Anda di halaman 1dari 4

One Health Approach Pada Rabies

Disusun oleh :

1. Abdel Halim A 030.11.002


2. Anasthasya Giovani G 030.11.023
3. Bella Rosari 030.11.054
4. Isyfaunnisa 030.11.143
5. Komang Ayu R 030.11.157
6. Topan Goesdar 030.11.288

Pembimbing :

Dr. Dr. Rina Kusuma Ratna M.Kes

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN MASYARAKAT SEMARANG

PERIODE 24 JULI 29 SEPTEMBER 2017

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI

JAKARTA
A. Definisi
One Health Approach merupakan aktivitas global yang penting berdasarkan konsep
bahwa kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan/ekosistem bersifat saling bergantung satu
sama lain atau interdependen, dan tenaga profesional yang bekerja dalam area tersebut akan
dapat memberikan pelayanan terbaik dengan saling berkolaborasi untuk mencapai
pemahaman yang lebih baik mengenai semua faktor yang terlibat dalam penyebaran penyakit,
kesehatan ekosistem, serta kemunculan patogen baru dan agen zoonotik, juga kontaminan
dan toksin lingkungan yag dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas substansial, serta
berdampak pada pertumbuhan sosioekonomik, termasuk pada negara berkembang.

B. Tujuan
- menambah pengetahuan dan meningkatkan kolaborasi lintas-sektor serta
antarprofesi.
- memberikan strategi praktis yang bermanfaat untuk investigasi lapangan wabah
penyakit sekaligus menjadi paparan realistis bagi mahapeserta dan fakultas
mengenai kemunculan penyakit infeksi, temasuk agen infeksi zoonotik, agen infeksi
yang baru diidentifikasi yang mampu menyebabkan ancaman pandemi, kampanye
peningkatan kesadaran publik dan manajemen penyakit, serta kesehatan ekosistem
dan lingkungan; dan
- meningkatkan kerja sama di kalangan petugas kesehatan pemerintah tingkat
nasional, regional, serta kabupaten yang tertarik pada prinsip One Health, bersama
dengan agen kesehatan multilateral (misalnya Badan Kesehatan Dunia/ World
Health Organization [WHO], Badan Makanan dan Pertanian Persatuan Bangsa-
Bangsa/ Food and Agriculture Organization of the United Nations [FAO], serta
Badan Kesehatan Satwa Dunia/ World Organisation for Animal Health [OIE]), juga
lembaga swadaya masyarakat (LSM)/ non-governmental organizations (NGOs) dan
pihak swasta.

C. Pendekatan
- Menyadari interdependensi, dan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan
manusia, hewan, dan lingkungan.
- Menyadari bahwa komunikasi, kolaborasi, dan kepercayaan antara praktisi
kesehatan manusia dan hewan merupakan jantung dari konsep One Health.
- Memiliki visi yang luas dan mencakup disiplin lain seperti ekonomi dan perilaku
sosial yang juga esensial untuk keberhasilannya.
- Perlu untuk mempromosikan doable, seperti peningkatan surveilens dan
response untuk kemunculan penyakit infeksius sembari mengembangkan
pendekatan yang lebih luas.
- Menekankan partisipasi komunitas dan pengembangan kapasitas komunitas, serta
secara khusus membuka dialog yang transparan.
- Membutuhkan baik aksi ground up maupun top down.
- Menyadari bahwa pemahaman akan ekosistem, termasuk ekobiologi molekuler,
adalah hal yang penting untuk One Health.
- Menyadari bahwa One Health adalah komponen utama dari ketahanan dan
keamanan pangan.

D. Anggota One Health

Anggota tim Contoh keterampilan atau peran yang mungkin mereka


hadirkan atau mainkan dalam suatu tim One Health
Dokter Hewan Untuk isu kesehatan hewan dan keamanan pangan,
epidemiologi penyakit pada hewan
Dokter Untuk isu kesehatan manusia, epidemiologi penyakit pada
manusia
Perawat Untuk isu kesehatan manusia / komunitas
Ahli Kesehatan Masyarakat Untuk isu kesehatan komunitas, strategi pencegahan penyakit,
epidemiologi pengetahuan tentang penyakit menular
Ahli Epidemiologi Epidemiologi, pengontrolan penyakit, surveilans, desain
kuesioner
Ilmuwan Kemargasatwaan Ekologi kemargasatwaan, zoologi
Pengobat Tradisional Isu kesehatan komunitas, memahami metode pengobatan
tradisional
Pemimpin/Politisi Lokal Penting untuk dukungan dan aksi dalam komunitas lokal

Ahli Kesehatan Lingkungan Menilai kontaminasi lingkungan, sumber penyakit, perubahan


faktor-faktor
lingkungan
Ahli Ekologi Hubungan antara organisme dan komponen yang berhubungan
di lingkungan
Ahli Ekonomi Menilai dampak finansial dari penyakit dan biaya dari
rekomendasi pengontrolan atau pemberantasan; uang dan
jumlah sering menjadi sesuatu
yang penting bagi para politisi
Ahli Komunikasi Komunikasi risiko, interaksi dengan media, keterlibatan
dengan komunitas
Pekerja Layanan Darurat Untuk kejadian luar biasa atau bencana akut
Teknisi Laboratorium Untuk konfirmasi organisme yang menyebabkan penyakit
Ahli Farmasi Untuk pengobatan penyakit
Ahli Logistik Logistik dalam merespon kejadian luar biasa
Hubungan Masyarakat/ Untuk interaksi dengan media dan publik
Pemasaran
Spesialis bidang Teknologi Untuk teknologi informasi, analisis data, penyimpanan data,
Informasi dan penyebaran
data
Ilmuwan Sosial Untuk dinamika budaya dan kelompok yang mempengaruhi
risiko, penularan
atau pencegahan