Anda di halaman 1dari 31

Lampiran

‘Pada bulan Juli 2009 sebuah pertemuan khusus Coral Reef Crisis Working Group dilaksanakan oleh The Royal Society, salah satu masyarakat ilmiah tertua dan paling dihormati di dunia, dan dipimpin oleh Sir David Attenborough, tokoh terkemuka yang senantiasa menyuarakan kepedulian akan alam bagi kita. Tuan rumah pertemuan ini ialah Zoological Society of London dan The International Programme on the State of the Oceans. Diantara para ahli yang berpartisipasi antara lain ialah Profesor Charlie Veron, seorang tokoh penting yang berpengaruh dan ahli terumbu karang. Kelompok kerja ini meninjau data dan hasil penelitian ratusan ilmuwan. Hasil pertemuan ini dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang diperbanyak dalam bentuk CD (dalam bahasa Inggris) dan buku kerja yang berisi seluruh laporan ilmiah dan acuan-acuan yang terbaru. Buku kerja ini merupakan sumber informasi yang sangat penting untuk pendidikan dan pengajaran.

yang sangat penting untuk pendidikan dan pengajaran. A Reef in Time oleh Charlie Veron Pesan penting

A Reef in Time oleh Charlie Veron

Pesan penting yang disampaikan ialah mengingatkan bahwa target yang ditetapkan para pemimpin dunia, yaitu konsentrasi CO 2 atmosfer sebesar 450ppm, akan memberi masa depan dunia tanpa terumbu karang. Kita seharusnya menargetkan di bawah 350ppm, dan tingkat ini bisa dicapai. Mengembalikan kesehatan planet ini membutuhkan usaha yang sangat besar, namun kita tidak punya pilihan lain. Anak-anak kita yang hidup sekarang kelak akan memuji keberhasilan usaha kita, atau mengutuk kita karena usaha yang kita lakukan ternyata tidak cukup.

Krisis Terumbu Karang: justifikasi ilmiah untuk tingkat ambang kritis CO 2 sebesar < 350ppm

Hasil pertemuan kelompok kerja teknis. The Royal Society, London, 6 Juli 2009

Pada tanggal 6 Juli 2009, The Royal Society, the Zoological Society of London dan the International Programme on the State of the Ocean memfasilitasi pertemuan Krisis Terumbu Karang untuk mengidentifikasi batas-batas karbon dioksida atmosfer yang diperlukan bagi terumbu karang agar bisa bertahan hidup. Ringkasan kesimpulan dari pertemuan kelompok kerja teknis tsb ialah:

1.

Terumbu karang merupakan habitat biologi paling beragam di laut, dan merupakan ekosistem penting yang memberi kehidupan ratusan juta orang di dunia.

2.

Pemutihan karang massal akibat kenaikan suhu dan menyebabkan kematian terumbu karang di Great Barrier Reef dan banyak terumbu karang lain di dunia mulai terjadi pada saat konsentrasi CO 2 atmosfer melampaui 320ppm.

3.

Tingkat CO 2 saat ini adalah ~387ppm CO 2 , sehingga kondisi terumbu karang semakin buruk. Kondisi ini akan diikuti oleh kerusakan ekosistem laut lain dan ekosistem pantai secara bersamaan.

4.

Anjuran untuk membatasi tingkat CO 2 atmosfer sebesar 450ppm tidak akan menghentikan bencana besar kehilangan terumbu karang akibat efek gabungan dari perubahan iklim dan pengasaman laut.

5.

Untuk menjaga kelangsungan hidup terumbu karang, tingkat CO 2 atmosfer harus dikurangi sebesar-besarnya sehingga mencapai kurang dari 350ppm.

6.

Disamping upaya mengurangi emisi CO 2 , untuk mencapai tingkat CO 2 yang aman ini diperlukan upaya penghilangan CO 2 dari atmosfer secara aktif.

7.

Seiring dengan hal-hal yang disebut di atas, pengelolaan berbasis-ekosistem terhadap tekanan- tekanan lain pada terumbu karang yang diakibatkan oleh manusia secara langsung, seperti tangkap lebih, penangkapan ikan yang merusak, pencemaran dan sedimentasi pantai, akan sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidup terumbu karang yang menjadi tumpuan hidup banyak orang.

menjaga kelangsungan hidup terumbu karang yang menjadi tumpuan hidup banyak orang. 244 terumbu karang dan perubahan

244 terumbu karang dan perubahan iklim

Lampiran

Statement of the Coral Reef Crisis Working Group Meeting, The Royal Society 6 July 2009

Coral reefs are the most biologically diverse habitats of the oceans and provide essential ecosystem goods and services to hundreds of millions of people.

Temperatureinduced mass coral bleaching causing widespread mortality on the Great Barrier Reef and many other reefs of the world started when atmospheric CO 2 exceeded 320ppm.

At today’s level of ~ 387ppm CO 2 , reefs are seriously declining and time lagged effects will result in their continued demise with parallel impacts on other marine and coastal ecosystems.

Proposals to limit CO 2 levels to 450ppm will not prevent the catastrophic loss of coral reefs from the combined effects of global warming and ocean acidification.

To ensure the long term viability of coral reefs the atmospheric CO 2 level must be reduced significantly below 350ppm.

In addition to major reductions in CO 2 emissions, achieving this safe level will require the active removal of CO 2 from the atmosphere.

Given the above, ecosystembased management of other direct human induced stresses on coral reefs, such as over fishing, destructive fishing, coastal pollution and sedimentation, will be essential for the survival of coral reefs on which so many people depend.

the survival of coral reefs on which so many people depend. Sir David Attenborough Working Group

Sir David Attenborough Working Group Co Chair

depend. Sir David Attenborough Working Group Co ‐ Chair Prof Ken Caldeira Carnegie Institution for Science

Prof Ken Caldeira Carnegie Institution for Science

Chair Prof Ken Caldeira Carnegie Institution for Science Wendy Foden IUCN Species Programme Ralph Armond ,

Wendy Foden IUCN Species Programme

Institution for Science Wendy Foden IUCN Species Programme Ralph Armond , Director General , Zoological Society

Ralph Armond , Director General , Zoological Society of London

Armond , Director General , Zoological Society of London Dr Ann Clarke The Frozen Ark Project

Dr Ann Clarke The Frozen Ark Project

Society of London Dr Ann Clarke The Frozen Ark Project Dr James Hansen NASA Goddard Institute

Dr James Hansen NASA Goddard Institute for Space Studies

Dr James Hansen NASA Goddard Institute for Space Studies Rachel Jones Zoological Society of London Aylin

Rachel Jones Zoological Society of London

for Space Studies Rachel Jones Zoological Society of London Aylin McNamara Zoological Society of London Dr

Aylin McNamara Zoological Society of London

of London Aylin McNamara Zoological Society of London Dr Dirk Petersen SECORE & Rotterdamm Zoological Society

Dr Dirk Petersen SECORE & Rotterdamm Zoological Society

Prof Tim Lenton University of East Anglia

Society Prof Tim Lenton University of East Anglia Prof Justin Marshall , President, Australian Coral Reef

Prof Justin Marshall , President, Australian Coral Reef Society

Justin Marshall , President, Australian Coral Reef Society Dr Peter Read Massey University Dr Alex Rogers

Dr Peter Read Massey University

Coral Reef Society Dr Peter Read Massey University Dr Alex Rogers Prof Yvonne Sadovy International Programme

Dr Alex Rogers

Prof Yvonne Sadovy

International Programme on the State of IUCN SSC Marine Conservation SubCommittee the Ocean

of IUCN SSC Marine Conservation Sub ‐ Committee the Ocean Dr Mary Stafford ‐ Smith Coral

Dr Mary Stafford Smith Coral Reef Research

the Ocean Dr Mary Stafford ‐ Smith Coral Reef Research Dr Simon Stuart IUCN Species Survival

Dr Simon Stuart IUCN Species Survival Commission

Research Dr Simon Stuart IUCN Species Survival Commission Dr Richard Aronson , President, International Society for

Dr Richard Aronson, President, International Society for Reef Studies

Aronson , President, International Society for Reef Studies Prof James Crabbe University of Bedfordshire Dr Simon

Prof James Crabbe University of Bedfordshire

Reef Studies Prof James Crabbe University of Bedfordshire Dr Simon Harding Globe International and ZSL Dr

Dr Simon Harding Globe International and ZSL

Bedfordshire Dr Simon Harding Globe International and ZSL Dr James Lovelock Green College, Oxford Dr David

Dr James Lovelock Green College, Oxford

and ZSL Dr James Lovelock Green College, Oxford Dr David Obura IUCN Coral Specialist Group &

Dr David Obura IUCN Coral Specialist Group & CORDIO

Dr David Obura IUCN Coral Specialist Group & CORDIO Dr Chris Reid Sir Alister Hardy Foundation

Dr Chris Reid Sir Alister Hardy Foundation for Ocean Science/Marine Institute

Alister Hardy Foundation for Ocean Science/Marine Institute Prof Charles Sheppard University of Warwick Jon Taylor

Prof Charles Sheppard University of Warwick

Institute Prof Charles Sheppard University of Warwick Jon Taylor World Wildlife Fund Prof Barry Brook University

Jon Taylor World Wildlife Fund

University of Warwick Jon Taylor World Wildlife Fund Prof Barry Brook University of Adelaide Prof Andreas

Prof Barry Brook University of Adelaide

World Wildlife Fund Prof Barry Brook University of Adelaide Prof Andreas Fischlin Swiss Federal Institute of

Prof Andreas Fischlin Swiss Federal Institute of Technology, In own capacity

Swiss Federal Institute of Technology, In own capacity Prof Ove Hoegh ‐ Guldberg University of Queensland

Prof Ove HoeghGuldberg University of Queensland

Prof Ove Hoegh ‐ Guldberg University of Queensland Prof. Gordon McGregor Reid President, World Association of

Prof. Gordon McGregor Reid President, World Association of Zoos & Aquariums

Reid President, World Association of Zoos & Aquariums Paul Pearce ‐ Kelly Zoological Society of London

Paul Pearce Kelly Zoological Society of London & IUCN Invertebrate Conservation Cttee.

of London & IUCN Invertebrate Conservation Cttee. Prof Callum Roberts University of York Dr Mark Spalding

Prof Callum Roberts University of York

Conservation Cttee. Prof Callum Roberts University of York Dr Mark Spalding The Nature Conservancy Dr Kristian

Dr Mark Spalding The Nature Conservancy

University of York Dr Mark Spalding The Nature Conservancy Dr Kristian Teleki Int. Coral Reef Action

Dr Kristian Teleki Int. Coral Reef Action Network

Dr Kristian Teleki Int. Coral Reef Action Network Dr John Turner Bangor University Dr Makoto Tsuchiya

Dr John Turner Bangor University

Dr Makoto Tsuchiya The Japanese Coral Reef Society

Prof J.E.N. Veron Coral Reef Research

www.royalsociety.org

Tsuchiya The Japanese Coral Reef Society Prof J.E.N. Veron Coral Reef Research www.royalsociety.org lampiran 245

lampiran

245

Glosarium

Abiotik

Kondisi fisik dan kimia lingkungan yang menunjang suatu ekosistem.

Abisal

Wilayah laut dalam. Jurang dan dataran abisal membentuk dasar laut yang paling dalam.

Abisopelagis, Zona

Wilayah dasar laut yang gelap.

Adaptasi

Perubahan sifat atau struktur fisik yang membuat makhluk hidup dapat mengatasi perubahan

Afotik, Zona

lingkungannya. Wilayah kedalaman perairan dimana tidak ada atau sedikit sekali (kurang dari 1%) cahaya

Ahermatipik Akumulasi Panas Mingguan

matahari masuk. Karang yang tidak dapat membentuk terumbu dan sebagian besar tidak memiliki zooxantela. Ukuran intensitas dan durasi suhu laut di atas suhu rata-rata wilayah tersebut (‘degree-heating

Alga Karang

weeks’). Tanaman laut yang memproduksi kalsium dan memiliki kerak merah atau merah muda di

Alga Biru Hijau

permukaan karangnya. Tanaman akuatik (laut, danau, sungai) mikroskopis yang mempunyai variasi warna dan ukuran.

Anoksik

Jenis alga ini termasuk golongan bakteri yang disebut ‘Cyanobacteria’ dan dapat mengalami kemelimpahan berlebih (‘blooming’) akibat berlebihnya nutrien atau faktor anomali cuaca. Kandungan oksigen yang rendah dalam suatu lingkungan perairan.

Antropogenik

Apa pun yang terjadi sebagai akibat kegiatan atau faktor manusia.

Antroposen

Masa geologis terakhir dimana bumi telah berubah secara nyata akibat kegiatan manusia.

Aragonit

Satu dari tiga bentuk kalsium karbonat yang digunakan organisme laut untuk membangun

Atmosfer

kerangka atau struktur kerang. Lapisan gas yang mengelilingi bumi, kurang lebih setinggi 100 km, dengan posisi tetap karena

Atol

dipengaruhi gravitasi dan mengalami penipisan pada lapisan atasnya dan menyusut hingga luar angkasa. Lihat: terumbu karang cincin.

Autotrof

Organisme yang mampu mensintesa bahan organik dari bahan inorganik dengan bantuan

Bahan bakar fosil

energi Matahari melalui proses fotosintesis. Sebagai contoh adalah fitoplankton yang mampu menghasilkan oksigen dan bahan organik lainnya melalui konversi cahaya Matahari dan penyerapan karbon anorganik terlarut dari laut. Energi yang tidak terbaharui, yang berasal dari materi yang sudah lama mati dan terakumulasi

Bakau (‘Mangrove’)

jutaan tahun lebih, seperti minyak bumi, batu bara dan gas. Pohon dan semak yang memiliki akar udara, tumbuh dalam kondisi salin di sepanjang pantai

Batimetri

tropis dan sub tropis, dan merupakan area pembibitan untuk anak-anak ikan dan spesies lain. Ukuran kedalaman perairan, juga menunjukkan bentuk dan fitur dasarnya untuk membantu

Batipelagis, Zona Beaufort, Tabel Skala

navigasi. Wilayah kedalaman laut yang tidak dapat dicapai sinar Matahari, merupakan wilayah kegelapan Suatu tabel yang menunjukkan prediksi kecepatan angin berdasarkan tinggi / keadaan

Bentik Bentos Berkelanjutan / Lestari Biodiversitas Biosfir Cnidaria

gelombang, nilainya berkisar antara 0 (tenang) hingga 12 (puting beliung / badai). Berhubungan dengan dasar perairan, misal ekosistem bentik. Biota yang hidup di dekat atau dasar perairan. Kemampuan memelihara kondisi yang lestari pada masa mendatang. Keragaman berbagai bentuk kehidupan yang mendefinisikan sebuah komunitas atau ekosistem. Kumpulan semua kehidupan, individu, populasi dan ekosistem di bumi. Sekelompok hewan air yang memiliki sel-sel sengatan sendiri, termasuk jeli, karang, anemon

COP

dan hidroid. Singkatan dari Conference of the Parties, yaitu pertemuan tahunan bangsa-bangsa yang

‘Coupling’

menandatangani Uniton Nations Framework Convention on Climate Change. COP15 merupakan pertemuan ke 15 yang terjadi di Denmark tahun 2009. Interaksi yang terjadi antara iklim dan setiap komponen pembentuk sistem iklim. Biasanya

Dendroklimatologi

disimpulkan berdasarkan model menggunakan pronsip fisika dan matematika, dan digunakan untuk meramalkan iklim baik global maupun regional. Cabang ilmu yang mempelajari kondisi iklim masa lalu dari analisa pohon dan lingkaran pohon.

Desalinasi

Proses pemindahan / penghilangan kadar garam dari air laut, paling sering melalui proses

Detritus

osmosis terbalik, digunakan untuk mengubah air laut menjadi air tawar guna keperluan air minum atau lainnya, misalnya irigasi. Sisa-sisa bahan organik.

guna keperluan air minum atau lainnya, misalnya irigasi. Sisa-sisa bahan organik. 246 terumbu karang dan perubahan

246 terumbu karang dan perubahan iklim

Glosarium

Diatom

Tanaman bersel satu mikroskopik dengan dua bagian dinding luar terbuat dari silika yang

Dinamika Iklim

merupakan sumber makanan utama di laut. Kondisi dinamika fisik dan biologi yang membentuk kecenderungan suhu bumi dan pola cuaca.

Dinoflagelata

Alga mikroskopis bercambuk atau flagela. Alga ini merupakan sumber makanan utama dan

Disfotik, Zona

seringkali berkembang biak dan mengubah warna perairan menjadi merah. Wilayah kedalaman laut yang hanya dapat dicapai oleh spektrum biru dari cahaya matahari.

Doldrum

Untuk wilayah oseanik yang jernih kedalamannya sekitar 200 meter, untuk wilayah pesisir lebih dangkal karena faktor kekeruhan perairan. Wilayah Bumi dimana tidak ada atau sedikit pergerakan udara atau angin

Echinodermata

Kelompok hewan laut yang meliputi teripang, bulu babi dan bintang laut yang memiliki kulit

Efek rumah kaca

berduri, tubuh dewasa terdiri atas lima bagian yang sama, kakinya yang berbentuk pipa bergerak sesuai tekanan air. Pemanasan permukaan bumi akibat gas yang ada di atmosfer menyerap sinar matahari

Ekosistem

dan mengemisikannya sebagai panas. Aktivitas manusia yang melepaskan gas rumah kaca menyebabkan efek rumah kaca dan pemanasan bumi secara lebih cepat. Komunitas organisme biologi yang berinteraksi dengan lainnya dan dengan lingkungan habitat

Ektoterm

fisiknya. Organisme yang suhu tubuhnya berfluktuasi menurut lingkungan sekitarnya.

El Niño

Masa dimana laut menghangat dan atmosfer berubah secara berkala yang berhubungan dengan

Emisi karbon

angin timur dan tenggara yang lebih lemah di wilayah laut Pasifik tropis. Istilah generik untuk gas rumah kaca yang dibebaskan ke atmosfer yang diserap sinar matahari

Endosimbion

dan mengemisikan radiasi, sehingga menyebabkan pemanasan bumi. Organisme yang hidup di dalam organisme induk, misalnya zooxantela yang ditemukan dalam

Endoterm

jaringan karang, clam dan anemon. Organisme yang berkemampuan mengatur sendiri suhu tubuhnya.

ENSO

Istilah gabungan El Niño dan Osilasi Selatan (‘Southern Oscilation’), merupakan siklus

Epipelagis, Zona

berkelanjutan perubahan yang terjadi di laut Pasifik, terdiri atas fase pemanasan (El Niño) dan fase pendinginan (La Niña), dan mempengaruhi iklim di seluruh dunia. Wilayah permukaan laut yang menerima sinar Matahari penuh

Erosi

Proses pelapukan dan tergerusnya materi solid (sedimen, tanah, batuan) dari suatu lingkungan

Evaporasi

atau sumbernya, dan kemudian terendapkan ke wilayah lain. Proses dimana molekul dibebaskan dari cairan dan menjadi gas (kebalikan dari kondensasi).

Faktor alamiah

Faktor yang disebabkan semata-mata oleh sebab alam tanpa pengaruh manusia.

Fault

Sebuah keretakan linier dalam struktur geologi batuan, dimana satu sisi batu pada retakan telah

Filum

bergeser dibandingkan sisi batu lainnya. Urutan taksonomi diantara Kerajaan (‘kingdom’) dan Kelas dalam sistem klasifikasi dan

Fitoplankton

pengelompokan makhluk hidup dalam biologi. Tanaman kecil dan mikroskopik, serta alga yang terbawa arus air laut.

Foram

Organisme mikroskopis yang mempunyai cangkang kalsium karbonat.

Fotik, Zona

Wilayah perairan yang menerima intensitas Matahari hingga 1 % dari intensitas di permukaan.

Fotosintesis

Proses dimana karbon dioksida diubah menjadi gula atau senyawa organik lain menggunakan

Gangguan alami

energi dari matahari. Suatu gangguan yang disebabkan oleh faktor atau fenomena alam, misal topan, letusan gunung

Gas Rumah Kaca

berapi, badai dan lain-lain. Gas-gas yang dilepaskan ke udara dari industri, terutama pembakaran bahan bakar fosil.

GBR

Gas ini terdiri dari beberapa macam, namun yang utama adalah karbon dioksida (CO 2 ). Istilah ‘rumah kaca’ mengacu pada makna bahwa gas ini tidak dapat hilang dari atmosfer bumi dan memerangkap pantulan panas matahari dari permukaan bumi sehingga menyebabkan peningkatan suhu bumi (pemanasan global) The Great Barrier Reef, suatu rangkaian lebih dari 2900 terumbu karang dengan padang lamun,

Genus

karang, bakau, dan habitat lain di pantai Timur Laut Australia. GBR merupakan struktur terumbu karang penghalang, terpisahkan dari daratan utama Australia oleh laguna. Urutan taksonomi antara famili dan spesies dalam sistem klasifikasi dan pengelompokan

Geomorfologi

makhluk hidup dalam biologi. Studi ilmiah terhadap bentuk permukaan (‘landform’) Bumi dan poses yang terjadi terhadapnya.

glosarium

247

Glosarium

GPS

Singkatan dari ‘Global Positioning System’, alat untuk menunjukkan koordinat posisi di Bumi

Gire (‘Gyre’)

yang biasanya diwujudkan dalam suatu sistem koordinat lintang-bujur. Arus laut yang berputar dalam skala besar yang menyebabkan rotasi bumi dan pergerakan

Guyot

angin. Rangkaian pegunungan / dataran tinggi bawah laut.

Herbivora

Hewan yang sumber makanan utamanya tanaman atau fitoplankton.

Hermatipik

Jenis karang yang dapat membentuk terumbu dan mempunyai zooxantela (‘zooxanthellae’).

Heterotrof

Organisme yang tidak mempunyai kemampuan fotosintesis, sehingga tidak bisa mensintesa

Holosen

karbon dan bahan organik untuk pertumbuhannya. Hibrida Sistem yang bekerja menggunakan kombinasi dua cara atau lebih. Masa geologi dari 25 000 tahun lalu hingga sekarang, berhubungan dengan periode hangat dari

Hotspot biologi laut

jaman es terakhir. Suatu wilayah pusat keanekaragaman keanekeragaman hayati laut. Raja Ampat, Papua,

Invertebrata

Indonesia sering disebut sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Hewan tanpa tulang belakang.

IPCC

Singkatan dari Intergovernmental Panel on Climate Change, yaitu kelompok kerja yang terdiri

Iradiasi

atas ilmuwan yang mengevaluasi dan melaporkan penemuan ilmiah setiap empat tahun, tentang penyebab, dampak masa kini dan yang akan datang akibat perubahan iklim serta cara-cara mengurangi dan beradaptasi pada perubahan iklim. Proses terpapar atau penyerapan energi yang berasal dari suatu sumber energi, sebagai contoh

Isobar

iradiasi matahari. Suatu garis yang menghubungkan nilai yang sama, digunakan misalnya pada peta kedalaman,

Isoterm

ketinggian (topografi), dan lain-lain. Daerah-daerah yang memiliki suhu yang sama.

Isotop

Bentuk atom dari elemen yang sama yang memiliki jumlah netron (partikel sub atom) yang

Jaringan makanan

berbeda dan memiliki bobot atom yang berbeda. Kelompok organisme yang berhubungan, terdiri atas berbagai jenis tanaman (produsen) dan

Jejak karbon

hewan (konsumen), sebagian merupakan makanan (mangsa) untuk konsumen yang lebih besar (‘predator’). Jumlah total emisi karbon yang dibebaskan secara langsung atau tidak langsung akibat aktivitas

Kalsifikasi

yand dilakukan oleh perseorangan atau kelompok. Biasanya dalam satuan ton karbon. Proses pembentukan terumbu karang melalui produksi kalsium karbonat (CaCO 3 ) oleh hewan

Karang lunak

karang. Karang yang memiliki delapan set tentakel dan tidak memiliki struktur rangka yang keras.

Karbon netral

Cara yang tidak meningkatkan kandungan gas rumah kaca dalam atmosfer. Kondisi ini dicapai

Kawasan konservasi

dengan cara menyeimbangkan jumlah gas rumah kaca yang diemisikan oleh berbagai aktivitas dengan sejumlah sama karbon yang dikeluarkan dari atmosfer. Suatu daerah perlindungan lingkungan dimana tidak diperbolehkan mengambil atau

Keterkaitan (‘connectivity’)

memanfaatkan kekayaan alam di dalamnya. Dalam konteks kelautan, kawasan ini disebut dengan kawasan konservasi laut atau daerah perlindungan laut. Keterkaitan antara suatu ekosistem dengan ekosistem lain. Sebagai contoh keterkaitan antara

Kelas

ekosistem bakau, lamun dan terumbu karang sebagai tempat pertumbuhan beberapa jenis ikan. Seiring tumbuhnya ikan, maka ikan berpindah dari bakau, lamun dan terumbu karang sebelum kemudian mengarungi laut lepas sebagai ikan dewasa. Jika salah satu ekosistem tersebut rusak, maka hilang pula ikan yang bergantung kepadanya. Urutan taksonomi antara Filum dan Ordo dalam sistem klasifikasi dan pengelompokan makhluk

Kerajaan (‘Kingdom’)

hidup dalam biologi. Tingkat tinggi (di bawah domain dan di atas Filum) dalam sistem klasifikasi organisme hidup dan

Kenaikan muka air laut

fosil. Kenaikan permukaan laut diukur dari permukaan rata-rata (‘sea mean level’). Penyebab

Kerak Bumi (‘crust’) Kloroplas Kondensasi

fenomena ini seringkali dikaitkan dengan pemanasan global yang menyebabkan lapisan es di kutub mencair dan menyebabkan kenaikan permukaan laut. Bagian terluar dari inti bumi. Butiran zat hijau daun pada tumbuhan, berguna untuk melakukan fotosintesis. Suatu kondisi fisik yang meliputi perubahan dari fase gas menjadi fase cair; kebalikan dari evaporasi.

yang meliputi perubahan dari fase gas menjadi fase cair; kebalikan dari evaporasi. 248 terumbu karang dan

248 terumbu karang dan perubahan iklim

Glosarium

Konveksi

Gerakan berputar yang terus-menerus di udara, air atau aktivitas magma bumi.

Konvergensi

Pertemuan dua aliran yang berbeda (biasanya cairan atau lempeng tektonik).

Kopepoda

Organisme invertebrata laut berukuran kecil yang mempunyai cangkang luar, termasuk dalam

Kor (Inti)

grup krustasea. Beberapa spesies kopepoda hidup secara planktonik (mengapung di permukaan laut) atau bentik (hidup di dasar laut). Sampel berbentuk pipa yang dipotong dari sebuah struktur padat (misalnya es dan karang)

Krustasean

menggunakan alat bor dan pisau. Sekelompok besar hewan air yang memiliki kulit luar keras, kaki yang berhubungan dan dua

Laguna

pasang antena, termasuk kepiting, kril, lobster, udang, barnakel dan lain-lain. Tubuh air di dalam atol, atau yang berada antara daratan dan terumbu karang penghalang.

La Niña

Pendinginan suhu laut dan perubahan keadaan atmosfer yang terjadi berkala akibat angin yang

Lapisan Saturasi Laut

lebih kuat di laut Pasifik tropis. Lapisan dasar laut dengan suhu sangat rendah dan tekanan sangat kuat dimana merupakan

Larva karang

lapisan penimbunan sisa-sisa metabolisme yang terjadi di permukaan laut. Wilayah ini mempunyai kandungan CO 2 tinggi dan sangat asam (‘Saturation Horizons’). Bentuk juvenil atau anakan dari karang sebelum berkembang menjadi dewasa.

Lintang

Lokasi sebuah tempat di sebelah Utara atau Selatan garis khatulistiwa, dinyatakan dengan

Bujur

derajad (°), pada garis khatulistiwa nilainya 0°. Lokasi suatu tempat di sebelah Barat atau Timur garis Bujur 0 yang terletak di Greenwich,

Litosfir

Inggris. Lapisan paling luar bumi yang keras dan berbatu, termasuk kerak dan mantel.

Magma

Batuan cair yang sangat panas di dalam kerak bumi.

Mantel bumi

Lapisan bumi yang terletak antara kerak bumi dan lapisan luar inti bumi.

Makro alga

Tanaman air berukuran besar dan berdaging yang mengandung klorofil, tidak memiliki daun,

Mesopelagis, Zona

akar dan batang yang jelas, umumnya berkembang biak dengan spora. Contoh: rumput laut. Wilayah kedalaman laut yang menerima sedikit sinar Matahari, sehingga menyerupai sinar

Mitigasi

petang hari. Aktivitas yang dilakukan untuk mengurangi dampak bencana. Dalam konteks perubahan iklim

Model konseptual

hal ini termasuk mengurangi emisi karbon ke atmosfer. Cara menyajikan proses menggunakan icon dan gambar yang berhubungan, seringkali dengan

Nematosis

keterangan di bawahnya. Sel-sel penyengat yang dimiliki karang, jeli, anemone dan hydroid (Cnidaian) yang menyuntikkan

Nutrien

racun mikroskopis ke pemangsa atau predatornya karena terganggu secara fisik atau karena pengaruh kimia. Elemen dan molekul yang mengandung fosfor, nitrogen dan sulfur yang merupakan dasar-dasar

Paleoklimatologi

bangunan kehidupan. Studi tentang perubahan iklim dalam kurun sejarah bumi dengan mempelajari cincin pohon, es,

Palung samudera

sampel karang, sedimen dan fosil. Bagian laut yang paling dalam. Palung samudera terdalam adalah palung Mariana, dengan

Pelagis, Zona Pelestarian / konservasi Pemangkas (‘grazer’)

kedalaman 11.033 meter. Bagian permukaan laut yang jauh dari dasar laut. Suatu usaha untuk melindungi tumbuhan, hewan dan lingkungan hidupnya. Golongan ikan herbivora pemakan alga yang hidup di permukaan terumbu karang, sehingga

Pemijahan karang

diibaratkan sebagai ‘tukang pangkas’ terumbu karang. Proses ‘pemangkasan’ ini bermanfaat untuk mempertahankan kelangsungan hidup terumbu karang, karena pertumbuhan alga akan menyebabkan terjadinya kompetisi makanan, termasuk sinar Matahari antara alga dan zooxantela karang. Pelepasan telur dan sperma oleh hewan karang sebagai bagian dari proses berkembang biak.

Pangea

Telur dan sperma ini kemudian bersatu membentuk larva mikroskopis yang disebut planula, biasanya berwarna merah muda dan berbentuk bulat. Benua purba yang sangat luas yang ada sebelum pergerakan tektonik memecahnya menjadi

Paparan benua

benua-benua dengan posisi sekarang. Bagian benua yang menjorok landai ke arah laut hingga kedalaman 200 meter (‘continental

Pengasaman

shelf’). Proses kimia dimana terjadi peningkatan jumlah ion Hidrogen bebas dalam cairan, sehingga pH nya menurun.

glosarium

249

Glosarium

Pemutihan karang

Perubahan warna karang menjadi putih akibat stres lingkungan, baik karena sebab alam

Penginderaan Jauh

(kenaikan / penurunan suhu) atau sebab manusia (racun, sampah, dll). Penggunaan sensor yang ada pada pesawat terbang, satelit dan kapal untuk mempelajari

Perubahan Iklim

lingkungan dari jauh tanpa kontak langsung dengan obyek. Perubahan jangka panjang pola cuaca / iklim dalam skala waktu antara puluhan hingga jutaan

pH

tahun. Perubahan ini bisa berupa perubahan kondisi rata-rata cuaca atau perubahan dalam intensitas suatu keadaan cuaca, misalnya menjadi lebih ekstrim tinggi atau rendah. Ukuran kadar basa atau asam dalam larutan, ditentukan oleh konsentrasi ion Hidrogen.

Photopore

Organ cahaya pada suatu organisme laut, misalnya yang ada pada ikan atau cepalopoda

Piramida trofika

(golongan sejenis cumi-cumi). Umumnya organ ini berguna untuk menarik perhatian mangsa atau menghindarkan diri dari pemangsa. Cara menggambarkan ekosistem berdasarkan jumlah organisme hidup yang menduduki

Plankton

berbagai tingkat rantai makanan, dari tumbuhan hingga bakteri, herbivora, hingga predator kecil maupun besar. Organisme yang hidup mengapung di permukaan laut.

Polip

Karang individu, anemone atau hewan hidroid (Cnidarian) yang memiliki mulut yang dikelilingi

Polusi

oleh cincin tentakel dalam struktur semacam kantong yang melekat pada dasar laut atau danau. Banyak polip berkelompok membentuk koloni, sementara beberapa jenis Cnidarian memiliki polip mau pun medusa (jeli yang berenang bebas) selama hidupnya. Bahan kimia atau energi yang dilepas ke suatu tempat dan merusak atau membahayakan

Pompa biologi

lingkungan. Proses yang berhubungan dengan kehidupan laut, seperti respirasi, fotosintesis, migrasi dan

Produktivitas

kematian, yang secara bersama menyebabkan karbon bergerak dari permukaan laut ke dalam laut. Ukuran biomassa yang ada di tempat tertentu.

Produsen primer

Seluruh tanaman dan organisme mikroskopis yang mengandung klorofil yang mampu

Pteropod Pulau Pasir (‘Coral Cay’) Radikal oksigen

mensintesa energi dari Matahari dan lalu mengubahnya menjadi gula dan senyawa lain. Moluska plantonik berkapur yang ditemukan di perairan yang dingin di Laut Selatan. Pulau / daratan yang berada di atas struktur terumbu karang. Atom Oksigen bermuatan yang mudah bereaksi dengan molekul di sekitarnya dan mampu

Radiolaria

mengakibatkan kerusakan sel dalam jumlah besar. Diatom plantonik yang struktur rangkanya dibentuk dari silikon.

Rehabilitasi

Upaya atau proses restorasi atau membangun kembali suatu lingkungan atau ekosistem yang

Rekrutmen karang

rusak. Sebagai contoh adalah rehabilitasi bakau (‘mangrove’) yang rusak karena konversi menjadi lahan pertambakan. Pembentukan atau pertumbuhan karang baru melalui proses pemijahan (‘spawning’). Lihat

Resiliensi

pemijahan karang. Kemampuan pulih setelah mengalami pukulan berat, dan kembali mencapai kondisi stabil

Respirasi

seperti awalnya. Proses kehidupan dimana oksigen digunakan melalui suatu reaksi kimia dalam jaringan dan sel,

Rumput laut

memproduksi energi dan karbon dioksida yang akhirnya dikeluarkan dari tubuhnya. Tanaman berbunga yang mirip rumput dan membentuk lapisan di bawah air di lingkungan laut

Sabuk termohalin

yang dangkal. Sirkulasi air laut berskala besar yang disebabkan perubahan suhu dan kandungan garam di air.

Salinitas

Jumlah garam (natrium klorida) dalam cairan.

Salju laut

Sisa-sisa biologi dari organism mikroskopis, termasuk mucus dan rangka kalsium karbonat

Salp

yang tenggelam dari permukaan ke dalam laut sehingga menjadi tumpukan silika dan cairan berkapur. Makhluk hidup laut yang berkelompok, dikelilingi oleh lapisan jeli yang bergerak mengikuti arus

Saturasi/Titik Jenuh

air laut; salah satu anggota Phyla Kordata Kondisi dimana jumlah substansi yang sudah ada tidak bisa ditambah lagi.

Scleraktinia

Nama famili untuk karang yang keras atau berbatu.

SCUBA

Peralatan untuk bernafas di bawah air yang digunakan penyelam untuk mengeksplorasi

Sedimen

lingkungan di bawah air. Pasir dan partikel batuan atau kerang yang terendapkan di dasar danau, sungai dan laut.

dan partikel batuan atau kerang yang terendapkan di dasar danau, sungai dan laut. 250 terumbu karang

250 terumbu karang dan perubahan iklim

Glosarium

Sejarah ekologi

Studi yang mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungannya dari waktu ke waktu.

Siklus Air

Proses yang meliputi evaporasi dan presipitasi, yang secara terus menerus mendaur air dalam

Siklus karbon

berbagai bentuknya di laut, atmosfer, daratan dan puncak-puncak es. Proses dimana karbon, dalam berbagai bentuknya, ditransportasikan antar laut, atmosfer, tanah

Siklus orbit Milankovitch

dan organisme hidup. Perubahan berkala iklim bumi akibat variasi kemiringan, bentuk dan poros orbit bumi

Simbiosis

mengelilingi matahari. Hubungan antara dua organism yang hidup berhubungan satu dengan lainnya. Hubungan

Sinar ultraviolet

simbiosis bisa bersifat mutualistis (menguntungkan kedua spesies), komensus (menguntungkan satu spesies namun tidak ada pengaruhnya pada spesies lain), atau parasitik (menguntungkan yang satu dan mengorbankan spesies lainnya). Cahaya bergelombang pendek yang tidak bisa dilihat mata.

Spektrum Cahaya

Kisaran frekuensi atau gelombang radiasi yang kita lihat sebagai warna, termasuk ultra violet

Spektrum tampak

dan radiasi infra merah yang sebagian besar tidak kasat mata. Bagian dari spektrum cahaya yang dapat diindera oleh mata manusia.

Spesies

Tingkat paling rendah (di bawah genus) dalam sistem klasifikasi organism hidup dan fosil.

Spesies invasif

Spesies baru yang berdampak negatif pada fungsi ekosistem.

Spiral Ekman

Perubahan arah aliran permukaan laut, dimana rotasi bumi dan gesekan air mengakibatkan air

Spora Stasiun virtual Subduksi Tabel Kesehatan Karang

mengalir dengan arah yang makin lama makin berbeda dari arah angin. Bagian reproduktif yang dilepaskan oleh alga di lingkungan laut. Lokasi dimana suhu air laut berdasarkan pengukuran satelit terus menerus dicatat. Proses dimana lempengan tektonik tenggelam di bawah lempengan lain di sisi pertemuannya. (‘Coral Health Chart’) Tabel yang menunjukkan gradasi warna sebagai indikator kesehatan

Tangkap lebih (‘overfishing’)

karang. Tabel ini berguna sebagai alat ringkas dan sederhana untuk memantau keadaan terumbu karang berdasarkan warnanya. Pengambilan ikan laut atau spesies air lainnya secara berlebihan sehingga mengganggu

Tektonika lempeng

kestabilan dan kelanjutan populasi spesies tsb. Pergerakan dan interaksi lempeng-lempeng yang membentuk lapisan luar bumi yang keras.

Termoklin

Perbedaan suhu yang nyata antara dua daerah, seperti misalnya lapisan permukaan air yang

Titik balik

panas karena terkena sinar matahari yang berada di atas lapisan air dingin. Titik tertentu dimana ekosistem berubah dan mencapai keseimbangan baru.

Terumbu Karang

Struktur masif bawah laut yang terdiri dari endapan kalsium karbonat yang dibentuk oleh hewan karang dan biota yang berasosiasi dengannya, termasuk berbagai macam alga. Terumbu Karang merupakan habitat dari berbagai biota laut.

Terumbu karang cincin (‘atoll’) Terumbu karang berbentuk cincin dengan laguna di tengahnya. Contohnya adalah atol Takabonerate, Sulawesi.

Terumbu Karang Tepi Terumbu Karang Penghalang

Terumbu karang yang letaknya berbatasan langsung dengan / di tepi daratan utama. Rangkaian Terumbu Karang yang terletak terpisah dengan daratan, biasanya dipisahkan oleh

Transpor Ekman

laguna. Pergerakan arus permukaan laut yang tegak lurus dengan arah angin.

Tropopause

Batas antara stratosfir dan troposfir dimana awan cenderung mendatar dan menyebar, dan

Umbalan (‘upwelling’)

udara cenderung makin dingin dengan bertambahnya ketinggian. Pergerakan massa air dari laut dalam menuju permukaan.

Vertebrata

Hewan yang memiliki tulang belakang.

Zooplankton

Hewan kecil dan mikroskopis yang terbawa arus laut dan merupakan sumber makanan utama

Zooxantela

untuk banyak spesies dalam jejaring makanan di laut. Kelompok dinoflagelata mikroskopis yang sangat beragam yang hidup bersimbiosis mutualistis (asosiasi yang menguntungkan kedua spesies) dengan karang, anemon, kerang dan organisme induk lainnya. Organisme ini melakukan fotosintesis menghasilkan energi untuk kelangsungan hidup hewan karang.

glosarium

251

Daftar Pustaka

Lingkungan Laut

Situs

Australian Marine Conservation Society; www.amcs.org.au CSIRO Marine and Atmospheric Research; www.cmar.csiro.au European Project on Ocean Acidification; www.epoca-project.eu FishBase: A Global Information System on Fishes; www.fishbase.org NASA Earth Observatory; www.earthobservatory.nasa.gov Ocean Acidification Network; www.ocean-acidification.net Shifting Baselines; www.shiftingbaselines.org

Buku

Connell S, Gillanders B (2007) Marine Ecology. Oxford University Press Ellis R (2003) The Empty Ocean. Island Press Franklin HB (2007) The Most Important Fish in the Sea. Island Press Garrison T (2007) Oceanography. Thomson Brooks/Cole Herring PJ (2002) The Biology of the Deep Ocean. Oxford University Press Kunzig R (2000) Mapping the Deep. Norton Mann KH, Lazier JRN (2006) Dynamics of Marine Ecosystems. Wiley-Blackwell Moffat B, Zann LP, Ryan TE, Ryan T (2003) Marine Science for Australian Students. Wet Paper Publications Norse EA, Crowder LB (2005) Marine Conservation Biology. Island Press Nybakken JW, Bertness MD (2004) Marine Biology. Pearson/Benjamin Cummings Pinet PR (2006) Invitation to Oceanography. Jones & Bartlett Publishers Roberts C (2007) The Unnatural History of the Sea. Island Press Summerhayes CP, Thorpe SA (1996) Oceanography. Manson

Artikel

Abram NJ, Gagan MK, McCulloch MT, Chappell J, Hantoro WS (2003) Coral reef death during the 1997 Indian Ocean dipole linked to Indonesian wildfires. Science 301:952-955 Anderson CNK, Hsieh C, Sandin SA, Hewitt R, Hollowed A, Beddington J, May RM, Sugihara G (2008) Why fishing magnifies fluctuations in fish abundance. Nature 452:835-839 Anthony KRN, Kline DI, Diaz-Pulido G, Dove S, Hoegh-Guldberg O (2008) Ocean acidification causes bleaching and productivity loss in coral reef builders. Proceedings of the National Academy of Sciences

105:17442-17446

Baum JK, Boris W (2009) Cascading top-down effects of changing oceanic predator abundances. Journal of Animal Ecology 78:699-714 Boyce DG, Tittensor DP, Worm B (2008) Effects of temperature on global patterns of tuna and billfish richness. Marine Ecology Progress Series

355:267-276

Chan F, Barth JA, Lubchenco J, Kirincich A, Weeks H, Peterson WT, Menge BA (2008) Emergence of anoxia in the California current large marine ecosystem. Science 319:920 Crowder LB, Osherenko G, Young OR, Airame S, Norse EA, Baron N, Day JC, Douvere F, Ehler CN, Halpern BS (2006) Sustainability: Resolving mismatches in US ocean governance. Science 313:617--618 De’ath G, Lough JM, Fabricius KE (2009) Declining coral calcification on the Great Barrier Reef. Science 323:116-119

on the Great Barrier Reef. Science 323:116-119 252 terumbu karang dan perubahan iklim Doney SC (2006)

252 terumbu karang dan perubahan iklim

Doney SC (2006) The dangers of ocean acidification. Scientific American

294:58-65

Doney SC, Fabry VJ, Feely RA, Kleypas JA (2009) Ocean Acidification:

The other CO 2 problem. Annual Review of Marine Science 1:169-192 Dulvy N, Allison E (2009) A place at the table? Nature Reports Climate Change 6:68-70 Fabry VJ, Seibel BA, Feely RA, Orr JC (2008) Impacts of ocean acidification on marine fauna and ecosystem processes. ICES Journal of Marine Science 65:414-432 Halpern BS, Walbridge S, Selkoe KA, Kappel CV, Micheli F, D’Agrosa C, Bruno JF, Casey KS, Ebert C, Fox HE (2008) A global map of human impact on marine ecosystems. Science 319:948-952 Havenhand J, Buttler F-N, Thorndyke MJ, Williamson JE (2008) Near-future levels of ocean acidification reduce fertilization success in a sea urchin. Current Biology 18:651-652 Heithaus MR, Frid A, Wirsing AJ, Worm B (2008) Predicting ecological consequences of marine top predator declines. Trends in Ecology & Evolution 23:202-210 Hilborn RW (2007) Biodiversity loss in the ocean: How bad is it? Science

316:1281-1284

Hoegh-Guldberg O, Mumby PJ, Hooten AJ, Steneck RS, Greenfield P, Gomez E, Harvell CD, Sale PF, Edwards AJ, Caldeira K, Knowlton N, Eakin CM, Iglesias-Prieto R, Muthiga N, Bradbury RH, Dubi A, Hatziolos ME (2007) Coral reefs under rapid climate change and ocean acidification. Science 318:1737-1742 Iglesias-Rodriguez MD, Halloran PR, Rickaby REM, Hall IR, Colmenero-Hidalgo E, Gittins JR, Green DRH, Tyrrell T, Gibbs SJ, von Dassow P (2008) Phytoplankton calcification in a high-CO 2 world. Science 320:336 Jackson JBC (2001) What was natural in the coastal oceans? Proceedings of the Natural Academy of Sciences 98:5411-5418 Jackson JBC (2008) Ecological extinction and evolution in the brave new ocean. Proceedings of the National Academy of Sciences 105:11458-11465 Kleypas JA, Buddemeier RW, Archer D, Gattuso J-P, Langdon C, Opdyke BN (1999) Geochemical consequences of increased atmospheric carbon dioxide on coral reefs. Science 284:118-120 Kleypas JA, Feely RA, Fabry VJ, Langdon C, Sabine CL, Robbins LL (2006) Impacts of ocean acidification on coral reefs and other marine calcifiers: A guide for future research. Report of a workshop held 18-20 April 2005, St Petersburg, FL, sponsored by NSF, NOAA, and the US Geological Survey Koeller P, Fuentes-Yaco C, Platt T, Sathyendranath S, Richards A, Ouellet P, Orr D, Skuladottir U, Wieland K, Savard L (2009) Basin-scale coherence in phenology of shrimps and phytoplankton in the north Atlantic Ocean. Science 324:791-793 Kuffner IB, Andersson AJ, Jokiel PL, Rodgers KuS, Mackenzie FT (2008) Decreased abundance of crustose coralline algae due to ocean acidification. Nature Geoscience 1:114-117 Manzello DP, Kleypas JA, Budd DA, Eakin CM, Glynn PW, Langdon C (2008) Poorly cemented coral reefs of the eastern tropical Pacific:

Possible insights into reef development in a high-CO 2 world. Proceedings of the National Academy of Sciences 105:10450-10455

McNeil BI, Matear RJ (2006) Projected climate change impact on oceanic acidification. Carbon Balance and Management 1:2 Munday PL, Dixson DL, Donelson JM, Jones GP, Pratchett MS, Devitsina GV, Døving KB (2009) Ocean acidification impairs olfactory discrimination and homing ability of a marine fish. Proceedings of the National Academy of Sciences 106:1848-1852 Myers RA, Worm B (2005) Extinction, survival or recovery of large predatory fishes. Philosophical Transactions of the Royal Society B 360:13-20 Myers RA, Baum JK, Shepherd TD, Powers SP, Peterson CH (2007) Cascading effects of the loss of apex predatory sharks from a coastal ocean. Science 315:1846-1850 Nyström M, Graham N, Lokrantz J, Norström A (2008) Capturing the cornerstones of coral reef resilience: Linking theory to practice. Coral Reefs 27:795-809 Orr JC, Fabry VJ, Aumont O, Bopp L, Doney SC, Feely RA, Gnanadesikan A, Gruber N, Ishida A, Joos F (2005) Anthropogenic ocean acidification over the twenty-first century and its impact on calcifying organisms. Nature 437:681-686 Paddack MJ, Reynolds JD, Aguilar C, Appeldoorn RS, Beets J, Burkett EW, Chittaro PM, Clarke K, Esteves R, Fonseca AC, Forrester GE, Friedlander AM, García-Sais J, González-Sansón G, Jordan LKB, McClellan DB, Miller MW, Molloy PP, Mumby PJ, Nagelkerken I, Nemeth M, Navas-Camacho R, Pitt J, Polunin NVC, Reyes-Nivia MC, Robertson DR, Rodríguez-Ramírez A, Salas E, Smith SR, Spieler RE, Steele MA, Williams ID, Wormald CL, Watkinson AR, Côté IM (2009) Recent region-wide declines in Caribbean reef fish abundance. Current Biology

19:590-595

Pauly D, Christensen V, Guénette S, Pitcher TJ, Sumaila UR, Walters CJ, Watson R, Zeller D (2002) Towards sustainability in world fisheries. Nature 418:689-695 Raven J, Caldeira K, Elderfield H, Hoegh-Guldberg O, Liss P, Riebesell U, Shepherd J, Turley C, Watson A (2005) Ocean acidification due to increasing atmospheric carbon dioxide. The Royal Society Policy Document 12 Renema W, Bellwood DR, Braga JC, Bromfield K, Hall R, Johnson KG, Lunt P, Meyer CP, McMonagle LB, Morley RJ (2008) Hopping hotspots:

Global shifts in marine biodiversity. Science 321:654-657 Riebesell U (2004) Effects of CO 2 enrichment on marine phytoplankton. Journal of Oceanography 60:719-729 Shaffer G, Olsen SM, Pedersen JOP (2009) Long-term ocean oxygen depletion in response to carbon dioxide emissions from fossil fuels. Nature Geoscience 2:105-109 Takahashi T (2004) Ocean science: Enhanced: The fate of industrial carbon dioxide. Science 305:352-353 Veron JEN (2008) Mass extinctions and ocean acidification: Biological constraints on geological dilemmas. Coral Reefs 27:459-472 Weston RE (2000) Climate change and its effect on coral reefs. Journal of Chemical Education 77:1574-1577 Wilson RW, Millero FJ, Taylor JR, Walsh PJ, Christensen V, Jennings S, Grosell M (2009) Contribution of fish to the marine inorganic carbon cycle. Science 323:359-362

Daftar Pustaka

Worm B, Duffy JE (2003) Biodiversity, productivity and stability in real food webs. Trends in Ecology & Evolution 18:628-632 Worm B, Lotze HK, Myers RA (2003) Predator diversity hotspots in the blue ocean. Proceedings of the National Academy of Sciences 100:9884-9888 Worm B, Sandow M, Oschlies A, Lotze HK, Myers RA (2005) Global patterns of predator diversity in the open oceans. Science 309:1365-1369

Terumbu Karang

Situs

11th International Coral Reef Symposium (ICRS); www.nova.edu/ncri/11icrs ARC Centre of Excellence for Coral Reef Studies; www.coralcoe.org.au Australian Coral Reef Society (ACRS); www.australiancoralreefsociety.org Australian Institute of Marine Science (AIMS); www.aims.gov.au Census of Coral Reef Ecosystems (CReefs); www.creefs.org Great Barrier Reef Marine Park Authority (GBRMPA); www.gbrmpa.gov.au ReefBase; www.reefbase.org

Buku

Anderson DT (1996) Atlas of invertebrate anatomy. New South Wales University Press Ltd Bowen M (2002) The Great Barrier Reef: History, Science, Heritage. Cambridge University Press Cribb AB, Queensland Naturalists’ Club. (1996) Seaweeds of Queensland:

A Naturalist’s Guide. Queensland Naturalists’ Club Cailliet G, Love M, Ebeling A (1986) Fishes: A field and laboratory manual on their structure, identification and natural history. Waveland Press Graham LE, Wilcox LW (2000) Algae. Prentice Hall Grimsditch GD, Salm RV, The Nature Conservancy (2006) Coral Reef Resilience and Resistance to Bleaching. IUCN Hutchings PA, Kingsford M, Hoegh-Guldberg O, Australian Coral Reef Society (2008) The Great Barrier Reef: Biology, Environment and Management. CSIRO Publishing Moore J, Overhill R (2006) An Introduction to the Invertebrates. Cambridge University Press Ruppert EE, Barnes RD (1994) Invertebrate Zoology. Saunders College Publishing Sodhi N, Brook B, Bradshaw C (2007) Tropical Conservation Biology. Blackwell Publishing Spalding MD, Ravilious C, Green EP (2001) World atlas of coral reefs. University of California Press Tomascik T, Mah AJ, Nontji A, Moosa K (1997) The ecology of the Indonesian seas. Periplus Editions Valiela I (1995) Marine Ecological Processes. Springer-Verlag Veron JEN (2008) A reef in Time: The Great Barrier Reef from Beginning to End. Harvard University Press Walker BH, Salt DA, Reid WV (2006) Resilience Thinking. Island Press

Buku Bahasa Indonesia

Nontji A (1993) Laut Nusantara. Penerbit Djambatan. Supriharyono (2000) Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang. Penerbit Djambatan

daftar pustaka

253

Daftar Pustaka

Artikel

Allen GR (2008) Conservation hotspots of biodiversity and endemism for Indo-Pacific coral reef fishes. Aquatic Conservation: Marine and Freshwater Ecosystems 18:541-556 Almany GR, Berumen ML, Thorrold SR, Planes S, Jones GP (2007) Local replenishment of coral reef fish populations in a marine reserve. Science 316:742-744 Andréfouët S, Mumby P, McField M, Hu C, Muller-Karger F (2002)

Revisiting coral reef connectivity. Coral Reefs 21:43-48 Australian Venom Research Unit (ND) Jellyfish, Treatment for Stings - The Australian Venom Compendium Treatment. www.avru.org Baker AC, Glynn PW, Riegl B (2008) Climate change and coral reef bleaching: An ecological assessment of long-term impacts, recovery trends and future outlook. Estuarine, Coastal and Shelf Science 80:435-

471

Bellwood DR, Hughes TP, Hoey AS (2006) Sleeping functional group drives coral-reef recovery. Current Biology 16:2434-2439 Bellwood DR, Hughes TP, Folke C, Nyström M (2004) Confronting the coral reef crisis. Nature 429:827-833 Booth DJ, Beretta GA (2002) Changes in a fish assemblage after a coral bleaching event. Marine Ecology Progress Series 245:205–212 Brenkert AL, Malone EL (2005) Modeling vulnerability and resilience to climate change: A case study of India and Indian States. Climatic Change 72:57-102 Buddemeier RW, Kleypas JA, Aronson RB (2004) Coral reefs and global climate change: Potential contributions of climate change to stresses on coral reef ecosystems. Pew Centre for Global Climate Change Campbell SJ, Pratchett MS, Anggoro AW, RL Ardiwijaya, Fadli N, Herdiana Y, Kartawijaya T, Mahyiddin D, Mukminin A, Pardede ST, Rudi E, Siregar AM, Baird AH (2007) Disturbance to coral reefs in Aceh, Northern Sumatra: impacts of the Sumatra-Andaman tsunami and pre-tsunami degradation. Atoll Research Bulletin 544:55-78 Carpenter KE, Abrar M, Aeby G, Aronson RB, Banks S, Bruckner A, Chiriboga A, Cortes J, Delbeek JC, DeVantier L, Edgar GJ, Edwards AJ, Fenner D, Guzman HM, Hoeksema BW, Hodgson G, Johan O, Licuanan WY, Livingstone SR, Lovell ER, Moore JA, Obura DO, Ochavillo D, Polidoro BA, Precht WF, Quibilan MC, Reboton C, Richards ZT, Rogers AD, Sanciangco J, Sheppard A, Sheppard C, Smith J, Stuart S, Turak E, Veron JEN, Wallace C, Weil E, Wood E (2008) One-third of reef-building corals face elevated extinction risk from climate change and local impacts. Science 321:560-563 Carpenter RC (1986) Partitioning herbivory and its effects on coral reef algal communities. Ecological Monographs 56:345-364 Choat JH (1991) The biology of herbivorous fishes on coral reefs. In: Sale P (ed) The Ecology of Fishes on Coral Reefs. Academic Press pp120-155 Christiansen NA, Ward S, Harii S, Tibbetts IR (2009) Grazing by a small fish affects the early stages of a post-settlement stony coral. Coral Reefs 28:47–51 Cinner JE, McClanahan TR, Daw TM, Graham NAJ, Maina J, Wilson SK, Hughes TP (2009) Linking social and ecological systems to sustain coral reef fisheries. Current Biology 19:206-212

to sustain coral reef fisheries. Current Biology 19:206-212 254 terumbu karang dan perubahan iklim Connolly SR,

254 terumbu karang dan perubahan iklim

Connolly SR, Bellwood DR, Hughes TP (2003) Indo-Pacific biodiversity of coral reefs: deviations from a mid-domain model. Ecology 84:2178-2190 Diaz-Pulido G, McCook LJ, Dove S, Berkelmans R, Roff G, Kline DI, Weeks S, Evans RD, Williamson DH, Hoegh-Guldberg O (2009) Doom and boom on a resilient reef: Climate change, algal overgrowth and coral recovery. PLoS ONE 4:5239 Dixson DL, Jones GP, Munday PL, Planes S, Pratchett MS, Srinivasan M, Syms C, Thorrold SR (2008) Coral reef fish smell leaves to find island homes. Proceedings of the Royal Society B 275:2831-2839 Dulvy NK, Freckleton RP, Polunin NVC (2004) Coral reef cascades and the indirect effects of predator removal by exploitation. Ecology Letters

7:410–416

Fabricius KE (2006) Effects of irradiance, flow, and colony pigmentation on the temperature microenvironment around corals: Implications for coral bleaching? Limnology and Oceanography 51:30-37 Fagoonee I, Wilson HB, Hassell MP, Turner JR (1999) The dynamics of zooxanthellae populations: A long-term study in the field. Science

283:843-845

Folke C (2006) Resilience: The emergence of a perspective for social– ecological systems analyses. Global Environmental Change 16:253-267 Game ET, McDonald-Madden EVE, Puotinen ML, Possingham HP (2008) Should we protect the strong or the weak? Risk, resilience, and the selection of marine protected areas. Conservation Biology 22:1619-1629 Gershwin L, Dabinett K (2009) Comparison of eight types of protective clothing against irukandji jellyfish stings. Journal of Coastal Research

25:117-130

Glynn PW (1993) Coral reef bleaching: Ecological perspectives. Coral Reefs 12:1-17 Graham NAJ, Wilson SK, Jennings S, Polunin NVC, Bijoux JP, Robinson J (2006) Dynamic fragility of oceanic coral reef ecosystems. Proceedings of the National Academy of Sciences 103:8425-8429 GBRMPA (2009) Great Barrier Reef outlook report 2009. Great Barrier Reef Marine Park Authority www.gbrmpa.gov.au Hatcher BG (1981) The interaction between grazing organisms and the epilithic algal community of a coral reef: A quantitative assessment. Proceedings of the 4th International Coral Reef Symposium Hay ME (1991) Fish-seaweed interactions on coral reefs: Effects of herbivorous fishes and adaptations of their prey. In: Sale PF (ed) The Ecology of Fishes on Coral Reefs. Academic Press Herdiana Y (2010) Troubled Waters Re-surface in Aceh. Report from WCS Monitoring team, 29 July 2010, Wildlife Conservation Society Hoegh-Guldberg O, Hoegh-Guldberg H, Veron JEN, Green A, Gomez ED, Lough J, King M, Ambariyanto, Hansen L, Cinner J, Dews G, Russ G, Schuttenberg HZ, Peñaflor EL, Eakin CM, Christensen TRL, Abbey M, Areki F, Kosaka RA, Tewfik A, Oliver J (2009) The Coral Triangle and Climate Change: Ecosystems, People and Societies at Risk. WWF Australia, Brisbane, Australia Hoegh-Guldberg O (1999) Climate change, coral bleaching and the future of the world’s coral reefs. Marine & Freshwater Research 50:839-866 Hoegh-Guldberg O (2006) Ecology: Complexities of coral reef recovery. Science 311:42--43

Hoegh-Guldberg O, Hughes L, McIntyre S, Lindenmayer DB, Parmesan C, Possingham HP, Thomas CD (2008) Ecology: Assisted colonization and rapid climate change. Science 321:345-346 Horn MH (1989) Biology of marine herbivorous fishes. Oceanography and Marine Biology Annual Review 27:167–272 Hughes TP, Bellwood DR, Folke C, Steneck RS, Wilson J (2005) New paradigms for supporting the resilience of marine ecosystems. Trends in Ecology & Evolution 20:380-386 Hughes TP, Rodrigues MJ, Bellwood DR, Ceccarelli D, Hoegh-Guldberg O, McCook L, Moltschaniwskyj N, Pratchett MS, Steneck RS, Willis B (2007) Phase shifts, herbivory, and the resilience of coral reefs to climate change. Current Biology 17:360-365 Jackson JBC, Kirby MX, Berger WH, Bjorndal KA, Botsford LW, Bourque BJ, Bradbury RH, Cooke R, Erlandson J, Estes JA, Hughs TP, Kidwell S, Lange CB, Lenihan HS, Pandolfi JM, Peterson CH, Steneck RS, Tegner MJ, Warner RR (2001) Historical overfishing and the recent collapse of coastal ecosystems. Science 293:629–638 Jones GP, McCormick MI, Srinivasan M, Eagle JV (2004) Coral decline threatens fish biodiversity in marine reserves. Proceedings of the National Academy of Sciences 101:8251–8253 Klumpp DW, Pulfrich A (1989) Trophic significance of herbivorous macroinvertebrates on the central Great Barrier Reef. Coral Reefs

8:135–144

Knowlton N, Jackson JBC (2008) Shifting baselines, local impacts, and global change on coral reefs. PLoS Biology 6:215-220 Lesser MP (2004) Experimental biology of coral reef ecosystems. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology 300:217-252 Lindahl U, Öhman MC, Schelten CK (2001) The 1997/1998 mass mortality of corals: Effects on fish communities on a Tanzanian coral reef. Marine Pollution Bulletin 42:127–131 Logan D, Townsend KA, Townsend T, Tibbetts IR (2009) Meiofauna sediment relations in leeward slope turf algae of Heron Island reef. Hydrobiologia 610:269-276 McClanahan T, Polunin N, Done T (2002) Ecological states and the resilience of coral reefs. Conservation Ecology 6:18 McCook LJ, Folke C, Hughes TP, Nyström M, Obura D, Salm R (2007) Chapter 4, Ecological resilience, climate change and the Great Barrier Reef. In Johnson JE and Marshall PA (eds) Climate Change and the Great Barrier Reef. Great Barrier Reef Marine Park Authority and Australian Greenhouse Office McNaughton SJ, Ruess RW, Seagle SW (1988) Large mammals and process dynamics in African ecosystems. BioScience 38:794–800 Mebs D (1994) Anemonefish symbiosis: Vulnerability and resistance of fish to the toxin of the sea anemone. Toxicon 32:1059-1068 Mumby PJ, Hastings A (2008) The impact of ecosystem connectivity on coral reef resilience. Journal of Applied Ecology 45:854-862 Mumby PJ, Hastings A, Edwards HJ (2007) Thresholds and the resilience of Caribbean coral reefs. Nature 450:98-101 Mumby PJ, Edwards AJ, Arias-González JE, Lindeman KC, Blackwell PG, Gall A, Gorczynska MI, Harborne AR, Pescod CL, Renken H (2004) Mangroves enhance the biomass of coral reef fish communities in the Caribbean. Nature 427:533-536

Daftar Pustaka

Mumby PJ, Broad K, Brumbaugh DR, Dahlgren C, Harborne AR, Hastings A, Holmes KE, Kappel CV, Micheli F, Sanchirico JN (2008) Coral reef habitats as surrogates of species, ecological functions, and ecosystem services. Conservation Biology 22:941-951 Norström AV, Nyström M, Lokrantz J, Folke C (2008) Alternative states on coral reefs: Beyond coral-macroalgal phase shifts. Marine Ecology Progress Series 376:295-306 Pandolfi JM, Greenstein BJ (2007) Chapter 22: Using the past to understand the future: Paleoecology of the coral reefs. In: Johnson JE and Marshall PA (eds) Climate Change and the Great Barrier Reef. Great Barrier Reef Marine Park Authority and Australian Greenhouse Office Planes S, Jones GP, Thorrold SR (2009) Larval dispersal connects fish populations in a network of marine protected areas. Proceedings of the National Academy of Sciences 106:5693-5697 Reef Check Indonesia (2010) Press Release: Global Mass Bleaching of Coral Reefs in 2010; http://www.icriforum.org/news/2010/08/indonesia-

global-mass-bleaching-coral-reefs-2010

Roberts CM, McClean CJ, Veron JEN, Hawkins JP, Allen GR, McAllister DE, Mittermeier CG, Schueler FW, Spalding M, Wells F (2002) Marine biodiversity hotspots and conservation priorities for tropical reefs. Science 295:1280-1284 Robertson AI, Klumpp DW (1983) Feeding habits of the southern Australian garfish Hyporhamphus melanochir: A diurnal herbivore and nocturnal carnivore. Marine Ecology Progress Series 10:197–201 Robertson DR (1982) Fish feces as fish food on a Pacific coral reef. Marine Ecology Progress Series 7:253–265 Rudi E, Fadli N (2010) Mass bleaching of corals in Aceh, Indonesia, Centre for Marine and Fisheries Studies, Syiah Kuala University Salih A, Hoegh-Guldberg O, Cox G (1997) Bleaching responses of symbiotic dinoflagellates in corals: The effects of light and elevated temperature on their morphology and physiology. Heron Island Proceedings, Australian Coral Reef Society Scheffer M, Carpenter S, Foley JA, Folke C, Walker B (2001) Catastrophic shifts in ecosystems. Nature 413:591-596 Siebeck UE, Marshall NJ, Klüter A, Hoegh-Guldberg O (2006) Monitoring coral bleaching using a colour reference card. Coral Reefs 25:453-460 Spalding MD, Fox HE, Allen GR, Davidson N, Ferdaña ZA, Finlayson M, Halpern MS, Jorge MA, Lombana A, Lourie SA, Martin KD, Mcmanus E, Molnar J, Recchia CA, Robertson J (2007) Marine ecoregions of the world: a bioregionalization of coastal and shelf areas. BioScience

57:573–583

Spalding M, Jarvis G (2002) The impact of the 1998 coral mortality on reef fish communities in the Seychelles. Marine Pollution Bulletin 44:309-321 Steneck RS (1983) Escalating herbivory and resulting adaptive trends in calcareous algal crusts. Paleobiology 9:44–61 Stevenson C, Katz LS, Micheli F, Block B, Heiman KW, Perle C, Weng K, Dunbar R, Witting J (2007) High apex predator biomass on remote Pacific islands. Coral Reefs 26:47-51 Syms C, Jones GP (2004) Habitat structure, disturbance and the composition of sand-dwelling goby assemblages in a coral reef lagoon. Marine Ecology Progress Series 268:221-230

daftar pustaka

255

Daftar Pustaka

Townsend KA, Tibbetts IR (2004) The ecological significance of the combtoothed blenny in a coral reef ecosystem. Journal of Fish Biology 65:77–90 Troyer K (1984) Microbes, herbivory and the evolution of social behavior. Journal of Theoretical Biology 106:157-169 Turner RA, Cakacaka A, Graham NAJ, Polunin NVC, Pratchett MS, Stead SM, Wilson SK (2007) Declining reliance on marine resources in remote South Pacific societies: Ecological versus socio-economic drivers. Coral Reefs 26:997-1008 Underwood JN, Smith LD, van Oppen MJH, Gilmour JP (2007) Multiple scales of genetic connectivity in a brooding coral on isolated reefs following catastrophic bleaching. Molecular Ecology 16:771-784 Veron JEN, Devantier LM, Turak E, Green AL, Kininmonth S, Stafford-Smith M, Peterson N (2009) Delineating the Coral Triangle. Galaxea, Journal of Coral Reef Studies 11:91-100 Wilkinson C (2008) Status of coral reefs of the world: 2008. Global Coral Reef Monitoring Network and Australian Institute of Marine Science Yohe G, Malone E, Brenkert A, Schlesinger M, Meij H, Xing X, Lee D (2006) A synthetic assessment of the global distribution of vulnerability

to climate change from the IPCC perspective that reflects exposure and

adaptive capacity. Center for International Earth Science Information

Network (CIESIN), Columbia University

Artikel Bahasa Indonesia

Dahuri R (2000) Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Terumbu Karang di Indonesia. Prosiding Seminar Internasional Penginderaan Jauh Dalam Pengembangan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan. Hotel Kartika Candra, Jakarta, 11-12 April 2000 Dutton IM, Bengen DG, Tulungen JJ (2001) The Challenges of Coral Reefs

Management in Indonesia. In Wolanski E (ed) Oceanographic Process of Coral Reefs: Physical and Biological Links in The Great Barrier Reefs. CRC Press Effendi Y (2000) Pemetaan Terumbu Karang di Pantai Barat Sumatera. Prosiding Seminar Internasional Penginderaan Jauh Dalam Pengembangan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan. Hotel Kartika Candra, Jakarta, 11-12 April 2000 Lalamentik LTX, Manoppo NM (2000) Pemetaan Terumbu Karang di Perairan Sulawesi Utara. Prosiding Seminar Internasional Penginderaan Jauh Dalam Pengembangan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan. Hotel Kartika Candra, Jakarta, 11-12 April 2000 Laporan ReefCheck - WWF Kepulauan Karimunjawa (2000 - 2002) Kerjasama WWF-Walacea dengan Marine Diving Club (MDC), Fakultas Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Semarang Pangemanan P, Inkiriwang P, Seran RJ (2000) Pemetaan Terumbu Karang

di Sulawesi Tengah. Prosiding Seminar Internasional Penginderaan

Jauh Dalam Pengembangan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan. Hotel Kartika Candra, Jakarta, 11-12 April 2000 Rauf A (2000) Penentuan Zonasi dan Kondisi Terumbu Karang Dengan Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh di Kepulauan Spermonde, Selat Makasar, Sulawesi Selatan. Tesis. Tidak Dipublikasikan, Institut Pertanian Bogor

Tesis. Tidak Dipublikasikan, Institut Pertanian Bogor 256 terumbu karang dan perubahan iklim Rencana Induk

256 terumbu karang dan perubahan iklim

Rencana Induk Pengelolaan 25 Tahun Taman Nasional Karimunjawa (1999) Buku II: Data, Proyeksi dan Analisis. Balai Taman Nasional Karimunjawa Bekerjasa dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Lembaga Penelitian, Universitas Diponegoro Sidik H, Suwargana N (2000) Pemanfaatan Data Landsat TM Untuk Memantau Terumbu Karang di Gugusan Pulau Seribu Bagian Utara. Prosiding Seminar Internasional Penginderaan Jauh Dalam Pengembangan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan. Hotel Kartika Candra, Jakarta, 11-12 April 2000 Siregar V (1995) Pengembangan Algoritma Pemetaan Perairan Dangkal (Terumbu Karang) Dengan Menggunakan Citra Satelit: Aplikasi Pada Daerah Benoa, Bali. Makalah Konvensi Nasional Pembangunan Benua Maritim Indonesia, Makasar Siswandono (1987) Aplikasi Penginderaan Jauh Untuk Kajian Terumbu Kepulauan Seribu. Tesis. Program Studi Penginderaan Jauh Jurusan Ilmu-Ilmu Matematika Dan Pengetahuan Alam. Tidak Dipublikasikan, University of Gadjah Mada Suharsono (1996) Jenis-Jenis Karang Yang Umum Dijumpai di Perairan Indonesia. Proyek Penelitian dan Pengembangan Daerah Pantai. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Susilo SB (2000) Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Wilayah. Makalah Pelatihan Dosen Muda Dalam Bidang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Secara Terpadu. Proyek Kerjasama Institut Pertanian Bogor dengan The Papua New Guinea University of Technology Tim Peneliti Lemlit Universitas Diponegoro (1994) Pengelolaan Terumbu Karang di Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Dati II Jepara, Jawa Tengah. Pusat Penelitian Energi dan Sumberdaya Alam. Lembaga Penelitian, Universitas Diponegoro

Perubahan Iklim

Situs

RealClimate; www.realclimate.org Climate Shifts; www.climateshifts.org Global Carbon Capture and Storage Institute (GCCSI); www.ret.gov.au International Energy Agency (IEA); www.iea.org COP15 United Nations Climate Change Conference Copenhagen 2009;

http://en.cop15.dk/frontpage

Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC); www.ipcc.ch Bureau of Meteorology Australia; www.bom.gov.au National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA); www.noaa.gov Department of Climate Change - Australian Government; www.climatechange.gov.au Garnaut Review Web Site; www.garnautreview.org.au Global Carbon Project (GCP); www.globalcarbonproject.org The Pew Center on Global Climate Change; www.pewclimate.org CO2CRC Cooperative Research Centre for Greenhouse Gas Technologies; http://www.ga.gov.au/oceans United Nations Framework Convention on Climate Change; www.unfccc.int

Buku

Dessler AE, Parson E (2006) The Science and Politics of Global Climate Change. Cambridge University Press Diamond JM (2005) Collapse: How Societies Choose To Fail Or Succeed. Allen Lane Flannery T (2008) Now Or Never. Schwartz Publishing Pty, Limited Flannery TF (2006) The Weather Makers. Allen Lane Garnaut R (2008) The Garnaut Climate Change Review. Cambridge University Press Hamilton C (2007) Scorcher. Black Inc. Harrison M (2000) The Economics of World War II: Six Great Powers in International Comparison. Cambridge University Press Henson R (2008) The Rough Guide to Climate Change. Rough Guides Holper P, Torok S (2008) Climate Change: What You Can Do about It. Pan Macmillan Australia Pty Ltd Lovejoy TE, Hannah L (2005) Climate Change and Biodiversity. TERI Press Lovelock J, Tickell C (2007) The Revenge of Gaia. Westview Press McGuffie K, Henderson-Sellers A (2005) A Climate Modelling Primer. John Wiley and Sons Parry ML, Canziani OF, Palutikof J (2007) Climate Change 2007: Impacts, Adaptation and Vulnerability: Contribution of Working Group II to the fourth assessment report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press Pearse G (2007) High and Dry. Penguin Group Australia Pittock AB (2005) Climate Change. CSIRO Publishing Prasad N, Ranghieri F, Shah F, Trohanis Z, Kessler E, Sinha R (2008) Climate Resilient Cities. The World Bank Ruddiman WF (2001) Earth’s Climate. W.H. Freeman Solomon S, Qin D, Manning M, Chen Z, Marquis M, Averyt KB, Tignor M, Miller HL (2007) Climate change 2007: The Physical Science Basis. Cambrige (United Kingdom). IPCC Walker G, King D (2008) The Hot Topic. Harvest Buku Weitz R, Campbell KM, Gulledge J, McNeill JR, Podesta J, Ogden P, Fuerth L, Woolsey RJ, Lennon AT, Smith J (2007) The Age of Consequences:

The Foreign Policy and National Security Implications of Global Climate Change. Center for Strategic and International Studies & Center for a New American Security

Artikel

ABC News (2008) Jeffrey Sachs speaks with Ali Moore. In: Corporation AB (ed) 7:30 Report Aleklett K (2004) International Energy Agency accepts peak oil. An analysis of Chapter 3 of the World Energy Outlook 2004, Uppsala University Allen Consulting Group (2004) Responding to climate change: An issues paper. The Allen Consulting Group Pty Ltd Allen MR, Frame DJ, Huntingford C, Jones CD, Lowe JA, Meinshausen M, Meinshausen N (2009) Warming caused by cumulative carbon emissions towards the trillionth tonne. Nature 458:1163-1166 Australian Bureau of Meteorology (ND) The greenhouse effect and climate change. www.bom.gov.au/info/GreenhouseEffectAndClimateChange.pdf Australian Government (2000) Co-firing of biomass with coal: Regulator OotRE (ed). Australian Government

Daftar Pustaka

Australian Government (2008) Carbon pollution reduction scheme green paper. Change Department of Climate Change (ed). Australian Government Bamber JL, Riva REM, Vermeersen BLA, LeBrocq AM (2009) Reassessment of the potential sea-level rise from a collapse of the west

Antarctic ice sheet. Science 324:901-903 Barnett J (2005) Building resilience in SIDS: The environmental vulnerability index. South Pacific Applied Geoscience Commission Bettencourt S, Croad R, Freeman P, Hay J, Jones R, King P, Lal P, Mearns A, Miller G, Pswarayi-Riddihough I (2006) Not if but when: Adapting to natural hazards in the Pacific islands region. World Bank East Asia and Pacific Region. Pacific Islands Country Management Unit Bierbaum R, Holdren J, MacCracken M, Moss R, Raven P (2007) Confronting climate change: Avoiding the unmanageable and managing the unavoidable. Scientific expert group report on climate change and sustainable development, prepared for the 15th Session of the Commission on Sustainable Development Birol F (2007) World energy outlook 2007: Cina and India insights. International Energy Agency : 2-17 Burton I, Diringer E, Smith J (2006) Adaptation to climate change:

International policy options. The Pew Center on Global Climate Change Campbell CJ (2008) About peak oil. ASPO International. The Association for the Study of Peak Oil and Gas. www.peakoil.net/about-peak-oil Canadell JG, Le Quéré C, Raupach MR, Field CB, Buitenhuis ET, Ciais P, Conway TJ, Gillett NP, Houghton RA, Marland G (2007) Contributions

to accelerating atmospheric CO2 growth from economic activity, carbon

intensity, and efficiency of natural sinks. Proceedings of the National Academy of Sciences 104:18866 Cavallo AJ (2005) Hubbert’s model: uses, meanings, and limits-1. Oil & Gas Journal 103:22-26 Center for Integrative Environmental Research (2007) The US economic impacts of climate change and the costs of inaction. A review. CIER, University of Maryland den Elzen MGJ, van Vuuren DP (2007) Peaking profiles for achieving long-term temperature targets with more likelihood at lower costs. Proceedings of the National Academy of Sciences 104:17931-17936 Development Concepts Doctrine Centre (2006) Strategic trends. DCDC, Directorate General within the UK’s Ministry of Defence Domjan P, Isyanova G (2007) Carbon scenarios: Blue sky thinking for a green future energy and environment. Stockholm Network, 2008

Ducklow HW, Steinberg DK, Buesseler KO (2001) Upper ocean carbon export and the biological pump. Oceanography 14:50–58 Dupont A, Pearman G (2006) Heating up the planet: Climate change and security. Lowy Institute Paper 12, Lowy Institute for International Policy Ehrlich PR, Pringle RM (2008) Where does biodiversity go from here? A grim business-as-usual forecast and a hopeful portfolio of partial solutions. Proceedings of the National Academy of Sciences 105:11579 European Council (2008) Climate change and international security report. European Council S113/08 Foden W, Mace G, Vié JC, Angulo A, Butchart S, DeVantier L, Dublin H, Gutsche A, Stuart S, Turak E (2008) Species susceptibility to climate change impacts. In: Vié J-C, Hilton-Taylor C, Stuart SN (eds) Wildlife in

a Changing World: An Analysis of the 2008 IUCN Red List of Threatened Species. International Union for Conservation of Nature

daftar pustaka

257

Daftar Pustaka

Gagosian RB (2003) Abrupt climate change: should we be worried? Research: Woods Hole Oceanographic Institution Gielen D, Newman J, Patel M (2008) Industry-reducing industrial energy use and CO 2 emissions: The role of materials science. Materials Research Society Bulletin 33:471-480 Haag AL (2007) Post-Kyoto pact: Shaping the successor. Nature Reports Climate Change 1:12-15 Hamilton C (2007) Building on Kyoto new left review. www.newleftreview.org/ Hansen J (2007) Why we can’t wait: A five-step plan for solving the global crisis. The Nation - NEW YORK 284:13-14 Hansen, J. (2008) Tipping point: Perspective of a climatologist. In: Fearn E and Redford KH (eds) The State of the Wild 2008 - A Global Portrait of Wildlife, Wildlands and Oceans. Wildlife Conservation Society/Island Press Hansen J, Sato M, Kharecha P, Beerling D, Berner R, Masson-Delmotte V, Pagani M, Raymo M, Royer DL, Zachos JC (2008) Target atmospheric CO2: Where should humanity aim? The Open Atmospheric Science Journal 2:217-231 Hill J, Nelson E, Tilman D, Polasky S, Tiffany D (2006) Environmental, economic, and energetic costs and benefits of biodiesel and ethanol biofuels. Proceedings of the National Academy of Sciences 103:11206-11210 Hobday AJ, Okey TA, Poloczanska ES, Kunz TJ, Richardson AJ (2006a) Impacts of climate change on Australian marine life-Part B: Technical Report Hobday AJ, Okey TA, Poloczanska ES, Kunz TJ, Richardson AJ (2006b) Impacts of climate change on Australian marine life-Part A: Executive Summary Hoegh-Guldberg O, Hoegh-Guldberg H, Veron JEN, Green A, Gomez ED, Lough J, King M, Ambariyanto, Hansen L, Cinner J, Dews G, Russ G, Schuttenberg HZ, Peñaflor EL, Eakin CM, Christensen TRL, Abbey M, Areki F, Kosaka RA, Tewfik A, Oliver J (2009) The Coral Triangle and Climate Change: Ecosystems, People and Societies at Risk. WWF Australia, Brisbane 276 pp Horst R, Webber M (1973) Dilemmas in a general theory of planning. Policy Sciences 4:155-169. House KZ, Schrag DP, Harvey CF, Lackner KS (2006) Permanent carbon dioxide storage in deep-sea sediments. Proceedings of the National Academy of Sciences 103:12291-12295 Hughes L (2003) Climate change and Australia: Trends, projections and impacts. Austral Ecology 28:423-443 International Energy Agency (2005) Resources to reserves oil & gas technologies for the energy markets of the future. International Energy Agency International Energy Agency (2006) CO 2 capture & storage energy technology essentials. International Energy Agency International Energy Agency (2007) Global energy demands world energy outlook 2007 fact sheet. International Energy Agency International Energy Agency (2008a) CO 2 emissions world energy outlook 2007 fact sheet. International Energy Agency International Energy Agency (2008b) Geologic storage of carbon dioxide:

Staying safely underground. IEA Greenhouse Gas R&D Programme International Energy Agency (2008c) Global energy trends world energy outlook 2008 fact sheet. International Energy Agency

energy outlook 2008 fact sheet. International Energy Agency 258 terumbu karang dan perubahan iklim Intergovernmental

258 terumbu karang dan perubahan iklim

Intergovernmental Panel on Climate Change (2007) Synthesis report. Summary for policymakers. Assessment of working groups I, II, and III to the third assessment report of the IPCC. IPCC: Cambridge University Press, 2007 Jones N (2009) Climate crunch: Sucking it up. Access: Nature News

www.nature.com/news/2009

Jones R, Yohe G (2008) Applying risk analytic techniques to the integrated assessment of climate policy benefits. The Integrated Assessment Journal 8:123-149 Jupiter SD (2006) From cane to coral reefs: Ecosystem connectivity and downstream responses to land use intensification. PhD thesis. University of California, Santa Cruz. 300 pp. Kerr RA, Vogel G, Kintisch ELI (2004) Global warming throws some curves in the Atlantic ocean. Science 322:115 Kharecha PA, Hansen JE (2005) Implications of ‘peak oil‘ for atmospheric CO2 and climate. Global Biogeochemical Cycles 22: GB3012 Kintisch E (2009) Global warming: Projections of climate change go from bad to worse, scientists report. Science 323:1546-1547

Krajick K (2008) Climate change may challenge national security, classified report warns. Earth Institute News. The Earth Institute at Columbia University. www.earth.columbia.edu/articles/view/2202 Kump LR, Pavlov A, Arthur MA (2005) Massive release of hydrogen sulfide to the surface ocean and atmosphere during intervals of oceanic anoxia. Geology 33:397-400 Lawrence DM, Slater AG, Tomas RA, Holland MM, Deser C (2008) Accelerated Arctic land warming and permafrost degradation during rapid sea ice loss. Geophysical Research Letters 35:L11506 Maynard J, Baird A, Pratchett M (2008) Revisiting the Cassandra syndrome; the changing climate of coral reef research. Coral Reefs

27:745-749

McKillop A (2008) Global energy transition plan. Paper to Association for the Study of Peak Oil and gas (APSO) 7 Conference Meinshausen M, Meinshausen N, Hare W, Raper SCB, Frieler K, Knutti R, Frame DJ, Allen MR (2009) Greenhouse-gas emission targets for limiting global warming to 2°C. Nature 458:1158-1162 Metz B, Davidson OR, Bosch PR, Dave R, Meyer LA (2007) Climate Change 2007: Mitigation. Contribution of working group III to the fourth assessment report of the intergovernmental panel on climate change. Cambridge University Press Retrieved June 26, 2007 Monastersky R (2009) Climate crunch: A burden beyond bearing. Nature

458:1091-1094

Monbiot G (2007) Environmental feedback. New Left Review

www.newleftreview.org/?view=2672

Monbiot G (2008a) Manufactured famine. Monbiot.com

www.monbiot.com/archives/2008/08/26/manufactured-famine

Monbiot G (2008b) Identity politics in climate change hell. Monbiot.com

www.monbiot.com/archives/2008/08/22/identity-politics-in-climate-

change-hell Monbiot G (2008c) Protect and survive. Monbiot.com

www.monbiot.com/archives/2008/09/09/protect-and-survive

Oliver M (2009) Climate crunch: Great white hope. Access: Nature News

www.nature.com/news/2009/090429/full/4581097a.html

Pacala S, Socolow R (2004) Stabilization wedges: solving the climate problem for the next 50 years with current technologies. Science

305:968-972

Parry M, Lowe J, Hanson C (2009) Overshoot, adapt and recover. Nature

458:1102-1103

Preston BL, Jones RN (2006) Climate change impacts on Australia and the benefits of early action to reduce global greenhouse gas emissions. A Consultancy Report for the Australian Business Roundtable on Climate Change Public Interest Research Centre (2008) Climate safety in case of emergency. Wales: Public Interest Research Centre Queensland Government (2007) ClimateSmart 2050 Queensland climate change strategy 2007: a low-carbon future. Queensland Government Rahmstorf S, Cazenave A, Church JA, Hansen JE, Keeling RF, Parker DE, Somerville RCJ (2007) Recent climate observations compared to projections. Science 316:709 Riccardi A, Kump LR, Arthur MA, D’Hondt S (2007) Carbon isotopic evidence for chemocline upward excursions during the end-Permian event. Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology 248:73-81 Richardson K, Steffen W, Schellnhuber HJ, Alcamo J, Barker T, Kammen DM, Leemans R, Liverman D, Munasinghe M, Osman-Elasha B, Stern N, Wæver O (2009) Synthesis report climate change: Global risks, challenges & decisions. University of Copenhagen Rockstrom J, Steffen W, Noone K, Persson A, Chapin FS III, Lambin E, Lenton TM, Scheffer M, Folke C, Schellnhuber HJ, Nykvist B, de Wit CA, Hughes T, van der Leeuw S, Rodhe H, Sorlin S, Snyder PK, Costanza R, Svedin U, Falkenmark M, Karlberg L, Corell RW, Fabry VJ, Hansen J, Walker B, Liverman D, Richardson K, Crutzen P, Foley JA (2009) A safe operating space for humanity. Nature 46:472-475 Rosenzweig C, Karoly D, Vicarelli M, Neofotis P, Wu Q, Casassa G, Menzel A, Root TL, Estrella N, Seguin B (2008) Attributing physical and biological impacts to anthropogenic climate change. Nature 453:353-357 Rubin E, Meyer L, de Coninck H (2005) IPCC special report carbon dioxide capture and storage technical summary. Intergovernmental Panel on Climate Change Sachs JD (2007) Averting disaster: at what cost? Nature Reports Climate Change 1:6-7 Saunders PJ, Turekian V (2007) Why climate change can’t be stopped. Foreign Policy. www.foreignpolicy.com/story/ Schliebe SL (ND) What has been happening to polar bears in recent decades. National Oceanic and Atmospheric Administration Schneider S (2009) The worst-case scenario. Nature 458:1104-1105 Schwartz P, Randall D (2003) An abrupt climate change scenario and its implications for United States national security. Pentagon Report Sheehan P, Jones RN, Jolley A, Preston BL, Clarke M, Durack PJ, Islam SMN, Whetton PH (2008) Climate change and the new world economy:

Implications for the nature and timing of policy responses. Global Environmental Change 18:380-396 Skjånes K, Lindblad P, Muller J (2007) BioCO 2 – A multidisciplinary, biological approach using solar energy to capture CO 2 while producing H² and high value products. Biomolecular Engineering 24:405-413

Daftar Pustaka

Solomon S, Plattner GK, Knutti R, Friedlingstein P (2009) Irreversible climate change due to carbon dioxide emissions. Proceedings of the National Academy of Sciences 106:1704-1709 Stern N, Peters S, Bakhshi V, Bowen A, Cameron C, Catovsky S, Crane D (2006) Stern review: the economics of climate change. HM Treasury Subbu N, Zainulbhai A (2007) India’s consumer evolution business standard. McKinsey & Company www.mckinsey.com/mgi/mginews/indiaconsumerevolution.asp Thomas AL, Henderson GM, Deschamps P, Yokoyama Y, Mason AJ, Bard E, Hamelin B, Durand N, Camoin G (2009) Penultimate deglacial sea-level timing from uranium/thorium dating of Tahitian corals. Science

324:1186-1189

Thomas CD, Williams SE, Cameron A, Green RE, Bakkenes M, Beaumont LJ, Collingham YC, Erasmus BFN, de Siqueira MF, Grainger A (2004) Biodiversity conservation uncertainty in predictions of extinction risk/ Effects of changes in climate and land use/Climate change and extinction risk (reply). Nature 430:1-2 Tsoskounoglou M, Ayerides G, Tritopoulou E (2008) The end of cheap oil:

Current status and prospects. Energy Policy 36:3797-3806 United Nations (1992) Rio declaration on environment and development. World Summit Conference, Rio de Janeiro United Nations (2007) Climate change: Impacts, vulnerabilities and adaptation in developing countries. United Nations Framework Convention on Climate Change van Vuuren DP, Meinshausen M, Plattner GK, Joos F, Strassmann KM, Smith SJ, Wigley TML, Raper SCB, Riahi K, de la Chesnaye F (2008) Temperature increase of 21st century mitigation scenarios. Proceedings of the National Academy of Sciences 105:15258-15262 Walther GR, Post E, Convey P, Menzel A, Parmesan C, Beebee TJC, Fromentin JM, Hoegh-Guldberg O, Bairlein F (2002) Ecological responses to recent climate change. Nature 416:389-395 Wang W, Bray CL, Adams DJ, Cooper AI (2008) Methane storage in dry water gas hydrates. Journal of the American Chemical Society

130:11608-11609

Williams SE, Bolitho EE, Fox S (2003) Climate change in Australian tropical rainforests: An impending environmental catastrophe. Proceedings of the Royal Society B 270:1887-1892 Zhang DD, Brecke P, Lee HF, He YQ, Zhang J (2007) Global climate change, war, and population decline in recent human history. Proceedings of the National Academy of Sciences 104:19214-19219

daftar pustaka

259

Daftar Pustaka

Apa yang Bisa Kita Lakukan

Situs

Australian Conservation Foundation (ACF); www.acfonline.org.au Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan; www.litbang.kkp.go.id CoralWatch; www.coralwatch.org Global Environment Facility; www.gefweb.org The Green Belt Movement; www.greenbeltmovement.org James Cook University, Qld, Australlia; www.jcu.edu.au Local Governments for Sustainability (ICLEI); www.iclei.org Reef Check - Saving Reefs Worldwide; www.reefcheck.org Reef Check Australia; www.reefcheckaustralia.org Reef Check Indonesia; www.ReefCheck.or.id Scientists in Schools; www.scientistsinschools.edu.au Sustainability Street Institute; www.sustainabilitystreet.org.au Education Sulawesi; www.kehidupan-anda.com Yayasan TERANGI; www.terangi.or.id The Climate Project Indonesia; www.tcpindonesia.org The Nature Conservancy; www.nature.org The University of Queensland, Australia; www.uq.edu.au We Can Solve It; www.wecansolveit.org Project AWARE Foundation; www.projectaware.org World Wildlife Fund; www.worldwildlife.org www.panda.org/coraltriangle Global Change Institute; www.gci.uq.edu.au Coral Triangle Initiative; www.cti-secretariat.net Great Barrier Reef Foundation; www.barrierreef.org

Program Ilmu Kelautan dan Perikanan tingkat Universitas antara lain terdapat di Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id) Universitas Diponegoro; www.undip.ac.id Universitas Padjadjaran; www.unpad.ac.id Universitas Gajah Mada; www.ugm.ac.id Universitas Sam Ratulangi; www.unsrat.ac.id Universitas Riau; www.unri.ac.id Universitas Jenderal Soedirman;www.unsoed.ac.id Universitas Hasanudin; www.unhas.ac.id Universitas Pattimura; www.unpatti.ac.id

Buku

Benn S, Dunphy DC, Griffiths A (2004) Corporate Change for Sustainability:

The Way Ahead. Australian Conservation Foundation Diesendorf M, Hamilton C (1997) Human Ecology, Human Economy:

Ideas for an Ecologically Sustainable Future. Allen & Unwin Doppelt B (2003) Leading Change Toward Sustainability:

A Change-Management Guide for Business, Government and Civil Society. Greenleaf Publishing Drexhage J, Murphy D, Brown O, Cosbey A, Dickey P (2006) Climate Change and Foreign Policy: An Exploration of Options for Greater Integration. International Institute for Sustainable Development (IISD) McKay K, Bonnin J (2007a) True Green. National Geographic Society

K, Bonnin J (2007a) True Green. National Geographic Society 260 terumbu karang dan perubahan iklim McKay

260 terumbu karang dan perubahan iklim

McKay K, Bonnin J (2007b) True Green @ Work. ABC Buku McKenzie-Mohr D, Smith W (1999) Fostering Sustainable Behavior: An Introduction to Community-Based Social Marketing. New Society Publishers Meadows DH, Meadows DL, Randers J (1992) Beyond the Limits: Global Collapse or a Sustainable Future. Earthscan Publications Peel J (2005) The Precautionary Principle in Practice: Environmental Decision-Making and Scientific Uncertainty. Federation Press Tilbury D, Wortman D (2004) Engaging People in Sustainability. IUCN Commission on Education and Communication Tilbury D, Adams K, ARIES (2005) Industry Sustainability Toolkit Project:

A Review of Sustainability Resources for Industry. Alustralian Dept. of the Environment and Heritage World Commission on Environment and Development. (1987) Our Common Future. Oxford University Press

Artikel Bahasa Indonesia

Anonim (2010) Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Tahun 2010-2014. Dokumen Final. Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Anonim (2011) Arah Litbang Kelautan dan Perikanan 2011-2014. Bahan presentasi Sekretaris Badan Litbang KP pada Rapat Kerja Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan 2011, Jogjakarta

Artikel

Australian Wind Energy Association (AusWEA) (2006) Wind farm basics - Fact sheet 1. Australian Wind Energy Association

www.auswea.com.au/WIDP/assets/1WindFarmBasics.pdf

Bithas KP, Christofakis M (2006) Environmentally sustainable cities. Critical review and operational conditions. Sustainable Development 14:177-189 Bruntland GH (1987) Our common future. World Commission on the Environment and Development, Oxford University Press, Oxford Chawla L (1999) Life paths into effective environmental action. The Journal of Environmental Education 31:15-26 Department of the Environment, Water, Heritage and the Arts (2006) National code for wind farms - A discussion paper. Australian Government Duncan F (2007) Managing global change for sustainable development:

technology, community and multilateral environmental agreements. International Environmental Agreements: Politics, Law & Economics

7:209-235

Edwards MM, Haines A (2007) Evaluating smart growth: Implications for small communities. Journal of Planning Education and Research 27:49-64 GBRMPA (2007) Townsville students discuss climate challenge on major US television network - 16 July. Great Barrier Reef Marine Park Authority. www.gbrmpa.gov.au/corp_site/info_services/media/media_

archive/2007/2007_07_16

Gilding P (2008) The great disruption cockatoo chronicles. http://paulgilding.

com/writing/scream-crash-boom-2

Goedman J, Zonneveld W (2007) In search for the sustainable urban region. ENHR International Conference 25-28 June - Sustainable

Urban Regions, Rotterdam. www.enhr2007rotterdam.nl/documents/

W20_paper_Goedman_Zonneveld.pdf

Greenfield M (2006) Sustainability Street. Willoughby Council Program Evaluation. unpublished Holden E, Linnerud K (2007) The sustainable development area: Satisfying basic needs and safeguarding ecological sustainability. Sustainable Development 15:174-187 Huber J (2000) Towards industrial ecology: Sustainable development as a concept of ecological modernization. Journal of Environmental Policy & Planning 2:269-285 Ife J (2002) Chapter 5: Change from below. In: Ife J (ed) Community Development: Community-based alternatives in an age of globalisation. Pearson Education Australia pp101-118 Johansen BE (2006) Media literacy and ‘weather wars:‘ Hard science and hardball politics at NASA. Simile 6:1-11 Kalaugher L (2007) Virtual-water trading council could benefit developing countries. Sustainable Futures. EnvironmentalResearchWeb

www.environmentalresearchweb.org/cws/article/futures/27271

Krockenberger M (2003) Sustainable population growth means shifting to a cool, light, dry economy. In: Vizard S, Martin H, Watts T (eds) Australia’s Population Challenge. Penguin Buku pp151-155 Lunn M (2005) The cultural change towards sustainability - Can it be done? www.sustainus.com Mumby PJ, Steneck RS (2008) Coral reef management and conservation in light of rapidly evolving ecological paradigms. Trends in Ecology & Evolution 23:555-563 Newman P (2005) Urban design and transport. In: Goldie J, Douglas B, Furnass B (eds) In Search of Sustainability. CSIRO Publishing pp123-136 Newman P, Kenworthy J (1999) Chapter 5: Greening the automobile- dependent city. In: Newman P, Kenworthy J (eds) Sustainability and Cities: Overcoming Automobile Dependence. Island Press pp240-284 Paton D, Siegel DS (2005) The economics of corporate social responsibility: An overview of the special issue. Structural Change & Economic Dynamics 16:309-312 Queensland Government (2005) Embedding aboriginal and Torres Strait islander perspectives in schools. Queensland Government Department of Education and the Arts Rittel, Horst, Webber M (1973) Dilemmas in a General Theory of Planning. Policy Sciences, Vol 4, Elsevier Scientific Publishing Company Inc, Amsterdam, pp155-169. Reprinted in Cross N (ed) (1984) Developments in Design Methodology J Wiley & Sons, Chichester, pp135-144 Roseland M (1997) Dimensions of the eco-city. Cities 14:197-202 RPR Consulting (2004) Evaluation of the eco-friendly communities project. Department of Environment & Conservation, NSW Schaefer A, Harvey B (2000) Agents of change in corporate ‘greening’:

Case studies in water and electricity utilities. In: Fineman S (ed) The Business of Greening. Routledge pp169-188 United Nations (1992) Rio declaration on environment and development. United Nations, Rio de Janeiro Vox Bandicoot (2007) Sustainability Street approach manual - Version 2. Vox Bandicoot Pty Ltd, Mentor’s CD

Daftar Pustaka

Umum

Situs

EurekAlert! - Science News; www.eurekalert.org BBC News; http://news.bbc.co.uk Monbiot; www.monbiot.com Intergration and Application Network University of Maryland Center for Environmental Science Symbols for diagrams; www.ian.umces.edu

Buku

Bryson B (2004) A Really Short History of Nearly Everything. Doubleday Canada, Limited Kennedy D, Rahmstorf S, Solvang R, Shepherd A (2009) Science Magazine’s State of the Planet 2008-2009. Island Press Krebs CJ (2008) The Ecological World View. University of California Press

daftar pustaka

261

Indeks

A

berkelanjutan 191-240

desalinasi 201

Drupella 131

gangguan alami 132, 144

abiotik 103

bintang berbulu 117

desa mandiri 202

garis-garis pertumbuhan karang 75

abisal 38-39

bintang laut 105, 107, 135, 206-

detritivora 108, 167

gas 77, 80, 143, 148-185, 191-209

Acanthaster plancii 106-107, 131

Aceh 6-7, 14-15, 139, 141, 147

207

detritus 52, 160

gas rumah kaca 160-165, 172-177,

Acanthuridae 105, 110

Acropora 9, 94-99, 136-139 adaptasi 81, 94, 105-106, 112, 142, 178, 181, 191-192, 203,

bintang laut mahkota duri 107, 206-207, 177, 185 biodiversitas 102, 105, 185, 200, 208-209, 228 bioindikator 225

‘black smokers’ 34, 36

diatom 42, 96 dimensi ekonomi 54, 134, 220, 223, 256 dimensi sosial 220, 223 dinamika iklim 27

180-193, 227 gastrodermis 95, 97, 99 GBRMPA 131, 238-239 gelombang 31-81, 201 gelombang internal 50-51, 124

222-229

biologi laut dalam 38

dinoflagelata 95, 131

gelombang liar 56-57

afotik 46

bioprospeksi 225

Diploneis 121

Goniastrea 99

ahermatipik 94 akuakultur 120, 223 alga berkapur 75, 140

Bioreeftek 105, 135 biosfir 146, 148, 160, 201

disfotik 46 divergen 36 doldrums 54

Gorgoniidae 99 GPS 237 Great Barrier Reef 25, 73, 193,

alga biru hijau 123 alga coklat 47, 122 alga hijau 47, 122 alga karang 101, 103, 120, 137

Bleachwatch 239 Brisbane 24, 232-237, 254-258 bryozoan 118 budidaya perikanan 81

dolomit 163 downwelling 61

199, 213-219, 244, 252-270 Green Belt Movement 205 gurita 115, 210

alga merah 120, 123

bulan 50

E

H

Al Gore 204 anatomi 95, 110, 114-118 anemon 78, 90, 96, 112, 114-118

bulu babi 105 Bunaken 52, 229 buoy RAMA 224

East Australian Current 93 echinoderm 115, 117 Efek Coriolis 25, 27, 54

habitat 38, 46, 53, 73, 80, 87, 93, 102-146, 209, 221, 226-227, 235-237, 255

angin 26, 54-57

efek rumah kaca 158, 160, 164-

halimeda 47, 121-122

anoksik 166

C

165

Hawaii 73, 145, 171

Antarktika 58, 72, 174, 202

Cacing 118

ekosistem 32, 43, 87-149

herbivora 62, 65, 104-146, 209

antropogenik 147, 160-162, 225,

Caulerpa taxifolia 131

ekosistem laut 19, 25-27, 71, 156,

hermatipik 94

235

CCS 183, 185

Charlie Veron 25, 122, 198, 199,

176, 226-244

Heron 103, 137, 199, 213, 232-234

antroposen 172-173 aragonit 41, 74-77, 79, 94, 98-99 ARC Centre of Excellence 53, 227,

celah vulkanik 34 Cerobong asap hitam 34, 131

ekowisata 66, 218-219 ektodermis 95 ektoterm 49

heterotrof 63 hibrida 39, 185 hidrogen sulfida 166-167

235, 253

244

El Niño 27, 130, 148-149, 175

hiu paus 65, 104, 116, 124

Arus Humboldt 58-61

Cina 164, 257

emisi karbon 77, 80, 143, 148-185,

Holosen 73, 172

Arus Sirkumpolar Antarktika 58-59

Chlorodesmis 96, 114, 122

191-209

horizon kejenuhan 41-42

ascidian 113, 126

cincin pohon

70, 174-175

endodermis 95

horse latitudes’ 54

‘Atoll’ 37, 101

Cnidaria 94, 175

endosimbion 95

hotspot biologi laut 64

autotrof 62-63

coccolithophore 42, 140

endoterm 31

hutan mangrove 125

Copenhagen 156-158, 183, 203,

energi 44-47, 155-183, 194-202

Hypnea 123

B

256-259

ENSO 34, 113, 119, 121

badai 48, 57, 155

Copepoda 64

epidermis 95

I

Badan Penelitian dan

coprophage 106

Equator prize 205

Iguana 69

ikan ‘blenny’ 104-110

Pengembangan Kelautan dan

coralline algae’ 75, 123, 139

erosi 181, 198

ikan ‘angel’ 109-110

Perikanan 220, 222, 260, 272 bahan bakar fosil 74-75

Coral Reef Aliance 133 Coral Reef Watch 138, 210, 240

F

ikan badut 78

bakau 43, 88, 100-102, 119, 142,

Coral Triangle 87, 226, 230, 258,

familia ikan terumbu 110

122-123,

Ikan beludak 38

217, 226-227

260

Fiji 37, 65, 145, 236, 237

Ikan ‘butterfly’ 107-110

Bali 23, 89, 129, 133, 135, 139, 147, 156, 221, 230, 256, 272

CoralWatch 97, 197, 206-215 COREMAP 147

Filum 87, 94, 96, 110, 113-118,

ikan ‘cardinal’ 109-110 ikan ‘damsel’ 104-106, 108-110, 121

bangunan efisien 185, 202

Coscinodiscus 121

fitoplankton 31, 41-42, 45, 47-48,

fotosintesis 41, 44-46, 51-52, 62-

G

Ikan ‘fairy basslet’ 109-110

banjir 35, 63, 69, 155, 175, 179,

COTS 106-107, 131

Ctenophore 123

55, 58, 61-69, 74-76, 121-123,

ikan ‘fusilier’ 106

203

coupling 164

127, 162, 166

ikan ‘goby’ 104, 116, 110

batimetri 58 batu bara 166-168, 172, 182-185

Crustacea 116

florida 24, 72, 136, 205 foraminifera 41, 76

ikan ‘grouper’ 107, 110 ikan herring 68

batu gamping 163, 176 BBM sintetik 185

D

fosil karang 176

Ikan hiu 13, 76, 80, 87, 107-110, 142, 144-145, 214

bebas emisi 201-202 belut ‘moray’ 109 bentik 36, 63, 67, 237 bentuk pertumbuhan karang 99

daur ulang 195, 198, 200 deforestasi 160 degradasi 53, 108, 117, 127, 199, 228, 237

63, 94-99120-122, 136, 143, 162-163, 166

ikan hiu karang 80 Ikan kakatua 52, 87, 90, 120, 127 ikan mata besar 49

bercabang 99, 212

dendroklimatologi 174

Galapagos 58, 69

ikan pari 51, Ikan pari manta 66-67, 124

174 Galapagos 58, 69 ikan pari 51, Ikan pari manta 66-67, 124 262 terumbu karang dan

262 terumbu karang dan perubahan iklim

Indeks

Ikan ‘parrot’ 87, 105-110, 141, 209 ikan paus 116, 197, 228 Ikan pemancing 38 ikan setuhuk 64, 125 ikan ‘snapper’ 110, 145

kerajaan 96 kerak bumi 44, 163 keterkaitan 67, 124-125, 142 kima raksasa 115 kimia Laut 42, 49, 74, 77, 81, 88,

mitigasi 80, 149, 158, 178, 181, 182-185 204, 222-223, 236 moluska 42, 76, 115-116 motivasi 192, 199

pelestarian 80, 142, 144-146, 193, 197-199, 209, 220, 233, 235 pemakan daging 109 pemakan pemilih 108 pemakan tumbuhan 104-108, 142,

Ikan ‘surgeon’ 105, 108, 110

92-93

N

144

Ikan ‘sweetlip’ 107, 109 ikan teri 68-69, 229 ikan ‘trigger’ 81, 105, 127 ikan ‘trout’ karang 80, 109

klorofil 46, 62, 67, 120-122 kolam air hangat 70 Komodo 89, 100 KOMUNTO 205

Nautilus 42 nitrogen oksida 165, 180 NOAA 25, 138-139, 224, 240-241 Nusa Penida 50, 135, 230

pemangkas 105-109, 112, 117, 121 pembakaran minyak bumi 155, 161, 163-164, 182 pembersihan 184, 196-197, 207,

ikan ‘tuna’ 61, 64, 110

kondisi iklim yang ekstrim 155-157,

nutrien 40, 45, 48, 50-51, 54-55,

214-215

ikatan hidrogen 32 India 139, 168-170, 182-183, 197,

179

konservasi 43, 65-66, 79-80, 119,

218, 220, 226-231, 235-236,

58-65, 68, 70, 76, 92, 94, 97-98, 102, 120, 124-129,

pemboman ikan 151 pemijahan karang 90, 92, 124

pemutihan karang 49, 53, 68, 75,

244

204

124-125, 134-135, 146, 155,

140-141

pemulihan 132, 133, 136-137, 141-

induk paus 49 Industri pariwisata 89

185, 196-197, 205-210, 214-

O

142, 144, 146, 226, 230

Institut Pertanian Bogor 147, 177

238-239

observasi cuaca 224

107, 118, 128, 130, 133, 136-

invertebrata 26, 89, 94, 102, 112-

konveksi 37

Ocean Thermohaline Conveyor 32

140, 143, 145-149, 156, 159,

118, 124-125, 225, 247

Octocorallia 96

161, 210-212, 215, 217, 228,

IPCC 72, 75, 78, 143, 155-156,

L

oksigen 32, 44-47, 50-52, 59, 62,

230-231, 238-241, 249

161, 169-170, 178-180, 182- 183, 247

Laguna 94, 100-103, 122, 134, 209, La Niña 61, 68-71, 175,

92, 112, 120-121, 136, 164- 167, 174-176

pemutihan masal 136, 143, 149

iradiasi 97, 247

248

opini

Tonny Wagey 43

pencemaran 125, 129

219-232

Isobar 57, 247 isoterm 48-49, 247 Isotop 174-175, 247

larva karang 90, 93, 121, 124, 139 Laut-laut kutub 58, 64 laut-laut temperata 64

Ambariyanto 119 Chris Roelfsema 237 Dave Logan 213

pendidikan 89, 134, 198, 204, 206-208, 210-211, 214, 216, 218-219, 222, 238, 240, 244

IUCN 134, 229, 245

laut-laut tropis 65 laut surut 52, 97

Edvin Aldrian 177 Hugh Possingham 236

pengasaman laut 11, 42, 53, 74- 77, 78, 80, 130, 148-149, 156,

J

lembaran 99, 211

lingkungan Laut 31 - 83

Lyngbya 123

John M. Pandolfi 235

159, 171, 222, 234

jejak ekologi 203 jejak karbon 197, 209, 248 jejaring makanan 64-65, 120, 126

lempeng tektonik 34-35 lereng benua 38 lereng terumbu 47, 94, 103, 149

Justin Marshall 24 Naneng Setiasih 133 Neviaty Putri Zamani 147

pengembunan 33 penggundulan hutan 161, 163, 185 penginderaan jauh 175, 210, 234

K

lidah air dingin 70

Novi Susetyo Adi 234 Ove Hoegh-Guldberg 143

pengolahan tanah 185, 249 penguapan 32-35, 51, 70

kalkulator karbon 196 kalsifikasi 76-77, 88, 97-98, 130, 163, 234 kalsium karbonat 41, 75, 79, 88,

lintang ‘kuda’ 54 litosfer 36-37 ‘lobster’ 116, 127

Paul Greenfield 233 Peter F. Sale 171 Philip Munday 53 Scarla Weeks 67

penunjaman 35, 37 penyakit karang 118, 130, 147 penyebaran 32, 92-93, 124, 130, 237, 239

92-95, 97-98, 121, 149, 159, 163, 211, 234

M

Subandono Diposaptono 181

percampuran 50-51, 55, 63-64, 76 perikanan 66, 69, 77-81, 88, 107,

kamuflase 38, 47, 110, 115 karang lunak 96, 141, 221, 225, 234, 248

magma 37 magnesium 34-35, 63, 75, 79 Maladewa 72-73, 137, 139

mid ocean ridge’ 36

oseanografi 51, 67, 224 Osilasi Selatan 68

118, 128, 131, 135, 139, 141, 145, 147, 171, 203, 209,

karang piring 47, 94, 99

Malaysia 92, 139, 142, 196, 226,

P

perikanan lokal 88

Karibia 89, 92, 100, 130-132, 139, 141, 143, 171 kawasan konservasi 65-66 79-80, 124-125, 134-135, 209, 227, 230, 248 kawasan perlindungan laut 227, 231, 236 Kebijakan Alternatif 169 kehidupan masal 176

228, 236 mantel bumi 35 Marxan 236 matahari 31, 38, 44-48, 50-51, 54, 60-65, 70-72, 76, 92-97, 136, 158, 161-165, 170, 181, 185, 194, 198, 202 mesoglea 95, 99 metabolisme ekosistem 234

Padang 35, 43, 45, 88, 102, 104, 125, 129-130, 139, 193 Padina 122 Palau 142 paleo ekologi 235 paleoklimatologi 174, 248 palung samudra 37, 39 panel bertenaga 198 Pangea 36, 166, 249

perilaku hewan 66 perlindungan pantai 88 pertanian 69, 125, 128-129, 146, 160-167, 175, 185, 195, 198, 200, 202, 232 pertumbuhan Karang 11, 75, 92, 98-99, 104, 137, 141, 216, 221 perubahan iklim 153-185 peta prediksi daerah penangkapan

kelas 96, 110, 114-117, 248 kenaikan Laut 72-73

metan 162-165, 176, 180, 203

paparan benua 38, 50, 63, 65, 73, 93, 101-102, 249

231

ikan 222 pH 40-42, 74-78, 98-99, 148, 159,

kepiting 52, 105, 112, 116, 120, 121-122, 127, 171, 213

migrasi 49, 61, 64-65, 78, 101, 109, 173, 178-179

pariwisata 88-89, 121, 132, 217,

163, 177, 249 photophore 38

kepunahan ekologis 146 kepunahan spesies 93, 156

mikroskopik 31, 42, 90, 95, 120 minyak 31, 88, 155-185

Pasifik tropis 68, 71

piring 47, 94, 99, 121, 212

indeks

263

Indeks

piscivora 109 planktivora 66, 109 plankton 44, 50-51, 60, 62, 66, 74, 79, 94, 106-110, 112, 116-117,

pomacentridae 105, 110

Scaridae 105, 110 SCUBA 87, 214-215, 249 sebaran terumbu karang 75, 92-93 sedimen 34, 39, 42, 46-47, 50,

181, 221

sistem kimia karbonat 234

169-170

Taiwan 69, 165 Takabonerate 101-102Taman Nasional Laut 80, 100, 125 tangkap lebih 53, 78, 128-129,

Warna laut 66, 67 wilayah publik 179 WWF 227-229

134, 179, 222, 249 planula 90 pola cuaca yang ekstrim 179 polaritas 32

55, 63, 68, 72, 97, 100-102, 120, 122, 124-125, 129, 132, 140-141, 163, 167, 174-175,

140-141

teknik budidaya karang 221 tektonika lempeng 36-37 tentakel 90, 95-97, 117-118

Z

Zona abisopelagis 38 Zona batipelagis 38 Zona epipelagis 38

polip 90, 93, 94-98, 107, 110, 114,

segara anakan 223

Terangi 218-219

Zona fotik

46-48, 50, 62

136, 207, 249 polychaeta 118

Segitiga Karang 87, 89, 92-93, 133, 139, 226-229, 236 sejarah ekologi 235

termoklin 48, 50-51, 63-64, 166 terumbu karang cincin 37, 101-103 terumbu karang penghalang 100-

Zona hadalpelagis 38 Zona mesopelagis 38 zona subduksi 35

zooxantela 94-99, 104, 115,

pompa biologis 42 Porites 76, 105, 107, 136 produktivitas 42, 45, 49, 61, 62-66, 69, 77-78, 80, 120, 166, 249

214

sel Ferrel 54 sel Hadley 54-55 senyawa bioaktif 221, 225 sianida 129, 218-219

102, 124 Terumbu Karang Penghalang Sunda Besar 100-101 terumbu karang tepi 37, 73,

Zona-zona Karang 100-103 zooplankton 41-42, 64, 66, 70, 76, 97, 106, 109, 116, 127

produsen primer 62, 65, 137, 249

Siganidae 105

100-102

136-138

Project AWARE Foundation 197,

siklon 54-55, 59, 132, 136, 146, 149, 159, 177

Thailand 139, 214-215 The Climate Project Indonesia 204

230-231

pteropoda 74, 76 Pulau Heron 103, 137, 199, 213,

siklus Air 33, 177 Siklus Calvin Benson 97

The Nature Conservancy 87, 227,

232-234

siklus karbon 31, 48, 162-163

topan 54-55

Pulau Pari 101 pulau Pasir 100-103, 249 Pulau Weh 7, 139

Siklus karbonat 41, 79-80, 163 Siklus Milankovitch 73 simbion 94, 212

transform fault 37 transplantasi karang 135, 221 transpor Ekman 60

puncak terumbu 65, 103, 123

simbiosis 47, 78, 94, 96, 120

Triceratium 121

punggungan tengah samudra

sirkulasi angin 54

Trichodesmius 123

36-39

sirkulasi arus laut 31, 59

tripang 112, 117

Tubastraea 114

R

sirkulasi termohalin 32, 58

tropis Tetis 166 tropopause 54

radiasi fotosintesis aktif 46 radikal oksigen 136, 249

Skala Beaufort 56-57 skala pH. 40

tsunami 6, 14, 132, 139, 141, 147

Raja Ampat 87, 133, 139, 227 rantai makanan 76, 114, 145

skenario pertumbuhan cepat

tunicate 113 Turbinaria 99, 122

Rasio Redfield 63 rataan terumbu 49, 51-52, 94, 102-

skenario referensi 169-170 Solomon 79, 142, 160, 226, 228,

tutupan karang 95, 129, 147, 225 Tuvalu 72-73

103, 120, 122, 124, 149

236

reef ball’ 135

Reef Check 133, 191, 197, 207, 210, 216-217 reforestasi 185 rehabilitasi 133, 135, 144, 221 rekreasi 88-89, 214-216, 232, 236,

238-239

rekruitmen 78, 90

resilience125, 140

restorasi pH air 163 Rote 101 rumah pasif 202-203

rumput laut 44-45, 52, 101-102, 108, 120, 197, 221, 225, 235,

237

S

salinitas 34-35, 48, 52, 92, 99, 100, 164, 175, 224, 249 salju laut 41-42 sampel karang 175, 234

Sargassum 104, 122

sotong 112, 115 ‘Southern Oscillation’ 68 spektrum 46-47, 212 spesies invasif 131, 155 spons 113, 127, 221, 225 squirt laut 112-113 stabilisasi 183-184 status terumbu karang 95, 128- 132, 147 struktur karang 90, 94, 99, 124, 140, 175 studi penyerapan karbon laut 222

suhu laut 48-49, 66, 68-71, 75-76, 78, 130, 136-138, 175, 177,

240

suhu permukaan laut 48, 59, 66-67,

70, 98, 138-139, 161, 224, 240 Sulawesi 102, 139, 148-149, 196,

206, 229

T

Tabel Kesehatan Karang 206-207, 210-212, 242

196, 206, 229 T Tabel Kesehatan Karang 206-207, 210-212, 242 264 terumbu karang dan perubahan iklim

264 terumbu karang dan perubahan iklim

U

ubur-ubur 58, 94, 96, 112-114 udang 46, 52, 94, 105, 112, 116, 121, 127, 221, 225 udara 35, 44, 46, 51-61, 70, 78, 87, 122, 157, 160-165, 176, 193- 194, 197-198, 203, 224 udara ringan 56 umbalan 40-41, 48, 60-61, 127 Universitas Diponegoro 119 University of Queensland 199, 210, 232 ‘upwelling’ 40-41, 48, 60-61, 127

V

ventricaria venticosa 122 volcanic vent 34

W

Wakatobi 80, 205, 221, 224-225 Warisan alam 53, 88 Warisan Dunia 87, 134, 194,

238-239

AD

Sesudah Masehi

ARC

Australian Research Council

AIMS

Australian Institute of Marine Science

APU

Ahli Peneliti Utama

AO

Order of Australia

ATSEA

Arafura and Timor Seas Ecosystem Action

BBM

Program Bahan Bakar Minyak

BMBF

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan

BBRP2BKP

Jerman Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan

BBRSEKP

Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan

BPSPL

dan Perikanan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan

BROK

Laut Balai Riset dan Observasi Kelautan

Buoy RAMA Research Moored Array for African-Asian- Australian Monsoon Analysis and Prediction

CCS

Carbon Capture and Storage

CETO

CETO wave energy technology, developed by

COP15

Carnegie Wave Energy Limited Conference of Parties

COREMAP

Coral Reef Rehabilitation and Management

COTS

Program Crown of Thorns Sea Star

CReefs

Census of Coral Reef Ecosystems

CRSSIS

Centre for Remote Sensing and Spatial

CRW

Information Science Coral Reef Watch

CSIRO

Australian Commonwealth Scientific and

CTC

Research Organisation Coral Triangle Center

CTI

Coral Triangle Initiative

DKI

Daerah Khusus Ibukota

DAS

Daerah Aliran Sungai

DHW

Degree Heating Week

EAC

East Australian Current

EcoFOCI

Ecosystems and Fisheries - Oceanography

ENSO

Coordinated Investigations El Niño-Southern Oscillation

ESA

European Space Agency

FCIT

Florida Center for Instructional Technology

GBR

Great Barrier Reef

GBRMPA

Great Barrier Reef Marine Park Authority

GCRMN

Global Coral Reef Monitoring Network

GPRS

General Packet Radio Service

HAB

Harmful Algal Bloom

HMC

High Magnesium Calcite

ICRS

International Coral Reef Symposium

IEA

International

Energy Agency

INCRES

Indonesian Coral Reef Society

IPB

Institut Pertanian Bogor

IPCC

Intergovernmental Panel on Climate Change

IPTEKMAS

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Masyarakat

Akronim dan Singkatan

ITK

Ilmu dan Teknologi Kelautan

IUU

Illegal, Unreported and Unregulated

IUCN

International Union for the Conservation

JKRI

of Nature Jaringan Kerja Reef Check Indonesia

KIR

Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)

KKP

Kementerian Kelautan dan Perikanan

KOMUNTO

Komunitas Nelayan Tomiya

KPL

Kawasan Perlindungan Laut

LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

LRKPL

Loka Riset Kerentanan Pesisir dan Laut

LSM

Lembaga Swadaya Masyarakat

MAC

Marine Aquarium Council

MODIS

Moderate Resolution Imaging

MP

Spectroradiometer Marine Photobank

MPA

Marine

Protected Area

MW

Megawatt

NASA

National Aeronautics and Space

NOAA

Administration National Oceanic and Atmospheric

NTB

Administration Nusa Tenggara Barat

NWHI

Northwest Hawaiian Islands

OPEC

Organization of the Petroleum Exporting

P3SDLP

Countries Pusat Penelitian dan Pengembangan

P3TKP

Sumberdaya Laut dan Pesisir Pusat Pengkajian dan Perekayasaan

PLTS

Teknologi Kelautan dan Perikanan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

RISTEK

Kementerian Riset dan Teknologi

SCUBA

Indonesia Self Contained Underwater Breathing

SDM

Apparatus Sumber Daya Manusia

SES

Sistem Sosial Ekologis

SLR

Sea Level Rise’

SM

Sebelum Masehi

‘Sea Surface Height’

SMA

Sekolah Menengah Atas

SMK

Sekolah Menengah Kejuruan

SOPAC

Pacific Islands Applied Geoscience

SSH

Commission

SST

Sea Surface Temperature’

TCP

The Climate Project - Indonesia

TNC

The Nature Conservancy

TPI

Tempat Pelelangan Ikan

UCLA

University of California, Los Angeles

UNSW

University of New South Wales

UAF

University of Alaska, Fairbanks

UQ

The University of Queensland

WWF

World Wide Fund for Nature, formerly World Wildlife Fund

ocean environment

265

Kontributor Foto dan Ilustrasi

COVER DEPAN (utama) Chris Roelfsema (insets dari atas ke bawah) Dokumentasi KKP, WCS Indonesia Marine Program, Dave Logan COVER BELAKANG (insets dari atas ke bawah) Chris Roelfsema, Chris Roelfsema, Roy Caldwell

30

Tane Sinclair-Taylor (tengah) NASA created Stöckli, Nelson, Hasler, Laborakery for Atmospheres, Goddard Space Flight Centre

66

(atas) Chris Roelfsema (bawah) Kathy Townsend (model) Modis satellite data NASA OBPG (1km resolution), Scarla Weeks, OceanSpace, UQ TBC

30-31

32

(model) CoralWatch

33

Tiffany Ledwidge; (model) CoralWatch

67

(atas) Sumber: SeaWiFS data, NASA OBPG; (bawah) Source: MODIS data, NASA OBPG

34

Dibuat oleh NOAA untuk buku ini

35

(model) CoralWatch; Dave Logan

 

36

Bob Vrijenhoek, Monterey Bay Aquarium Research Institute; (model) CoralWatch

68

(semua) Danrew Watkinson

HALAMAN DEPAN

69

(atas dan bawah kiri) Chin-Yuan Ke (atas kanan) Peter Kemp (bawah kanan) Dave Logan (model) CoralWatch

Perubahan Iklim

1

(utama) Efin Muttaqin / WCS Indonesia Marine Program (insets dari atas ke bawah) © Jürgen Freund; Ove Hoegh-Guldberg; Mathias Prathama

37

Sumber: Digital Globe, processed by CRSSIS, UQ; (model) CoralWatch

70-71

38

(semua) Justin Marshall dan Harbour Branch Oceanographic Institute

72

Andy Dunstan (grafik) Diadaptasi dari Chao et al.(2008)

39

(peta) Adrian Flynn

73

(peta) Paul D. Johnson, School of Ocean & Earth Science dan Technology, University of Hawaii, Manoa (bawah) Gary Braasch

Degradasi karang

40

(model) CoralWatch

3

WCS Indonesia Marine Program

41

Claire Reymond; (model) CoralWatch

Ikan sebagai makanan

42

Wen Sung (peta) Dibuat oleh NOAA untuk buku ini

4-5

Tane Sinclair-Taylor (inset) Marthen Welly TNC

74

(tengah) Russ Hopcroft, UAF (model) CoralWatch (bawah) Chris Roelfsema

43

(atas) Tane Sinclair-Taylor

Degradasi karang

(bawah dan latar belakang) Ivonne Rawis

6-7

Mark Erdmann

44

(model) CoralWatch

75

Eric Matson, AIMS

Pemutihan karang

©

Mark A. Johnson

76

Joost van Dam (bawah) Ove Hoegh-Guldberg (grafik) Direproduksi seijin

8-9

Ray Berkelmans

45

Chris Roelfsema; (model) CoralWatch

Pengasaman laut

46

Roy Caldwell; (model) CoralWatch

10-11

Ove Hoegh-Guldberg; (inset) Maxi Eckes

47

©

Steve Parish Publishing

Commonwealth of Australia (GBRMPA) GBR Outlook Report 2009

Pemunahan spesies

(model) CoralWatch

12-13

Chris Roelfsema; (inset) Frida Sidik

48

(peta) Dibuat oleh NOAA untuk buku ini

77

Marco Carè MP (model) Great Barrier Reef Foundation

Perubahan iklim

49

(atas kanan) Silke Stuckenbrock, MP (bawah kiri) Craig Reid (bawah kanan) Karen Cheney

14-15

Craig Shuman Reefcheck MP (inset) Mark Erdmann

78

(tengah) Karen Cheney (bawah) Simon Foale

Masa depan

50

(model) CoralWatch Marthen Welly, TNC

79

Simon Albert (model) Dibuat oleh NOAA untuk buku ini

16-17

Novi Susetyo Adi (inset) Aaron Chai

18

Jennifer Loder

51

Tane Sinclair-Taylor; (model) CoralWatch

80

(peta) Anken Wijonarno Ditjen PHKA, Dephut (grafik) Direproduksi seijin Commonwealth of Australia (GBRMPA) GBR Outlook Report 2009

(utama) Chris Roelfsema (atas kedua) Gonnie Kleine;

19

Dokumentasi KKP

52

(atas) Gonnie Kleine (bawah kedua) Chris Roelfsema

20

Karang dari dekat

(baris atas, kiri ke kanan) Craig Reid; Justin Marshall; Chris Roelfsema (baris kedua, kiri ke kanan) Justin Marshall; Chris Roelfsema; Chris Roelfsema (baris ketiga, kiri ke kanan) Juan Carlos; Justin Marshall; Craig Reid (baris keempat, semua) Chris Roelfsema

53

(atas kanan & latar belakang) Simon Thorrold (bawah) Chris Roelfsema

81

54

(model) CoralWatch

55

©

Mark A. Johnson; (model) CoralWatch

(bawah) Wen Sung Chris Roelfsema (inset) Amos Nachoum 2005, MP

57

(peta) Bureau of Meteorology Australia Henry Wolcott MP

82-83

58

Kersten Fritsches; (model) CoralWatch

 

22

Candhika Yusuf

59

(model) CoralWatch

TERUMBU KARANG

23

Dok. Sekretariat Badan Litbang KP

(peta) Direproduksi seijin CSIRO - www. cmar.csiro.au/bluelink

84-87

(semua) Chris Roelfsema

24

Justin Marshall (bawah) Ove Hoegh-Guldberg

88

(kiri ke kanan) Craig Reid; Chris Roelfsema; Henry Wolcott MP; Mangrove

60

(model) CoralWatch

26

(atas) Tane Sinclair-Taylor (bawah) Chris Roelfsema

61

©

Mark A. Johnson; (model) CoralWatch

Action Project MP

62

Alistair Grinham (peta) Dibuat oleh NOAA untuk buku ini

89

(utama) Marthen Welly TNC (kiri ke kanan) Henry Wolcott MP; Chris Roelfsema; Dave Logan; Dave Logan

27

(atas) Dave Logan (bawah) Chris Roelfsema (icon) CoralWatch

63

(semua) Chris Roelfsema

26-27

64

(semua) Paul Bird

90

(atas) Anna Scott (bawah dua) Selina Ward

 

65

(kiri) Save Our Seas Ltd.,Kem

LINGKUNGAN LAUT

Campbell, MP (kanan) Chris Roelfsema

91

(utama) Anna Scott; (inset) Peter Harrison

28-29

Tane Sinclair-Taylor

91 (utama) Anna Scott; (inset) Peter Harrison 28-29 Tane Sinclair-Taylor 266 terumbu karang dan perubahan iklim

266 terumbu karang dan perubahan iklim

Kontributor Foto dan Ilustrasi

92

(semua) Wen Sung

 

Steve Parish Publishing (baris ketiga, kiri ke kanan) Chris Roelfsema, Wen Sung; Chris Roelfsema (baris keempat, kiri ke kanan) Karen Cheney; © Steve Parish Publishing; Chris Roelfsema

 

http://www.publish.csiro.au/?act=view_

93

(semua) Direproduksi seijin Charlie Veron