Anda di halaman 1dari 15

Journal Rev iew;

Pe n g g u n a a n
Ge o Ge b r a , C a b r i 3 D ,
da n A u t o g r a p h
da la m P e m b e la j a r a n
M a t e m a ti k a

Rustam E. Simamora
NIM. 8166172058

Mata Kuliah
INTEGRASI ICT DALAM
PEMBELAJARAN
Kelas B MATEMATIKA
Pendidikan Matematika

Program Pascasarjana

Universitas Negeri Medan

2017
~=*=~
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Journal Review; Penggunaan GeoGebra, Cabri 3D, dan


Autograph dalam Pembelajaran Matematika

Rustam E. Simamora
NIM. 8166172058
Program Studi Pendidikan Matematika
Kelas B 2
Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Abstrak
Ulasasan jurnal ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah penggunaan
software, yaitu GeoGebra, Cabri 3D, dan Autograph pada pembelajaran
matematika. Dari hasil ulasan jurnal ini, diperoleh bahwa penggunaan software
tersebut memberi pengaruh positif pada pembelajaran matematika, secara
khusus pada topik Geometri. Pembelajaran dengan menggunakan media
pembelajaran berbasis teknologi terbukti lebih efektif dibanding pembelajaran
tradisional. Dengan bantuan media pembelajaran ini, siswa atau mahasiswa
lebih tertarik, lebih berminat, dan lebih mandiri dalam belajar topik Geometri.
Kata kunci: Autograph, Cabri 3D, Geometri, GeoGebra

1. Pendahuluan

Pada abad ke-21, kreativitas atau inovasi merupakan faktor yang penting
diperhatikan dalam proses belajar mengajar. Agar terwujud proses belajar
mengajar yang baik, guru biasanya mendesain pembelajaran yang diharapkan
bisa membantu siswa mencapai kompetensi.

Kurikulum pendidikan Indonesia, Kurikulum 2013 yang sedang berjalan


sekarang, meyakini paham konstruktivis sebagai pendekatan psikologi belajar
yang lebih baik dari paham lainnya untuk mengembangkan potensi siswa.
Sejalan dengan itu, model-model yang pembelajaran yang digunakan guru
dalam membelajarkan siswa, yang dalam hal ini pembelajaran matematika,

Hal. 2
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

menggunakan model-model berbasis konstruktivis, yang diantaranya model


Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan).

Skenario pembelajaran juga diharapkan menggunakan integrasi teknologi dalam


pembelajaran matematika untuk membantu siswa dalam belajar matematika
yang abstrak. Siswa-siswa di pendidikan dasar, bahkan mahasiswa yang sedang
menempuh pendidikan tinggi, dalam kehidupan nyatanya tak asing lagi dengan
penggunaan komputer dan internet. Oleh karenanya, penggunaan Information
and Communication Technology (ICT) perlu dipertimbangkan dalam mendesain
pembelajaran matematika.

Belajar matematika merupakan fokus utama institusi pendidikan di semua


jenjang. Ada banyak bukti bahwa mengajar matematika tingkat menengah atau
perguruan tinggi dengan perangkat lunak dinamis dapat menjadi efektif, lebih
efisien dan terutama menciptakan lingkungan belajar dan mengajar yang lebih
menyenangkan. Secara konseptual dan pedagogis, pembelajaran berbasis
teknologi telah memberi dampak positif pada pembelajaran matematika.
Pendekatan dengan bantuan teknologi membantu menggerakkan pengajaran
matematis dan belajar dari mode "berdiri dan mengantarkan" ke pembelajaran
kelompok aktif untuk mengembangkan potensi individu sebagai pemecah
masalah dan pemikir kritis yang efektif. Teknologi baru seperti komputer atau
kalkulator dapat mempengaruhi sistem pendidikan sehingga jika digunakan
secara strategis, teknologi memberi peserta didik kekuatan untuk
mengendalikan apa yang mereka pelajari.

Teknologi di bidang pendidikan memiliki dampak yang besar terhadap peserta


didik di seluruh dunia. Banyak orang meyakini bahwa teknologi akan hanya
membawa pengaruh buruk pada siswa di masa depan, sementara beberapa
orang percaya bahwa teknologi akan membantu siswa dalam pembelajaran
mereka. Semua siswa belajar secara berbeda, dan teknologinya adalah untuk
membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar. Teknologi memiliki
banyak efek berbeda pada pendidikan, khususnya, dalam meningkatkan

Hal. 3
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

pembelajaran siswa. Ketika teknologi dan metode pengajaran yang tepat


terintegrasi dalam pengajaran dan pembelajaran, dampak positif mungkin
diamati pada kognitif dan domain afektif.

Dalam pembahasan berikut akan diulas tiga jurnal yang membahas tentang
penggunaan produk teknologi dalam bentuk software dalam pembelajaran
matematika, yaitu GeoGebra, Cabri 3D, dan Autograph.

2. Software (Perangkat Lunak) GeoGebra, Cabri 3D, dan Autograph

2.1. GeoGebra

GeoGebra adalah software gratis dan multi-platform perangkat lunak yang dinamis
dalam mempelajari matematika untuk semua tingkat pendidikan yang
tergabung seperti; geometri, aljabar, tabel, grafik, statistik dan kalkulus dalam
satu paket. Softwere ini telah menerima beberapa penghargaan untuk software
atau perangkat lunak pendidikan di Eropa dan Amerika Serikat.

GeoGebra memiliki tiga jenis pilihan yang dapat digunakan dalam mode online
atau men-download dan menggunakannya dalam offline dan atau format
portabelnya juga dapat digunakan dalam seperti mode apa yang dibutuhkan

Karakteristik utama Geogebra

Perangkat lunak GeoGebra membantu pengguna menemukan lokus


objek.
Ini membantu pengguna memprediksi hasil ekstrem geometris masalah.
Hal ini sangat efektif dalam memecahkan, mengajarkan dan belajar
geometri analitik.
Karena GeoGebra adalah software yang dinamis, sangat berguna dalam
melakukan verifikasi masalah geometris
Membantu guru dalam mengajarkan definisi, teorema, pemecahan
masalah

2.2. Cabri 3D

Hal. 4
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Cabri 3D, Dynamic Geometry Software (DGS) Cabri 3D, merupakan software
geometri interaktif. Cabri 3D dengan versi terbarunya Cabri 3D V2 tersebut
diharapkan siswa-siswi dapat menyelesaikannya dengan cepat dan tepat.
Pemahaman secara mendalam tentang geometri berguna dalam berbagai situasi
dan berkaitan dengan topik-topik matematika dan pelajaran lainnya di sekolah.
Siswa-siswi lebih tertarik pada objek-objek pemodelan atau contoh-contoh
konkrit. Oleh karena itu diharapkan pembelajaran menggunakan media
pembelajaran yang mendukung salah satunya dengan menggunakan software
Cabri 3D.

Cabri 3D tidak hanya digunakan sebagai software yang mempresentasikan


matematika secara geometri tetapi juga dapat digunakan secara umum untuk
membangun kemudahan bermatematika dengan memunculkan bentuk-bentuk
yang menyerupai keaslian dari berbagai model. Software ini memberikan
kemudahan bagi siswa dan guru untuk mengeksplorasi berbagai bentuk dan
model geometri. Siswa bisa lebih aktif dalam pembelajaran dengan melakukan
eksplorasi di bawah bimbingan guru. Software ini juga memberikan kemudahan
kepada siswa untuk lebih mampu membuktikan teori dan konsep secara mandiri
dengan menggunakan sedikit perhitungan dan manipulasi sederhana.

2.3. Autograph

Software Autograph adalah program khusus yang digunakan dalam pelajaran


matematika. Autograph mempunyai kemampuan dua dimensi dan tiga dimensi
untuk topik-topik seperti transformasi, kerucut bagian, vektor, kemiringan dan
turunan. Autograph dapat juga digunakan untuk menggambar grafik statistik,
fungsi, vektor dan untuk mengubah bentuk. Dengan menggunakan software ini,
pengguna juga dapat mengamati bagaimana fungsi, grafik, persamaan, dan
perhitungan.

Secara real-time, pengguna bisa mengamati bagaimana fungsi, grafik,


persamaan, dan perhitungan. Autograph dapat digunakan untuk menggambar
grafik statistik, fungsi, dan vektor dan untuk mengubah bentuk. Ini juga

Hal. 5
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

memungkinkan pengguna untuk mengubah dan menghidupkan grafik, bentuk


atau vektor yang telah direncanakan untuk mendorong pemahaman konsep. Di
kelas matematika penggunaan Perangkat lunak matematis memungkinkan siswa
untuk memvisualisasikan dan lebih jauh memahami fenomena matematis dalam
kehidupan nyata.

Kelebihan menggunakan GeoGebra, Cabri 3D dan Autograph ini dalam


pembelajaran matematika adalah:

Mempengaruhi proses kerja dan meningkatkan produksi, khususnya


dengan meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses, dan
meningkatkan akurasi dan penyajian hasil, dengan demikian
berkontribusi terhadap kecepatan dan produktivitas pelajaran.

Memungkinkan siswa untuk memvisualisasikan dan lebih memahami


matematika dalam kehidupan nyata

Mengatasi kesulitan siswa dan konstruksi gambar, termasuk melewati


masalah yang dihadapi oleh siswa ketika menulis dan menggambar
dengan tangan dan memfasilitasi koreksi kesalahan, sehingga
meningkatkan rasa kemampuan siswa dalam pekerjaan mereka;

Pengajaran dengan mengintegrasikan Autograph di sekolah dapat


meningkatkan efektivitas dan kualitas mengajar

Meningkatkan variasi dan daya penarik aktivitas di kelas, khususnya


variasi format pembelajaran dan merubah suasana kelas dengan
memperkenalkan unsur bermain, menyenangkan, mengembirakan, dan
memperudah tugas yang sulit.

Mengembangkan kebebasan siswa dan pertukaran kelompok teman


sebaya, khususnya menyediakan kesempatan bagi siswa untuk latihan
mandiri lebih banyak dan bertanggung jawab, berbagi keahlian dan
saling mendukung.

Hal. 6
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Membantu guru dalam membuat siswa lebih memperhatikan papan


tulis interaktif dan bertindak sebagai media interaksi antara siswa atau
antara guru dan para siswa.

Menguatkan konsep.

Adapun kekurangan dari software-software ini dalah sebagai berikut :

Tidak bisa menyajikan cara untuk menyelesaikan masalah yang


diberikan, software ini hanya memberikan hasil.

Tidak ada evaluasi bagi siswa karena sifatnya hanya sebagai latihan
bagi siswa.

Tidak bisa menyelesaikan masalah secara analitis.

3. Pembahasan

3.1. Penggunaan Bantuan GeoGebra pada Model Pembelajaran Discovery


Learning

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Trung Tran et al., 2014 [1], diperoleh
bahwa dengan bantuan GeoGebra, proses belajar mengajar menjadi lebih efektif.
Software GeoGebra bersifat dinamis, sehingga sangat membantu pembelajaran
dengan model Discovery Learning. Model pembelajaran dengan bantuan software
ini lebih baik daripada pembelajaran konvensional dalam membelajarkan
geometri.

Riset ini menggunakan formulir responden 37 guru Sekolah Menengah Atas


(SMA) di Kota Ho Chi Minh, Vietnam untuk memeriksa kesesuaian Pembelajaran
Penemuan dengan bantuan GeoGebra. Melalui survei gagasan guru, diperoleh
bahwa penemuan pembelajaran dengan bantuan GeoGebra sesuai dengan
pembelajaran mandiri siswa dan meningkatkan efektifitas belajar mengajar pada
dasarnya.

Hal. 7
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Perangkat lunak GeoGebra membantu guru dalam mengajar matematika. Guru


bisa menggunakan software ini untuk mengetahui hasil dari masalah, untuk
memverifikasi masalah. Selain itu, software ini juga memberi guru kesempatan
untuk menciptakan masalah baru yang hasilnya segera diketahui. Perangkat
lunak ini efektif dalam mengajarkan konsep geometris, teorema dan definisi.
Pengelolaan pengajaran dan pembelajaran ditingkatkan. Interaksi antara guru
dan siswa menjadi baik lebih.

Riset ini juga menggunakan 282 siswa SMA di kota Ho Chi Minh, Vietnam
tentang penggunaan perangkat lunak GeoGebra untuk bantuan pembelajaran
penemuan. Diperoleh bahwa sebagian besar siswa yang tergabung dalam
Pembelajaran Penemuan dengan bantuan GeoGebra tertarik dan memanfaatkan
fitur perangkat lunak ini dalam proses pembelajaran mereka untuk
meningkatkan pemahaman mereka tentang pelajaran dan latihan. Riset ini
melaporkan tingkat belajar mandiri siswa dengan bantuan perangkat lunak
GeoGebra berada pada level yang baik.

Riset melalui jurnal ini melaporkan bahwa siswa-siswa berminat dengan


bantuan software ini. Melalui fitur-fitur pada perangkat lunak, siswa merasa
bahwa mereka dapat memecahkan masalah dengan bantuan perangkat lunak
dengan mudah dengan akurasi yang tinggi. Dengan bantuan software, siswa
bahkan merasa tidak perlu bantuan dari guru. Saat mereka menggunakan
software ini, mereka menjadi lebih kreatif. Mereka bisa menciptakan masalah
baru, kemudian memverifikasinya dengan software.

3.2. Penggunaan Cabri 3D pada Topik Geometri Analitik

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ertekin, 2014 [2], diperoleh bahwa
penggunaan software Cabri 3D lebih efektif daripada pembelajaran konvensional
dalam membelajarkan geometri analitik pada jenjang pendidikan tinggi.
Penelitian ini melaporkan software tersebut berpengaruh secara signifikan pada
kemampuan calon guru untuk menulis persamaan bidang khusus yang

Hal. 8
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

diberikan, untuk mengidentifikasi vektor pada bidang, menggambar grafiknya


dan menuliskan persamaan sebuah bidang yang disajikan secara grafis.

Perangkat lunak ini digunakan untuk memungkinkan siswa melihat secara


visual makna geometris dari variabel pada persamaan bidang dan untuk
meningkatkan pemahaman geometris dan algebra siswa.

Penelitian dilakukan selama musim semi tahun ajaran 2008-2009 dengan


partisipasi 78 siswa yang terdaftar di Departemen Pendidikan Matematika
Sekolah Dasar sebuah universitas negeri di Turki. Kelompok eksperimen dan
kontrol masing-masing terdiri dari masing-masing 26 dan 52 siswa. Peneliti
melakukan penelitian, yang terdiri dari empat pelajaran. Alat pengumpulan data
dikembangkan oleh peneliti dan termasuk 14 item uji. Enam pertanyaan menguji
kemampuan untuk menulis persamaan bidang khusus yang diberikan, untuk
mengidentifikasi vektor normal dari bidang dan untuk menggambar grafiknya.
Delapan pertanyaan meminta siswa untuk mengidentifikasi persamaan dari
bidang yang disajikan secara grafis. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dalam
kelompok eksperimen secara signifikan lebih berhasil daripada kelompok
kontrol dalam hal mengidentifikasi persamaan bidang khusus dan vektor normal
mereka dan menggambar grafiknya. Ini bisa jadi diterima sebagai indikasi
bahwa karena peluang visualisasi yang diberikan oleh dinamika Cabri 3D.

3.3. Penggunaan Autograph pada Pembelajaran Berbasis Teknologi

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Tarmizi et al, (2008) [3], diperoleh
bahwa dengan pembelajaran matematika dengan bantuan Autograph lebih
efektif dibanding pembelajaran metode tradisional, namun pembelajaran dengan
menggunakan kalkulator grafis masih lebih efektif dibanding dengan
pembelajaran berbantuan Autograph itu sendidiri.

Sesuai dengan yang dinyatakan sebelumnya, Autograph merupakan produk


teknologi yang dalam bentuk perangkat lunak dinamis untuk pengajaran
kalkulus, aljabar dan koordinat geometri. Ruang lingkupnya memiliki

Hal. 9
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

kemampuan grafik 2D dan 3D untuk topik seperti transformasi, bentuk kerucut,


vektor, kemiringan, dan turunannya. Secara real-time, pengguna bisa mengamati
bagaimana fungsi, grafik, persamaan, dan perhitungan; Autograph dapat
digunakan untuk menggambar grafik statistik, fungsi, dan vektor dan untuk
mengubah bentuk. Ini juga memungkinkan pengguna untuk mengubah dan
menghidupkan grafik, bentuk atau vektor yang telah direncanakan untuk
mendorong pemahaman konsep. Di kelas matematika penggunaan perangkat
lunak matematis memungkinkan siswa untuk memvisualisasikan dan lebih jauh
memahami fenomena matematis dalam kehidupan nyata.

Penelitian yang dilakukan Tarmizi (2008) ini bertujuan untuk menyelidiki indeks
efisiensi instruksional perangkat lunak interaktif Autograph dan Kalkulator
Grafis genggam dibandingkan dengan cara konvensional untuk mengajarkan
aljabar. Autograph memiliki 2D dan kemampuan grafik 3D untuk topik seperti
fungsi, transformasi, bentuk kerucut, vektor, lereng dan turunannya.

Di sisi lain, Kalkulator Grafis adalah alat praktis yang bisa digunakan untuk
pengajaran matematika yang mampu menciptakan figur geometrik, fungsi
grafik, ketidaksetaraan atau transformasi fungsi. Skala Penilaian Usaha Mental
Paas yang dikembangkan oleh Paas dan Merrienboer, 2004 digunakan untuk
mengukur efisiensi instruksional dari tiga cara pengajaran yang digunakan
dalam penelitian ini. Makanya benar-eksperimental Desain penelitian digunakan
untuk penelitian ini dengan siswa yang dipilih secara acak untuk diberikan ke
tiga kelompok. Empat tahap dilakukan: 1) Pengantar Perangkat Lunak, 2)
Pengantar Fungsi Kuadrat, 3) Pembelajaran dan pembelajaran terpadu
menggunakan perangkat lunak, 4) Pengujian menggunakan Tes Prestasi dan
Skala Penilaian Usaha Mental Paas. Data dianalisis dengan menggunakan
analisis ANOVA dan post-hoc. Pengajaran dan pembelajaran dengan
menggunakan Kalkulator Grafis ternyata efisien secara instruksional secara
signifikan, F (2, 98) = 11,1, p <.000 dibandingkan dengan mode konvensional dan
Autograph. Strategi konvensional menghasilkan usaha mental yang rendah dan
kinerja tinggi dibandingkan dengan penggunaan Autograph. Kondisi Kalkulator

Hal. 10
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Grafis sejauh ini menerapkan usaha mental relatif rendah dengan kinerja tinggi.
Kondisi Autograph membebankan usaha mental tinggi dengan kinerja rendah.
Masing-masing utilisasi teknologi ini dengan efisiensi instruksional yang terkait
mungkin bermanfaat bagi peneliti dan pendidik instruksional dalam
meningkatkan kinerja matematika dan juga dalam pemanfaatan teknologi dalam
pengajaran dan pembelajaran.

4. Kelebihan dan Kekurangan Jurnal

Jurnal-jurnal yang dibicarakan dalam ulasan ini cenderung fokus dalam


penelitian efektifitas software sebagai alat bantu dalam pembelajaran topik
Geometri dalam matematika.

4.1. Jurnal Pertama (Jurnal tentang GeoGebra)

Pada jurnal yang pertama ini, software GeoGebra adalah bagian, suatu
komponen, dalam desain pembelajaran.

a. Kelebihan Jurnal

Kelebihan jurnal pertama ini adalah:

Menggunakan pemaparan yang sangat jelas sehingga sangat mudah


dipahami oleh para pembaca jurnal.

Sistematika penulisan yang baik membuat jurnal mudah untuk ditelaah.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah survey dengan deskripsi


yang lugas.

b. Kekurangan Jurnal

Adapun kekurangan jurnal ini adalah:

Oleh karena pendekatan penelitian yang digunakan adalah survei yang


hasilnya bersifat deskriptif, maka jurnal ini tidak melaporkan sebesar
apakah peran GeoGebra dalam efektivitas pembelajaran. Karena seperti

Hal. 11
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

yang disampaikan sebelumnnya software ini hanya bagian dari model


pembelajaran.

Teknik sampling dalam penelitian ini tidak cukup jelas.

Topik matematika yang dibicarakan hanya sebatas masalah Geometri.

4.2. Jurnal Kedua (Jurnal tentang Cabri 3D)

Pada jurnal yang pertama ini, software GeoGebra adalah bagian, suatu
komponen, dalam desain pembelajaran.

a. Kelebihan Jurnal

Kelebihan jurnal pertama ini adalah:

Menggunakan pemaparan yang sangat jelas sehingga sangat mudah


dipahami oleh para pembaca jurnal.

Sistematika penulisan yang baik membuat jurnal mudah untuk ditelaah.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksperimen, namun


sebenarnya kuasi eksperimen, itu berarti kesimpulan lebih akurat
tentang pengaruh atau efektivitas model ini.

b. Kekurangan Jurnal

Adapun kekurangan jurnal ini adalah:

.Sebutan pendekatan eksperimen dalam penelitian ini kurang tepat,


semestinyanya kuasi eksperimen sebab banyak hal yang tak bisa
dikendalikan oleh peneliti. Mungkin saja efektivitas itu dipengaruhi
oleh karena faktor lain diluar perlakuan penelitian seperti, mahasiswa
sebelumnya telah mengenal dan terbiasa menggunakan software sejenis
namun bukan Cabri 3D.

Hal. 12
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Penggunaan software Cabri 3D dalam penguasaan materi konseptual,


karena proses penemuan konsep, tidak ditampilkan secara visual di
monitor komputer.

4.3. Jurnal Ketiga (Jurnal tentang Autograph)

a. Pada jurnal yang pertama ini, software GeoGebra adalah bagian, suatu
komponen, dalam desain pembelajaran.

a. Kelebihan Jurnal

Kelebihan jurnal pertama ini adalah:

Menggunakan pemaparan yang sangat jelas sehingga sangat mudah


dipahami oleh para pembaca jurnal.

Sistematika penulisan yang baik membuat jurnal mudah untuk ditelaah.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksperimen, itu berarti


kesimpulan lebih akurat tentang pengaruh atau efektivitas model ini.

b. Kekurangan Jurnal

Adapun kekurangan jurnal ini adalah:

Sebutan pendekatan eksperimen dalam penelitian ini kurang tepat,


semestinyanya kuasi eksperimen sebab banyak hal yang tak bisa
dikendalikan oleh peneliti. Mungkin saja efektivitas itu dipengaruhi
oleh karena faktor lain diluar perlakuan penelitian seperti, mahasiswa
sebelumnya telah mengenal dan terbiasa menggunakan software sejenis
namun bukan Autograph.

Penggunaan software Cabri 3D dalam penguasaan materi konseptual,


karena proses penemuan konsep, tidak ditampilkan secara visual di
monitor komputer.

Hal. 13
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

Penutup

Mengintegrasikan teknologi, yang dalam hal ini software, dalam pembelajaran


matematika, memberikan pengalaman positif terhadap siswa. Siswa lebih
tertarik dan lebih berminat dalam belajar matematika dengan adanya alat bantu
seperti GeoGebra, Cabri 3D, dan Autograph. Dengan software ini, siswa dapat
memvisualisasikan konsep-konsep matematika yang abstrak. Selain itu,
software-software ini memberikan tampilan dengan segera setelah dijalankan
sehingga memberikan siswa perbandingan setiap mereka melakukan perubahan.
Dalam penelitian eksperimen pada ulasan jurnal ini, jurnal kedua dan jurnal
ketiga, dilaporkan bahwa pembelajaran menggunakan software lebih efektif
dibanding dengan model pembelajaran konvensional atau tradisional.

Topik yang dibicarakan dalam jurnal-jurnal ini terbatas pada suatu topik
matematika, yaitu Geometri.

5. Bibliografi (Jurnal yang Diulas)


[1] Trung Tran, Ngoc-Giang Nguyen, Minh-Duc Bui, & Anh-Hung Phan. 2014.
Discovery Learning with the Help of the GeoGebra Dynamic Geometry
Software. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research,
Vol. 7, No. 1, pp. 44-57, August 2014.
Available on :
https://www.ijlter.org/index.php/ijlter/article/viewFile/120/50
(accessed : September, 3rd 2017)

[2] Erhan Ertekin. 2014. Is Cabri 3D Effective for the Teaching of Special Planes
in Analytic Geometry?. International Journal of Educational Studies in
Mathematics, 2014, 1 (1), 27-36, ISSN: 2148-5984
Available on :
http://www.ijesim.com/upload/dosya/son_ertekin_eng_is-cabri-3d-
effective-for-the-teaching-of-special-planes-in-analytic-
geometry_15492abfa55e87.pdf
(accessed : September, 4th 2017)

Hal. 14
Journal Review; Integrasi ICT dalam Pembelajaran Matematika
September 7, 2017

[3] Rohani Ahmad Tarmizi, Ahmad Fauzi Mohd. Ayub, Kamariah Abu Bakar, &
Aida Suraya Md. Yunus. 2008. Instructional Efficiency of Utilization of
Autograph Technology Vs Handheld Graphing Calculator for Learning
Algebra. International Journal of Education and Information Technologies, Issue
3, Volume 2, 2008
Available on :
http://www.naun.org/main/NAUN/educationinformation/eit-68.pdf
(accessed : September, 4th 2017)

Hal. 15