Anda di halaman 1dari 3

Demonstrasi Kedudukan Fetus

Tabel 1.1 Hasil Demonstrasi Kedudukan Fetus

No Kedudukan
Gambar Keterangan
1. Presentasi : Longitudinal anterior
Posisi : dorso sacral
Postur : kepala, leher, kaki depan dan kaki
belakang dalam keadaan lurus
Kedudukan fetus normal

2. Presentasi : Longitudinal Posterior


Posisi : dorso sacral
Postur : kepala, leher, kaki depan dan kaki
belakang dalam keadaan lurus
Kedudukan fetus normal

3. Presentasi : Longitudinal anterior


Posisi : dorso sacral
Postur : bilateral elbow flexion
Penanganan : fiksasi kepala setelah itu dilakukan
repulsi dan dilanjutkan dengan ekstensi sendi
bahu kiri sehingga kaki kiri menjadi unilateral
carpal flexion, lakukan repulsi lagi dan ekstensi
sendi siku kaki kiri sambil melindungi teracak
sehingga postur kaki kiri menjadi normal. Kaki
kiri difiksasi setelah itu dilakukan repulsi dan
dilanjutkan dengan ekstensi sendi bahu kanan
sehingga menjadi unilateral carpal flexion.
Lakukan repulsi lagi dan dilanjutkan dengan
ekstensi carpal sambil melindungi teracak
sehingga postur menjadi normal, setelah itu
dilakukan tarik paksa.
4 Presentasi : Longitudinal anterior
Posisi : dorso sacral
Postur : unilateral carpal flexion
Penanganan : fiksasi kepala dan kaki yang
posturnya normal dilanjutkan dengan repulsi
setelah itu ekstensi carpal sambil melindungi
teracak sehingga postur menjadi normal dan
dilanjutkan dengan tarik paksa.
5. Presentasi : Longitudinal Anterior
Posisi : dorso sacral
Postur : neck flexion
Penanganan : Fiksasi kedua kaki depan
dilanjutkan dengan repulsi, kemudian dilakukan
ekstensi leher sehingga kepala bertumpu pada
kedua kaki depan, lalu tarik paksa.

6. Presentasi : Longitudinal Posterior


Posisi : dorso sacral
Postur : unilateral hip flexion
Penanganan : fiksasi kaki yang posturnya normal
dilanjutkan dengan repulsi, setelah itu lakukan
ekstensi sendi pinggul sehingga menjadi
unilateral tarsal flexion. Repulsi lagi dan
dilanjutkan dengan ekstensi tarsal sambil
melindungi teracak sehingga posturnya menjadi
normal dan dilanjutkan dengan tarik paksa.
7. Presentasi : Longitudinal Posterior
Posisi : Dorso sacral
Postur : unilateral tarsal flexion
Penanganan : fiksasi kaki kiri dan dilanjutkan
dengan repulsi, kemudian lakukan ekstensi tarsal
sambil melindungi teracak sehingga postur
menjadi normal. Setelah itu lakukan tarik paksa.

8. Presentasi : Longitudinal Anterior


Posisi : dorso ilial kiri
Postur : bilateral elbow flexion
Penanganan : fiksasi kepala dilanjutkan dengan
repulse kemudian dilakukan rotasi 90 searah
jarum jam sehingga posisinya menjadi dorso
sacral. Lakukan repulsi lagi dan dilanjutkan
dengan ekstensi salah satu sendi bahu sehingga
menjadi unilateral carpal flexion. Repulsi lagi dan
lakukan ekstensi carpal sambil melindungi
teracak sehingga posturnya menjadi normal.
Setelah itu dilakukan penanganan terhadap sendi
bahu yang lainnya dengan cara kaki yang
posturnya sudah normal difiksasi kemudian
dilanjutkan dengan repulsi dan dilakukan ekstensi
sendi bahu sehingga posisinya menjadi unilateral
carpal flexion. Lakukan repulsi lagi dan
dilanjutkan dengan ekstensi carpal sambil
melindungi teracak sehingga posturnya menjadi
normal. Setelah itu dilakukan tarik paksa.
9. Presentasi : longitudinal anterior
Posisi : Dorso pubis
Postur : Kepala, leher, kaki depan dan kaki
belakang dalam keadaan lurus
Penanganan :
Fiksasi kepala dan kedua kaki depan setelah itu
dilakukan repulsi dan dilakukan rotasi 180searah
atau berlawanan arah jarum jam (tergantung
pada plasenta) sehingga posisi menjadi dorso
sacral dengan postur kepala bertumpu pada kedua
kaki. Setelah itu, dilakukan tarik paksa.
10 Presentasi : Transversal ventral
Postur : cephalo ilial kanan
Penanganan :
Repulsi daerah abdomen sambil melakukan versi
sehingga presentasi menjadi longitudinal anterior
dengan posisi dorso ilial kanan. Lakukan ligasi
kepala dan kaki setelah itu dilanjutkan dengan
repulsi dan rotasi fetus 90 berlawanan dengan
arah jarum jam sehingga presentasi menjadi
longitudinal anterior dan posisi dorso sacral,
setelah itu dilakukan tarik paksa.