Anda di halaman 1dari 2

BERITA 4

Pembawa Berita : Damar Idat


Stasiun Tv : Kompas.com
Tanggal : 18/01/2017
Pukul : 16:12 WIB
Judul : AHY & Relawan Jaringan Nusantara Komitmen Awasi Pilkada

Pokok pokok Berita


Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono,
mengingatkan pentingnya gerakan anticurang dalam Pilkada DKI 2017
Agus menegaskan, masalah kecurangan di pilkada perlu diawasi. Ia
meminta semua pihak berupaya mencegah kecurangan di pilkada DKI.
Agus berharap, gerakan yang digagas Jaringan Nusantara ini bisa
menyebar ke seluruh masyarakat. Para pendukung setiap pasangan calon
harus saling berperan menjaga tidak terjadi kecurangan
Isi berita
Agus Harimurti yudhoyono & Relawan Jaringan Nusantara
Komitmen Awasi Pilkada
Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono,
mengingatkan pentingnya gerakan anticurang dalam Pilkada DKI 2017. Agus
mengaku, kecurangan di pilkada perlu dicegah agar tercipta demokrasi yang adil.
Dalam deklarasi yang digalakkan Jaringan Nusantara di AHY Command Center
(ACC), Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2017), Agus
menegaskan, masalah kecurangan di pilkada perlu diawasi. Ia meminta semua
pihak berupaya mencegah kecurangan di pilkada DKI.

"Ini inisiatif, karena kita semua ingin jalannya Pilgub Jakarta ini jauh dari
kecurangan," kata Agus saat acara deklarasi gerakan 'Jangan Curang', Rabu
(18/1/2017).
Agus berharap, gerakan yang digagas Jaringan Nusantara ini bisa menyebar ke
seluruh masyarakat. Para pendukung setiap pasangan calon harus saling berperan
menjaga tidak terjadi kecurangan.
Seluruh proses pilkada, kata Agus, harus terus diawasi, mulai dari sebelum
pencoblosan, saat pencoblosan, dan saat pengiriman rekapitulasi hasil suara ke
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Agus berharap, KPU DKI bisa
bekerja adil dan profesional selama pilkada berlangsung

Agus menjelaskan, gerakan ini bukan untuk mencurigai siapapun. Langkah


ini lebih kepada sebagai bentuk pengawasan. Agus mengaku banyak mendapat
masukan terkait kecurangan pilkada.
"Banyak masukan yang diterima langsung oleh teman-teman relawan, simpatisan
dan tim terkait indikasi kecurangan saat Pilgub, sebelum pencoblosan, saat hari-H,
dan pascapencoblosan," ungkap Agus.
Kendati demikian, Agus enggan memaparkan jenis-jenis kecurangan. Yang jelas,
lanjut Agus, gerakan ini merupakan langkah antisipatif dan harus dilakukan.
Sementara itu, seorang relawan Jaringan Nusantara Iing Irwansyah mengatakan,
KPU DKI Jakarta sebagai pelaksana pilkada agar transparan terkait data hasil
pemilihan setelah pencoblosan. Dengan cara itu masyarakat mengetahui langsung
hasil dan rincian perhitungan suara.
"Transparansi itu dapat dimulai dengan percepatan upload data C1-Pleno yang
merupakan tindakan paling sederhana. Upload di website resmi KPU dan
dikomparasi oleh tim saksi masing-masing partai dengan pencocokan data secara
konvensional," kata Iing.
"Jangan sampai terjadi kecurangan saat hari pencoblosan. Baik di TPS, perjalanan
atau rekapitulasi atau pun di titik akhir KPU DKI. Peran saksi menjadi sangat
penting," ujar Agus.

Ringkasan Berita
Agus Harimurti yudhoyono & Relawan Jaringan Nusantara Komitmen Awasi
Pilkada dengan meningkatkan pentingnya gerakan anticurang dalam Pilkada DKI
2017 dan kecurangan di pilkada perlu dicegah agar tercipta demokrasi yang adil.
KPU DKI diharap bisa bekerja adil dan profesional selama pilkada berlangsung.