Anda di halaman 1dari 2

7.2.1.

3&4

DINAS
KESEHATAN
KABUPATEN
TINDAKAN PENJAHITAN LUKA UPTD
PUSKESMAS
PURWAKARTA Disahkan oleh : DARANGDAN
Kepala Puskesmas
No. Dokumen : 013/C/IGD/VII/SPO/SKTN/IX/2015
No Revisi :
SPO Tanggal terbit :
Halaman : 2
H.TARSO.SKM
NIP: 196609171987031004

1. Pengertian Penjahitan luka adalah suatu tindakan untuk mendekatkan tepi luka dengan benang sampai
sembuh dan cukup untuk menahan beban fisiologis
2. Tujuan Menyatukan jaringan yang terputus serta meningkatkan proses penyambungan dan
penyembuhan jaringan dan juga mencegah luka terbuka yang akan Mengakibatkan masuknya
mikroorganisme / infeksi
3. Kebijakan
4. Referensi 1. Brunner & Suddart. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8 Alih Bahasa;
Agung Waluyu. Jakarta. EGC
2. http://kumpulansopkeperawatan.blogspot.com/2015/05/sopprosedure
5. Prosedur Pesiapan Alat Hecting
1. Spuit 5 cc
2. Kapas Alkohol
3. Lidokain 1%
4. Kasa steril
5. Gunting benang
6. Nalpoeder
7. Pinset anatomis
8. Korentang
9. Jarum kulit
10. Jarum otot (bila perlu)
11. Benang kulit (silk)
12. Benang otot/ catgut(bila perlu)
13. Nierbekken (bengkok)
14. Larutan antiseptik/ garam faal
15. Kom
16. Sarung tangan steril
17. Waskom berisi larutan chlorine 0,5 %

Persiapan
1. Memberitahu klien tindakan yang akan dilakukan (informed consent)
2. Mengatur posisi klien senyaman mungkin
3. Mencuci tangan dengan sabun dan di air mengalir, kemudian keringkan dengan
handuk bersih.

Penatalaksanaan
1. Memakai sarung tangan
2. Mengkaji luka, kedalaman, luasnya dan keadaan luka
3. Membersihkan luka dengan larutan antiseptik atau larutan garam faal. Gunakan kassa
terpisah untuk setiap usapan, membersihkan luka dari area yang kurang terkontaminasi
ke area lebih bersih.
4. Menyiapkan injeksi lidokain 1 %.
5. Lakukan desinfeksi pada ujung luka / daerah yang akan disuntik dengan menggunakan
alkohol/betadine secara sirkuler dengan diameter kurang lebih 5 cm
6. Menyuntikan lidokain secara subcutan di sekitar tepi luka.
7. Melakukan aspirasi, apabila tidak ada darah masukan lidokain secara perlahan-lahan
sambil menarik jarum dan memasukan obat sepanjang tepi luka.
7.2.1.3&4

DINAS
KESEHATAN
KABUPATEN
TINDAKAN PENJAHITAN LUKA UPTD
PUSKESMAS
PURWAKARTA Disahkan oleh : DARANGDAN
Kepala Puskesmas
No. Dokumen : 013/C/IGD/VII/SPO/SKTN/IX/2015
No Revisi :
SPO Tanggal terbit :
Halaman : 2
H.TARSO.SKM
NIP: 196609171987031004

8. Lakukan pada tepi luka yang lainnya.


9. Tunggu 2 menit agar lidokain bereaksi
10. Sambil menungu reaksi obat, siapkan nalpoeder, jarum dan benang.
11. Uji reaksi obat dengan menggunakan pinset
12. Jahit luka kurang lebih 1 cm diatas ujung luka dan ikat, gunting benang sisakan kira-
kira 1 cm. jahit satu persatu dengan jarak jahitan satu dengan yang lainnya kurang
lebih 1 cm,
13. Teruskan sampai semua luka terjahit.
14. Berikan antiseptik pada luka
15. Tutup luka dengan kassa steril dan rekatkan dengan plester
16. Rapikan pasien
17. Bereskan alat
18. Buka sarung tangan dan rendam dalam larutan chlorin 0,5% bersama alat-alat lainnya
selama 10 menit
19. Cuci tangan
20. Dokumentasikan
6. Unit Terkait IGD