Anda di halaman 1dari 1

Sukses adalah ketika keberadaan kita dapat memberikan manfaat dan nilai lebih kepada

lingkungan tanpa memandang stratifikasi mapun diferensiasi sosial yang ada dalam masyarakat.
Sederhananya, saat kita merasa cukup atas segala apa yang dimiliki dan bisa menemukan
kebahagiaan dengan itu, juga tidak berpikir materi apa yang hilang, kerugian apa yang akan
dialami ketika kita membantu orang lain.

Jose Mujica, mantan Presiden Uruguay (2010-2015), presiden termiskin di dunia.

Kesan elit dan gaya hidup glamor nampaknya layak disandingkan dengan orang-orang
yang terjun di dunia politik, terlebih bagi pejabat negara. Tetapi nampaknya hal ini tak berlaku
untuk presiden termiskin dunia, Jose Mujica.

Mendonasikan 90% gaji yang diterimanya sebagai presiden, menolak tinggal di kediaman
resmi kepresidenan dan memilih tinggal hidup di tanah pertanian yang jauh dari ibukota adalah
beberapa contoh kecil bagaimana kesederhanaannya. Bahkan ia dan isterinya menanam sendiri
bunga-bunga di kebun miliknya yang menjadi pemasukan untuknya. Meskipun memerintah
Uruguay hanya lima tahun, tetapi sosok Jose Mujica hingga kini dirindukan rakyatnya. Kebaikan
dan kesederhanaannya telah membuat ekonomi Uruguay stabil dan meningkat. Rakyat yang tak
berpunya dan pengusaha kecil terbantu oleh sumbangannya. Karena jasanya itu, banyak tulisan-
tulisan ucapan terimakasih kepada presiden termiskin ini dari rakyatnya.

"Saya disebut presiden termiskin di dunia, tetapi saya tak merasa miskin. Orang miskin
adalah mereka yang bekerja hanya untuk menjaga gaya hidup mewahnya dan selalu
menginginkan lebih.

Rausanfiker Robby Maulana


5-15 / 29
DIII Akuntansi