Anda di halaman 1dari 2

Anafilaktik Syok

No. Dokumen : SOP/UKP/


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : April 2016
Halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Erine Dwinda IP


Kertapati Nip.197801312006042012

1. Pengertian Penanganan komplikasi akibat anestasi yaitu syok anafilaktik adalah cara-cara
mengatasi komplikas yang mungkin terjadi pada setiap tindakan pengobatan pasien
Sebagai pedoman kerja bagi dokter/ dokter gigi/perawat/ perawat gigi/bidan menangani
2. Tujuan kejadian yang tidak diinginkan yaitu komplpikasi akibat anestesi yaitu syok anfilaktik di
Puskesmas Kertapati
Berdasarkan Keputusan Kepala Puskesmas Kertapati nomor. , tentang
3. Kebijakan Indikator mutu layanan klinis

4. Referensi Panduan Praktik klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, Edisi I
Tahun 2013

1. Anafilaktik syok
5.Prosedur
2. Oksigen

6. Langkah-langkah
1. Petugas menghentikan pemberian obat penyebab reaksi anafilaktik
2. Petugas membaringkan pasien dengan tungkai lebih tinggi dri kepala, berikan
oksigen
3. Petugas memeberikan injeksi adrenalin 1: 1000 (1mg/ml) perlahan-perlaha
4. Berikan Adrenalin 1: 1.000( 1mg/ml )
Segera secara IM pada otot Deltoideus, dengan dosis 0,3-0,5 ml (anak :
0,001 ml/kgBB) dapat diulangi tiap 5menit.
Pemberian Adrenalin IV terjadi apabila tidak ada respon pada pemberian
secara IM, atau terjaadi kegagalan sirkulasi dan syok dengan dosis dewasa
0,5 ml
Adrenalin 1: 1000 (1mg / ml) diencerkan dalam 10 ml larutan garam faali
dan diberikan selama 10 menit
5. Bebaskan jalan nafas dan atasi vital sign (tensi, nadi ,respirasi) sampai syok
teratasi.
6. Bila diperlukan rujuk pasien ke Rumah sakit terdekat dengan pengawasan
tenaga medis.

MULAI

Reaksi Anafilaktik

Oksigen 100 % 8 liter /menit


1
Adrenalin /efpinefrin (1:1.000) 0,3-0,5 ml IM (0,01mg/kgBB)

ULANGI 5-15 menit jika tidak ada perubahan klinis

Antihistamin 10-20 mg IM atau IV pelan

TERAPI TAMBAHAN

Berikan cairan IV 1-2 L jika tanda-tanda


syok tidak respon terhadap obat
Kortikosteroid untuk semua kasus berat
, berulang, dan pasien dengan asma
-Methylprednisolone 125-250 mg IV
-dexamethasone 20mg IV
-Hydrocortisone 100 mg IV pelan
Inhalasi short acting -2 agonist pada
bronkospasme berat
Vasopressor
Observasi 2-3 x 24jam , untuk kasus
ringan cukup 6jam
Berikan kortikosteroid dan Antihistamin
PO 3x 24jam

SELESAI

8. Hal-hal yang
perlu diperhatikan

Poli umum
9. Unit terkait
Poli anak
Poli gigi
Poli KIA-Kb

10. Dokumen Terkait Rekam Medis pasien

11. Rekaman No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan


historis perubahan