Anda di halaman 1dari 5

RESUME KEPERAWATAN KOMUNITAS III

Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Oleh :

Berianata Ayu Pamungkas

(141.0026)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH

SURABAYA

TAHUN AJARAN 2017

1
KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS

Menurut saya, dilihat dari kata konsep itu artinya sebuah rangkaian,
keperawatan artinya merawat atau tugas seorang perawat untuk merawat dan
komunitas adalah suatu kumpulan yang terdiri dari beberapa orang atau
masyarakat. Kita tahu bahwa kita memiliki sebuah keluarga yang terdiri dari
individu dan anggota keluarga lainnya. Keperawatan komunitas ini salah satu
upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Keperawatan komunitas
ditujukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan serta memberikan
bantuan melalui intervensi keperawatan sebagai dasar keahliannya dalam
membantu individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam mengatasi
berbagai masalah keperawatan yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari
(Efendi, 2007). Asuhan keperawatan yang diberikan mungkin karena adanya
kelemahan fisik maupun mental dan jiwa masyarakat pada saat terjadi musibah
ataupun adanya trauma pada dirinya. Tugas seorang perawat selain melakukan
perawatan menurut pada intervensi, perawat juga melakukan pencegahan,
penyembuhan dan pemulihan terhadap suatu penyakit untuk mencapai
kemampuan hidup sehat dan promotif, namun tak lupa bahwa saat ini perawat pun
memiliki kode etik profesi keperawatan.

Disini saya akan menjelaskan lebih detail apa itu konsep keperawatan
komunitas. Konsep keperawatan komunitas adalah suatu yang terjadi secara
berkesinambungan untuk meningkatkan kesehatan pada masyarakat atau anggota
keluarga lainnya. Sasarannya :

1. Individu (sumber daya manusia)

Anggota keluarga yang unik sebagai kesatuan utuh dari aspek bio,
psiko, sosio, kultur dan spiritual.

2. Keluarga (individu dan anggota keluarga)

Sekelompok individu yang saling berhubungan secraa terus menerus


untuk mendapatkan kebutuhan dasar.

3. Kelompok

Dalam suatu pendekatan maka akan dibutuhkan beberapa kelompok


untuk melakukan pengorganisasian masyarakat.

4. Masyarakat

suatu kesatuan yang terus terikat dan akan mendapatkan identits


bersama.

2
Tujuan keperawatan komunitas :

1. Primer

Seperti pasien yang masih sembuh namun membutuhkan pencegahan.

Contoh : imuisasi, vaksin, promkes PHBS

2. Sekunder

Seseorang yang lebih beresiko terkena penyakit (lansia, ibu hamil, balita)

Contoh : identifikasi masalah kesehatan, skrinning (cek gula darah,


kolesterol, asam urat ataupun mengukur tekanan darah).

3. Tersier

Pemulihan pasca mengalami masalah kesehatan, mencegah 3 masalah


kesehatan di masyarakat (ketidakmampuan, ketidakmauan, ketidaktauan).

Contoh : ROM dan pemulihan pasca bencana.

Selanjutnya yaitu PERKESMAS (keperawatan kesehatan masyarakat)

Tujuannya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah


kesehatan, jadi pada intinya kita sebagai seorang perawat memberikan
penyuluhan agar masyarakat dapat mengerti cara kesembuhannya dengan
tersendiri seperti di tempat-tempat pelosokan kan jarang adanya tempat kesehatan
(puskesmas, rumah sakit, klinik kesehatan). Perkesmas terdiri dari :

1. CHN = community Health Nursing

2. PHN = Public Health Nursing

- Prioritas kelompok beresiko tinggi

- Upaya pencapaian dan peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan


penyakit (preventif).

- Melibatkan klien sebagai evaluasi pelayanan keperawatan.

Ciri-ciri pelayanan perkesmas menurut (allender, rector, dan warner ; 2014)


(stanhope dan lancaster ; 2016) :

1. Perpaduan keperawatan dan kesehatan masyarakat; kesinambungan


pelayanan kesehatan.

2. Primer, sekunder, tersier; kemitraan dengan masyarakat/klien.

3
3. Kolaborasi multidisiplin; proses alih peran dari perawat perkesmas kepada
klien.

Sistem klien dengan sasaran perkesmas :

1. Sasaran individu

Lansia, balita gizi buruk, bumil, TB Paru, diare, ISPA.

2. Sasaran keluarga

Keluarga miskin belum kontak dengan sarana pelayanan kesehatan


mungkin dari segi ekonomi.

3. Sasaran kelompok

Kelompok yang tidak terikat institusi (bumil, lansia, penyakit tertentu)

4. Sasaran masyarakat

RT, RW, keluarga, desa, kecamatan, kabupaten, kota, provinsi.

Pelayanan perkesmas : rumah sakit, puskesmas, sekolah, pusling, masyarakat


ataupun komunitas.

Ciri dari pelayanan perkesma yaitu :

1. Perpaduan antara pelayanan keperawatan dan kesehatan msyarakat.

2. Pelayanan kesehatan yang diberikan bersifat kontinu.

3. Pelayanan yang diberikan berfokus pada promotif dan preventif.

4. Diperlukannya kolaborasi dengan ahli kesehatan lainnya.

4
DAFTAR PUSTAKA

Slide pak yoga selaku dosen saya sendiri.

Nursalam. 2000. Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta;


sagung setto.

Efendi, ferry. 2009. Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam
Keperawatan. Jakarta; salemba medika.

Anda mungkin juga menyukai