Anda di halaman 1dari 19

I.

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Kesehatan adalah salah satu kebutuhan manusia yang tidak bisa dipisahkan dari
kehidupannya. Pada kenyataannya, kesehatan menjadi tolak ukur atau parameter kinerja
manusia dalam menjalankan segala aktivitasnya. Seperti yang ditunjukkan data bulan Januari
sampai Juni 2014 disebuah rumah sakit daerah ini, telah tercatat 3.962 orang pasien dari
berbagai jenis penyakit yang menjalani rawat inap. Sehingga, manusia pada saat ini terdorong
untuk mulai memperhatikan kesehatannya. Seperti contoh, banyak orang mulai mendaftarkan
diri dalam program asuransi kesehatan dan asuransi jiwa atau secara berkala mengunjungi
rumah sakit untuk memeriksakan kondisi tubuh dan keluhannya.
Namun, pada kenyataannya kebutuhan akan kesehatan ini kurang didukung oleh fasilitas
yang sudah tersedia. Banyak lembaga kesehatan yang kurang memadai dan tidak bisa
menjangkau masyarakat secara umum. Tercatat dari sebuah data rumah sakit daerah,
sebanyak 83 orang dari jumlah 256 orang pasien dirujuk ke rumah sakit pusat. Dikarenakan
rumah sakit daerah ini tidak memiliki fasilitas yang menunjang kegiatan medis. Seperti yang
ditunjukkan contoh, untuk masyarakat yang kurang mampu tidak bisa mendapatkan
pelayanan dan pengobatan yang baik dan maksimal dan untuk Puskesmas tidak bisa
menindak-lanjuti secara langsung untuk penyakit tertentu, sehingga harus memberikan
rujukan ke rumah sakit yang lebih memadai. Akibatnya, tidak terjadi pemerataan kesehatan di
Indonesia terutama untuk daerah pelosok.

Oleh karena itu, kami ingin mengajukan proposal untuk mendirikan sarana kesehatan berupa
program pembangunan rumah sakit Cita Hati. Dengan harapan dapat memberikan fasilitas
yang memadai dan melakukan pemerataan kesehatan di Indonesia. Tidak hanya itu, program
pembangunan rumah sakit ini juga turut serta mendukung program pemerintah dalam bidang
kesehatan. Agar dapat tercapainya lingkungan yang sehat di masa yang akan datang.

RUMUSAN MASALAH
Setelah membahas pada latar belakang maka dapat dirumuskan beberapa masalah:

a. Mengapa perlu adanya fasilitas yang lengkap dan nyaman pada rumah sakit?
b. Bagaimana cara mewujudkan pelayanan medis yang memadai pada rumah sakit?

TUJUAN
Tujuan Umum
Mewujudkan pemerataan kesehatan di Indonesia.
Tujuan Khusus

1. Memberikan fasilitas lengkap dan nyaman mengenai kebutuhan pasien yang


menunjang kegiatan medis.
2. Memberikan pelayanan medis memadai untuk semua kalangan masyarakat.
3. Mendukung pemerintah untuk mencapai lingkungan yang sehat di masa yang akan
datang.

II. STUDI KELAYAKAN RUMAH SAKIT


STUDI KELAYAKAN UNTUK RUANG APOTEK

1. Pengelola Apotek

Nama : Agnes Astri Lestari


Alamat : Waru Sidoarjo

2. Pemilik Sarana Apotek

Nama : Windy
Alamat : Dinoyo Surabaya
Alat dan perbekalan farmasi yang diperlukan untuk keperluan apotek adalah :

1. Ruangan Apotek

a. Luas ruangan
b. Ruangan apotek terdiri dari ruang tunggu pasien, ruang apoteker, ruang konsultasi,
ruang administrasi, ruang peracikan, ruang peracikan resep, kamar untuk pencucian
alat dan gudang.
c. Ruangan apotek dilengkapi dengan penerangan, sumber air yang memenuhi
persyaratan, ventilasi, sanitasi dan pemadam kebakaran.
d. Papan nama
e. Besar dana yang diminta :

1. Modal pinjaman : Rp 70.000.000.000


2. Gaji pengurus/pegawai selama 5 tahun kedepan : Rp 3.444.000.000
3. Kendaraan operasi orang (5 unit) : Rp 2.000.000.000
4. Pengeras suara (Mic) dan Speaker : Rp 2.000.000.000
5. Perlengkapan : Rp 1.000.000.000

Rp 78.444.000.000

STUDI KELAYAKAN UNTUK FOODCOURT

1. Pengelola Foodcourt

Nama : Sandra Puspita


Alamat : Pondok Jati Sidoarjo

2. Pemilik Sarana Foodcourt

Nama : Candra Aprilia Wulandari


Alamat : Dukuh Kupang Surabaya
Alat dan perlengkapan yang diperlukan untuk keperluan foodcourt adalah :

1. Ruangan Foodcourt

a. Luas ruangan (untuk digunakan 6 stan makanan yang berbeda).


b. Ruangan terdiri dari tempat duduk dan meja. (18 unit meja dan 72 kursi duduk).
c. Ruangan ini dilengkapi dengan penerangan, sumber air yang memenuhi persyaratan
(tempat untuk cuci tangan dan tempat untuk dapur di dalam masing-masing stan), alat
untuk mengeringkan tangan, alat untuk mengantarkan makanan, AC dan alat
pemadam kebakaran.
d. Besar dana yang diminta :

1. Modal pinjaman : Rp 50.000.000.000


2. Gaji cleaning service selama 5 tahun kedepan : Rp 696.000.000
3. Perlengkapan : Rp 2.000.000.000

Rp 52.696.000.000

STUDI KELAYAKAN UNTUK TAMAN

1. Pengelola Taman

Nama : Grace Novianti


Alamat : Lebak Arum Surabaya

2. Pemilik Sarana Taman

Nama : Devina Ayu


Alamat : Kalijudan Surabaya
Alat dan perlengkapan yang diperlukan untuk keperluan taman adalah :

1. Lokasi Taman

a. Luas taman.
b. Taman terdiri dari air mancur dan tanaman.
c. Taman dilengkapi dengan kursi taman, tempat cuci tangan, dan tempat sampah.
d. Besar dana yang diminta :

1. Modal pinjaman : Rp 5.000.000.000


2. Gaji pengurus/pegawai selama 5 tahun kedepan : Rp 1.020.000.000
3. Perlengkapan : Rp 1.000.000.000

Rp 7.020.000.000

III. PROFIL RUMAH SAKIT

VISI
Menjadi Rumah Sakit terbaik nomor satu di Indonesia.

MISI

1. Memberikan fasilitas lengkap dan nyaman yang sesuai dengan kebutuhan pasien dan
keluarga.
2. Memberikan pelayanan medis yang berkualitas dan memadai untuk semua kalangan
masyarakat.
3. Menyediakan tenaga profesional dan kompeten dalam bidang medis.
4. Meningkatkan kualitas hidup kesehatan semua kalangan masyarakat.

STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT CITA HATI


Nama Rumah Sakit : Rumah Sakit CITA HATI
Alamat / Lokasi Rumah Sakit : Jalan Mayjend Sungkono no. 10, Surabaya
Kelas Rumah Sakit : Paviliun I, Paviliun II dan Paviliun III
Jumlah Tempat Tidur : 120 tempat tidur
Rumah Sakit Cita Hati menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang memadai bagi
masyarakat sekitar karena RS. Cita Hati akan di bangun di lokasi yang tenang dan nyaman.
Selain itu juga RS Cita Hati akan memberikan berbagai layanan fasilitas-fasilitas lengkap
yang dapat membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan layanan kesehatan khusus yang
tidak bias didapatkan di Rumah Sakit lainnya.
Sumber Daya Manusia
Sebagai perusahaan yang memberikan jasa, Rumah Sakit Cita Hati memandang pentingnya
sumber daya manusia sebagai sumber daya utama dalam usaha jasa layanan kesehatan. Oleh
karena itu kami mempunyai komitmen yang kuat untuk selalu berusaha meningkatkan
kemampuan dan keahlian mereka melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan.
Dokter Spesialis
Dokter spesialis di Rumah Sakit Cita Hati telat diterima oleh kolega mereka dan diakui oleh
Direksi rumah sakit sebagai yang berprestasi baik dibidangnya masing-masing. Banyak di
antara mereka yang telah mendapatkan referensi dan pengalaman internasional.

Dokter Jaga
Pelayanan dan konsultasi langsung yang diberikan oleh dokter spesialis kami, dilengkapi
dengan tim dokter jaga yang berada di rumah sakit 24 jam setiap hari, untuk menangani
pasien dalam kurun waktu selama 24jam, salah satu tujuannya untuk memenuhi kebutuhan
pasien dan keluarga dalam keadaan darurat ataupun terdesak.

Staf Keperawatan
RS. Cita Hati dapat membanggakan diri dalam hal kualitas staf perawat yang dimiliki.
Rumah sakit ini telah merekrut perawat terbaik dengan seleksi yang ketat dan memberikan
pelatihan dan pendidikan intensif, sehingga mereka mempunyai kecakapan secara teknis dan
medis dan mempunyai sikap perhatian dan ramah terhadap seluruh pasien. Saat ini seluruh
perawat minimal telah memiliki level pendidikan Sarjana (S1) Keperawatan.
Staf Lainnya
Rumah Sakit Cita Hati memiliki kerjasama dengan Departemen Sumber Daya Manusia dan
Manajemen Kualitas yang bertugas untuk pendidikan, pelatihan, dan penilaian yang
berkesinambungan kepada seluruh staf. Seluruh jajaran staf kami mulai dari resepsionis,
keperawatan, keamanan sampai dengan staf urusan administrasi dan pemeliharaan disiapkan
untuk selalu memberikan bantuan dan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kepuasan
pelanggan.

GAMBARAN BANGUNAN DAN FASILITAS RUMAH SAKIT CITA HATI

1. Eksterior Rumah Sakit Cita Hati

2. Desain Rumah Sakit Cita Hati

3.3 Interior dan Fasilitas Rumah Sakit Cita Hati

3.4 Layout Rumah Sakit Cita Hati (Bagian Depan (kiri) dan Bagian Belakang (kanan))
IV. ANALISIS PROYEK

RENCANA KERJA
Waktu
Waktu yang dibutuhkan untuk membangun Rumah Sakit Cita Hati adalah sekitar kurang
lebih 3 tahun pembangunan. Dikarenakan banyak ruangan yang difungsikan sebagai fasilitas
penunjang kebutuhan pasien dan keluarganya. Serta banyaknya alat rumah sakit maupun
fasilitas penunjang yang akan diletakkan pada ruangannya masing-masing.
Jasa
Dalam pembangunan Rumah Sakit Cita Hati ini, menggunakan jasa konstruksi dari PT.
WIKA(Wijaya Karya).

KONSEP BUSSINESS PLAN


Pembangunan Rumah Sakit Cita Hati ini, didasarkan pada masalah yang sedang terjadi yaitu
kurang fasilitas rumah sakit yang lengkap dan nyaman yang ada di Indonesia. Serta kurang
meratanya pelayanan terhadap semua golongan masyarakat. Untuk itu, kami mewujudkannya
sebagai dedikasi terhadap bangsa Indonesia dan kepedulian terhadap seluruh masyarakat
Indonesia.

ANGGARAN CASH FLOW


No. Keterangan Biaya

A. Tanah (11.000 m2) Rp. 700.000,-/m2 Rp. 7.700.000.000

B. Biaya Proyek Utama

1. Rancangan bangunan Rp. 800.000.000

2. Legal Permit (IZIN) Rp. 550.000.000

3. Konstruksi :

a. CUT & FIELD Rp. 500.000.000


b. Gedung Utama (Rp. 4.000.000,-/m2) Rp. 18.000.000.000

c. Fasilitas Gedung Utama Rp.150.000.0000.000


(Foodcourt, Apotek dan Taman)

d. Peralatan Medis Rp. 6.100.000.000

e. Perlengkapan Kantor Rp. 1.810.000.000

f. Kendaraan (Ambulance) sebanyak 3unit Rp. 700.000.000

Sub Total keseluruhan Proyek Utama Rp. 185.660.000.000

RINCIAN CASH FLOW


Perhitungan Gaji untuk Rumah Sakit Cita Hati:
Tenaga Kerja Medis :

a. Gaji tenaga medis ahli, Dokter (60 orang) : Rp 1.000.000.000


b. Gaji tenaga medis lainnya, Suster (100 orang) : Rp 300.000.000
c. Gaji cleaning service (50 orang) : Rp 140.000.000

Rp 1.440.000.000
Apotek :

a. Gaji Apoteker (5 orang) : Rp 25.000.000


b. Gaji asisten apoteker (6 orang) : Rp 24.000.000
c. Gaji cleaning service, khusus apotek (3 orang) : Rp 8.400.000

Rp 57.400.000
Foodcourt :

a. Gaji cleaning service (4 orang) : Rp 11.600.000


b. Gaji pengelola foodcourt (manager) : Rp 7.000.000

Rp 18.600.000
Taman :

a. Gaji pengelola taman : Rp 5.000.000


b. Gaji tukang kebun (6 orang) : Rp 12.000.000

Rp 17.000.000

Total Gaji untuk Rumah Sakit Cita Hati Rp 1.533.000.000


V. PENUTUP

Harapan kami untuk mendirikan rumah sakit Cita Hati yang berbeda dengan rumah sakit
lainnya adalah agar semua kalangan masyarakat dapat terlayani dengan baik. Dengan konsep
yang berbeda dengan rumah sakit lainnya, kami mengharapkan rumah sakit Cita Hati dapat
menjadi rumah sakit yang dapat berkembang maju dan menyediakan fasilitas lengkap bagi
pasien dan keluarga pasien.
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan
kelompok kami. Tentu masih banyak kelemahan dan kekurangannya karena terbatasnya
rujukan atau referensi yang dalam pembuatan proposal kami ini. Besar harapan kami agar
dapat didirikannya Rumah Sakit Cita Hati ini. Atas perhatian dan kerjasama,kami ucapkan
terima kasih.

PROPOSAL RUMAH SAKIT


Agnes Astri (3203012102)
Sandra Puspita (3203012093)
Devina Ayu Lestari (3203012091)
Grace Novianti (3203012132)
Windy Widodo (32030130790)
Candra Aprilia Wulandari (3203013178)

Proposal Pendirian Rumah Sakit / Balai Pengobatan

PROPOSAL PENDIRIAN BALAI PENGOBATAN


BP / RB ARROKHMAN ARROKHIM

I. PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sejalan dengan hakekat pembangunan di bidang kesehatan yaitu meningkatkan derajat
kesehatan setiap individu yang mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan jasmani ,
rohani dan social.
Kesehatan adalah merupakan factor yang paling dominant dalam kehidupan masyarakat kita,
untuk itu diperlukan suatu lembaga atau balai yang bias menangani pelayanan di bidang
kesehatan.
Dengan melihat potensi yang ada di wilayah Kecamatan Rowosari baik potensi Sumber Daya
Manusia (SDM), potensi lingkungan maupun potensi penduduk yang kurang lebih mencapai
50.000 jiwa, belum ada suatu lembaga yang menangani tentang pelayanan kesehatan
terutama pada persalinan.
Dalam rangka untuk memenuhi tuntutan pelayanan kesehatan yang maksimal, sesuai dengan
apa yang diharapkan masyarakat kecamatan Rowosari, maka Yayasan ArRohma ArRohim
memandang perlu untuk mendirikan suatu lembaga kesehatan untuk melayani pelayanan
kesehatan masyarakat di wilayah Rowosari dan sekitarnya.
Sebagai warga desa yang sedang berkembang, sampai saat ini kita masih menghadapi banyak
permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam rangka upaya menanggulangi permasalahan
kesehatan tersebut pemerintah telah berupaya mengembangkan berbagai macam kegiatan
pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan tersebut selain dilaksanakan di sarana kesehatan
milik pemerintah juga sarana pelayanan milik swasta atau masyarakat sendiri.
Sistem kesehatan disusun untuk mendapatkan hasil guna kesehatan masyarakat secara
maksimal dengan cara mengefektifkan semua sumber daya manusia yang tersedia, juga
diperlukan adanya hubungan secara berjenjang dari tingkat yang tertinggi hingga tingkat
yang leih rendah dalam kaitan kualitas pelayanan masyarakat.
Disadari masih cukup banyak kendala yang harus diatasi untuk menjamin berhasilnya
berbagai pelayanan kesehatan tersebut.

Dalam kemajuan zaman di era globalisasi ini masyarakat indonesia semakin perduli dan sadar
akan pentingnya kesehatan dan tingkat pemanfaatan unit pelayanan kesehatan semakin
meningkat pula. Masyarakat di daerah inipun juga sadar akan pentingnya kesehatan itu
sehingga memerlukan tempat pelayanan kesehatan, namun sayangnya di daerah ini belum
terdapat tempat pelayanan kesehatan yang mudah di jangkau. Apabila masyarakat ingin
berobat atau sekedar berkonsultasi kepada petugas kesehatan, warga harus menempuh jarak
yang agak jauh dari tempat tinggal mereka. Jarak ini terkadang membuat warga menjadi
kembali acuh akan kesehatan, mereka tidak menghubungi petugas kesehatan atau
mengunakan tempat pelayanan kesehatan sebelum mereka benar-benar sakit yang tidak bisa
mereka tahan lagi atau setelah sakit yang mereka alami terjadi lama, sehingga setelah
menggunakan tempat pelayanan kesehatan mereka sudah dalam keadaan sakit yang sudah
dalam stadium lanjut. Sehingga terkadang penanganan penyakit itu menjadi terlambat atau
tidak bisa di sembuhkan lagi.

Oleh karena itu saya ingin membagun suatu tempat pelayanan kesehatan yang lebih mudah
dijangkau oleh warga sehingga warga dapat lebih mudah menjangkau tempat pelayanna
kesehatan dan di harapkan warga dapat mencegah kemungkinan penyakitnya menjadi lebih
parah atau untuk mengurangi kemungkinan komplikasi yang dapat ditimbulkan. Tingkat
kesehatan warga akan meningkat dan seiring dengan itu kesejahteraannya juga akan
meningkat pula.

B. Visi, Misi, Maksud dan Tujuan


Visi : Menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kesehatan
Misi :
1. Sebagai tempat masyarakat untuk mengkonsultasikan masalah kesehatan yang mereka
alami.
2. Sebagai mitra Pemerintah dalam memberikan pelayanan prefentif dan kuratif serta
rehabilitatif.
3. Sebagai wujud pengabdian pada masyarakat dengan ikut serta dalam usaha warga untuk
meningkatkan derajad kesejahteraan melalui peningkatan kesehatan.
4. Menjalankan pengobatan sesuai prosedur, berkualitas dan dapat terjangkau oleh semua
kalangan masyarakat.
5. Memberikan pelayanan medis dasar yang berbasis Murah Terjangkau

Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan Balai Pengobatan dan Rumah Bersalin Ar Rohman Ar Rohim adalah :
1. Meningkatkan derajat kesehatan jasmani dan rohani.
2. Meningkatkan dan memberdayakan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang
paramedic
3. Meningkatkan kehidupan social ekonomi
4. Memerikan pelayanan kepada masyarakat dalam idang kesehatan.

C. DATA BALAI PENGOBATAN


1. Nama Perusahaan : Balai Pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIM
2. Bidang Usaha : Balai pengobatan
3. Jenis Produk / Jasa : Memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat

4. Alamat : Desa Rowosari Kec. Rowosari Kab. Kendal


5. Nomor Telepon : 085 727374 455

6. Nomor Fax - :
7. Alamat E-mail : rudyardissa@yahoo.com
8. Situs Web :

9. Bank Perusahaan : Bank Jateng, BCA, BRI

10. Bentuk Badan Hukum : Yayasan AR-ROKHMAN AR-ROKHIM

11. Nomor Akte Pendirian :

12. N P W P :

13. Waktu Pembangunan : Bangunan sudah selesai dibangun tahun 2010

D. BIODATA PEMILIK / PENGURUS


1. Nama Suprayit, S.Pd.

2. Jabatan Direktur utama


3. Tempat dan Tanggal Lahir Kendal,

4. Alamat Rumah Desa Rowosari Kec. Rowosari Kab. Kendal

5. Nomor Telepon 08122527669

6. Nomor Fax -

7. Alamat E-mail rudyardissa@yahoo.com

8. Pendidikan Terakhir Sarjana Pendidikan

9. Pengalaman Kerja

II. ASPEK SUMBERDAYA MANUSIA

Balai pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIM memiliki tenaga kerja yang terdiri dari
1. Dokter penanggung jawab
2. Dokter jaga
3. Manager
4. Perawat profesional 1 orang
5. Cleaning service 1 orang ( merangkap menjadi penjaga malam)

A. STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI
PANITIA PENDIRI RB & BP AR ROHMAN AR ROHIM
KEC. ROWOSARI KAB. KENDAL

Penanggung Jawab : Yayasan Ar Rohman Ar Rohim Rowosari - Kendal


Ketua : H. Suprayit, S.Pd.
Wakil Ketua : Anurochim, S.I.P.
Sekretaris : Drs. Rudy Pujihanto
Bendahara : Teguh Waluyo, S.Pd.

Bidang Medis : dr. Umiati


Bidang Humas : Drs. H. Mahlum
Ahmad Damiri, S.Pd.I
Bidang Pembangunan : Sodikin, S.Pd.
Sutrimo, S.Pd. I.
Bidang Pengembangan : H. Masud
Sabrowi
Bidang Perlengkapan : Rozikin
Sumari Sulkhan
B. Susunan Tugas Operasioal
1. Direktur
Bertugas sebagai pemimpin dari Balai Pengobatan AR-ROKHMAN AR-
ROKHIM tersebut, agar segala macam kegiatan yang direncanakan dapat tercapai dan dapat
mencapai sasaran.
Mengatur dan bertanggung jawab terhadap kinerja bawahannya.
Donatur tetap setiap acara yang diadakan Balai Pengobatan

2. Manager
Menentukan dan mengatur pembagian tugas karyawan.
Merumuskan pokok-pokok kebijaksanaan dalam bidang produksi/pelayanan, pemasaran,
dan keuangan.
Bertanggung jawab dalam menyeleksi tenaga kerja yang mau bekerja di balai pengobatan
Kampoeng Sehat
Menjalin relasi dengan pihak lain dalam setiap kegiatan yang dilakukan balai pengobatan.
Mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan Balai pengobatan.

3. Dokter Penanggung Jawab


Bertanggung jawab atas semua kegiatan di Balai Pengobatan AR-ROKHMAN AR-
ROKHIM
Bertanggungjawab terhadap pelaksanan pengobatan
Berperanserta melayani pasien dalam pengobatan
Memberikan pelimpahan/penjelasan kerja pada bawahannya (dr. Pelaksana)
Melakukan kunjungan rumah ( home care)

4. Dokter Pelaksana
Melayani pasien sesuai tugas
Memberikan konseling sesuai dengan permasalahan kesehatan yang di alami pasien
Bergantian sif dengan dr. Penanggung jawab dalam bertugas
Melakukan kunjungan rumah ( home care)

5. Perawat Pofesional
Melakukan kunjungan rumah/homecare
Melakukan asuhan keperawatan
Mengontrol tindakan yang dilakukan oleh perawat vokasional
Mengatur pelaksanan kegiatan keperawatan di Balai Pengobatan
Bertanggung jawab atas pembukuan keuangan harian
Bertugas setiap hari untuk menerima pasien/administrasi
Memberikan obat kepada pasien berdasarkan resep dokter
Melakukan tindakan keperawatan pada pasien
Melakukan kunjungan rumah bersama perawat profesonal/dokter bila di perlukan

6. Cleaning service
Sebagai tenaga yang memberikan kenyamanan dengan menjamin kebersihan ruangan
Balai pengobatan
Membersihkan peralatan dan Balai Pengobatan
Sebagai penjaga malam balai pengobatan

III. ASPEK PASAR


ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
a) PRODUK / JASA YANG DIHASILKAN
KEUNGGULAN YANG DIMILIKI
Produk yang kami jual adalah pelayanan kesehatan yang diberikan pada masyarakat.
Keunggulan dari balai pengobatan kami adalah pelayanan kesehatan dilakukan oleh dokter
yang profesional dan memiliki Surat Ijin Praktek yang bekerja pada jam praktek. Selain itu
balai pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIMjuga melayani pembelian Khitanan dan
konsultasi KB, yang akan dilayani oleh perawat yang jaga maupun dokter jaga setiap hari.

b) GAMBARAN PASAR
DATA PENGHASILAN PASIEN BERKUNJUNG (1 5 TAHUN YANG AKAN
DATANG)
Penurunan atau kenaikan pasien yang berkunjung biasanya disebabkan oleh cuaca, hari biasa/
hari keagamaan, dll. Dan biasanya kenaikan jumlah pasien yang berkunjung terjadi pada hari
raya keagamaan, hal ini terjadi karena arus mudik. Selain itu perubahan cuaca yang terjadi
juga menyebabkan kondisi kesehatan masyarakat bisa terganggu, dan mereka berkunjung ke
balai pengobatan.

KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG AKAN DILAKUKAN


PERSONAL SELLING
Personal selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu, muka yang ditujukan untuk
menciptakan, memperbaiki, menguasai dan mempertahankan hubungan pertukaran yang
saling menguntungkan dengan pihak lain. Di klinik sehat sejahtera, kami melakukan personal
selling dengan cara pelayanan yang diberikan dokter kepada pasien dilakukan semaksimal
mungkin dan menggunakan bahasa komunikasi yang santun dan ramah tamah. Selain itu
pasien selalu diberi kontrak agar kembali berobat di klinik apabila sakit yang diderita belum
sembuh atau obat yang dikonsumsi habis, dan juga apabila akan dirujuk ke rumah sakit. Dan
hasilnya sebagian pasien banyak yang kembali berobat di klinik Sehat Sejahtera

BROSUR
Kami telah membuat brosur yang berisi ajakan pada masyarakat agar berobat di balai
pengobatan sehat sejahtera, selain itu kita juga memasang papan nama balai pengobatan kita
di depan klinik dan juga kami mencetak plastik pembungkus obat yang diberi nama balai
pengobatan kami, dan hasilnya banyak yang berkunjung ke klinik balai pengobatan sehat
sejahtera.

FASILITAS
Fasilitas yang akan kami dirikan guna mendukung kemajuan balai pengobatan ini hdala
sistem pendaftaran yang diatur menggunakan sistem komputerisasi, sehingga pasien yang
sudah terdaftar data kami simpan untuk riwayat kesehatan. Selain itu, kami merencanakan
area bermain anak-anak sebagai media penghibur bagi pasien yang berobat ke Balai
pengobatan Kampoeng sehat.

KEMITRAAN
Kemitraan disini hdala bekerja sama dengan para tukang ojek. Angkutan didaerah balai
pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIMmaz Sangay minim, sehingga kami menggalang
verja sama dengan para tukang ojek agar setia mengantarkan pasien berobat ke balai
Pengobatan Kampoeng sehat. Bonus yang kami casi pada tukang ojek adalah Rp. 5000/
pasien yang diantar keBP. Kampoeng Sehat.

c) TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU


Target utama yang dituju adalah masyarakat yang berada disekitar lingkungan BP. AR-
ROKHMAN AR-ROKHIM mencakup kecamatan Rowosari dan Kecamatan Kangkung.
d) PROYEKSI KUNJUNGAN PASIEN
Diperkirakan dari bulan pertama sampai bulan ke-12 akan selalu mengalami peningkatan
pendapatan, pertama karena nama balai pengobatan yang mulai terkenal, selanjutnya karena
kebutuhan masyarakat akan kesehatan yang semakin meningkat, dll.

STRATEGI PEMASARAN
Dengan memasang sepanduk di tempat tempat umum yang setrategis.
Bekerja sama dengan kelompok PKK di setiap desa untuk mempromosikan ke masyarakat
Melakukan kunjungan rumah guna melihat perkembangan pasien yang pernah berobat
Berperan serta dalam kegiatan POSYANDU
Memberikan sofenir buat anak-anak yang sunat
Ruangan menggunakan pendingin Ac
Area klinik menggunakan fasilitas Hot Spot, agar warga pedesaan pun mampu mengakses
internet.
Bekerja sama dengan tukang ojek yang mengantarkan pasien dengan memberikan komisi
sebesar Rp. 5000 / pasien yang diantarkan.
Pendataan pasien menggunakan sistem komputerisasi

ANALISIS PESAING
PESAING KEUNGGULAN KELEMAHAN

IV. ASPEK FIANASIAL/MODAL

1. Rehabilitasi Gedung = Rp 300.000.000


2. Perijinan = Rp 13.000.000
3. Biaya pegawai = Rp 5.000.000
4. Sarana Prasarana (etalase, kursi&meja) = Rp 7.500.000
5. Oxigenasi = Rp 2.000.000
6. Alat bedah minor 3 set@175.000 = Rp 525.000
7. Standar infus 1 buah = Rp 150.000
8. Sterilisator 1 buah = Rp 1.000.000
9. Tensi Meter air raksa 2 @ 500.000 = Rp 1.000.000
10. Tensi meter biasa 1 @ Rp.125.000 = Rp 125.000
11. Termometer Air raksa 2 buah @ 8.000 =Rp 16.000
12. Kartu rawat jalan 1000 lbr = Rp 150.000
13. Tempat sampah 5 buah = Rp 125.000
14. Cauter = Rp 2.000.000
15. obat-obatan = Rp 5.000.000
16. Alat tulis kantor = Rp 200.000
17. Kasa gulung = Rp 50.000
18. Lampu philip 4 buah @ 30.000 = Rp 120.000
19. Keset 2 buah @ 15.000 = Rp 30.000
20. Lap tangan 3 buah @ 10.000 = Rp 30.000
21. Jam dinding 1 buah = Rp 50.000
22. Sepuit 3 dus @ 100.000 = Rp 300.000
23. Alcohol, betdin dll = Rp 500.000
24. Biaya promosi = Rp 2.000.000
25. Alat tes gol darah,AS urat & kolesterol = Rp 1.000.000
26. Ac 2 @ 2.000.000 = Rp. 4.000.000
27. Seperangkat Komputer = Rp. 4.000.000
28. Jaringan internet = Rp. 2.000.000
TOTAL = Rp.333.071.000

A. Denah ruangan Balai Pengobatan


keterangan:
R1. Ruang periksa R2. Ruang tindakan
R3. Tempat cuci tangan R4. Meja administrasi
R5. Lemari Obat R6. Tempat Kartu rawat jalan pasien
R7. Ruang Tunggu Pasien/antrian R8. Wc/kamar mandi
R9. Arena bermain anak R10. Komputer

B. Alur Pelayanan

Pendaftaran/administrasi

R. Tunggu

Ruang periksa/ tindakan

Penerimaan obat

Konseling

Pembayaran administrasi

V. Aspek Aksesibiliti

A. Balai pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIMmelayani:

1. KB
2. Pemeriksaan Umum
3. Sirkumsisi laser
4. Persalian
5. Konsultasi kesehatan/remaja
6. Laboratorium (guladarah, AS urat, kolesterol dan golongan darah)
7. Tindakan medis dasar
8. Pelayanan Gawat darurat sederhana (hecting, perwatan luka, insisi, eksisi jaringan lypoma)
9. Pemeriksaan kesehatan /surat keterangan dokter

B. Tarif per pasien yang berobat

1. Administasi Rp 5.000
2. Sirkumsisi Rp 300.000
3. Kb
a. Suntik 1 bulan Rp 20.000
b. Suntik 3 bulan Rp 30.000
c. Pil Rp 15.000
4. Konsultasi Rp 15.000
5. Surat keterangan sehat Rp 5.000
6. Laborat
a. Gula darah Rp 25.000
b. Asam urat Rp 25.000
c. Gol darah Rp 15.000
d. Kolesterol Rp 25.000
7. Perawatan luka Rp 40.000
8. Berobat Rp 30.000
9. Hecting up Rp 80.000
10. Hecting Rp 100.000

VI. Aspek social

Balai pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIMjuga akan membantu masyarakat sekitar


agar dapat meningkatkan derajad kesehatan mereka dan membantu warga kurang mampu
agar tetap bisa merasakan pelayanan kesehatan dengan biaya yang mereka dapat
menjangkaunya. Balai ini juga turut serta dalam upaya-upaya promotif untuk mencegah
terjadinya penyakit tertentu pada masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan
bersih.
Masyarakat sumber sebagaian besar adalah petani lahan dan peternak. Perekonomian
masyarakatnya pun berkecukupan namun masih ada juga warga yang tergolong miskin.
Tempat tinggal mereka masih ada yang berlantai tanah dan dindingnya dari papan atau
kayu.Pada umumnya warga sudah tidak terlalu memegang erat budaya dan adat istiadat jawa
yang masih mengikat masyarakat, termasuk budaya yang berlawanan dengan pengobatan
pada tim medis. Seperti orang hamil tidak boleh makan yang amis-amis. Namun karma
sangat minimnya tempat pelayanan kesehatan sehingga banyak dari mereka yang hanya
menggunakan sarana pengobatan tradisional seperi dukun, kiyai, jamu dll, dalam mencari
pengobatan akan tetapi hal ini bukan berrarti adalah cara mereka menolak berobat ke
pelayanan kesehatan.

VII. Analis Fiancial

1. Biaya total
Total modal awal usaha untuk mendirikan Balai Pengobatan AR-ROKHMAN AR-ROKHIM
kurang lebih adalah Rp 350.571.000
2. Pegeluaran/bulan

a. Gaji
dr. penanggung jawab Rp 300.000
dr. pelaksan Rp 1.000.000
Perawat provesonal Rp 900.000
Perawat vokasional Rp 700.000
Bidan Rp 900.000
Cleaning service Rp 300.000

b. Listrik Rp 200.000
c. Alat habis pakai Rp 800.000
d. Obat-obatan Rp 2.000.000
e. Plastik obat Rp 20.000
f. Alat tulis Rp 20.000
g. Telpon Rp 100.000
h. Akses internet Rp. 350.000
Total Rp 7.490.000

3. Income/bulan

Bila program yang di rencanakan dapat terlaksana dengan biak, dengan perkiraan pasien
berobat sekitar 20 pasien per hari dengan beraneka ragam pelayanan dengan tarif minimal Rp
15.000/pasien berobat sakit, maka income per bulan dengan rincian sebagai berikut:
a. Tes gula darah 6 org Rp 150.000
b. Tes Asam urat 8 org Rp 200.000
c. Cek gol darah 5 org Rp 75.000
d. Cek kolesterol 7 orang Rp 175.000
e. Pasien berobat sakit 407 org Rp 15.210.000
f. KB 48 orang Rp 1.020.000
g. Sirkumsisi 4 Rp 1.200.000
h. Pasien dengan tindakan medis 14 Rp 2.000.000
i. Pasien Partus 1 org Rp 900.000
Total Rp 20.930.000

4. Profiet
= TR TC
= Profiet
TR = total refenyu
TC = total Cost
Pemasukan per bulan = Rp 20.930.000
Pengeluaran per bulaan = Rp 7.490 .000

Jadi keuntungan bersih yang diperoleh per bulan dari Balai Pengobatan AR-ROKHMAN
AR-ROKHIM sekitar Rp. 13.440.000, bila penghasilan yang di peroleh seperti tersebut diatas
maka dalam jangka waktu 36 bulan sudah mampu mengembalikan modal awal usaha yang
sebesar Rp 350.571.000

Anda mungkin juga menyukai