Anda di halaman 1dari 2

RUMAH SAKIT BINA KASIH

JL. Samanhudi No. 3-5


Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU
KEPUTUSAN DIREKTUR
RUMAH SAKIT BINA KASIH PEKANBARU
Nomor : 002/RSBK-KPS/SK-Dir/VI/2015

TENTANG :
Pedoman Pola Ketenagaan Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru.

MENIMBANG : a. bahwa untuk meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit Bina Kasih


Pekanbaru diperlukan adanya pedoman pola ketenagaan dalam
melaksanakan kegiatan pelayanan dirumah sakit.
b. Bahwa dalam mencapai tujuan butir a diatas perlu ditetapkan melalui surat
keputusan Direktur Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru.

MENGINGAT : 1. Keputusan Menteri Kesehatan No.81 Tahun 2004 tentang pedoman


penyusunan perencanaan SDM Kesehatan
2. Undang undang No.13 Tahun 2009 tentang Ketenagakerjaan
3. Undang Undang No.44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

MEMUTUSKAN,
MENETAPKAN :
PERTAMA : Memberlakukan pedoman ketenagaan di Rumah SakitBina Kasih Pekanbaru.
KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian
Hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan
Sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Pekanbaru.
Pada tanggal :08 Juni 2015
Direktur RS. Bina Kasih Pekanbaru

Dr. Noorchalis Asnawi,M,Kes


Direktur
RUMAH SAKIT BINA KASIH
JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU
Lampiran
Keputusan Direktur RS. Bina Kasih Pekanbaru.
Nomor :002/RSBK-KPS/SK-Dir/VI/2015
Tanggal : 08 Juni 2015

Kebijakan Pedoman Pola Ketenagaan Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru :


1. Bahwa rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan berfungsi untuk melaksanakan
upaya kesehatan.
2. Bahwa dalam menjalankan fungsinya ditandai dengan peningkatan mutu Rumah Sakit
dimana mutu Rumah Sakit dipengaruhi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) baik secara
kualitas maupun kuantitas.
3. Bahwa pola ketenagaan adalah pengaturan proses mobilisasi potensi, proses motivasi
dan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam memenuhi kepuasan untuk
tercapainya tujuan individu dan organisasi.
4. Bahwa perencanaan ketenagaan harus benar-benar diperhitungan sehingga tidak
menimbulkan dampak pada beban kerja yang tinggi supaya kualitas pelayanan tetap
terjaga.
5. Bahwa proses penerimaan staf perlu disesuaikan dengan perencanaan staf yang
diwujudkan dalam suatu Pola Ketenagaan Rumah Sakit.
6. Bahwa monitoring dan evaluasi pelaksanaan pedoman pola ketenagaan di Rumah Sakit
Bina Kasih dilakukan oleh Divisi SDM beserta Direktur Rumah Sakit Bina Kasih.

Direktur Rumah Sakit Bina Kasih

(dr. Noorchalis Asnawi, M.Kes)