Anda di halaman 1dari 11

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Rpp)

Zat dan Kalor

Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Suhu dan Kalor
Kelas/Semester : X/II
Alokasi Waktu : 15 JP x 45 menit (5 minggu)

A. KOMPETENSI INTI:
KI -1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


1. 1 Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam jagad raya
melalui pengamatan fenomena alam fisis dan pengukurannya.
1.2. Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida,
kalor dan optik
2. 1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan , melaporkan, dan berdiskusi
3.8. Menganalisis pengaruh kalor dan perpindahan kalor pada kehidupan sehari-hari
Indikator :
1. Menganalisis pengaruh kalor terhadap zat.
2. Mengidentifikasi kesetaraan kalor
3. Menganalisis pemuaian zat.
4. Memperajari perpindahan kalor.
4.8. Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki karakteristik termal
suatu bahan, terutama kapasitas dan konduktivitas kalor.
Indikator :
1. Mengemukakan hasil percobaan tentang kalor jenis zat.
2. Mengemukakan hasil percobaan tentang pemuaian zat cair.
3. Mengemukakan hasil percobaan tentang perpindahan kalor secara konveksi.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah melakukan kegiatan eksperimen,yang dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan
Tanya jawab,,serta mengolah data hasil percobaan diharapkan siswa dapat menganalisis
pengaruh kalor dan perpindahan kalor pada kehidupan sehari-hari untuk dipresentasikan
secara klasikal dilanjutkan membuat laporan secara tertulis. , siswa memiliki perilaku
jujur , disiplin, tanggungjawab, peduli, kerja sama kelompok yang demokratis,
responsif, pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi untuk
memecahkan masalah sehari-hari yg berkaitan dengan suhu dan kalor serta secara
akademis mampu :
1. Menganalisis pengaruh kalor terhadap zat
2. Mengidentifikasi kesetaraan kalor
3. Menganalisis pemuaian zat
4. Memperajari perpindahan kalor

D. MATERI PEMBELAJARAN
Fakta :
1. simulasi pemuaian rel kereta api
2. Pemanasan es menjadi air.
3. Fenomena pengaruh kalor pada benda dan perambatan kalor
Konsep :
1. suhu
2. kalor
3. kalor jenis
4. kapasitas kalor
5. Perpindahan kalor
Prinsip :
1. pemuaian (logam dipanaskan memuai)
2. Asas Black
3. Kalor berpindah dari suhu tinggi ke suhu rendah
Prosedur :
1. Percobaan pengaruh kalor pada benda
2. Percobaan menentukan kalor jenis benda.

E. PENDEKATAN & METODE PEMBELAJARAN


Pendekatan : Scientific
Strategi : Discovery Learning
Metode : Penugasan, Tanya Jawab, dan Diskusi

F. MEDIA, ALAT DAN SUMBER BELAJAR


Media : perangkat demonstrasi suhu dan kalor
Alat : kubus logam, thermometer, stopwatch, lilin, batang logam
alumunium, besi, tembaga, timah dan pemanas air
Sumber : Handout (rangkuman materi), Lembar Kerja

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke-1 (3 x 45 menit = 135 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait 15
tentang kalor, kemudian mendiskusikan kalor dalam kehidupan menit
sehari-hari.
b. Apersepsi:
- Apa yang dimaksud dengan kalor?
- Sebutkan definisi dari 1 kalori.
c. Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang pengaruh
kalor terhadap zat.
Inti a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk 90
Mengamati menit
1) Menyimak uraian tentang kalor jenis dan persamaannya, serta
grafik hubungan kalor dan suhu.
2) Menyimak uraian tentang kapasitas kalor dan persamaannya.
3) Memperhatikan proses melebur dan membeku.
4) Mengamati garfik perubahan wujud ari es menjadi cair.
5) Menyimak pengertian kalor laten dan persamaannya.
6) Memperhatikan proses menguap dan mengembun.
7) Menyimak uraian tentang kalor uap dan persamaannya.
Menanya
1) Mampu mengajukan pertanyaan tentang hubungan kalor jenis dan
kapasitas kalor terhadap kalor.
2) Bertanya tentang untuk apa konsep kalor jenis digunakan.
3) Menanyakan proses hujan terjadi karena adanya penguapan.
Pengumpulan Data
1) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang terjadinya
proses penguapan dan pengembunan.
2) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang manfaat proses
penguapan dan pengembunan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengasosiasi
1) Merangkum tentang kalor jenis dan kapasitas kalor disertai
persamaannya.
2) Menyimpulkan proses penguapan dan pengembunan.
Mengkomunikasikan
1) Menyampaikankalor jenis dan kapasitas kalor disertai
persamaannya.
2) Memaparkan tentang proses penguapan dan pengembunan di
depan kelas.
3) Mengemukakan tentang manfaat proses penguapan dan
pengembunan dalam kehidupan sehari-hari.
b. Mendiskusikan dan menyimpulkankalor jenis dan kapasitas kalor
disertai persamaannya, serta proses penguapan dan pengembunan.
Penutup Mendorong siswa untuk melakukan: 30
a. menyimpulkankalor jenis dan kapasitas kalor disertai menit
persamaannya, serta proses penguapan dan pengembunan.
b. merefleksikan tentang kalor jenis, kapasitas kalor, proses
penguapan, dan proses pengembunan, serta manfaat proses
penguapan dan pengembunan dalam kehidupan sehari-hari.
c. menemukan nilai-nilai rasa ingin tahu yang dapat dipetik dari
aktivitas hari ini.

Pertemuan ke-2 (3 x 45 menit = 135 menit)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait 15
tentang hubungan perubahan suhu dengan perubahan wujud zat menit
dan mendeskripsikan perubahan fase suatu zat.
b. Apersepsi:
- Apa yang yang Anda ketahui tentang perubahan wujud zat?
- Dinamakan perubahan apa dari benda padat menjadi gas.
c. Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang pengaruh
kalor terhadap zat.
Inti a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk 90
Mengamati menit
1) Memperhatikan grafik perubahan suhu dan perubahan wujud
terhadap penyerapan kalor oleh air.
2) Menyimak uraian proses-proses perubahan wujud berdasarkan
grafik.
3) Mengamati perubahan fase zat pada grafik fase kesetimbangan
antara cair, uap, dan padat.
4) Menyimak proses sublimasi, proses penguapan, dan proses
peleburan.
Menanya
1) Menanyakan cara menentukan fase kesetimbangan antara tekanan
dan suhu untuk air.
2) Mampu mengajukan pertanyaan tentang penerapan perubahan fase
dalam kehidupan sehari-hari.
Pengumpulan Data
1) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang hubungan
antara perubahan suhu dan perubahan wujud.
2) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang perubahan fase
zat.
3) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang penerapan
perubahan fase zat dalam kehidupan sehari-hari.
Mengasosiasi
1) Merangkum tentang hubungan antara perubahan suhu dan
perubahan wujud.
2) Menyimpulkan proses penguapan dan pengembunan.
Mengkomunikasikan
1) Menyampaikankalor jenis dan kapasitas kalor disertai
persamaannya.
2) Memaparkan tentang proses-proses dalam perubahan fase zat di
depan kelas.
b. Mendiskusikan dan menyimpulkanhubungan antara perubahan
suhu dan perubahan wujud dan perubahan fase zat.
Penutup Mendorong siswa untuk melakukan: 30
a. menyimpulkanhubungan antara perubahan suhu dan perubahan menit
wujud dan perubahan fase zat.
b. merefleksikan tentang hubungan antara perubahan suhu dan
perubahan wujud, proses-proses dalam perubahan fase zat, serta
penerapan perubahan fase zat dalam kehidupan sehari-hari.
c. menemukan nilai-nilai rasa ingin tahu yang dapat dipetik dari
aktivitas hari ini.

Pertemuan ke-3 (3 x 45 menit = 135 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait 15
tentang kesetaraan kalor. menit
b. Apersepsi:
- Apa yang yang Anda ketahui tentang kalorimeter?
- Masih ingatkan Anda tentang Asas Black? Coba tuliskan bunyi
dari Asas Black.
c. Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang
kesetaraan kalor.
Inti a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk 90
Mengamati menit
1) Menyimak tentang percobaan Joule mengenai kesetaraan kalor
mekanik.
2) Menyimak uraian tentang Asas Black.
3) Mengamati prosedur sebelum melakukan percobaan kalor jenis
zat pada Aktivitas Ilmiah 7.1 halaman 214 buku Fisika kelas X.
4) Memperhatikan penurunan persamaan Asas Black.
Menanya
1) Menanyakan hubungan kekekalan energi dan perubahan energi
mekanik sehingga menghasilkan energi dalam bentuk kalor.
2) Mampu mengajukan pertanyaan tentang fungsi dan prinsip kerja
kalorimeter.
Pengumpulan Data
1) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang percobaan
joule mengenai kesetaraan kalor mekanik.
2) Menentukan data hasil pengamatan pada percobaan kalor jenis zat
pada Aktivitas Ilmiah 7.1.
3) Mengolah data hasil pengamatan.
4) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang prinsip kerja
dan fungsi kalorimeter.
Mengasosiasi
1) Merangkum tentang percobaan joule mengenai kesetaraan kalor
mekanik.
2) Menyimpulkan data hasil pengamatan pada percobaan kalor jenis.
3) Merangkum tentang prinsip kerja dan fungsi kalorimeter.
Mengkomunikasikan
1) Menyampaikan tentang percobaan joule mengenai kesetaraan
kalor mekanik.
2) Mempresentasikan data hasil pengamatan pada percobaan kalor
jenis zat di depan kelas.
3) Memaparkan tentang prinsip kerja dan fungsi kalorimeter di depan
kelas.
b. Mendiskusikan hasil laporan percobaan kalor jenis zat dan
menyimpulkanpercobaan joule mengenai kesetaraan kalor
mekanik dan prinsip kerja dan fungsi kalorimeter.
Penutup Mendorong siswa untuk melakukan: 30
a. menyimpulkanpercobaan joule mengenai kesetaraan kalor menit
mekanik dan prinsip kerja dan fungsi kalorimeter.
b. merefleksikan tentang percobaan joule mengenai kesetaraan kalor
mekanik, hasil laporan perocbaan kalor jenis zat, dan prinsip kerja
serta fungi kalorimeter.
c. menemukan nilai-nilai hati-hatiyang dapat dipetik dari aktivitas
hari ini.

Pertemuan ke-4 (3 x 45 menit = 135 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait 15
tentang pemuaian zat padat, kemudian mendiskusikan contoh menit
pemuaian zat padat dalam kehidupan sehari-hari.
b. Apersepsi:
- Pernahkan Anda melihat rel kereta api yang
melengkung?Mengapa hal tersebut dapat terjadi?Jelaskan.
- Apa yang Anda ketahui tentang pemuaian?
c. Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang pemuaian
zat padat.
Inti a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk 90
Mengamati menit
1) Menyimak uraian tentang pemanfaatan pemuaian dalam
kehidupan sehari-hari.
2) Memperhatikan tentang peristiwa anomali yang memenuhi hukum
pemuaian.
3) Mengamati tentang pemuaian panjang pada benda padat dan
persamaannya.
4) Memperhatikan aplikasi tentang pemuaian di bidang listrik.
5) Menyimak tentang pemuaian luas pada benda padat beserta
persamaannya.
6) Mengamati tentang pemuaian volume pada benda padat beserta
persamaannya.
7) Menyimak manfaat pemuaian pada berbagai benda padat.
8) Memperhatikan permasalahan akibat pemuaian pada benda padat
seperti sambungan pada jembatan, rel kerata api dan lainnya.
Menanya
1) Menanyakan hubungan pemuaian panjang, luas dan volume
terhadap perubahan suhu.
2) Bertanya tentang faktor-faktor yang memengaruhi pemuaian.
3) Mampu mengajukan pertanyaan tentang penerapan bimetal dan
keeling dalam kehidupan sehari-hari.
Pengumpulan Data
1) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang pemuaian
panjang pada benda padat.
2) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang pemuaian luas
pada benda padat.
3) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang pemuaian
volume pada benda padat.
4) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang manfaat
pemuaian pada benda padat.
5) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang permasalahan
akibat pemuaian pada benda padat.
Mengasosiasi
1) Merangkum tentang pemuaian panjang, pemuaian luas, pemuaian
volume pada benda padat disertai dengan persamaannya.
2) Menyimpulkan tentang manfaat dari pemuaian.
3) Merangkum tentang permasalahan akibat pemuaian pada benda
padat.
Mengkomunikasikan
1) Menyampaikan tentang pemuaian panjang, pemuaian luas,
pemuaian volume pada benda padat disertai dengan
persamaannya.
2) Mempresentasikan manfaat dari pemuaian di depan kelas.
3) Memaparkan tentang permasalahan akibat pemuaian pada benda
padat di depan kelas.
b. Mendiskusikan dan menyimpulkanpemuaian panjang, pemuaian
luas, pemuaian volume pada benda padat disertai dengan
persamaannya, manfaat dari pemuaian, dan permasalahan akibat
pemuaian.
Penutup Mendorong siswa untuk melakukan: 30
a. menyimpulkanpemuaian panjang, pemuaian luas, pemuaian menit
volume pada benda padat disertai dengan persamaannya, manfaat
dari pemuaian, dan permasalahan akibat pemuaian.
b. merefleksikan persamaan pemuaian panjang, pemuaian luas, dan
pemuaian volume pada benda padat, manfaat dari pemuaian pada
benda padat, serta permasalahan akibat pemuaian pada benda
padat.
c. menemukan nilai-nilai hati-hatiyang dapat dipetik dari aktivitas
hari ini

Pertemuan ke-5 (3 x 45 menit = 135 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait 15
tentang pemuaian zat cair, kemudian mendiskusikan contoh menit
pemuaian zat cair dalam kehidupan sehari-hari.
b. Apersepsi:
- Apa yang Anda ketahui tentang pemuaian pada zat cair?
- Bagaimana zat cair dapat memuai?
c. Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang pemuaian
zat cair.
Inti a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk 90
Mengamati menit
1) Menyimak uraian tentang prosedur sebelum melakukan Aktivitas
Ilmiah 7.2 halaman 226 di buku Fisika kelas X.
2) Mengamati percobaan tentang pemuaian pada zat cair.
3) Menyimak hasil pengamatan percobaan tentang pemuaian pada
zat cair.
4) Memperhatikan penulisan persamaan pemuaian zat cair.
Menanya
1) Menanyakan zat cair yang mengalami pemuaian paling besar pada
percobaan pemuaian zat cair.
2) Mampu menanyakan koefesien muai volume yang paling besar di
antara air, alkohol, dan raksa pada percobaan pemuaian zat cair.
Pengumpulan Data
1) Menentukan data pengamatan pada percobaan pemuaian zat cair.
2) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang jenis-jenis
pemuaian zat cair.
3) Mengumpulkan informasi dari sumber lain tentang pemuaian zat
cair.
Mengasosiasi
1) Menyimpulkan data pengamatan pada percobaan pemuaian zat
cair.
2) Merangkum tentang pemuaian zat cair.
Mengkomunikasikan
1) Mempresentasikan data pengamatan pada percobaan pemuaian zat
cairdi depan kelas.
2) Memaparkan tentang pemuaian zat cair di depan kelas.
b. Mendiskusikan hasil laporan tentang percobaan pemuaian zat cair
dan menyimpulkanpemuaian zat cair.
Penutup Mendorong siswa untuk melakukan: 30
a. menyimpulkanhasil pengamatan percobaan pemuaian zat cair dan menit
persamaan pemuaian zat cair.
b. merefleksikan persamaan pemuaian zat cair
c. menemukan nilai-nilai kerja sama yang dapat dipetik dari aktivitas
hari ini.

H. PENILAIAN
1. Teknik dan Bentuk Instrumen
Teknik Bentuk Instrumen
Pengamatan Sikap Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Unjuk Kerja Tes Uji Praktik Kerja dan Rubrik
Tes Tertulis Tes Uraian dan Pilihan
Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio
2. Contoh Instrumen
a. Lembar Pengamatan Sikap

No Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan


1 Menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi
yang sedang dipelajari dalam aktivitas sehari-
hari
2 Bersikap objektifdan kritis dalam
mengemukakan pendapat dan mengambil
kesimpulan
3 Aktif dalam berdikusi/tanya jawab dan
menyelesaikan masalah
Rubrik Penilaian Sikap

No Aspek yang dinilai Rubrik


1 Menunjukkan rasa ingin tahu 3: selalu menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
terhadap materi yang sedang antusias, terlibat aktif dalam kegiatan belajar
dipelajari dalam aktivitas baik individu maupun berkelompok
sehari-hari 2: jarang menunjukkan rasa ingin tahu, namun
tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif
dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1: tidak pernah menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok walaupun telah didorong untuk
terlibat
2 Bersikap objektif dan kritis 3: selalu bersikap objektif dan kritis dalam
dalam mengemukakan mengemukakan pendapat dan mengambil
pendapat dan mengambil kesimpulan.
kesimpulan 2: jarang bersikap objektif dan kritis dalam
mengemukakan pendapat dan mengambil
kesimpulan
1: tidak pernah bersikap objektif dan kritis dalam
mengemukakan pendapat dan mengambil
kesimpulan
3 Aktif dalam berdikusi/tanya 3: selalu bersikap aktif dalam berdikusi/tanya
jawab dan menyelesaikan jawab dan menyelesaikan masalah.
masalah 2: jarang bersikap aktif dalam berdikusi/tanya
jawab dan menyelesaikan masalah
1: tidak pernah bersikap aktif dalam
berdikusi/tanya jawab dan menyelesaikan
masalah
Deskripsi sikap ini digunakan untuk pertimbangan dalam menentukan profil siswa (bukan
angkanya yang penting, namun deskripsi sikap siswa).
b. Lembar Tes Unjuk Kerja

No Aspek yang dinilai Ya Tidak Keterangan


1 Menguasi prosedur dalam praktikum dengan
benar
2 Dapat menggunakan alat dengan benar teiliti
dalam kegiatan pembelajaran praktikum
3 Aktif dan dapat bekerja sama dalam proses
mengamati dan observasi
4 Jujur dalam mengumpulkan data hasil
pengamatan, observasi dengan benar dan
mengolah serta menyajikan data hasil
pengamatan
5 Membersihkan peralatan setelah
menyelesaikan praktikum

c. Lembar Tes Tertulis

1. Kalorimeter berisi es (kalor jenis es = 0,5 kal/g K, kalor lebur es = 80 kal/g)


sebanyak 36 g pada suhu -6oC. Kapasitas kalor calorimeter adalah 27 kal/K.
kemudian ke dalam kalorimeter itu dituangkan alkohol (kalor jenis 0,58 kal/g
K) pada suhu 50oC yang menyebabkan suhu akhir menjadi 8oC. Makan massa
alkohol yang ditungkan adalah .
a. 108 g d. 288 g
b. 150 g e. 300 g
c. 200 g
2. Dalam sebuah bejana yang massanya diabaikan terdapat a gram air 42oC
dicampur dengan b gram es -4oC. Setelah diaduk ternyata 50% es melebur.
Jika titik lebur es = 0oC, kalor jenis es = 0,5 kal/g oC, kalor lebur es = 80 kal/g,
maka perbandingan a dan b adalah .
a. 1 : 4 d. 2 : 1
b. 1 : 2 e. 4 : 1
c. 1 : 1
3. Dua batang logam A dan B yang mempunyai ukuran sama disambung satu
sama lain pada salah satu ujungnya. Jika suhu ujung bebas logam A dan ujung
bebas logam B berturut-turut adalah 210oC dan 30oC serta koefisien konduksi
kalor logam A = dua kali koefisien konduksi kalor logam B, maka suhu pada
sambungan kedua logam tersebut adalah .

a. 160oC d. 100oC
b. 150oC e. 80oC
o
c. 120 C
4. Tenaga total suatu sumber radiasi benda hitam bersuhu mutlak T yang
dikumpulkan selama 81 menit digunakan untuk mendidihkan air dalam suatu
bejana dari suhu awal yang sama dengan suhu kamar. Jika suhu benda hitam
dinaikkan menjadi 1,5T, maka waktu yang diperlukan dalam menit untuk
proses pendidihan jumlah air yang sama dari suhu kamar berkurang menjadi

a. 64 d. 24
b. 54 e. 16
c. 36
5. Suatu benda hitam pada suhu 27oC memancarkan energi R J/s. benda hitam
tersebut dipanasi hingga suhunya menjadi 327oC. Energi yang dipancarkan
menjadi
a. 2R d. 12R
b. 4R e. 16R
c. 6R

Penyelesaian:
1. b
2. c
3. b
4. e
5. e

d. Lembar Portofolio
Kalor dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu perpindahan
kalor, yaitu dengan cara konduksi. Konduksi adalah perpindahan kalor melalui
suatu zat tanpa diserta perpindahan partikel-partikel zat tersebut. Berdasarkan
daya hantar kalor, benda dibendakan menjadi dua , yaitu konduktor dan isolator.
Untuk mengatahui adanya perpindahan kalor secara konduksi Anda dapat
mengamati kegiatan berikut bersama teman kelompok Anda. Pertama sediakanah
alat dan bahan yang akan digunakan, seperti kaki tiga, pembakar spirtus,
tembaga, besi, kaca, kasa asbes, lilin, dan korek api. Kemudian susunlah tembaga,
besi, dan kaca di atas kaki tiga serta pembakar spirtus di bawah kaki tiga.
Letakkan sedikit lilin pada masing-masing ujung batang tembaga, besi, dan kaca.
Panaskan ketiga batang tersebut di atas pembakar spirtus. Tunggu sampai
beberapa saat. Amatilah keadaan masing-masing lilin pada ujung batang tembaga,
besi, dan kaca. Bahan material manakah yang lebih dulu mencair? Diskusikan
hasilnya dengan teman Anda. Presentasikan hasilnya di depan kelas.