Humas kepengurusan Tersusunnya 1. Inventarisasi keadaan Kepala Sekolah , Agustus 2017 Komite Konsumsi
Komite Sekolah kepengurusan pengurus Komite Sekolah Urusan Humas Sekolah pertemuan
kepengurusan komite yang masih aktif
sekolah yang mantap 2. Inventarisasi pengurus Komite
dan solid Sekolah yang Putra dan
Putrinya sudah keluar
3. Mengadakan pertemuan
koordinasi dengan pengurus
Komite Sekolah

Program kerja Komite Tersusunnya program 1. Menyusun proposal rencana Juli 2017 Komite ATK
Sekolah tahun ajaran kerja Komite Sekolah pembangunan Sekolah
2017/2018 tahun 2017/2018 sarana/prasarana sekolah
tahun pelajaran 2017/2018
dengan memperhatikan skala
prioritas
2. Mengadakan pertemuan /
musyawarah dengan pengurus
komite sekolah
3. Merencanakan rapat pleno
hasil musyawarah dengan

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 62


orang tua wali murid siswa
4. Menyususn program kerja
tahun ajaran 2017/2018

Rapat Pleno Komite Terselenggaranya rapat 1. Menentukan waktu kegiatan Kepala Sekolah, Agustus 2017 Komite
Sekolah pleno Komite Sekolah /rapat Urusan Humas Sekolah
dengan orang tua siswa 2. Inventarisasi kebutuhan / dan Pengurus
kelas I. peralatan mengadakan rapat Komite Sekolah
pleno
3. Menyusun acara rapat
4. Pelaksana rapat
5. Terselenggaranya kegiatan
dengan baik

Hubungan lintas Terselenggaranya 1. Inventarisasi kemungkinan Kepala Sekolah, Juli 2017 sd. Juli Komite
sektoral lintas sektoral dengan kegiatan yang berkaitan Urusan Humas 2018. Sekolah
baik dengan lintas sektoral
2. Menyusun program kegiatan
beserta kemungkinan
pendanaannya
3. Melaksanakan sosialisasi
tentang BOS (Bantuan
Oprasional Siswa kepada
Komite )
4. Pelaksanaan sosialisasi
tentang program retrival
5. Melaksanakan sosialisasi
tentang Ujian Nasional

Program Kepala SMAN 1 Warungkiara Tahun 2017/2018 63

Anda mungkin juga menyukai