Anda di halaman 1dari 2

NAMA : Sukma Ayu Kartika Putri

NIM : 1401035061
KELAS : AKUNTANSI/3B

SOAL LATIHAN AKUNTANSI BIAYA BAB 9

1. Bahan baku merupakan bahan yang membentuk bagian menyeluruh produk jadi. Bahan
baku yang diolah dalam perusahaan manufaktur dapat diperoleh dari pembelian loka,
impor atau dari pengolahan sendiri.

2. Harga beli dan biaya angkutan merupakan unsure yang mudah diperhitungkan sebagai
harga pokok bahan baku.

3. a. biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli.
Apabila biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang
dibeli, maka alokasi biaya angkutan kepada masing-masing jenis bahan baku yang dibeli
dapat didasarkan pada perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli,
perbandingan harga faktur tiap jenis bahan baku yang dibeli dan biaya angkutan
diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli berdasarkan tariff yang
ditentukan dimuka.
b. biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tamabahan harga pokok bahan baku yang
dibeli, tetapi diperlakukan sebagai unsure biaya overhead pabrik. Dengan cara ini, biaya
angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli,
namun diperlakukan sebagai unsure biaya overhead pabrik pada awal tahun anggaran,
jumlah biaya angkutan yang akan dikeluarkan selama satu tahun ditaksi. Jumlah taksiran
biaya angkutan ini diperhitungkan sebagai unsure biaya overhead pabrik dalam
penentuan tariff biaya overhead pabrik. Baiaya angkutan yang sesungguhnya dikeluarkan
kemudian dicatat dalam sebelah debit rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya.

4. a. Jurnal untuk pembelian bahan baku


persediaan bahan baku Rp. 8.200.000
utang dagang Rp. 8.200.000

Jurnal pembebanan biaya angkut


Persediaan bahan baku Rp. 1.640.000
Biaya Angkut Rp. 1.640.000

b. Harga pokok per kilogram tiap jenis bahan baku tersebut berdasarkan perbandingan
kuantitasnya :

Jenis bahan Baku berat Alokasi biaya angkutan


Kg %
A 500 20 Rp. 328.000
B 600 24 Rp. 393.600
C 650 26 Rp. 426.400
D 750 30 Rp. 492.000
TOTAL 2.500 100 Rp. 1.640.000

Jenis Bahan Baku Harga Faktur Pembagian biaya Harga pokok bahan
angkutan baku
A 1.500.000 300.000 1.800.000
B 2.400.000 480.000 2.880.000
C 1.300.000 260.000 1.560.000
D 3.000.000 600.000 3.600.000
TOTAL 8.200.000 1.640.000 9.840.000

5. a. tarif biaya angkutan yang diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku RP.
60.000.000
b. 1. Pembebanan biaya angkutan kepada bahan baku yang dibeli dalam tahun
19X2
Persediaan Bahan Baku Rp. 54.000.000
Biaya Angkutan Rp.54.000.000
Pencatatan biaya angkutan yang sesungguhnya dibayar dalam tahun 19X2
Biaya Angkutan Rp.60.000.000
Kas Rp.60.000.000
Penutupan selisih biaya
Harga pokok Penjualan Rp.6000.000
Biaya angkutan Rp.6.000.000