Anda di halaman 1dari 46

LAPORAN KEMAJUAN BELAJAR MANDIRI

KETIGA KEAHLIAN MATEMATIKA

NAMA PESERTA : ITA ERIKA, S.Pd

NUPTK : 7138761663210133

NO PESERTA : 17066418010037

SEKOLAH ASAL : SMAN Unggul Subulussalam

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROFESI GURU

TAHUN 2017
A. RINGKASAN MATERI

6. PERSAMAAN KUADRAT

6.1. Uraian Materi

7. PROGRAM LINIER

7.1 Sistem Persamaan Linier

7.2 Program Linier

7.3 Model Matematika

6. SISTEM BILANGAN REAL DAN PERPANGKATAN

6.1. Sistem Bilangan Real

6.2. Bilangan Berpangkat

7. LOGIKA MATEMATIKA

9.1 K

9.2 K

6. BANGUN DATAR

10.1 Uraian Materi


10.2
B. MATERI YANG SULIT DIPAHAMI
6. Persamaan Kuadrat
7. Program Linier
8. Sisten Bilangan Real dan Perpangkatan
9. Logika Matematika
10. Bangun Datar

C. MATERI ESENSIAL YANG TIDAK ADA DALAM SUMBER BELAJAR

6. Persamaan Kuadrat
7. Program Linier
8. Sisten Bilangan Real dan Perpangkatan
9. Logika Matematika
10. Bangun Datar
D. MATERI YANG TIDAK ESENSIAL NAMUN ADA DALAM SUMBER

BELAJAR

6. Persamaan Kuadrat
7. Program Linier
8. Sisten Bilangan Real dan Perpangkatan
9. Logika Matematika
10. Bangun Datar

E. JAWABAN SOAL URAIAN


6. PERSAMAAN KUADRAT

6.1 Uraian Materi

a. Mengembangkan rumus jumlah hasil kali akar - akar persamaan kuadrat

Bentuk umum persamaan kuadrat : dan a, mempunyai akar - akar dan

Dari rumus abc diperoleh: = + dan = -

Maka : 1. + =
2. . =
3. =

Rumus yang sering digunakan

1. =

=(+ )( )

+ =

Menentukan persamaan kuadrat baru yang akar- akarnya dan

( )(- =0
x2 - ( + + ( +

Contoh

Tentukan penyelesaian dari persamaan kuadrat 2

Jawab 2

x = -2 atau x = -1

b. Menyelesaikan masalah persamaan atau fungsi kuadrat dengan menggunakan

diskriminan

nilai diskriminan adalah D =

Jenis - jenis akar - akar persamaan kuadrat

1. D, karena real / nyata

a. D kedua akar real berlainan

b. D = 0, kedua akar real sama ( kembar )

2. D kedua akar imajiner

3. D = r2 ,kedua akar rasional


Fungsi kuadrat dengan , mempunyai koordinat titik puncak ( , ) dan grafik berbentuk

parabola

Contoh

Buatlah sketsa grafik fungsi kuadrat y = (

Penyelesaian

a. Titik potong dengan sumbu X, jika y = 0

x = 0 atau x = -4

b. Titik potong dengan sumbu Y, jika x = 0

y = 02 + 4.0 = 0

Jadi, memotong sumbu y dititik ( 0,0 )

c. Persamaan sumbu simetri

x = = -2

d. Nilai stasioner

y = ( -2 )2 + 4 ( 2 ) = -4

e. Koordinat titik balik

( -2 , -4 )
7. PROGRAM LINIER

7.1 Sistem Persamaan Linier

Bentuk umum sistem persamaan linier dua variabel

Sedangkan bentuk umum persamaan linier tiga variabel

Penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel maupun tiga variabel dapat

dilakukan dengan metode berikut

a. Metode grafik
b. Metode substitusi

c. Metode eliminasi

d. Metode gabungan ( eliminasi dan substitusi )

e. Metode determinan

Contoh

Umur pak Andi 28 tahun lebih tua dari umur Amira. Umur bu Andi 6 tahun lebih muda

dari umur pak Andi. Jika umur pak Andi, bu Andi, dan Amira 119 tahun, maka jumlah

umur Amira dan bu Andi adalah...

Penyelesaian

Misalkan umur pak Andi = x, umur Amira = y, dan umur bu Andi = z

x = 28 + y ...... (1)
z = x - 6 ........ (2)
x + y + z = 119....(3)
dengan menjumlahkan pers (1) dan (2) didapatkan

2x = y + z + 34 atau 2x - y - z = 34 .....(4)

Dengan menjumlahkan pers (3) dan (4) didapatkan

x + y +z = 119

2x -y - z = 34 (+)

3x = 153

X = 51
Sehingga didapat y = 23, z = 45

Jumlah umur Amira + bu Andi = 23 + 45 = 68

7.2 Program Linier

Program linier adalah suatu metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang

berkaitan dengan optimasi linier ( nilai maksimum dan nilai minimum )

Teknik mementukan daerah himpunan penyelesaian

a. Buat sumbu koordinat kartesius

b. Tentukan titik potong pada sumbu x dan sumbu y

c. Sketsa grafiknya dengan menghubungkan titik - titik potongny

d. Pilh satu titik uji yang berada diluar garis

e. Substitusikan pada persamaan

f. Tentukan daerah yang dimaksud

Contoh

Sketsa daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear

Penyelesaian

x + 3y = 3

x y (x,y)
0 1 (0,1)
3 0 (3,0)

2x + y = 2

x y (x,y)
0 2 (0,2)
1 0 (1,0 )

y = 0 atau sepanjang sumbu x


titik uji adalah ( 3, 2 )

a. Diuji pada , didapatkan 3+ 3(2) = 9, (salah)

Sehingga daerah himpunan penyelesaian adalah sebelah atas dari garis

b. Diuji pada , didapatkan 2.3 + 3 = 8 ( benar )

Sehingga daerah himpunan penyelesaian adalah sebelah atas dari garis

c. Titik ( 3, 2) terletak diatas garis y = 0 sehingga daerahnya diatas sumbu x

7.3 Model Matematika

Model matematika adalah bentuk penalaran manusia dalam menerjemahkan

permasalahan menjadi bentuk matematika

Contoh
Sebuah area parkir dengan luas dengan luas 3.750 m2, maksimal hanya dapat ditempati

300 kendaraan yang terdiri dari sedan dan bus. Jika luas parkir untuk sedan 5m2 dan

bus 15m2 , tentukanlah model matematikanya

Jawab : Misalkan x = banyak sedan

y = banyak bus

Model matematikanya adalah : untuk banyak kendaraan

untuk luas kendaraan

untuk

8. SISTEM BILANGAN REAL DAN PERPANGKATAN

8.1 Sistem Bilangan Real

Himpunan bilangan real dinotasikan sebagai merupakan gabungan dari himpunan

bilangan rasional dan himpunan bilangan irasional

Himpunan bilangan rasional dinotasikan sebagai

={ =, dengan , , 0 }

bilangan rasional dapat ditulis sebagai bentuk desimal yang berhenti atau berulang,

sebagai contoh 2=2,0000 14=0,2500sedangkan bentuk desimal yang tidak

berhenti atau tidak berulang disebut sebagai bilangan irasional misalnya

2=1,4142. , =3,14159.....
Sifat - Sifat Bilangan Real

TERHADAP OPERASI PENJUMLAHAN ( + )

1. Sifat tertutup, untuk setiap a,b,berlaku a + b

2. Sifat komutatif, untuk setiap a,b,berlaku a + b = b + a

3. Sifat asosiatif (pengelompokan), untuk setiap a,b,c berlaku ( a + b ) + c = a + ( b + c )

4. Terdapat 0 sehingga setiap a berlaku a + 0 = a

5. Setiap a terdapat -a sehingga a + (-a) = 0

TERHADAP OPERASI PERKALIAN

1. Sifat tertutup, untuk setiap a,b,berlaku a x b

2. Sifat komutatif, untuk setiap a,b,berlaku a x b = b x a

3. Sifat asosiatif (pengelompokan), untuk setiap a,b,c berlaku ( a x b ) x c = a x (bx

c)

4. Terdapat 1 sehingga setiap a berlaku a x 1 = a

5. Setiap a , a terdapat sehingga a x = a

SIFAT DISTRIBUTIF
Untuk setiap a,b,c berlaku

1. a x ( b + c) = ( a x b ) + ( a x c )

2. a x ( b - c ) = ( a x b ) - ( a x c )

Berikut adalah hal - hal yang perlu diperhatikan dalam operasi hitung pada sistem

bilangan real

1. Penjumlahan dan pengurangan berada pada tingkat yang sama

2. Perkalian dan pembagian berada pada tingkat yang sama

3. Operasi perkalian dan pembagian lebih tinggi tingkatnya daripada operasi penjumlahan

dan pengurangan sehingga harus dikerjakan lebih dahulu

4. Apabila terdapat opersai hitung campuran setingkat ,maka yang harus dikerjakan

terlebih dahulu adalah yang terletak disebelah kiri

5. Apabila dalam operasi hitung terdapat tanda kurung, maka yang lebih dahulu

dikerjakan adalah operasi hitung yang terletak pada tanda kurung

Contoh

Hitunglah nilai dari 6 : 3 + 7 x 5 - 3 : ( 2 + 1 )

Jawab

6:3+7x5-3:(2+1) = 6:3+7x5-3:3

= (6:3)+(7x5)-1
= 2 + 35 - 1 = 36

Untuk setiap a, b, c, d berlaku

1. ( -a) x ( -b ) = a x b

2. ( -a ) x b = ( a ) x ( -b) = - ( a x b)

3. ( -1 ) x a = -a

4. Untuk 0 dan d 0 berlaku, = ( a ) x ( d ) = ( b ) x( c )

5. Untuk 0 dan d 0 berlaku, + =

6. Untuk 0 dan d 0 berlaku, =

7. Untuk 0 dan d 0 berlaku, + =

8. Untuk 0 dan d 0 berlaku, = x

Contoh

1. + = = =

2. ( -2 ) x 5 = -10

3. ( -3 ) x ( -7 ) = 21

Misalkan a,b bilangan bulat positif berlaku

1. = -
2. = x

3. =

a. Persen

Persen disebut sebagai perseratus yaitu pecahan yang berpenyebut 100 yang

dinotasikan dengan , mengubah suatu pecahan biasa kedalam bentuk persen cukup

dengan cara mengubah penyebutnya menjadi 100.

1.2 Bilangan Berpangkat

=
Sebanyak n
Misalkan a,b merupakan bilangan real dan m,n merupakn bilangan bulat positif, maka

1.

2. n
=

m
3. =

4. = ,a

Misalkan a bilangan real, a dan m, n bilangan bulat positif berlaku

1. =

2. =1

3. =
4.

Bentuk Akar

Untuk setiap a, m dan n merupakan bilangan real dan a, n maka

Sifat - Sifat Bentuk Akar

Untuk setiap a, b, c, dan n merupakan bilangan real positif berlaku

1.

2. = x

3. =

4. =

Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar

1. = x =

2. = x = , a,b,c ,b,c

3. = x = , a,b,c ,b,c

2. LOGIKA MATEMATIKA
9.1. Menentukan Penarikan Kesimpulan dari Beberapa Premis

Pernyataan adalah kalimat yang memiliki nilai benar saja atau salah saja, tetapi tidak

kedua - duanya. Ingkaran / negasi dilambangkan dengan dibaca tidak benar bahwa p.

Jadi apabila pernyataan p bernilai benar maka ingkarannya bernilai salah begitupun

sebaliknya.

Berikut merupakan jenis - jenis dari pernyataan majemuk.

a. Konjungsi

b. Disjungsi

c. Implikasi

d. Biimplikasi

a. Konjungsi

Tabel kebenaran dari pernyataan majemuk konjungsi

p q
B B B
B S S
S B S
S S S

Konjungsi dari pernyataan bernilai benar ketika p dan q keduanya bernilai benar

Kata - kata yang membentuk konjungsi selain kata dan adalah meskipun, tetapi,

sedangkan, padahal, yang, juga, walaupun, dll


Contoh

Tentukan nilai kebenaran dari kalimat 2 + 6 = 8 walaupun Makassar bukan ibukota

provinsi Sulawesi selatan

Jawab

p= 2+6=8 (B)

q = Makassar bukan ibukota provinsi Sulawesi selatan (S)

Jadi, kalimat 2 + 6 = 8 walaupun Makassar bukan ibukota provinsi Sulawesi selatan

berdasarkan tabel kebenaran bernilai Salah

Catatan: Pada pernyataan majemuk kedua pernyataan tunggal boleh tidak memiliki

hubungan

b. Disjungsi

Tabel kebenaran dari pernyataan majemuk disjungsi

p q
B B B
B S B
S B B
S S S

Disjungsi dari pernyataan bernilai benar ketika salah satu dari p dan q bernilai benar

c. Implikasi

Tabel kebenaran dari pernyataan majemuk implikasi


p q
B B B
B S S
S B B
S S B

Pernyataan implikasi bernilai salah hanya ketika pernyataan p bernilai benar dan q

bernilai salah

d. Biimplikasi

Tabel kebenaran dari pernyataan majemuk biimplikasi

pq
B B B
B S S
S B S
S S B

Biimplikasi dari pernyataan bernilai benar hanya ketika pernyataan p dan q memiliki

nilai kebenaran yang sama.

2.2 Menentukan Ingkaran atau Kesetaraan dari Pernyataan Majemuk atau Pernyataan

Berkuantor

Jenis kuantor

Kuantor Penulisan Cara Baca


Universal Untuk semua x berlaku
Eksistensial , Ada beberap x berlakulah
Ingkaran Kuantor

Ingkaran Kuantor Cara Baca


( ) Ada beberapa x bukan
(, ) Semua x bukan

Contoh

Tentukan ingkaran dari pernyataan Semua anak - anak suka permen adalah

Jawab : Ada anak - anak yang tidak suka permen

2.3 Senilai / Ekuivalen

Pernyataan senilai dengan implikasi

bukan atau

( kontraposisi

Ingkaran implikasi

Cara penarikan kesimpulan dari dua premis

1. Modus Ponens

Premis 1

Premis 2 p

Kesimpulan : q
2. Modus Tollens

Premis 1

Premis 2

Kesimpulan :

3. Silogisme

Premis 1

Premis 2 q

Kesimpulan :

Contoh : Kesimpulan yang sah dari pernyataan berikut adalah....

Wawan rajin belajar maka naik kelas

Wawan dapat hadiah atau tidak naik kelas

Wawan rajin belajar

Jawab, misal : p = Wawan rajin belajar

q = Wawan naik kelas

r = Wawan dapat hadiah

Jadi diperoleh

P1 =
P2 = q

P3 = p

Jadi diperoleh dan q berdasarkan silogisme kesimpulannya

Kesimpulan jawabannya adalah Wawan dapat hadiah


3. BANGUN DATAR

10.1 Uraian Materi

1. Beberapa Istilah Dasar dalam Geometri

a. Titik

Titik dilambangkan dengan bulatan kecil ( dot ), hanya memiliki kedudukan dan tidak

memiliki panjang, lebar, ataupun ketebalan

b. Garis

Garis dinotasikan dengan mempunyai panjang tetapi tidak memiliki lebar

c. Sudut

Sudut merupakan gabungan dari dua buah sinar yang memiliki titik pangkal yang

sama

2. Segitiga

Segitiga adalah poligon yang mempunyai tiga sisi

a. Jenis - jenis segitiga berdasarkan kesamaan panjang sisinya

1. Segitiga Sebarang

Segitiga sebarang adalah segitiga yang ketiga sisi - sisinya tidak sama panjang
2. Segitiga sama kaki

3. Segitiga sama sisi

b. Jenis - jenis segitiga berdasarkan jenis sudutnya

1. Segitiga siku - siku

2. Segitiga lancip

3. Segitiga tumpul

c. Sifat - sifat pada segitiga

1. Jumlah dari dua sisi - sisinya lebih panjang dari sisi yang lainnya

2. Selisih panjang dari sisi - sisinya kurang dari panjang sisi - sisi yang lain

3. Jumlah sudut - sudut pada suatu segitiga adalah 1800

d. K
B.MATERI YANG SULIT DIPAHAMI

6. PERSAMAAN KUADRAT

Pada materi ini saya kesulitan adalah

7. PROGRAM LINIER

Pada materi ini kesulitan saya adalah

8. SISTEM BILANGAN REAL

Pada materi ini


9. LOGIKA MATEMATIKA

Pada materi ini

10. BANGUN DATAR


SOAL Uraian Bab VI Matematika

1. Pak Musa mempunyai kebun berbentuk persegi panjang dengan luas 192 m2. Selisih
panjang dan lebarnya adalah 4 m. Apabila disekeliling kebun dibuat jalan dengan lebar 2 m,
Tentukan luas jalan tersebut.

2. Sebuah roket ditembakkan ke atas yang lintasannya berbentuk parabola. Setelah 2 detik
peluru mencapai ketinggian 120 meter. Roket tersebut kemudian turun setelah mencapai
ketinggian maksimum 245 meter pada detik ke 7. Tentukan persamaan lintasannya.

3. Diketahui persamaan kuadrat y = definitif negative, tentukan nilai k


Penyelesaian

1. Diketahui :

Luas = p x l = 192 m2

P-l =4m p=4+l

Maka p x l = 192

( 4 + l ) x l = 192

4l x l2 -192 = 0

l2 + 4l - 192 = 0

( l + 16 ) ( l - 12)

l1 = - 16 atau l2 = 12

karena lebar tidak mungkin negatif maka l = 12 m

jika l = 12 maka p = 4 + 12 = 16 m

Keliling kebun dibuat jalan dengan lebar 2 m

Luas jalan kebun adalah : L1 = 16m x 2m x 2 = 64 m2

L2 = 8m x 2m x 2 = 32 m2

L1 + L2 = 64 m2 + 32 m2 = 96 m2

2
2. y = + yp
2
y= + 245
melalui titik ( 2, 120 )
2
120 = + 245
2
120 = + 245

120 = 25a + 245

-125 = 25a

-5 = a

Substitusikan a = -5
2
y= + 245

y = -52 + 245

y = -5

y = -5x2 + 70x - 245 + 245

y = -5x2 + 70x

Maka persamaan lintasan peluru adalah y = -5x2 + 70x

3. Persamaan kuadrat y = definitif negative

Nilai k adalah

y= a = -3, b = -k, c = 7

Syarat definitif negatif

k2 0

k2 - 84
Soal Uraian Bab VII Keahlian Matematika.

1. Untuk menambah penghasilan, seorang ibu setiap harinya memproduksi dua jenis kue
untuk dijual. Setiap kue jenis I modalnya Rp.200 dengan keuntungan 40%, sedangkan
setiap kue jenis II modalnyaRp.300 dengan keuntungan 30%. Jika modal yang tersedia
setiap harinya adalah Rp. 100.000 dan paling banyak hanya memproduksi 400 kue,
berapa persen keuntungan terbesar yang dapat dicapai ibu tersebut .

2. Himpunan penyelesaian system pertidaksamaan : adalah , maka nilai x0-y0

3. Selisih dua bilangan adalah 10, jika bilangan pertama dikalikan dua, hasilnya adalah tiga
kurangnya dari bilangan kedua, tentukan bilangan bilangan tersebut.

Penyelesaian

Jenis Misal Modal Keuntungan


Kue 1 x 200 40
Kue 2 y 300 30
Jumlah x + y = 400 200x + 300y = 100.000
1.

2x + 3y = 1000 2x + 3y = 1000

x+ y = 400 2x + 2y = 800 ( - )

y = 200

Substitusikan y = 200 ke x + y = 400 x + 200 = 400

x = 200

Keuntungan kue 1 = 200 x = 80

Keuntungan kue 2 = 300 x = 90


Persen keuntungan terbesar yang didapat ibu tersebut adalah

200x + 200y = 200 (80) + 200(90) = 16.000 + 18.000 = 34.000

Di ubah ke persen 34.000 = 100.000 x

34.000 =1000x

=x

34 = x

Maka persen keuntungan terbesar yang didapat ibu tersebut adalah 34

2.

Nilai adalah.....

Misalkan = x dan = y

3y - 2x = 21 6y - 4x = 42 (+)

11x = 55 maka =

Substitusikan x = 5 ke persamaan 3y - 2x = 21

3y - 2(5) = 21 y = -3 maka =

Jadi Nilai = =

3. Misal bilangan ke 1 = x

bilangan ke 2 = y
maka x - y = 10 x - y = 10

2x = y - 3 2x - y = -3 (-)

-x = 13

x = -13

x - y = 10

Jadi nilai x = -13 dan y = -23

Soal Uraian Bab VIII Keahlian Matematika


1. Harga sebuah buku kalkulus mula-mula Rp. . Jika harga buku tersebut naik
kemudian turun dari harga baru. Tentukan terakhir harga buku kalkulus tersebut!

2. Jika n bilangan bulat dengan n 2, maka nilai dari

3.

4. Pak Anto menemukan kesalahan siswa SMP yaitu Pada saat ditelusuri oleh Pak
Anto, terjadi dialog dengan siswa

Pak Anto: Apa alasanmu

Siswa: ya Pak, itu karena duanya dicoret, sehingga hasilnya seperti itu.

Pak Anto: Kenapa duanya yang dicoret?

Siswa: Saya Ingat yang Ibu jelaskan, kalau

Berdasarkan uraian di atas, maka kesalahan utama siswa adalah

Penyelesaian

1. Harga mula - mula buku kalkulus Rp. 80.000,00

Naik 60 = x Rp 80.000,00 = Rp. 48.000,00

Harga setelah naik 60 = Rp 80.000,00 + Rp 48.000,00 = Rp 128.000,00

Turun 30 dari harga baru = x Rp 128.000,00 = Rp.38.400,00

Maka harga terakhirnya adalah Rp 128.000,00 - Rp 38.400,00 = Rp 89.600,00

2. n bilangan bulat dengan n 2,


( ) ( ) () .... ( ) =

( ) ( ) () .... ( )

( )( ) ( ) .... (

3.

4. Soal yang diberikan pak Anto :

Jawaban siswa :

Kesalahan utama siswa adalah

Soal yang diberikan pak Anto adalah berbentuk pecahan, dengan pembilang berbentuk
bilangan berpangkat dan penyebut berbentuk bilangan bulat positif

Sedangkan sifat tidak berlaku untuk soal yang diberikan oleh pak Anto.

Sifat hanya berlaku jika nilai a dan bentuk bilangan a sama


Soal Uraian Bab IX Keahlian Matematika

1. Tentukan Kesimpulan dari premis-premis di bawah ini

2. Penarikan kesimpulan yang sah dari argumentasi berikut ini adalah

3. Tentukan Kontraposis dari pernyataan majemuk

4. Pernyataan yang setara dengan Jika harga BBM naik maka harga kebutuhan pokok
akan naik adalah

Penyelesaian

1.
Soal Uraian Bab X Keahlian Matematika

1. Diketahui ABCD jajaran genjang. Titik P dan Q berada secara berurutan di sisi AB dan DP
sehingga AP=1/3 AB , DQ=1/3 DP. Jika luas jajaran genjang ABCD adalah 36 cm2, maka
luas segitiga QBC adalah
2. Tentukan luas segitiga dari titik potong ketiga garis 2x + y = 4; x - y = 6 dan x = -1

Jawab

3. Diketahui Luas segitiga ABC pada gambar di sampinga adalah 50 cm2


AD:DB=BE: EC=CF:FA=2:3

Tentukkan luas segitiga DEF

Jawab:

Cara lain: