Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS TINDAKAN KEPERAWATAN

DOPS

1. Tindakan keperawatan yang dilakukan


Melakukan imunisasi hepatitis

Nama klien :Bayi Ny. M


Diagnosa medis :

2. Diagnosa keperawatan
Kesiagaan untuk meningkatkan respon imun

3. Prinsip-prinsip tindakan dan rasional


3.1 Tahap prainteraksi
a. Mengecek program terapi
R: memastikan pasien dan terapi yang akan diberikan sudah benar.
b. Menyiapkan alat
R: mempermudah dalam melakukan tindakan
3.2 Tahap orientasi
a. Memberi salam, perkenalan diri, menanyakan nama pasien.
R: penerapan komunikasi terapeutik.
b. Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan.
R: memberikan informasi pada pasien tindakan yang akan dilakukan.
c. Menanyakan persetujuan pasien.
R: menghargai hak pasien.
3.3 Tahap kerja
a. Mencuci tangan
R: mengurangi penyebaran bakteri dan penularan penyakit.
b. Keluarkan PID dari kemasan
R: mempersiapkan alat
c. Dorong dan tekan dengan cepat penutup jarum ke dalam port
R: mencegah terlepas atau tidak masuknya jarum
d. Jarak antara penutup jarum dengan port akan hilang dan terasa ada
klik.
R: bahwa jarum sudah terpasang dengan benar
e. Oleskan kapas alcohol di 1/3 paha luar bayi sebelah kanan
R: mensterilkan area yang akan dilakukan tindakan
f. Pegang paha bayi sebelah kanan dengan ibu jari dan jari telunjuk
R: mengamankan area yang akan dilakukan tindakan
g. Keluarkan penutup jarum.
R: akan dilakukan tindakan
h. Pegang PID pada port dan suntikan jarum dengan sudut 900 di 1/3
paha luar bayi sebelah kanan
R: agar penyuntikan dilakukan dengan benar intramuskular
i. Tekan reservoir (gelembung vaksin) untuk mengeluarkan vaksin.
R: mengeluarkan vaksin, proses dari tindakan
j. Sesudah reservoir kempes, tarik PID keluar
R: telah dilakukan tindakan
k. Dep dengan kapas alkohol
R: mencegah masuknya kuman/mikroorganisme
3.4 Tahap terminasi
a. Evaluasi pasien.
R: mengetahui perasaan pasien setelah dilakukan tindakan.
b. Berpamitan pada pasien.
R: menerapkan komunikasi terapeutik
c. Lepas sarung tangan dan cuci tangan.
R: mengurangi penyebarab bakteri dan penularan penyakit.
d. Dokumentasikan.
R: mencatat yang sudah dilakukan.

4. Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara


pencegahannya
Bahaya: kesalahan ketika melakukan tindakan
Pencegahan: sesuaikan dengan SOP

5. Tujuan tindakan tersebut dilakukan


untuk meningkatkan kualitas kesehatan bayi yang masih rentan terhadap pajanan
lingkungan sekitar.
6. Hasil yang didapat dan maknanya
Bayi berada dalam kondisi yang terhindar dari penyakit.

7. Identifikasi tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi


masalah/diagnosa tersebut (mandiri dan kolaborasi)
a. Pemberian ASI
b. Menjaga kondisi tubuh bayi

Banjarmasin, Januari 2017

Ners Muda,

(An-Nisa Mayasari)

Presptor klinik,

(.)