Anda di halaman 1dari 8

Fakultas KEDOKTERAN

Lokasi Departemen Rehabilitasi Medik


RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo
Jl.Diponegoro No. 71 Jakarta Pusat
Telepon : 0213150358
Email : physicalmedui@yahoo.com
Program Pendidikan Spesialis I (Specialist Program)
Program Studi Ilmu Rehabilitasi Medik (Medical Rehabilitation)
Peminatan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik disingkat SpRM, adalah
seorang dokter spesialis yang telah mencapai kompetensi
profesional yang mengkhususkan diri dalam pelayanan masyarakat
sejak bayi, anak, remaja, dewasa sampai usia tua, yang
memerlukan asuhan rehabilitasi medis, serta mempunyai
kemampuan untuk menyerap, mengembangkan, dan menyebarkan
Ilmu Rehabilitasi Medik (Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi)
Kode Organisasi 32.00.01.01
Profil Program Studi Program Studi Ilmu Rehabilitasi Medik berdiri pada tanggal 2 Mei
1987 dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No.
16/DIKTI/Kep/1987.
Dengan terbitnya Katalog Program Studi Rehabilitasi Medik tahun
1987 nomor CHS 222, dengan beban studi 90 SKS
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran,
pada tahun 2007 diterbitkannya Kurikulum Program Pendidikan
Dokter Spesialis Ilmu Rehabilitasi Medik (Ilmu Kedokteran Fisik dan
Rehabilitasi) yaitu Kurikulum Program Studi Pendidikan Magister
Kedokteran Profesi Dokter Spesialis-1 Ilmu Kedokteran Fisik dan
Rehabilitasi FKUI 2007, dan pada tahun 2009 dengan ketetapan SK
Rektor UI nomor : 811/SK/R/UI/2009 disusun kurikulum Program
Studi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FKUI 2009 dengan
beban studi 116 SKS
Gelar Akademik SpRM
Jenis Kelas Proses pendidikan mengacu kepada tujuan yang hendak dicapai
yaitu seorang Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik yang memiliki
keterampilan keprofesian. Untuk itu perlu disusun proses
pendidikan yang terencana sehingga proses pendidikan berjalan
secara efisien dan efektif, melalui pola pendekatan Kedokteran
berbasis Bukti
Masa studi 8 Semester
Jumlah sks 116 SKS
Pendidikan sebelumnya S1 Kedokteran
Deskripsi *** Program Studi Ilmu Rehabilitasi Medik (Kedokteran Fisik dan
Rehabilitasi) bertujuan menghasilkan seorang dokter spesialis ilmu
rehabilitasi medik (ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi) dengan
kemampuan akademik ketrampilan kedokteran klinik dibidang ilmu
rehabilitasi medik (kedokteran fisik dan rehabilitasi) bercirikan :

Berkesinambungan
Pendidikan dokter spesialis ilmu rehabilitasi medik (ilmu kedokteran
fisik dan rehabilitasi) merupakan lanjutan pendidikan sarjana
kedokteran (stratum I) dapat dilanjutkan ke pendidikan doktor
(stratum II) dan pendidikan dokter spesialis ilmu rehabilitasi medik (
kedokteran fisik dan rehabilitasi )

Akademik professional
Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Rehabilitasi Medik (Kedokteran
Fisik dan Rehabilitasi) merupakan perpaduan pendidikan akademik
yang bercirikan pendalaman ilmu (akademik) melalui berbagai
kegiatan akademik dan pendidikan keprofesian yang bercirikan
pencapaian ketrampilan profesi (dokter spesialis) melalui
serangkaian kegiatan pelatihan keprofesian.

Belajar aktif
Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Rehabilitasi Medik (Kedokteran
Fisik dan Rehabilitasi) di Indonesia memakai kaidah pendidikan
tinggi (higher education) yang bersifat pendidikan aktif dan mandiri
dengan kreativitas, motivasi, dan integritas peserta yang tinggi.
Proses pendidikan terutama ditekankan pada pendekatan student
centered, problem solving oriented dan self directed learning,
sehingga staf pengajar lebih berperan sebagai fasilitator.

Berdasarkan pencapaian kemampuan


Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Rehabilitasi Medik (Kedokteran
Fisik dan Rehabilitasi)I bertujuan mencapai kemampuan dan
ketrampilan profesional yang didukung oleh dasar akademik yang
kuat.

Sekuensial
Strategi proses pembelajaran, supervisi, dan evaluasi disusun
sekuensial dan berjenjang melalui berbagai tahapan.

Prasyarat
Setiap tahap merupakan prasyarat yang harus dicapai lebih dahulu
untuk dapat mengikuti tahapan berikutnya.

Terpadu dan terintegrasi


Proses kegiatan pelatihan keprofesian dilaksanakan secara
komprehensif (integrated teaching) dengan cara pengelompokan
berbagai subdisiplin ke dalam unit-unit.

Sistim matriks
Setiap kemampuan (akademik dan pelatihan keprofesian) dan
setiap tugas dalam proses pembelajaran diatur dalam matriks
sehingga jenis, distribusi dan variasi kegiatan untuk setiap peserta
sama.

Kemampuan berbahasa Inggris


Kemampuan berbahasa Inggris aktif setiap individu peserta mutlak
dimiliki dalam rangka globalisasi.

Jaringan sumber pembelajaran


Sumber daya manusia dan fasilitas pendidikan dalam proses
pembelajaran yang digunakan terutama dari lingkungan fakultas
kedokteran universitas indonesia namun diperluas dengan pusat
pendidikan dan pusat rehabilitasi lain, misalnya RS Pendidikan.
Tujuan Pada akhir pendidikan Program Studi Spesialis 1 Ilmu Rehabilitasi
Medik (Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi) FKUI melalui suatu
kurikulum terpadu dengan kompetensi setara Strata 2, diharapkan
PPDSp1 Rehanilitasi Medik (IKFR) FKUI memiliki hal-hal tertera di
bawah sesuai tujuan pendidikan sebagai berikut:
1.Memiliki pengetahuan, keterampilan sikap dan dedikasi dalam
melaksanakan pelayanan Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
untuk menurunkan angka kecacatan.
2.Mempunyai kemampuan dasar yang terdiri dari, kemampuan
menyelesaikan masalah, berpikir kritis, berpikir analitis, berpikir
kreatif serta menjadi pakar dalam bidang Ilmu Kedokteran Fisik dan
Rehabilitasi .
3.Mempunyai kemampuan komunikasi khususnya komunikasi
ilmiah yang profesional.
4.Mempunyai pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola
Instalasi Rehabilitasi Medik di bidang pelayanan Ilmu Kedokteran
Fisik dan Rehabilitasi.
5.Mempunyai pengetahuan dan ketrampilan dalam melaksanakan
pengabdian kepada masyarakat di bidang Ilmu Kedokteran Fisik
dan Rehabilitasi secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
6.Mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan
penelitian di bidang Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dengan
memegang teguh etika penelitian.
7.Mampu mendidik, membina dan bekerja sama dengan institusi /
organisasi yang memberikan pelayanan Ilmu Kedokteran Fisik dan
Rehabilitasi dan institusi / organisasi lain yang bergerak di bidang
kesehatan.
8.Melakukan pelayanan Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
sesuai standar pelayanan medik, etika profesi dan etika keilmuan.
9.Mempunyai sikap yang berguna dalam peningkatan kemampuan
untuk belajar sepanjang hayat dalam mengembangkan profesi yang
berkelanjutan di bidang Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.
Daftar mata ajaran Anatomi, Kinesiologi dan Fisiologi Rehab. (MD32801203)Biologi
Molekuler (UILS801101)Biostatistik dan Komputer Statistik
(UILS801003)Dasar IKFR I (MD32801202)Dasar IKFR II
(MD32801204)Epid. Klinik & Evidence Based
(UILS801103)Farmakologi Klinik (UILS801102)Filsafat Ilmu
Pengetahuan & Etika Profesi (UILS801001)Habilitasi / IKFR Pediatri
I (MD32802507)Habilitasi / IKFR Pediatri II (MD32803516)Habilitasi
/ IKFR Pediatri III (MD32803519)IKFR Cedera Olahraga
(MD32803505)IKFR Geriatri I (MD32802303)IKFR Geriatri II
(MD32803502)IKFR Kanker/Perawatan Paliatif (MD32803510)IKFR
Kardiorespirasi I (MD32802508)IKFR Kardiorespirasi II
(MD32803513)IKFR Kardiorespirasi III (MD32803515)IKFR
Kardiorespirasi IV (MD32803521)IKFR Muskuloskeletal I
(MD32802501)IKFR Muskuloskeletal II (MD32803512)IKFR
Muskuloskeletal III (MD32803517)IKFR Neuromuskuler I
(MD32802502)IKFR Neuromuskuler II (MD32803514)IKFR
Neuromuskuler III (MD32803518)IKFR Spinal Cord Injury
(MD32802503)IKFR Tata Kelola Komprehensif
(MD32813502)Latihan Terapeutik (MD32801303)Metodologi
Penelitian (UILS801002)Penelitian I (MD32802401)Penelitian II
(MD32802402)Penelitian III (MD32803403)Penelitian IV, Ujian Tesis
(MD32803401)Penerapan Akademik I (MD32811401)Penerapan
Akademik II (MD32812401)Penerapan Akademik III
(MD32812402)Penerapan Akademik IV (MD32812403)Penerapan
Akademik V (MD32813404)Penerapan Akademik VI
(MD32813402)Penerapan Intensif IKFR (MD32803503)Penerapan
Klinis IKFR (MD32803520)Pengantar IKFR
(MD32801201)Prostetik-Orthotik dan Alat Bantu I
(MD32801301)Prostetik-Orthotik dan Alat Bantu II
(MD32802301)Quality & Safety (UILS801004)Rehabilitasi
Bersumber Daya Masyarakat (MD32803511)Terapi Modalitas
dalam IKFR (MD32801302)Terapi Sensori Komunikasi
(MD32802302)
Syarat pendaftaran A.Batasan Usia
-Program Reguler :
Usia belum mencapai 36 tahun dihitung pada saat dilakukan seleksi
administratif di FKUI kecuali bagi calon peserta yang berasal dari
TNI/POLRI atau staf pengajar yang dikirim oleh lembaga pendidikan
perguruan tinggi negeri (PTN) atau swasta (PTS).
-Program perluasan :
Usia diatas 36 tahun dan belum mencapai 40 tahun dihitung pada
saat seleksi administrasi di FKUI
-Bagi peserta Program Tugas Belajar Departemen Kesehatan
Republik Indonesia, himbauan FKUI proses seleksi dilaksanakan
hanya bagi yang berusia di bawah 36 tahun. Persyaratan lain tidak
berbeda dengan calon peserta didik yang berasal dari program
regular.

B.Masa Bakti
1.Telah menjalani masa bakti yang dibuktikan dengan surat Kepala
Dinas Kesehatan Propinsi tempat calon peserta menjalani masa
bakti sebagai dokter PTT (Pasca PTT)
2.Bagi calon peserta yang belum menjalani masa bakti (tunda PTT)
:
a.Menyertakan surat tanda registrasi (STR) dan surat penundaan
masa bakti dari Dinas Kesehatan setempat yang masih berlaku.
b.Penundaan masa bakti hanya diperbolehkan selama maksimal
dua tahun semenjak kelulusan calon peserta dari Fakultas
Kedokteran.
c.Memiliki pengalaman bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan
minimal selama satu tahun (menjalankan profesi sebagai dokter
umum)
C.Kemampuan berbahasa Inggris
Calon peserta memiliki kemampuan berbahasa Inggris dibuktikan
dengan nilai TOEFL atau test lain yang sesuai misal IELTS

D.Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) saat strata-1/S1 selama di


Fakultas Kedokteran dengan nilai minimal 2,75.
Persyaratan program 1.Surat lamaran mengikuti Program Pendidikan Profesi Dokter
Spesialis 1 IKFR FKUI yang ditujukan pada Ketua Program Studi
IKFR FKUI
2.Surat perjanjian untuk bersedia ditempatkan ke daerah bila telah
selesai dan lulus pendidikan
3.Surat perjanjian bersedia bila dikirim ke daerah selama menjalani
pendidikan
4.Pernyataan dukungan moril dan dukungan finansial selama
mengikuti pendidikan dari orang tua dan atau istri/suami
5.Pernyataan bersedia menunda kehamilan selama dua semester
pertama (bagi calon peserta wanita yang bersuami) dan bersedia
tidak cuti selama 12 bulan pertama (2 semester berturut-turut)
6.Adanya bukti berbadan sehat dimana telah dilakukan general
check up yang ditanda tangani oleh spesialis penyakit dalam atau
dokter spesialis lain terkait
7.Lulus dalam tahapan seleksi.
Pendaftaran 1.Calon peserta didik harus memiliki ijazah Fakultas Kedokteran
Negeri atau ijazah ujian Negara bagi lulusan Fakultas Kedokteran
Swasta dan sudah menunaikan atau tunda tugas wajib sarjana
(masa bakti) atau dokter PTT di Departemen Kesehatan.
2.Calon peserta didik dari Pegawai Negeri Sipil Departemen
Kesehatan dan dari TNI/ POLRI disetujui oleh Departemen
Kesehatan untuk mempergunakan kesempatan tersebut melalui
Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan bagi dokter PNS pasca
PTT.
3.Calon peserta didik Tugas Belajar Departemen Kesehatan RI
merupakan calon yang dibiayai Departemen Kesehatan demi
percepatan pelayanan spesialistik di Indonesia
4.Calon peserta didik dari swasta perorangan dan departemen lain
dapat mendaftar langsung.
5.Calon peserta mempunyai kelengkapan administratif :
a.Surat permohonan dari yang bersangkutan
b.Rekomendasi dari kanwilkes setempat / sertifikat tunda atau
selesai masa bakti
c.Fotokopi NIP / KARPEG (bagi dokter PNS)
d.Surat pernyataan bersedia ditempatkan sesuai dengan program
Departemen Kesehatan setelah selesai pendidikan spesialisasi
(bagi dokter PNS pasca PTT)
e.Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) tahun terakhir
bagi dokter PNS
f.Surat keputusan pengangkatan dari RS. Swasta / BUMN (bagi
dokter pasca PTT / RS. Swasta / BUMN)
g.Daftar riwayat hidup
h.Surat keterangan berbadan sehat
i.Fotokopi ijazah dokter dilegalisir Dekan Fakultas Kedokteran
j.Daftar Nilai dari Fakultas Kedokteran (transkrip)
k.Pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 4 (empat) lembar
l.Mengisi formulir lamaran dari Sekretariat Bersama Pendidikan
Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran se-Indonesia (SEKBER
PDSFK) yang lengkap oleh yang bersangkutan
m.Surat rekomendasi dari IDI setempat yang menyatakan tidak
pernah melakukan mal praktek atau pelanggaran kode etik
kedokteran
n.Surat keterangan berkelakuan baik dari instansi yang berwenang
atau POLRI.
Kompetensi *** Mampu menangani berbagai macam penyakit yang berhubungan
dengan Rehabilitasi Medik dari usia bayi sampai usia lanjut
diseluruh Wilayah Indonesia dan mampu bersaing baik tingkat Asia
maupun yang lebih luas di era globalisasi ini
Lain - lain *** Dalam satu tahun 2 kali penerimaan calon PPDS :
1.Ujian Seleksi Calon PPDS dilaksanakan antara bulan April
Mei
2.Ujian Seleksi Calon PPDS dilaksanakan antara bulan Oktober -
Nopember
Informasi lain Penyebaran Dokter Spesialis Ilmu Rehabilitasi Medik (Ilmu
Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi) di Indonesia belum merata,
karena keterbatasan jumlah lulusan, oleh karena itu masih banyak
memberikan peluang untuk mengikuti pendidikan di bidang ini.